Tag: infertilitas

  • 6 Penyebab Infertilitas Wanita yang Wajib Anda Pahami di Luar Kepala!

    6 Penyebab Infertilitas Wanita yang Wajib Anda Pahami di Luar Kepala!

    Ledisia.comLedis, kemarin kita sudah memahami penyebab umum masalah kesuburan pria. Sekarang, saatnya kita memahami sebab-sebab infertilitas pada wanita. Pemicunya beragam, mulai dari masalah ovulasi hingga masalah yang tidak bisa dijelaskan.

    Jika sudah merencanakan kehamilan dengan rutin selama setahun (untuk usia di bawah 35 tahun) atau 6 bulan (untuk wanita di atas 35 tahun) dan tanpa kondom, Anda wajib mengevaluasi kembali rencana kehamilan tersebut. Bila kehamilan belum juga diraih, mungkin saja infertilitas wanita melanda Anda. Bergegaslah ke dokter untuk tes kesuburan dan temui diagnosanya!

     

    Jangan Sampai Ketidaksuburan Merampas Impian Memiliki Buah Hati. Inilah 6 Penyebab Infertilitas Wanita yang Wajib Anda Waspadai!

    Bagi Anda yang belum telanjur terkena infertilitas wanita, kenali dulu gejala-gejalanya. Dengan begitu, Anda bisa menghindari masalah kesuburan sejak dini lewat solusi dan perawatan yang tepat.

     

    1. Masalah ovulasi bisa menghambat pembuahan sel telur. Gara-garanya, Anda mengalami perdarahan dan menstruasi tidak teratur.

    Periode tak teratur, bahkan absen - via nadlanu.com
    Masalah ovulasi – via nadlanu.com

    Problem ovulasi terjadi ketika sel telur tidak matang dalam ovarium. Karenanya, ovarium gagal melepas sel telur matang untuk pembuahan. Gejala utamanya adalah menstruasi tidak teratur, bahkan tidak ada sama sekali. Karena siklusnya tak teratur, otomatis gejala pramenstruasi (di antaranya kembung dan nyeri payudara) pun tidak begitu kentara. Di samping itu, Anda akan mengalami perdarahan di luar kebiasaan. Perdarahan ini bisa ringan tapi juga bisa berat.

    Solusi awal yang bisa Anda lakukan adalah mengatur berat badan ideal agar ovulasi lancar. Jika belum berhasil, Anda masih bisa mengambil obat kesuburan. Obat ini bisa dipakai dengan atau tanpa inseminasi buatan serta program bayi tabung. Pastikan Anda mendapatkan aturan obat kesuburan yang tepat dari dokter.

    Menurut data dari babycenter.com, sebanyak 30-40% wanita mengambil obat kesuburan klomid. Tujuan pengambilan obat tersebut untuk menginduksi ovulasi. Hasilnya, mereka hamil setelah tiga kali siklus pengobatan. Ketika obat dikombinasikan dengan inseminasi buatan, tingkat kehamilan berkisar antara 10-20% per siklusnya. Sedangkan bayi tabung menghasilkan kelahiran dengan persentase 12-41% pada rentang usia 34-42 tahun.

     

    2. Endometriosis menyebabkan peluang kehamilan Anda semakin tipis. Selain menggunakan obat kesuburan, Anda bisa hamil kembali dengan perawatan laparoskopis.

    Menstruasi adalah perdarahan yang paling wajar tejadi - via awdnews.com
    Nyeri panggul awal infertilitas wanita – via awdnews.com

    Endometriosis adalah tumbuhnya jaringan endometrial di luar rongga rahim. Biasanya, jaringan endometrial ini tumbuh pada perut atau panggul. Beberapa wanita tidak merasakan gejala apapun. Sebagian lagi merasakan sakit pada periode dan saat berhubungan seksual. Kadang, gejala ini disertai perdarahan yang tidak biasa dan nyeri panggul.

    Solusi dari endometriosis adalah operasi. Operasi dilakukan untuk membuang jaringan endometrial dan membuka tuba falopi yang terblokir. Selain operasi, Anda bisa memilih obat kesuburan (dengan atau tanpa inseminasi buatan) serta program bayi tabung.

    Studi menemukan, 30% wanita infertil berhubungan dengan tahap awal endometriosis. Mereka bisa hamil secara alami dalam 3 tahun setelah buang jaringan endometrial dengan operasi laparoskopi. Sedangkan yang dirawat dengan obat kesuburan dan inseminasi buatan, memiliki persentase kehamilan 9-15% per siklusnya. Tingkat kelahiran untuk mereka yang memiliki program bayi tabung adalah 12-41%, tergantung umur.

     

    3. Semakin menua, kuantitas dan kualitas sel telur semakin rendah. Cobalah program bayi tabung supaya mengusahakan momongan tak terlalu susah.

    Semakin tua, persediaan sel telur menipis - via 1mpkoh2uj7ew36r28p3t8kxt11gl.wp
    Semakin tua, persediaan sel telur menipis – via 1mpkoh2uj7ew36r28p3t8kxt11gl.wp

    Setelah usia 35 tahun, kualitas dan kuantitas sel telur yang diproduksi wanita akan menyusut. Baik itu produksi secara alamiah maupun dengan perawatan kesuburan. Masalahnya adalah tidak ada gejala pada kondisi ini. Anda bisa mengetahuinya hanya dengan tes kesuburan. Jika Anda positif, cobalah program bayi tabung.

     

    4. Sindrom ovarium polikistik menyebabkan folikel enggan melepas sel telur. Gaya hidup sehat harus mulai diatur supaya ovulasi kembali teratur.

    Gaya hidup sehat, bebas sindrom ovairum polikistik - via lifemartini.com
    Gaya hidup sehat, bebas sindrom ovairum polikistik – via lifemartini.com

    Sindrom ovarium polikistik adalah infertilitas wanita di mana folikel kecil dalam ovarium tidak berkembang. Akibatnya, sel telur Anda tidak bisa matang dan dilepaskan. Kondisi ini ditandai dengan ketidakseimbangan hormon dan pola ovulasi yang tidak bisa diprediksi. Selain menstruasi yang tidak teratur, sindrom ini punya gejala fisik yang kentara. Misalnya obesitas, jerawat, dan rambut tumbuh berlebihan pada wajah serta tubuh.

    Sebagai solusinya, Anda bisa memodifikasi gaya hidup. Mulailah diet sehat dan olahraga. Bisa juga mengambil klomid atau obat kesuburan yang diinjeksikan. Jika mau, pengeboran ovarium (untuk picu ovulasi) dan bayi tabung juga sah-sah saja dilakukan.

    Mereka yang menurunkan 5-10% berat badannya, terbukti dapat ovulasi secara reguler. Sedangkan wanita yang mengkonsumsi klomid memiliki tingkat kehamilan 18% per siklus. Persentase kehamilan yang lebih besar lagi didapat dengan pengeboran ovarium. Dalam jangka waktu setahun, persentase kehamilannya 50%.

     

    5. Faktor tuba falopi turut menyebabkan infertilitas wanita. Ini karena sel telur terhambat jalannya gara-gara kerja tuba falopi tak sempurna.

    Dokter berdiskusi dengan Anda dan melakukan diagnosis - via colgate.com
    Mendiskusikan masalah tuba falopi dengan dokter – via colgate.com

    Rusak atau tersumbatnya tuba falopi mencegah sperma mencapai sel telur. Maka, pembuahan di uterus pun mustahil terjadi. Kondisi ini tidak menimbulkan gejala apapun. Penyebabnya bisa karena radang panggul, infeksi menular seksual, atau operasi sterilisasi.

    Dokter akan memberi solusi operasi untuk membuka tuba falopi. Jika operasi gagal atau tuba falopi sudah amat rusak, tuba falopi akan dihilangkan. Kemudian Anda disarankan mengikuti program bayi tabung agar peluang kehamilan tetap ada.

