Author: Risang

  • Bagaimana Peran Probiotik Dalam Menurunkan Berat Badan?

    Bagaimana Peran Probiotik Dalam Menurunkan Berat Badan?

    Ledisia.com – Kamu tentu gak asing lagi dengan istilah probiotik, Ledis. Ya, inilah bakteri baik yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita bila dikonsumsi. Kamu bisa menemukan mereka pada suplemen maupun makanan hasil fermentasi, seperti yogurt dan tempe.

    Probiotik mampu meningkatkan kesehatan pencernaan, kesehatan jantung, serta fungsi imun. Bahkan, beberapa riset mengungkapkan bahwa mikroorganisme bersahabat ini juga mampu membantumu menurunkan berat badan!

     

    Bakteri Probiotik Ternyata Punya Andil Dalam Membantu Menurunkan Berat Badan! Penasaran Gimana Cara Kerjanya, ‘Kan?

    Nah, kira-kira gimana sih peran probiotik dalam menurunkan berat badanmu? Yuk, kita cari tahu lewat artikel ini!

     

    Ada sejumlah mikroorganisme baik di perutmu yang mampu mempengaruhi bobot tubuhmu.

    Bakteri baik di perut via www.medmelon.gr
    Bakteri baik di perut via www.medmelon.gr

    Ada ratusan jenis mikroorganisme dalam sistem pencernaanmu, sebagian besar berupa bakter baik. Mereka memproduksi beberapa nutrisi penting, seperti vitamin K dan vitamin B tertentu. Mereka juga membantu memecah serat yang tak bisa dicerna oleh tubuh untuk diubah menjadi asam lemak rantai pendek seperti butyrate.

    Nah, bobot tubuhmu ternyata berhubungan dengan keseimbangan dari dua famili bakteria, yaitu bacteriodetes dan firmicutes. Pada sejumlah studi, orang-orang yang mengalami obesitas memiliki lebih banyak firmicutes dan lebih sedikit bacteriodetes dibandingkan mereka yang bobotnya normal.

    Ada pula suatu penelitian terhadap hewan yang menunjukkan ketika bakteri pencernaan dari tikus yang kegemukan ditransplantasikan ke tikus yang kurus, tikus yang kurus jadi ikutan gemuk. Dari sinilah ditarik kesimpulan bahwa bakteri di perutmu berperan dalam mengatur berat badanmu.

     

    Terus, bagaimana bisa probiotik mempengaruhi perubahan berat badan?

    peran probiotik mempengaruhi berat badan via www.womansday.com
    peran probiotik mempengaruhi berat badan via www.womansday.com

    Probiotik tertentu dipercaya dapat menghalangi penyerapan lemak dan meningkatkan lemak yang terbuang bersama feses. Dengan kata lain, mereka membantumu menyerap lebih sedikit kalori dari makanan. Bakteri yang memiliki fungsi semacam ini antara lain berasal dari famili Lactobacillus.

    Di samping itu, probiotik juga dapat memerangi kegemukan dengan cara lain:

    • Melepaskan GLP-1: Probiotik membantu pelepasan hormon penekan nafsu makan GLP-1. Meningkatnya hormon ini membantumu membakar kalori dan lemak.
    • Meningkatkan ANGPTL4: Probiotik juga dapat meningkatkan level protein ANGPTL4 yang dapat berujung pada berkurangnya cadangan lemak tubuh.

    Tapi, perlu diingat bahwa mekanisme ini belum dipanahmi secara mendalam, diperlukan riset lebih lanjut untuk itu.

     

    Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa probiotik dapat membantumu menurunkan berat badan dan mengenyahkan lemak.

    adas via www.huffingtonpost.com
    Menurunkan berat badan dengan probiotik via www.huffingtonpost.com

    Beberapa strain atau jenis dari famili Lactobacillus bisa membantumu menurunkan berat badan serta lemak tubuh. Pada salah satu studi, mengkonsumsi yogurt yang mengandung Lactobacillus fermentum atau Lactobacillus amylovorus membantu mengurangi lemak tubuh sekitar 3-4% dalam 6 minggu.

    Pada penelitian lainnya yang mengobservasi 125 orang dengan kelebihan berat badan, ditemukan bahwa mereka yang mengkonsumsi suplemen Lactobacillus rhamnosus selama tiga bulan kehilangan berat badan 50% lebih banyak dibanding yang hanya mengkonsumsi pil placebo.

    Lactobacillus Gasseri

    Dari semua penelitian tentang bakteri probiotik, Lactobacillus gasseri menunjukkan efek menurunkan berat badan yang paling menjanjikan.

    Sebuah studi dengan 210 relawan yang mengkonsumsi bakteri ini selama 12 minggu menunjukkan penurunan berat badan, lemak di sekitar organ, BMI, serta ukuran pinggang. Lemak di perut berkurang sampai 8,5%. Tapi, ketika partisipan berhenti mengkonsumsi probiotik tersebut, berat badannya kembali meningkat.

     

    Selain menghalau lemak, probiotik tertentu juga dapat mencegah kenaikan berat badan.

    Susu fermentasi via www.thedoctorschannel.com
    Susu fermentasi via www.thedoctorschannel.com

    Kamu pasti setuju bila mencegah itu lebih penting. Nah, ternyata ada juga probiotik yang dapat membantumu mencegah kenaikan berat badan.

    Pada sebuah studi yang dilakukan selama 4 minggu, partisipan yang mengkonsumsi formula probiotik yang disebut VSL#3 mengalami peningkatan berat badan dan lemak yang lebih rendah ketika asupan kalorinya ditambah menjadi 1000 kalori per hari.

    Hal ini mengindikasikan bahwa probiotik tertentu cukup efektif untuk menangkal kenaikan berat badan pada diet tinggi kalori. Tentunya, diperlukan studi lebih lanjut untuk memastikan hal ini.

     

    Tapi, ternyata ada juga strain probiotik yang meningkatkan risiko kenaikan berat badan dan obesitas, lho!

    Ada probiotik yang justru menaikkan berat badan via www.tolstuh.net
    Ada probiotik yang justru menaikkan berat badan via www.tolstuh.net

    Selain sejumlah studi tentang efek baik probiotik, ternyata ada pula penelitian terhadap jenis probiotik yang justru berdampak sebaliknya, yaitu kenaikan berat badan. Antara lain, Lactobacillus acidophilus, Lactobacillus fermentum dan Lactobacillus ingluviei.

     

    Jadi, efek penurunan berat badan dan kadar lemak tubuh tergantung pada jenis probiotiknya, Ledis. Pun, tak bisa dipungkiri bila probiotik memang memiliki segudang manfaat yang tak boleh dipandang sebelah mata, Yuk, mulai konsumsi dari sekarang!

  • 26 Tips Diet yang Didasarkan Pada Riset Ilmiah (3-Habis)

    26 Tips Diet yang Didasarkan Pada Riset Ilmiah (3-Habis)

    Ledisia.com“Industri” diet memang penuh dengan mitos-mitos yang membuat banyak orang melakukan hal-hal yang kadang di luar nalar—mulai dari mengkonsumsi sinar matahari sampai makan berdasarkan peredaran bulan. Padahal, sama sekali belum ada riset ilmiah yang membuktikan hal itu. Ya, namanya juga mitos, Ledis.

    Tapi, gak semua tips diet di internet itu bohong, kok. Para ahli juga telah berusaha keras melalui beragam penelitian yang dilakukan selama bertahun-tahun untuk menemukan strategi diet yang benar-benar jitu.

     

    Jangan Buru-Buru Mempercayai Suatu Informasi Soal Diet di Internet. Inilah 26 Tips Diet Yang Telah Dibuktikan Dengan Riset!

    Sebelumnya, kamu udah mengetahui sejumlah tips diet ilmiah lewat artikel bagian pertama dan bagian kedua. Nah, saatnya menggenapi informasimu lewat delapan tips diet yang didasarkan pada riset ilmiah bagian akhir ini!

     

    19. Hindari tergesa-gesa saat makan. Kunyah makananmu dengan perlahan dan tenang.

    Nikmati makanan tanpa tergesa via www.huffingtonpost.com
    Nikmati makanan tanpa tergesa via www.huffingtonpost.com

    Tanpa disadari, menyantap makanan dengan tergesa-gesa ternyata bisa membuatmu makan lebih banyak, lho. Ini karena otak membutuhkan waktu beberapa saat untuk menangkap sinyal bahwa perutmu telah kenyang.

    Beberapa studi membuktikan bahwa mengunyah makanan dengan lebih lambat membantumu mengkonsumsi lebih sedikit kalori dan meningkatkan hormon yang berhubungan dengan penurunan berat badan (41, 42).

