Blog

  • 6 Langkah Mudah Agar Tampak Awet Muda Di Usiamu yang Ke 20-an!

    6 Langkah Mudah Agar Tampak Awet Muda Di Usiamu yang Ke 20-an!

    Ledisia.com – Ketika usiamu telah mencapai 20-an, ada banyak sekali perubahan yang terjadi pada kulitmu, Ledis. Berbagai macam tanda penuaan dini pada kulit mulai terlihat, tapi seringkali kita terlambat menyadarinya. Akibatnya, kita nampak lebih boros dan lebih tua di usia yang terhitung masih muda.

    Banyak sekali faktor yang menyebabkan kulitmu jadi cepat lebih tua dari yang seharusnya, sebut saja karena pola hidup yang nggak sehat, polusi, dan sinar UV. Tapi, jangan biarkan itu semua membuatmu menerima nasib jika kamu harus dipanggil “Ibu” ketika kamu masih muda dan belum menikah.

     

    Agar Kamu Tak Disangka Ibu atau Tante di Usia 20-an, Lakukan 6 Perawatan Kulit Ini Sedini Mungkin!

    Nah, agar kamu dapat menjaga kesehatan kulit dan senantiasa terlihat muda sesuai dengan usiamu, kamu bisa memulai dengan melakukan perawatan rutin berikut ini!

     

    1. Stop asal-asalan membeli produk perawatan kulit karena kulitmu nggak seharusnya jadi bahan percobaan.

    Lihat komposisi pada label
    Lihat komposisi pada label via www.notey.com

    Jika selama ini kamu membeli porduk perawatan kulit hanya berdasarkan ikut-ikutan teman, coba-coba, diskon, atau karena sedang ngetren, coba deh mulai dihentikan dari sekarang juga. Carilah produk perawatan kulit yang komposisinya benar-benar dibutuhkan oleh kulitmu.

    Cari tahu dulu jenis kulit, permasalahan apa yang sering dialami, dan produk seperti apa yang cocok dan ramah di kulitmu? Selalu cek label yang tertera, setidaknya belilah yang mengandung vitamin, moisturizer, antioksidan, serta SPF.

     

    2. Anggaplah menggunakan tabir surya adalah kewajiban, karena melindungi kulit dari sinar UV adalah sebuah kebaikan!

    Oakai tabir surya di siang hari
    Oakai tabir surya di siang hari via www.vidactiva.com.ec

    Nggak peduli apakah cuaca pada saat itu sedang mendung atau bahkan hujan, kamu sebaiknya selalu memakai tabir surya setiap kali keluar ruangan. Sinar UV dari matahari tetap dapat memburu dan menembus kulitmu di siang hari.

    Sinar UV adalah penyebab utama dari timbulkan gejala-gejala penuaan pada kulit, seperti keriput pada mata, leher, tangan, dan dahi. Jika kamu membiarkan kulitmu terus-terusan terpapar sinar UV, maka keelastisannya pun perlahan akan hilang sehingga timbul keriput.

    Karena itulah, selalu pakai tabir surya maupun pelembab wajah yang setidaknya mengandung SPF 30. Juga jangan lupa, carilah tabir surya yang juga sekaligus dapat melembabkan dan menutrisi kulitmu, ya.

     

    3. Gunakan makeup ringan yang sesuai dengan bentuk dan jenis kulit agar wajah tak makin terlihat “boros”.

    Makeup sesuai kulit dan bentuk wajah
    Makeup sesuai kulit dan bentuk wajah via www.kafepauza.mk

    Salah satu hal yang membuat wajahmu tampak “boros” adalah penggunaan makeup yang salah dan nggak sesuai dengan wajahmu. Pilihlah riasan yang sesuai dengan karakter kulit wajahmu dan gunakan kosmetik yang ringan dan nggak terlalu berat bagi kulit wajahmu.

    Apabila wajahmu berminyak, gunakan foundation yang berbentuk powder, dan bila wajahmu kering maka sebaiknya gunakan foundation cair yang sekaligus berguna melembabkan kulit. Jangan lupa gunakan makeup primer agar riasanmu tampak natural dan dapat menghilangkan noda dan lingkaran hitam di mata.

     

    4. Alis mata nggak seharusnya jadi sesuatu yang seragam dengan orang lain. Sesuaikan alis mata agar cocok dengan bentuk wajahmu.

    Buat alis mata yang membuatmu tampak muda
    Buat alis mata yang membuatmu tampak muda via www.made2style.com

    Percaya atau nggak, pemilihan bentuk alis mata dapat membuat seseorang menebak usiamu! Yup, alis yang bagus dan pas dengan karakteristik wajahmu dapat mengubah bentuk wajah dan membuatmu terlihat fresh dan muda.

    Temukan bentuk alis yang paling pas denganmu. Jangan asal ikutan trend saja, karena nggak semua hal yang sedang hits itu cocok dan terlihat bagus padamu. Nggak masalah kok kalau kamu harus memakai bentuk alis tipis meskipun sekarang lagi ngehits alis yang tebal dan panjang. Yang terpenting, kamu merasa nyaman dan tampak cocok dengan wajahmu.

     

    5. Jangan menganaktirikan kulitmu sendiri, bagaimanapun juga kulit leher juga wajib untuk selalu kamu rawat.

    Rawat juga lehermu
    Rawat juga lehermu via www.zenska.si

    Karena letaknya yang tertutup, kita seringkali melewatkannya begitu saja. Kita lebih fokus untuk merawat kulit pada bagian wajah, tangan dan kaki saja. Padahal, kesehatan kulit leher juga penting, lho, Terlebih, leher termasuk jenis kulit yang mudah sekali kehilangan elastisitasnya sehingga gampang keriput.

    Karena itu, setiap kali mengoleskan pelembab wajah, oleskan juga pada bagian leher depan dan belakang hingga merata. Begitu juga pada saat melakukan masker dan scrub, jangan lupa untuk mengaplikasikannya pada leher depan dan belakang, agar tetap terjaga kebersihannnya dan ternutrisi.

     

    6. Lindungi kulit tanganmu dengan sarung tangan setiap kali mengendarai motor dan mencuci piring.

    Gunakan sarung tangan
    Gunakan sarung tanganvia www.lionessebeautybar.org

    Selain wajah, kulit pada punggung tangan juga sering sekali terpapar oleh polusi, sinar UV dan bahan-bahan kimia. Jika kamu adalah seorang pengendara motor, maka gunakan sarung tangan agar punggung tanganmu mudah kering akibat terbakar sinar matahari dan terpapar solusi.

    Juga pada saat mencuci piring, pakailah sarung tangan karena bahan-bahan kimia yang terkandung pada sabun cuci piring dapat merusak dan mengikis lapisan terluar kulit tanganmu, sehingga menyebabkan dehidrasi dan kasar.

     

    Nah, itulah tadi beberapa hal sederhana yang bisa mulai kamu lakukan sedini mungkin demi terlihat awet muda. Di usiamu yang ke-20 an ini, kamu harus lebih ekstra menjaga dan merawat kulit agar kamu bisa terhindar dari sindrom kulit cepat tua! Selamat mencoba!

  • Mengapa Makanan Olahan Gak Baik Bagi Dietmu?

    Mengapa Makanan Olahan Gak Baik Bagi Dietmu?

    Ledisia.com – Makanan olahan atau processed food memang bukan sesuatu yang asing lagi. Sebagian besar makanan yang dijual di supermarket adalah makanan yang telah melalui pengolahan terlebih dahulu.

    Ada dua jenis makanan olahan, yaitu yang diproses secara mekanis—dipotong, dicincang, atau digiling, lalu dikemas tanpa tambahan zat kimia—dan yang diproses secara kimia. Makanan olahan yang diproses secara kimiawi dari bahan-bahan yang dimurnikan dan artifisial inilah yang jelas gak baik bagi dietmu.

     

    Masih Tanya Mengapa Makanan Olahan Itu Sebaiknya Tak Kamu Konsumsi? Simak Fakta-Faktanya di Sini!

    Nah, kira-kira apa bahaya di balik makanan olahan kimiawi tersebut bagi dietmu, Ledis? Simak baik-baik penjabarannya berikut ini.

