Author: Olivia

  • 6 Ramuan yang Dijamin Ampuh Menghilangkan Jerawat di Kepala

    6 Ramuan yang Dijamin Ampuh Menghilangkan Jerawat di Kepala

    Ledisia.com – Siapa yang meyangka bahwa bahan-bahan yang bisa kita temui sehari-hari dapat digunakan sebagat obat jerawat yang alami? Memang tonjolan merah ini butuh mendapatkan perlakuan khusus supaya bisa segera hilang. Bahkan, gak hanya muncul di area yang mudah terlihat saja, Ledis. Jerawat juga bisa muncul di kulit kepala yang ditumbuhi oleh banyak folikel rambut, lho.

     

    Diserang Jerawat di Kulit Kepala? Coba Saja Gunakan 6 Racikan Rahasia Ini untuk Membasminya!

    Jangan terburu-buru menggosok rambutmu karena gemas dengan jerawat yang menyerang. Hal ini justru bisa membuat jerawat kian meradang. Coba saja kamu buat ramuan mujarab yang bisa diracik dari bahan-bahan di sekitarmu. Penasaran apa saja?

     

    1. Campuran kayu manis dan madu murni sukses membasmi jerawat dengan cara yang alami.

    Ramuan madu dan kayu manis via shidiawang.blogspot.com
    Ramuan madu dan kayu manis via shidiawang.blogspot.com

    Madu merupakan pembersih alami sekaligus mampu melembabkan dan juga bekerja sebagai antioksidan. Gak heran bila madu bisa digunakan sebagai salah satu bahan baku sebagai ramuan pengusir jerawat. Kamu bisa mencampurkan 2 sdm madu dengan 2 sdm bubuk kayu manis. Pastikan kamu menggunakan madu organik ya, supaya lebih sehat.

    Setelah 2 bahan tadi tercampur sempurna dan menjadi pasta, kamu bisa mengoleskannya ke seluruh permukaan kulit kepala terutama yang berjerawat. Diamkan selama 30 menit sebelum dibilas hingga bersih.

     

    2. Oles dan pijat kulit kepala dengan ramuan tea tree oil dan minyak zaitun. Dijamin jerawat bisa segera kabur.

    Tea tree oil dan minyak zaitun via punkufer.dnevnik.hr
    Tea tree oil dan minyak zaitun via punkufer.dnevnik.hr

    Minyak zaitun memang minyak ajaib yang mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan oleh kulit. Minyak satu ini juga bersifat anti inflamasi dan antioksidan. Selain itu minyak zaitun juga gak bersifat menyumbat pori seperti minyak pada umumnya, sehingga ampuh untuk menyembuhkan jerawat dan bekasnya.

    Untuk membuat ramuan yang bisa menyembuhkan jerawat di kulit kepala, kamu bisa mencampurkan minyak zaitun dan tea tree oil. Oleskan minyak alami ini di seluruh permukaan kulit kepala sambil dipijat secara perlahan dan diamkan hingga 2 jam supaya bisa bekerja secara sempurna. Kemudian bilas dengan air bersih hingga gak ada sisa minyak yang melekat di kulit kepala.

     

    3. Sesekali gantilah kondisionermu dengan susu murni. Rambut dan kulit kepala yang sehat bisa didapatkan dari cairan yang penuh nutrisi ini.

    Ganti konditioner dengan susu via www.coconut-info.net
    Ganti kondisioner dengan susu via www.coconut-info.net

    Kondisioner memang baik karena bisa membuat rambut lebih berkilau. Namun, kondisioner juga bisa berbahaya jika terkena kulit kepala karena jerawat bisa muncul akibat dari paparan zat silikon. Kamu bisa sesekali mengganti kondisionermu dengan bahan alami yaitu susu murni. Cukup rebus susu sapi murni dan kemudian guyurkan ke kepala dan diamkan selama 15 menit sebelum dibilas hingga bersih. Kamu bisa melakukan ritual ini tiap kali sehabis selesai keramas.

     

    4. Buat adonan pasta dari pala dan susu. Mengoleskannya secara berkala bisa membuat jerawat berlalu.

    Pala dan susu via www.crunchybetty.com
    Pala dan susu via www.crunchybetty.com

    Selain mengganti kondisioner dengan susu murni, kamu juga bisa menggunakan susu sebagai bahan baku ramuan ampuh lainnya. Cukup campurkan 1 biji pala yang sudah ditumbuk halus lalu campurkan dengan 4 sendok makan susu cair. Aduk hingga membentuk adonan pasta lalu oleskan ke bagian jerawat di kulit kepala. Diamkan ramuan ini selama 60 menit sebelum dibilas bersih.

    Pala yang mengandung vitamin A dan C yang bekerja dapat sebagai antioksidan yang ampuh untuk mempercepat penyembuhan jerawat. Selain itu, pala juga memiliki vitamin B1 yang berguna untuk menutrisi kulit kepala.

     

    5. Jus tomat gak hanya baik bagi kesehatan saja. Kamu bisa menggunakannya sebagai masker alami untuk kulit kepala.

    Masker jus tomat via healthylivinghub.net
    Masker jus tomat via healthylivinghub.net

    Tomat yang mengandung vitamin A dan C merupakan antioksidan terbaik dan ampuh mempercepat penyembuhan. Gak heran kamu bisa membuat ramuan alami untuk menumpas jerawat dari buah tomat. Membuatnya sangat sederhana, kamu hanya perlu memblender satu buah tomat merah yang sudah masak.

    Selanjutnya, gunakan ramuan alami ini sebagai masker di kepala. Balurkan ke seluruh permukaan kulit kepala sambil dipijat seperti ketika kamu melakukan creambath seperti biasa. Diamkan selama satu jam lalu bilas dengan menggunakan air dingin. Ramuan tradisional ini bisa dijadikan solusi untuk menghilangkan jerawat yang menjajah kulit kepala.

     

    6. Air lemon kaya vitamin C yang tinggi. Ramuan ini ampuh untuk mengusir jerawat pergi.

    Air lemon via www.upsocl.com
    Air lemon via www.upsocl.com

    Kemampuan air lemon untuk menumpas jerawat dan bekasnya memang sudah tersohor. Selain bisa mengempeskan jerawat, air lemon juga ampuh menghilangkan bekas jerawat yang berupa flek hitam. Hal ini karena air lemon bersifat anti septik dan juga anti inflamasi. Sehingga bisa membantu mengurangi peradangan serta mempercepat penyembuhan.

    Caranya, cukup campur 1 sdm air putih dan juga air perasan lemon. Kemudian guyurkan ke atas kepala dan diamkan 15 menit sebelum akhirnya dibilas dengan air bersih. Tak apa jika kamu merasa perih karena hal itu merupakan reaksi alami pada jerawat yang sedang meradang.

     

    Sekarang kamu gak perlu cemas lagi ‘kan ketika jerawat menyerang kulit kepalamu, Ledis? Selamat mencoba!

  • 6 Benda yang Gak Diduga Bisa Memunculkan Jerawat di Muka

    6 Benda yang Gak Diduga Bisa Memunculkan Jerawat di Muka

    Ledisia.com – Untuk memerangi si tonjolan merah, kita memang perlu waspada. Selain karena dipicu oleh hal-hal internal seperti hormon dan genetik, jerawat bisa muncul karena disebabkan oleh faktor eksternal seperti kebiasaan buruk. Bahkan, benda-benda di sekitarmu bisa menjadi penyebab jerawat yang nomor satu lho!

     

    Mulai dari Gadget Kesayangan Hingga Sarung Bantal Bisa Jadi Sarang Kuman. Waspadalah, Jerawat Bisa Timbul dari Benda-benda Ini!

    Yap, benda-benda yang ada di sekitar kita tanpa disadari mengandung kuman dan bakteri yang pada akhirnya bisa menyebabkan jerawat. Penasaran benda apa saja yang bisa memicu kemunculan jerawat? Yuk, simak pembahasan lengkapnya!

     

    1. Sebaiknya stop menggunakan handuk untuk mengeringkan wajah. Tanpa disadari handuk merupakan tempat berkumpulnya kuman dan bakteri.

    Stop menggunakan handuk muka via www.berkeleywellness.com
    Stop menggunakan handuk muka via www.berkeleywellness.com

    Handuk memang seringkali dipilih sebagai media untuk mengeringkan wajah. Karena daya kapilaritasnya yang tinggi membuatnya dijadikan benda yang dimanfaatkan untuk mengeringkan wajah. Padahal, gak selamanya hal ini baik lho, karena sebenarnya handuk juga menjadi ladang subur untuk tempat pertumbuhan kuman dan bakteri.