    Angka konsepsi setelah operasi sangat bervariasi. Ini tergantung dari lokasi, parahnya kasus, dan jumlah jaringan parut pasca operasi. Sedangkan mereka yang mencoba bayi tabung, rata-rata 32% hamil per siklusnya. Persentase ini akan tetap tergantung pada umur, luasnya tuba falopi yang bermasalah, apakah tuba falopi sudah dihapus, dan lain-lain.

     

    6. Jika kelima penyebab tadi tak terjadi, barangkali unexplained fertility problems sedang Anda idap. Menemui dokter adalah langkah terbaik untuk analisis dan solusi terlengkap.

    Dapatkan analisis dan solusi lengkap untuk infertilitas wanita yang tidak bisa dijelaskan - via bolit.org
    Dapatkan analisis dan solusi lengkap untuk infertilitas wanita yang tidak bisa dijelaskan – via bolit.org

    Anda digolongkan dalam kategori ini jika tak ada yang mencurigakan pada organ reproduksi. Bahkan, hasil tes kesuburan menyatakan Anda normal. Para ahli percaya kalau kasus seperti ini karena perbedaan tipis antara cara kerja sistem reproduksi. Misalnya perbedaan pada perkembangan folikel, fungsi sperma, atau proses pembuahan. Faktor gaya hidup pun berpengaruh. Kelebihan atau kekurangan berat badan, terlalu banyak kafein dan alkohol, serta merokok menyebabkan infertilitas wanita.

    Dokter akan memberikan Anda obat kesuburan, baik dengan atau tanpa inseminasi buatan. Anda juga bisa memilih program bayi tabung jika ingin potensi kehamilan yang lebih besar. Obat kesuburan yang dikombinasikan dengan inseminasi buatan memberi persentase kehamilan 9-26% per siklus. Dengan bayi tabung, persentase kehamilan sebesar 30% akan didapat per siklusnya.

     

    Ledis, jika penyebab infertilitas wanita sudah Anda periksakan pada dokter dan menemui hasil positif, jangan ragu mengikuti perawatannya! Ingat, masa subur wanita tidak lama. Setelah usia 35 tahun, kesuburan Anda akan cepat berkurang dan mencapai menopause. Jika Anda tidak merawatnya sekarang, kapan lagi Anda memiliki momongan?

  • Waspadai Penyebab Masalah Kesuburan Pria yang Mengganggu Kehamilan!

    Waspadai Penyebab Masalah Kesuburan Pria yang Mengganggu Kehamilan!

    Ledisia.comLedis, masalah kesuburan pria yang mengganggu kehamilan, kini jadi topik seksi. Di Amerika Serikat saja, ada kurang lebih 11 persen pasangan usia subur yang punya masalah dalam mendapatkan kehamilan atau mempertahankannya. Jika dibuat perbandingan, 1/3 masalah kesuburan ini dialami oleh pasangan pria dan 1/3 lagi dialami oleh wanita. Sisanya, sama-sama dialami pasangan suami istri dan penderita masalah kesuburan tanpa sebab.

    Jika Anda dan suami telah mencoba untuk hamil selama setahun (untuk usia di bawah 35 tahun) atau enam bulan (di atas 35 tahun), dengan rutin dan tanpa kondom, alangkah baiknya menemui dokter sekarang juga. Pastikan Anda tidak menjadi salah satu pasangan infertil seperti di atas. Biasanya, spesialis kesuburan akan melakukan pemeriksaan awal untuk serangkaian tes kesuburan.

     

    Jika Tak Kunjung Dapat Momongan, Masalah Kesuburan Pria Ini Perlu Diwaspadai. Bila Merasakan Gejalanya, Lebih Baik Periksakan Sejak Dini!

    Pada pemeriksaan awal untuk suami, akan dilakukan analisis air mani dan pemeriksaan riwayat lainnya. Jika hasil analisis menunjukkan abnormalitas, dokter bisa merujuk suami pada urologis atau spesialis reproduksi laki-laki. Urologis akan membantu Anda dan pasangan memilih teknologi perawatan yang sesuai. Sebab, mungkin saja suami Anda mengalami penyebab kesuburan seperti berikut ini.

     

    1. Selama ini, banyak pria mengabaikan faktor gaya hidup dan riwayat medis. Padahal, merokok dan minum alkohol menjadi awal masalah kesuburan pria.

    Gaya hidup merokok - via cigarette-deals.com
    Merokok menimbulkan masalah kesuburan pria – via cigarette-deals.com

    Tanpa disadari, gaya hidup beserta riwayat kesehatan mempengaruhi sistem reproduksi dan kesuburan. Pria akan sulit memiliki momongan jika terbiasa merokok, menghisap ganja, dan mencandu narkoba. Di samping itu, konsumsi alkohol tiga kali sehari atau lebih bisa dibilang memperburuk kesuburan. Itu karena zat yang dikandungnya dapat merusak kualitas dan kuantitas sperma.

    Pria yang ingin subur harus hati-hati terhadap penggunaan obat. Steroid anabolik dan obat tertentu (obat terapi penggantian testosteron, radang sendi, kanker, infeksi, atau pencernaan) juga mengakibatkan ketidaksuburan. Penyakit kronis (diabetes, kanker, atau penyakit tiroid) turut dituding sebagai penyebab infertilitas, di samping asupan nutrisi yang rendah, obesitas, dan paparan racun berbahaya.

    Memiliki satu atau dua testis yang tidak turun ketika bayi, hernia, dan sejarah infeksi menular seksual banyak berpengaruh juga untuk kesuburan. Jika suami Anda punya satu atau beberapa rangkaian faktor resiko di atas, katakanlah pada dokter. Diskusikan apa yang bisa dilakukan untuk menambah peluang kehamilan.

     

    2. Varikokel adalah varises di dalam skrotum. Tanpa diketahui, ia juga berbahaya dan menyebabkan kesuburan menurun.

    Varikokel bisa membunuh sperma via en.karaz.me
    Varikokel bisa membunuh sperma via en.karaz.me

    Varikokel adalah pembuluh darah yang membesar seperti varises di dalam skrotum. Varikokel dianggap sebagai masalah kesuburan pria karena menaikkan suhu testis. Akibatnya, produksi sperma terpengaruh karena suhu yang panasnya membunuh sperma.

    Kebanyakan pria dengan varikokel tak punya gejala. Tapi, ada juga yang sakit pada skrotumnya. Sakit itu semakin terasa setelah duduk, berdiri, atau olahraga dalam waktu yang lama. Jika ini terjadi, bawalah suami pada dokter untuk pemeriksaan fisik atau USG. Kalau dokter menyatakan positif mengidap varikokel, solusi yang ditawarkan adalah operasi perbaikan varikokel. Jika enggan operasi, masih ada inseminasi intrauterin dan program bayi tabung dengan intracytoplasmic sperm injection (ICSI).

     

    3. Sulit hamil turut disebabkan masalah ejakulasi. Misalnya penyumbatan saluran ejakulasi yang membuat sperma buntu di satu sisi.

    Kesuburan semakin berkurang - via mythirtyspot.com
    Gagal hamil karena masalah ejakulasi – via mythirtyspot.com

    Masalah ejakulasi yang dimaksud adalah penyumbatan di saluran ejakulasinya. Penyumbatan ini mencegah sperma bersatu dalam cairan ejakulasi. Biasanya, ini terjadi ketika epididymis (organ yang membawa sperma dari testis) atau vas deferens (tabung yang membawa sperma ke saluran ejakulasi) terblokir atau rusak.