     

    1. Kebanyakan gula jelas bahaya. Makanan olahan biasanya mengandung gula tambahan yang tak sedikit jumlahnya.

    Gula tambahan via appforhealth.com
    Gula tambahan via appforhealth.com

    Kamu mungkin udah paham apa bahayanya bila mengkonsumsi gula terlalu banyak. Sayangnya, makanan olahan biasanya mengandung gula tambahan yang bisa menaikkan asupan kalorimu dalam sekejap.

    Dengan mengkonsumsi makanan olahan terlalu banyak, tanpa sadar kamu juga menumpuk gula di dalam tubuh yang jelas bisa berdampak bagi kesehatanmu. Tentunya, ini kabar buruk buat kamu yang tengah berusaha membatasi kalori untuk menurunkan berat badan.

     

    2. Mengkonsumsi makanan olahan memang menyenangkan, membuatmu jadi gampang memakannya berlebihan.

    Menyebabkan konsumsi berlebihan via www.healthambition.com
    Menyebabkan konsumsi berlebihan via www.healthambition.com

    Secara alami, manusia memiliki mekanisme agar bisa memilih makanan yang baik lewat indera pengecap. Tapi, rasa pada makanan olahan umumnya justru mengelabui otakmu—memberinya sensasi yang diterjemahkan otak sebagai perasaan nikmat dan rewarding. Padahal, inilah yang dapat memicumu untuk mengkonsumsinya secara berlebihan, bahkan menjadi ketagihan.

     

    3. Coba deh intip komposisinya, seringkali terdapat bahan-bahan artifisial yang asing di dalamnya!

    Intip komposisinya via www.thankyourbody.com
    Intip komposisinya via www.thankyourbody.com

    Bila kamu iseng-iseng membaca komposisi pada makanan olahan, kamu pasti akan menemukan banyak bahan-bahan yang asing bagimu. Makanan olahan umumnya menggunakan bahan-bahan pangan artifisial yang sebenarnya tak pantas masuk ke tubuhmu. Mulai dari pengawet, pewarna, perasa, sampai pemberi tekstur ada di dalamnya.

     

    4. Selain gula, makanan olahan juga tinggi akan karbohidrat yang telah melalui proses pemurnian.

    via desktop.fansshare.com
    Tinggi karbohidrat olahan via desktop.fansshare.com

    Karbohidrat merupakan salah satu makronutrien yang penting sebagai sumber energi. Tapi, karbohidrat olahan justru sebaiknya dihindari karena bisa membuat gula darah dan tingkat insulinmu naik turun kayak roller coaster.

    Nah, makanan olahan biasanya mengandung karbohidrat olahan yang sederhana yang jelas bikin kamu gampang lapar lagi beberapa jam kemudian. Terlebih, mengkonsumsi karbohidrat olahan juga bisa memicu berbagai penyakit kronis, lho.

     

    5. Dibanding makanan utuh, kandungan nutrisi pada makanan olahan jelas kalah jauh.

    Gizinya kalah jauh via mic.com
    Gizinya kalah jauh via mic.com

    Pemrosesan bisa menghilangkan sebagian besar nutrisi penting yang dikandung oleh makanan. Makanya, makanan olahan itu seringkali minim gizi. Memang, kadang hal ini digantikan dengan memberikan nutrien sintetis, tapi sebenarnya ini bukanlah pengganti yang setara dengan nutrisi lengkap yang bisa kamu temukan pada makanan utuh.

     

    6. Kamu bakal sulit memperoleh cukup serat kalau cuma mengandalkan makanan olahan aja.

    Makanan olahan bikin kamu kurang serat via www.ledisia.com
    Makanan olahan bikin kamu kurang serat via www.ledisia.com

    Kapu tentu paham manfaat serat bagi pencernaan. Tak hanya bikin kamu merasa lebih kenyang, tapi juga memberi makan bakteria baik di perut serta menyehatkan sistem pencernaan.

    Tapi, serat yang secara alami terkandung dalam makanan umumnya hilang ketika makanan itu mengalami pemrosesan. Makanya, makanan olahan sedikit sekali atau bahkan sama sekali tak mengandung serat.

     

    7. Makanan olahan juga hanya membutuhkan sedikit energi dan waktu untuk mencernanya.

    Menimbun kalori tambahan via www.shape.com

    Merhatiin gak kalau makanan olahan itu sangat gampang dikunyah dan dicerna. Perasaan kenyang akibat makanan olahan pun gak bertahan lama. Ini karena makanan tersebut sudah diproses sedemikian rupa agar dapat disimpan lebih lama serta mudah dicerna.

    Menurut penelitian, makanan olahan hanya membutuhkan setengah dari jumlah kalori yang diperlukan untuk mencerna makanan utuh. Bisa ditebak, kalori yang kamu konsumsi bakal menumpuk menjadi lemak dan mengakibatkan kegemukan.

     

    Sekarang, pikir dua kali bila kamu ingin mengkonsumsi makanan olahan, Ledis. Lebih baik, konsumsi makanan utuh yang jauh lebih sehat dan bernutrisi. Semoga bermanfaat!

  • 6 Manfaat Kentang untuk Memerangi Bekas Jerawat

    6 Manfaat Kentang untuk Memerangi Bekas Jerawat

    Ledisia.com – Siapa diantara kalian yang gemar ngemil french fries? Ya, makanan berbahan dasar kentang ini memang gak perlu diragukan lagi kelezatannya, Ledis. Teksturnya yang renyah sekaligus lembut memang mampu memanjakan lidah. Selain itu rasanya yang gurih dan juga mengenyangkan membuat kentang makin menjadi idola.

    Namun, kamu tahu gak sih, selain bisa digunakan untuk bahan baku kudapan ternyata kentang juga ampuh untuk memerangi bekas jerawat lho!

     

    Kentang gak hanya bisa berfungsi sebagai camilan! Kamu bisa memanfaatkannya untuk memberantas jerawat dan juga bekasnya.

    Umbi-umbian satu ini memang bisa digunakan untuk menamengi wajah dari jerawat dan juga bekasnya. Kandungan ragam vitamin A, C, B1, B2, B6 hingga bermacam mineral akan sangat berguna sebagai amunisi utama. Baca deh penjabaran lengkap dari Ledisia supaya kamu tahu betapa bergunanya sayuran yang satu ini untuk memberantas bekas jerawat!

     

    1. Hormon adrenalin yang terdapat pada kentang bisa mengurangi stress yang berkepanjangan.

    Hormon adrenaline ada pada kentang via www.potatoes.com
    Hormon adrenaline ada pada kentang via www.potatoes.com

    Kita semua tentunya sudah tahu bahwa stress bisa menjadi penyebab jerawat nomor satu. Terlalu banyak pikiran bisa memicu stress. Pada akhirnya, stress inilah yang dapat menyebabkan tonjolan jerawat muncul di permukaan kulit. Namun, kamu gak perlu khawatir karena kentang mengandung hormon adrenalin. Hormon inilah yang bisa mengurangi stress. Maka, mulai sekarang rajin-rajinlah mengonsumsi kentang ya supaya jerawat gak berani mampir lagi.

     

    2. Kentang mengandung banyak serat, gak heran sayur satu ini bisa melancarkan pencernaan dan mencegah jerawat.

    Kentang mengandung banyak serat via hairextensions-usa.com
    Kentang mengandung banyak serat via hairextensions-usa.com

    Gak cuma stress, pencernaan yang kurang lancar juga bisa menjadi pemicu jerawat datang tanpa diundang. Gangguan pencernaan akan mengakibatkan racun terakumulasi dan memicu jerawat. Oleh sebab itu, mengonsumsi makan-makanan kaya serat bisa dijadikan solusi. Kentang merupakan sayur yang mengandung serat tinggi. Kamu bisa secara berkala mengonsumsinya sehingga pencernaan lancar dan jerawat juga enggan datang.

     

    3. Vitamin A dan C bisa ditemukan di sayur satu ini. Mereka merupakan antioksidan yang bisa menyembuhkan peradangan.

    Vitamin A dan C terkandung di dalam kentang via kafebayan.com
    Vitamin A dan C terkandung di dalam kentang via kafebayan.com

    Vitamin A dan C bisa ditemukan di dalam kentang. Bahkan vitamin ini merupakan antioksidan yang baik. Selain bisa berfungsi untuk mengurangi peradangan pada jerawat yang memerah. Vitamin ini juga bisa mempercepat penyembuhan. Gak heran jerawat dan bekasnya bisa segera ditumpas berkat mengonsumsi serta menggunakan kentang sebagai masker wajah secara berkala.

