Category: Diet

  • 7 Cara Menikmati Makanan Sehat Meski Dana Terbatas

    7 Cara Menikmati Makanan Sehat Meski Dana Terbatas

    Ledisia.com – Memilih makanan sehat memang bisa menguras kantong. Mengingat bahan makanan organik utuh yang umumnya lebih mahal daripada makanan olahan, tak heran bila alasan ini seringkali menjadi dalih yang diucapkan kepada diri sendiri agar tidak perlu berdiet, terutama buat mereka yang memiliki dana belanja yang terbatas.

     

    Uang Belanja yang Terbatas Bukanlah Alasan Untuk Tidak Memilih Menu Makanan Sehat. Inilah Beberapa Cara Agar Kamu Tetap Bisa Menikmati Makanan Sehat Sambil Berhemat!

    Padahal, sebenarnya ada banyak cara yang bisa kamu lakukan agar tetap bisa menyantap makanan yang sehat dan bergizi bagi dietmu sembari menghemat pengeluaran, Ledis. Inilah 7 cara untuk menikmati makanan sehat meski dana belanjamu terbatas.

     

    1. Bila uang belanjamu terbatas setiap bulannya, perencanaan yang hati-hati adalah kuncinya.

    Susun daftar belanjaan dengan cermat via www.kimconstable.com
    Susun daftar belanjaan dengan cermat via www.kimconstable.com

    Karena uang belanjamu terbatas, kamu harus pandai-pandai mengaturnya agar kebutuhanmu akan makanan sehat bisa terpenuhi setiap harinya. Luangkan waktu sehari setiap minggu untuk merencanakan menu apa yang akan kamu makan selama seminggu ini. Selanjutnya, buatlah daftar belalanjaan yang akan kamu beli di pasar atau supermarket.

    Sebelumnya, jangan lupa untuk mengecek persediaan bahan makanan yang tersimpan di kulkas dan dapurmu. Siapa tahu, terlintas ide untuk memasak sesuatu dari persediaan itu.

     

    2. Setelah merencanakan menumu dengan cermat, pastikan kamu mematuhi list belanja yang kamu buat!

    Patuhi daftar belanjaan yang kamu buat via www.cidacos.com
    Patuhi daftar belanjaan yang kamu buat via www.cidacos.com

    Ini penting, Ledis. Soalnya kita sangat mudah lupa diri saat berbelanja dan tergoda untuk membeli hal-hal yang sebenarnya gak diperlukan. Karena tujuanmu adalah untuk menikmati makanan sehat sepanjang minggu, hindari lorong-lorong supermarket yang menjajakan produk makanan olahan yang kurang sehat.

    Biar lebih irit, buru dulu bahan makanan di pasar tradisional. Sisanya, barulah kamu cari di supermarket. Jangan lupa untuk mencermati bahan-bahan makanan yang sedang diskon. Oh, iya, pastikan juga agar kamu cuma membeli bahan yang sudah pasti akan kamu gunakan!

     

    3. Memasak sendiri hidanganmu di rumah tentu lebih murah dibanding membeli makan di restoran.

    Masak sendiri jelas lebih hemat via bebrainfit.com
    Masak sendiri jelas lebih hemat via bebrainfit.com

    Memasak sendiri jelas lebih murah dibanding membeli makanan di luar, makanya kebiasaan masak ini patut kamu kembangkan sejak awal. Apalagi, harga seporsi makanan setara dengan memasak untuk 3-4 orang. Selain itu, memasak sendiri makananmu membuat kamu yakin bila bahan-bahan yang kamu gunakan itu sehat dan baik bagimu.

     

    4. Tak ada salahnya memasak cukup banyak agar bisa kamu nikmati selama beberapa hari.

    Masak makanan yang tahan beberapa hari via www.howtogetrid.org
    Masak makanan yang tahan beberapa hari via www.howtogetrid.org

    Kamu juga bisa memasak makanan yang tahan berhari-hari dalam jumlah yang cukup banyak.  Dengan begitu, kamu bisa menghemat waktu dan tenaga untuk memasak tapi bisa tetap makan makanan yang sehat. Bila kamu tipe orang yang gampang bosan dengan makanan yang itu-itu saja, kamu bisa memasak beberapa jenis makanan sekaligus dan mengkonsumsinya secara selang-seling.

     

    5. Hindari berbelanja bahan makanan ketika perutmu sedang lapar!

    Jangan belanja ketika lapar! via www.shedoesthecity.com
    Jangan belanja ketika lapar! via www.shedoesthecity.com

    Perut yang lapar membuat kamu lebih mudah mengabaikan daftar belanjaanmu dan membeli sesuatu secara impulsif. Ujung-ujungnya, kamu jadi membeli makanan dan cemilan yang sebenarnya kurang sehat. Selain tak bermanfaat, ini juga bikin kamu gagal berhemat, lho.

    Makanya, sebelum berangkat ke supermarket, tak ada salahnya untuk melahap buah-buahan, yogurt, maupun cemilan sehat lainnya.

     

    6. Sumber protein tak hanya daging saja; dapatkan  juga protein dari bahan makanan yang murah meriah.

    Makan tempe sebagai pengganti daging - via squarespace.com
    Makan tempe sebagai pengganti daging via squarespace.com

    Protein merupakan salah satu makronutrien penting yang dapat menunjang dietmu. Sumber protein berupa daging memang tidak murah, makanya kamu harus pandai mencari alternatifnya. Ikan, telur,  tahu, dan tempe adalah sumber protein alternatif yang jauh lebih murah dengan kandungan protein yang tak kalah tinggi dibandingkan daging. Selain itu, mereka juga kaya dengan zat gizi lain dan mudah untuk dimasak.

     

    7. Punya halaman di belakang rumah? Manfaatkan sebagai kebun untuk menanam bahan makanan.

    Manfaatkan halaman belakang untuk berkebun via www.organicmedic.com
    Manfaatkan halaman belakang untuk berkebun via www.organicmedic.com

    Nah, kalau kamu punya halaman yang nganggur, kenapa gak ditanami saja dengan dengan sayur-sayuran? Dengan sedikit benih yang bisa kamu dapatkan dengan mudah dan murah, kamu bisa mendapatkan pasokan bahan makanan yang alami dan bebas pestisida untuk kebutuhanmu sendiri.

    Cobalah tanam sendiri sayuran seperti kangkung, cabai, wortel, kubis, dan sawi. Belanja bahan makanan pun jadi jauh lebih irit, ‘kan?

     

    Gimana, Ledis? Menikmati makanan sehat dengan budget terbatas tidaklah rumit, ‘kan? Yang penting, kamu punya kemauan untuk melakukannya. Selamat mencoba!

  • Benarkah Konsumsi Cokelat Hitam Bermanfaat Bagi Dietmu?

    Benarkah Konsumsi Cokelat Hitam Bermanfaat Bagi Dietmu?

    Ledisia.com – Orang mengenal cokelat sebagai salah satu cemilan favorit. Tapi, siapa sangka bila makanan berwarna kelam ini ternyata berperan untuk membuat diet yang kamu lakukan menjadi lebih sukses, Ledis? Hal ini dibuktikan dengan sebuah studi yang dilakukan oleh beberapa peneliti asal Jerman.

     

    Peran Cokelat Hitam Ternyata Tak Sekelam Sosoknya. Inilah Alasan Mengapa Dietmu Akan Lebih Baik Dengannya!

    Kita tahu bahwa cokelat, terutama cokelat hitam, memiliki kandungan nutrisi yang kaya. Salah satunya adalah kandungan senyawa antioksidan yang dikenal dengan sebutan flavonoid. Flavonoid ini merupakan senyawa yang memiliki dampak positif bagi jantung.

    Nah, kira-kira bagaimana peran cokelat dalam membantu dietmu, ya? Yu, kita kupas sama-sama!

     

    Dengan dosis yang tepat, konsumsi cokelat hitam ternyata membantu berat badanmu turun lebih cepat.

    via huffingtonpost.com
    Konsumsi cokelat membantu menurunkan berat badan via huffingtonpost.com

    Studi yang mengupas bagaimana senyawa yang terkandung dalam cokelat memberikan efek bagi dietmu memang belum banyak dilakukan. Hal ini tak sesederhana menambahkan cokelat sebagai makanan dietmu, melainkan bagaimana dosis yang tepat dapat membantumu menurunkan berat badan.