    Pria lainnya malah mengalami ejakulasi retrogade. Ejakulasi ini terjadi ketika air mani masuk ke kandung kemih, bukannya ke penis. Penyebabnya adalah otot di leher kandung kemih yang tak bekerja. Penyebab lainnya lagi adalah infeksi, cedera, diabetes, masalah neurologis, cacat bawaan, atau vasektomi.

    Masalah ejakulasi ini kadang dirasakan tanpa gejala. Namun jika mengalami ejakulasi retrogade, urin tampak berawan atau tidak ada ejakulasi setelah orgasme. Solusi yang ditawarkan oleh dokter adalah inseminasi intrauterin, operasi untuk perbaikan obstruksi, membalikkan vasektomi, dan menghapus sperma untuk program bayi tabung.

     

    4. Sperma sedikit atau motilitas rendah harus diwaspadai karena tidak ada gejalanya. Penyebabnya bervariasi, mulai dari ketidakseimbangan hormon hingga paparan kimia.

    Paparan kimia atau racun dari lingkungan sekitar bisa mempengaruhi kesuburan - via propublica.org
    Paparan kimia atau racun dari lingkungan sekitar bisa mempengaruhi kesuburan – via propublica.org

    Jika pasangan Anda punya sedikit atau tidak ada sperma, motilitasnya rendah, dan bentuknya abnormal, otomatis tidak mungkin melakukan pembuahan sel telur. Problem semacam ini bisa disebabkan karena macam-macam hal. Mulai dari ketidakseimbangan hormon, penyakit/luka organ kemih dan genital, demam atau paparan panas, kelainan genetik, penggunaan obat-obatan tertentu, dan paparan kimia.

    Jumlah sperma yang sedikit dan masalah motilitas memang tidak dapat ditengarai gejalanya. Solusi yang mungkin disarankan adalah obat kesuburan, inseminasi intrauterin, atau program bayi tabung dengan intracytoplasmic sperm injection (ICSI).

     

    5. Sebenarnya, pria punya antibodi anti sperma. Inilah yang perlu diwaspadai karena kedatangannya tak hanya merusak kesuburan, juga tanpa gejala.

    Pria juga bisa mengembangkan antibodi anti sperma - via geocities.ws
    Pria juga bisa mengembangkan antibodi anti sperma – via geocities.ws

    Secara alamiah, tubuh pria dapat mengembangkan antibodi yang menurunkan motilitas dan merusak sperma. Hal ini sering terjadi setelah vasektomi, torsi testis (testis terpelintir ke dalam skrotum), infeksi, atau trauma. Walaupun adanya antibodi ini tidak bergejala, dokter tetap punya solusinya. Biasanya, program bayi tabung dengan intracytoplasmic sperm injection (ICSI) menjadi pilihan perawatan utama. Di samping itu, ada steroid yang dipakai untuk jangka waktu tak lama.

     

    6. Selain kelima penyebab di atas, ada masalah kesuburan yang tak bisa dijelaskan. Oleh karenanya jika hasil tes normal, jangan kaget dan terheran-heran!

    Konsultasikan perihal menstruasi tidak teratur agar terhindar dari kista ovarium - via brooklynabortionclinic.nyc
    Konsultasikan perihal unexplained infertility – via brooklynabortionclinic.nyc

    Selain kelima penyebab di atas, ada masalah kesuburan pria yang tidak bisa dijelaskan/ditemukan penyebabnya. Tes kesuburan yang dilakukan bahkan tidak menunjukkan abnormalitas sama sekali. Jika terjadi, dokter mendiagnosa suami Anda mengidap unexplained infertility.

    Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan hal ini. Sebut saja paparan lingkungan yang berbahaya, perbedaan dalam fungsi sperma atau proses pembuahan, jumlah sperma, dan motilitas yang ada di bawah ambang rasional, dan kombinasi faktor lainnya. Kasus ini memang tak bergejala. Dokter akan memberi obat kesuburan yang diikuti inseminasi intrauterin atau program bayi tabung.

     

    Ledis, jika Anda melihat gejala masalah kesuburan pria tersebut pada suami, jangan ragu untuk mengingatkan suami atas potensi infertilitas yang mungkin terjadi. Rencanakanlah waktu berkonsultasi dan mengambil tes kesuburan bersama. Percayalah, Anda dan pasangan tidak akan merugi. Toh, ini demi impian bersama, bukan?

  • 6 Tes Kesuburan yang Dijalani Untuk Menentukan Infertilitas Wanita

    6 Tes Kesuburan yang Dijalani Untuk Menentukan Infertilitas Wanita

    Ledisia.comLedis, sudah seharusnya pasangan suami istri yang tak kunjung mendapatkan momongan, memeriksakan diri dokter spesialis kesuburan sesegera mungkin. Selain untuk tes kesuburan, resiko yang lebih mengancam bisa diketahui dan dicegah sebelum benar-benar terjadi.

    Untuk tes kesuburan, baik pria maupun wanita punya langkah yang berbeda. Tes pada wanita umumnya lebih rumit karena organ reproduksi wanita itu sangat kompleks. Ada banyak tahapan dan melibatkan sejumlah peralatan medis. Meskipun kelihatannya rumit dan melelahkan, hal ini tetap perlu dilakukan agar anda tak berlarut-larut dengan masalah kesuburan yagn menghinggapi.

     

    Jika Anda Sulit Mendapatkan Momongan, Cobalah Melakukan Tes Kesuburan. Lewat 6 Jenis Tes Berikut Ini, Akar Permasalahannya Niscaya Bisa Ditemukan.

    Sejauh ini, telah dikenal enam macam tes kesuburan yang ditujukan bagi wanita. Mulai dari tes darah hingga laparoskopi dapat Anda jajal sesuai dengan kondisi anda dan saran dokter. Lalu, bagaimanakah tes kesuburan tersebut bekerja? Sekompleks apa prosedurnya? Yuk, kita cari tahu bersama.

     

    1. Grafik basal tubuh adalah salah satu tes kesuburan yang paling sederhana. Tapi, jika Anda tak pernah melakukannya, ada cara lain agar ovulasi Anda tetap bisa diketahui.

    Cek suhu basal segera sebelum Anda bangkit - via wonderpediamagazine.co.uk
    Cek suhu basal segera sebelum Anda bangkit – via wonderpediamagazine.co.uk

    Jika sampai sekarang Anda masih melakukan pelacakan terhadap suhu basal tubuh (dan lendir serviks) atau menggunakan alat prediksi ovulasi, bawalah informasi tersebut pada dokter spesialis. Jika Anda tak pernah melakukannya, tak perlu khawatir! Dokter akan menjalankan tes lain untuk mengetahui apakah Anda ovulasi.

    Untuk melacak suhu basal tubuh, Anda perlu melakukan pengukuran suhu basal setiap pagi. Lakukan secepat mungkin Anda bangun dan sebelum tubuh bangkit. Ukurlah suhunya selama sebulan dan catat datanya ke dalam grafik. Ketika tubuh melepaskan progesteron yang diikuti ovulasi, suhu basal Anda akan naik secara tajam. Anda juga bisa memakai alat prediksi ovulasi dengan membelinya via apotek. Ia akan bekerja mendeteksi lonjakan hormon luteinizing (LH) dalam urin sebelum ovulasi.

     

    2. Tes darah adalah tes kesuburan yang cukup terarah. Ini karena kemampuannya yang sanggup mengkaji kadar macam-macam hormon di dalam darah.

    Tes darah - via phunukieuviet.com
    Tes darah – via phunukieuviet.com

    Lewat tes darah, Anda akan menjalankan sejumlah pemeriksaan darah. Dokter akan menguji kadar LH, hormon stimulasi tiroid, hormon stimulasi folikel, hormon Anti-Mullerian, estrogen, dan prolaktin. Kadang-kadang, kadar androgen atau progesteron pun ikut menjadi salah satu tahapan tesnya.