    Cara membuat masker jerawat sangat mudah sekali. Kamu hanya perlu memarut kentang berukuran sedang kemudian balurkan ke seluruh permukaan wajah secara merata. Diamkan selama 20 menit dan bilas hingga bersih dengan air dingin.

     

    4. Vitamin B1, B2, dan B6 juga terkandung di dalam kentang. Mengonsumsinya secara berkala sama saja melakukan perawatan dari dalam.

    Vitamin B1, B6, B12 ada di dalam kentang via www.thesun.co.uk
    Vitamin B1, B6, B12 ada di dalam kentang via www.thesun.co.uk

    Sudah bukan rahasia jika vitamin B1, B2, serta B6 sangat baik untuk kesehatan kulit. Kabar baiknya kamu bisa menemukan ragam vitamin tersebut di dalam kentang. Vitamin baik tersebut bisa mempercepat regenerasi pada kulit. Gak heran vitamin ini bisa segera membuat bekas jerawat seperti flek hitam, parut, dan juga bopeng bisa segera terganti dengan kulit baru yang sudah teregenerasi.

     

    5. Selain flek hitam, mata panda juga bisa hilang dengan mengompreskan potongan kentang di bawah mata.

    Mata panda via foka.com.ua
    Mata panda via foka.com.ua

    Ternyata gak cuma flek hitam bekas jerawat saja yang bisa diberantas dengan menggunakan kentang. Bayangan menghitam yang ada di bawah mata dan sering disebut dengan mata panda juga bisa diberantas. Potassium yang terkandung di dalam daging kentang bisa memperlancar sirkulasi dan mengurangi lingkaran gelap di area mata. Caranya, hancurkan kentang dengan blender. Lalu maskerkan pada area bawah mata yang gelap. Lakoni ritual ini setiap malam hingga mata panda benar-benar menghilang.

     

    6. Sulfur, kalium, dan fosfor yang ada pada kentang bisa memproduksi elastin dan kolagen yang berfungsi membuat wajah awet muda.

    Menjadikan wajah awet muda via wallpaperscraft.com
    Menjadikan wajah awet muda via wallpaperscraft.com

    Berbagai mineral seperti fosfor, kalium, dan sulfur dengan mudah bisa ditemukan di dalam kentang. Mineral ini sangat berfungsi untuk mengatasi jerawat. Kamu bisa kok menggunakan kentang sebagai masker alami sehingga mineral dan zat baik yang terkandung di dalamnya bisa terserap secara maksimal.

    Kamu gak harus membuat masker kentang dengan cara diparut melainkan hanya dengan memotong kentang tipis-tipis. Caranya sangat sederhana, langkah pertama cuci bersih dan kupas kentang. Potong tipis-tipis dan tempelkan potongan-potongan itu ke seluruh permukaan wajah. Tunggu hingga warna kentang jadi keabu-abuan dan mengering. Setelah itu cuci muka dengan air hangat. Biasakan untuk melakukan ritual ini pada malam hari, maka dijamin jerawat gak akan terlihat lagi.

    Jadi, sudah siap pergi ke dapur untuk mengolah kentang Ledis?

  • 5 Kiat Menambahkan Lemak Sehat ke Dietmu

    5 Kiat Menambahkan Lemak Sehat ke Dietmu

    Ledisia.com – Kamu pasti sudah paham bila lemak bukanlah hal yang mesti dimusuhi. Faktanya, konsumsi lemak sehat itu penting bagi dietmu, Ledis. Para ahli bahkan menyarankan untuk melakukan diet rendah karbo alih-alih rendah lemak.

    Meski demikian penting, kadang kita masih mengalami kesulitan untuk menambahkan lemak sehat ke dalam diet yang kita lakukan, terutama saat menjalani diet rendah karbohidrat. Padahal, lemak sehat mengandung nutrisi yang penting dan mampu membuatmu lebih kenyang.

     

    Jangan Sampai Kamu Kekurangan Lemak Sehat Dalam Dietmu. Beberapa Tips Berikut Ini Siap Membantu Tanpa Ragu!

    Nah, kali ini kita akan membahas sejumlah kiat untuk menambahkan lemak sehat ke dalam dietmu untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harianmu.

     

    1. Lemak pada daging dan ikan gak perlu dihindari. Yang semacam ini justru layak kamu nikmati.

    Ikan kaya lemak via healthylnb.com
    Ikan kaya lemak via healthylnb.com

    Lemak pada daging sering jadi momok karena dianggap gak sehat. Ini karena kandungan lemak jenuh yang dituding berbahaya bagi kesehatan. Padahal, umumnya makanan yang mengandung lemak jenuh ini justru bernutrisi, lho.

    Di sisi lain, ikan juga mengandung sejumlah lemak sehat seperti Omega-3 dan Omega-6 yang baik bagi kesehatan jantung. Jadi, memperbanyak konsumsi daging dan ikan yang mengandung lemak bisa membantu mencukupi kebutuhan lemak harianmu.

     

    2. Ada minyak kelapa atau minyak zaitun di dapur? Jangan ragu untuk menggunakannya lebih banyak saat memasak.

    Minyak kelapa lebih sehat via newscult.com
    Minyak kelapa sumber lemak sehat via newscult.com

    Bagi kamu yang sedang diet, kamu mungkin ragu-ragu buat memasak menggunakan minyak goreng atau margarin untuk memasak. Hal ini sebenarnya gak perlu sih, sebab minyak goreng efektif untuk memasak dalam suhu tinggi. Alternatif lainnya, kamu bisa memanfaatkan minyak kelapa atau minyak zaitun ke dalam masakanmu.

     

    3. Apa sewaktu kecil kamu sering disuapi dengan minyak hati ikan cod? Sekarang saatnya untuk melakukannya lagi!

    Minyak hai ikan cod via www.vitaminsestore.com
    Minyak hai ikan cod via www.vitaminsestore.com

    Suplemen minyak hati ikan cod jadi salah satu alternatif yang mudah bila kamu ingin menambahkan lemak ke dalam dietmu. Apalagi, tiap sendoknya juga kaya akan nutrisi penting seperti Omega-3, Vitamin D3, dan Vitamin A. Terlebih, kamu bisa mendapatkannya dengan mudah di supermarket maupun apotik.

     

    4. Telur, kacang, dan alpukat adalah sumber lemak sehat yang bermanfaat. Tak perlu malu-malu melahapnya!

    Telur, makanan kaya nutrisi via huffingtonpost.com
    Telur, makanan kaya nutrisi via huffingtonpost.com

    Udah bukan rahasia lagi kalau telur merupakan salah satu makanan paling sehat di muka bumi. Tak cuma mengenyangkan, ia juga kaya nutrisi dan mengandung sejumlah asam amino esensial. Selain itu, telur juga mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang baik bagimu.

    Sementara, mengkonsumsi kacang juga dapat membantu memenuhi kebutuhan lemakmu. Di samping itu, ia juga kaya akan magnesium dan Vitamin E. Cukup konsumsi segenggam kacang beberapa kali seminggu.

    Selain telur dan kacang, alpukat juga siap mencukupi kebutuhan lemakmu dengan cara yang mudah, lezat, dan sehat. Terlebih, kamu bisa menikmatinya dengan berbagai cara, seperti oat atau yogurt.

     

    5. Butuh cemilan yang juga kaya lemak sehat? Pilih aja dark chocolate yang lezat dan kaya antioksidan.

    Dark chocolate via huffingtonpost.com
    Dark chocolate via huffingtonpost.com

    Dark chocolate alias cokelat hitam adalah pilihan tepat kalau kamu membutuhkan cemilan yang enak dan sehat. Pilih yang tinggi kandungan kakaonya, antara 70-90 persen untuk mendapatkan sumber lemak sehat dan antioksidan terbaik.

     

    Nah, itulah sejumlah tips yang bisa kamu lakukan untuk menambahkan lemak sehat ke dalam dietmu. Tentu saja, kamu gak perlu melakukan semuanya sekaligus, Ledis. Lakukan seperlunya agar kebutuhan lemakmu tercukupi.

