Category: Program Hamil

  • Tak Kunjung Hamil? Kenalilah 4 Faktor Ini Dulu!

    Tak Kunjung Hamil? Kenalilah 4 Faktor Ini Dulu!

    Ledisia.com – Bagaimana perkembangan perencanaan kehamilan Anda? Sudahkah Anda menemui masa ovulasi atau bahkan terlambat menstruasi? Jika sudah, selamat buat Anda dan suami yang akan segera jadi orang tua. Tetap jaga kandungan, konsumsi makanan bernutrisi, dan hindari rokok serta alkohol.

    Tapi, bagi Anda yang belum, tak usah berkecil hati. Masih banyak kesempatan bisa diraih demi mendapatkan buah hati. Barangkali saja, sebentar lagi atau Tuhan sedang menciptakan kejutan terbaik di masa yang tepat! Kesempatan itu pasti akan selalu ada selama Anda dan suami senantiasa berusaha dan berdoa.

     

    Jangan Putus Asa Jika Momongan Tak Kunjung Hadir Dalam Keluarga, 4 Faktor Penyebab Inilah yang Perlu Dicermati Sekarang Juga!

    Bagi Ledis yang tak kunjung mendapatkan kabar gembira tersebut, tak perlu khawatir. Yang perlu dilakukan adalah pahami dahulu ke 4 faktor penyebab seseorang tak kunjung hamil. Jika faktor-faktor berikut ini sudah dipahami, Anda pun akan lebih mudah dan tepat memutuskan solusi mewujudkan impian memiliki momongan yang lucu dan sehat.

     

    1. Bukan berarti mengingatkan betapa tuanya Anda kini, tapi usia berpengaruh terhadap tingkat ovulasi.

    Bukan berarti mengingatkan betapa tuanya Ledis kini, namun mengenali usia diri sendiri berfungsi pula untuk mengerti tingkat ovulasi.
    Usia mempengaruhi tingkat kesuburan Anda  via huffpost.com

    Semakin tua usia Anda dan suami, maka akan semakin lama pula waktu yang diperlukan untuk mendapat kepastian mengandung. Ini dikarenakan tingkat kesuburan mulai menurun pada usia sekitar 30-an dan semakin turun lagi setelah usia 35 tahun.

    Tak hanya pada wanita saja, tingkat kesuburan suami juga bisa menurun meskipun tidak secepat wanita. Tingkat kesuburan pria akan menurun secara bertahap dalam jangka waktu tertentu. Biasanya ini terjadi pada usia yang lebih tua dibandingkan wanita atau istrinya.

     

    2. Memeriksakan dan mengetahui kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan pun perlu. Sebab, calon jabang bayi butuh ibu yang sehat untuk bertumbuh.

    Memeriksakan dan mengetahui kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan pun dianggap perlu. Bukankah nanti juga akan ada calon jabang bayi yang bersemayam sehat di tubuh yang sehat itu?
    Periksakan kondisi kesehatan anda via ww4.sinaimg.cn

    Jika Anda memiliki berat badan yang berlebih atau berpola makan buruk, ada kemungkinan Anda akan lebih sulit untuk hamil. Hormon-hormon wanita yang penting dalam hubungan seksual nanti justru akan tersimpan dalam lemak. Padahal hormon tersebut akan sangat dibutuhkan demi proses pembuahan nantinya. Begitu pun dengan suami, berat badan berlebih pun bisa mempengaruhi hormon. Hormon tersebut bisa terkonversi menjadi hormon wanita karena adanya kelebihan lemak atau berat badan.

    Begitu pun sebaliknya bila berat badan wanita terlalu rendah. Berat badan yang terlalu rendah atau kurus pada wanita rentan menyebabkan siklus menstruasi bulanan menjadi tidak teratur. Artinya, Anda akan sulit menentukan masa ovulasi atau masa subur. Siklus masa subur pun jelas akan menjadi rancu dan berantakan.

    Meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan (bukan hanya pada kesehatan organ reproduksi saja) sangat dianjurkan dan akan meningkatkan peluang Anda untuk hamil. Pada prakteknya nanti, kondisi tubuh secara keseluruhan pun akan bekerja sama dengan kerja organ reproduksi. Jika kondisi tubuh baik, maka organ reproduksi pun tak akan sulit diajak bekerjasama dan yang pasti akan menjadi ramah untuk kehamilan.

     

    3. Tak perlu takut mengunjungi dokter spesialis. Mungkin saja ada riwayat kesehatan reproduksi yang perlu dianalisis secara medis.

    ak perlu takut lagi mengunjungi dokter spesialis. Ledis mungkin saja tidak menyadari bahwa ada riwayat kesehatan reproduksi yang perlu dianalisis secara medis.
    Jangan takut mengunjungi dokter via www.wellnesswildflower.com

    Jika Anda memiliki riwayat masalah kesehatan reproduksi, entah itu dari keturunan orang tua atau tiba-tiba saja pernah mengalaminya di masa lampau, segera pergilah menemui dokter spesialis. Bisa jadi Anda akan lebih sulit hamil dan membutuhkan waktu lebih lama lagi untuk mengandung. Lamanya pun tak ada yang tahu.

    Dokter spesialis akan memeriksa dan memberikan analisis, entah itu lewat pemeriksaan sekejap atau pemeriksaan laboratoris, tergantung dari bagaimana kasus Anda. Dokter pun akan memberikan konsultasi perencanaan kehamilan sesuai ranah medis. Apakah Anda bisa segera memulai perencanaan itu ataukah harus menunda karena mengingat adanya potensi-potensi penyakit tertentu yang dianggap krisis.

     

    4. Memiliki momongan tanpa usaha keras itu mustahil. Seberapa sering Anda berhubungan seksual adalah salah satu kunci untuk berhasil.

    Memiliki momongan tanpa ada usaha keras, niscaya merupakan kemustahilan. Seberapa sering Ledis sering berhubungan seksual adalah salah satu kunci utama keberhasilan.
    Intensitas berhubungan seksual adalah salah satu kunci utama keberhasilan via cms.kienthuc.net.vn

    Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa cara terbaik untuk hamil adalah sering berhubungan seksual. Semakin sering Anda berhubungan seksual bersama suami, kemungkinan hamil pun akan mendekati kata positif. Masa-masa subur dalam sebulan pun dapat dimaksimalkan karena akan tergempur habis-habisan.

    Tentu saja, Anda juga mesti menanggalkan segalabentuk alat kontrasepsi. Beberapa alat kontrasepsi dapat dilepaskan atau dihentikan begitu saja. Ada pula yang harus melalui konsultasi atau pembedahan oleh dokter spesialis. Begitu perencanaan kehamilan sudah mantap, Anda dan suami dapat langsung berkonsultasi pada dokter untuk lepas dari alat-alat kontrasepsi selain kondom.

     

    Bagaimana? Apakah Ledis kini sudah lebih memahami sebab musabab tak kunjung mendapatkan kehamilan? Jika banyak menemui kejanggalan atau merasa sangat kesulitan, segera konsultasikan dengan dokter spesialis. Tetap semangat dan semoga segera mendapatkan momongan!

  • Serba-Serbi Obat Kesuburan Wanita: Pulihkan Ovulasi Hingga Bayi Kembar

    Serba-Serbi Obat Kesuburan Wanita: Pulihkan Ovulasi Hingga Bayi Kembar

    Ledisia.comLedis, obat kesuburan wanita merupakan obat yang berharga bagi mereka yang mengalami kesulitan mendapatkan momongan. Untuk jutaan wanita yang memperjuangkan kehamilan, obat kesuburan menjadi langkah awalnya. Langkah ini akan diambil terlebih dahulu sebelum beranjak ke perawatan medis.

    Obat kesuburan sendiri punya macam-macam bentuk. Ada yang diinjeksikan, ada pula yang berwujud pil oral. Namun apapun bentuknya, tujuan utama obat kesuburan adalah merangsang ovulasi.

     

    Ada Beragam Obat Kesuburan Wanita Di Luar Sana. Inilah Serba-Serbi yang Patut Anda Ketahui Tentangnya!

    Sebelum Anda memutuskan mengambil obat kesuburan wanita, alangkah baiknya bekali diri dengan pengetahuan obat kesuburan. Setelah itu, barulah anda mendatangi dokter kesuburan untuk meminta sarannya. Sebab, obat kesuburan wanita berbeda-beda dan harus disesuaikan dengan kasus infertilitasnya.

     

    Berdasarkan standar medis, ada dua macam obat kesuburan wanita. Mereka adalah clomiphene dan gonadotropin yang bekerja dengan cara berbeda.

    Konsumsi klomid - via diaperchamp.com
    Konsumsi klomid – via diaperchamp.com

    Sebenarnya, ada macam-macam obat kesuburan wanita. Namun yang menjadi standar medis ada dua. Mereka adalah clomiphene citrate atau biasa disebut clomiphene, satunya lagi adalah gonadotropin. Keduanya punya cara kerja yang berbeda.

    Clomiphene merangsang hormon pada otak yang memicu sel telur. Selanjutnya, sel telur di dalam folikel akan dibuat berkembang dan melepaskan diri dari ovarium sehingga erjadilah ovulasi. Berbeda dengan clomiphene yang merangsang hormon, gonadotropin langsung merangsang ovarium. Rangsangan ini akan membuat ovarium memproduksi satu atau bahkan beberapa sel telur sekaligus.

    Beberapa wanita perlu mengkombinasikan obat tersebut dengan inseminasi intrauterin atau dengan teknologi reproduksi bantuan—sebut saja program bayi tabung. Wanita yang menjalani program bayi tabung bisa mengambil obat kesuburan lainnya. Tujuannya agar lapisan rahim bisa dipersiapkan sebelum dihuni bayi. Di samping itu, pengambilan obat kesuburan tersebut dapat mencegah ovarium dari pelepasan sel telur yang terlalu dini,

     

    Obat kesuburan wanita bisa berbeda-beda konsumsi dan kombinasinya. Perbedaan ini dilatarbelakangi oleh penyebab masalah kehamilan yang tak sama satu dengan lainnya.