     

    3. Ada pula tes kesuburan yang melibatkan X-ray yang disebut histerosalpingogram. Melaluinya, dokter bisa melihat kondisi tuba falopi dan abnormalitas yang terpendam.

    X-ray via americanpregnancy.org
    Prosedur x-ray pada histerosalpingogram via americanpregnancy.org

    Prosedur X-ray ini, akan membuat dokter melihat apakah tuba falopi Anda terblokir atau tidak. Selain itu, prosedur ini juga bisa menunjukkan apakah struktur uterus masih normal atau ada gangguan seperti polip, fibroid, jaringan parut, atau abnormalitas uterus lain yang mungkin mempengaruhi kesuburan. Dokter akan menyuntikkan pewarna khusus lewat leher rahim ke dalam rahim dan tuba falopi. Kemudian barulah dilakukan pelacakan lewat X-ray.

     

    4. Pada tes laparoskopi, dokter akan melibatkan anestesi. Baru kemudian panggul diteliti dari potensi penyakit tertentu agar ia bisa segera diobati.

    Laparoskopi via geniuspharm.com
    Laparoskopi membantu mendeteksi penyakit yang mengganggu kesuburan via geniuspharm.com

    Laparoskopi adalah salah satu tindakan bedah rawat jalan. Pembedahan ini dilakukan dengan anestesi umum dan akan membuat dokter memeriksa organ panggul. Tujuannya memeriksa adanya potensi jaringan parut atau endometriosis, serta mengobati kelainan panggul tersebut.

    Laparoskopi biasanya diperuntukkan bagi wanita dengan kadar HSG abnormal, nyeri panggul, atau mempunyai faktor resiko untuk penyakit panggul (infeksi panggul atau pernah operasi sebelumnya). Dokter mungkin akan merekomendasikan prosedur ini jika Anda tidak hamil bersamaan dengan perawatan kesuburan awal, sebelum akhirnya mencoba program bayi tabung.

     

    5. USG transvaginal biasa digunakan untuk mendeteksi adanya folikel yang berkembang. Ia juga dipakai untuk mengidentifikasi problem pada panggul.

    Melakukan USG transvaginal didampingi suami - via sanitas.es
    Melakukan USG transvaginal didampingi suami – via sanitas.es

    Pada jenis USG yang satu ini, dokter akan menempatkan alat bernama probe ultrasound pada vagina. Fungsinya untuk menentukan apakah ada folikel yang berkembang. Sekaligus itu, ia juga akan menghitung banyaknya folikel dalam ovarium dan mengidentifikasi problem pada panggul serta ovarium (seperti kista ovarium atau fibroid rahim).

     

    6. Setelah sempat melakukan histerosalpingogram, dokter akan melanjutkan dengan tes histeroskopi. Biasanya ini terjadi kalau problem potensial berhasil dideteksi.

    Prosedur histeroskopi akan dilakukan bila perlu via www.laobgyns.com
    Prosedur histeroskopi akan dilakukan bila perlu via www.laobgyns.com

    Dokter akan menggunakan tes ini jika HSG menunjukkan beberapa potensi masalah. Selama prosedur dijalankan, sebuah histeroskop kecil (tabung tipis dengan kamera di ujungnya) akan ditempatkan ke dalam uterus melalui serviks. Tujuannya untuk melihat apakah Anda punya fibroid, polip, atau ketidaknormalan lainnya yang berefek pada kesuburan.

    Prosedur ini tidak memperbolehkan dokter untuk mengevaluasi tuba falopi. Namun histeroskop yang dimasukkan tadi, akan menyediakan gambar yang sangat jelas dari uterus.

     

    7. Sesuai namanya, clomiphene challenge test turut melibatkan obat kesuburan klomid. Dari sinilah, dokter akan memahami fungsi ovarium Anda seberapa baik.

    Konsumsi klomid untuk tes kesuburan - via newkidscenter.com
    Konsumsi klomid untuk tes kesuburan – via newkidscenter.com

    Anda mungkin akan menjalani tes ini agar mendapatkan informasi menyeluruh tentang seberapa baik fungsi ovarium. Di samping itu, tes ini juga akan mengukur respon ovarium pada pengobatan kesuburan. Prosesnya sendiri dimulai dengan tes darah pada hari ketiga, setelah periode Anda dimulai. Tes darah ini ditujukan untuk mengetahui kadar hormon stimulasi folikel dan estradiol (hormon wanita).

    Kemudian, pada hari kelima setelah periode dimulai, barulah Anda mengambil obat kesuburan clomiphene citrate (klomid) untuk dikonsumsi selama 5 hari. Dokter akan mengetes kembali kadar hormon pada hari kesepuluh dari siklus menstruasi. Hasil dari tes akan memberikan beberapa pencerahan pada seberapa baik terapi kesuburan akan bekerja untuk Anda.

     

    Itulah 6 macam tes kesuburan yang akan dijalani oleh wanita dengan masalah kesuburan. Biasanya, proses ini akan diawali dengan meninjau riwayat kesehatan, riwayat seksual, riwayat genetik, gaya hidup, dan lainnya lagi. Barulah dokter melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan ini bisa mencakup beberapa atau bahkan semua tes yang dijelaskan di atas.

    Yang tidak boleh Anda lupakan, akan ada banyak tes dan prosedur dilakukan di bagian awal. Maka dari itu, Anda dan suami dituntut kompak agar bisa mengatur ulang jadwal untuk menjalankan seluruh prosedurnya. Apalagi prosedur ini tidak bisa dilakukan dalam sekali pertemuan. Tetap semangat merencanakan kehamilan, Ledis!

  • Kenali Kasus Hiperprolaktinemia yang Dapat Mengacaukan Kesuburan Anda!

    Kenali Kasus Hiperprolaktinemia yang Dapat Mengacaukan Kesuburan Anda!

    Ledisia.comLedis, sudah pernah dengar istilah hiperprolaktinemia? Hiperprolaktinemia adalah kondisi di mana terlalu banyak kadar prolaktin dalam darah seseorang. Prolaktin sendiri adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar hipofisis (pituitari) otak. Pada wanita, prolaktin mengatur periode menstruasi, membantu payudara tumbuh, serta memproduksi air susu ibu (ASI).

    Lalu, apa hubungan hiperprolaktinemia ini dengan rencana kehamilan? Nah, inilah yang penting untuk Anda ketahui. Kadar prolaktin yang terlalu tinggi dapat mengurangi estrogen dan menghambat ovulasi sehingga bisa menyebabkan menstruasi Anda tidak teratur, bahkan absen (tidak menstruasi sama sekali). Jika ini terjadi, tentu kesuburan Anda akan terganggu, berikut rencana kehamilan Anda. Yang unik, kelebihan kadar prolaktin ini juga mampu membuat kepadatan tulang Anda semakin rendah serta produksi ASI Anda bekerja meskipun sedang tidak hamil.

     

    Waspadai Gejala Hiperprolaktinemia yang Mengganggu Kesuburan Anda. Karena Ia Mengacaukan Ovulasi, Pemeriksaan Lebih Dini Sudah Selayaknya Tak Ditunda!

    Anda tidak mau hiperprolaktinemia ini membuat rencana kehamilan Anda kacau balau, ‘kan? Yuk, simak seluk-beluk, gejala, dan pengobatan penyakit ini! Siapa tahu, Anda bisa mencegahnya lebih dini sebelum kesuburan Anda terganggu.

     

    Pemicu hiperprolaktinemia cukup beragam. Tumor, pengobatan hipertensi, hingga luka di area dada bisa menjadi penyebabnya dan membuat kesuburan Anda terancam.