  • 14 Hal Tentang Jerawat Pada Bayi yang Semua Ibu Wajib Pahami (2-Habis)

    14 Hal Tentang Jerawat Pada Bayi yang Semua Ibu Wajib Pahami (2-Habis)

    Tentunya setiap ibu pasti menginginkan kesehatan bagi buah hatinya. Gangguan fisik sekecil apapun tentu sangat diperhatikan, terutama bagi bayi baru lahir hingga yang sudah menginjak usia beberapa bulan. Selain penyakit sepele seperti batuk dan pilek, terkadang penyakit kulit seperti jerawat juga sering mengganggu.

    Rasa gatal dan panas yang dihasilkan oleh si tonjolan merah ini tentunya juga akan mengganggu aktivitas si bayi. Ia pun bisa sering menangis karena rasa tak nyaman. Bahkan, bukan gak mungkin tonjolan merah ini akan tergaruk dan menimbulkan bekas hingga dewasa.

     

    Menemukan Tonjolan Jerawat di Kulit Buah Hati Kesayangan? 14 Hal Ini Wajib Kamu Tahu dan Lakukan Mulai dari Sekarang!

    Pada bagian pertama telah dikupas mengenai 7 hal yang perlu diketahui mengenai jerawat pada bayi. Nah, sekarang simak juga beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang jerawat bayi demi memperkaya wawasanmu.

     

    8. Jangan menggunakan krim, lotion, atau minyak apapun. Kandungan minyak bisa membuat jerawat si kecil makin meradang.

    Jangan memberikan lotion atau minyak telon via www.baomoi.com
    Jangan memberikan lotion atau minyak telon via www.baomoi.com

    Meski jerawat di kulit bayi makin merebak, disarankan untuk gak mengoleskan krim maupun lotion apapun. Bahkan, penggunaan minyak baby oil maupun minyak telon perlu dihentikan dulu sementara. Hal ini karena lotion, baby oil, dan minyak telon bisa memperparah jerawat yang ada. Memang nampaknya kulit bayi terlihat kering namun sebenarnya jerawat bayi muncul karena banyaknya minyak yang menyumbat pori-pori kulit.

    Ketika kulit bayi terlihat sangat kering, kamu bisa menggunakan lotion yang gak mengandung minyak. Gunakan sedikit saja dan oleskan hanya pada bagian yang berjerawat. Perhatikan juga apakah jerawat sembuh atau bertambah parah, jika bertambah parah kamu bisa menghentikan penggunaan lotion ini. Disarankan juga untuk tidak memberikan bedak pada bagian tubuh bayi, karena jerawat mengandung tepung jagung yang bisa menyebabkan pertumbuhan jamur.

     

    9. Jangan mengusap maupun memencet jerawat bayi. Nantinya akan menimbulkan bekas luka hingga si bayi dewasa.

    Jangan mengusap atau menggaruknya via www.wikihow.com
    Jangan mengusap atau menggaruknya via www.wikihow.com

    Kulit bayi yang sensitif harus mendapatkan perlakuan yang istimewa. Jerawat yang muncul di kulitnya sebaiknya didiamkan saja. Jangan memencet atau bahkan mengusap jerawat yang ada. Hal ini justru bakal membuat kulit teriritasi dan kulit yang iritasi bakal membuat produksi minyak makin banyak dan pada akhirnya jerawat justru bertambah parah.

     

    10. Bayi memang lucu dan membuat gemas, tapi pastikan kamu gak mencubit bagian tubuhnya yang dihinggapi oleh jerawat.

    Pastikan kamu gak mencubit bagian tubuhnya yang berjerawat via hz.edushi.com
    Pastikan kamu gak mencubit bagian tubuhnya yang berjerawat via hz.edushi.com

    Selain mengusap dan memencet jerawat yang ada, kita juga disarankan untuk tidak mencubit bagian tubuh bayi yang dihinggapi oleh jerawat. Memang bayi menggemaskan sehingga seringkali kita ingin mencubit pipinya. Namun, sekali lagi pastikan untuk gak menyentuh maupun mencubit bagian tubuhnya yang berjerawat ya, karena jerawatnya bisa makin parah.

     

    11. Berikan sarung tangan pada bayi, agar si kecil yang risih gak menggaruk jerawatnya sendiri.

    Berikan sarung tangan pada bayi via www.tokopedia.com
    Berikan sarung tangan pada bayi via www.tokopedia.com

    Bayi biasanya akan merasa risih ketika tonjolan merah ini muncul di kulitnya. Mulai dari rewel hingga terlalu banyak bergerak karena ingin menggaruk bagian tubuhnya yang berjerawat. Untuk mengantisipasi agar kulitnya gak terluka, kamu bisa rutin memotong kuku bayi yang sudah memanjang. Selain itu berikan juga sarung tangan kepada bayi supaya si kecil gak melukai kulitnya sendiri.

     

    12. Tiap kali basah karena keringat maupun susu segera keringkan area lembab pada bayi, kamu bisa menepuknya atau menggunakan kain lembut untuk mengeringkan.

    Segera keringkan bagian yang lembab via www.lamagdalene35.fr
    Segera keringkan bagian yang lembab via www.lamagdalene35.fr

    Si kecil memang gampang berkeringat karena terlalu banyak bergerak dan juga kegerahan. Selain keringat, cairan lain seperti susu dan gumoh juga sering menjadi penyebab bagian tubuh bayi basah. Tiap kali hal ini terjadi, kamu bisa mengeringkannya menggunakan tisu lembut atau menepuk-nepuknya dengan tangan hingga kering.

     

    13. Perbaiki pola makan si ibu, sebaiknya hindari dulu makanan yang mengandung minyak tinggi.

    Ubah pola makan si ibu via mogujatosama.rs
    Ubah pola makan si ibu via mogujatosama.rs

    Seperti sudah dijelaskan di poin sebelumnya bahwa ASI yang diberikan bisa juga menyebabkan jerawat pada bayi. Pada beberapa kasus, jerawat bayi akan segera menghilang setelah pemberian ASI dihentikan sementara waktu. Mungkin kamu bisa memperbaiki pola makan. Hindari makanan yang mengandung minyak tinggi sehingga gak memicu pertumbuhan jerawat bayi makin meradang.

     

    14. Bersabarlah saja karena biasanya jerawat bayi akan menghilang dengan sendirinya.

    Biasanya jerawat pada bayi akan menghilang dengan sendirinya via rss.ayosearch.com
    Biasanya jerawat pada bayi akan menghilang dengan sendirinya via rss.ayosearch.com

    Jerawat bayi memang wajar dialami. Biasanya 20% dari bayi yang dilahirkan memiliki jerawat merah di wajah, siku, leher, dan bagian tubuh lainnya. Tanpa diberi obat apapun, tonjolan merah ini akan menghilang dalam jangka 2 hingga 4 minggu dengan sendirinya kok.

     

    Jadi, sekarang sudah tahu kan cara menangani jerawat bayi, Ledis? Semoga para ibu gak salah melakukan penanganannya, ya!

  • 14 Hal Tentang Jerawat Bayi yang Semua Ibu Wajib Pahami (1)

    14 Hal Tentang Jerawat Bayi yang Semua Ibu Wajib Pahami (1)

    Ledisia.com – Setiap ibu pasti menginginkan kesehatan bagi buah hatinya. Gangguan fisik sekecil apapun tentu sangat diperhatikan, terutama bagi bayi baru lahir hingga yang sudah menginjak usia beberapa bulan. Selain penyakit sepele seperti batuk dan pilek, terkadang penyakit kulit seperti jerawat juga sering mengganggu bayimu.

    Rasa gatal dan panas yang dihasilkan oleh si tonjolan merah ini tentunya juga akan mengganggu aktivitas si bayi. Ia pun bisa sering menangis karena rasa tak nyaman. Bahkan, bukan gak mungkin tonjolan merah ini akan tergaruk dan menimbulkan bekas hingga dewasa.

     

    Menemukan Tonjolan Jerawat di Kulit Buah Hati Kesayangan? 14 Hal Ini Wajib Kamu Tahu dan Lakukan Mulai dari Sekarang!

    Tentunya para ibu gak mau kan hal ini terjadi pada buah hati kesayangannya, ‘kan? Tenang, gak perlu takut dulu, Ledis. Di artikel ini Ledisia akan menjabarkan 14 hal yang semua ibu wajib tahu tentang jerawat pada bayi.