    Lewat studi yang dipublikasikan pada International Archives of Medicine, para peneliti Jerman ini mengobservasi sukarelawan berusia 19-67 tahun dan membaginya ke dalam tiga kelompok.

    Kelompok pertama mengikuti diet rendah-karbohidrat yang ketat. kelompok berikutnya juga mengikuti diet rendah-karbohidrat dan ditambah dengan konsumsi 42 gram cokelat hitam (81%) setiap harinya, sementara kelompok terakhir melakukan pola makan normal mereka. Di samping mengawasi bobot tubuh serta mengukur kimia darah sebelum, selama, dan setelah diet dilakukan, partisipan juga mengisi kuesioner untuk mengetahui kulitas tidur serta kesehatan mereka.

    Hasilnya, seperti yang diprediksi, kelompok yang melakukan diet rendah-karbohidrat mengalami penurunan berat badan dibanding yang tidak. Yang mengejutkan, kelompok yang melakukan diet rendah-karbo plus cokelat mengalami penurunan berat badan 10% lebih banyak!

    Bukan itu saja, penurunan berat badan kelompok ini juga bertahan lebih lama dibandingkan dengan kelompok pertama yang berat badannya kembali setelah tiga minggu—ini merupakan masalah klasik yang dikenal dengan sebutan efek yo-yo.

    Kelompok yang mengkonsumsi cokelat secara rutin juga dilaporkan merasakan tidur lebih nyenyak dan merasa lebih sehat. Sementara, tingkat kolesterol dalam darah mereka juga berkurang secara signifikan.

    Tak diragukan bila efek cokelat bagi penurunan berat badan memang nyata. Tapi, mengkonsumsi cokelat aja jelas tidak cukup. Bila diikuti dengan olahraga dan pengurangan karbohidrat, cokelat bisa membantu mempercepat penurunan berat badan. Para peneliti juga percaya bahwa cokelat dengan kadar kakao tinggi berpotensi untuk meningkatkan efek dari pola diet lainnya.

     

    Meski kaya nutrisi, konsumsi cokelat secukupnya saja karena makanan ini cukup tinggi kalori.

    Hindari mengkonsumsi cokelat terlalu banyak via thedailybeast.com
    Hindari mengkonsumsi cokelat terlalu banyak via thedailybeast.com

    Tentu saja, manfaat cokelat yang dijabarkan lewat penelitian di atas takkan berefek bila kamu mengkonsumsinya terlalu banyak. Ini karena cokelat mengandung lemak yang cukup banyak untuk membuatmu kelebihan kalori.

    Ada tiga jenis lemak yang terkandung dalam cokelat, yaitu lemak tak jenuh tunggal yang disebut asam oleic, serta dua jenis lemak jenuh, asam palmitic dan asam steric. Untungnya, kedua lemak jenuh ini tergolong lemak baik yang penting untuk menurunkan berat badan. Cokelat hitam juga mengandung sejumlah mineral seperti magnesium, kalsium, besi, seng, tembaga, potasium, dan mangan.

     

    Cokelat hitam juga dapat membantumu mengontrol nafsu makan selama diet.

    Cokelat hitam membantumu mengerem nafsu makan via blog.leisurefitness.com
    Cokelat hitam membantumu mengerem nafsu makan via blog.leisurefitness.com

    Cokelat hitam bisa menjadi pengganti yang pas bagi cemilan manis. Berbeda dengan makanan manis yang membuat kadar ghrelin—hormon penambah nafsu makan—di ndalam tubuhmu meningkat akibat resistensi insulin, cokelat hitam justru mengurangi kadar ghrelin, sehingga kamu jadi makan lebih sedikit dan lebih mudah kenyang.

    Selain itu, konsumsi cokelat hitam juga membantu mengatasi keinginan untuk mengkonsumsi cemilan manis, asin, dan berlemak.

     

    Nah, apakah informasi di atas sudah cukup menjadi alasan untuk memasukkan cokelat hitam ke dalam menu dietmu, Ledis? Yang jelas, jangan mengkonsumsinya berlebihan, ya. Selamat mencoba!

  • 7 Makanan Diet yang Justru Membuatmu Makin Gemuk

    7 Makanan Diet yang Justru Membuatmu Makin Gemuk

    Ledisia.com – Ketika melakukan diet, kita seakan silau dengan label “sehat dan bergizi” yang terkandung di dalam makanan tertentu. Hati-hati, Ledis, sebab klaim yang disuguhkan iklan bisa saja berlebihan atau bahkan menyesatkan. Alih-alih membuat kamu makin langsing, lemak malah bisa makin menumpuk di pinggangmu, deh!

     

    Meski Makanan-Makanan Ini Diklaim Sehat Untuk Dietmu, Jangan Mudah Percaya, Sebab Mereka Justru Bisa Menimbun Lemak Di Perutmu!

    Maka dari itu, kamu mesti cerdas dalam memilih menu makanan diet-mu, Ledis. Siapa tahu, makanan-makanan yang diklaim sehat itu justru memberikan kalori tambahan yang gak sedikit jumlahnya. Inilah beberapa makanan diet yang justru membuatmu makin gemuk.

     

    1. Di balik rasa yang enak dan gizi yang mencukupi, sereal sarapan pagi bukanlah makanan yang baik untuk mengawali hari.

    Sereal adalah pilihan yang buruk untuk sarapan via livestrong.com
    Sereal adalah pilihan yang buruk untuk sarapan via livestrong.com

    Sereal untuk sarapan umumnya tinggi gula dan karbohidrat sederhana—dua di antara beragam substansi yang paling bikin gemuk. Mengawali hari dengan mengkonsumsi sereal olahan ini akan membuat kadar gula darah dan insulinmu meningkat pesat. Begitu mereka kembali normal beberapa jam kemudian, tubuhmu akan kembali lapar.

    Label ‘rendah-lemak’ maupun ‘gandum-utuh’ pada sereal tidak membawa perubahan yang signifikan, sebab keduanya masih mengandung kadar gula yang tinggi. Agar sarapanmu benar-benar sehat dan memberimu energi seharian, pilihlah makanan yang bebas dari pengolahan dan kaya protein, misalnya telur yang bergizi.

     

    2. Roti gandum utuh diklaim lebih sehat dibanding roti biasa. Tapi, benarkah demikian?

    Benarkah roti gandum utuh terbuat dari gandum utuh? via thestar.com
    Benarkah roti gandum utuh terbuat dari gandum utuh? via thestar.com

    Banyak makanan berlabel ‘gandum utuh’ yang tidak benar-benar dibuat dari gandum utuh. Malahan, roti gandum utuh ternyata memiliki indeks glikemik yang sama tingginya dengan roti biasa.

    Meski roti gandum utuh mengandung sedikit lebih banyak serat dan nutrisi, pada dasarnya roti yang terbuat dari gandum tidak memiliki nutrisi yang signifikan bagi tubuh bila dibandingkan dengan makanan lainnya.

     

    3. Gemar ngemil? Pikir dua kali sebelum melahap granola bar olahan pabrik.

    Hati-hati dengan kalori dalam granola bar via mirror.co.uk
    Hati-hati dengan kalori dalam granola bar via mirror.co.uk

    Granola bar terkenal sebagai cemilan diet yang sehat karena terbuat dari oat, buah, kacang, dan biji-bijian yang kaya serat. Tapi, hal ini belum tentu berlaku terhadap produk hasil olahan pabrik.

    Ketika diproduksi secara massal, komponennya mungkin saja menjadi kurang sehat, senasib dengan makanan olahan lainnya. Salah satunya, sirup gula dan minyak yang dimanfaatkan sebagai perekat bisa membuat makanan ini jadi padat kalori. Bila kamu memang suka granola, tak ada salahnya untuk membuatnya sendiri.