    Tanpa disadari ketika kita menggantungkan handuk, bakteri, debu, serta polusi akan menempel di sana. Bisa ditebak, kuman jahat ini dengan mudahnya bakal berpindah ke jerawat dan menyebabkan iritasi. Selain itu, terkadang tekstur kain handuk bisa menyakiti jerawat yang meradang dan membuatnya bertambah parah. Jika kamu gak ingin hal ini terjadi kamu bisa mengganti handuk wajah dengan tisu wajah yang lembut.

     

    2. Berhati-hatilah dengan blush on. Kandungan pewarna serta kuas yang digunakan bisa membuat jerawat kian meradang.

    Berhati-hatilah dengan blush on via metro.co.uk
    Berhati-hatilah dengan blush on via metro.co.uk

    Make up tentu penting bagi kaum perempuan. Bahkan, make up bisa digunakan hampir setiap hari demi menunjang penampilan. Tanpa disadari, ternyata salah satu alat make up bisa membahayakan kulit wajah yang sedang disambangi oleh jerawat. Sebut saja blush on.

    Penggunaan blush on sama sekali tidak disarankan untukmu yang sedang berjerawat. Karena kandungan pewarna buatan bisa makin menyebabkan jerawat mengalami iritasi. Selain itu rangkaian debu, kotoran, dan polusi bisa bersarang di kuas yang digunakan.

     

    3. Sarung bantal harus kerap dibersihkan karena mereka adalah tempat berkumpulnya keringat dan kuman.

    Sarung bantal via thecomfybed.tumblr.com
    Sarung bantal via thecomfybed.tumblr.com

    Tanpa disadari, ketika sedang tidur kulit muka akan bekerja ekstra dan menghasilkan minyak. Kemudian kulit wajah yang berminyak akan sering bergesekan dengan sprei dan sarung bantal serta guling. Padahal tanpa disadari, kain sprei dan sarung bantal sudah terkena keringat dan debu yang bisa mengiritasi kulit muka.

    Untuk menghindari hal ini terjadi, kamu bisa mengganti sarung bantal dan sprei secara berkala. Jangan tunggu hingga berbau tak sedap, karena kotoran dan kuman juga semakin banyak terkumpul di sana.

     

    4. Gadget kesayangan pun dapat menjadi penyebab jerawat utama. Kuman dan bakteri bisa terakumulasi di sana.

    Gadget kesayangan via coolerlifestyle.com
    Gadget kesayangan via coolerlifestyle.com

    Seberapa sering kamu menelepon dengan menggunakan gadget kesayangan tiap harinya?

    Tanpa disadari gadget merupakan ladang subur untuk kuman dan kotoran tumbuh subur. Mengapa demikian? Jari merupakan media berkumpulnya kuman dan kotoran dari benda-benda yang kita pegang. Pada akhirnya semua kotoran dan kuman akan terakumulasi dan berkumpul di layar gadget yang sering kita pegang.

    Ditambah lagi ketika kita sering menelepon, kotoran dan kuman yang sebelumnya ada pada layar gadget akan berpindah pada kulit muka terutama pada bagian wajah yang berminyak. Bisa ditebak, ‘kan, akhirnya jerawat bisa muncul karena hal ini. Untuk mengantisipasinya, kamu bisa mendisiplinkan diri untuk membersihkan layar gadget secara berkala menggunakan alkohol pembersih.

     

    5. Shampoo dan kondisioner yang dipakai mengandung bahan berbahaya pemicu jerawat yang utama. Pastikan saja kamu membilasnya hingga bersih agar tak tertinggal di kulit kepala.

    Shampoo dan kondisioner via ragingrootsstudio.com
    Shampoo dan kondisioner via ragingrootsstudio.com

    Kamu perlu tahu bahwa shampoo dan kondisioner juga mengandung bahan yang berpotensi menimbulkan jerawat. Sebut saja zat sodium laureth sulfate dan sodium lauryl sulfate yang membuat shampoo berbusa ternyata apabila tertinggal di kulit kepala bisa menyebabkan jerawat. Untuk mengantisipasinya kamu bisa memastikan bahwa busa shampoo sudah benar-benar dibilas hingga bersih.

    Di sisi lain, kondisioner mengandung silikon yang berguna untuk membuat rambut berkilau. Zat ini juga tak baik jika tertinggal di kulit kepala. Pastikan kamu mengoleskannya pada batang rambut dan gak mengenai kulit kepala.

     

    6. Kandungan dalam pasta gigi tanpa disadari bisa menyebabkan jerawat yang tak terkendali.

    Pasta gigi via www.sheknows.com
    Pasta gigi via www.sheknows.com

    Bahan-bahan yang terkandung di dalam pasta gigi bisa menyebabkan jerawat muncul tak terkendali. Sebut saja kandungan idrogen peroksidafluoridesodium lauryl sulfate. Gak heran jerawat bisa muncul di area sekitar mulut. Untuk mengantisipasinya, kamu bisa menggosok gigi terlebih dahulu baru kemudian mencuci wajah hingga bersih dengan menggunakan facial wash yang sesuai dengan kondisi kulit wajah.

     

    Jadi, sekarang sudah tahu kan benda-benda apa saja yang bisa menimbulkan jerawat? Semoga kamu bisa selalu waspada ya, Ledis!

  • 6 Hal yang Tanpa Disadari Menyebabkan Jerawat di Kepala

    6 Hal yang Tanpa Disadari Menyebabkan Jerawat di Kepala

    Ledisia.com – Tonjolan merah yang menyebalkan itu memang bisa muncul di mana saja, Ledis. Gak hanya area wajah, leher, ketiak, dan punggung saja. Bahkan, area kulit kepala pun juga bisa dihinggapinya. Menjaga kebersihan saja gak cukup lho, karena terkadang salah memilih merk shampoo maupun keliru dalam mengaplikasikan konditioner bisa jadi penyebab utamanya.

     

    Sebelum Jerawat Tumbuh di Kulit Kepalamu, Sebaiknya Kenali Dulu 6 Penyebabnya Terlebih Dahulu!

    Kamu gak mau kan kulit kepala juga disambangi oleh si tonjolan merah ini? Nah artikel ini pas banget buat kamu. Di sini Ledisia akan jabarkan 6 penyebab jerawat di kepala yang tanpa disadari masih kerap dilakoni. Apa saja, ya?

     

    1. Mengonsumsi makanan yang mengandung banyak pemanis mesti dihindari. Gula darah yang meningkat bisa menyebabkan jerawat tumbuh seenaknya sendiri.

    Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung gula via www.gheir.com
    Hindari mengonsumsi makanan yang mengandung gula via www.gheir.com

    Mengonsumsi makanan manis ternyata tidak bisa dipandang sebelah mata. Kebiasaan buruk ini ternyata bisa merugikan kesehatan diri sendiri. Bukan hanya berbahaya karena tubuh bisa terserang diabetes, namun mengonsumsi gula berlebihan juga bisa meningkatkan kadar gula di dalam darah. Hasilnya jerawat bisa muncul di mana saja. Gak hanya di sebatas muka, punggung, melainkan juga di kulit kepala. Gak mau kan mengalami hal  ini? Maka jaga pola makanmu sekarang juga.

     

    2. Malas keramas atau salah menggunakan shampoo bisa mengakibatkan ketombe. Sel kulit mati inilah yang menyebabkan jerawat baru.

    Malas keramas via svoks.net
    Malas keramas via svoks.net

    Banyak orang memiliki kebiasaan untuk mencuci rambut setelah lepek atau mengeluarkan aroma yang gak sedap terlebih dahulu. Padahal, idealnya mencuci rambut bisa dilakukan 2 hari sekali ataupun tiap hari jika aktivitas sedang banyak-banyaknya. Aktivitas yang padat apalagi di luar ruangan akan memicu kelenjar minyak bekerja ekstra yang bakal menghasilkan minyak dan keringat. Jika dibiarkan, maka minyak ini bisa menyumbat pori-pori yang ada di kulit kepala.

    Sebaiknya biasakan untuk selalu mencuci rambut dengan teratur ya. Selain itu gunakan juga shampoo yang ramah dengan kondisi rambut dan kulit kepalamu. Stop penggunaan shampoo yang menyebabkan ketombe karena menumpuknya sel kulit mati di area kepala juga bisa menyebabkan jerawat.

     

    3. Pastikan membilas shampoo dan konditioner hingga benar-benar bersih. Sebab, zat kimia yang tertinggal bisa berbahaya.

    Pastikan membilas shampoo hingga bersih via www.naturallycurly.com
    Pastikan membilas shampoo hingga bersih via www.naturallycurly.com

    Shampoo dan konditioner memang dibutuhkan untuk menjaga keindahan rambut serta menjaga kebersihan kulit kepala. Namun, penggunaan mereka juga bisa menjadi bumerang tersendiri. Pasalnya kurang bersih dalam membilas shampoo atau kondisioner akan menyebabkan kotoran serta zat kimia terjebak di dalam pori-pori kulit kepala. Bisa ditebak jerawat pasti bisa muncul di permukaan kulit.