    Obat kesuburan wanita harus disesuaikan penyebab dan gejalanya - via 3a2ilati.com
    Obat kesuburan wanita harus disesuaikan penyebab dan gejalanya – via 3a2ilati.com

    Setiap wanita bisa mengambil obat kesuburan yang berbeda-beda. Tak terkecuali dengan kombinasinya. Perbedaan ini tergantung pada pengidap masalah kesuburan dan penyebab masalah kehamilannya.

    Misalnya, pada wanita dengan sindrom ovarium polikistik. Dalam keadaan normal, ia akan merespon clomiphene dengan baik. Tapi ada juga yang tidak bisa meresponnya. Biasanya dokter akan memberikan obat metformin yang sensitif dengan insulin. Metformin ini akan membantu merangsang ovulasi supaya normal kembali.

    Beda lagi dengan wanita yang mengidap hiperprolaktinemia. Karena banyaknya kadar hormon prolaktin dalam darah, ovulasi bisa terhambat. Menstruasi bukan cuma tak teratur, tetapi juga bisa absen. Karena itu, dokter memberikan obat kesuburan wanita bernama bromocriptine atau cabergoline. Dengan obat tersebut, ovulasi akan kembali normal seperti semula. Gejala dan dampak hiperprolaktinemia, seperti tumor pituitari, juga diperkecil karena peran kedua obat tadi.

     

    Berdasarkan pengalaman berpuluh-puluh tahun, obat kesuburan wanita sukses dan aman. Bahkan, memiliki bayi kembar pun tak jadi sekadar impian.

    Kembar tiga - via newsplus.co
    Kembar tiga – via newsplus.co

    Banyak sekali obat kesuburan wanita yang berakhir aman dan sukses. Bahkan keamanan dan kesuksesannya telah didasari pengalaman selama 40 tahun. Namun seperti perawatan kesuburan lainnya, obat kesuburan wanita dapat meningkatkan peluang kehamilan berganda. Orang awam biasa menyebut kehamilan berganda ini dengan kehamilan kembar.

    Kehamilan berganda terjadi karena obat kesuburan wanita merangsang produksi telur lebih dari satu. Karena itu, proses pembuahannya pun bisa melibatkan lebih dari satu sel telur. Anda pasti sangat bahagia mendapat kabar kehamilan kembar ini. Namun yang harus dipahami adalah semakin banyak bayi yang dikandung, semakin besar peluang kehamilan beresiko. Resiko itu adalah komplikasi, keguguran, dan kelahiran bayi prematur.

    Mengutip laman babycenter.com, sekitar 10% wanita yang menggunakan clomiphene mengalami kehamilan berganda. Kebanyakan di antara mereka adalah kehamilan kembar dua. Sedangkan kurang lebih 30% wanita yang mengambil gonadotropin mendapatkan kehamilan berganda. Sama seperti clomiphene, mayoritas mendapatkan bayi kembar dua.

     

    Ledis, pastikan obat kesuburan wanita yang akan digunakan berasal dari rekomendasi dokter. Jangan asal membelinya, apalagi tanpa saran dari ahlinya. Sebagaimana obat pada umumnya, obat kesuburan wanita harus dikonsumsi dengan dosis yang tepat. Pun konsumsinya harus disesuaikan dengan penyebab masalah kesuburan.

    Pastikan juga Anda tahu merek obat yang akan dibeli. Jika Anda ingin membeli clomiphene, ada klomid atau serophene. Sedangkan gonadotropin biasa dikenali dengan merek repronex, menopur, bravelle, follistim, dan Gonal-F. Seluruh obat tersebut adalah merek-merek umum yang biasanya disarankan oleh dokter untuk masalah kesuburan Anda. Tetap semangat, ya!

  • 6 Penyebab Infertilitas Wanita yang Wajib Anda Pahami di Luar Kepala!

    6 Penyebab Infertilitas Wanita yang Wajib Anda Pahami di Luar Kepala!

    Ledisia.comLedis, kemarin kita sudah memahami penyebab umum masalah kesuburan pria. Sekarang, saatnya kita memahami sebab-sebab infertilitas pada wanita. Pemicunya beragam, mulai dari masalah ovulasi hingga masalah yang tidak bisa dijelaskan.

    Jika sudah merencanakan kehamilan dengan rutin selama setahun (untuk usia di bawah 35 tahun) atau 6 bulan (untuk wanita di atas 35 tahun) dan tanpa kondom, Anda wajib mengevaluasi kembali rencana kehamilan tersebut. Bila kehamilan belum juga diraih, mungkin saja infertilitas wanita melanda Anda. Bergegaslah ke dokter untuk tes kesuburan dan temui diagnosanya!

     

    Jangan Sampai Ketidaksuburan Merampas Impian Memiliki Buah Hati. Inilah 6 Penyebab Infertilitas Wanita yang Wajib Anda Waspadai!

    Bagi Anda yang belum telanjur terkena infertilitas wanita, kenali dulu gejala-gejalanya. Dengan begitu, Anda bisa menghindari masalah kesuburan sejak dini lewat solusi dan perawatan yang tepat.

     

    1. Masalah ovulasi bisa menghambat pembuahan sel telur. Gara-garanya, Anda mengalami perdarahan dan menstruasi tidak teratur.

    Periode tak teratur, bahkan absen - via nadlanu.com
    Masalah ovulasi – via nadlanu.com

    Problem ovulasi terjadi ketika sel telur tidak matang dalam ovarium. Karenanya, ovarium gagal melepas sel telur matang untuk pembuahan. Gejala utamanya adalah menstruasi tidak teratur, bahkan tidak ada sama sekali. Karena siklusnya tak teratur, otomatis gejala pramenstruasi (di antaranya kembung dan nyeri payudara) pun tidak begitu kentara. Di samping itu, Anda akan mengalami perdarahan di luar kebiasaan. Perdarahan ini bisa ringan tapi juga bisa berat.

    Solusi awal yang bisa Anda lakukan adalah mengatur berat badan ideal agar ovulasi lancar. Jika belum berhasil, Anda masih bisa mengambil obat kesuburan. Obat ini bisa dipakai dengan atau tanpa inseminasi buatan serta program bayi tabung. Pastikan Anda mendapatkan aturan obat kesuburan yang tepat dari dokter.

    Menurut data dari babycenter.com, sebanyak 30-40% wanita mengambil obat kesuburan klomid. Tujuan pengambilan obat tersebut untuk menginduksi ovulasi. Hasilnya, mereka hamil setelah tiga kali siklus pengobatan. Ketika obat dikombinasikan dengan inseminasi buatan, tingkat kehamilan berkisar antara 10-20% per siklusnya. Sedangkan bayi tabung menghasilkan kelahiran dengan persentase 12-41% pada rentang usia 34-42 tahun.

     

    2. Endometriosis menyebabkan peluang kehamilan Anda semakin tipis. Selain menggunakan obat kesuburan, Anda bisa hamil kembali dengan perawatan laparoskopis.

    Menstruasi adalah perdarahan yang paling wajar tejadi - via awdnews.com
    Nyeri panggul awal infertilitas wanita – via awdnews.com

    Endometriosis adalah tumbuhnya jaringan endometrial di luar rongga rahim. Biasanya, jaringan endometrial ini tumbuh pada perut atau panggul. Beberapa wanita tidak merasakan gejala apapun. Sebagian lagi merasakan sakit pada periode dan saat berhubungan seksual. Kadang, gejala ini disertai perdarahan yang tidak biasa dan nyeri panggul.

    Solusi dari endometriosis adalah operasi. Operasi dilakukan untuk membuang jaringan endometrial dan membuka tuba falopi yang terblokir. Selain operasi, Anda bisa memilih obat kesuburan (dengan atau tanpa inseminasi buatan) serta program bayi tabung.

    Studi menemukan, 30% wanita infertil berhubungan dengan tahap awal endometriosis. Mereka bisa hamil secara alami dalam 3 tahun setelah buang jaringan endometrial dengan operasi laparoskopi. Sedangkan yang dirawat dengan obat kesuburan dan inseminasi buatan, memiliki persentase kehamilan 9-15% per siklusnya. Tingkat kelahiran untuk mereka yang memiliki program bayi tabung adalah 12-41%, tergantung umur.

     

    3. Semakin menua, kuantitas dan kualitas sel telur semakin rendah. Cobalah program bayi tabung supaya mengusahakan momongan tak terlalu susah.

    Semakin tua, persediaan sel telur menipis - via 1mpkoh2uj7ew36r28p3t8kxt11gl.wp
    Semakin tua, persediaan sel telur menipis – via 1mpkoh2uj7ew36r28p3t8kxt11gl.wp

    Setelah usia 35 tahun, kualitas dan kuantitas sel telur yang diproduksi wanita akan menyusut. Baik itu produksi secara alamiah maupun dengan perawatan kesuburan. Masalahnya adalah tidak ada gejala pada kondisi ini. Anda bisa mengetahuinya hanya dengan tes kesuburan. Jika Anda positif, cobalah program bayi tabung.

     

    4. Sindrom ovarium polikistik menyebabkan folikel enggan melepas sel telur. Gaya hidup sehat harus mulai diatur supaya ovulasi kembali teratur.

    Gaya hidup sehat, bebas sindrom ovairum polikistik - via lifemartini.com
    Gaya hidup sehat, bebas sindrom ovairum polikistik – via lifemartini.com

    Sindrom ovarium polikistik adalah infertilitas wanita di mana folikel kecil dalam ovarium tidak berkembang. Akibatnya, sel telur Anda tidak bisa matang dan dilepaskan. Kondisi ini ditandai dengan ketidakseimbangan hormon dan pola ovulasi yang tidak bisa diprediksi. Selain menstruasi yang tidak teratur, sindrom ini punya gejala fisik yang kentara. Misalnya obesitas, jerawat, dan rambut tumbuh berlebihan pada wajah serta tubuh.

    Sebagai solusinya, Anda bisa memodifikasi gaya hidup. Mulailah diet sehat dan olahraga. Bisa juga mengambil klomid atau obat kesuburan yang diinjeksikan. Jika mau, pengeboran ovarium (untuk picu ovulasi) dan bayi tabung juga sah-sah saja dilakukan.

    Mereka yang menurunkan 5-10% berat badannya, terbukti dapat ovulasi secara reguler. Sedangkan wanita yang mengkonsumsi klomid memiliki tingkat kehamilan 18% per siklus. Persentase kehamilan yang lebih besar lagi didapat dengan pengeboran ovarium. Dalam jangka waktu setahun, persentase kehamilannya 50%.