     

    4. Yogurt memang salah satu makanan yang sehat. Sayangnya, yogurt rendah-lemak justru mengandung banyak gula tambahan.

    Yogurt rendah-lemak justru mengandung kadar gula yang tinggi via womeneatingyoghurt.tumblr.com
    Yogurt rendah-lemak justru mengandung kadar gula yang tinggi via womeneatingyoghurt.tumblr.com

    Menghilangkan lemak dari makanan membuat rasa makanan itu menjadi hambar. Untuk mengakalinya, pabrik menambahkan pemanis. Yogurt olahan umumnya ditambah gula, sirup jagung, atau pemanis buatan.

    Padahal, studi menunjukkan lemak pada produk susu sebenarnya tidak berdampak buruk atau menimbulkan kegemukan. Justru gula tambahanlah yang dapat menimbulkan gumpalan lemak pada tubuhmu.

    Jadi, alih-alih menikmati yogurt rendah-lemak, lebih baik nikmati saja yogurt yang apa adanya.

     

    5. Buah dan sayuran pada saladmu memang baik bagimu; dressing-nya yang justru berpotensi mengacaukan dietmu.

    Dressing pada salad menyimpan tambahan kalori via mindstreamacademy.org
    Dressing pada salad menyimpan tambahan kalori via mindstreamacademy.org

    Tak diragukan, salad berisi buah dan sayuran adalah menu yang bisa kamu andalkan bagi dietmu. Hanya saja, kamu mesti pandai-pandai memilih dressing-nya. Dressing salad membuat rasanya jauh lebih enak.

    Sayang, umumnya dressing ini dibuat dari bahan yang kurang sehat, seperti sirup jagung tinggi fruktosa yang tinggi kalori. Alih-alih jadi langsing, bisa-bisa saladmu justru bikin kamu tambah gemuk! Makanya, cobalah untuk membuat sendiri dressing saladmu dari bahan-bahan yang sehat dan rendah kalori.

     

    6. Berbeda dengan buah utuh yang sehat, jus buah justru mengandung lebih banyak gula dan sedikit serat.

    Kadar gula yang tinggi dalam jus buah bisa mengacaukan dietmu via blog.londolozi.com
    Kadar gula yang tinggi dalam jus buah bisa mengacaukan dietmu via blog.londolozi.com

    Jus buah tidak sesehat yang kamu kira. Sebab, mengubah bentuk buah utuh menjadi cair justru meniadakan serat yang terkandung di dalamnya. Tak hanya itu, kandungan gulanya pun lebih tinggi dibanding buah utuh, apalagi bila kita terbiasa menambahkan gula ke dalamnya. Makanya, jangan mengkonsumsinya terlalu banyak, ya!

     

    7. Jangan tersesat oleh minuman soda diet. Ia justru bisa mengubah kebiasaan makanmu menjadi lebih jelek.

    Diet soda bisa memicu nafsu makan via huffingtonpost.com
    Diet soda bisa memicu nafsu makan via huffingtonpost.com

    Minuman soda dengan embel-embel ‘diet’ pada kemasannya memang tidak mengandung kalori karena menggunakan pemanis buatan. Tapi, bukan berarti kamu boleh meneguknya sesuka hati, Sebab, rasa manis yang tanpa kalori bisa “menipu” tubuhmu, yang memicu nafsu makan.

    Terlebih, soda dapat menimbulkan perut kembung, lho. Kalau mau minuman yang nol kalori, minum air putih aja, deh!

     

    Itulah beberapa  makanan diet yang dapat membuatmu tambah gemuk. Yuk, lebih sadar dalam memilih makanan yang masuk ke mulut kita, Ledis!

  • Intuitive Eating: Menjadi Langsing Tanpa Diet

    Intuitive Eating: Menjadi Langsing Tanpa Diet

    Ledisia.com – Bila dipikir, sebenarnya siapa sih yang mau repot-repot diet jika bukan demi tubuh yang lebih langsing dan sehat, Ledis? Tentu saja, semua orang berharap bisa makan sesuai keinginannya tanpa harus susah-susah menyiksa diri lewat diet yang ketat.

    Bagi kamu yang merasa mengalami kelebihan berat, hal semacam ini tentu terdengar bagai utopia. Tapi, utopia itu ternyata masih bisa digapai, kok! Lewat Intuitive Eating, kamu bisa mewujudkan harapanmu agar bisa langsing tanpa diet.

     

    Menjadi Langsing Tanpa Diet Memang Terdengar Seperti Utopia. Dengan Intuitive Eating, Hal Ini Sangat Mungkin Terlaksana!

    Sebenarnya apa sih Intuitive Eating itu dan bagaimana pendekatan ini mampu membantu menurunkan berat badanmu? Yuk, cari tahu!

     

    Intuitive Eating mengajakmu belajar lebih peka terhadap sinyal yang dikirimkan tubuhmu tanpa perlu menghindari makanan tertentu.

    via mscareergirl.com
    Belajar lebih peka pada sinyal tubuhmu via mscareergirl.com

    Intuitive Eating merupakan suatu pendekatan yang mengajarkanmu bagaimana menjalin hubungan yang lebih baik dengan makanan, tubuh, serta pikiranmu. Lewat cara ini, kamu belajar untuk mendengarkan sinyal-sinyal tubuhmu.

    Alih-alih mencoba menahan lapar atau menekan nafsu makan seperti pada diet yang lain, Intuitive Eating mengajakmu untuk menikmati makanan yang dibutuhkan tubuhmu dan berhenti ketika kenyang. Inilah bagian terbaik dari pola makan ini: kamu dianjurkan untuk memakan apa yang paling ingin kamu makan, hanya pada saat kamu benar-benar menginginkannya.

    Miskonsepsi yang umumnya terjadi adalah bahwa Intuitive Eating memperbolehkan seseorang untuk makan apapun tanpa batas. Kalau seperti ini caranya, jelas ini gak akan membawa perubahan yang lebih baik bagi tubuhmu.

    Kamu belajar memilah mana makanan yang baik bagimu tanpa menghindari atau melabeli makanan tertentu dengan sebutan “tidak sehat” — inilah hal yang sebenarnya kamu lakukan saat melakukan Intuitive Eating.

     

    Sebelum menjalani Intuitive Eating, memahami prinsip-prinsipnya adalah hal yang tak kalah penting.

    Sebelum memulai, kenali dulu prinsip Intuitive Eating via mirror.co.uk
    Sebelum memulai, kenali dulu prinsip dari Intuitive Eating via mirror.co.uk

    Sebelum kamu benar-benar memulai pola makan yang satu ini, ada baiknya kamu pahami dulu prinsip-prinsipnya berikut ini.

    1. Lupakan mentalitas diet yang selama ini kamu lakukan. Meski diet bisa membuatmu kehilangan berat badan yang signifikan, umumnya diet tak bisa diterapkan secara berkesinambungan. Lupakan segala aturan yang menyiksa, kamu hanya perlu mendengarkan.
    2. Hargai perasaan laparmu. Lapar yang kamu rasakan adalah sinyal tubuh yang penting, menandakan bahwa kamu membutuhkan energi. Terus mengabaikannya hanya akan membuatmu jadi lebih gampang makan berlebihan.
    3. Berdamailah dengan makanan. Berhentilah menganggap makanan A sehat sementara makanan B tidak. Pandang setiap makanan sebagai sumber energi bagi tubuhmu. Bila keinginanmu akan suatu makanan tercukupi, kamu cenderung untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan.
    4. Dengarkan ketika kamu merasa kenyang. Rasa kenyang adalah sinyal penting yang wajib kamu dengarkan agar makanmu tidak berlebihan. Ketika makan, coba berhenti sejenak untuk mengevaluasi sinyal kenyang dari tubuhmu.
    5. Belajarlah mengantisipasi perasaan yang melanda tanpa menggunakan makanan. Ketika perasaan-perasaan seperti cemas, sendirian, marah, atau bosan melanda dirimu, cobalah untuk mengobatinya tanpa lari ke makanan, sebab makanan tidak menyelesaikan persoalan dan hanya membuatmu senang sementara waktu saja.
    6. Hargai tubuhmu. Kondisi genetis tiap orang berbeda, jadi terima dan nikmati saja dirimu apa adanya. Dengan menghargai dirimu secara realistis, kamu bisa merasa lebih nyaman dengan dirimu.
    7. Jadilah lebih aktif. Tak perlu berlatih seperti binaragawan atau militer. Cukup bergerak lebih aktif dan rasakan perbedaannya.
    8. Hargai kesehatanmu. Meski tak dilarang makan apapun, memilih makanan yang lebih sehat adalah salah satu cara untuk menghargai kesehatanmu.