     

    20. Jangan sampai tidurmu kurang! Tidur yang cukup mampu membantumu mendapatkan bobot yang ideal.

    Hindari begadang via www.sofeminine.co.uk
    Hindari begadang via www.sofeminine.co.uk

    Tidur sering dipandang sebelah mata, padahal manfaatnya tak kalah penting dengan makan sehat dan olahraga, lho. Menurut penelitian, kurang tidur adalah salah satu faktor yang berperan terhadap obesitas, meningkatkan risiko obesitas hingga 89% pada anak dan 55% pada orang dewasa (43).

     

    21. Waspadai gejala kecanduan makanan. Bila tak diatasi segera, mustahil kamu mendapatkan tubuh yang kamu idamkan!

    Hati-hati dengan kecanduan makanan via www.safebee.com
    Hati-hati dengan kecanduan makanan via www.safebee.com

    Berdasarkan penelitian terbaru pada tahun 2014 pada 196.211 orang, ditemukan bahwa 19,9 persennya ternyata memenuhi kriteria pengidap kecanduan makanan (44). Kecanduan makanan merupakan kondisi di mana seseorang memiliki keinginan yang tak tertahankan terhadap makanan tertentu, tak peduli betapa keras ia mencoba.

    Bila kamu mengalami hal demikian, bisa saja kamu mengidap kecanduan makanan. Bila kamu menginginkan tubuh yang sehat dengan bobot ideal, hal ini tentu wajib segera diatasi. Bila tidak, mustahil kamu bisa menurunkan berat badan.

     

    22. Untuk mendapatkan berat badan ideal, protein adalah kuncinya. Konsumsi lebih banyak protein mulai sekarang!

    Tambah asupan protein via www.esquire.com
    Tambah asupan protein via www.esquire.com

    Selain mengurangi karbohidrat, kamu juga mesti menambah asupan protein. Tenang, menambah asupan protein gak bikin kamu tambah gemuk, kok, justru sebaliknya; protein adalah nutrien yang berperan penting bagi penurunan berat badan.

    Melakukan diet tinggi protein telah terbukti dapat mendorong metabolisme antara 80-100 kalori per hari, sekaligus membantumu merasa kenyang sehingga kamu mengkonsumsi sampai dengan 441 kalori lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan diet tinggi protein (45, 46, 47).

    Salah satu studi juga menunjukkan bahwa mengkonsumsi protein sebanyak 25% dari total asupan kalorimu dapat mengurangi pikiran obsesif tentang makanan sampai 60%, sekaligus memangkas keinginan ngemil di malam hari sampai setengahnya (48).

    Menambahkan protein pada dietmu (tanpa harus membatasi yang lain) adalah cara paling mudah, paling efektif, dan paling enak untuk menurunkan berat badan.

     

    23. Jangan ragu untuk menambahkan suplemen whey protein ke dalam dietmu!

    Tambahkan whey protein via www.nutritionsecrets.com
    Tambahkan whey protein via www.nutritionsecrets.com

    Bila kamu mengalami kesulitan untuk memperoleh cukup protein dalam dietmu, tak perlu ragu untuk menambahkan suplemen seperti whey protein untuk membantumu. Satu penelitian mengungkapkan bahwa mengganti sebagian asupan kalorimu dengan whey protein dapat menimbulkan penurunan bobot sekitar 4 kilogram sekaligus meningkatkan massa otot (49).

     

    24. Hindari minuman manis yang tinggi kalori seperti soda serta jus buah!

    Hindari minuman manis via www.theguardian.com
    Hindari minuman manis via www.theguardian.com

    Gula itu tak baik bagi tubuhmu, tapi gula dalam bentuk cair jauh lebih buruk, lho! Sejumlah riset mengungkapkan bahwa gula yang bentuk cair adalah zat yang paling bikin gemuk pada pola makan modern (50).

    Sebagai contoh, sebuah studi menunjukkan bahwa minuman yang mengandung gula berhubungan dengan peningkatan risiko obesitas hingga 60% pada anak-anak (51). Ini juga berlaku pada jus buah yang mengandung jumlah gula yang hampir sebanyak soda (52). Sebagai gantinya, lebih baik kamu makan buah utuh aja, deh!

     

    25. Agar lebih langsing dan sehat, nikmati makanan utuh yang kamu masak sendiri!

    Perbanyak konsumsi makanan utuh via content.cpaptotalcare.com
    Perbanyak konsumsi makanan utuh via content.cpaptotalcare.com

    Salah satu hal terbaik yang bisa kamu lakukan untuk dirimu sendiri untuk mendapatkan tubuh yang lebih langsing dan sehat adalah mengkonsumsi makanan utuh (whole food).  Makanan semacam ini mampu mengenyangkan secara alami dan juga sulit untuk membuatmu gemuk bila pola makanmu didasarkan pada ini.

     

    26. Daripada melakukan diet segala macam, lebih baik nikmati gaya hidup dan pola makan sehat sepanjang hayat.

    Nikmati gaya hidup sehat via pixshark.com
    Nikmati gaya hidup sehat via pixshark.com

    Salah satu masalah terbesar yang dihadapi para pelaku diet adalah umumnya bermacam-macam “diet” di luar sana tak bisa bekerja pada jangka panjang. Bila ada, mereka yang melakukan “diet” ini cenderung untuk mengalami kenaikan berat badan secara berangsur-angsur. Riset membuktikan bahwa “diet” hanya akan menimbulkan berat badan tambahan di masa depan (53).

    Alih-alih melakukan diet, tentukan gol anda untuk menjadi seseorang yang lebih sehat, bugar, dan bahagia. Berfokuslah untuk menutrisi tubuhmu, bukan sebaliknya. Dengan begitu, kamu juga akan mendapatkan berat badan ideal dengan sendirinya sebagai efek sampingan dari hidup yang lebih sehat.

     

    Nah, bagi kamu yang masih mengalami problem dengan berat badan, yuk coba terapkan tips-tips di atas secara menyeluruh dan konsisten. Dengan begitu, tubuh ideal yang kamu idam-idamkan bisa jadi kenyataan. Selamat mencoba, Ledis!

  • 26 Tips Diet yang Didasarkan Pada Riset Ilmiah (2)

    26 Tips Diet yang Didasarkan Pada Riset Ilmiah (2)

    Ledisia.com“Industri” diet memang penuh dengan mitos-mitos yang membuat banyak orang melakukan hal-hal yang kadang di luar nalar—mulai dari mengkonsumsi sinar matahari sampai makan berdasarkan peredaran bulan. Padahal, sama sekali belum ada riset ilmiah yang membuktikan hal itu. Ya, namanya juga mitos, Ledis.

    Tapi, gak semua tips diet di internet itu bohong, kok. Para ahli juga telah berusaha keras melalui beragam penelitian yang dilakukan selama bertahun-tahun untuk menemukan strategi diet yang benar-benar jitu.

     

    Jangan Buru-Buru Mempercayai Suatu Informasi Soal Diet di Internet. Inilah 26 Tips Diet Yang Telah Dibuktikan Dengan Riset!

    Pada bagian sebelumnya, kita telah membahas sembilan tips diet pertama. Nah, inilah 26 tips diet yang telah dibuktikan oleh riset bagian kedua!

     

    10. Terbiasa makan dengan piring berukuran besar? Mulai sekarang, tukar piringmu dengan yang lebih kecil.

    Gunakan piring yang lebih kecil via galleryhip.com
    Gunakan piring yang lebih kecil via galleryhip.com

    Meski sedikit unik, mengganti piring besar dengan yang lebih kecil ternyata sanggup membantu memangkas kalori harianmu secara otomatis, lho (26). Bila menggunakan piring yang lebih besar, biasanya kamu belum bakalan puas kalau seluruh area piring belum terisi. Makanya, trik ini cukup efektif untuk membantu dietmu.

     

    11. Masih berhubungan dengan di atas, cobalah mengontrol porsi makan atau menghitung asupan kalori secara cermat.

    Kendalikan porsi makanmu via www.precisionnutrition.com
    Kendalikan porsi makanmu via www.precisionnutrition.com

    Mengontrol porsi makan atau menghitung kalori sebenarnya adalah usaha agar asupan kalori harianmu lebih sedikit, terutama jika kamu hendak menurunkan berat badan (27). Tak hanya menggunakan piring kecil seiap kali makan, tapi juga memperhatikan jumlah segala macam makanan yang kamu konsumsi setiap hari, termasuk snack.

    Ada pula studi yang menunjukkan bahwa mencatat makananmu ke sebuah food diary atau mengambil gambar setiap makananmu bisa membantumu menurunkan berat badan (28, 29). Pada dasarnya, ini adalah cara untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap apa yang kamu telan.

     

    12. Sering merasa lapar? Selalu sediakan makanan sehat di sekitarmu untuk berjaga-jaga bila perutmu mendadak keroncongan.