    Selain itu, konditioner juga memiliki zat silikon yang bisa berbahaya jika terkena kulit kepala. Maka pastikan kamu mengoleskannya di batang rambut saja. Kemudian bilas hingga benar-benar bersih dan jangan sampai ada yang tersisa.

     

    4. Kualitas tidur yang buruk gak bisa disepelakan begitu saja. Ini bisa jadi penyebab jerawat yang utama.

    Kualitas tidur yang buruk via it.avatar-nusantara.com
    Kualitas tidur yang buruk via it.avatar-nusantara.com

    Kebiasaan tidur larut malam dan tak mendapatkan waktu tidur yang cukup tanpa disadari bisa menyebabkan jerawat. Ya, kondisi tubuh yang gak fit dan mengakibatkan kulit gak mampu meregenerasi dengan sempurna. Hasilnya, jerawat pun bisa muncul dan gak kunjung menghilang juga. Jika kamu gak ingin mengalami jerawat di bagian kulit kepala kamu bisa meningkatkan kualitas tidurmu mulai sekarang, ya.

     

    5. Keringat yang berlebihan dan kurang menjaga kebersihan tubuh menyebabkan pori-pori kulit tersumbat. Hal inilah yang memicu jerawat.

    Keringat yang berlebihan via www.flickriver.com
    Keringat yang berlebihan via www.flickriver.com

    Keringat salah satu biang jerawat yang utama. Terlalu banyak menghasilkan keringat bisa menyebabkan pori-pori kulit tersumbat dan menimbulkan jerawat. Oleh sebab itu, jangan abaikan jerawat yang muncul berlebihan. Seka area yang berkeringat secara berkala, ini merupakan cara sederhana kamu menjaga kebersihan diri sendiri supaya jerawat gak datang lagi.

     

    6. Terlalu sering memakai topi atau helm membuat daerah kulit kepala lembab. Gak heran jerawat jadi sering hinggap.

    Terlalu sering memakai topi via www.zenpeople.co.uk
    Terlalu sering memakai topi via www.zenpeople.co.uk

    Apakah kamu hobi memakai topi atau terlalu lama menutup kepala dengan menggunakan helm? Hati-hati karena kebiasaan ini bisa mengakibatkan jerawat muncul di kulit kepala. Kulit kepala yang terlalu lama tertutup lama kelamaan bisa lembab karena keringat. Hasilnya bakteri dan kotoran yang tercampur bisa menyumbat pori-pori kulit kepala dan tonjolan jerawat bisa muncul di sana.

    Jika kamu gak ingin jerawat muncul kamu bisa mengurangi pemakaian topi, misalnya memakai topi hanya ketika di bawah sinar matahari saja. Jangan lupa juga untuk rajin mencuci helm, sehingga bakteri dan kuman yang berkumpul di dalamnya bisa mati dan gak menyerang kulit kepala.

     

    Sekarang ledis sudah tahu kan apa saja penyebab jerawat di kepala, Ledis? Semoga ke depannya kamu gak berjerawat di bagian kepala lagi ya!

     

  • 6 Manfaat Kentang untuk Memerangi Bekas Jerawat

    6 Manfaat Kentang untuk Memerangi Bekas Jerawat

    Ledisia.com – Siapa diantara kalian yang gemar ngemil french fries? Ya, makanan berbahan dasar kentang ini memang gak perlu diragukan lagi kelezatannya, Ledis. Teksturnya yang renyah sekaligus lembut memang mampu memanjakan lidah. Selain itu rasanya yang gurih dan juga mengenyangkan membuat kentang makin menjadi idola.

    Namun, kamu tahu gak sih, selain bisa digunakan untuk bahan baku kudapan ternyata kentang juga ampuh untuk memerangi bekas jerawat lho!

     

    Kentang gak hanya bisa berfungsi sebagai camilan! Kamu bisa memanfaatkannya untuk memberantas jerawat dan juga bekasnya.

    Umbi-umbian satu ini memang bisa digunakan untuk menamengi wajah dari jerawat dan juga bekasnya. Kandungan ragam vitamin A, C, B1, B2, B6 hingga bermacam mineral akan sangat berguna sebagai amunisi utama. Baca deh penjabaran lengkap dari Ledisia supaya kamu tahu betapa bergunanya sayuran yang satu ini untuk memberantas bekas jerawat!

     

    1. Hormon adrenalin yang terdapat pada kentang bisa mengurangi stress yang berkepanjangan.

    Hormon adrenaline ada pada kentang via www.potatoes.com
    Hormon adrenaline ada pada kentang via www.potatoes.com

    Kita semua tentunya sudah tahu bahwa stress bisa menjadi penyebab jerawat nomor satu. Terlalu banyak pikiran bisa memicu stress. Pada akhirnya, stress inilah yang dapat menyebabkan tonjolan jerawat muncul di permukaan kulit. Namun, kamu gak perlu khawatir karena kentang mengandung hormon adrenalin. Hormon inilah yang bisa mengurangi stress. Maka, mulai sekarang rajin-rajinlah mengonsumsi kentang ya supaya jerawat gak berani mampir lagi.

     

    2. Kentang mengandung banyak serat, gak heran sayur satu ini bisa melancarkan pencernaan dan mencegah jerawat.

    Kentang mengandung banyak serat via hairextensions-usa.com
    Kentang mengandung banyak serat via hairextensions-usa.com

    Gak cuma stress, pencernaan yang kurang lancar juga bisa menjadi pemicu jerawat datang tanpa diundang. Gangguan pencernaan akan mengakibatkan racun terakumulasi dan memicu jerawat. Oleh sebab itu, mengonsumsi makan-makanan kaya serat bisa dijadikan solusi. Kentang merupakan sayur yang mengandung serat tinggi. Kamu bisa secara berkala mengonsumsinya sehingga pencernaan lancar dan jerawat juga enggan datang.

     

    3. Vitamin A dan C bisa ditemukan di sayur satu ini. Mereka merupakan antioksidan yang bisa menyembuhkan peradangan.

    Vitamin A dan C terkandung di dalam kentang via kafebayan.com
    Vitamin A dan C terkandung di dalam kentang via kafebayan.com

    Vitamin A dan C bisa ditemukan di dalam kentang. Bahkan vitamin ini merupakan antioksidan yang baik. Selain bisa berfungsi untuk mengurangi peradangan pada jerawat yang memerah. Vitamin ini juga bisa mempercepat penyembuhan. Gak heran jerawat dan bekasnya bisa segera ditumpas berkat mengonsumsi serta menggunakan kentang sebagai masker wajah secara berkala.

    Cara membuat masker jerawat sangat mudah sekali. Kamu hanya perlu memarut kentang berukuran sedang kemudian balurkan ke seluruh permukaan wajah secara merata. Diamkan selama 20 menit dan bilas hingga bersih dengan air dingin.

     

    4. Vitamin B1, B2, dan B6 juga terkandung di dalam kentang. Mengonsumsinya secara berkala sama saja melakukan perawatan dari dalam.

    Vitamin B1, B6, B12 ada di dalam kentang via www.thesun.co.uk
    Vitamin B1, B6, B12 ada di dalam kentang via www.thesun.co.uk

    Sudah bukan rahasia jika vitamin B1, B2, serta B6 sangat baik untuk kesehatan kulit. Kabar baiknya kamu bisa menemukan ragam vitamin tersebut di dalam kentang. Vitamin baik tersebut bisa mempercepat regenerasi pada kulit. Gak heran vitamin ini bisa segera membuat bekas jerawat seperti flek hitam, parut, dan juga bopeng bisa segera terganti dengan kulit baru yang sudah teregenerasi.

     

    5. Selain flek hitam, mata panda juga bisa hilang dengan mengompreskan potongan kentang di bawah mata.

    Mata panda via foka.com.ua
    Mata panda via foka.com.ua

    Ternyata gak cuma flek hitam bekas jerawat saja yang bisa diberantas dengan menggunakan kentang. Bayangan menghitam yang ada di bawah mata dan sering disebut dengan mata panda juga bisa diberantas. Potassium yang terkandung di dalam daging kentang bisa memperlancar sirkulasi dan mengurangi lingkaran gelap di area mata. Caranya, hancurkan kentang dengan blender. Lalu maskerkan pada area bawah mata yang gelap. Lakoni ritual ini setiap malam hingga mata panda benar-benar menghilang.

     

    6. Sulfur, kalium, dan fosfor yang ada pada kentang bisa memproduksi elastin dan kolagen yang berfungsi membuat wajah awet muda.

    Menjadikan wajah awet muda via wallpaperscraft.com
    Menjadikan wajah awet muda via wallpaperscraft.com

    Berbagai mineral seperti fosfor, kalium, dan sulfur dengan mudah bisa ditemukan di dalam kentang. Mineral ini sangat berfungsi untuk mengatasi jerawat. Kamu bisa kok menggunakan kentang sebagai masker alami sehingga mineral dan zat baik yang terkandung di dalamnya bisa terserap secara maksimal.