     

    Mulailah melakukan Intuitive Eating lewat dua langkah mudah ini.

    Nikmati makanan tanpa distraksi via huffingtonpost.com
    Nikmati makanan tanpa distraksi via huffingtonpost.com

    Segala hal bisa kamu capai jika diawali dengan pikiran positif, termasuk memiliki tubuh yang lebih langsing lewat Intuitive Eating. Terlebih, kamu bisa memulainya dengan dua langkah mudah berikut ini:

    1. Duduk dan nikmatilah makananmu tanpa distraksi.

    Perhatikan setiap suapan dari makanan yang masuk ke mulutmu secara sadar—tanpa memalingkan perhatian ke arah TV, buku, smartphone, maupun obrolan-obrolan serius. Nikmati rasa dan aromanya, serta cari tahu bagaimana perasaanmu saat menikmati makanan itu.

    2. Makanlah hanya ketika kamu merasa lapar dan berhentilah ketika merasa kenyang.

    Berbagai jenis diet yang kamu lakukan sebelumnya mungkin telah membuatmu mengabaikan sinyal-sinyal pada tubuhmu. Tapi, tubuh kita ini cerdas, lho. Belajarlah untuk mempercayai tubuhmu sendiri. Dengan begitu, ia akan memberi tahu kapan kamu perlu makanan dan sebaliknya.

     

    Melakukan dua hal di atas akan membantu menjaga hubungan baikmu dengan makanan dan pada akhirnya, berat badanmu akan menjadi ideal dengan sendirinya. Yang kamu perlukan hanyalah mendengarkan.

    Nah, selamat mencoba Intuitive Eating, Ledis!

  • 4 Cara Mengatasi Gangguan Diet Dari Orang-Orang Terdekat

    4 Cara Mengatasi Gangguan Diet Dari Orang-Orang Terdekat

    Ledisia.com – Melakukan diet tidaklah segampang membalikkan telapak tangan. Selain memerlukan persiapan mental, kamu juga harus mengubah kebiasaan makanmu—kadang secara drastis. Tapi, itu saja belum cukup untuk menjamin dietmu sukses, lho Ledis. Sebab, tak jarang kamu juga mesti berhadapan dengan orang-orang terdekat yang–baik disengaja maupun tidak–dapat merusak program dietmu.

     

    Meski Sudah Memantapkan Hati, Ada Saja Gangguan Terhadap Dietmu Dari Orang-Orang Tercinta. Lakukan Cara-Cara Ini Untuk Mengatasinya!

    Nah, agar kamu tak perlu lagi cemas dengan godaan yang bisa merusak usahamu menurunkan berat badan, inilah beberapa cara untuk mengatasi gangguan diet dari orang-orang terdekat.

     

    Pasangan memang membuatmu nyaman dengan dirimu. Tapi, ia jualah yang bisa menjadi musuh dalam selimut bagi dietmu.

    Pasanganmu bisa jadi musuh dalam selimut bagi dietmu via mirror.co.uk
    Pasanganmu bisa jadi musuh dalam selimut bagi dietmu via mirror.co.uk

    Wanita cenderung lebih cuek terhadap kebiasaan makanan mereka ketika memiliki pasangan. Kamu lebih gampang mengalami kenaikan berat badan setelah merasa “sudah laku”. Hal ini bisa makin parah bila pasangan kamu punya nafsu makan yang besar, karena umumnya pola makan kalian jadi serupa. Setelah menikah, bisa-bisa kamu gak punya kontrol lagi terhadap makanan yang kamu telan, deh!

    Agar hal ini tak terjadi, ingat-ingatlah bahwa dia pria dan kamu wanita. Wanita membutuhkan 500 kalori lebih sedikit setiap harinya dibandingkan pria. Jadi, pastikan porsi makanmu 20 persen lebih kecil darinya. Manfaatkan piring yang lebih kecil. Bila kurang puas, cukup tambahkan buah dan sayuran sebagai gantinya,

    Kalau kalian suka ngemil bersama, kamu juga bisa mengganti cemilanmu dengan yang lebih sehat dan rendah kalori. Misalnya dari keripik kentang ke popcorn, Yang paling penting, mulailah kebiasaan sehat dari kamu dan tularkan kebiasaanmu padanya secara perlahan.

     

    Di tempat kerja, kamu juga bisa berhadapan dengan rekan-rekan yang dapat menghalangi usahamu untuk berdiet.

    Hati-hati dengan kue yagn dibawa rekan kerjamu via yelp.com
    Hati-hati dengan kue yang dibawa rekan kerjamu via yelp.com

    Meski kamu udah bilang pada rekan-rekanmu kalau kamu sedang melakukan diet, ada aja rekan kerja yang suka menggodamu dengan menaruh makanan favoritmu di atas meja. Terkadang, ini mereka lakukan karena mereka iri terhadap niatmu, sementara mereka sendiri tak bisa menahan godaan makanan. Makanya, mereka menggodamu agar tak terlalu merasa bersalah pada nafsu makan mereka sendiri.

    Kalau rekan-rekan kerja semacam ini tak langsung menyerah dengan penolakanmu, berikan saja apa yang mereka mau. Terima saja pemberian mereka, lalu bungkus dan buang atau bawa pulang untuk diberikan kepada temanmu yang doyan makan. Yang penting, jangan sampai tergoda untuk melahapnya sendiri, ya!

    Kamu juga bisa sedikit berbohong pada mereka kalau kamu menghindari gandum karena alergi atau mengurangi gula karena bikin sakit kepala. Dalih karena masalah kesehatan lebih gampang membuat rekan kerjamu mundur teratur.

     

    Bagi yang sudah memiliki momongan, waspadalah dengan makanan sisa yang mereka tinggalkan!

    Kendalikan porsi si kecil untuk menghindari makanan sisa via blog.novakdjokovicfoundation.org
    Kendalikan porsi si kecil untuk menghindari makanan sisa via blog.novakdjokovicfoundation.org

    Bagi kamu yang sudah berumah tangga dan memiliki momongan, tentu sayang rasanya bila melihat masih ada makanan yang tersisa di piring si kecil. Akhirnya, kamu jadi tergoda untuk menghabiskannya, karena siapa sih yang gak sayang kalau makanan yang bergizi dibuang begitu saja?

    Sepotong kecil daging atau sesendok nasi mungkin tampak tak seberapa. Tapi, siapa sangka bila makanan sisa ini bisa membuatmu mengkonsumsi 1.400 kalori lebih banyak setiap minggunya. Inilah salah satu penyebab usaha dietmu kacau balau tanpa kamu sadari.

    Ingatlah, bila tubuhmu tidak membutuhkan kalori ekstra, maka makanan sisa yang kamu telan tetap akan menjadi sampah. Ya, sampah di dalam perut dalam bentuk lemak. Nilai makanan sisa itu jelas gak sepadan dengan harga yang harus kamu bayar untuk nge-gym dan diet.

    Makanya, kamu bisa menyesuaikan porsi si kecil untuk mengurangi jumlah makanan sisa. Bila memang masih ada sisa, segera singkirkan agar kamu gak lekas tergoda untuk memakannya.

     

    Teman-temanmu mungkin bisa jadi tempat curhat yang seru, tapi belum tentu mereka sanggup mendukung dietmu.

    Miliki teman yang mendukung kebiasaan sehatmu via cosmopolitan.com.au
    Miliki teman yang mendukung kebiasaan sehatmu via cosmopolitan.com.au

    Teman yang tepat adalah salah satu kunci untuk memperoleh tubuh yang langsing. Sebab, gaya hidup dan pola makan mereka bisa mempengaruhimu. Sebuah studi menunjukkan bahwa ketika kamu bergaul dengan teman-teman “kelas berat”, kamu juga cenderung menjadi lebih gemuk.

    Bila terbiasa dengan gaya hidup orang-orang di sekelilingmu, bawah sadarmu akan menganggap itu hal yang normal, meskipun sebenarnya tidak. Makanya, bergaul dengan orang-orang yagn memiliki kebiasaan hidup sehat sangatlah penting, terutama bila kamu sedang berusaha menurunkan berat badanmu.