    Sediakan cemilan sehat via awazpost.com
    Sediakan cemilan sehat via awazpost.com

    Rasa lapar bisa bikin kamu kalap mengkonsumsi makanan yang kurang sehat—yang akan kamu sesali kemudian. Kalau kamu emang gampang lapar, siapkan snack sehat yang simpel untuk mengganjal perut, seperti buah-buahan, segenggam kacang, yogurt, dan sebutir telur rebus. Selain sehat, makanan ini jelas bisa mengganjal perutmu lebih lama.

     

    13. Biar gak tergoda untuk ngemil sebelum tidur, segera gosok gigimu seusai makan malam!

    Segera gosok gigimu via www.ralhandentistry.ca
    Segera gosok gigimu via www.ralhandentistry.ca

    Mulut yang segar seusai makan malam membuatmu enggan untuk meraih cemilan sebelum tidur. Makanya, seusai makan malam, segeralah gosok gigimu, biar kamu tak lagi tergoda untuk menyantap cemilan di malam hari yang berpotensi menumpuk kalori tambahan ketika terlelap.

     

    14.  Agar metabolisme meningkat dan nafsu makan berkurang, beri makananmu sensasi pedas yang nendang!

    Makanan pedas membantu metabolisme via blog.foodem.com
    Makanan pedas membantu metabolisme via blog.foodem.com

    Gemar menyantap makanan yang pedas? Bersyukurlah, karena makanan pedas ternyata dapat membantu kamu mengontrol berat badan. Ini karena cabai mengandung kapsaisin, senyawa yang berperan mendorong metabolisme dan sedikit menekan nafsu makan (30, 31).

     

    15. Untuk membakar kalori lebih banyak, gerakkan tubuhmu sedikit lewat latihan aerobik.

    Latiahn kardio membakar lemak via www.reginele.ro
    Latiahn kardio membakar lemak via www.reginele.ro

    Jangan cuma mengandalkan metabolisme tubuhmu saja, lakukan juga aktivitas yang mampu membakar kalori lebih banyak. Salah satunya adalah latihan aerobik atau kardio. Ini adalah cara yang baik untuk membakar kalori sekaligus meningkatkan kesehatan fisik dan mental.

    Latihan aerobik cukup efektif untuk menghilangkan lemak di bagian perut. Lemak ini tergolong tidak sehat dan cenderung terkumpul di sekitar organ tubuhmu. Lemak inilah yang bisa menyebabkan penyakit metabolik (32, 33).

     

    16. Jangan ragu untuk menjajal latihan beban agar ototmu gak gampang hilang!

    Angkat beban biar otot gak hilang via www.healthmates.com.au
    Angkat beban biar otot gak hilang via www.healthmates.com.au

    Salah satu efek samping terburuk dari diet adalah berkurangnya massa otot sehingga metabolisme tubuhmu juga ikut menurun. Ini karena tubuh mengalami “mode kelaparan” ketika asupan kalori terlalu sedikit, sehingga tubuhmu tak hanya memecah lemak, tapi juga otot untuk diubah menjadi energi (34, 35).

    Cara terbaik untuk menanggulangi ini adalah dengan melakukan latihan resistensi alias angkat beban. Studi menunjukkan bahwa angkat beban membantu metabolismemu tetap tinggi dan mencegah hilangnya massa otot (36, 37). Selain itu, latihan beban juga bikin tubuhmu makin kencang dan seksi—tenang, kamu gak bakal jadi berotot kayak cowok, kok.

     

    17. Konsumsilah lebih banyak serat, biar tubuhmu tak lagi berat.

    Konsumsi lebih banyak serat via authoritynutrition.com
    Konsumsi lebih banyak serat via authoritynutrition.com

    Konsumsi erat sangat disarankan bila kamu bermaksud menurunkan berat badan. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa mengkonsumsi serat, khususnya serat kental, bisa mempertahankan rasa kenyang dan membantumu menjaga berat badan pada jangka panjang (38, 39). Serat kental adalah serat yang berubah menjadi gel ketika menyerap air.

     

    18. Sejalan dengan poin sebelumnya, pastikan kamu menyantap lebih banyak sayur dan buah!

    Perbanyak konsumsi sayur dan buah via www.thepaleoplace.com.au
    Perbanyak konsumsi sayur dan buah via www.thepaleoplace.com.au

    Sayur dan buah memiliki kandungan yang efektif untuk menurunkan berat badan. Mereka mengandung sedikit kalori, tapi tinggi serat. Sayur dan buah-buahan ini juga umumnya kaya kandungan air dan bikin kenyang.

    Beberapa riset menunjukkan bahwa mereka yang mengkonsumsi cukup buah dan sayur cenderung lebih langsing (40). Selain itu, makanan ini juga kaya akan nutrisi yang penting bagi kesehatan.

     

    Selanjutnya: 26 Tips Diet yang Didasarkan Pada Riset Ilmiah (Bagian 3-Habis)

     

  • 26 Tips Diet yang Didasarkan Pada Riset Ilmiah (1)

    26 Tips Diet yang Didasarkan Pada Riset Ilmiah (1)

    Ledisia.com“Industri” diet memang penuh dengan mitos-mitos yang membuat banyak orang melakukan hal-hal yang kadang di luar nalar—mulai dari mengkonsumsi sinar matahari sampai makan berdasarkan peredaran bulan. Padahal, sama sekali belum ada riset ilmiah yang membuktikan hal itu. Ya, namanya juga mitos, Ledis.

    Tapi, gak semua informasi diet di internet itu bohong, kok. Para ahli juga telah berusaha keras melalui beragam penelitian yang dilakukan selama bertahun-tahun untuk menemukan strategi diet yang benar-benar jitu.

     

    Jangan Buru-Buru Mempercayai Suatu Informasi Soal Diet di Internet. Inilah 26 Tips Diet Yang Telah Dibuktikan Dengan Riset!

    Nah, penasaran dengan tips seperti apa yang dibeberkan para ahli berdasarkan penelitian mereka? Inilah 26 tips diet yang telah dibuktikan oleh riset bagian pertama!

     

    1. Meminum air putih, terutama sebelum makan, terbukti mampu membuatmu lebih langsing.

    Minum air putih dapat mengembalikan mood baik via virginpure.com
    Minum air putih  bikin lebih langsing via virginpure.com

    Air putih yang dikonsumsi secara rutin diklaim bisa membantu menurunkan berat badan. Hal ini sudah terbukti nyata, lho. Lewat suatu penelitian, meminum air bisa mendorong metabolisme tubuh sekitar 24-30% selama periode 1-1,5 jam, sehingga membantu tubuhmu membakar kalori sedikit lebih banyak (1, 2).

    Pada studi lainnya, mengkonsumsi 500 ml air putih sekitar setengah jam sebelum makan membantumu memakan lebih sedikit kalori dan menurunkan berat badan 44% lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak minum sebelum makan (3).

     

    2. Pilihlah telur untuk sarapan bila kamu ingin menurunkan berat badan.

    Telur, salah satu makanan terbaik yang kaya protein dan lemak via huffingtonpost.com
    Telur, salah satu makanan terbaik yang kaya protein dan lemak via huffingtonpost.com

    Telur utuh punya banyak sekali manfaat, termasuk membantumu untuk mendapatkan berat badan ideal. Riset menunjukkan bahwa mengganti sarapan berbasis gandum dengan telur membantu kamu mengurangi asupan kalori sampai 36 jam ke depan, sekaligus menghilangkan berat badan dan lemak tubuh lebih banyak (4, 5).

    Kalau kamu gak boleh makan telur karena suatu alasan, kamu bisa menggantinya dengan sumber protein lain yang sama-sama berkualitas.

     

    3. Meski sering dipandang negatif, kopi ternyata mampu meningkatkan metabolismemu secara efektif.

    Kafein pada kopi mendorong metabolisme via www.thetimesgazette.com
    Kafein pada kopi mendorong metabolisme via www.thetimesgazette.com

    Kopi sering dicibir gak bagus buat diet. Benar, sih, kalau yang kamu minum itu kopi kekinian atau sachet yang kaya gula dan pemanis buatan. Kopi yang berkualitas kaya antioksidan serta memiliki segudang manfaat.

    Sejumlah studi membuktikan bahwa kafein pada kopi dapat mendorong metabolisme antara 3-11% serta meningkatkan pembakaran lemak sampai dengan 10-29% (6, 7, 8).

    Agar manfaatnya optimal, konsumsi kopi hitam sangat disarankan. Hindari menambahkan banyak gula karena dapat menghilangkan berbagai kebaikannya.