    Kamu gak harus membuat masker kentang dengan cara diparut melainkan hanya dengan memotong kentang tipis-tipis. Caranya sangat sederhana, langkah pertama cuci bersih dan kupas kentang. Potong tipis-tipis dan tempelkan potongan-potongan itu ke seluruh permukaan wajah. Tunggu hingga warna kentang jadi keabu-abuan dan mengering. Setelah itu cuci muka dengan air hangat. Biasakan untuk melakukan ritual ini pada malam hari, maka dijamin jerawat gak akan terlihat lagi.

    Jadi, sudah siap pergi ke dapur untuk mengolah kentang Ledis?

  • 14 Hal Tentang Jerawat Pada Bayi yang Semua Ibu Wajib Pahami (2-Habis)

    14 Hal Tentang Jerawat Pada Bayi yang Semua Ibu Wajib Pahami (2-Habis)

    Tentunya setiap ibu pasti menginginkan kesehatan bagi buah hatinya. Gangguan fisik sekecil apapun tentu sangat diperhatikan, terutama bagi bayi baru lahir hingga yang sudah menginjak usia beberapa bulan. Selain penyakit sepele seperti batuk dan pilek, terkadang penyakit kulit seperti jerawat juga sering mengganggu.

    Rasa gatal dan panas yang dihasilkan oleh si tonjolan merah ini tentunya juga akan mengganggu aktivitas si bayi. Ia pun bisa sering menangis karena rasa tak nyaman. Bahkan, bukan gak mungkin tonjolan merah ini akan tergaruk dan menimbulkan bekas hingga dewasa.

     

    Menemukan Tonjolan Jerawat di Kulit Buah Hati Kesayangan? 14 Hal Ini Wajib Kamu Tahu dan Lakukan Mulai dari Sekarang!

    Pada bagian pertama telah dikupas mengenai 7 hal yang perlu diketahui mengenai jerawat pada bayi. Nah, sekarang simak juga beberapa hal yang perlu kamu tahu tentang jerawat bayi demi memperkaya wawasanmu.

     

    8. Jangan menggunakan krim, lotion, atau minyak apapun. Kandungan minyak bisa membuat jerawat si kecil makin meradang.

    Jangan memberikan lotion atau minyak telon via www.baomoi.com
    Jangan memberikan lotion atau minyak telon via www.baomoi.com

    Meski jerawat di kulit bayi makin merebak, disarankan untuk gak mengoleskan krim maupun lotion apapun. Bahkan, penggunaan minyak baby oil maupun minyak telon perlu dihentikan dulu sementara. Hal ini karena lotion, baby oil, dan minyak telon bisa memperparah jerawat yang ada. Memang nampaknya kulit bayi terlihat kering namun sebenarnya jerawat bayi muncul karena banyaknya minyak yang menyumbat pori-pori kulit.

    Ketika kulit bayi terlihat sangat kering, kamu bisa menggunakan lotion yang gak mengandung minyak. Gunakan sedikit saja dan oleskan hanya pada bagian yang berjerawat. Perhatikan juga apakah jerawat sembuh atau bertambah parah, jika bertambah parah kamu bisa menghentikan penggunaan lotion ini. Disarankan juga untuk tidak memberikan bedak pada bagian tubuh bayi, karena jerawat mengandung tepung jagung yang bisa menyebabkan pertumbuhan jamur.

     

    9. Jangan mengusap maupun memencet jerawat bayi. Nantinya akan menimbulkan bekas luka hingga si bayi dewasa.

    Jangan mengusap atau menggaruknya via www.wikihow.com
    Jangan mengusap atau menggaruknya via www.wikihow.com

    Kulit bayi yang sensitif harus mendapatkan perlakuan yang istimewa. Jerawat yang muncul di kulitnya sebaiknya didiamkan saja. Jangan memencet atau bahkan mengusap jerawat yang ada. Hal ini justru bakal membuat kulit teriritasi dan kulit yang iritasi bakal membuat produksi minyak makin banyak dan pada akhirnya jerawat justru bertambah parah.

     

    10. Bayi memang lucu dan membuat gemas, tapi pastikan kamu gak mencubit bagian tubuhnya yang dihinggapi oleh jerawat.

    Pastikan kamu gak mencubit bagian tubuhnya yang berjerawat via hz.edushi.com
    Pastikan kamu gak mencubit bagian tubuhnya yang berjerawat via hz.edushi.com

    Selain mengusap dan memencet jerawat yang ada, kita juga disarankan untuk tidak mencubit bagian tubuh bayi yang dihinggapi oleh jerawat. Memang bayi menggemaskan sehingga seringkali kita ingin mencubit pipinya. Namun, sekali lagi pastikan untuk gak menyentuh maupun mencubit bagian tubuhnya yang berjerawat ya, karena jerawatnya bisa makin parah.

     

    11. Berikan sarung tangan pada bayi, agar si kecil yang risih gak menggaruk jerawatnya sendiri.

    Berikan sarung tangan pada bayi via www.tokopedia.com
    Berikan sarung tangan pada bayi via www.tokopedia.com

    Bayi biasanya akan merasa risih ketika tonjolan merah ini muncul di kulitnya. Mulai dari rewel hingga terlalu banyak bergerak karena ingin menggaruk bagian tubuhnya yang berjerawat. Untuk mengantisipasi agar kulitnya gak terluka, kamu bisa rutin memotong kuku bayi yang sudah memanjang. Selain itu berikan juga sarung tangan kepada bayi supaya si kecil gak melukai kulitnya sendiri.

     

    12. Tiap kali basah karena keringat maupun susu segera keringkan area lembab pada bayi, kamu bisa menepuknya atau menggunakan kain lembut untuk mengeringkan.

    Segera keringkan bagian yang lembab via www.lamagdalene35.fr
    Segera keringkan bagian yang lembab via www.lamagdalene35.fr

    Si kecil memang gampang berkeringat karena terlalu banyak bergerak dan juga kegerahan. Selain keringat, cairan lain seperti susu dan gumoh juga sering menjadi penyebab bagian tubuh bayi basah. Tiap kali hal ini terjadi, kamu bisa mengeringkannya menggunakan tisu lembut atau menepuk-nepuknya dengan tangan hingga kering.

     

    13. Perbaiki pola makan si ibu, sebaiknya hindari dulu makanan yang mengandung minyak tinggi.

    Ubah pola makan si ibu via mogujatosama.rs
    Ubah pola makan si ibu via mogujatosama.rs

    Seperti sudah dijelaskan di poin sebelumnya bahwa ASI yang diberikan bisa juga menyebabkan jerawat pada bayi. Pada beberapa kasus, jerawat bayi akan segera menghilang setelah pemberian ASI dihentikan sementara waktu. Mungkin kamu bisa memperbaiki pola makan. Hindari makanan yang mengandung minyak tinggi sehingga gak memicu pertumbuhan jerawat bayi makin meradang.

     

    14. Bersabarlah saja karena biasanya jerawat bayi akan menghilang dengan sendirinya.

    Biasanya jerawat pada bayi akan menghilang dengan sendirinya via rss.ayosearch.com
    Biasanya jerawat pada bayi akan menghilang dengan sendirinya via rss.ayosearch.com

    Jerawat bayi memang wajar dialami. Biasanya 20% dari bayi yang dilahirkan memiliki jerawat merah di wajah, siku, leher, dan bagian tubuh lainnya. Tanpa diberi obat apapun, tonjolan merah ini akan menghilang dalam jangka 2 hingga 4 minggu dengan sendirinya kok.

     

    Jadi, sekarang sudah tahu kan cara menangani jerawat bayi, Ledis? Semoga para ibu gak salah melakukan penanganannya, ya!

  • 14 Hal Tentang Jerawat Bayi yang Semua Ibu Wajib Pahami (1)

    14 Hal Tentang Jerawat Bayi yang Semua Ibu Wajib Pahami (1)

    Ledisia.com – Setiap ibu pasti menginginkan kesehatan bagi buah hatinya. Gangguan fisik sekecil apapun tentu sangat diperhatikan, terutama bagi bayi baru lahir hingga yang sudah menginjak usia beberapa bulan. Selain penyakit sepele seperti batuk dan pilek, terkadang penyakit kulit seperti jerawat juga sering mengganggu bayimu.

    Rasa gatal dan panas yang dihasilkan oleh si tonjolan merah ini tentunya juga akan mengganggu aktivitas si bayi. Ia pun bisa sering menangis karena rasa tak nyaman. Bahkan, bukan gak mungkin tonjolan merah ini akan tergaruk dan menimbulkan bekas hingga dewasa.