    Pengobatan penyakit hipertensi juga bisa mempengaruhi - via jejswiat.pl
    Pengobatan penyakit hipertensi juga bisa mempengaruhi – via jejswiat.pl

    Sampai saat ini, penyebab pasti hiperprolaktinemia masih belum jelas diketahui. Namun, beberapa wanita yang mengidapnya terdeteksi memiliki tumor non kanker dalam kelenjar pituitari. Tumor inilah yang memacu produksi prolaktin lebih tinggi dan membuat para wanita terkena hiperprolaktiemia. Walau kasusnya sangat jarang, tumor ini juga bisa berkembang menjadi kanker, lho!

    Hiperprolaktinemia lainnya juga bisa diakibatkan oleh adanya sel yang terlalu aktif dalam pituitari dan tiroid yang kurang aktif bekerja (hipotiroidisme). Menjalani pengobatan tertentu (untuk keluhan depresi dan tekanan darah tinggi) dan adanya luka pada area dada (misalnya bekas luka bedah, herpes zozter atau shingles) juga diduga kuat turut menjadi penyebab hiperprolaktinemia.

     

    Gejala hiperprolaktinemia pun tak sedikit macamnya. Ada yang tidak merasakan apa-apa, tapi ada pula yang memproduksi ASI tanpa hamil dan tidak teratur menstruasinya.

    Payudara nampak lebih besar karena adanya produksi ASI - via doctoroz.com
    Payudara nampak lebih besar karena adanya produksi ASI – via doctoroz.com

    Beberapa wanita dengan hiperprolaktinemia ini tidak mengalami gejala khusus, sehingga seringkali tidak menyadari awal mula pertumbuhan tumor ini.  Sebagian lainnya punya gejala-gejala seperti menstruasi tidak teratur (bahkan tidak ada sama sekali), kesuburan terganggu sehingga sulit hamil, serta tiba-tiba ASI muncul padahal Anda tidak hamil dan tidak menyusui. Gejala unik ini juga disertai dengan keringnya vagina dan kepadatan tulang yang rendah.

     

    Dokter dapat mendeteksi hiperprolaktinemia lewat tes darah. Tapi, pemeriksaan fisik dan MRI sebaiknya dilakukan untuk hasil yang lebih mendetil dan akurat.

    Tes darah untuk diagnosis hiperprolaktinemia - via phunukieuviet.com
    Tes darah untuk diagnosis hiperprolaktinemia – via phunukieuviet.com

    Pada umumnya, hiperprolaktinemia akan didiagnosis oleh dokter lewat jalan tes darah. Dari tes inilah, kadar prolaktin bisa diketahui apakah ia masih normal atau sudah berlebihan. Jika hasil tes darah menunjukkan kalau kadar prolaktin Anda berada pada perbatasan (antara normal dan tinggi), tidak ada salahnya Anda meminta tes lagi untuk mendapatkan kepastian. Dokter bisa melakukan pemeriksaan fisik dan menyarankan penggunaan MRI (magnetic resonance imaging) untuk mendapatkan gambaran detil tentang kondisi otak Anda.

     

    Perawatan hiperprolaktinemia hanya dilakukan pada pengidap dengan gejala yang sangat mengganggu. Bromocriptine atau cabergoline adalah penawar yang bisa dipilih agar ovulasi Anda kembali pulih.

    Perawatan hiperprolaktinemia - via dailymail.co.uk
    Perawatan hiperprolaktinemia – via dailymail.co.uk

    Jika gejala hiperprolaktinemia Anda ringan atau bahkan tidak memiliki gejala sama sekali, biasanya dokter tidak melakukan tindakan atau perawatan hiperprolaktinemia. Kasus hiperprolaktinemia yang memerlukan penanganan serius adalah yang disertai gejala sangat mengganggu dan membuat Anda sulit hamil.

    Langkah pertama perawatannya dimulai dengan pemberian bromocriptine atau cabergoline. Kedua jenis pengobatan ini dikenal sebagai agonis dopamin (dopamine agonist), di mana kadar prolaktin dapat dikurangi. Selain itu, keduanya juga mampu mampu mengecilkan tumor pituitari dan mengembalikan ovulasi berikut kesuburan Anda.

    Bromocriptine dikenal sebagai salah satu obat yang tepercaya keamanannya. Resiko cacat lahir akibat obat ini sangat rendah. Oleh karenanya, obat ini disarankan untuk wanita pengidap hiperprolaktinema yang ingin segera hamil. Anda perlu menunggu beberapa bulan sampai kadar prolaktin kembali normal. Sehingga, ovulasi Anda akan pulih dan menstruasi muncul kembali dengan teratur.

    Sedangkan cabergoline adalah jenis obat baru untuk kasus hiperprolaktinemia, yang mana prosesnya tidak selama bromocriptine. Ia tidak akan menimbulkan resiko lahir cacat selama dikonsumsi pada bulan-bulan pertama kehamilan. Cara kerja obat ini sebenarnya sama saja dengan bromocriptine, tapi dipandang lebih efektif dalam menurunkan kadar prolaktin. Cabergoline biasanya akan diresepkan pada mereka yang tidak memiliki respon atau mengalami efek samping terhadap bromocriptine.

     

    Setelah melakukan pengobatan tadi, biasanya ovulasi Anda akan pulih. Anda bisa merencanakan kehamilan lagi sesuai situasi kesuburan Anda. Jika tidak memiliki masalah kesuburan selain hiperprolaktinemia, Anda bisa merencanakan kehamilan dengan berhubungan seksual. Tapi jika ada masalah kesuburan lain, mungkin Anda perlu mempertimbangkan kehamilan dengan bantuan medis. Jika Anda tak kunjung hamil setelah beberapa bulan ovulasi, dokter akan merekomendasikan perawatan yang berbeda.

    Bila Anda menemui gejala spesifik yang hanya ditemui pada kasus hiperprolaktin, jangan menunda untuk memeriksakannya. Pemeriksaan dini justru akan menyelamatkan diri Anda dari berbagai gangguan kesuburan, yang bisa memusnahkan impian Anda memiliki sang buah hati. Tetap semangat, ya Ledis!

  • 5 Bahaya Kemungkinan Terjadi Jika Alami Menstruasi Tidak Teratur

    5 Bahaya Kemungkinan Terjadi Jika Alami Menstruasi Tidak Teratur

    Ledisia.comLedis, siklus menstruasi yang teratur amatlah penting bagi wanita. Lewat siklus yang teratur inilah, Anda dapat melacak datangnya ovulasi dan merencanakan kehamilan di saat-saat tersubur. Dengan datangnya siklus menstruasi pun, kita dapat membaca beragam pertanda yang menunjukkan fenomena-fenomena dalam tubuh (khususnya organ reproduksi).

    Lain halnya jika menstruasi tidak teratur. Kapan ovulasi datang, Anda tidak tahu dan tidak bisa melacaknya. Waktu berhubungan seksual yang tepat juga tak bisa dirancang. Di samping itu, menstruasi tidak teratur juga menjadi alarm bagi tubuh kalau sesuatu sedang tidak berjalan lancar pada organ reproduksi dan dapat mengancam kesuburan Anda.

     

    5 Bahaya Berikut Perlu Anda Waspadai Jika Menstruasi Tidak Teratur. Jika Ini Dilakukan Sejak Dini, Niscaya Anda Terhindar dari Penyakit yang Merugikan Masa Subur

    Wah, gawat juga ya kalau kesuburan Anda terganggu! Bisa-bisa, impian Anda dan suami memiliki momongan musnah seketika gara-gara mensturasi tidak teratur. Lalu, bahaya-bahaya apa saja yang bisa ditunjukkan dengan menstruasi yang tidak teratur? Yuk, kita simak kelima poin berikut ini agar Anda dapat mewaspadai dan mencegahnya sedini mungkin!