     

    5. Faktor tuba falopi turut menyebabkan infertilitas wanita. Ini karena sel telur terhambat jalannya gara-gara kerja tuba falopi tak sempurna.

    Dokter berdiskusi dengan Anda dan melakukan diagnosis - via colgate.com
    Mendiskusikan masalah tuba falopi dengan dokter – via colgate.com

    Rusak atau tersumbatnya tuba falopi mencegah sperma mencapai sel telur. Maka, pembuahan di uterus pun mustahil terjadi. Kondisi ini tidak menimbulkan gejala apapun. Penyebabnya bisa karena radang panggul, infeksi menular seksual, atau operasi sterilisasi.

    Dokter akan memberi solusi operasi untuk membuka tuba falopi. Jika operasi gagal atau tuba falopi sudah amat rusak, tuba falopi akan dihilangkan. Kemudian Anda disarankan mengikuti program bayi tabung agar peluang kehamilan tetap ada.

    Angka konsepsi setelah operasi sangat bervariasi. Ini tergantung dari lokasi, parahnya kasus, dan jumlah jaringan parut pasca operasi. Sedangkan mereka yang mencoba bayi tabung, rata-rata 32% hamil per siklusnya. Persentase ini akan tetap tergantung pada umur, luasnya tuba falopi yang bermasalah, apakah tuba falopi sudah dihapus, dan lain-lain.

     

    6. Jika kelima penyebab tadi tak terjadi, barangkali unexplained fertility problems sedang Anda idap. Menemui dokter adalah langkah terbaik untuk analisis dan solusi terlengkap.

    Dapatkan analisis dan solusi lengkap untuk infertilitas wanita yang tidak bisa dijelaskan - via bolit.org
    Dapatkan analisis dan solusi lengkap untuk infertilitas wanita yang tidak bisa dijelaskan – via bolit.org

    Anda digolongkan dalam kategori ini jika tak ada yang mencurigakan pada organ reproduksi. Bahkan, hasil tes kesuburan menyatakan Anda normal. Para ahli percaya kalau kasus seperti ini karena perbedaan tipis antara cara kerja sistem reproduksi. Misalnya perbedaan pada perkembangan folikel, fungsi sperma, atau proses pembuahan. Faktor gaya hidup pun berpengaruh. Kelebihan atau kekurangan berat badan, terlalu banyak kafein dan alkohol, serta merokok menyebabkan infertilitas wanita.

    Dokter akan memberikan Anda obat kesuburan, baik dengan atau tanpa inseminasi buatan. Anda juga bisa memilih program bayi tabung jika ingin potensi kehamilan yang lebih besar. Obat kesuburan yang dikombinasikan dengan inseminasi buatan memberi persentase kehamilan 9-26% per siklus. Dengan bayi tabung, persentase kehamilan sebesar 30% akan didapat per siklusnya.

     

    Ledis, jika penyebab infertilitas wanita sudah Anda periksakan pada dokter dan menemui hasil positif, jangan ragu mengikuti perawatannya! Ingat, masa subur wanita tidak lama. Setelah usia 35 tahun, kesuburan Anda akan cepat berkurang dan mencapai menopause. Jika Anda tidak merawatnya sekarang, kapan lagi Anda memiliki momongan?

  • Waspadai Penyebab Masalah Kesuburan Pria yang Mengganggu Kehamilan!

    Waspadai Penyebab Masalah Kesuburan Pria yang Mengganggu Kehamilan!

    Ledisia.comLedis, masalah kesuburan pria yang mengganggu kehamilan, kini jadi topik seksi. Di Amerika Serikat saja, ada kurang lebih 11 persen pasangan usia subur yang punya masalah dalam mendapatkan kehamilan atau mempertahankannya. Jika dibuat perbandingan, 1/3 masalah kesuburan ini dialami oleh pasangan pria dan 1/3 lagi dialami oleh wanita. Sisanya, sama-sama dialami pasangan suami istri dan penderita masalah kesuburan tanpa sebab.

    Jika Anda dan suami telah mencoba untuk hamil selama setahun (untuk usia di bawah 35 tahun) atau enam bulan (di atas 35 tahun), dengan rutin dan tanpa kondom, alangkah baiknya menemui dokter sekarang juga. Pastikan Anda tidak menjadi salah satu pasangan infertil seperti di atas. Biasanya, spesialis kesuburan akan melakukan pemeriksaan awal untuk serangkaian tes kesuburan.

     

    Jika Tak Kunjung Dapat Momongan, Masalah Kesuburan Pria Ini Perlu Diwaspadai. Bila Merasakan Gejalanya, Lebih Baik Periksakan Sejak Dini!

    Pada pemeriksaan awal untuk suami, akan dilakukan analisis air mani dan pemeriksaan riwayat lainnya. Jika hasil analisis menunjukkan abnormalitas, dokter bisa merujuk suami pada urologis atau spesialis reproduksi laki-laki. Urologis akan membantu Anda dan pasangan memilih teknologi perawatan yang sesuai. Sebab, mungkin saja suami Anda mengalami penyebab kesuburan seperti berikut ini.

     

    1. Selama ini, banyak pria mengabaikan faktor gaya hidup dan riwayat medis. Padahal, merokok dan minum alkohol menjadi awal masalah kesuburan pria.

    Gaya hidup merokok - via cigarette-deals.com
    Merokok menimbulkan masalah kesuburan pria – via cigarette-deals.com

    Tanpa disadari, gaya hidup beserta riwayat kesehatan mempengaruhi sistem reproduksi dan kesuburan. Pria akan sulit memiliki momongan jika terbiasa merokok, menghisap ganja, dan mencandu narkoba. Di samping itu, konsumsi alkohol tiga kali sehari atau lebih bisa dibilang memperburuk kesuburan. Itu karena zat yang dikandungnya dapat merusak kualitas dan kuantitas sperma.

    Pria yang ingin subur harus hati-hati terhadap penggunaan obat. Steroid anabolik dan obat tertentu (obat terapi penggantian testosteron, radang sendi, kanker, infeksi, atau pencernaan) juga mengakibatkan ketidaksuburan. Penyakit kronis (diabetes, kanker, atau penyakit tiroid) turut dituding sebagai penyebab infertilitas, di samping asupan nutrisi yang rendah, obesitas, dan paparan racun berbahaya.

    Memiliki satu atau dua testis yang tidak turun ketika bayi, hernia, dan sejarah infeksi menular seksual banyak berpengaruh juga untuk kesuburan. Jika suami Anda punya satu atau beberapa rangkaian faktor resiko di atas, katakanlah pada dokter. Diskusikan apa yang bisa dilakukan untuk menambah peluang kehamilan.

     

    2. Varikokel adalah varises di dalam skrotum. Tanpa diketahui, ia juga berbahaya dan menyebabkan kesuburan menurun.

    Varikokel bisa membunuh sperma via en.karaz.me
    Varikokel bisa membunuh sperma via en.karaz.me

    Varikokel adalah pembuluh darah yang membesar seperti varises di dalam skrotum. Varikokel dianggap sebagai masalah kesuburan pria karena menaikkan suhu testis. Akibatnya, produksi sperma terpengaruh karena suhu yang panasnya membunuh sperma.

    Kebanyakan pria dengan varikokel tak punya gejala. Tapi, ada juga yang sakit pada skrotumnya. Sakit itu semakin terasa setelah duduk, berdiri, atau olahraga dalam waktu yang lama. Jika ini terjadi, bawalah suami pada dokter untuk pemeriksaan fisik atau USG. Kalau dokter menyatakan positif mengidap varikokel, solusi yang ditawarkan adalah operasi perbaikan varikokel. Jika enggan operasi, masih ada inseminasi intrauterin dan program bayi tabung dengan intracytoplasmic sperm injection (ICSI).

     

    3. Sulit hamil turut disebabkan masalah ejakulasi. Misalnya penyumbatan saluran ejakulasi yang membuat sperma buntu di satu sisi.

    Kesuburan semakin berkurang - via mythirtyspot.com
    Gagal hamil karena masalah ejakulasi – via mythirtyspot.com

    Masalah ejakulasi yang dimaksud adalah penyumbatan di saluran ejakulasinya. Penyumbatan ini mencegah sperma bersatu dalam cairan ejakulasi. Biasanya, ini terjadi ketika epididymis (organ yang membawa sperma dari testis) atau vas deferens (tabung yang membawa sperma ke saluran ejakulasi) terblokir atau rusak.

    Pria lainnya malah mengalami ejakulasi retrogade. Ejakulasi ini terjadi ketika air mani masuk ke kandung kemih, bukannya ke penis. Penyebabnya adalah otot di leher kandung kemih yang tak bekerja. Penyebab lainnya lagi adalah infeksi, cedera, diabetes, masalah neurologis, cacat bawaan, atau vasektomi.

    Masalah ejakulasi ini kadang dirasakan tanpa gejala. Namun jika mengalami ejakulasi retrogade, urin tampak berawan atau tidak ada ejakulasi setelah orgasme. Solusi yang ditawarkan oleh dokter adalah inseminasi intrauterin, operasi untuk perbaikan obstruksi, membalikkan vasektomi, dan menghapus sperma untuk program bayi tabung.

     

    4. Sperma sedikit atau motilitas rendah harus diwaspadai karena tidak ada gejalanya. Penyebabnya bervariasi, mulai dari ketidakseimbangan hormon hingga paparan kimia.

    Paparan kimia atau racun dari lingkungan sekitar bisa mempengaruhi kesuburan - via propublica.org
    Paparan kimia atau racun dari lingkungan sekitar bisa mempengaruhi kesuburan – via propublica.org

    Jika pasangan Anda punya sedikit atau tidak ada sperma, motilitasnya rendah, dan bentuknya abnormal, otomatis tidak mungkin melakukan pembuahan sel telur. Problem semacam ini bisa disebabkan karena macam-macam hal. Mulai dari ketidakseimbangan hormon, penyakit/luka organ kemih dan genital, demam atau paparan panas, kelainan genetik, penggunaan obat-obatan tertentu, dan paparan kimia.