    Tapi, bukan berarti kamu harus menjauhi kawan-kawan lamamu, lho. Saat nongkrong bareng mereka, carilah tempat nongkrong yang menyediakan makanan sehat dan tidak berfokus pada dessert.

     

    Nah, kini kamu tahu bagaimana caranya mengatasi gangguan diet dari orang-orang terdekatmu, Ledis. Sekarang tinggal tergantung bagaimana kamu pandai-pandai mengendalikan diri. Selamat berdiet!

  • 10 Makanan yang Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol Secara Alami

    10 Makanan yang Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol Secara Alami

    Ledisia.com – Diet tak cuma bermanfaat untuk menurunkan berat badan saja, lho. Ada beragam manfaat kesehatan yang bisa kamu rasakan bila taktik makanmu sehat dan tepat. Salah satunya adalah menurunkan kadar kolesterol dalam darah, Ledis.

    Kadar kolesterol yang tinggi dalam darah memicu berbagai masalah kesehatan seperti penyakit jantung, stroke, maupun penyakit kardiovaskular lainnya. Tapi, jangan keliru, sebab kolesterol dalam darah sebagian besar bukan berasal dari makanan, melainkan dari tubuh kita sendiri, Jadi, yang bertubuh kurus pun belum tentu bebas dari risiko penyakit akibat kolesterol tinggi.

     

    Biar Terbebas dari Penyakit Berbahaya yang Menghantui, Turunkan Kadar Kolesterol Dalam Darahmu Secara Alami Lewat Makanan-Makanan Ini!

    Nah, untuk mencegah penyakit akibat kolesterol tinggi ini menghinggapimu, lebih baik rajin-rajinlah mengkonsumsi makanan-makanan berikut ini agar kadar kolesterol dalam darahmu selalu terkontrol.

     

    1. Mulai kini, jadikan oat dan alpukat sebagai menumu untuk menikmati sarapan pagi

    Oat dan alpukat pas buat sarapan via theoatmealartist.com
    Oat dan alpukat pas buat sarapan via theoatmealartist.com

    Kalau kamu ingin menurunkan kadar kolesterol, mulailah dengan mengubah menu sarapan pagimu. Sarapan oat dapat membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) sampai 5,3% dalam enam minggu. Ini karena oat mengandung beta-glucan yang sanggup menyerap LDL untuk dikeluarkan dari tubuh.

    Biar lebih nikmat, tambahkan potongan alpukat yang kaya dengan lemak tak jenuh tunggal. Lemak baik dalam alpukat mampu meningkatkan kolesterol baik (HDL) sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat. Selain itu, alpukat juga mengandung cukup kalori untuk memberimu energi melewati pagi.

     

    2. Selain enak di lidah, ikan salmon, hering, dan sarden juga baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

    asdas via tentree.com
    Salmon yang nikmat dan sehat bagi jantung via tentree.com

    Ikan-ikan ini kaya dengan asam lemak omega-3 yang sanggup menghalau penyakit jantung, demensia, dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Selain itu, omega-3 juga dapat menurunkan kadar kolesterol. Menurut penelitian, mengganti lemak jenuh yang terkandung dalam daging ke omega-3 yang terdapat pada salmon, sarden, dan hering dapat membantu kamu menurunkan kadar kolesterol sampai 4%.

     

    3. Teh yang asyik dijadikan teman menghabiskan sore ternyata juga mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

    Teh via seriouseats.com
    Teh, kaya antioksidan yang baik bagi jantung via seriouseats.com

    Teh terkenal karena antioksidannya yang berguna menghalau kanker. Tapi selain itu, ternyata teh juga mampu memerangi kolesterol jahat, lho. Berdasarkan penelitian, konsumsi teh hitam selama 6 minggu dapat membantu mengurangi lemak darah hingga 10 persen!

     

    4. Kamu penggemar cokelat? Nikmati dark chocolate yang kaya antioksidan biar kamu lebih sehat!

    Tak cuma enak dicemil, cokelat hitam juga sehat via huffingtonpost.com
    Tak cuma enak dicemil, cokelat hitam juga sehat via huffingtonpost.com

    Selain teh, cokelat juga tinggi antioksidan yang bisa membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL dalam tubuh. Pada sebuah studi yang dipublikasikan di AJCN, partisipan yang rutin mengkonsumsi bubuk kakao mengalami peningkatan kadar HDL sebanyak 24 persen dalam 12 minggu.

    Pilih cokelat hitam atau dark chocolate, karena jenis yang ini mengandung antioksidan 3 kali lebih tinggi dibanding cokelat yang mengandung susu.

     

    5. Bayam tak cuma bikin Popeye jadi kuat, tapi juga membantumu memerangi kolesterol jahat.

    Bayam, sayuran yang kaya Lutein via cutypaste.com
    Bayam, sayuran yang kaya Lutein via cutypaste.com

    Bayam kaya akan Lutein, suatu antioksidan unik yang ditemukan pada sayuran hijau dan kuning telur. Lutein sudah terkenal sebagai zat baik untuk memelihara mata dari penyakit degenerasi makular. Tapi, penelitian juga mengungkapkan bahwa setengah cangkir makanan kaya Lutein ternyata mampu menjaga jantungmu dengan membantu dinding arteri menyingkirkan kolesterol yang menyebabkan penyumbatan.

     

    6. Selain dapat mencukupi kebutuhan seratmu, polong-polongan juga berperan menjaga kadar kolesterolmu.

    ada via amazingribs.com
    Polong-polongan yang lezat dijadikan bahan supmu via amazingribs.com

    Jangan terlewat untuk memasukkan polong-polongan ke dalam supmu. Sebab, penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi setengah cangkir polong-polongan dapat menurunkan kadar kolesterol total, termasuk LDL, hingga 8 persen. Ini karena polong-polongan kaya akan serat yang membantu menghambat penyerapan kolesterol dari makanan tertentu.

     

    7. Bawang putih yang bikin masakan jadi sedap ternyata juga sanggup mencegah kolesterol menyumbat pembuluh darah.

    Bawang putih via ediblebrooklyn.com
    Bawang putih mampu mencegah kolesterol menyumbat pembuluh darah via ediblebrooklyn.com

    Bawang putih merupakan salah satu bumbu yang pantang absen dari masakanmu. Tapi, siapa sangka jika bawang putih juga berperan dalam menurunkan kadar kolesterol? Selain itu, makanan yang satu ini juga mampu mencegah penggumpalan darah, mengurangi tekanan darah, hingga melindungimu dari infeksi.

    Studi juga membuktikan bawang putih membantu mencegah plak menyumbat pembuluh darah sejak dari tahap awal dengan menjaga agar partikel kolesterol tidak menempel pada dinding arteri. Nikmati dua sampai empat siung setiap harinya.

     

    Nah, itulah beberapa makanan yang sanggup membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darahmu secara alami. Mulai sekarang, mari lebih bijak dalam memilih makanan, ya Ledis!

  • 6 Tips Mempertahankan Berat Badan Ideal Seusai Diet

    6 Tips Mempertahankan Berat Badan Ideal Seusai Diet

    Ledisia.com – Akhirnya, kerja kerasmu melakukan diet untuk menurunkan berat badan pun terbayar sudah. Kini kamu memiliki berat badan ideal yang kamu idam-idamkan. Eit, tapi jangan terlalu senang, Ledis. Sebab, perjuangan selanjutnya untuk mempertahankan berat badan yang ideal dimulai dari sini.

    Sukses melakukan diet dan mempertahankan berat badan ideal merupakan dua hal yang berbeda. Seperti kata orang, “mempertahankan itu lebih sukar dari mendapatkan” itu memang benar adanya, Bila kamu kembali ke kebiasaan lama, bisa-bisa berat badanmu yang lama berangsur-angsur datang kembali.

     

    Program Diet yang Berhasil Adalah Pintu Sebuah Perjuangan Baru. Ikuti Tips Berikut Ini Untuk Mempertahankan Berat Badan Idealmu!