     

    4. Selain kopi, teh hijau juga punya segudang manfaat yang tak sepele.

    Teh hijau membantu mengurangi nafsu makan - via www.newlovetimes.com
    Teh hijau membantu mengurangi nafsu makan – via www.newlovetimes.com

    Teh hijau memang menjadi salah satu primadona makanan diet karena sejumlah manfaatnya. Salah satunya adalah membantumu menurunkan berat badan; hal ini didukung oleh sejumlah studi (9, 10).

    Teh hijau mengandung sedikit kafein. Tapi, ia juga mengandung antioksidan penting yang disebut katekin (catechin). Katekin inilah yang dipercaya mampu bekerja secara sinergis dengan kafein untuk membakar lemak (11, 12).

     

    5. Memasaklah dengan minyak kelapa. Selain lebih sehat, ia juga membantumu membakar lebih banyak kalori.

    Minyak kelapa lebih sehat via newscult.com
    Minyak kelapa lebih sehat via newscult.com

    Mulai sekarang, tak ada salahnya mengganti minyak gorengmu dengan minyak kelapa. Minyak kelapa lebih sehat karena mengandung lemak khusus yang disebut medium-chain triglyceride (MCT), yang dimetabolismekan secara berbeda dengan lemak lainnya.

    Lemak jenis ini telah terbukti dapat meningkatkan metabolismemu sampai 120 kalori per hari, sekaligus mengurangi nafsu makan sehingga kamu memakan 256 kalori lebih sedikit (13, 14).

     

    6.  Agar lebih lama kenyang, tak ada salahnya mengkonsumsi suplemen yang mengandung glukomanan.

    Suplemen glukomanan via healthybody.buzz
    Suplemen glukomanan via healthybody.buzz

    Glukomanan merupakan sejenis serat yang telah terbukti lewat beberapa studi bisa membantu kamu menurunkan berat badan. Serat ini dapat menyerap air dan menahannya di perut untuk sementara waktu, membuatmu merasa lebih kenyang dan mengurangi asupan kalori yang kamu makan (15).

    Beberapa riset juga menunjukkan bahwa mereka yang mengkonsumsi suplemen yang mengandung glukomanan berhasil menurunkan berat badan sedikit lebih banyak dibandingkan yang tidak menggunakannya (16).

     

    7. Konsumi gula tambahan wajib dipangkas. Meski manisnya nikmat, ia sungguh tak sehat.

    Konsumsi gula tambahan wajib dipangkas via occoquanbayperformance.com
    Konsumsi gula tambahan wajib dipangkas via occoquanbayperformance.com

    Gula tambahan merupakan salah satu bahan makanan paling buruk yang ada pada pola makan modern. Sayangnya, kebanyakan orang terlanjur mengkonsumsinya terlalu banyak.

    Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi gula sangat berhubungan dengan risiko obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan lain-lain (17, 18, 19). Kalau kamu pingin langsing, pastikan kamu memangkas asupan gula tambahan ini!

     

    8. Seperti halnya gula tambahan, kamu juga mesti mengurangi konsumsi karbohidrat yang telah melalui proses pemurnian.

    Karbohidrat olahan via blog.unicasport.com
    Karbohidrat olahan via blog.unicasport.com

    Karbohidrat olahan umumnya berupa gula atau gandum dan padi-padian yang telah melalui proses pemurnian, sehingga mengilangkan bagian serat dan nutrisinya. Contohnya adalah roti, mie, dan pasta.

    Para ahli membuktikan bahwa karbohidrat olahan ini bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat, yang bikin kamu cepat lapar kembali dan meningkatkan asupan makanan beberapa jam kemudian. Terlebih, karbo olahan ini berhubungan erat dengan obesitas (20, 21, 22).

    Bila kamu ingin mengkonsumsi karbohidrat, pilihlah karbo komplek yang mengandung serat alami.

     

    9. Lebih jauh lagi, tak ada salahnya untuk menjalani diet rendah karbohidrat.

    Jajal diet rendah karbo via www.nutritionsecrets.com
    Jajal diet rendah karbo via www.nutritionsecrets.com

    Bila kamu menginginkan segala manfaat dari pembatasan karbohidrat ini, pertimbangkanlah untuk melakukan diet rendah karbo. Studi menunjukkan bahwa diet semacam ini membantu menurunkan berat badan 2-3 kali lebih banyak bila dibandingkan dengan diet rendah-lemak. Selain itu, kesehatanmu juga meningkat (23, 24,25).

    Bila enggan melakukan diet rendah karbo, kamu juga bisa memanfaatkan rotasi karbohidrat sebagai alternatif gaya hidup yang lebih sehat.

     

    Selanjutnya: 26 Tips Diet yang Didasarkan Pada Riset Ilmiah (Bagian 2)

  • 3 Alasan Untuk Berhenti Mengkonsumsi Makanan Bebas Lemak

    3 Alasan Untuk Berhenti Mengkonsumsi Makanan Bebas Lemak

    Ledisia.com – Banyak pelaku diet yang menganggap bahwa lemak yang terkandung pada makanan adalah penyebab utama naiknya berat badan. Gara-gara ini, makanan yang memiliki label “bebas lemak” atau “rendah lemak” laris diserbu mereka yang tengah berdiet.

    Padahal, menumpuknya lemak di tubuhmu itu bukan melulu akibat lemak yang kamu konsumsi, lho, Ledis. Makanan yang katanya”bebas lemak” juga ternyata tak sebaik yang kamu pikir. Sejujurnya, kamu tidak memerlukan makanan semacam ini.

     

    Label “Bebas Lemak” Pada Makanan Itu Sebenarnya Menyesatkan. Inilah Tiga Alasan Mengapa Makanan “Bebas-Lemak” Sebaiknya Kamu Elakkan!

    Mengapa demikian? Inilah beberapa alasan untuk berhenti memakan makanan “bebas lemak” sekarang juga.

     

    1. Alih-alih memperoleh berat badan ideal, makanan bebas lemak justru berpotensi membuatmu kegemukan.

    Makanan bebas lemak bisa bikin gemuk via authoritynutrition.com
    Makanan bebas lemak bisa bikin gemuk via authoritynutrition.com

    Mereka yang mengkonsumsi makanan bebas lemak memang punya tujuan mulia, yaitu menjadi lebih langsing dan sehat. Ini karena sejak dulu lemak memang dituduh berkaitan dengan penyakit jantung—meski penelitian baru pada tahun 2014 menunjukkan tidak ada kaitan antara konsumsi lemak jenuh dengan risiko penyakit ini.

    Terlepas dari tujuannya yang mulia itu, ternyata makanan bebas lemak justru punya dampak sebaliknya bagi tubuh kita, lho. Alih-alih bikin kamu lebih sehat, makanan ini justru bisa membuatmu makin gemuk.

    Ini karena produsen seringkali mengganti lemak dengan karbohidrat seperti gula. Padahal, karbo justru dapat menstimulasi pelepasan insulin, mempermudah penyimpanan lemak dalam tubuh serta mendorong inflamasi di seluruh tubuh. Duh!

     

    2. Tak cuma itu, makanan rendah-lemak juga merampok nutrisi dari tubuhmu.

    Makanan bebas lemak merampok nutrisimu via www.lifehack.org
    Makanan bebas lemak merampok nutrisimu via www.lifehack.org

    Makanan bebas-lemak atau rendah-lemak umumnya sudah dikemas sedemikian rupa. Artinya, makanan ini biasanya telah diproses terlebih dulu. Padahal, makanan olahan dikenal sedikit nutrisinya, apalagi jika kandungan lemaknya sudah disingkirkan.

    Lalu, agar rasanya tetap menarik, makanan ini diberi tambahan gula, pemanis buatan, perisa kimiawi, sampai pengawet. Selain tak mendapatkan lemak yang dibutuhkan, tubuhmu juga kehilangan nutrisi akibat proses pengolahan dan dipaksa mengkonsumsi zat-zat yang tak seharusnya dicerna.

    Padahal, lemak—termasuk lemak jenuh—memiliki peranan penting bagi tubuh, seperti memberi makan otakmu, membantu penyerapan vitamin, serta membantu membangun membran sel. Jadi, asupan lemak yang minim akan membatasi tubuhmu untuk memelihara dan memperbaiki dirinya sendiri.

     

    3. Makanan bebas lemak takkan membuatmu merasa kenyang. Akibatnya, kamu tak bisa berhenti makan.

    Sulit berhenti makan via www.ireportgist.com
    Sulit berhenti makan via www.ireportgist.com

    Pernahkan kamu memperhatikan bila kamu mengkonsumsi makanan rendah lemak, kamu jadi gampang lapar lagi? Absennya lemak dalam makanan jelas gak bakal bikin kamu merasa kenyang. Terlebih, gula tambahan yang terkandung di dalamnya juga akan membuat kadar gulamu naik turun dengan drastis—membuat lapar mudah datang tiba-tiba.