    Jumlah sperma yang sedikit dan masalah motilitas memang tidak dapat ditengarai gejalanya. Solusi yang mungkin disarankan adalah obat kesuburan, inseminasi intrauterin, atau program bayi tabung dengan intracytoplasmic sperm injection (ICSI).

     

    5. Sebenarnya, pria punya antibodi anti sperma. Inilah yang perlu diwaspadai karena kedatangannya tak hanya merusak kesuburan, juga tanpa gejala.

    Pria juga bisa mengembangkan antibodi anti sperma - via geocities.ws
    Pria juga bisa mengembangkan antibodi anti sperma – via geocities.ws

    Secara alamiah, tubuh pria dapat mengembangkan antibodi yang menurunkan motilitas dan merusak sperma. Hal ini sering terjadi setelah vasektomi, torsi testis (testis terpelintir ke dalam skrotum), infeksi, atau trauma. Walaupun adanya antibodi ini tidak bergejala, dokter tetap punya solusinya. Biasanya, program bayi tabung dengan intracytoplasmic sperm injection (ICSI) menjadi pilihan perawatan utama. Di samping itu, ada steroid yang dipakai untuk jangka waktu tak lama.

     

    6. Selain kelima penyebab di atas, ada masalah kesuburan yang tak bisa dijelaskan. Oleh karenanya jika hasil tes normal, jangan kaget dan terheran-heran!

    Konsultasikan perihal menstruasi tidak teratur agar terhindar dari kista ovarium - via brooklynabortionclinic.nyc
    Konsultasikan perihal unexplained infertility – via brooklynabortionclinic.nyc

    Selain kelima penyebab di atas, ada masalah kesuburan pria yang tidak bisa dijelaskan/ditemukan penyebabnya. Tes kesuburan yang dilakukan bahkan tidak menunjukkan abnormalitas sama sekali. Jika terjadi, dokter mendiagnosa suami Anda mengidap unexplained infertility.

    Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan hal ini. Sebut saja paparan lingkungan yang berbahaya, perbedaan dalam fungsi sperma atau proses pembuahan, jumlah sperma, dan motilitas yang ada di bawah ambang rasional, dan kombinasi faktor lainnya. Kasus ini memang tak bergejala. Dokter akan memberi obat kesuburan yang diikuti inseminasi intrauterin atau program bayi tabung.

     

    Ledis, jika Anda melihat gejala masalah kesuburan pria tersebut pada suami, jangan ragu untuk mengingatkan suami atas potensi infertilitas yang mungkin terjadi. Rencanakanlah waktu berkonsultasi dan mengambil tes kesuburan bersama. Percayalah, Anda dan pasangan tidak akan merugi. Toh, ini demi impian bersama, bukan?

  • Waspadai Gejala Sindrom Ovarium Polikistik yang Dapat Merusak Kesuburan Anda!

    Waspadai Gejala Sindrom Ovarium Polikistik yang Dapat Merusak Kesuburan Anda!

    Ledisia.comLedis, salah satu penyebab gagalnya memiliki momongan adalah adanya kista dalam ovarium Anda. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan sindrom ovarium polikistik (Polycystic Ovarium Syndrome atau PCOS). Wanita yang mengidap kondisi ini, mempunyai terlalu banyak hormon pria. Sebaliknya, ia tidak memiliki kecukupan hormon wanita yang dapat digunakan untuk memproduksi sel telur matang.

    Jika sindrom ovarium polikistik ini menghampiri, ovulasi Anda akan menjadi tidak teratur bahkan langka. Kalau dibiarkan saja dan tidak segera dirawat, ketidakseimbangan hormon ini akan mempengaruhi semua area tubuh dan menambah resiko adanya penyakit tertentu seperti diabetes, penyakit jantung, dan ketidaksuburan.

     

    Kenalilah Penyebab dan Gejala Sindrom Ovarium Polikistik. Jika Menstruasi Tak Teratur atau Tak Ada, Bisa Jadi Kesuburan Anda Sedang Terusik!

    Lalu, apa saja penyebab sindrom ovarium polikistik? Gejala apa saja yang akan dirasakan jika sindrom ini menghampiri? Apa pula yang seharusnya segera dilakukan? Untuk mengetahui lebih lengkapnya, mari kita simak poin-poin berikut dengan seksama!

     

    Sindrom ovarium polikistik bermula dari tidak dilepaskannya sel telur Anda. Karena ia tetap terjebak pada folikel yang penuh cairan, lama kelamaan terjadilah kista.

    Perbandingan ovarium yang normal dan dengan sindrom ovarium polikistik - via pinimg.com
    Perbandingan ovarium normal dan ovarium dengan kista – via pinimg.com

    Pada wanita yang normal, ovulasi akan selalu terjadi setiap bulan. Ovulasi dimulai ketika folikel ovarium (kantung berisi cairan yang mengandung sel telur) terbuka dan melepaskan sel telur yang sudah matang ke tuba falopi. Tapi jika Anda punya sindrom ovarium polikistik, kelebihan hormon pria akan mencegah sel telur tadi dari proses pematangan dan pelepasan.

    Pada akhirnya, sel telur tetap berada di dalam folikel yang penuh cairan. Sel telur yang terjebak dalam folikel inilah yang disebut kista. Banyak wanita dengan sindrom ovarium polikistik mengalami pembesaran ovarium, yang juga mengandung sekelompok kista kecil tadi.

    Dengan tidak adanya perkembangan folikel yang normal dan ovulasi, otomatis kadar hormon laki-laki tetap berada dalam level tinggi. Sedangkan itu, hormon wanita jumlahnya tidak seimbang. Siklus ini pun akan terus-menerus berulang sampai selama kista tadi masih ada.

     

    Sindrom ovarium polikistik juga ada hubungannya dengan kadar insulin. Kelebihan insulin dalam tubuh akan menimbulkan produksi hormon pria pada wanita sehingga kesuburan anda terganggu.

    Insulin berlebih membuat ingin makan terus - via boro.gr
    Insulin berlebih membuat ingin makan terus – via boro.gr

    Banyak wanita dengan sindrom ovarium polikistik memiliki resistensi insulin. Artinya, tubuh tidak bisa memproses zat glukosa (gula) secara efisien. Kemudian kelebihan hormon insulin inilah yang akan mendorong glukosa ke dalam sel agar zat ini bisa disimpan untuk menjadi energi. Namun, terlalu banyak insulin akan memberi dampak bertambahnya nafsu makan dan berujung pada kenaikan berat badan. Selain itu, produksi hormon pria Anda akan terus bertambah seiring waktu.

     

    Pada banyak kasus, sindrom ovarium polikistik disebabkan oleh faktor genetik, diet, dan lingkungan. Tapi, faktor genetik dan lingkunganlah yang menimbulkan risiko paling tinggi.

    Faktor lingkungan dan genetik jadi perpaduan yang kuat - via paperblog.com
    Faktor lingkungan dan genetik jadi perpaduan yang kuat – via paperblog.com

    Para ahli medis sesungguhnya tidak yakin dengan penyebab pasti sindrom ovarium polikistik. Namun pada banyak kasus, sindrom ini banyak sekali terjadi pada kelompok keluarga. Maksudnya, jika ada riwayat sindrom ovarium polikistik di keluarga, maka potensi Anda terkena juga besar. Oleh karenanya, peneliti percaya bahwa faktor genetika turut terlibat.

    Faktor diet dan lingkungan yang berbahaya/beracun juga dipercaya bisa menjadi faktor penyebab sindrom ovarium polikistik. Namun, para ahli lebih percaya bahwa penyebab sindrom ovarium polikistik yang paling mungkin adalah terjadinya perpaduan antara faktor genetika dan lingkungan sekaligus. Jika keduanya terjadi pada Anda, kemungkinan terkena sindrom akan lebih besar.

     

    Setiap wanita punya karakteristik masing-masing dalam gejala sindrom ovarium polikistik. Namun yang pasti, periode menstruasi Anda akan menjadi tidak teratur atau absen sama sekali.

    Periode tak teratur, bahkan absen - via nadlanu.com
    Periode tak teratur, bahkan absen – via nadlanu.com

    Setiap wanita dengan sindrom ovarium polikistik memiliki karakteristik dan keunikan kadar hormonnya masing-masing. Fluktuasi gejala yang terjadi pun bisa berbeda-beda pada masing-masing wanita. Seperti yang dilansir dari laman babycenter.com, hingga 80% wanita dengan sindrom ovarium polikistik mengalami obesitas. Mereka yang mengalami obesitas tersebut, biasanya membawa kelebihan berat badan pada area di sekitar pinggang.

    Sementara itu, lebih dari 70% wanita dengan sindrom ovarium polikistik memiliki pertumbuhan rambut yang berlebihan di sekitar wajah, dada, perut bagian bawah, punggung, dan paha. Yang lainnya lagi punya gejala-gejala umum sebagai berikut:

    • Periode yang tidak teratur, bahkan tidak ada
    • Perdarahan selama periode yang sangat ringan, sangat berat, atau tidak bisa diprediksi
    • Problem kulit seperti jerawat dan bercak hitam
    • Penipisan rambut pada kulit kepala
    • Apnea tidur (gangguan tidur dengan kesulitan napas yang terjadi berulang kali)
    • Sulit hamil

     

    Jika Anda punya gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas, jangan pernah buang waktu! Menstruasi yang tidak teratur saja sudah merupakan salah satu gejala ketidaksuburan. Apalagi kalau disertai gejala sindrom ovarium polikistik, bukan?

    Yuk, segera periksakan diri ke dokter, Ledis. Jika punya, bawalah grafik ovulasi dan lengkapi dengan riwayat keluarga dan kesehatan Anda. Dokter akan mendiagnosa dan berdiskusi dengan Anda, kemudian melakukan pemeriksaan fisik, tes darah, serta USG. Jangan tunda lagi! Jika tidak periksa sekarang, kapan lagi?

  • 6 Tes Kesuburan yang Dijalani Untuk Menentukan Infertilitas Wanita

    6 Tes Kesuburan yang Dijalani Untuk Menentukan Infertilitas Wanita

    Ledisia.comLedis, sudah seharusnya pasangan suami istri yang tak kunjung mendapatkan momongan, memeriksakan diri dokter spesialis kesuburan sesegera mungkin. Selain untuk tes kesuburan, resiko yang lebih mengancam bisa diketahui dan dicegah sebelum benar-benar terjadi.