    Nah, biar berat badan idealmu bisa tetap terjaga, pertahankan kebiasaan baik saat diet dan lakukan tips-tips berikut ini,

     

    1. Setelah berusaha mengendalikan diri cukup lama, program ulang cara pandangmu tentang makanan.

    Program ulang cara pandangmu terhadap makanan via sheknows.com
    Program ulang cara pandangmu terhadap makanan via sheknows.com

    Bila diet yang kamu lakukan adalah sebuah gaya hidup — misalnya seperti diet Jepang, diet Mediterania, atau diet Paleo — maka kamu sudah melakukan hal ini sepanjang waktu. Tapi, bila yang kamu lakukan adalah semacam diet ketat, saatnya memprogram ulang cara pandangmu tentang makanan untuk menyingkir dari mentalitas diet yang lama.

    Kamu tak perlu memusuhi makanan, karena mereka adalah sumber energi bagi tubuhmu. Ini akan mengurangi rasa bersalah bila kamu melahap tertentu. Tentunya, kamu tetap wajib memilih alternatif makanan yang sehat dan memperhatikan porsinya. Kamu juga bisa mengadopsi intuitive eating bila mau.

     

    2. Milikilah tujuan baru dan jangan pernah berpikir kamu tidak mampu.

    Milikilah tujuan baru dalam mempertahankan berat badan via jenningswire.com
    Milikilah tujuan baru dalam mempertahankan berat badan via jenningswire.com

    Setelah tujuan dietmu tercapai, kini saatnya move-on ke tujuan yang baru agar kamu tetap fokus dan termotivasi. Tujuanmu gak harus melulu soal berat badan, lho. Tujuan ini bisa diisi dengan sesuatu yang membuatmu lebih sehat dan bugar.

    Antara lain, kamu ingin mampu berlari sejauh 5 Kilometer, atau menaklukkan puncak Gunung Semeru dengan tubuh langsingmu. Tentukan tujuanmu dengan kreatif untuk membuatmu tetap termotivasi hidup sehat dan bugar.

     

    3. Tanpa menjauhi yang lama, temukan teman baru yang memiliki visi kesehatan yang serupa

    Temukan teman sevisi untuk mendukung gaya hidup sehatmu via today.com
    Temukan teman sevisi untuk mendukung gaya hidup sehatmu via today.com

    Memiliki teman lama memang menyenangkan. Tapi, ada kalanya cara mereka bersenang-senang agak bertentangan dengan tujuan kebugaran yang ingin kamu capai; mengadakan pesta makan yang penuh dengan makanan berlemak, misalnya.

    Tanpa harus menjauhi mereka, kamu juga bisa berkenalan dengan teman-teman baru yang memiliki visi dan tujuan kesehatan yang serupa denganmu. Dengan begitu, kamu dan mereka bisa saling mendukung satu sama lain untuk hidup lebih sehat dan mempertahankan berat badan ideal lebih lama.

     

    4. Jadilah seseorang yang lebih aktif bergerak. Miliki juga satu atau dua aktivitas fisik favorit.

    Jadilah lebih aktif bergerak via fitlandia.fi
    Jadilah lebih aktif bergerak via fitlandia.fi

    Mempertahankan berat badan ideal tentu akan sangat sulit bila kamu jarang menggerakkan tubuhmu. Makanya, jadilah seseorang yang lebih aktif bergerak. Kamu bisa memulainya dari hal yang sederhana, misalnya ke kantor naik sepeda atau kendaraan umum, sehingga setiap hari kamu dapat melangkah lebih banyak.

    Jangan ragu untuk bergabung dengan komunitas yang mengajak kamu beraktivitas fisik secara rutin. Misalnya klub sepeda santai, parkour, panjat dinding, bahkan mendaki gunung. Dengan melakukan aktivitas fisik yang kamu suka, kamu bakal lebih mudah menjaga berat badan.

     

    5. Tak perlu jadi sempurna, karena memanjakan diri sesekali itu perlu. Adopsi saja aturan 80-20 ke dalam gaya hidupmu.

    Manjakan diri sesekali via doctoroz.com
    Manjakan diri sesekali via doctoroz.com

    Karena berat badanmu sudah ideal, kamu bisa sedikit longgar soal makanan. Sesekali gak ada salahnya untuk memanjakan dirimu dengan makanan favorit, kok. Yang penting, ikuti aturan 80-20 agar pola makanmu tetap terkendali, di mana 80 persennya kamu mengkonsumsi makanan yang sehat dan alami (clean food). Sementara, 20 persen sisanya adalah di mana kamu bisa memanjakan diri dengan menikmati makanan seperti cokelat dan es krim.

    Selama mengikuti aturan ini, kamu gak perlu lagi makan makanan manis dengan rasa bersalah. Tanggalkan pola pikir untuk menurunkan berat badan. Atur ulang mindset-mu dengan pemikiran bahwa hidup yang kamu jalani adalah hidup yang sehat dan aktif.

     

    6. Kendalikan berat badanmu dengan menimbang berat badan secara berkala

    Timbang berat badan secara rutini via rush.edu
    Timbang berat badan secara rutini via rush.edu

    Bertolak belakang dengan etika diet di mana kamu sebaiknya tak perlu sering-sering menimbang badan, saat mempertahankan berat badan ideal kamu justru dianjurkan menimbang berat badan secara teratur. Tapi, bukan timbangannya yang penting, melainkan apa rencanamu bila berat badanmu mulai naik lagi.

    Dengan kata lain, kamu perlu tahu apa yang mesti kamu lakukan dengan segera bila kamu melihat angka dalam timbanganmu mengalami kenaikan. Misalnya dengan memangkas porsi makan atau berolahraga lebih sering.

     

    Nah, lewat tips di atas, mudah-mudahan kamu bisa mempertahankan berat badan idealmu selamanya dan menikmati hidup yang lebih sehat, Ledis.

  • 5 Penyebab Tersembunyi Mengapa Kamu Selalu Merasa Lapar

    5 Penyebab Tersembunyi Mengapa Kamu Selalu Merasa Lapar

    Ledisia.com – Adalah hal yang wajar bila nafsu makanmu bertambah seusai berolahraga, sedang hamil, atau sedang mengalami gejala PMS. Tapi, bila kamu selalu merasa lapar sepanjang waktu seperti lubang yang tak berdasar, berarti ada sesuatu yang salah pada dirimu, Ledis.

     

    Selalu Merasa Lapar Tentu Tak Baik Bagi Diet yang Kamu Ikuti. Inilah Beberapa Penyebabnya yang Mesti Kamu Cermati!

    Lapar merupakan tanda fisiologis bahwa kamu membutuhkan kalori, air, dan garam. Hal ini bisa didorong oleh beragam faktor, seperti pola dietmu, hormon yang mengatur nafsu makan, serta faktor emosional seperti stres. Penting banget buat mengetahui penyebab kamu selalu merasa lapar, karena hal ini tak cuma bisa bikin berat badanmu bertambah, tapi juga berujung pada masalah kesehatan fisik maupun mental.

    Lantas, kira-kira faktor apa saja ya yang menjadi penyebab kamu selalu merasa lapar?

     

    1. Bisa jadi tubuhmu sedang mengalami dehidrasi. Segera minum segelas air untuk mengatasi hal ini.

    dadasd via sos03.com
    Dehidrasi bisa bikin kamu merasa lapar via sos03.com

    Gejala dehidrasi ringan seringkali disalahartikan sebagai perasaan lapar. Padahal, kamu cuma butuh cairan, bukan cemilan. Kekeliruan ini terjadi pada hipotalamus, bagian otak yang mengatur rasa lapar dan haus.

    Jadi, jangan buru-buru mengambil cemilan di kantin bila kamu merasa lapar, siapa tahu kamu cuma kurang minum saat itu. Cukup minum segelas air agar keseimbangan cairan tubuhmu kembali normal, lalu tunggu 15-20 menit untuk melihat apakah rasa laparmu telah berlalu.

     

    2. Kurang tidur juga bisa menjadi salah satu penyebab perutmu mengidamkan makanan terus-terusan.

    aa via livelovefruit.com
    Jangan sampai kurang tidur biar gak gampang lapar via livelovefruit.com

    Saat mengalami kurang tidur, kamu cenderung lebih gampang merasa lapar. Ini akibat kerja dari dua hormon yang mengatur nafsu makan. Ketika kamu tidur cukup, produksi hormon Leptin meningkat. Hormon ini menjaga agar kamu gak merasa lapar saat terlelap. Sebaliknya, bila kamu kurang tidur, hormon Ghrelin-lah yang meningkat. Hormon inilah yang berperan meningkatkan nafsu makanmu saat begadang.