    Ini jelas berbeda dengan makanan yang mengandung lemak. Makanan ini lebih terasa nikmat di lidah dan mengenyangkan. Ia juga dicerna lebih lambat, sehingga membuat rasa kenyangmu bertahan lebih lama. Kamu pun jadi tak cenderung untuk makan berlebihan.

    Alih-alih makan makanan bebas-lemak dalam kemasan, lebih baik kamu mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat, seperti sepotong alpukat atau segenggam kacang almond. Dengan begitu, tubuhmu bisa mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dan merasa kenyang lebih lama.

     

    Nah, masih mau konsumsi makanan bebas lemak, Ledis?

  • 7 Mitos Tentang Diet yang Tak Perlu Dipercaya

    7 Mitos Tentang Diet yang Tak Perlu Dipercaya

    Ledisia.com – Ada banyak sekali informasi yang beredar tentang diet dan menurunkan berat badan, baik itu lewat internet maupun dari mulut ke mulut. Tapi, selain informasi yang akurat, berbagai mitos tentang diet juga tersebar dengan mudahnya, lho.

    Makanya, kamu gak boleh begitu aja percaya pada apa yang kamu dengar, Ledis. Sebab, mitos-mitos tentang diet ini bisa menyesatkan. Alih-alih membuat dietmu sukses, hasilnya bisa-bisa jauh dari harapanmu.

     

    Dari Sejumlah Informasi Tentang Diet yang Beredar Dengan Leluasa. Inilah Mitos-Mitos Keliru yang Sebaiknya Gak Perlu Kamu Percaya!

    Nah, biar kamu gak kebingungan, simak dulu beberapa mitos paling umum tentang diet dan menurunkan berat badan berikut ini!

     

    1. Semua “kalori” dianggap setara. Padahal, sumber kalori yang kamu konsumsi memiliki efek yang berbeda-beda.

    Tak semua kalori diciptakan setara via www.evoke.ie
    Tak semua kalori diciptakan setara via www.evoke.ie

    Kalori adalah satuan energi. Setiap hari tubuh kita membakar kalori berdasarkan sejumlah faktor seperti usia, jenis kelamin, berat badan, genetik, serta tingkat aktivitas. Banyak yang mengira bahwa setiap sumber kalori memberikan efek yang sama bagi tubuh.

    Padahal, tiap makanan akan melalui proses metabolik yang berbeda dan bisa memberikan efek yang lain pula terhadap rasa lapar dan hormon yang mempengaruhi berat badan. Sebagai contoh, protein bisa membantu meningkatkan metabolisme, mengurangi nafsu makan, sekaligus mengoptimalkan fungsi hormon pengatur berat badan bila dibandingkan lemak dan karbohidrat.

     

    2. Menurunkan berat badan disangka sebagai suatu proses linear. Padahal, berat badanmu selalu mengalami fluktuasi dengan proses yang tak instan.

    Menurunkan berat badan bukan proses linear via www.medicojournal.com
    Menurunkan berat badan bukan proses linear via www.medicojournal.com

    Banyak yang menganggap bahwa menurunkan berat badan merupakan proses yang linear. Padahal, nyatanya tidak demikian, sebab kadang berat badanmu bisa naik atau turun, bahkan ketika diet.

    Umumnya, hal ini terjadi karena tubuhmu membawa makanan pada sistem pencernaan maupun menahan air lebih banyak di dalam tubuh. Ini merupakan hal yang normal kok, jadi tak perlu terlalu dipikirkan,

     

    3. Bila menduga bahwa karbohidrat adalah pemicu kegemukan, kamu keliru. Ada sejumlah faktor yang menjadi penentu.

    Karbohidrat tak cipitakan setara via therapybeyondthecouch.com
    Karbohidrat tak cipitakan setara via therapybeyondthecouch.com

    Diet rendah karbohidrat memang terbukti dapat membantu menurunkan berat badan. Tapi, bukan berarti karbohidrat adalah satu-satunya biang kerok kegemukan.

    Faktanya, karbohidrat olahanlah—seperti serealia yang melalui proses permunian dan gula—yang jelas berhubungan dengan kenaikan berat badan. Sebaliknya, makanan utuh adalah sumber karbohidrat yang sehat.

     

    4. Lemak juga dikira menyebabkan kegemukan. Padahal, lemak bukanlah satu-satunya faktor yang menimbulkan kenaikan berat badan.

    Alpukat mengandung lemak sehat via bostonmagazine.com
    Lemak tak selalu bikin gemuk via bostonmagazine.com

    Lemak tubuh adalah yang lemak yang disimpan tubuh sebagai cadangan makanan. Memang logis bila menganggap bahwa mengkonsumsi lemak bisa membuat tubuhmu menyimpan lemak lebih banyak juga. Tapi, mekanismenya ternyata tak sesederhana itu.

    Selama asupan kalorimu tetap terjaga, mengkonsumsi lemak takkan menambah jumlah cadangan lemak di tubuhmu. Apalagi, lemak baik justru dibutuhkan tubuh untuk menjalankan fungsinya.

    Bila kamu mengkonsumsi banyak lemak berbarengan dengan diet tinggi karbo dan tinggi kalori, kamu jelas bisa tambah gemuk. Tapi, kamu tak bisa sepenuhnya menyalahkan lemak sebagai satu-satunya faktuor yang bikin kegemukan.

     

    5. Demi tubuh yang lebih langsing, sarapan dianggap perlu. Tapi, faktanya ternyata tak sesederhana itu.

    Sarapan bukan faktor penentu dietmu via loseweightbasic.com
    Sarapan bukan faktor penentu dietmu via loseweightbasic.com

    Memang, sejumlah studi menemukan bahwa mereka yang tidak sarapan cenderung memiliki berat badan lebih dibandingkan dengan mereka yang sarapan. Tapi, ini mungkin disebabkan karena mereka yang sarapan juga mempunyai kebiasaan sehat lainnya.

    Pada suatu percobaan, peneliti tak menemukan efek pada berat badan terhadap mereka yang sarapan maupun yang tidak sarapan. Jadi, sarapanlah bila kamu ingin, tapi tak sarapan juga bukan berarti bikin kamu jadi gemuk, lho.

     

    6. Beranggapan bahwa gemuk itu tak sehat dan mereka yang bertubuh kurus itu sehat sangatlah kurang tepat.

    Gemuk tak melulu tak sehat via medvesti.com
    Gemuk tak melulu tak sehat via medvesti.com

    Memang benar jika obesitas berhubungan dengan meningkatnya risiko beberapa penyakit kronis seperti penyakit jantung, dibetes, dan kanker. Tapi, mereka yang gemuk tak melulu penyakitan, lho. Masih banyak orang gemuk yang sehat secara metabolik. Sebaliknya, banyak juga orang bertubuh kurus yang mengalami penyakit kronis yang serupa.

    Hal yang perlu diperhatikan sebenarnya adalah di mana lemak itu terkumpul. Bila lemak berkumpul di sekitar pinggang, inilah yang berbahaya dan bisa menimbulkan sejumlah penyakit metabolik. Tapi, bila lemak umumnya berada di bawah kulit, ini lebih ke masalah kosmetik aja.

     

    7. Makanan “diet” dikira dapat membantu menurunkan berat badan dan membuatmu lebih sehat. Hindari mempercayai ini terlalu cepat.

    Jangan tertipu label sehat pada makanan via globalnews.ca
    Jangan tertipu label sehat pada makanan via globalnews.ca

    Banyak makanan yang dipasarkan dengan label “rendah-lemak”, “bebas-lemak”, “gluten-free“, sampai minuman “vitamin water“. Kamu tak boleh langsung percaya dengan strategi marketing ini, karena tak jarang mereka justru menyesatkan. Bukannya sehat, kamu justru bisa makin gemuk karena kalori yang tinggi.

    Cek dulu kandungan gizi yang terdapat di labelnya, terutama kadar gula dan lemaknya. Minuman yang tampak sehat dengan label “vitamin water” bisa saja mengandung gula tambahan yang gak kira-kira banyaknya. Makanan yang berlabel “bebas-lemak” juga umumnya mengandung gula tambahan agar rasanya tetap enak.

     

    Kamu jelas tak boleh mempercayai begitu saja semua informasi tentang diet yang beredar, Ledis.. Pastikan kamu menjadi pelaku diet yang cerdas dengann melakukan cek dan ricek terhadap informasi yang ada. Semoga bermanfaat!

  • Menghilangkan Lemak Dengan Rotasi Karbohidrat

    Menghilangkan Lemak Dengan Rotasi Karbohidrat

    Ledisia.com – Karbohidrat merupakan salah satu makronutrien penting yang berperan sebagai penyedia cadangan energi serta menjaga fungsi tubuh. Tapi, sejumlah penelitian mengungkapkan bila konsumsi karbohidrat berlebih—terutama karbohidrat olahan—merupakan biang berbagai masalah kesehatan, mulai dari kelebihan berat badan, diabetes, sampai penyakit jantung.