    Untuk tes kesuburan, baik pria maupun wanita punya langkah yang berbeda. Tes pada wanita umumnya lebih rumit karena organ reproduksi wanita itu sangat kompleks. Ada banyak tahapan dan melibatkan sejumlah peralatan medis. Meskipun kelihatannya rumit dan melelahkan, hal ini tetap perlu dilakukan agar anda tak berlarut-larut dengan masalah kesuburan yagn menghinggapi.

     

    Jika Anda Sulit Mendapatkan Momongan, Cobalah Melakukan Tes Kesuburan. Lewat 6 Jenis Tes Berikut Ini, Akar Permasalahannya Niscaya Bisa Ditemukan.

    Sejauh ini, telah dikenal enam macam tes kesuburan yang ditujukan bagi wanita. Mulai dari tes darah hingga laparoskopi dapat Anda jajal sesuai dengan kondisi anda dan saran dokter. Lalu, bagaimanakah tes kesuburan tersebut bekerja? Sekompleks apa prosedurnya? Yuk, kita cari tahu bersama.

     

    1. Grafik basal tubuh adalah salah satu tes kesuburan yang paling sederhana. Tapi, jika Anda tak pernah melakukannya, ada cara lain agar ovulasi Anda tetap bisa diketahui.

    Cek suhu basal segera sebelum Anda bangkit - via wonderpediamagazine.co.uk
    Cek suhu basal segera sebelum Anda bangkit – via wonderpediamagazine.co.uk

    Jika sampai sekarang Anda masih melakukan pelacakan terhadap suhu basal tubuh (dan lendir serviks) atau menggunakan alat prediksi ovulasi, bawalah informasi tersebut pada dokter spesialis. Jika Anda tak pernah melakukannya, tak perlu khawatir! Dokter akan menjalankan tes lain untuk mengetahui apakah Anda ovulasi.

    Untuk melacak suhu basal tubuh, Anda perlu melakukan pengukuran suhu basal setiap pagi. Lakukan secepat mungkin Anda bangun dan sebelum tubuh bangkit. Ukurlah suhunya selama sebulan dan catat datanya ke dalam grafik. Ketika tubuh melepaskan progesteron yang diikuti ovulasi, suhu basal Anda akan naik secara tajam. Anda juga bisa memakai alat prediksi ovulasi dengan membelinya via apotek. Ia akan bekerja mendeteksi lonjakan hormon luteinizing (LH) dalam urin sebelum ovulasi.

     

    2. Tes darah adalah tes kesuburan yang cukup terarah. Ini karena kemampuannya yang sanggup mengkaji kadar macam-macam hormon di dalam darah.

    Tes darah - via phunukieuviet.com
    Tes darah – via phunukieuviet.com

    Lewat tes darah, Anda akan menjalankan sejumlah pemeriksaan darah. Dokter akan menguji kadar LH, hormon stimulasi tiroid, hormon stimulasi folikel, hormon Anti-Mullerian, estrogen, dan prolaktin. Kadang-kadang, kadar androgen atau progesteron pun ikut menjadi salah satu tahapan tesnya.

     

    3. Ada pula tes kesuburan yang melibatkan X-ray yang disebut histerosalpingogram. Melaluinya, dokter bisa melihat kondisi tuba falopi dan abnormalitas yang terpendam.

    X-ray via americanpregnancy.org
    Prosedur x-ray pada histerosalpingogram via americanpregnancy.org

    Prosedur X-ray ini, akan membuat dokter melihat apakah tuba falopi Anda terblokir atau tidak. Selain itu, prosedur ini juga bisa menunjukkan apakah struktur uterus masih normal atau ada gangguan seperti polip, fibroid, jaringan parut, atau abnormalitas uterus lain yang mungkin mempengaruhi kesuburan. Dokter akan menyuntikkan pewarna khusus lewat leher rahim ke dalam rahim dan tuba falopi. Kemudian barulah dilakukan pelacakan lewat X-ray.

     

    4. Pada tes laparoskopi, dokter akan melibatkan anestesi. Baru kemudian panggul diteliti dari potensi penyakit tertentu agar ia bisa segera diobati.

    Laparoskopi via geniuspharm.com
    Laparoskopi membantu mendeteksi penyakit yang mengganggu kesuburan via geniuspharm.com

    Laparoskopi adalah salah satu tindakan bedah rawat jalan. Pembedahan ini dilakukan dengan anestesi umum dan akan membuat dokter memeriksa organ panggul. Tujuannya memeriksa adanya potensi jaringan parut atau endometriosis, serta mengobati kelainan panggul tersebut.

    Laparoskopi biasanya diperuntukkan bagi wanita dengan kadar HSG abnormal, nyeri panggul, atau mempunyai faktor resiko untuk penyakit panggul (infeksi panggul atau pernah operasi sebelumnya). Dokter mungkin akan merekomendasikan prosedur ini jika Anda tidak hamil bersamaan dengan perawatan kesuburan awal, sebelum akhirnya mencoba program bayi tabung.

     

    5. USG transvaginal biasa digunakan untuk mendeteksi adanya folikel yang berkembang. Ia juga dipakai untuk mengidentifikasi problem pada panggul.

    Melakukan USG transvaginal didampingi suami - via sanitas.es
    Melakukan USG transvaginal didampingi suami – via sanitas.es

    Pada jenis USG yang satu ini, dokter akan menempatkan alat bernama probe ultrasound pada vagina. Fungsinya untuk menentukan apakah ada folikel yang berkembang. Sekaligus itu, ia juga akan menghitung banyaknya folikel dalam ovarium dan mengidentifikasi problem pada panggul serta ovarium (seperti kista ovarium atau fibroid rahim).

     

    6. Setelah sempat melakukan histerosalpingogram, dokter akan melanjutkan dengan tes histeroskopi. Biasanya ini terjadi kalau problem potensial berhasil dideteksi.

    Prosedur histeroskopi akan dilakukan bila perlu via www.laobgyns.com
    Prosedur histeroskopi akan dilakukan bila perlu via www.laobgyns.com

    Dokter akan menggunakan tes ini jika HSG menunjukkan beberapa potensi masalah. Selama prosedur dijalankan, sebuah histeroskop kecil (tabung tipis dengan kamera di ujungnya) akan ditempatkan ke dalam uterus melalui serviks. Tujuannya untuk melihat apakah Anda punya fibroid, polip, atau ketidaknormalan lainnya yang berefek pada kesuburan.

    Prosedur ini tidak memperbolehkan dokter untuk mengevaluasi tuba falopi. Namun histeroskop yang dimasukkan tadi, akan menyediakan gambar yang sangat jelas dari uterus.

     

    7. Sesuai namanya, clomiphene challenge test turut melibatkan obat kesuburan klomid. Dari sinilah, dokter akan memahami fungsi ovarium Anda seberapa baik.

    Konsumsi klomid untuk tes kesuburan - via newkidscenter.com
    Konsumsi klomid untuk tes kesuburan – via newkidscenter.com

    Anda mungkin akan menjalani tes ini agar mendapatkan informasi menyeluruh tentang seberapa baik fungsi ovarium. Di samping itu, tes ini juga akan mengukur respon ovarium pada pengobatan kesuburan. Prosesnya sendiri dimulai dengan tes darah pada hari ketiga, setelah periode Anda dimulai. Tes darah ini ditujukan untuk mengetahui kadar hormon stimulasi folikel dan estradiol (hormon wanita).

    Kemudian, pada hari kelima setelah periode dimulai, barulah Anda mengambil obat kesuburan clomiphene citrate (klomid) untuk dikonsumsi selama 5 hari. Dokter akan mengetes kembali kadar hormon pada hari kesepuluh dari siklus menstruasi. Hasil dari tes akan memberikan beberapa pencerahan pada seberapa baik terapi kesuburan akan bekerja untuk Anda.

     

    Itulah 6 macam tes kesuburan yang akan dijalani oleh wanita dengan masalah kesuburan. Biasanya, proses ini akan diawali dengan meninjau riwayat kesehatan, riwayat seksual, riwayat genetik, gaya hidup, dan lainnya lagi. Barulah dokter melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan ini bisa mencakup beberapa atau bahkan semua tes yang dijelaskan di atas.

    Yang tidak boleh Anda lupakan, akan ada banyak tes dan prosedur dilakukan di bagian awal. Maka dari itu, Anda dan suami dituntut kompak agar bisa mengatur ulang jadwal untuk menjalankan seluruh prosedurnya. Apalagi prosedur ini tidak bisa dilakukan dalam sekali pertemuan. Tetap semangat merencanakan kehamilan, Ledis!

  • Mengatasi Fibroid Rahim dengan Miomektomi

    Mengatasi Fibroid Rahim dengan Miomektomi

    Ledisia.comLedis, fibroid rahim (uterine fibroids) adalah tumor yang tumbuh dari sel otot di rahim wanita. Umumnya, penyakit ini menyerang wanita berusia 30-40 tahun. Bahkan, dilansir dari laman babycenter.com, sekitar satu dari empat perempuan memiliki fibroid di tahun-tahun suburnya.

    Yang perlu Anda tahu, fibroid rahim dapat mengganggu kesuburan Anda lho! Ini karena fibroid dapat tumbuh di luar rahim atau pun di dalam jaringan pada dinding rahim. Fibroid yang dibiarkan membesar bahkan dapat mengubah bentuk rahim, serta memberi tekanan pada kandung kemih atau usus. Bahkan, pada kasus yang langka, fibroid berukuran besar juga dapat memblokir pembukaan rahim pada wanita hamil sehingga kemungkinan melahirkan secara caesar lebih besar terjadi.

     

    Waspadailah Gejala-Gejala Fibroid Rahim Pada Organ Reproduksi Anda. Dengan Perawatan Miomektomi, Rencana Kehamilan Anda Tidak Akan Berakhir Sia-Sia!

    Anda tidak ingin kasus fibroid rahim ini menimpa Anda, bukan? Oleh karenanya, penting bagi Anda yang tengah merencanakan kehamilan untuk mengetahui apa saja penyebab dan gejala yang mengindikasikan timbulnya fibroid. Yuk, kita cari tahu lebih banyak tentang fibroid rahim lewat penjelasan berikut ini!