     

    1. Perlu diketahui bahwa jerawat bayi bisa timbul karena hormon dari sang ibu yang terbawa sesaat sebelum kelahirannya.

    Hormon dari ibu via www.qykapp.com
    Hormon dari ibu via www.qykapp.com

    Jerawat bisa timbul di permukaan kulit bayi karena dipengaruhi oleh hormon dari si ibu. Ya, ketika sedang hamil hormon pada ibu memang tidak stabil. Hal inilah yang bisa menjadi pemicu utama kehadiran jerawat pada bayi. Plasenta hormon ibu dapat masuk ke tubuh bayi pada masa kehamilan yang terakhir. Selain itu, hormon andrenal androgen bisa melewati plasenta sesaat sebelum kelahiran sang buah hati.

     

    2. Selain hormon, kandungan dari obat-obatan yang dikonsumsi oleh sang ibu juga ikut bisa terbawa melalui ASI. Voila! Jerawat bayi muncul seketika.

    Dari obat-obatan yang diminum oleh sang ibu via summarity.com
    Dari obat-obatan yang diminum oleh sang ibu via summarity.com

    Selain hormon pada ibu yang juga menurun kepada si bayi, kandungan obat-obatan yang dikonsumsi juga bisa menimbulkan jerawat pada buah hati. Biasanya kandungan obat kontrasepsi, obat steroid oral maupun topikal, hingga obat anti depresan-lah yang berbahaya. Senyawa dalam kandungan obat yang dikonsumsi oleh sang ibu bisa masuk ke ASI dan kemudian akan masuk ke tubuh bayi. Selanjutnya akan menstimulasi kelenjar minyak pada kulit bayi dan menimbulkan jerawat.

    Memang jerawat pada bayi bisa hilang dengan sendirinya, namun jika kondisinya makin memburuk sebaiknya kamu menghentikan dulu pemakaian obat-obatan yang sudah disebutkan tadi ya.

     

    3. Karena kulit bayi super sensitif, maka iritasi detergen juga bisa saja menjadi penyebab utamanya.

    Iritasi deterjen via www.casalatina.com
    Iritasi detergen via www.casalatina.com

    Kulit bayi memang masih sangat lembut sekaligus sensitif. Oleh sebab itu jerawat juga bisa hadir karena kulit yang sangat sensitif dan gak cocok terhadap detergen yang digunakan. Bisa jadi karena detergen terlalu wangi atau mengandung bahan kimia yang tinggi sehingga bisa menimbulkan ruam serta tonjolan merah pada kulit bayi.

    Sebaiknya, para ibu menggunakan detergen khusus bayi yang tanpa mengandung pewangi serta pewarna. Untuk proses pencuciannya perlu diperhatikan juga, sebaiknya menyendirikan pakaian bayi dan gak mencampurnya dengan pakaian kotor milik anggota keluarga lainnya.

     

    4. Pastikan kain yang bersentuhan langsung dengan kulit si bayi bertekstur lembut, hal ini agar tak memperparah jerawat yang sudah ada.

    Pastikan kain yang bersentuhan dengan bayi benar-benar lembut via health.365jia.cn
    Pastikan kain yang bersentuhan dengan bayi benar-benar lembut via health.365jia.cn

    Selain detergen, pemilihan kain yang digunakan untuk membungkus kulit bayi juga perlu diperhatikan. Mulai dari sprei, perlak, baju, selimut, sarung tangan, bantal, hingga handuk. Kain-kain yang mengalami kontak langsung dengan kulit bayi ini yang harus diperhatikan kelembutannya. Jika kain memiliki sifat panas dan gampang membuat gatal gak heran kulit bayi akan gampang meruam, gatal-gatal, hingga timbul jerawat.

     

    5. Sedang kegerahan maupun dalam kondisi marah juga bisa menyebabkan jerawat muncul di wajah bayi dalam sekejap.

    Bayi yang sedang kepanasan atau marah via www.sheknows.com
    Bayi yang sedang kepanasan atau marah via www.sheknows.com

    Terkadang karena terlalu kegerahan, kelenjar minyak pada bayi juga bekerja ekstra. Selain menghasilkan keringat, minyak juga akan diproduksi secara berlebihan. Hal inilah yang bisa menimbulkan jerawat bayi. Selain itu, jerawat juga bisa muncul dan memerah ketika bayi sedang dalam kondisi marah. Gak perlu khawatir kok karena nantinya jerawat ini akan menghilang sendiri ketika bayi sudah dalam suasana hati yang lebih gembira.

     

    6. Waspada, gumoh yang gak diseka hingga bersih juga bisa menghasilkan jerawat muncul di kemudian hari.

    Gumoh yang gak diseka hingga bersih via www.babycentre.co.uk
    Gumoh yang gak diseka hingga bersih via www.babycentre.co.uk

    Gumoh juga bisa menjadi salah satu penyebab jerawat bayi. Setelah bayi minum susu dan lupa ditepuk-tepuk hingga bersendawa, maka bisa menyebabkan muntah yang biasa disebut dengan gumoh. Apabila gumoh ini tidak diseka dengan bersih tentunya akan bercampur dengan kotoran lainnya dan bisa menyumbat pori-pori kulit dan menghasilkan jerawat.

     

    7. Bersihkan kulit bayi dengan air hangat, dengan begini kuman bisa diberantas sehingga jerawat gak makin parah.

    Bersihkan kulit bayi dengan air hangat via www.huffingtonpost.com
    Bersihkan kulit bayi dengan air hangat via www.huffingtonpost.com

    Supaya mencegah jerawat bayi gak kian meradang, kamu bisa membersihkan kulit bayi dengan menggunakan air hangat. Namun, ingat karena kulit bayi yang sensitif jangan mencuci wajahnya lebih dari 2 kali dalam sehari. Kamu bisa menggunakan sabun khusus bayi atau sabun yang mengandung emollients. Tepuk-tepuk dengan lembut untuk mengeringkannya.

     

    Selanjutnya : 14 Hal Tentang Jerawat Pada Bayi yang Semua Ibu Wajib Tahu (Bagian 2-Habis)

     

     

  • 6 Alasan Ilmiah Untuk Memilih Diet Rendah Karbohidrat Dibanding Rendah Lemak

    6 Alasan Ilmiah Untuk Memilih Diet Rendah Karbohidrat Dibanding Rendah Lemak

    Ledisia.com – Ada beragam pola diet di luar sana. Beberapa yang populer antara lain adalah diet rendah karbohidrat dan diet rendah lemak. Keduanya punya keunggulan dan pendukung masing-masing. Tapi, mana ya yang lebih efektif untuk menurunkan berat badan, Ledis?

     

    Bingung Memilih Antara Diet Rendah-Karbo dan Rendah Lemak? Daripada Galau, Keunggulan Rendah-Karbo Ini Tentu Layak Disimak.

    Kamu gak perlu galau. Banyak penelitian yang mengungkapkan bila diet rendah karbo berada di atas angin dibandingkan diet rendah lemak. Yuk, tengok sejumlah kelebihannya di sini!

     

    1. Dengan mengadopsi pola makan rendah karbohidrat, memangkas asupan kalori tak perlu jadi hal yang berat.

    Tak perlu repot menghitung kalori via www.chalenejohnson.com
    Tak perlu repot menghitung kalori via www.chalenejohnson.com

    Pada sejumlah studi yang membandingkan antara diet rendah karbohidrat dan rendah lemak, kelompok pelaku diet rendah karbo seringkali diperbolehkan untuk makan sampai kenyang. Sementara, kelompok pediet yang membatasi asupan lemak tetap harus menghitung jumlah kalori dan mengontrol porsi makan.

    Meski demikian, kelompok rendah karbo cenderung mengkonsumsi jumlah kalori yang sama atau bahkan lebih kecil dibanding kelompok rendah lemak. Ini karena diet rendah karbo memberikan efek menurunkan nafsu makan.

    Nah, meski tak repot menghitung kalori, nafsu makanmu akan tetap terkontrol dengan sendirinya, kok. Yang penting, asupan karbohidratnya tetap rendah.

     

    2. Diet rendah karbo siap membantumu menurunkan bobot lebih banyak.

    Menurunkan bobot lebih banyak via www.yeahmag.com
    Menurunkan bobot lebih banyak via www.yeahmag.com

    Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa diet rendah karbo dapat menurunkan bobot lebih banyak daripada diet yang membatasi lemak. Kadang perbedaannya kecil, tapi ada juga yang kehilangan lemak tubuh sampai 2-3 kali lipat.