     

    1. Penyakit kista ovarium bisa membuat rahim mengalami gangguan. Konsultasi ke dokter sejak awal perlu dilakukan sebelum kista membesar dan mengganggu kesuburan.

    Konsultasikan perihal menstruasi tidak teratur agar terhindar dari kista ovarium - via brooklynabortionclinic.nyc
    Konsultasikan perihal menstruasi tidak teratur agar terhindar dari kista ovarium – via brooklynabortionclinic.nyc

    Kista adalah tumor jinak berisi cairan kental, yang biasanya ditemui pada organ reproduksi wanita. Ukurannya bermacam-macam. Ada yang seukuran kacang, bahkan sebesar buah kelapa. Pada dasarnya, kista ovarium jarang menyebabkan gangguan menstruasi. Tapi ada juga yang melaporkan menstruasi tidak teratur dan terlambat gara-gara bersarangnya kista di bagian folikel ini.

    Jika rasa nyeri sering dirasakan di setiap datangnya menstruasi, ada kemungkinan kista tersebut membesar. Artinya, Anda harus segera memeriksakannya ke dokter. Jika perlu, operasi akan dilakukan untuk membuang kista tersebut supaya tidak telanjur membesar dan mengganggu kesuburan.

     

    2. Sindrom ovarium polikistik tidak hanya mengganggu kesuburan Anda. Secara fisik, penampilan Anda bisa tak enak dilihat gara-gara tumbuhnya bulu lebat dan jerawat di muka.

    Tiba-tiba wajah berminyak dan berjerawat - via yasmina.com
    Tiba-tiba wajah berminyak dan berjerawat via yasmina.com

    Sindrom ovarium polikistik terdapat pada rahim dan mengurangi tingkat kesuburan. Selain menstruasi tidak teratur dan jumlah darahnya juga sedikit, gejala fisik seperti tumbuhnya bulu lebat, wajah berminyak, dan berjerawat juga terjadi. Ini karena meningkatnya hormon androgen (dikenal sebagai hormon perkembangan pria) dalam tubuh wanita.

    Sindrom ini dapat meningkatkan resiko kanker endometrium bila jarak antar periode menstruasi berlangsung lebih dari 60 hari. Pengobatan atas penyakit ini cukup banyak dan tergantung pada kondisinya. Mulai dari operasi hingga pengobatan jangka panjang adalah solusi penyembuhannya.

     

    3. Ada pula yang namanya polip rahim. Meskipun merupakan tumor yang jinak, Anda tetap perlu mewaspadainya sebelum berubah ganas.

    Ilustrasi polip rahim - via kanseroloji.com
    Ilustrasi polip rahim – via kanseroloji.com

    Polip adalah tumbuhnya jaringan dari lapisan organ tertentu ke dalam rongga tubuh. Tentu saja tumbuhnya polip ini menciptakan sebuah benjolan. Pada kasus polip rahim, arah pertumbuhan benjolan ada dalam rongga rahim. Tapi, polip juga bisa ditemui pada mulut rahim atau serviks dan menyebabkan perdarahan setelah berhubungan seksual.

    Meskipun polip merupakan tumor jinak, ada baiknya Anda mewaspadainya sebelum menjadi ganas. Tak cuma membuat siklus menstruasi Anda tak teratur, masalah kesuburan juga bisa dihadapi. Jika menstruasi datang di saat yang tidak pasti, akan sulit bagi Anda untuk mengetahui kapan ovulasi tiba.

     

    4. Kanker serviks dapat menimbulkan perdarahan usai berhubungan seksual. Dengan pemeriksaan pap smear setahun sekali saja, kanker ini bisa dicegah sebelum menghalangi kesuburan.

    Prosedur pap smear - via epimg.net
    Prosedur pap smear – via epimg.net

    Bila terjadi perdarahan usai hubungan seksual, usahakan secepat mungkin Anda mengunjungi dokter. Gejala ini bisa saja menunjukkan kalau Anda terkena kanker serviks. Oleh karenanya, cara terbaik untuk mendeteksi kanker serviks stadium awal adalah dengan pemeriksaan leher rahim atau pap smear. Lakukan sekali saja dalam setahun, sudah cukup untuk mendeteksi adanya potensi-potensi kanker serviks yang bisa mengganggu kesuburan Anda.

     

    5. Hindarilah gaya hidup yang tidak sehat. Jika ini dilanggar, menstruasi tidak teratur bisa datang dan menyebabkan potensi kanker rahim yang gawat.

    Hindari rokok, alkohol, dan berat badan yang tidak sehat agar terhindar dari kanker rahim - via wordpress.com
    Hindari rokok, alkohol, dan berat badan tak sehat – via wordpress.com

    Kanker rahim diawali dengan siklus menstruasi yang jarang. Ia sering ditemui pada wanita dengan faktor resiko infertilitas (usia yang sudah tak subur, sering merokok dan minum alkohol, serta berat badan dianggap tidak sehat) dan penderita diabetes melitus. Pada wanita yang belum mengalami menopause, kanker ini turut menyebabkan perdarahan di luar siklus menstruasi.

     

    Itulah kelima bahaya yang dapat diindikasikan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur. Sebelum terlambat dan kesuburan Anda terganggu karenanya, jangan ragu untuk mengunjungi dokter atau ahli kesuburan. Bawalah grafik lendir serviks dan suhu basal Anda. Selain berkonsultasi, Anda dapat meminta pemeriksaan yang terkait permasalahan Anda. Pap smear, misalnya.

    Jika kelima bahaya tadi dapat ditanggulangi sejak dini, niscaya Anda dan suamilah yang menuai manfaatnya. Kehamilan Anda dapat berjalan lancar dan sukses, masalah kesuburan pun ogah bersarang pada tubuh. Tetap semangat dan selamat merencanakan kehamilan, ya Ledis!

  • Mungkinkah Saya Mengalami Masalah Kesuburan? Cek Jawabannya di Sini!

    Mungkinkah Saya Mengalami Masalah Kesuburan? Cek Jawabannya di Sini!

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Jika usia Anda sekarang kurang dari 35 tahun dan sedang merencanakan kehamilan dengan target kurang dari setahun (atau kurang dari 6 bulan jika berusia di atas 35 tahun), maka berbahagialah! Anda tak punya kekhawatiran apapun terkait masalah kesuburan, selama siklus menstruasi selalu teratur. Anda tinggal mengatur waktu berhubungan yang tepat dengan mendeteksi datangnya ovulasi. Sediakan grafik untuk mencatat pelacakan terhadap suhu basal tubuh dan lendir serviks. Setelah itu, kehamilan pasti akan datang dengan lebih mudah!

    Tapi lain lagi kasusnya jika Anda berusia di bawah 35 tahun, sering berhubungan tanpa kondom atau alat kontrasepsi lainnya, dan sudah dilakukan lebih dari setahun (atau lebih dari 6 bulan untuk yang berusia 35 tahun ke atas). Jika kehamilan tak kunjung datang, ada kemungkinan Anda atau sang suami memiliki kondisi tertentu yang menghambat peluang kehamilan.

     

    Jika Sudah Lama Merencanakan Kehamilan dan Bayi Tak Kunjung Datang, Faktor-Faktor Ini Sebaiknya Anda Perhatikan.

    Nah! Dari keduanya, mana yang jadi kecenderungan Anda? Yang pertama atau yang kedua di mana masalah kesuburan sedang terjadi? Untuk menghapus keraguan Anda, mari kita simak poin-poin berikut agar dapat mengecek bagaimana masalah kesuburan bisa terjadi pada Anda atau suami.

     

    Masalah kesuburan bukan sekedar bagaimana Anda bisa mendapatkan kehamilan. Gagal mempertahankan bayi sampai kelahiran, pun dapat dianggap sebagai masalah kesuburan.