     

    Menurut beberapa kasus, fibroid rahim bisa terjadi karena dua alasan, yaitu karena genetik hormon maupun karena kadar estrogren yang mengalami peningkatan.

    Fibroid bisa karena genetik - via zajenata.bg
    Fibroid bisa karena genetik – via zajenata.bg

    Sebenarnya, penyebab timbulnya fibroid yang juga biasa disebut dengan istilah leiomyomas atau mioma uterus ini belum bisa diketahui pasti. Tapi dalam beberapa kasus, fibroid bisa terjadi karena genetik hormon dan kadar estrogen yang meningkat.

    Ketika kadar hormon estrogen naik (contohnya, selama kehamilan), fibroid bisa tumbuh dan berkembang. Namun mendekati menopause, kadar estrogen akan menurun. Maka, fibroid pun akan mengecil atau berhenti tumbuh. Sedangkan dalam kasus genetik hormon, wanita yang memiliki riwayat keluarga dengan fibroid rahim juga punya resiko lebih tinggi mengalami penyakit tersebut. Kemungkinan gen yang diwariskan pada wanita tersebut bisa meningkatkan peluang adanya fibroid.

     

    Gejala fibroid rahim cukup beragam. Mulai dari rasa nyeri, perdarahan hebat, sakit punggung, hingga yang paling menyedihkan adalah sulitnya nenperoleh kehamilan.

    Gejala berupa sakit punggung - via fisioterapiabormujos.com
    Gejala berupa sakit punggung – via fisioterapiabormujos.com

    Kebanyakan wanita dengan fibroid rahim tidak pernah merasakan gejala yang cukup spesifik. Bahkan, banyak juga yang tidak pernah tahu kalau mereka punya fibroid, sampai mereka sulit mendapatkan kehamilan. Namun, sebagian wanita lainnya juga tercatat memiliki gejala tertentu. Misalnya perdarahan berat atau berkepanjangan selama periode. Akibat gejala ini, Anda bisa kekurangan zat besi atau anemia.

    Ada pula wanita yang merasakan gejala perut terasa penuh, nyeri, atau seperti ada tekanan pada perut bagian bawah. Saat sedang menstruasi, keram yang menyakitkan juga ikut mengiringi. Sering tidak nyaman buang air kecil, sakit punggung, nyeri saat berhubungan seksual, dan sembelit atau sakit usus juga jadi gejala lain yang turut mengindikasikan adanya fibroid rahim. Akhirnya, puncak gejala fibroid rahim yang paling menyedihkan bagi Anda adalah sulit hamil!

     

    Bila gejala tadi kuat Anda rasakan, bergegaslah ke dokter untuk didiagnosa, apalagi kalau anda tak pernah memeriksakan panggul secara rutin sebelumnya.

    Mendapatkan diagnosa atas gejala Anda - via webmd.com
    Mendapatkan diagnosa atas gejala Anda – via webmd.com

    Kebanyakan kasus fibroid rahim ditemukan selama pemeriksaan panggul yang rutin. Oleh karenanya, penyakit ini agak sulit dideteksi jika Anda tidak merasakan gejala apa-apa dan tidak pernah melakukan pemeriksaan panggul. Diagnosa fibroid rahim bisa muncul kalau dokter melihat rahim Anda tampak kental atau bentuknya tidak teratur. Terlebih jika Anda mengeluhkan seringnya rasa nyeri yang muncul, dokter akan melakukan USG pada daerah rahim dan ovarium.

     

    Perawatan fibroid rahim yang tepat akan mengembalikan lagi kesuburan Anda. Seperti miomektomi yang bisa meredakan gejala fibroid dan membuat rencana kehamilan Anda tak lagi sia-sia.

    Dokter sedang menjalankan operasi miomektomi - via turner.com
    Dokter sedang menjalankan operasi miomektomi – via turner.com

    Tidak semua kasus fibroid perlu mendapatkan perawatan. Pada umumnya, dokter akan melakukan perawatan fibroid rahim jika Anda merasakan ketidaknyamanan yang sangat besar, kehilangan banyak darah selama periode, dan fibroid tumbuh dengan sangat cepat. Di samping itu, perkara umur dan apakah Anda berencana memiliki momongan juga menjadi salah satu yang sangat diperhatikan dokter.

    Jika Anda terdiagnosa mengidap fibroid rahim, ada banyak pilihan perawatan yang bisa dipilih. Mulai dari miomektomi, histerektomi, meminum obat, dan sejumlah metode terbaru dan tercanggih lainnya. Di antara sekian banyaknya metode, miomektomi merupakan metode yang paling tepat untuk Anda yang merencanakan kehamilan. Metode ini dianggap tepat karena tidak menghilangkan rahim, tidak menurunkan tingkat kesuburan, serta tidak menyebabkan gejala menopause.

    Selama miomektomi, dokter akan menghilangkan fibroid yang tumbuh. Namun, daun rahim Anda tidak akan dibuang. Ia akan tetap dibiarkan pada tempatnya supaya Anda bisa merencanakan kehamilan dan memiliki momongan. Miomektomi ini akan sangat direkomendasikan bagi Anda yang fibroidnya sudah parah dan sulit hamil karena adanya fibroid itu sendiri.

    Kemudian dokter akan melakukan operasi via serviks atau perut bagian bawah. Pemilihan lokasi tersebut akan didasari oleh ukuran, lokasi, dan jumlah fibroid pada area rahim. Operasi tersebut juga memungkinkan dokter untuk melakukan prosedur laparoskopi melalui beberapa sayatan kecil di perut. Tujuannya adalah untuk mengetahui lokasi tepat di mana fibroid rahim tumbuh.

     

    Ledis, fibroid rahim dapat berukuran kecil seperti biji-bijian sampai sebesar bola basket. Kebanyakan kasus fibroid bersifat non kanker, tergantung pada seberapa besar ukurannya. Nah, ketika gejala-gejala fibroid rahim sudah terasa dan membuat Anda sulit hamil dalam jangka waktu setahun (jika berusia di bawah 35 tahun) atau 6 bulan (di atas 35 tahun), jangan ragu lagi mendatangi dokter atau klinik kesuburan terdekat.

    Segeralah berkonsultasi dengan dokter mengenai kondisi rahim Anda yang sesungguhnya, sebelum fibroid rahim Anda semakin membesar dan mengubah bentuk rahim! Dengan penanganan yang cepat dan tepat, niscaya rencana kehamilan Anda tak akan sia-sia dan momongan yang sehat akan lahir setelah 9 bulan yang sempurna!

  • 5 Mitos yang Menentukan Jenis Kelamin Bayi di Berbagai Belahan Bumi

    5 Mitos yang Menentukan Jenis Kelamin Bayi di Berbagai Belahan Bumi

    Jangan begini, nanti bayinya kenapa-kenapa…

    Ledisia.com –  Memang banyak mitos kehamilan yang beredar dan belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Tapi, anjuran tersebut tetap diwariskan turun temurun hingga anak cucu. Tak hanya di Nusantara, mitos-mitos yang mengiringi rencana kehamilan pun juga terdapat di berbagai belahan dunia.

    Salah satu yang menjadi favorit adalah tentang cara hamil bayi laki-laki atau perempuan di berbagai negara. Mereka yang sangat berharap memiliki anak laki-laki atau perempuan, tak akan pikir panjang lagi dan mau saja melakukannya. Anehnya, ada di antara mereka yang berhasil mewujudkan keinginan mendapatkan bayi dengan jenis kelamin yang diingini.

     

    Tak Hanya Di Nusantara, Mitos-Mitos Unik yang Dipercaya Dapat Mempengaruhi Jenis Kelamin Si Buah Hati Juga Terdapat di Berbagai Belahan Dunia.

    Nah, Anda tentu penasaran, mitos-mitos kehamilan seperti apa yang mempengaruhi jenis kelamin bayi di berbagai negara? Yuk, simak sama-sama!

     

    1. Makanan Anda adalah anak Anda. Apa yang dimakan sebelum mengandung bisa mempengaruhi jenis kelamin bayi ketika hamil nanti.

    Makan sayur supaya dapat anak perempuan - via lametropole.com
    Makan sayur supaya dapat anak perempuan – via lametropole.com

    Konon, apa yang Anda makan selama mencoba kehamilan bisa berpengaruh pada 9 bulan nanti. Misalnya, jika ingin bayi laki-laki banyaklah makan daging-dagingan. Semakin merah warna daging yang dimakan, semakin besar kesempatan bayi laki-laki tumbuh dalam rahim. Begitu pula bila Anda menggemari snack yang rasanya asin, seperti kue pretzel dan keripik. Khusus untuk si calon ayah, minuman bersoda kabarnya bisa mendukung hal ini.

    Kalau memimpikan bayi perempuan, baik Anda dan suami harus kompak mengkonsumsi banyak ikan dan sayur mayur. Hindari mengemil cokelat. Jika keinginan ini memang sudah tertahankan, cemilan coklat bisa diganti dengan permen.

     

    2. Katanya, jenis kelamin bayi dipengaruhi oleh cara berhubungan suami istri. Misalnya, tidur di samping kiri suami bisa memberi Anda anak lelaki.

    Posisi tidur seperti ini, konon anaknya laki-laki - via bitlanders.com
    Posisi tidur seperti ini, konon anaknya laki-laki – via bitlanders.com

    Cara hamil bayi laki-laki pada poin ini adalah si istri harus berbaring sejenak setelah berhubungan seksual. Tujuannya agar sperma laki-laki mengalir dan mendapatkan kesempatan untuk mengalahkan sperma perempuan dalam pembuahan. Cara lainnya, berhubungan seksuallah dengan posisi berdiri. Coba juga posisi rear entry, yaitu posisi berhubungan seksual dari belakang.

    Selama berhubungan tersebut, fokuslah pada kenikmatan suami. Jika suami lebih dulu mengalami klimaks, maka bayi yang akan lahir dari rahim Anda adalah laki-laki. Pun jika suami yang berinisiatif mengajak berhubungan seksual lebih dulu, Anda kemungkinan akan punya bayi laki-laki.

    Satu lagi. Posisi tidur wanita yang ada di sebelah kiri sang suami, konon katanya membuat Anda mendapatkan keturunan laki-laki.