     

    Menemukan Tonjolan Jerawat di Kulit Buah Hati Kesayangan? 14 Hal Ini Wajib Kamu Tahu dan Lakukan Mulai dari Sekarang!

    Tentunya para ibu gak mau kan hal ini terjadi pada buah hati kesayangannya, ‘kan? Tenang, gak perlu takut dulu, Ledis. Di artikel ini Ledisia akan menjabarkan 14 hal yang semua ibu wajib tahu tentang jerawat pada bayi.

     

    1. Perlu diketahui bahwa jerawat bayi bisa timbul karena hormon dari sang ibu yang terbawa sesaat sebelum kelahirannya.

    Hormon dari ibu via www.qykapp.com
    Hormon dari ibu via www.qykapp.com

    Jerawat bisa timbul di permukaan kulit bayi karena dipengaruhi oleh hormon dari si ibu. Ya, ketika sedang hamil hormon pada ibu memang tidak stabil. Hal inilah yang bisa menjadi pemicu utama kehadiran jerawat pada bayi. Plasenta hormon ibu dapat masuk ke tubuh bayi pada masa kehamilan yang terakhir. Selain itu, hormon andrenal androgen bisa melewati plasenta sesaat sebelum kelahiran sang buah hati.

     

    2. Selain hormon, kandungan dari obat-obatan yang dikonsumsi oleh sang ibu juga ikut bisa terbawa melalui ASI. Voila! Jerawat bayi muncul seketika.

    Dari obat-obatan yang diminum oleh sang ibu via summarity.com
    Dari obat-obatan yang diminum oleh sang ibu via summarity.com

    Selain hormon pada ibu yang juga menurun kepada si bayi, kandungan obat-obatan yang dikonsumsi juga bisa menimbulkan jerawat pada buah hati. Biasanya kandungan obat kontrasepsi, obat steroid oral maupun topikal, hingga obat anti depresan-lah yang berbahaya. Senyawa dalam kandungan obat yang dikonsumsi oleh sang ibu bisa masuk ke ASI dan kemudian akan masuk ke tubuh bayi. Selanjutnya akan menstimulasi kelenjar minyak pada kulit bayi dan menimbulkan jerawat.

    Memang jerawat pada bayi bisa hilang dengan sendirinya, namun jika kondisinya makin memburuk sebaiknya kamu menghentikan dulu pemakaian obat-obatan yang sudah disebutkan tadi ya.

     

    3. Karena kulit bayi super sensitif, maka iritasi detergen juga bisa saja menjadi penyebab utamanya.

    Iritasi deterjen via www.casalatina.com
    Iritasi detergen via www.casalatina.com

    Kulit bayi memang masih sangat lembut sekaligus sensitif. Oleh sebab itu jerawat juga bisa hadir karena kulit yang sangat sensitif dan gak cocok terhadap detergen yang digunakan. Bisa jadi karena detergen terlalu wangi atau mengandung bahan kimia yang tinggi sehingga bisa menimbulkan ruam serta tonjolan merah pada kulit bayi.

    Sebaiknya, para ibu menggunakan detergen khusus bayi yang tanpa mengandung pewangi serta pewarna. Untuk proses pencuciannya perlu diperhatikan juga, sebaiknya menyendirikan pakaian bayi dan gak mencampurnya dengan pakaian kotor milik anggota keluarga lainnya.

     

    4. Pastikan kain yang bersentuhan langsung dengan kulit si bayi bertekstur lembut, hal ini agar tak memperparah jerawat yang sudah ada.

    Pastikan kain yang bersentuhan dengan bayi benar-benar lembut via health.365jia.cn
    Pastikan kain yang bersentuhan dengan bayi benar-benar lembut via health.365jia.cn

    Selain detergen, pemilihan kain yang digunakan untuk membungkus kulit bayi juga perlu diperhatikan. Mulai dari sprei, perlak, baju, selimut, sarung tangan, bantal, hingga handuk. Kain-kain yang mengalami kontak langsung dengan kulit bayi ini yang harus diperhatikan kelembutannya. Jika kain memiliki sifat panas dan gampang membuat gatal gak heran kulit bayi akan gampang meruam, gatal-gatal, hingga timbul jerawat.

     

    5. Sedang kegerahan maupun dalam kondisi marah juga bisa menyebabkan jerawat muncul di wajah bayi dalam sekejap.

    Bayi yang sedang kepanasan atau marah via www.sheknows.com
    Bayi yang sedang kepanasan atau marah via www.sheknows.com

    Terkadang karena terlalu kegerahan, kelenjar minyak pada bayi juga bekerja ekstra. Selain menghasilkan keringat, minyak juga akan diproduksi secara berlebihan. Hal inilah yang bisa menimbulkan jerawat bayi. Selain itu, jerawat juga bisa muncul dan memerah ketika bayi sedang dalam kondisi marah. Gak perlu khawatir kok karena nantinya jerawat ini akan menghilang sendiri ketika bayi sudah dalam suasana hati yang lebih gembira.

     

    6. Waspada, gumoh yang gak diseka hingga bersih juga bisa menghasilkan jerawat muncul di kemudian hari.

    Gumoh yang gak diseka hingga bersih via www.babycentre.co.uk
    Gumoh yang gak diseka hingga bersih via www.babycentre.co.uk

    Gumoh juga bisa menjadi salah satu penyebab jerawat bayi. Setelah bayi minum susu dan lupa ditepuk-tepuk hingga bersendawa, maka bisa menyebabkan muntah yang biasa disebut dengan gumoh. Apabila gumoh ini tidak diseka dengan bersih tentunya akan bercampur dengan kotoran lainnya dan bisa menyumbat pori-pori kulit dan menghasilkan jerawat.

     

    7. Bersihkan kulit bayi dengan air hangat, dengan begini kuman bisa diberantas sehingga jerawat gak makin parah.

    Bersihkan kulit bayi dengan air hangat via www.huffingtonpost.com
    Bersihkan kulit bayi dengan air hangat via www.huffingtonpost.com

    Supaya mencegah jerawat bayi gak kian meradang, kamu bisa membersihkan kulit bayi dengan menggunakan air hangat. Namun, ingat karena kulit bayi yang sensitif jangan mencuci wajahnya lebih dari 2 kali dalam sehari. Kamu bisa menggunakan sabun khusus bayi atau sabun yang mengandung emollients. Tepuk-tepuk dengan lembut untuk mengeringkannya.

     

    Selanjutnya : 14 Hal Tentang Jerawat Pada Bayi yang Semua Ibu Wajib Tahu (Bagian 2-Habis)

     

     

  • 5 Bumbu Dapur yang Ampuh Membuat Jerawat Kabur

    5 Bumbu Dapur yang Ampuh Membuat Jerawat Kabur

    Ledisia.com – Apa aja sih bahan yang sering kamu lihat di dapur sendiri, Ledis? Garam? Gula? Bawang? Telur? Well, mereka ini gak hanya merupakan bahan makanan maupun minuman yang bisa dikonsumsi. Tanpa kamu ketahui, ada zat-zat ajaib untuk menumpas jerawat yang bisa kamu temukan di sini, lho.

     

    Jangan Anggap Remeh 5 Bahan yang Sering Kamu Temukan di Dapur. Mereka Ini Sangat Mujarab Untuk Membuat Jerawat dan Bekasnya Segera Mundur!

    Zat yang terkandung di dalam bumbu-bumbu dapur ini ampuh membuat jerawat enggan mampir di muka. Pingin tahu apa saja bahan dapur yang bisa kamu manfaatkan sebagai senjata utama? Yuk, simak penjabaran lengkapnya di Ledisia!

     

    1. Scrub untuk mengusir jerawat ternyata gak cuma bisa dibeli. Kamu bisa kok membuatnya dari garam atau gula yang bisa ditemukan di dapur sendiri.

    scrub gula dan garam via topbeautybrands.com
    Scrub gula dan garam via topbeautybrands.com

    Garam gak hanya berguna sebagai penyedap rasa masakan, begitu juga gula yang gak cuma bermanfaat sebagai pelengkap minuman. Kedua bahan itu tanpa kamu sadari bisa digunakan untuk menamengi wajah dari jerawat yang mengintai. Garam merupakan pembersih alami, anti bakteri, serta mengandung mineral yang baik peremajaan kulit wajah. Begitu halnya dengan gula pasir bisa membantu mengangkat sel kulit mati yang terjebak di pori-pori kulit.

    Dengan teksturnya yang merupakan butiran keras, kamu bisa menggunakan gula pasir sebagai scrub alami untuk memberantas biang jerawat. Campurkan 1 sdm gula dan 2 sdm madu atau minyak zaitun. Kemudian pijat dengan alur membulat pada wajah selama 10 menit sebelum dibilas.