    Ketika diteliti, sebagian besar lemak yang hilang saat berat badan turun pada pelaku diet rendah karbo adalah berasal dari daerah perut. Ini berarti lemak perut yang sering diasosiasikan dengan penyakit kronis seperti diabetes dan penyakit jantung itu mudah dihilangkan dengan efek pembakaran lemak dari diet rendah karbo.

     

    3. Diet rendah karbo juga membantu mengontrol kadar trigliserida, sehingga penyakit jantung enggan singgah.

    via formerchubbyguy.com
    Mengontrol kadar trigliserida via formerchubbyguy.com

    Tingkat trigliserida dalam darah berhubungan dengan risiko penyakit jantung, lho. Tapi, jumlahnya juga seiring dengan jumlah karbohidrat sederhana dalam dietmu.

    Makanya, sangat masuk akal bila diet rendah karbo dapat menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Sementara, diet rendah lemak tidak banyak membantu, kadang justru membuatnya makin parah.

     

    4. Kadar kolesterol HDL yang baik bagi tubuh pun dapat meningkat lewat diet rendah karbo.

    Air hangat membuatmu merasa kenyang via huffingtonpost.co.uk
    Naiknya kadar HDL via huffingtonpost.co.uk

    Gak semua kolesterol di tubuhmu itu jahat, lho. Kehadiran kolesterol HDL justru penting untuk mencegah penyakit jantung. HDL ini berperan mengangkut kolesterol dari bagian tubuh ke hati untuk digunakan kembali atau dibuang.

    Nah, diet rendah karbo ternyata bermanfaat untuk meningkatkan kadar HDL. Berbeda dengan diet rendah lemak yang cenderung hanya memberi sedikit peningkatan atau kadang justru mengurangi kadar HDL dalam darah.

    Perbandingan antara trigliserida dan HDL dalam darah cukup mempengaruhi timbulnya resistensi insulin, sindrom metabolik, serta risiko penyakit jantung. Makanya, bila ingin jantungmu lebih sehat, diet rendah karbo memberi manfaat yang lebih signifikan.

     

    5. Diet rendah karbohidrat menolong para pengidap diabetes untuk mengendalikan kadar glikemik.

    Pilih pola diet yang sehat via 4akid.co.za
    Pilih pola diet yang sehat via 4akid.co.za

    Tubuh pengidap diabetes tidak mampu memindahkan glukosa ke sel. Karbohidrat akan diubah menjadi glukosa. Kelebihan glukosa dalam darah inilah yang menjadi racum bagi tubuh.

    Nah, buat kamu yang mengidap maupun yang berisiko terkena diabetes, diet rendah karbo jelas memberi faedah yang penting. Asupan karbo yang lebih kecil berarti kadar glukosa darah yang rendah pula, sehingga ketergantungan terhadap insulin dan obat-obatan pun bisa dikurangi.

     

    6. Yang paling asyik, diet rendah karbo lebih mudah untuk dijalani.

    Mudah dijalani via www.bodyenlightenment.me
    Mudah dijalani via www.bodyenlightenment.me

    Meski sama-sama mengurangi asupan kelompok makanan tertentu—yang dirasa mustahil bagi sebagian orang— ternyata diet rendah karbohidrat lebih mudah dilakukan dibanding diet rendah lemak. Ini tampak dari beberapa studi yang menunjukkan bahwa mereka yang diminta untuk melakukan diet rendah karbo cenderung menjalaninya sampai akhir penelitian.

     

    Itulah beberapa perbandingan antara diet rendah karbohidrat dan diet rendah lemak yang didasari atas fakta-fakta ilmiah. Masih bingung buat milih yang mana, Ledis?

  • 5 Bumbu Dapur yang Ampuh Membuat Jerawat Kabur

    5 Bumbu Dapur yang Ampuh Membuat Jerawat Kabur

    Ledisia.com – Apa aja sih bahan yang sering kamu lihat di dapur sendiri, Ledis? Garam? Gula? Bawang? Telur? Well, mereka ini gak hanya merupakan bahan makanan maupun minuman yang bisa dikonsumsi. Tanpa kamu ketahui, ada zat-zat ajaib untuk menumpas jerawat yang bisa kamu temukan di sini, lho.

     

    Jangan Anggap Remeh 5 Bahan yang Sering Kamu Temukan di Dapur. Mereka Ini Sangat Mujarab Untuk Membuat Jerawat dan Bekasnya Segera Mundur!

    Zat yang terkandung di dalam bumbu-bumbu dapur ini ampuh membuat jerawat enggan mampir di muka. Pingin tahu apa saja bahan dapur yang bisa kamu manfaatkan sebagai senjata utama? Yuk, simak penjabaran lengkapnya di Ledisia!

     

    1. Scrub untuk mengusir jerawat ternyata gak cuma bisa dibeli. Kamu bisa kok membuatnya dari garam atau gula yang bisa ditemukan di dapur sendiri.

    scrub gula dan garam via topbeautybrands.com
    Scrub gula dan garam via topbeautybrands.com

    Garam gak hanya berguna sebagai penyedap rasa masakan, begitu juga gula yang gak cuma bermanfaat sebagai pelengkap minuman. Kedua bahan itu tanpa kamu sadari bisa digunakan untuk menamengi wajah dari jerawat yang mengintai. Garam merupakan pembersih alami, anti bakteri, serta mengandung mineral yang baik peremajaan kulit wajah. Begitu halnya dengan gula pasir bisa membantu mengangkat sel kulit mati yang terjebak di pori-pori kulit.

    Dengan teksturnya yang merupakan butiran keras, kamu bisa menggunakan gula pasir sebagai scrub alami untuk memberantas biang jerawat. Campurkan 1 sdm gula dan 2 sdm madu atau minyak zaitun. Kemudian pijat dengan alur membulat pada wajah selama 10 menit sebelum dibilas.

    Jika kamu pilih menggunakan garam, campurkan 1 sdm garam dengan 2 sdm buah pisang, dan 2 sdm minyak zaitun. Daging pisang yang lembut bisa mengimbangi tekstur garam yang kasar. Kamu bisa melakukan scrubbing dengan ramuan ini selama 3 menit sebelum dibilas dengan air bersih.

     

    2. Zat Allicin yang ada di bawang putih ternyata sangat berguna bagi penyembuhan jerawat. Zat baik ini juga bisa digunakan untuk meredakan peradangan.

    Zat Alicin pada bawang putih via www.bawangputih.org
    Zat Allicin pada bawang putih via www.bawangputih.org

    Selain garam, bawang putih juga hampir selalu dibutuhkan di setiap masakan. Bahkan, bumbu dapur yang satu ini juga bisa digunakan untuk memberantas jerawat di wajah. Bawang putih mengandung zat allicin. Zat satu ini merupakan anti jamur dan juga bisa menangkal radikal bebas yang mampu menimbulkan jerawat.

    Cara penggunaanya untuk perawatan muka sangat simple. Kamu hanya harus melumatkan beberapa siung bawang putih (disesuaikan dengan kebutuhan) kemudian oleskan pada bagian wajah yang berjerawat. Langkah terakhir kamu bisa membilasnya dengan air hangat.

     

    3. Oleskan minyak kelapa secara merata pada jerawat dan bekasnya. Melakoni ritual ini secara teratur akan membantu si tonjolan merah ini pergi dengan segera.

    Oleskan minyak kelapa secara merata pada jerawat dan bekasnya via buletinsehat.com
    Oleskan minyak kelapa secara merata pada jerawat dan bekasnya via buletinsehat.com

    Minyak kelapa mengandung vitamin E yang sangat baik untuk berbagai kondisi kulit. Vitamin E sendiri bisa membantu menjaga kelembapan serta kesehatan kulit. Selain vitamin E, minyak kelapa juga mengandung asam lemak. Bahkan, minyak ajaib satu ini bersifat anti radang sehingga bisa melawan infeksi yang ditimbulkan oleh jerawat.