    Jika istri dan suami sepakat ingin punya anak perempuan, lakukan posisi misionaris saat akan berhubungan seksual. Jika tidak, bisa juga dengan posisi “woman on top“. Kemudian fokuslah pada kenikmatan si istri. Jika istri lebih dulu mencapai orgasme, bayi yang akan dikandung adalah perempuan. Dan berkebalikan dengan suami, jika istri yang mengajak berhubungan seksual lebih dulu, Anda akan punya momongan perempuan.

     

    3. Timing atau direction juga mempengaruhi jenis kelamin si bayi. Contohnya, berhubungan saat bulan seperempat yang dipercaya memberi momongan lelaki.

    Berhubungan di sore hari agar anaknya perempuan - via framepool.com
    Berhubungan di sore hari agar anaknya perempuan – via framepool.com

    Konon jika Anda ingin momongan laki-laki, berhubungan seksuallah pada waktu bulan seperempat. Tentu saja, itu artinya Anda harus berhubungan seks di malam hari. Tandai juga kalender Anda dan berhubungan seksual pada tanggal yang ganjil. Supaya sempurna, gunakan kompas. Saat berhubungan seksual, arahkan kepala istri ke utara agar kesempatan mendapat bayi laki-laki lebih besar.

    Sebaliknya jika Anda dan suami mendamba bayi perempuan, berhubungan seksual pada waktu sore hari yang dicoba. Pastikan istri dan suami selalu bersama pada siang hari, selama sebulan. Lengkapi dengan melakukan baby dance (tarian bayi) saat bulan purnama tiba. Unik, ya?

     

    4. Mitos yang lain adalah dengan mendinginkan diri Anda. Maksudnya, dinginkan testis suami dan juga pikirannya.

    Tenang supaya anaknya cewek - via wordpress.com
    Tenang supaya anaknya cewek – via wordpress.com

    Ada dua penafsiran dari kata dingin di sini. Pertama, mendinginkan otak. Jika ingin anak perempuan, rilekskan pikiran Anda saat sedang hamil. Tapi kalau Anda selalu merasa cemas dan khawatir, dipercaya anak laki-laki yang akan hadir dalam keluarga Anda.

    Kedua, kata dingin bisa merujuk pada testis pria. Mendinginkan suhu testis sebelum berhubungan seksual dikenal dapat meningkatkan kesuburan. Namun dalam mitos kehamilan, testis yang dingin sebelum berhubungan seksual dapat mengaruniai anak perempuan. Sebaliknya, bayi laki-laki akan didapat kalau suami menghangatkan testis dahulu sebelum berhubungan seksual.

    Karena adanya mitos mendinginkan atau menghangatkan testis, muncul juga mitos yang berkaitan tentang penggunaan celana dalam pria sebelum berhubungan seksual. Pakailah celana dalam yang ketat untuk bayi laki-laki atau celana dalam yang longgar untuk anak perempuan.

     

    5. Berbagai pertanda fisik dari anak pertama juga diamini sebagai petunjuk jenis kelamin bayi berikutnya.

    Menyisir sambil melihat pangkal rambut - via fimela.com
    Menyisir sambil melihat garis rambut – via fimela.com

    Jika Anda sudah memiliki anak sebelumnya, melihat fisik anak tersebut juga bisa jadi pertanda jenis kelamin bayi yang selanjutnya. Caranya, lihatlah garis rambut di pangkal leher anak tersebut. Jika bentuknya seperti ekor bebek, bayi yang akan Anda kandung selanjutnya kemungkinan perempuan. Tapi kalau rambut di pangkal leher berbentuk lurus, maka anak selanjutnya adalah laki-laki.

    Selain dari rambut anak sebelumnya, jenis kelamin bayi juga bisa ditentukan oleh siapa yang paling dominan saat berhubungan seksual. Jika suami yang dominan, bisa jadi anak yang akan dikandung adalah laki-laki. Jika malah Anda yang dominan, mungkin saja bayi Anda kelak perempuan.

     

    Bagaimana, Ledis? Unik bukan mitos-mitos di dunia yang berkaitan dengan cara hamil bayi laki-laki atau perempuan? Apakah Anda juga pernah dinasehati, mendengar, atau bahkan melakukan mitos lainnya di sekitar lingkungan Anda? Jangan takut berbagi, Ledis! Isi di kolom komentar, ya!

  • Atasi Ketidaksuburan Sekunder Tanpa Rasa Stres!

    Atasi Ketidaksuburan Sekunder Tanpa Rasa Stres!

    “Kami sudah merencanakan kehamilan anak kedua selama bertahun-tahun dan hasilnya nihil. Apa mungkin kami punya masalah kesuburan?”

    Ledisia.com – Tahukah Anda kalau masalah kesuburan tidak hanya datang pada pasangan suami istri yang pertama kalinya merencanakan kehamilan? Seperti ilustrasi percakapan di atas, masalah fertilitas juga mungkin terjadi pada perencanaan kehamilan kedua. Kasus ini dinamakan ketidaksuburan sekunder (secondary infertility), yaitu ketika seorang wanita tidak bisa hamil atau keguguran setelah memiliki satu anak.

     

    Infertilitas Sekunder Perlu Segera Diatasi. Dengan Begitu, Mempunyai Momongan Kedua Tak Lagi Cuma Mimpi.

    Selama ini, masalah kesuburan primer memang paling banyak menyita perhatian. Tapi di Amerika Serikat, lebih dari tiga juta wanita di sana punya masalah kesuburan sekunder. Tentunya, Anda tidak ingin hal ini menimpa pada Anda dan suami juga, bukan? Oleh karenanya, mari kita simak penyebab, perawatan, dan reaksi-reaksi yang berkaitan dengan ketidaksuburan sekunder berikut!

     

    Baik ketidaksuburan primer maupun sekunder memiliki persamaan. Faktor sistem reproduksi dan gaya hidup masih menjadi penyebab utama sulitnya mendapatkan momongan.

    Ketidaksuburan sekunder juga bisa disebabkan oleh alkohol - via elle.com
    Ketidaksuburan sekunder juga bisa disebabkan oleh alkohol – via elle.com

    Sebenarnya, ketidaksuburan primer (masalah kesuburan pada rencana kehamilan yang pertama) dan ketidaksuburan sekunder punya penyebab yang sama. Apa yang menyebabkan seorang wanita mengalami ketidaksuburan primer juga bisa menjadi pemicu ketidaksuburan sekunder. Mereka adalah jaringan parut pada panggul atau rahim, tuba falopi yang terblokir, endometriosis, dan ovulasi yang cacat.

    Tak sekedar permasalahan pada sistem reproduksi Anda saja, ketidaksuburan sekunder juga bisa disebabkan oleh gaya hidup yang kurang sehat. Sebut saja kelebihan berat badan atau justru terlalu kurus. Selain itu, kebiasaan merokok dan minum alkohol berlebihan juga berpengaruh terhadap kesuburan.

    Anda juga perlu mencermati kualitas dan kuantitas sperma suami, apakah dalam kondisi baik atau tidak. Sementara, komplikasi selama persalinan dan melahirkan juga bisa memicu masalah. Cermati hal ini sebelum Anda melahirkan dan tilik kembali apakah usia Anda masih terbilang subur.

     

    Seperti penyebabnya, perawatan ketidaksuburan primer dan sekunder juga serupa. Anda diwajibkan berkonsultasi dengan dokter dan mendapatkan perawatan yang tepat untuk kasus infertilitas yang terjadi.

    Memeriksakan masalah kesuburan - via herbalnomersatu.com
    Memeriksakan masalah kesuburan – via herbalnomersatu.com

    Tak berbeda dengan penyebabnya, perawatan untuk ketidaksuburan sekunder pun serupa dengan perawatan ketidaksuburan primer. Kunjungilah dokter untuk mendapatkan evaluasi perihal masalah kesuburan. Kemudian, ia akan melihat apakah Anda tidak hamil setelah setahun mencoba, apakah frekuensi berhubungan seksual cukup sering, menggunakan kondom atau tidak, serta apakah usia Anda lebih dari 35 tahun dan tidak kunjung hamil setelah 6 bulan mencoba.

    Jika Anda memeriksakan diri pada dokter umum, Anda akan segera dirujuk ke dokter spesialis begitu hasil evaluasi menunjukkan ketidaksuburan. Semakin cepat Anda menemui dokter spesialis, makin baik. Apalagi jika Anda telah berusia di atas 30 tahun dan tahu pasti kalau ada kondisi yang mempengaruhi tingkat kesuburan. Endometriosis atau siklus menstruasi yang tidak teratur, misalnya.

     

    Jangan berkecil hati jika Anda belum berhasil mendapatkan momongan kedua. Reaksi seperti ini justru akan menimbulkan efek negatif dan semakin mengganggu kesuburan Anda!

    Merasa terasing dengan pasangan sendiri akibat stres - via cocukistiyorum.com
    Merasa terasing dengan pasangan sendiri akibat stres – via cocukistiyorum.com

    Munculnya reaksi negatif karena masalah kesuburan sebenarnya wajar-wajar saja. Tapi, hendaknya Anda ingat kalau salah satu syarat agar kesuburan maksimal adalah menghindari stres. Maka, hindarilah pula reaksi-reaksi semacam ini:

    • Penyangkalan. Anda mungkin berpikir kalau sudah pernah hamil dan melahirkan, tidak mungkin masalah kesuburan menghampiri. Bahkan bagi yang pernah mengalami masalah kesuburan dan berhasil mengatasinya, merasa semuanya sudah terpecahkan. Akibatnya, Anda malas menemui dokter dan mencari perawatan kesuburan. Anda pun dapat mengalami kesulitan untuk mengakui kalau Anda tak subur lagi.
    • Iri. Anda akan merasa tidak punya apa-apa dibandingkan dengan teman-teman yang keluarganya terus tumbuh dan berkembang. Anda cemburu pada kesuksesan mereka dalam memperoleh anak.
    • Merasa terisolasi. Jika sudah menerima kenyataan kalau mengalami ketidaksuburan sekunder, Anda akan merasa seperti tidak nyambung dengan kawan-kawan atau grup tertentu. Anda tak bisa mendapatkan dukungan dari sesama pasangan yang infertil dan tidak bisa bergabung dengan mereka-mereka yang memiliki banyak anak. Gawatnya lagi, Anda dan suami akan merasa terasing satu sama lain karena stres.
    • Kesedihan. Anda senang mengurus perkembangan anak pertama sekaligus sedih karena tak bisa memberikan adik padanya.
    • Rasa bersalah. Tak bisa memberikan saudara seperti beban berat untuk Anda. Apalagi jika anak, mertua, atau orang tua Anda yang meminta. Hal ini bisa berujung pada perasaan tidak puas pada anak pertama.
    • Kemarahan. Anda marah karena orang lain mudah mendapatkan anak lagi, sementara Anda tidak. “Kenapa dengan saya? Mengapa ini harus terjadi pada saya?” pikir Anda.
    • Kegelisahan. Perawatan kesuburan yang memerlukan banyak waktu, dana, tenaga, dan juga mental. Mulai dari USG, suntikan, serta janji dengan dokter yang harus berulang kali dilakukan. Belum lagi anak pertama Anda belum tentu bisa dibawa serta. Anda juga masih perlu mengusahakan pendidikan anak.