    Jika kamu pilih menggunakan garam, campurkan 1 sdm garam dengan 2 sdm buah pisang, dan 2 sdm minyak zaitun. Daging pisang yang lembut bisa mengimbangi tekstur garam yang kasar. Kamu bisa melakukan scrubbing dengan ramuan ini selama 3 menit sebelum dibilas dengan air bersih.

     

    2. Zat Allicin yang ada di bawang putih ternyata sangat berguna bagi penyembuhan jerawat. Zat baik ini juga bisa digunakan untuk meredakan peradangan.

    Zat Alicin pada bawang putih via www.bawangputih.org
    Zat Allicin pada bawang putih via www.bawangputih.org

    Selain garam, bawang putih juga hampir selalu dibutuhkan di setiap masakan. Bahkan, bumbu dapur yang satu ini juga bisa digunakan untuk memberantas jerawat di wajah. Bawang putih mengandung zat allicin. Zat satu ini merupakan anti jamur dan juga bisa menangkal radikal bebas yang mampu menimbulkan jerawat.

    Cara penggunaanya untuk perawatan muka sangat simple. Kamu hanya harus melumatkan beberapa siung bawang putih (disesuaikan dengan kebutuhan) kemudian oleskan pada bagian wajah yang berjerawat. Langkah terakhir kamu bisa membilasnya dengan air hangat.

     

    3. Oleskan minyak kelapa secara merata pada jerawat dan bekasnya. Melakoni ritual ini secara teratur akan membantu si tonjolan merah ini pergi dengan segera.

    Oleskan minyak kelapa secara merata pada jerawat dan bekasnya via buletinsehat.com
    Oleskan minyak kelapa secara merata pada jerawat dan bekasnya via buletinsehat.com

    Minyak kelapa mengandung vitamin E yang sangat baik untuk berbagai kondisi kulit. Vitamin E sendiri bisa membantu menjaga kelembapan serta kesehatan kulit. Selain vitamin E, minyak kelapa juga mengandung asam lemak. Bahkan, minyak ajaib satu ini bersifat anti radang sehingga bisa melawan infeksi yang ditimbulkan oleh jerawat.

    Kamu tinggal mengoleskan 1-2 tetes minyak kelapa ke bagian wajah yang berjerawat dan lakukan ritual ini 2 kali sehari. Hal ini sangat baik untuk kulit wajah yang bertipe kering karena akan membantu mengembalikan kelembapan kulit. Namun, jika kulit wajahmu berminyak, cukup gunakan 2 kali seminggu. Pastikan minyak kelapa yang kamu beli berjenis organik atau virgin ya!

     

    4. Telur gak hanya lezat untuk disantap. Masker putih telur bisa dimanfaatkan untuk membuat jerawat segera lenyap.

    Masker putih telur via m.google.com
    Masker putih telur via m.google.com

    Sering sarapan dengan menu telur mata sapi atau omelette? Telur memang mengandung protein tinggi dan baik bagi kesehatan tubuh. Selain itu, kamu juga bisa menggunakannya untuk bahan masker alami. Teratur menggunakan masker ini bisa membuat jerawat enggan mampir lagi di wajah.

    Caranya, kamu tinggal memisahkan putih dan kuning telur. Kemudian kocok putih telur sebentar lalu balurkan di seluruh wajah dan diamkan selama 10 hingga 15 menit. Langkah terakhir bilas menggunakan air bersih. Voila! Kulit wajah yang kenyal dan segar akan kamu dapatkan seketika!

     

    5. Stop menggunakan salep dari bahan kimia tinggi. Kamu bisa menggunakan bawang bombay untuk membuat salep jerawat sendiri.

    Buat salep sendiri dari bawang bombay via www.zenska.si
    Buat salep sendiri dari bawang bombay via www.zenska.si

    Siapa sangka bawang bombay ternyata bisa digunakan sebagai senjata untuk berperang melawan jerawat? Ya, kandungan kuersetin yang bisa ditemukan di dalam bawang bombay merupakan antioksidan yang alami. Gak heran bumbu dapur yang satu ini bisa digunakan untuk menghilangkan noda di wajah, memperbaiki jaringan yang sel rusak, hingga mengurangi peradangan pada jerawat.

    Selain di beli di apotek, kamu bisa membuat sendiri di rumah. Caranya, parut bawang bombay hingga benar-benar halus kemudian masukkan ke dalam lemari pendingin selama 20 menit supaya bau tajam dari bawang bisa terkurangi. Langkah selanjutnya, oleskan pada jerawat dan bekasnya, diamkan selama 15 menit sebelum dibilas dengan air dingin. Gunakan setiap hari satu kali, sehingga kamu bisa melihat hasilnya dalam 2 bulan ke depan. Berminat mencoba?

     

    Yuk, lekas ke dapur dan buat sendiri perawatan jerawatmu dengan bahan-bahan alami tadi, Ledis!

  • 13 Tips Sederhana Untuk Ibu Hamil yang Sedang Berjerawat (2-Habis)

    13 Tips Sederhana Untuk Ibu Hamil yang Sedang Berjerawat (2-Habis)

    Jerawat memang bisa menyerang siapa saja. Bahkan gak hanya remaja lho, bayi hingga mereka yang sudah berusia matang pun masih kerap memiliki jerawat sebagai masalah utama. Faktor hormonal memang bisa jadi penyebab jerawat nomor wahid. Gak heran, ibu hamil pun rawan terjangkit si tonjolan merah ini.

     

    Hai Ibu Hamil, Jangan Buru-buru Obati Jerawatmu dengan Obat Kimia Tinggi. Ada 13 Tips Sederhana yang Bisa Dilakoni!

    Pada bagian pertama, kita telah membahas tujuh tips pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengenyahkan jerawat ketika hamil. Nah, sekarang simak beberapa tips sisanya agar pengetahuanmu lengkap, yuk!

     

    8. Jangan memegang wajah dengan tangan telanjang. Debu dan kotoran di jari bisa membuat jerawat kian meradang.

    Jangan memegang wajah dengan tangan telanjang via grid.mk
    Jangan memegang wajah dengan tangan telanjang via grid.mk

    Jari-jari tangan merupakan tempat berkumpulnya debu dan kotoran. Tanpa sadar, kuman dan kotoran mudah berpindah dari barang-barang yang kita pegang ke wajah. Tidak mencuci tangan dengan sabun antiseptik dan langsung memegang wajah bisa menjadi penyebab utama jerawat tumbuh subur di sana.

    Makanya, pastikan kamu tidak sembarangan menyentuh mukamu dengan tangan yang kotor, ya. Bila hendak menyentuh wajah, pastikan tanganmu sudah bersih terlebih dulu. Hindari juga menyentuh jerawat yang sudah ada dengan tanganmu, karena hal itu bisa membuatnya makin menyebar.

     

    9. Jangan menggaruk atau mengeluarkan isi jerawat seenak hati. Kebiasaan buruk ini justru membuat si tonjolan merah gak segera pergi.

    Jangan menggaruk atau mengeluarkan isi jerawat via www.hellodoctor.co.za
    Jangan menggaruk atau mengeluarkan isi jerawat via www.hellodoctor.co.za

    Jerawat memang menyebalkan. Saking geramnya, tanpa sadar kita sering menggaruk atau bahkan memencet jerawat. Padahal kebiasaan buruk ini sama sekali tidak membantu untuk membasmi jerawat. Jerawat yang ada justru makin parah. Selain itu, memencet jerawat secara paksa bisa menimbulkan bekas pada wajah, mulai dari flek hitam hingga bopeng dan berparut dalam.

     

    10. Minum air putih 6-8 gelas hingga makan buah dan sayur sehat perlu dijadikan kebiasaan. Kegiatan ini akan membuat jerawat bisa segera menghilang.

    Minum air putih 6-8 gelas sehari via naukawpolsce.pap.pl
    Minum air putih 6-8 gelas sehari via naukawpolsce.pap.pl

    Salah satu cara supaya jerawat bisa segera hilang adalah dengan cara proses regenerasi kulit dari dalam. Regenerasi bisa berjalan sempurna jika kita memenuhi mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Salah satu contoh mineral yang mempercepat proses regenerasi adalah air putih. Usahakan untuk selalu memenuhi kebutuhuan air puith tiap hari dan minum sampai 6 hingga 8 gelas per hari.

    Selain air putih, kamu juga bisa mengonsumsi buah dan sayur sehat yang mengandung banyak vitamin baik yang berguna untuk menunjang kesehatan kulit. Misalnya saja vitamin A yang terkandung pada tomat dan wortel, ikan laut dan vitamin E dari kacang hijau, minyak zaitun, dan biji bunga matahari. Selain permasalahan jerawat yang bisa teratasi, mengonsumsi sayuran dan buah sehat tentu juga akan berpengaruh baik untuk si calon buah hati.