    Selain itu, kurang tidur juga menyebabkan kelelahan dan sukar konsentrasi. Saat kelelahan, tubuh merasa butuh energi tambahan sehingga mengirimkan sinyal lapar, padahal belum tentu. Makanya, pastikan kamu tidur yang cukup, sekitar 7-8 jam sehari.

     

    3. Kurangi stres yang mengganggu karena ini bisa memicu lapar sepanjang waktu.

    Kelola stresmu via flickr.com
    Kelola stresmu via flickr.com

    Stres adalah bumbu dari kehidupan. Gak ada tekanan, hidupmu pasti kurang bergejolak. Tapi, stres yang gak terkelola dengan baik bisa menjadi penyebab kamu selalu merasa lapar.

    Ketika stres melanda, tubuh kamu akan melepaskan hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Peningkatan kedua hormon ini “menipu” sistem tubuhmu, membuatnya mengira kamu membutuhkan energi. Inilah yang bikin perutmu terasa butuh diisi meski sebenarnya tidak perlu.

     

    4. Hati-hati saat ngemil kue-kue yang berasal dari tepung, kadar gula darahmu bisa cepat naik turun.

    via dresscodez.com
    Kue-kue bikin kadar gula darah naik turun via dresscodez.com

    Pernah memperhatikan kalau kamu baru saja menghabiskan beberapa potong donat atau sebungkus biskuit tapi mudah merasa lapar lagi? Ini karena yang kamu konsumsi adalah karbohidrat sederhana, seperti yang terdapat pada gula, kue, bahkan mie instan dan nasi putih.

    Karbohidrat sederhana membuat kadar gula darahmu meningkat pesat, lalu membuatnya turun drastis dalam waktu yang relatif singkat. kadar gula darah yang terjun bebas inilah yang bikin kamu merasa lapar. Makanya, usahakan untuk menghindari karbo semacam ini, beralihlah ke karbohidrat kompleks yang lebih sehat dan kaya serat.

     

    5. Apa kamu mengkonsumsi cukup protein dan lemak dalam menumu? Kedua nutrisi ini berperan untuk membuatmu tetap merasa kenyang.

    Nikmati asupan protein dan lemak yang cukup via thestayathomechef.com
    Nikmati asupan protein dan lemak yang cukup via thestayathomechef.com

    Protein dan lemak sehat ternyata mampu menghalau rasa lapar jauh-jauh. Protein tak cuma bertahan lebih lama di perut dan menjaga perasaan kenyang lebih lama, tapi juga memiliki efek menekan nafsu makan. Pastikan kamu mengkonsumsi setidaknya 46 gram protein setiap hari.

    Serupa dengan protein, lemak tak jenuh juga berhubungan dengan perasaan kenyang yang kamu rasakan. Tapi, tetap batasi asupan lemak harianmu maksimal 20-35% dari total kalori harianmu, ya!

     

    Dengan mengetahui sejumlah penyebab kamu selalu merasa lapar, kini kamu pasti sanggup menghalau rasa lapar yang menyerang. Mudah-mudahan dietmu sukses, Ledis!

  • Yuk, Mengenal Diet Paleo: Diet Sehat Ala Manusia Purba

    Yuk, Mengenal Diet Paleo: Diet Sehat Ala Manusia Purba

    Ledisia.comLedis, pernah penasaran gak seperti apa pola makan ala manusia gua di zaman purba? Di zaman modern seperti sekarang, kayaknya hal semacam itu sudah gak kebayang, ya. Tapi, belakangan ini diet yang mengadopsi pola makan ala manusia purba ini kembali ngetren, lho. Diet ini dikenal dengan sebutan diet paleo.

     

    Ingin Hidup Lebih Sehat Tanpa Makanan Olahan nan Instan? Ini Saatnya Kamu Beralih Ke Diet Paleo Ala Manusia Purba yang Menyehatkan!

    Nama diet paleo diambil dari zaman Paleolitikum, di mana jejak kehadiran manusia prasejarah mulai terekam. Diet ini dikenal juga dengan sebutan caveman diet (diet manusia goa), primal diet, serta stone age diet.

    Nah, kira-kira bagaimana diet ini dilakukan dan seperti apa dampaknya bagi penurunan berat badan? Yuk, kita cari tahu!

     

    Lewat meniru cara manusia purba makan, diet Paleo dipercaya menjadikan tubuh lebih sehat sekaligus menurunkan berat badan.

    Diet Paleo via everydayhealth.com
    Diet Paleo, meniru pola makan manusia purba via everydayhealth.com

    Manusia purba mendapatkan makanan dari alam dengan berburu hewan, tumbuhan dan buah-buahan hutan. Jadi, diet Paleo menganjurkanmu untuk lebih banyak makan buah-buahan, sayuran, daging utuh, ikan, dan kacang-kacangan seperti halnya leluhur kita.

    Praktisi diet ini percaya bahwa secara genetis tubuh kita memang lebih cocok mengkonsumsi makanan semacam ini. Bahkan, pola diet ini diklaim mampu mengurangi risiko diabetes, penyakit jantung, kanker, serta masalah kesehatan lainnya.

    Pada dasarnya, diet Paleo adalah pola diet tinggi protein dan serat yang dapat membantumu menurunkan berat badan tanpa harus kerepotan menghitung asupan kalori.

     

    Karena berforkus pada makanan utuh yang berasal dari alam, diet Paleo mengharamkan makanan instan dan olahan.

    Menu dalam diet Paleo via caringforcrohns.com
    Menu dalam diet Paleo via caringforcrohns.com

    Diet Paleo memfokuskan pada makanan utuh (whole food) seperti daging tanpa lemak, ayam, ikan, buah-buahan dan sayuran organik nan segar, serta lemak sehat. Dengan begitu, tubuh kamu akan terbebas dari paparan pestisida dan zat kimia lainnya. Kamu juga tetap bisa mengkonsumsi telur, kacang-kacangan dan biji-bijian, serta minyak sehat seperti minyak zaitun dan minyak kelapa.

    Karena berfokus pada makanan utuh dan organik, diet ini mengharamkan kamu untuk mengkonsumsi makanan olahan dan makanan instan, termasuk produk berbahan dasar susu, gula pasir, dan garam. Bahkan, diet paleo juga meniadakan makanan pokok seperti beras (segala jenis beras), gandum, dan jagung. Karbohidrat utama berasal dari buah-buahan dan sayur yang kaya serat. Kamu juga tetap bisa memakan kentang, ubi, dan singkong.

     

    Diet Paleo tak bisa dilakukan secara iseng, karena ini adalah gaya hidup yang membutuhkan komitmen.

    Menjadikan diet Paleo sebagai gaya hidup via buzzit.no
    Menjadikan diet Paleo sebagai gaya hidup via buzzit.no

    Inti dari diet Paleo adalah meninggalkan segala macam makanan modern, termasuk makanan yang diproses dan dikemas. Mengawalinya tentu tidak mudah. Apalagi, kamu harus menghindari beras yang notabene makanan pokok.

    Makanya, diet Paleo ini tentu tak bisa dilakukan secara iseng dalam waktu yang singkat. Kamu butuh waktu untuk beradaptasi pada pola diet ini secara bertahap. Kamu juga mesti memilih sendiri bahan makanan serta memasak sebagian besar hidanganmu agar sesuai dengan kriteria diet ini.

    Meski kamu bisa melakukan diet Paleo secara mandiri, kamu juga bisa mendapatkan dukungan dari forum dan komunitas diet Paleo yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Dengan begitu, kamu bisa tetap termotivasi untuk mengadopsi pola diet ini sebagai gaya hidupmu sehari-hari.

     

    Pembatasan yang cukup ketat membuat diet Paleo cukup sulit dilakukan. Apalagi, mustahil meniru secara utuh pola makan yang dilakukan nenek moyang.