    Kamu tinggal mengoleskan 1-2 tetes minyak kelapa ke bagian wajah yang berjerawat dan lakukan ritual ini 2 kali sehari. Hal ini sangat baik untuk kulit wajah yang bertipe kering karena akan membantu mengembalikan kelembapan kulit. Namun, jika kulit wajahmu berminyak, cukup gunakan 2 kali seminggu. Pastikan minyak kelapa yang kamu beli berjenis organik atau virgin ya!

     

    4. Telur gak hanya lezat untuk disantap. Masker putih telur bisa dimanfaatkan untuk membuat jerawat segera lenyap.

    Masker putih telur via m.google.com
    Masker putih telur via m.google.com

    Sering sarapan dengan menu telur mata sapi atau omelette? Telur memang mengandung protein tinggi dan baik bagi kesehatan tubuh. Selain itu, kamu juga bisa menggunakannya untuk bahan masker alami. Teratur menggunakan masker ini bisa membuat jerawat enggan mampir lagi di wajah.

    Caranya, kamu tinggal memisahkan putih dan kuning telur. Kemudian kocok putih telur sebentar lalu balurkan di seluruh wajah dan diamkan selama 10 hingga 15 menit. Langkah terakhir bilas menggunakan air bersih. Voila! Kulit wajah yang kenyal dan segar akan kamu dapatkan seketika!

     

    5. Stop menggunakan salep dari bahan kimia tinggi. Kamu bisa menggunakan bawang bombay untuk membuat salep jerawat sendiri.

    Buat salep sendiri dari bawang bombay via www.zenska.si
    Buat salep sendiri dari bawang bombay via www.zenska.si

    Siapa sangka bawang bombay ternyata bisa digunakan sebagai senjata untuk berperang melawan jerawat? Ya, kandungan kuersetin yang bisa ditemukan di dalam bawang bombay merupakan antioksidan yang alami. Gak heran bumbu dapur yang satu ini bisa digunakan untuk menghilangkan noda di wajah, memperbaiki jaringan yang sel rusak, hingga mengurangi peradangan pada jerawat.

    Selain di beli di apotek, kamu bisa membuat sendiri di rumah. Caranya, parut bawang bombay hingga benar-benar halus kemudian masukkan ke dalam lemari pendingin selama 20 menit supaya bau tajam dari bawang bisa terkurangi. Langkah selanjutnya, oleskan pada jerawat dan bekasnya, diamkan selama 15 menit sebelum dibilas dengan air dingin. Gunakan setiap hari satu kali, sehingga kamu bisa melihat hasilnya dalam 2 bulan ke depan. Berminat mencoba?

     

    Yuk, lekas ke dapur dan buat sendiri perawatan jerawatmu dengan bahan-bahan alami tadi, Ledis!

  • 13 Tips Sederhana Untuk Ibu Hamil yang Sedang Berjerawat (2-Habis)

    13 Tips Sederhana Untuk Ibu Hamil yang Sedang Berjerawat (2-Habis)

    Jerawat memang bisa menyerang siapa saja. Bahkan gak hanya remaja lho, bayi hingga mereka yang sudah berusia matang pun masih kerap memiliki jerawat sebagai masalah utama. Faktor hormonal memang bisa jadi penyebab jerawat nomor wahid. Gak heran, ibu hamil pun rawan terjangkit si tonjolan merah ini.

     

    Hai Ibu Hamil, Jangan Buru-buru Obati Jerawatmu dengan Obat Kimia Tinggi. Ada 13 Tips Sederhana yang Bisa Dilakoni!

    Pada bagian pertama, kita telah membahas tujuh tips pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengenyahkan jerawat ketika hamil. Nah, sekarang simak beberapa tips sisanya agar pengetahuanmu lengkap, yuk!

     

    8. Jangan memegang wajah dengan tangan telanjang. Debu dan kotoran di jari bisa membuat jerawat kian meradang.

    Jangan memegang wajah dengan tangan telanjang via grid.mk
    Jangan memegang wajah dengan tangan telanjang via grid.mk

    Jari-jari tangan merupakan tempat berkumpulnya debu dan kotoran. Tanpa sadar, kuman dan kotoran mudah berpindah dari barang-barang yang kita pegang ke wajah. Tidak mencuci tangan dengan sabun antiseptik dan langsung memegang wajah bisa menjadi penyebab utama jerawat tumbuh subur di sana.

    Makanya, pastikan kamu tidak sembarangan menyentuh mukamu dengan tangan yang kotor, ya. Bila hendak menyentuh wajah, pastikan tanganmu sudah bersih terlebih dulu. Hindari juga menyentuh jerawat yang sudah ada dengan tanganmu, karena hal itu bisa membuatnya makin menyebar.

     

    9. Jangan menggaruk atau mengeluarkan isi jerawat seenak hati. Kebiasaan buruk ini justru membuat si tonjolan merah gak segera pergi.

    Jangan menggaruk atau mengeluarkan isi jerawat via www.hellodoctor.co.za
    Jangan menggaruk atau mengeluarkan isi jerawat via www.hellodoctor.co.za

    Jerawat memang menyebalkan. Saking geramnya, tanpa sadar kita sering menggaruk atau bahkan memencet jerawat. Padahal kebiasaan buruk ini sama sekali tidak membantu untuk membasmi jerawat. Jerawat yang ada justru makin parah. Selain itu, memencet jerawat secara paksa bisa menimbulkan bekas pada wajah, mulai dari flek hitam hingga bopeng dan berparut dalam.

     

    10. Minum air putih 6-8 gelas hingga makan buah dan sayur sehat perlu dijadikan kebiasaan. Kegiatan ini akan membuat jerawat bisa segera menghilang.

    Minum air putih 6-8 gelas sehari via naukawpolsce.pap.pl
    Minum air putih 6-8 gelas sehari via naukawpolsce.pap.pl

    Salah satu cara supaya jerawat bisa segera hilang adalah dengan cara proses regenerasi kulit dari dalam. Regenerasi bisa berjalan sempurna jika kita memenuhi mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Salah satu contoh mineral yang mempercepat proses regenerasi adalah air putih. Usahakan untuk selalu memenuhi kebutuhuan air puith tiap hari dan minum sampai 6 hingga 8 gelas per hari.

    Selain air putih, kamu juga bisa mengonsumsi buah dan sayur sehat yang mengandung banyak vitamin baik yang berguna untuk menunjang kesehatan kulit. Misalnya saja vitamin A yang terkandung pada tomat dan wortel, ikan laut dan vitamin E dari kacang hijau, minyak zaitun, dan biji bunga matahari. Selain permasalahan jerawat yang bisa teratasi, mengonsumsi sayuran dan buah sehat tentu juga akan berpengaruh baik untuk si calon buah hati.

     

    11. Make up memang perlu untuk menunjang penampilan. Kamu bisa memilih yang menggunakan air sebagai bahan dasar.

    Make up berbahan dasar air via www.beautyscript.com
    Make up berbahan dasar air via www.beautyscript.com

    Bagi kaum wanita, make up memang dibutuhkan untuk menunjang penampilan—gak terkecuali untuk para ibu hamil. Bumil tentu ingin tampil menawan setiap harinya. Namun, terkadang tanpa disadari make up juga bisa menjadi pemicu jerawat yang utama.

    Untuk mengantisipasi masalah ini, kamu bisa menggunakan make up yang cocok untuk kulit wajah. Dianjurkan juga untuk memilih kosmetik yang berbahan air, non-acnegenic, dan juga non-comedogenic. Setelah menggunakan make up seharian, jangan lupa untuk selalu membersihkan sisa make up hingga tuntas, ya.

     

    12. Ibu hamil memang mudah untuk merasa kegerahan. Kamu perlu mengikat rambut supaya gak menempel di wajah dan membuat jerawat makin meradang.

    Ikat rambut tiap kali merasa kegerahan via www.disneybabble.com
    Ikat rambut tiap kali merasa kegerahan via www.disneybabble.com

    Ketika sedang mengandung, ibu hamil mudah merasa kepanasan. Keringat bisa menetes dari rambut dan menempel di wajah. Hal inilah yang bisa menempel dan menyumbat pori-pori. Bahkan, rambut yang terkena keringat dan debu bisa menyakiti jerawat yang sudah ada dan membuatnya makin meradang. Jika kamu gak mau hal ini terjadi sebaiknya ikat rambutmu supaya tak menyakiti jerawat di bagian wajah.