     

    11. Make up memang perlu untuk menunjang penampilan. Kamu bisa memilih yang menggunakan air sebagai bahan dasar.

    Make up berbahan dasar air via www.beautyscript.com
    Make up berbahan dasar air via www.beautyscript.com

    Bagi kaum wanita, make up memang dibutuhkan untuk menunjang penampilan—gak terkecuali untuk para ibu hamil. Bumil tentu ingin tampil menawan setiap harinya. Namun, terkadang tanpa disadari make up juga bisa menjadi pemicu jerawat yang utama.

    Untuk mengantisipasi masalah ini, kamu bisa menggunakan make up yang cocok untuk kulit wajah. Dianjurkan juga untuk memilih kosmetik yang berbahan air, non-acnegenic, dan juga non-comedogenic. Setelah menggunakan make up seharian, jangan lupa untuk selalu membersihkan sisa make up hingga tuntas, ya.

     

    12. Ibu hamil memang mudah untuk merasa kegerahan. Kamu perlu mengikat rambut supaya gak menempel di wajah dan membuat jerawat makin meradang.

    Ikat rambut tiap kali merasa kegerahan via www.disneybabble.com
    Ikat rambut tiap kali merasa kegerahan via www.disneybabble.com

    Ketika sedang mengandung, ibu hamil mudah merasa kepanasan. Keringat bisa menetes dari rambut dan menempel di wajah. Hal inilah yang bisa menempel dan menyumbat pori-pori. Bahkan, rambut yang terkena keringat dan debu bisa menyakiti jerawat yang sudah ada dan membuatnya makin meradang. Jika kamu gak mau hal ini terjadi sebaiknya ikat rambutmu supaya tak menyakiti jerawat di bagian wajah.

     

    13. Debu dan kotoran bisa menempel di sprei dan selimutmu. Ganti secara berkala supaya gak menimbulkan jerawat baru.

    Ganti sprei dan selimut secara berkala via www.maminuklubs.lv
    Ganti sprei dan selimut secara berkala via www.maminuklubs.lv

    Debu, kotoran, serta polusi bisa menjadi penyebab jerawat baru. Kotoran yang menempel di wajah bisa menutup pori-pori kulit dan menghasilkan jerawat. Selain debu dan kotoran yang terbawa dari angin, mereka juga bisa menempel di sprei, sarung bantal, guling, dan selimut.

    Oleh sebab itu, sebaiknya ganti mereka secara berkala. Ketika sedang tidur malam, muka dengan mudah bergesekan dengan kain sprei sehingga hal ini bisa memperparah atau bahkan menimbulkan jerawat baru.

     

    Sekarang, kamu sudah tahu kan bagaimana cara memberantas jerawat pada ibu hamil? Semoga artikel ini bermanfaat ya, Ledis!

  • 13 Tips Sederhana Untuk Ibu Hamil yang Sedang Berjerawat (1)

    13 Tips Sederhana Untuk Ibu Hamil yang Sedang Berjerawat (1)

    Ledisia.com – Jerawat memang bisa menyerang siapa saja, Ledis. Gak hanya remaja, bayi hingga mereka yang sudah berusia matang pun masih kerap memiliki jerawat sebagai masalah utama. Faktor hormonal memang bisa jadi penyebab jerawat nomor wahid. Gak heran, ibu hamil pun rawan terjangkit si tonjolan merah ini.

     

    Hai Ibu Hamil, Jangan Buru-buru Obati Jerawatmu dengan Obat Kimia Tinggi. Ada 13 Tips Sederhana yang Bisa Dilakoni!

    Apakah saat ini kamu sedang mengalami permasalahan serupa? Jangan buru-buru obati jerawatmu dengan bahan kimia tinggi ya, karena bisa berbahaya bagi perkembangan calon buah hati. Berikut ada tips sederhana yang bisa kamu lakukan.

     

    1. Hindari menggunakan obat jerawat dengan bahan kimia tertentu. Karena ini bisa membahayakan perkembangan si buah hati.

    Hindari menggunakan obat jerawat via www.mirror.co.uk
    Hindari menggunakan obat jerawat via www.mirror.co.uk

    Menurut riset dokter, bahan kimia tertentu bisa membahayakan perkembangan janin yang masih di dalam kandungan. Contohnya saja accutance bisa menyebabkan cacat pada lahir.

    Kemudian zat retinol yang mengandung terlalu banyak vitamin A juga gak baik untuk perkembangan janin. Bahkan, zat-zat penghilang jerawat yang biasanya sering ditemukan pada obat jerawat seperti beta-hydroxy acid (BHA), Salicylic acid, benzoyl peroxide bisa menyerap ke pori-pori kulit dan belum terbukti aman untuk janin.

    Gak cuma obat jerawat berbahan kimia tinggi yang berbahaya bagi bayi, metode medis untuk penghilangan jerawat pun gak dianjurkan. Contohnya saja metode laser dan chemical peeling bisa menyebabkan efek samping yang berbahaya bagi bayi. Sebaiknya sebelum memberi obat jerawat atau metode medis, kamu konsultasikan dulu ke dokter ahli.

     

    2. Cuci wajah 2 kali sehari wajib hukumnya. Pastikan juga kamu menggunakan facial wash yang sesuai dengan kulit muka.

    Cuci wajah 2 kali sehari via www.sheknows.com
    Cuci wajah 2 kali sehari via www.sheknows.com

    Cara paling mudah untuk meminimalisir pertumbuhan jerawat di wajah adalah dengan cara menjaga kebersihan diri sendiri. Jerawat muncul karena pori-pori kulit yang membuka dan mengeluarkan minyak serta keringat. Apalagi ketika sedang hamil, kamu akan lebih mudah terasa gerah sehingga keringat pun juga akan lebih mudah muncul.

    Kamu bisa mengantisipasinya dengan cara mudah, yaitu dengan mencuci wajah dengan facial wash yang sesuai dengan kondisi kulit. Namun, pastikan jangan terlalu sering ya, terlalu sering mencuci wajah akan membuat kondisi kulit kering dan menumpuknya sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Pastikan kamu mencuci muka dengan facial wash cukup 2 kali sehari kemudian keringkan dengan menggunakan tissue.

     

    3. Sering keramas perlu dilakukan 2 hari sekali. Hal ini bisa mengurangi minyak berlebih di kulit kepala.

    Keramas 2 hari sekali via www.grazia.nl
    Keramas 2 hari sekali via www.grazia.nl

    Selain pori-pori kulit wajah yang gampang berminyak dan berkeringat, ketika sedang kepanasan pori-pori kulit kepala juga akan mengalami hal serupa. Selain ketombe, gatal, iritasi, jerawat juga mudah muncul dengan kondisi kulit kepala yang berminyak.

    Kamu bisa menggunakan mencuci rambut paling tidak 2 hari sekali, jangan tunggu hingga rambut berbau atau kulit kepala terasa gatal. Bahkan, mencuci rambut tiap hari boleh saja kok jika kamu memang memiliki kulit kepala yang mudah berminyak.

     

    4. Hati-hati ketika menggunakan kondisioner di tahap terakhir. Zat silikonnya bisa menyebabkan jerawat mampir.

    Hati-hati ketika menggunakan kondisioner via www.sheknows.com
    Hati-hati ketika menggunakan kondisioner via www.sheknows.com

    Kondisioner memang biasa digunakan para wanita untuk membuat rambut terasa lebih lembut. Namun, hati-hati ledis karena kondisioner mengandung silikon. Memang zat ini baik karena bisa membuat rambut makin berkilau. Namun, jika terpapar di kulit bisa menyebabkan jerawat. Untuk mengantisipasinya, basuh punggung dengan sabun mandi dan air bersih sekali lagi supaya zat silikon dari kondisioner tak menempel di kulit punggung.

     

    5. Rajin konsumsi makanan yang mengandung B6 harus dilakoni tiap hari. Ini salah satu cara agar jerawat segera pergi.

    Konsumsi makanan yang mengandung B6 via www.realdietmeal.com
    Konsumsi makanan yang mengandung B6 via www.realdietmeal.com

    Sudah bukan rahasia lagi jika vitamin B6 memang ampuh menutrisi kulit. Vitamin B6 yang biasa disebut peridoksin ini bisa membantu mengurangi peradangan pada jerawat. Kamu bisa mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin B6. Biasanya B6 ada pada beras, pisang, telur ayam, daging, kentang, ayam, dan brokoli. Konsumsi teratur supaya jerawat yang meradang bisa segera kempes.

     

    6. Olahraga atau senam ibu hamil harus dimasukkan ke agenda. Kegiatan satu ini membuat sirkulasi darah tetap terjaga.

    Senam ibu hamil via www.huffingtonpost.com

    Olahraga atau senam ibu hamil memang sangat dianjurkan. Dengan secara berkala mengikuti kelas senam ibu hamil maupun melakukan olahraga akan membuat sirkulasi darah tetap lancar. Hal ini membuat pori-pori kulit gak akan tersumbat sehingga segera bebas dari jerawat.