    Tak dapat mempertahankan kesuburan juga merupakan masalah kesuburan - via medimetry.com
    Tak dapat mempertahankan kesuburan juga merupakan masalah kesuburan via medimetry.com

    Di Amerika Serikat, peneliti memperkirakan 11% pasangan usia reproduksi (usia 20-35 tahunan) mengalami masalah kesuburan. Baik itu kesulitan hamil, maupun mempertahankan kehamilan. Kondisi tersebut juga mungkin terjadi pada Anda. Tapi, jangan khawatir! Jika Anda mengalami masalah kesuburan, itu tidak selalu berarti kalau Anda tidak akan pernah bisa memiliki momongan. Anda hanya perlu sabar, memperbanyak usaha, dan menggunakan metode yang tepat. Beberapa pasangan dengan infertilitas akhirnya mendapatkan kehamilan dan kelahiran bayinya, meskipun itu menggunakan bantuan medis.

     

    Ada banyak sekali faktor-faktor yang menyebabkan masalah kesuburan. Namun, sejatinya cuma dokter yang dapat mendiagnosa masalahnya dengan penuh kepastian.

    Cuma dokter yang kompeten mendiagnosa penyebab kesuburan - via sobrecancer.com
    Cuma dokter yang kompeten mendiagnosa penyebab kesuburan via sobrecancer.com

    Ada banyak sekali faktor-faktor yang dapat mengganggu kesuburan Anda dan suami. Tapi Anda tidak boleh lupa! Hanya dokter yang mampu mendiagnosa secara pasti masalah kesuburannya. Jika ada gejala-gejala yang ganjil pada Anda atau pasangan, segera berangkatlah berdua menuju dokter. Dokter akan memberikan saran terbaik untuk mengatasi masalah kesuburan pada rencana kehamilan Anda.

    Dokter bisa menganjurkan Anda dan suami untuk mengubah beberapa kebiasaan buruk, yang dianggap tidak sehat dan merusak kesuburan. Jika tidak, ia akan memberikan evaluasi sesegera mungkin, daripada Anda hanya menunggu dan merencanakan kehamilan selama lebih dari 6 bulan hingga 1 tahun dengan cara yang asal-asalan.

     

    Bagi wanita, mulai kini kenalilah faktor penyebab masalah kesuburan. Mulai dari endometriosis, radang panggul, hingga kebiasaan minum kafein yang berlebihan yang semuanya berpotensi mengganggu kehamilan.

    Jumlah kafein harus sewajarnya saja - via girlsallaround.com
    Jumlah kafein harus sewajarnya saja via girlsallaround.com

    Untuk wanita, beberapa faktor umum yang menyebabkan masalah kesuburan bisa disebabkan karena penyakit yang berkaitan dengan rahim. Misalnya endometriosis, fibroid rahim, dan sindrom ovarium polikistik. Radang panggul juga bisa mempengaruhi kesuburan Anda karena pada area sekitar panggullah, kelak rahim akan berkembang. Faktor umum penyebab masalah kesuburan lainnya adalah adanya infeksi menular seksual, masalah pada tuba falopi (infeksi, kehamilan di luar rahim, atau pernah operasi di masa lampau), serta penyakit kronis yang diderita.

    Perhatikan juga gaya hidup Anda! Bila Anda telah berusia 35 tahun atau lebih, masih sering merokok, minum alkohol sehari dua kali atau lebih, masalah kesuburan malah jauh lebih besar menimpa Anda. Kondisi ini akan lebih parah lagi kalau dilengkapi dengan kebiasaan minum kafein lebih dari 300 mg dan berat tubuh yang tidak sehat (terlalu kurus atau malah obesitas).

     

    Waspadailah jika suami punya riwayat kanker testis, hernia, hingga senang menikmati sauna. Sebab, semuanya mampu mempengaruhi kerja organ reproduksi dan kualitas sperma.

    Sauna dapat mematikan sperma karena suhu panasnya - via yllpress.com
    Sauna dapat mematikan sperma karena suhu panasnya via yllpress.com

    Untuk pria, masalah seputar testis masih menjadi faktor utama yang sering dituding sebagai penyebab ketidaksuburan. Misalnya, cedera, kista, varikokel, cryptorchidism, atau kanker pada testis. Waspadai juga hernia pada area selangkangan, yang tentunya akan sangat mengganggu kesehatan dan mengganggu saat berhubungan seksual. Seakan tak cukup, masalah genetik (kelainan kromosom atau penghapusan kromosom Y) dan gangguan hormonal atau endokrin (seperti hypothyroidism) semakin melengkapi faktor-faktor penyebab masalah kesuburan pada pria.

    Masih ada lagi infeksi dengan virus gondok setelah pubertas, prosedur pembedahan yang mempengaruhi transportasi sperma, infeksi menular seksual, dan penyakit kronis seperti diabetes, kanker, atau gangguan tiroid. Jangan kaget! Karena semuanya ini merupakan faktor umum yang menyebabkan masalah kesuburan pada pria. Ini masih ditambah dengan kebiasaan menggunakan obat-obatan untuk penyakit tertentu (radang sendi, hipertensi, depresi, kanker, infeksi, dan masalah pencernaan), rokok, ganja, NAPZA, alkohol, penggunaan steroid anabolik atau terapi penggantian testosteron, sauna, paparan kimia, dan terlalu lama bersepeda. Kebiasaan-kebiasaan tersebut sangat mudah mempengaruhi kualitas sperma suami Anda.

     

    Tunggu apa lagi jika faktor-faktor di atas terjadi pada Anda dan suami? Periksakan diri Anda dan suami ke dokter sekarang juga, walaupun tak pernah terdiagnosa dengan kondisi spesifik yang mempengaruhi kesuburan. Biarkan dokter memeriksa, apakah Anda punya sakit panggul berikut periode yang tidak teratur dan sangat sakit dalam waktu berlarut-larut. Jika ada, sampaikan pula kalau rambut Anda dan suami sempat rontok, sempat berjerawat parah, atau bulu pada tubuh serta wajah yang berlebihan tumbuhnya. Dengan informasi tambahan seperti ini, Anda telah berjasa meringankan tugas analisa dokter.

    Dokter akan menjawab semua masalah kesuburan Anda. Bahkan jika diperlukan, surat rekomendasi pengujian yang lebih komprehensif untuk perawatan pada dokter spesialis, juga akan Anda dapati. Tetap semangat, ya Ledis!

  • Sebelum Konsultasi Kesuburan, 4 Pertanyaan Inilah yang Harus Pria Persiapkan Jawabannya

    Sebelum Konsultasi Kesuburan, 4 Pertanyaan Inilah yang Harus Pria Persiapkan Jawabannya

    Ledisia.comLedis, semenjak usaha mendapatkan momongan sudah dilakukan dengan tekun namun tidak mendapatkan hasil, wajar jika Anda bertanya-tanya. Apalagi jika setahun lamanya usaha ini tidak membuahkan apa-apa. Anda wajib curiga apakah Anda atau suami mengalami masalah kesuburan. Karenanya, mengunjungi dokter adalah saran yang utama.

    Kunjungan ke dokter ini bukan sekedar meminta resep obat agar Anda dan suami segera mendapatkan kehamilan. Kunjungan yang dimaksud adalah untuk melakukan konsultasi kesuburan. Ya, Anda dan suami akan melakukan konsultasi kesuburan yang komprehensif. Mulai dari sejarah medis, riwayat keluarga, hingga gaya hidup Anda akan dikulik demi analisis dan solusi yang terbaik.

     

    Sebelum Konsultasi Kesuburan, Pastikan Suami Anda Memahami 4 Hal Ini. Niscaya Analisa Medisnya Kuat, Solusi Kesuburan yang Didapatkan Pun Tepat

    Karena konsultasi ini tidak hanya melibatkan istri, maka suami Anda juga wajib memahami riwayat-riwayat kesehatan hingga gaya hidupnya. Seperti apa sih lebih tepatnya? Untuk mengetahui lebih lanjut, yuk kita simak poin-poin yang sering dijadikan pertanyaan dalam konsultasi kesuburan berikut!