     

    13. Debu dan kotoran bisa menempel di sprei dan selimutmu. Ganti secara berkala supaya gak menimbulkan jerawat baru.

    Ganti sprei dan selimut secara berkala via www.maminuklubs.lv
    Ganti sprei dan selimut secara berkala via www.maminuklubs.lv

    Debu, kotoran, serta polusi bisa menjadi penyebab jerawat baru. Kotoran yang menempel di wajah bisa menutup pori-pori kulit dan menghasilkan jerawat. Selain debu dan kotoran yang terbawa dari angin, mereka juga bisa menempel di sprei, sarung bantal, guling, dan selimut.

    Oleh sebab itu, sebaiknya ganti mereka secara berkala. Ketika sedang tidur malam, muka dengan mudah bergesekan dengan kain sprei sehingga hal ini bisa memperparah atau bahkan menimbulkan jerawat baru.

     

    Sekarang, kamu sudah tahu kan bagaimana cara memberantas jerawat pada ibu hamil? Semoga artikel ini bermanfaat ya, Ledis!

  • 13 Tips Sederhana Untuk Ibu Hamil yang Sedang Berjerawat (1)

    13 Tips Sederhana Untuk Ibu Hamil yang Sedang Berjerawat (1)

    Ledisia.com – Jerawat memang bisa menyerang siapa saja, Ledis. Gak hanya remaja, bayi hingga mereka yang sudah berusia matang pun masih kerap memiliki jerawat sebagai masalah utama. Faktor hormonal memang bisa jadi penyebab jerawat nomor wahid. Gak heran, ibu hamil pun rawan terjangkit si tonjolan merah ini.

     

    Hai Ibu Hamil, Jangan Buru-buru Obati Jerawatmu dengan Obat Kimia Tinggi. Ada 13 Tips Sederhana yang Bisa Dilakoni!

    Apakah saat ini kamu sedang mengalami permasalahan serupa? Jangan buru-buru obati jerawatmu dengan bahan kimia tinggi ya, karena bisa berbahaya bagi perkembangan calon buah hati. Berikut ada tips sederhana yang bisa kamu lakukan.

     

    1. Hindari menggunakan obat jerawat dengan bahan kimia tertentu. Karena ini bisa membahayakan perkembangan si buah hati.

    Hindari menggunakan obat jerawat via www.mirror.co.uk
    Hindari menggunakan obat jerawat via www.mirror.co.uk

    Menurut riset dokter, bahan kimia tertentu bisa membahayakan perkembangan janin yang masih di dalam kandungan. Contohnya saja accutance bisa menyebabkan cacat pada lahir.

    Kemudian zat retinol yang mengandung terlalu banyak vitamin A juga gak baik untuk perkembangan janin. Bahkan, zat-zat penghilang jerawat yang biasanya sering ditemukan pada obat jerawat seperti beta-hydroxy acid (BHA), Salicylic acid, benzoyl peroxide bisa menyerap ke pori-pori kulit dan belum terbukti aman untuk janin.

    Gak cuma obat jerawat berbahan kimia tinggi yang berbahaya bagi bayi, metode medis untuk penghilangan jerawat pun gak dianjurkan. Contohnya saja metode laser dan chemical peeling bisa menyebabkan efek samping yang berbahaya bagi bayi. Sebaiknya sebelum memberi obat jerawat atau metode medis, kamu konsultasikan dulu ke dokter ahli.

     

    2. Cuci wajah 2 kali sehari wajib hukumnya. Pastikan juga kamu menggunakan facial wash yang sesuai dengan kulit muka.

    Cuci wajah 2 kali sehari via www.sheknows.com
    Cuci wajah 2 kali sehari via www.sheknows.com

    Cara paling mudah untuk meminimalisir pertumbuhan jerawat di wajah adalah dengan cara menjaga kebersihan diri sendiri. Jerawat muncul karena pori-pori kulit yang membuka dan mengeluarkan minyak serta keringat. Apalagi ketika sedang hamil, kamu akan lebih mudah terasa gerah sehingga keringat pun juga akan lebih mudah muncul.

    Kamu bisa mengantisipasinya dengan cara mudah, yaitu dengan mencuci wajah dengan facial wash yang sesuai dengan kondisi kulit. Namun, pastikan jangan terlalu sering ya, terlalu sering mencuci wajah akan membuat kondisi kulit kering dan menumpuknya sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Pastikan kamu mencuci muka dengan facial wash cukup 2 kali sehari kemudian keringkan dengan menggunakan tissue.

     

    3. Sering keramas perlu dilakukan 2 hari sekali. Hal ini bisa mengurangi minyak berlebih di kulit kepala.

    Keramas 2 hari sekali via www.grazia.nl
    Keramas 2 hari sekali via www.grazia.nl

    Selain pori-pori kulit wajah yang gampang berminyak dan berkeringat, ketika sedang kepanasan pori-pori kulit kepala juga akan mengalami hal serupa. Selain ketombe, gatal, iritasi, jerawat juga mudah muncul dengan kondisi kulit kepala yang berminyak.

    Kamu bisa menggunakan mencuci rambut paling tidak 2 hari sekali, jangan tunggu hingga rambut berbau atau kulit kepala terasa gatal. Bahkan, mencuci rambut tiap hari boleh saja kok jika kamu memang memiliki kulit kepala yang mudah berminyak.

     

    4. Hati-hati ketika menggunakan kondisioner di tahap terakhir. Zat silikonnya bisa menyebabkan jerawat mampir.

    Hati-hati ketika menggunakan kondisioner via www.sheknows.com
    Hati-hati ketika menggunakan kondisioner via www.sheknows.com

    Kondisioner memang biasa digunakan para wanita untuk membuat rambut terasa lebih lembut. Namun, hati-hati ledis karena kondisioner mengandung silikon. Memang zat ini baik karena bisa membuat rambut makin berkilau. Namun, jika terpapar di kulit bisa menyebabkan jerawat. Untuk mengantisipasinya, basuh punggung dengan sabun mandi dan air bersih sekali lagi supaya zat silikon dari kondisioner tak menempel di kulit punggung.

     

    5. Rajin konsumsi makanan yang mengandung B6 harus dilakoni tiap hari. Ini salah satu cara agar jerawat segera pergi.

    Konsumsi makanan yang mengandung B6 via www.realdietmeal.com
    Konsumsi makanan yang mengandung B6 via www.realdietmeal.com

    Sudah bukan rahasia lagi jika vitamin B6 memang ampuh menutrisi kulit. Vitamin B6 yang biasa disebut peridoksin ini bisa membantu mengurangi peradangan pada jerawat. Kamu bisa mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin B6. Biasanya B6 ada pada beras, pisang, telur ayam, daging, kentang, ayam, dan brokoli. Konsumsi teratur supaya jerawat yang meradang bisa segera kempes.

     

    6. Olahraga atau senam ibu hamil harus dimasukkan ke agenda. Kegiatan satu ini membuat sirkulasi darah tetap terjaga.

    Senam ibu hamil via www.huffingtonpost.com

    Olahraga atau senam ibu hamil memang sangat dianjurkan. Dengan secara berkala mengikuti kelas senam ibu hamil maupun melakukan olahraga akan membuat sirkulasi darah tetap lancar. Hal ini membuat pori-pori kulit gak akan tersumbat sehingga segera bebas dari jerawat.

     

    7. Gunakan oil absorbing microfiber cloth untuk membersihkan wajah, hal ini bisa membantu mengatasi kulit muka yang berminyak.

    Gunakan oil absorbing microfiber cloth via locari.jp
    Gunakan oil absorbing microfiber cloth via locari.jp

    Ritual membersihkan wajah memang sangat diwajibkan jika kamu ingin terhindar dari jerawat. Namun, sebenarnya ada beberapa trik sederhana juga yang harus diterapkan. Misalnya saja kamu perlu menggunakan kapas atau sponge yang hanya sekali pakai ketika membersihkan wajah maupun saat mengaplikasikan make up. Atau kamu juga bisa menggunakan oil absorbing micro-fiber cloth  yang bisa menyerap keringat dengan cepat. Hal ini bisa memelihara kebersihan wajah dan menghindarkan dari kotoran yang mungkin saja menempel pada alat make up.

     

    Selanjutnya : 15 Tips Sederhana Untuk Ibu Hamil yang Sedang Berjerawat (Bagian 2-Habis)