    Pandai-pandai melakukan penyesuaian via huffingtonpost.com
    Pandai-pandai melakukan penyesuaian via huffingtonpost.com

    Diet Paleo tentu bukan tanpa kekurangan. Mengingat bahwa kamu tidak diperkenankan mengkonsumsi makanan kemasan dan olahan membuat diet ini terasa kurang praktis. Apalagi, sejumlah makanan yang “dilarang” pada diet ini, seperti susu, beras merah, gandum utuh, dan polong-polongan memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan, antara lain mencegah risiko osteoporosis dan penyakit kardiovaskular.

    Selain itu, meningkatkan konsumsi daging dan sayuran organik juga bisa membuat belanjamu menjadi membengkak. Selain itu, meniru pola makan nenek moyang kita secara utuh juga mustahil. Selain mereka mendapatkan daging dari hewan liar hasil buruan, sejumlah tumbuhan yang menjadi makanan utama mereka mungkin telah punah atau berevolusi sekarang.

    Maka dari itu, kamu mesti pintar-pintar untuk melakukan penyesuaian dengan makanan modern agar tetap mendapatkan manfaat baik dari diet Paleo. Dapatkan informasi yang lengkap sebelum mencoba, dan pastikan kamu tetap aktif bergerak, ya!

    Selamat mencoba, Ledis!

  • 7 Dalih Tentang Diet Untuk Membohongi Dirimu Sendiri

    7 Dalih Tentang Diet Untuk Membohongi Dirimu Sendiri

    Ledisia.com – Biar dietmu sukses, sekadar pengen saja tidaklah cukup, Ledis, Kamu harus punya kemauan yang kuat dan mental yang siap untuk memulai diet. Sayangnya, kita seringkali hanya memiliki niat yang setengah hati. Sisanya, kita memilih untuk mencari dalih untuk pembenaran dan membohongi diri sendiri.

     

    Jika Ingin Tujuan Dietmu Tercapai, Hindari Menggunakan Dalih-Dalih Ini Untuk Menipu Diri Sendiri!

    Oke, kamu bisa saja berbohong pada orang lain soal berapa berat badanmu saat ini, tapi angka yang kamu lihat pada timbangan gak pernah bohong. Agar tubuh langsing gak hanya sekadar angan, kamu harus memulainya dengan jujur pada diri sendiri dan menghindari dalih-dalih tentang diet berikut ini.

     

    1. “Aku tak punya anggaran untuk membeli makanan yang lebih sehat bagi dietku.”

    Makanan sehat harusnya jadi prioritas via healthy100tips.com
    Makanan sehat harusnya jadi prioritas via healthy100tips.com

    Kalau kamu terbiasa mengkonsumsi makanan yang sekadar kenyang, mungkin ini adalah salah satu dalih yang akan kamu ucapkan. Memang, setiap orang punya kebutuhan dan prioritas masing-masing. Tapi, bila menurunkan berat badan menjadi salah satu tujuan yang kamu anggap penting, bukankah seharusnya makanan sehat juga menjadi prioritasmu?

    Lagipula, memilih makanan yang sehat itu gak semahal yang kamu kira, kok. Kamu bisa memperbanyak mengkonsumsi sayuran yang kamu beli di pasar lokal dan memanfaatkan makanan seperti tahu dan tempe sebagai sumber protein. Lagipula, memasak sendiri makananmu jelas lebih irit dibanding selalu membeli makanan jadi di luar. Terlebih lagi, kamu bisa mengelola sendiri nutrisi dari menumu.

     

    2. “Rasa makanan sehat itu gak enak.”

    Kombinasikan makanan sehat dengan makanan favoritmu via rebatefitness.com
    Kombinasikan makanan sehat dengan makanan favoritmu via rebatefitness.com

    Beberapa orang menyatakan bahwa mereka gak suka “makanan sehat” karena rasanya, padahal mereka mungkin baru sekali atau bahkan belum pernah mencoba mencicipinya. Sebelum memutuskan suatu makanan enak atau tidak, setidaknya cicipi dulu beberapa kali. Siapa tahu makananmu hanya salah olah atau salah bumbu, ‘kan?

    Kalau memang kamu kurang suka, kamu bisa menggabungkannya dengan makanan yang kamu suka, kok. Lalu, secara bertahap, tingkatkan porsi makanan sehat itu menjadi lebih banyak di piringmu. Lama-lama, kamu akan terbiasa.

     

    3. “Pakaianku mulai mengecil.”

    Pakaianmu bukan mengecil, kamu yang membesar via jeans.about.com
    Pakaianmu bukan mengecil, kamu yang membesar via jeans.about.com

    Pakaian memang bisa menciut bila proses mencucinya keliru. Tapi, kalau kamu bukan remaja tanggung yang sedang dalam masa pertumbuhan dan pakaianmu dicuci dengan cara yang tepat, sebenarnya bukan pakaianmu yang mengecil, melainkan berat badanmu yang bertambah. Makanya, kamu wajib waspada terhadap berat badan bila pakaian favoritmu mulai gak cukup, sebab pakaianmu gak pernah berkata bohong.

     

    4. “Aku sudah olahraga hari ini. Jadi boleh, dong, makan semangkuk es krim?”

    aaav via food52.com
    Hati-hati dengan asupan kalori yang tak terkendali via food52.com

    Sudah berolahraga bukan berarti kamu boleh mengabaikan dietmu, lho. Sebab, olahraga yang kamu lakukan mungkin gak membakar kalori sebanyak yang kamu kira. Jalan dengan tempo yang cepat selama sejam kira-kira hanya membakar 360 kalori. Padahal, semangkuk es krim yang kamu makan bisa mengandung sampai 400 kalori, lho.

    Tentu, memanjakan diri sesekali tak ada salahnya, tapi perhatikan juga porsinya, ya!

     

    5. “Menurunkan berat badan itu mustahil karena aku selalu lapar.”

    Susah die karena selalu lapar via mirror.co.uk
    Susah die karena selalu lapar via mirror.co.uk

    Merasa selalu lapar? Bisa jadi itu disebabkan oleh pemilihan makanan yang keliru untuk mengisi perutmu. Konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan rendah protein membuat kadar gula darahmu meroket. Akibatnya, rasa lapar muncul lagi setelah kadar gula darahmu kembali normal. Selain konsumsi karbohidrat yang tinggi, dehidrasi, stres, dan obat-obatan tertentu juga bikin nafsu makanmu tak terkendali.

     

    6. “Orangtuaku gemuk, jadi mau diet kayak apa juga aku tetap bakal gemuk.”

    Ortumu gemuk, kamu gak harus ikutan gemuk via healthyway.com
    Ortumu gemuk, kamu gak harus ikutan gemuk via healthyway.com

    Beberapa studi memang menunjukkan bahwa genetik memang ada hubungannya terhadap obesitas. Tapi, pada kebanyakan kasus, gaya hiduplah yang lebih menentukan. Alasan utama mengapa keluarga tertentu mengalami kelebihan berat badan sementara yang lainnya tidak adalah karena sebagian orangtua memiliki gaya hidup yang kurang sehat dan menularkannya ke anak mereka.

    Nah, meski kedua orangtuamu gemuk, kamu masih punya kesempatan untuk langsing dengan mengubah gaya hidup, kok!

     

    7. “Aku lebih menawan ketika tubuhku gemuk.”

    Obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit via returnofkings.com
    Obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit via returnofkings.com

    Bisa menerima bentuk tubuhmu dan merasa nyaman dengan dirimu sendiri memang hal penting. Tapi, bila indeks massa tubuhmu menunjukkan kecenderungan kelebihan berat badan atau obesitas, kamu sebaiknya berpikir ulang untuk mulai menurunkan berat badan atau setidaknya mengkonsumsi makanan yang lebih sehat dan berolahraga.

    Faktanya, mereka yang mengalami obesitas mengalami peningkatan risiko terhadap penyakit serius seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker. Mengurangi berat badan setidaknya 10 persen, memilih makanan yang lebih sehat, serta berolahraga teratur dapat mengurangi risiko penyakit di atas.

     

    Nah, sebelum kamu mengutarakan dalih di atas pada dirimu sendiri, sebaiknya pikir dua kali, Ledis. Bagaimanapun, jujur pada diri sendiri itu lebih baik, ‘kan?