    Meski demikian, bukan berarti kamu mesti menghindari karbohidrat sama sekali, Ledis. Kamu tetap butuh sumber karbohidrat sehat, lho. Tanpa karbohidrat yang cukup, tubuhmu juga bisa menuai persoalan, seperti lemas sampai gampang emosi.

     

    Lewat Rotasi Karbohidrat Setiap Minggu, Kamu Tetap Bisa Menikmati Makanan Favorit Sembari Menghilangkan Lemak yang Membandel di Pinggangmu!

    Nah, buat kamu yang hendak menurunkan berat badan maupun sedang menjaga bobot idealmu, tak ada salahnya untuk menjajal carbs cycle atau rotasi karbohidrat. Kayak gimana sih prosedurnya? Cari tahu, yuk!

     

    Rotasi karbohidrat dilakukan dengan membagi hari-harimu menjadi tiga: tanpa karbo, rendah karbo, dan tinggi karbo.

    Rotasi karbohidrat via www.nutritionsecrets.com
    Rotasi karbohidrat membagi hari menjadi tiga – via www.nutritionsecrets.com

    Rotasi karbohidrat memerlukan penghitungan asupan karbo serta disiplin yang cukup tinggi—tanpa dua hal ini, manfaat dari metode ini takkan optimal. Kamu diminta untuk membagi hari-harimu setiap minggunya menjadi tiga, yaitu hari tanpa karbo, hari rendah karbo, dan hari tinggi karbo.

    Hari Tanpa Karbo

    Pada hari-hari tanpa karbo, kamu bisa mencukupkan kebutuhan karbohidrat hanya dari sayur-sayuran tinggi serat, seperti sayuran hijau, brokoli, bawang putih, cabai, dan jamur. Bersamaan dengan itu, konsumsi juga daging rendah lemak yang kaya protein dan satu penyajian lemak sehat.

    Yang jelas, di hari ini kamu mesti menghindari karbohidrat dari pati seperti kentang, nasi, sereal, dan oat, termasuk juga sayuran polong-polongan. Total asupan karbohidrat pada hari tanpa karbo seharusnya di bawah 25 gram—semuanya berasal dari serat sayuran.

    Hari Rendah Karbo

    Pada hari yang ini, targetkan asupan karbohidrat tak lebih dari 75 gram sehari. Sayur-sayuran kaya serat bisa kamu nikmati dengan bebas, tapi tambahkan juga sumber karbohidrat kompleks seperti beras merah, ubi, oat, kacang-kacangan, dan buah. Untuk hasil terbaik, konsumsi karbo kompleks ini setelah berolahraga.

    Hari Tinggi Karbo

    Nah, di waktu ini, kamu boleh menikmati makanan kesukaanmu. Tentunya, tetap harus terkontrol, ya! Jumlah asupan karbo pada hari ini tergantung dari berat badan dan tingkat aktivitas kamu. Wanita umumnya mengkonsumsi 150-200 gram, sementara pria sampai 300 gram.

    Usahakan untuk mendapatkan asupan karbo dari sumber karbohidrat kompleks. Juga, akan lebih baik lagi jika hari-hari ini kamu isi dengan olahraga yang cukup intens. Jangan lupa, lengkapi gizimu dengan sumber protein serta lemak sehat secukupnya.

    asdas via www.mirror.co.uk
    Rotasi karbo membantu mengakali keadan hormonal – via www.mirror.co.uk

    Memanfaatkan pola makan seperti ini sehari-hari memungkinkanmu untuk mengubah keadaan hormonal tubuh demi memaksimalkan pengurangan lemak dan pertumbuhan otot sepanjang minggu.

    Sebagai contoh, kamu bisa menerapkan rotasi karbohidrat dengan pola berikut ini:

    • Hari 1: tanpa karbo
    • Hari 2: rendah karbo
    • Hari 3: tinggi karbo
    • Hari 4: tanpa karbo
    • hari 5: tanpa karbo
    • Hari 6: rendah karbo
    • Hari 7: tinggi karbo

    Karena memiliki hari tinggi karbo, rotasi karbohidrat membantumu merasa puas secara psikologis, sehingga dapat menekan keinginan makan dan lebih gampang untuk terus dilakukan.

    Tapi, bila kita menerapkan dua hari tinggi karbo secara berturut-turut, momentum penyimpanan lemak bisa terbentuk, Itulah mengapa hari tinggi karbo selalu diikuti oleh hari tanpa karbo. Hal ini meminimalkan potensi penyimpanan lemak serta menjaga tubuhmu tetap sensitif terhadap insulin.

     

    Rotasi karbohidrat menjadi strategi jitu untuk mengakali kadar hormonmu.

    adas via authoritynutrition.com
    ROtasi karbo menjadi strategi jitu – via authoritynutrition.com

    Rotasi karbohidrat lebih dari sekadar mengatur asupan karbo sehari-hari—strategi ini juga berperan mempengaruhi beberapa hormon yang dapat menentukan komposisi tubuhmu secara keseluruhan. Ini dia beberapa hormon yang dipengaruhi berikut perannya.

    1. Insulin: hormon yang mengatur penyimpanan lemak dan pembentukan otot.

    Ketika kita mengkonsumsi karbo, insulin dilepaskan ke aliran darah untuk membantu mekanisme metabolik membawa karbo ke hati untuk digunakan sebagai energi, atau ke sel otot untuk penyimpanan. Bila konsumsinya berlebihan, karbo akan disimpan sebagai lemak.

    Insulin dilepaskan berdasarkan tipe dan jumlah karbo yang dikonsumsi. Rotasi karbohidrat memanipulasi insulin untuk meminimalkan penyimpanan lemak dan memaksimalkan sintesa otot.  Hari tanpa/rendah karbo membantu tubuh tetap sensitif terhadap insulin, sementara hari tinggi karbo memaksimalkan pembentukan otot dan mengisi ulang cadangan glikogen.

    2. Leptin: hormon yang mengatur rasa lapar.

    Leptin berperan mengatur perasaan lapar dan kenyang. Semakin tinggi asupan karbo, makin tinggi juga tingkat leptin-mu. Tapi, terus-menerus melakukan diet tinggi karbo dapat membuatmu mengalami resistensi leptin, di mana hipothalamus tidak bisa lagi mendengarkan sinyal dari leptin—akibatnya, kamu takkan pernah merasa kenyang.

    Sebaliknya, kadar leptin yang rendah akibat asupan karbo terlalu sedikit membuat metabolismemu melambat. Dengan rotasi karbo, tubuhmu bisa tetap sensitif terhadap leptin.

    3. Serotonin: hormon yang mempengaruhi perasaanmu

    Serotonin merupakan senyawa kinia otak yang meningkatkan suasana hati. Karbo membantu menaikkan produksi serotonin, sehingga konsumsi karbo bisa memperbaiki mood-mu. Lewat rotasi karbo, kamu gak usah kuatir mengalami suasana hati yang buruk akibat konsumsi karbo terlalu rendah.

    4. Kortisol: hormon katabolik yang membantu memecah lemak

    Kortisol berperan memecahkan molekul dalam tubuh untuk diubah menjadi energi, baik itu lemak maupun otot. Rotasi karbohidrat membantu mencegah kelebihan produksi kortisol dan katabolisme otot akibat asupan karbo yang terlalu rendah.

     

    Jadi, tertarik melakukan rotasi karbohidrat, Ledis? Selamat mencoba!

  • 6 Tips Menjaga Berat Badan Bagi Pekerja Di Belakang Meja

    6 Tips Menjaga Berat Badan Bagi Pekerja Di Belakang Meja

    Ledisia.com – Duduk terlalu lama memang menjadi salah satu “penyakitnya” manusia modern. Kerjaan di kantor seringkali memaksa kita untuk duduk seharian dan menjadi pasif. Ini jelas pola hidup kurang sehat, Ledis, apalagi bila diikuti dengan pola makan yang gak sehat pula.

    Selain dapat mengganggu kesehatanmu dalam jangka panjang, pola hidup pasif ini juga bisa membuat tubuhmu menumpuk lemak tambahan. Kamu tentu tak mau hal ini terjadi, ‘kan?

     

    Bekerja Di Belakang Meja Memaksamu Duduk Diam Seharian. Ini Kiatnya Agar Kamu Tetap Bisa Menjaga Berat Badan!

    Pekerjaan di belakang meja mungkin tak bisa dihindari. Tapi, kamu tetap bisa menjaga berat badanmu lewat tips berikut ini.

     

    1. Minuman manis jelas buruk bagi gaya hidupmu yang kurang aktif. Beralihlah ke air putih demi rehidrasi yang lebih efektif.