     

    Semua reaksi di atas sebenarnya hanyalah sebagian reaksi umum yang terjadi pada wanita akibat ketidaksuburan sekunder. Sebagaimana infertilitas primer, Anda dan pasangan akan melalui banyak rintangan yang bergelombang. Jika emosi negatif terus hadir dan mengganggu diri Anda, cobalah berbagi dengan pasangan lain yang memiliki problem yang sama. Cari juga bantuan profesional atau konselor yang akrab dengan masalah kesuburan.

    Ingat! Jauhi stres ya agar ketidaksuburan sekunder Anda tidak semakin menjadi-jadi dan tingkat kesuburan kembali membaik. Tetap semangat, Ledis!

  • 5 Jenis Infeksi Menular Seksual yang Harus Anda Cegah Sebelum Terlambat!

    5 Jenis Infeksi Menular Seksual yang Harus Anda Cegah Sebelum Terlambat!

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Seperti yang pernah kita bahas sebelumnya, infeksi menular seksual merupakan salah satu riwayat yang dapat mengganggu kadar kesuburan Anda dan suami. Beberapa jenis infeksi menular seksual bahkan dikenal dapat menyebabkan masalah pada tuba falopi dan radang panggul.

    Sangat penting bagi wanita mengenali macam-macam dan gejala-gejala infeksi menular seksual. Sebab, beberapa jenis infeksi menular seksual bisa hadir tanpa tanda-tanda yang spesifik. Jangan sampai Anda tidak menyadarinya karena kesuburan Anda bisa jadi taruhannya.

     

    Sebelum Terlambat Menyadari, Kenalilah Kelima Jenis Infeksi Menular Seksual Ini. Niscaya, Rencana Kehamilan Jadi Tak Sia-Sia dan Kesuburan Anda Tetap Prima.

    Lalu, apa saja sih jenis-jenis infeksi menular seksual yang selama ini sering menimpa wanita? Bagaimana gejala dan pengobatannya? Untuk menjawabnya, yuk kita simak 5 jenis infeksi menular seksual menurut Centers for Disease Control Control and Prevention, The American Congress of Obstetricians and Gynecologists, dan American Social Health Association berikut ini!

     

    1. Human papillomavirus masih menjadi momok hingga kini. Virus yang diikuti gejala kutil ini dapat menimbulkan kanker serviks sehingga harus cepat diatasi.

    Papsmear yang melibatkan swab serviks - via money.pl
    Papsmear yang melibatkan swab serviks – via money.pl

    Human papillomavirus (HPV) belakangan ini memang sering disorot media. Menurut studi, virus ini dapat menginfeksi 6 juta orang setiap tahunnya lewat kontak kulit ke kulit selama seks vaginal, oral, atau anal. Gejala yang bisa diamati adalah adanya kutil pada kelamin atau tenggorokan. Namun, sebagian besar penderitanya tidak merasakan gejala apapun.

    Jika Anda memeriksakan gejalanya, dokter akan melakukan swab serviks (pengumpulan cairan vagina untuk mengetahui keberadaan virus dan potensi lain seperti bengkak, nyeri, atau perdarahan) selama pemeriksaan pap smear. Pengobatan infeksi menular ini bisa berbeda-beda pada setiap orang. Namun 90% wanita dapat sembuh setelah dua tahun.

    Tingkat waspada infeksi HPV ini beragam, mulai dari rendah hingga tinggi. Meskipun begitu, jangan pernah meremehkan penyakit ini. Bila tak segera ditangani, penyakit kanker serviks dapat melanda dan mengancam rencana kehamilan Anda.

     

    2. Ada pula infeksi menular seksual yang bernama trikomoniasis. Karena dapat membahayakan ibu hamil, solusi terbaik adalah mencari bantuan medis.

    Gejalanya adalah gatal pada organ genital - via familyherbalhealth.com
    Gejalanya adalah gatal pada organ genital – via familyherbalhealth.com

    Trikomoniasis barangkali masih asing di telinga Anda. Infeksi menular seksual ini menyebar lewat parasit yang menjangkiti wanita melalui cairan tubuh atau kontak antarkulit melalui seks vaginal, oral, dan anal. Gejalanya meliputi gatal-gatal pada organ genital, terasa seperti terbakar, bahkan perlukaan. Saat dibawa untuk berhubungan seksual atau buang air kecil, Anda akan menemui cairan serupa keputihan dengan bau tak sedap.

    Dokter akan melakukan pemeriksaan mikroskopik ketika Anda memeriksakan infeksi ini. Pemeriksaan ini akan menguji cairan vagina Anda tadi. Jika Anda positif mengidap trikomoniasis, dokter mengobati dengan antibiotik untuk infeksi yang kadar bahayanya rendah hingga sedang ini. Gangguan ini biasanya berlaku sementara bagi sebagian orang. Tapi jika dibiarkan saja, bisa sangat berbahaya untuk ibu hamil.

     

    3. Gonorrhea adalah infeksi menular seksual yang dikaitkan dengan radang panggul dan masalah tuba falopi. Karenanya, kemandulan mungkin terjadi kalau gonorrhea tidak langsung dikenali dan diantisipasi.

    Gonorrhea terkait dengan radang panggul - via tqn.com
    Gonorrhea terkait dengan radang panggul – via tqn.com

    Gonorrhea sering dihubung-hubungkan dengan penyakit radang panggul dan permasalahan tuba falopi wanita. Infeksi menular seksual ini menyebar via cairan tubuh melalu seks vaginal, oral, ataupun anal. Sampai sekarang, vaksin gonorrhea masih belum ditemukan.

    Gejala yang sering dikeluhkan pengidapnya adalah rasa nyeri, adanya cairan putih yang keluar dari vagina, dan munculnya darah di antara periode menstruasi. Dengan memeriksakannya pada dokter, Anda akan menjalani swab serviks ata tes urin. Lantas, infeksi ini bisa diobati dengan antibiotik sesuai kadar resistensi infeksi Anda.

    Sebenarnya, tingkat waspada infeksi ini terbilang rendah. Namun kalau tidak ditangani, kesuburan Anda akan terganggu dan kemandulan adalah keniscayaan yang bisa terjadi.

     

    4. Chlamydia juga berkadar waspada rendah. Tapi bila tak kunjung ditangani, sulit hamil dan masalah kesuburan lainnya bisa mengintai anda.

    Pengobatan dengan antibiotik - via wisegeek.com
    Pengobatan dengan antibiotik – via wisegeek.com

    Infeksi menular seksual yang disebabkan karena bakteri ini juga menyebar lewat cairan tubuh pada hubungan seksual vaginal, oral, atau anal. Gejalanya ditandai dengan keluarnya cairan keputihan, nyeri saat hubungan seksual dilakukan, dan keluarnya darah lewat vagina di antara periode menstruasi. Namun, mayoritas pengidapnya tidak merasakan gejala apapun. Inilah yang perlu Anda waspadai.

    Pemeriksaan penyakit yang mampu mengakibatkan radang panggul dan gangguan tuba falopi ini, menggunakan swab serviks yang sederhana. Sedangkan pengobatannya bisa disembuhkan dengan antibiotik. Walau kadar awasnya rendah, tak jauh berbeda seperti gonorrhea, chlamydia pun bisa berujung pada masalah kesuburan.

     

    5. Kalau istilah herpes, pasti Anda sudah mengetahui. Infeksi menular seksual ini bersifat kronis, berulang-ulang, dan bisa seumur hidup menjangkiti.

    Gejala herpes mirip flu - via nutricionysaludantiaging.com
    Gejala herpes mirip flu – via nutricionysaludantiaging.com

    Menurut penelitian, herpes menyerang satu dari enam orang wanita. Penyebarannya melalui virus dan menjangkiti lewat kontak kulit selama berhubungan seksual secara vaginal, oral, maupun anal. Jika ada luka yang ditemui di organ intim, mulut, atau bibir, inilah salah satu gejalanya. Gejala lainnya lagi mirip seperti flu, yakni demam dan bengkaknya kelanjar.

    Pemeriksaan untuk pencegahan dan pengobatan penyakit ini meliputi inspeksi visual, pemeriksaan kultur virus, atau tes darah. Perlu Anda ketahui kalau pengobatan herpes yang tersedia tidak dapat membunuh virusnya dengan tuntas. Ini karena virus herpes bersifat kronis, berulang-ulang, dan sangat dipengaruhi daya tahan tubuh. Obatnya sendiri harus diberikan saat penyakit ini sedang aktif. Tapi, tenangkan diri Anda. Herpes memang bisa menjangkiti seumur hidup tapi ia semakin jarang kambuh seiring waktu.

     

    Pemeriksaan pada dokter yang ahli dan terpercaya adalah cara terbaik untuk mencegah infeksi menular seksual. Sembuh dari infeksi menular seksual pun bukan berarti tak akan terjangkit lagi. Ia bisa sesekali datang lagi karena beragam faktor. Oleh karena itu, segeralah kunjungi dokter Anda. Mintalah pengecekan akan infeksi menular seksual seperti papsmear, misalnya. Bila ini dilakukan sebelum terlambat, percayalah kehamilan yang sehat dan lahirnya bayi yang manis, bukan lagi imajinasi untuk Anda, Ledis!