     

    7. Gunakan oil absorbing microfiber cloth untuk membersihkan wajah, hal ini bisa membantu mengatasi kulit muka yang berminyak.

    Gunakan oil absorbing microfiber cloth via locari.jp
    Gunakan oil absorbing microfiber cloth via locari.jp

    Ritual membersihkan wajah memang sangat diwajibkan jika kamu ingin terhindar dari jerawat. Namun, sebenarnya ada beberapa trik sederhana juga yang harus diterapkan. Misalnya saja kamu perlu menggunakan kapas atau sponge yang hanya sekali pakai ketika membersihkan wajah maupun saat mengaplikasikan make up. Atau kamu juga bisa menggunakan oil absorbing micro-fiber cloth  yang bisa menyerap keringat dengan cepat. Hal ini bisa memelihara kebersihan wajah dan menghindarkan dari kotoran yang mungkin saja menempel pada alat make up.

     

    Selanjutnya : 15 Tips Sederhana Untuk Ibu Hamil yang Sedang Berjerawat (Bagian 2-Habis)

  • 6 Hal yang Bikin Jerawat di Punggung Makin Bertebaran

    6 Hal yang Bikin Jerawat di Punggung Makin Bertebaran

    Ledisia.com – Ternyata, yang menyebalkan itu bukan cuma jerawat di wajah saja, jerawat yang muncul di punggung juga iya. Sama seperti jerawat di wajah, jerawat di punggung juga bisa muncul karena dipicu oleh hormon, tingkat stress, maupun genetik. Selain dipicu dari dalam, ternyata ada faktor dari luar yang juga memicu kemunculan si tonjolan merah ini lho.

     

    Jika 6 Hal Ini Masih Sering Dilakoni, Gak Heran Jerawat di Punggungmu Justru Kian Bersemi!

    Tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan buruk yang bisa menjadi faktor kemunculan jerawat karena si tonjolan merah ini juga bisa hadir jika kita gak menjaga kebersihan badan. Selain mandi yang kurang bersih, ada hal-hal yang tanpa disadari membuat si jerawat makin bersemi. Penasaran? Yuk, simak penjabarannya di sini!

     

    1. Sering membiarkan keringatmu mengucur deras? Gak heran tonjolan merah ini juga makin betah di area punggung.

    keringat yang gak diusap akan menyebabkan jerawat di punggung via workoutheadphonespro.com
    Keringat yang gak diusap akan menyebabkan jerawat di punggung via workoutheadphonespro.com

    Salah satu peyebab jerawat yang utama adalah keringat berlebih yang dihasilkan oleh tubuh. Pori-pori wajah yang membuka ketika kita sedang berkeringat juga turut menghasilkan minyak. Minyak dan keringat ini pun akan bercampur dengan kotoran, debu, serta polusi dan pada akhirnya akan menyumbat pori-pori kulit. Bisa ditebak pada akhirnya merekalah yang akan menyebabkan tonjolan jerawat di bagian punggung.

    Apalagi, punggung merupakan daerah yang selalu tertutup oleh baju. Daerah ini rawan ditumbuhi jerawat karena pengap dan sering berkeringat. Jika kamu merupakan seseorang yang mudah berkeringat, jangan enggan untuk membersihkan atau mengeringkannya. Sebaiknya juga kamu menggunakan tissue untuk mengusap daripada handuk, karena handuk bisa menjadi media tumbuhnya virus dan jamur.

     

    2. Mandi dua kali memang diwajibkan supaya kebersihan tubuh terjaga. Namun, pastikan busa sabun terbilas sempurna supaya gak menyebabkan jerawat muncul seketika.

    bilas tubuh hingga benar-benar bersih saat sedang mandi via elizabethgann.com
    Bilas tubuh hingga benar-benar bersih saat sedang mandi via elizabethgann.com

    Mandi merupakan salah satu ritual yang wajib dilakukan paling tidak 2 kali sehari. Teratur mandi tiap hari akan membuat tubuh kembali bersih setelah disibukkan oleh aktifitas yang membutuhkan tenaga. Namun, terkadang mandi justru bisa menjadi pemicu tumbuhnya jerawat lho!

    Kenapa begitu? Hal ini terjadi karena ketika kita mandi dan menggosok area punggung dengan sabun, kita kurang bersih dalam membilasnya. Alhasil, busa sabun yang gak terbilas pun akan menjadi kotoran dan terjebak di pori-pori. Bahkan, hal ini bisa menyebabkan gatal, meruam, kemudian iritasi. Selain itu, sebaiknya kamu membeli sabun mandi yang memiliki kandungan pelembab yang tinggi, sehingga sehabis mandi kondisi kulit tetap segar dan kenyal.

     

    3. Jika timbul jerawat, gatal maupun alergi, kamu wajib untuk segera mengganti sabun cuci atau pewangi yang dipakai!

    ganti detergent atau pewangi via nasovet.info
    Ganti detergent atau pewangi via nasovet.info

    Gak hanya sabun mandi saja, ternyata detergen pencuci baju maupun pewangi pakaian juga bisa memicu jerawat di bagian punggung lho! Selain kurang bersih dalam membilasnya, kulit yang sensitif juga bisa jadi alasan utama. Sebaiknya kamu cek dulu apakah kulitmu termasuk sensitif atau enggak.

    Biasanya gatal, meruam, iritasi, hingga jerawat bisa muncul karena mengenakan baju yang sudah dicuci dengan detergen maupun pewangi pakaian tertentu. Jika selama ini kamu gak cocok dengan detergen yang digunakan, sebaiknya segera ganti dengan detergen merk lainnya ya!

     

    4. Hindari mengenakan baju yang berbahan panas. Keringat yang gak terserap bisa jadi biang jerawat!

    hindari memakai baju berbahan panas via cafeaulait-tati.blogspot.com
    Hindari memakai baju berbahan panas via cafeaulait-tati.blogspot.com

    Detergen bukan jadi satu-satunya hal yang dituding menjadi penyebab utama kemunculan jerawat. Terkadang bahan kain yang digunakan juga perlu mendapat perhatian. Seperti diketahui bahwa punggung merupakan area yang selalu tertutup, hal ini menyebabkan daerah tersebut selalu pengap dan lembab apalagi jika terkena keringat.

    Sebaiknya mulai sekarang pilih bahan kain yang sejuk, dingin, serta mudah menyerap keringat. Dengan begini sirkulasi udara di bagian punggung akan tetap terjaga sehingga jerawat juga enggan muncul.

     

    5. Kondisioner mengandung bahan yang berbahaya. Jika terpapar kulit jerawat bisa langsung muncul di sana.

    kondisioner mengandung zat yang berbahaya via youqueen.com
    Kondisioner mengandung zat yang berbahaya via youqueen.com

    Apakah kamu selalu menggunakan kondisioner setiap kali selesai keramas? Wah, hati-hati hal ini bisa menjadi pemicu jerawat muncul di punggung. Kondisioner mengandung silikon, memang zat ini baik bagi rambut karena bisa membuatnya makin berkilau namun berbahaya jika terpapar kulit tubuh karena bisa mengakibatkan jerawat.

    Setelah kamu mengunakan kondisioner, sebaiknya kamu membilasnya dengan membungkukkan kepala sehingga tidak mengenai area punggung. Jika tidak, kamu bisa membilasnya seperti biasa lalu menyeka punggung dengan sabun dan membersihkannya dengan air bersih.

     

    6. Tas selempang maupun tas punggung memang dibutuhkan. Namun, mereka juga bisa jadi penyebab jerawat di pundak dan punggung.

    tas ransel dan tas selempang bisa jadi jerawat di punggung via www.wonderland-london.com
    Tas ransel dan tas selempang bisa jadi jerawat di punggung via www.wonderland-london.com

    Terkadang kita memang gak bisa terhindarkan untuk selalu membawa tas demi membawa barang-barang kebutuhan. Bahkan, bagi kamu yang sedang kuliah maupun bekerja, tas merupakan hal yang dibutuhkan dan harus dibawa setiap hari. Tapi kamu tahu gak sih bahwa tas selempang dan tas punggung bisa menjadi penyebab jerawat?

    Hal ini dikarenakan tali tas selempang yang terlalu tebal maupun beban yang terlalu berat di tas ransel menekan area punggung. Kemudian keringat pun akan terjebak di pori-pori kulit di sana. Hasilnya, jerawat mudah muncul di area ini. Untuk mengantisipasinya kamu bisa mencari tas selempang yang tipis dan mengurangi beban dari tas ranselmu.

     

    Jadi, kamu sudah tahu kan penyebab timbulnya jerawat di punggung? Semoga kebiasaan tersebut gak kamu lakukan lagi ya, Ledis!