    BIasakan untuk menyediakan air putih - via spright.com
    BIasakan untuk menyediakan air putih – via spright.com

    Terbiasa bekerja ditemani teh manis, kopi, soda, atau minuman energi? Kalau iya, sebaiknya segera ganti minumanmu dengan air putih. Mengkonsumsi minuman manis sepanjang hari di mejamu tak cuma meningkatkan asupan kalori yang menimbulkan tumpukan lemak di perut, tapi juga mampu merusak gigi, jantung, serta sistem pencernaan.

    Minuman manis dan berkafein juga bisa membuat energimu naik turun serta sulit berpikir jernih, sehingga bikin produktivitasmu jadi terganggu.

     

    2. Bila memungkinkan, melakukan pekerjaan sembari berdiri membantumu membakar lebih banyak kalori.

    Bekerja sambil berdiri - via www.etsy.com
    Bekerja sambil berdiri – via www.etsy.com

    Bila di kantormu tersedia meja yang tinggi, tak ada salahnya berpindah dan melakukan pekerjaanmu di sana dengan posisi berdiri. Berdiri dapat membantu meningkatkan energimu, membakar kalori lebih banyak, melatih otot, memperbaiki postur, melancarkan aliran darah, serta menaikkan metabolisme tubuh bila dibandingkan dengan posisi duduk.

     

    3. Gemar ngemil di sela-sela pekerjaanmu? Alih-alih jajan di luar, bawa sendiri cemilan sehatmu.

    Pilih cemilan yang sehat - via www.medicaldaily.com
    Pilih cemilan yang sehat – via www.medicaldaily.com

    Daripada membeli cemilan untuk dinikmati di kantor, kenapa gak bikin sendiri aja cemilan yang lebih sehat? Cemilan dalam kemasan yang kamu beli di minimarket umumnya tinggi kalori dan garam. Lebih baik, bikin sendiri cemilan yang sehat dan bergizi, seperti telur rebus atau buah-buahan.

    Beberapa kantor juga menyediakan makanan kecil untuk dinikmati pegawainya. Biar asupan kalorimu tetap terjaga, lebih baik hindari sering-sering ke daerah ini!

     

    4. Daripada makan di luar pada jam makan siang, lebih baik bawa bekalmu untuk disantap saat istirahat.

    Siapkan sendiri makan siangmu - via stylecaster.com
    Siapkan sendiri makan siangmu – via stylecaster.com

    Seperti halnya cemilan, hal yang sama juga berlaku untuk makan siang. Kamu bisa menyiapkannya sebelum berangkat untuk disantap saat jam istirahat. Selain gizinya lebih terkontrol, kamu juga tak perlu terburu-buru mencari restoran terdekat untuk mengisi perutmu sebelum kembali bekerja.

     

    5. Setiap beberapa jam, manfaatkan jeda istirahat singkat untuk menghirup udara segar di luar.

    Nikmati jeda dengan berjalan-jalan dan menghirup udara segar - via www.huffingtonpost.com
    Nikmati jeda dengan berjalan-jalan dan menghirup udara segar – via www.huffingtonpost.com

    Agar tak duduk terus-terusan, tinggalkan meja setiap satu atau dua jam untuk berjalan-jalan dan menghirup udara segar barang sejenak. Hal sederhana ini membantu meningkatkan denyut jantung dan menambah asupan oksigen lewat aliran darah.

    Cara ini tak cuma membuat pikiranmu lebih segar, tapi juga berdampak baik bagi jantung, paru-paru, serta otot-otot tubuhmu jika dilakukan secara konsisten. Kamu juga lebih gampang menjaga berat badanmu meski duduk seharian.

     

    6. Kamu bisa tetap aktif meski bekerja seharian. Selipkan sedikit olahraga setiap kali ada kesempatan.

    Selipkan aktivitas fisik di setiap kesempatan - via www.betabrand.com
    Selipkan aktivitas fisik di setiap kesempatan – via www.betabrand.com

    Tubuh yang aktif adalah kunci untuk menjaga berat badan. Makanya, jangan mau kalah dengan posisimu yang terus-terusan duduk di belakang meja. Manfaatkanlah setiap kesempatan yang ada untuk bergerak dan menjadi lebih aktif.

    Di sela-sela pekerjaanmu, pergunakan sedikit waktu untuk melakukan olahraga seperti push-up atau squat. Kamu bisa memanfaatkan kursi kerjamu sebagai alat olahraga, lho! Tak perlu malu—kamu bakal lebih malu bila rok kerja favoritmu terasa sempit di pinggang.

    Bila kantormu cukup dekat dari tempat tinggal, jangan malas untuk mencapainya dengan jalan kaki atau bersepeda sambil menikmati udara pagi. Selain itu, lebih baik kamu menggunakan tangga daripada lift. Tanpa disadari, hal-hal kecil ini bisa membantu kamu lebih aktif meski bekerja di belakang meja.

     

    Nah, seharian duduk di belakang meja kini tak perlu jadi halangan untuk menjaga maupun menurunkan berat badan, ‘kan? Yang penting, kamu harus tetap aktif, Ledis!

  • 6 Tanda Kamu Mengkonsumsi Gula Berlebihan

    6 Tanda Kamu Mengkonsumsi Gula Berlebihan

    Ledisia.com – Siapa sih yang sanggup memalingkan pandangan dari sepotong kue donat yang terpajang di etalase kafe atau segelas jus jeruk dingin di tengah cuaca panas, Ledis? Ya, makanan dan minuman manis memang terasa lezat untuk dinikmati, apalagi ketika perutmu sedang butuh diisi. Saking menggodanya, kita tak kerasan untuk tidak mencicipi manisnya.

    Tanpa disadari, sehari-hari gula dengan mudahnya masuk ke tubuh kita dalam jumlah banyak. Padahal, di balik manisnya yang memanjakan lidah, gula yang ada pada makanan atau minumanmu berpotensi untuk mengganggu kesehatan, terutama bila di konsumsi berlebihan. Tak hanya kelebihan berat badan, diabetes juga bisa mengintaimu.

     

    Waspadai Makanan Manis Karena Konsumsi Gula yang Berlebihan Bisa Berbahaya. Yuk, Kenali Dulu Tanda-Tanda Tubuhmu Kelebihan Gula!

    Lantas, apa sih yang menjadi tanda bila kamu mengkonsumsi gula terlalu banyak? Ini dia beberapa gejalanya.

     

    1. Jangan meremehkan tubuh yang gampang lelah. Sebab, inilah salah satu tanda tubuhmu kelebihan gula!

    Gampang lelah gara-gara gula berlebihan - via blog.holistichealeronline.com
    Gampang lelah gara-gara gula berlebihan – via blog.holistichealeronline.com

    Pada individu yang sehat, karbohidrat pada gula disimpan sebagai cadangan energi dalam bentuk glikogen. Bila kebutuhan gulamu tercukupi, seharusnya tingkat energimu stabil dan kamu merasa bersemangat.

    Tapi, jika kamu terus-terusan merasa lelah dan mengantuk, bisa jadi ini disebabkan kadar gula yang naik turun secara drastis seperti roller coaster. Ketika merasa lelah, kita seringkali meraih makanan manis untuk mengembalikan tingkat energi kita. Tapi, ini hanya berlaku bila kamu baru saja melakukan aktivitas yang berat seperti olahraga.

    Kalau kamu sering merasa lelah meski gak sedang melakukan aktivitas berat, bisa jadi tubuhmu justru kelebihan gula.

     

    2.  Waspadai bila kamu terus merasa lapar karena manisnya gula bisa bikin ketagihan.

    Gula bikin kamu ketagihan - via iquitsugar.com
    Gula bikin kamu ketagihan – via iquitsugar.com

    Jangan salah, gula juga bisa bikin kamu ketagihan, lho! Semakin banyak gula yang kamu konsumsi, semakin mudah kamu ngidam makanan manis. Makanya, coba perhatikan pola makanmu sehari-hari. Kalau kamu terus-terusan kepingin makanan manis, bisa jadi tubuh dan otakmu sudah terjerat pada zat yang satu ini.

     

    3. Tak cuma mengganggu pola makanmu, kelebihan gula juga mampu mempengaruhi kondisi kulitmu.

    Kelebihan gula menimbulkan masalah kulit - via doctorrousseau.com
    Kelebihan gula menimbulkan masalah kulit – via doctorrousseau.com

    Selain mempengaruhi pola makanmu, konsumsi gula berlebihan juga bisa mengganggu kondisi kulitmu—menyebabkan kering, timbulnya jerawat, serta ketidakseimbangan pada kulit secara keseluruhan.

    Kulitmu merupakan cerminan dari apa yang sedang terjadi di dalam tubuhmu, sehingga inflamasi yang disebabkan oleh gula berlebihan juga bisa tampak di permukaan. Bila kamu mengalami masalah kulit yang membandel, coba amati lagi jumlah asupan gulamu.

     

    4. Rasa manis tak selalu menjamin hidupmu ceria sepanjang hari. Salah-salah, depresi dan perasaan cemaslah yang datang menghampiri.

    Suasana hati yang kacau - via www.huffingtonpost.com
    Suasana hati yang kacau – via www.huffingtonpost.com

    Di balik rasa manisnya yang menyenangkan, gula ternyata berperan mengacaukan suasana hatimu, lho. Gangguan emosi seperti depresi dan perasaan cemas bisa saja hadir akibat konsumsi gula yang berlebihan. Selain itu, kamu juga dapat mengalami gejala lain seperti sukar berpikir jernih serta mudah stres.

     

    5. Tubuhmu jadi gampang terserang penyakit seperti influenza? Hati-hati, mungkin gula biang keroknya.

    Gampang terserang penyakit - via mentalandbodycare.com
    Gampang terserang penyakit – via mentalandbodycare.com

    Gula bisa mengganggu sistem kekebalan tubuh kita, sehingga menghambat tubuhmu untuk menghalau stres serta penyakit-penyakit yang menghampiri. Nah, jika kamu gampang banget terkena flu ataupun penyakit ringan lainnya, bisa jadi asupan gula yang berlebihan adalah penyebabnya. Selain istirahat yang cukup, kurangi juga konsumsi makanan yang manis, ya!

     

    6. Akhirnya, gula adalah salah satu alasan mengapa bobotmu naik dengan instan dan membuatmu mengalami kelebihan berat badan.

    Gula menyebabkan lemak menumpuk - via www.huffingtonpost.co.uk
    Gula menyebabkan lemak menumpuk – via www.huffingtonpost.co.uk

    Kamu mungkin sudah paham bahwa sebenarnya bukan lemak pada makanan yang bikin pinggangmu menjadi lebih berlemak—gulalah penyebabnya. Pola makan yang tinggi akan gula serta karbohidrat olahan memicu naiknya bobot tubuh serta bertambahnya timbunan lemak di perutmu. Jadi, alih-alih menghindari lemak saat diet, mengurangi asupan gula dan karbohidrat jauh lebih ampuh untuk menyingkirkan kelebihan berat badan.

     

    Kini, saatnya berpikir dua kali sebelum kamu meraih makanan atau minuman manis dari rak minimarket atau lemari esmu, Ledis. Yuk, kurangi gula dan hidup lebih sehat!

  • 5 Alasan Menurunkan Berat Badan Lebih Mudah Dibanding Mempertahankan Bobot Idealmu

    5 Alasan Menurunkan Berat Badan Lebih Mudah Dibanding Mempertahankan Bobot Idealmu

    Ledisia.com – Ada banyak orang yang berhasil menurunkan berat badan dengan cepat, tapi hanya sedikit yang mampu mempertahankan berat badan idealnya untuk waktu yang lama. Ya, menurunkan berat badan dan mempertahankannya memang dua hal yang berbeda, Ledis, apalagi bila kamu menurunkan berat badan lewat fad diet yang umumnya kurang bisa diandalkan secara berkesinambungan.

    Setelah mencapai bobot yang ideal, kamu tidak boleh serta merta kembali ke kebiasaan makan lamamu. Ini dapat membuat bobot lamamu kembali dengan cepat. Menurut penelitian, hanya 5-10 persen orang yang mampu mempertahankan berat badan idealnya.

    Lantas, apa sih alasannya mempertahankan bobot idealmu lebih sukar dibanding menurunkannya?

     

    1. Sejak zaman nenek moyang, tubuh kita sudah diprogram untuk mengentaskan rasa kelaparan.

    Tubuh kita diprogram untuk melawan kelaparan - via followfashion.nl
    Tubuh kita diprogram untuk melawan kelaparan – via followfashion.nl

    Zaman dulu, makanan tidaklah mudah didapatkan seperti sekarang. Makanya, menurunkan berat badan yang ideal tidak menjadi perhatian karena menurunnya asupan kalori bisa berarti kelaparan. Sampai sekarang, sifat itu masih dibawa oleh tubuh kita.

    Tubuh kita dirancang untuk menyimpan cadangan energi secara efisien. Makanya, meski bobotmu sudah berlebihan, tubuh kamu masih terus berusaha menyimpan cadangan makanan dan mencegah agar kamu tak mengalami kelaparan.

    Maka dari itu, kamu perlu berfokus untuk mengontrol porsi makan dan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang agar gak gampang merasa lapar.

     

    2. Tak hanya berat badan yang berkurang, diet juga dapat mengubah kebutuhan metabolisme tubuhmu.

    Seiring menurunnya bobotmu, metabolismemu juga berkurang - via www.huffingtonpost.ca
    Seiring menurunnya bobotmu, metabolismemu juga berkurang – via www.huffingtonpost.ca

    Semakin kecil bobot tubuhmu, semakin sedikit pula kalori yang kamu butuhkan untuk mempertahankan berat badan. Bila kamu terbiasa mengkonsumsi 1800 kalori setiap harinya dan berhasil menurunkan berat badan, tubuh barumu mungkin hanya membutuhkan tak lebih dari 1800 kalori untuk menjalankan fungsinya sehari-hari. Ini karena tubuh yang lebih ringan memiliki massa dan sel yang lebih sedikit, sehingga membutuhkan energi yang lebih sedikit pula.

    Itu sebabnya, ketika kamu mencapai berat badan idealmu dan berhenti diet, kamu tak boleh serta merta kembali ke kebiasaan makan yang lama kalau gak mau bobot lamamu kembali lagi dengan cepat.

     

    3. Tubuhmu juga membiasakan diri dengan olahraga yang rutin kamu jalani, membuatnya membakar kalori tak sebanyak ketika kamu berolahraga pertama kali.

    Tubuhmu sudah terbiasa dengan latihan yang itu-itu saja - via www.healthy-magazine.co.uk
    Tubuhmu sudah terbiasa dengan olahraga yang itu-itu saja – via www.healthy-magazine.co.uk

    Kamu sudah berolahraga secara rutin, tapi berat badanmu tetap saja merayap naik? Ini karena tubuhmu sudah beradaptasi dan menjadi lebih efisien akibat gerakan yang  dilakukan berulang-ulang.

    Ketika sudah terbiasa dengan suatu latihan yang sama, kamu harus meningkatkan volume latihannya agar tubuhmu kembali beradaptasi ke tingkat yang baru. Makanya, agar kamu bisa membakar lebih banyak kalori, kamu membutuhkan pola latihan yang baru.

     

    4. Kamu tak akan diet selamanya; mengkonsumsi kembali makanan yang kamu hindari selama ini akan membuat bobotmu bertambah lagi.

    ads - via says.com
    Mengkonsumsi makanan yang kamu hindari selama ini membuat bobotmu naik lagi – via says.com

    Menghindari makanan tertentu seperti karbohidrat memang ampuh untuk membuat tubuhmu menjadi lebih langsing. Tapi, apa yang terjadi bila kamu kembali memakannya lagi? Bisa-bisa angka pada timbanganmu kembali merangkak naik.

    Menghindari kelompok makanan tertentu atau mengkonsumsi kalori yang sangat terbatas bukanlah ide yang bagus. Alih-alih mengeliminasi suatu kelompok makanan tertentu, lebih baik bila kamu tetap mengkonsumsi semuanya secara seimbang dengan kalori yang terkontrol.

     

    5. Kebiasaan lama bukanlah hal yang gampang diubah begitu saja.

    Kebiasaan lama sukar dihilangkan - via www.healthoffered.com
    Kebiasaan lama sukar dihilangkan – via www.healthoffered.com

    Suka jalan bareng teman-temanmu? Mereka mungkin cenderung untuk mendorongmu kembali ke kebiasaan lama setelah kamu berhasil menurunkan berat badan. Atau – seperti yang sudah disinggung dari awal – bisa saja dirimulah yang memang terdorong untuk kembali menikmati kebiasaan makanmu yang lama, menganggapnya sebagai sesuatu yang pantas kamu dapatkan setelah sebelumnya kamu sudah berusaha keras melakukan diet.

    Mengentaskan kebiasaan lama memang tak mudah, tapi kamu bisa mencoba menikmati alternatif makanan yang lebih sehat. Lagipula, bukan berarti kamu gak boleh memanjakan dirimu, kok. Yang penting kamu tak melakukannya secara berlebihan.

     

    Itulah beberapa alasan yang menyebabkan kamu lebih sukar mempertahankan bobot tubuh barumu dibanding mendapatkannya. Dengan mengetahui hal ini, semoga kamu makin cerdas dalam menyikapi diet dan kebiasaanmu, Ledis.