     

    1. Pertama-tama, dokter akan mengulik riwayat medis suami Anda. Jika pernah mengalami penyakit yang cukup serius dan bermasalah pada organ kelamin, bisa jadi inilah akar permasalahan kesuburannya.

    Riwayat penyakit suami juga perlu diselidiki - via dailymail.co.uk
    Riwayat penyakit suami juga perlu diselidiki via dailymail.co.uk
    • Apakah suami Anda lahir dengan testis yang tidak turun? Jika ada salah satu atau kedua testis tersisa di dalam perut terlalu lama, panas dari suhu tubuh dapat secara permanen mempengaruhi produksi air mani.
    • Apakah suami mengalami penyakit yang disertai demam selama 6 bulan terakhir? Karena pada dasarnya, demam atau suhu tubuh yang sangat tinggi dapat merusak produksi sperma untuk sementara waktu.
    • Apakah pasangan mengalami pembengkakan atau rasa sakit pada testis (baik salah satu atau keduanya) belakangan ini? Apakah testis terluka atau cedera? Atau mungkin, memiliki torsi testis? Sekedar informasi, torsi bisa terjadi ketika testis melengkung ke dalam skrotum. Ketika ia mulai mengenai atau memukul pangkal paha, dapat terjadi peradangan yang berefek pada kualitas sperma.
    • Pernah punya tumor atau kista pada testis? Jika dokter menanyakan ini pada waktu konsultasi kesuburan, sesungguhnya ia ingin mengetahui apakah masalah ketidaksuburan suami disebabkan oleh operasi. Prosedur pembedahan untuk menghilangkan kista di masa lalu, dapat berpotensi menyebabkan ketidaksuburan.
    • Pernahkah suami disinar X pada area pangkal paha? Ini karena pada umumnya penyinaran, testis pria akan dilindungi terlebih dahulu agar tak terkena efek sinar X. Namun insidental tertentu ternyata dapat menyebabkan sejumlah problem kesuburan.
    • Apakah pasangan pernah merasakan infeksi saluran atau kandung kemih yang kronis? Apa pernah urinnya tampak seperti awan dan ada sensasi terbakar saat buang air kecil? Perlu Anda tahu kalau beberapa infeksi menular bisa bermanifestasi dengan cara sensasi terbakar saat pria buang air kecil. Jika penyakit ini disampaikan pada pasangan lewat hubungan seksual, tak pelak tuba falopi Anda juga akan rusak.
    • Saat konsultasi kesuburan, dokter juga akan mengulik apakah suami pernah menerima perawatan kanker. Misalnya, kemoterapi dan radiasi. Tak ubahnya pemeriksaan pra konsepsi pada wanita, kedua macam perawatan ini dapat merusak kesuburan dengan membunuh sperma.
    • Apakah ia punya riwayat penyakit kronis seperti diabetes atau tiroid? Penyakit beserta perawatan penyembuhan penyakit tersebut, sampai sekarang sering dihubungkan dengan masalah kesuburan lho!
    • Bahkan, dokter turut mempertanyakan apakah pasangan Anda mengambil obat-obatan tertentu. Steroid dan obat tekanan darah tinggi, misalnya. Keduanya sering dikenal sebagai pemblokir aliran kalsium dalam tubuh dan dapat mengganggu kesuburan.
    • Suami penderita atau pernah gondok? Pada umur berapa ini pertama kali dialaminya? Menurut medis, memiliki gondok setelah masa pubertas telah dikaitkan dengan produksi sperma yang rendah.
    • Di masa lalu, apakah suami pernah ikut perang? Pernah terkena racun berbahaya dari senjata tertentu? Wajar jika dokter menanyakan ini selama konsultasi kesuburan. Sebab, bahan kimia yang digunakan untuk kepentingan perang juga jadi penyebab masalah kesuburan pada pria.

     

    2. Sejarah seksual juga bisa menjadi soal. Kalau suami terkena penyakit menular seksual, bukankah kesuburan terasa menjadi lebih mahal?

    Cari tahu riwayat seksual suami dan apakah kelainan pada organ reproduksinya - via blogspot.com
    Cari tahu riwayat seksual suami dan apakah kelainan pada organ reproduksinya via blogspot.com
    • Sebelumnya, pastikan apakah suami Anda pernah teruji positif mengidap infeksi menular seksual. Jika infeksi ini diteruskan pada Anda, klamidia dan gonorrhea dapat menyebabkan peradangan yang menghalangi tuba falopi dan juga membahayakan organ reproduksi wanita yang lainnya.
    • Suami pernah vasektomi? Atau sekaligus pernah membalikkan efeknya juga? Prosedur pembalikan sterilisasi ini sesungguhnya tidak mudah, lho! Jaringan parut yang disebabkan oleh proses vasektomi bisa saja masih tersisa dan mencegah sperma untuk diejakulasikan. Bahkan ketika pembalikan masih berjalan, tubuhnya bisa mengembangkan antibodi sperma yang dapat membunuh atau menonaktifkan sperma.
    • Suami menghadapi kesulitan dalam ereksi? Punya problema ejakulasi? Pernah menghadapi kelainan atau kesulitan seksual? Mintalah ia menjelaskan ini serinci mungkin pada dokter selama konsultasi kesuburan!

     

    3. Masalah kesuburan juga dapat diturunkan secara genetis. Sebelum berkonsultasi, ada baiknya Anda beserta suami mencari tahu riwayat kesuburan keluarga secara sistematis.

    Di antara sekian banyaknya, adakah yang punya riwayat kesuburan bermasalah? - via lds.net
    Di antara sekian banyaknya, adakah yang punya riwayat kesuburan bermasalah? via lds.net

    Dalam silsilah keluarga Anda dan suami, adakah anggotanya yang punya masalah dengan kehamilan abnormal? Adakah pula yang melahirkan bayi yang meninggal? Dokter menanyakan ini selama konsultasi kesuburan karena beberapa masalah kesuburan bersifat genetik. Sebelum melakukan konsultasi, perihal ini dapat dikroscek pada anggota keluarga (bahkan keluarga besar, di luar keluarga inti) lewat silsilah keluarga yang dipunya. Tanyakanlah riwayat kesuburannya seperti apa, terutama pada anggota keluarga yang punya anak tunggal.

     

    4. Yang terakhir dan tak kalah penting adalah riwayat gaya hidup. Hanya karena cara hidup yang kurang sehat, masalah kesuburan yang sangat besar pun bisa menyusup.

    Alkohol buruk untuk kesuburan - via tqn.com
    Alkohol buruk untuk kesuburan via tqn.com
    • Apakah benar minum alkohol selama ini jadi kebiasaan suami? Berapa banyak yang bisa ia teguk dalam seminggunya? Jika Anda ingin tahu, kebiasaan meminum alkohol bagi wanita dan pria (berapa pun jumlahnya) dapat membuat peluang kehamilan lebih rendah.
    • Tak jauh berbeda dengan alkohol, dokter akan menanyakan kebiasaan merokok saat konsultasi kesuburan. Suami Anda harus jujur apakah kebiasaan buruk ini selalu dilakukan dan berapa pack yang dihabiskan per minggu. Kandungan nikotin dalam rokok sudah dikenal luas dapat menyebabkan impotensi. Ini karena nikotin membuat produksi sperma lebih sedikit dibandingkan dengan pria-pria yang tidak merokok.
    • Bagaimana dengan mandi dan berendam di air panas? Keduanya sering dilakukan pasangan? Lain kali, pikirkan baik-baik efek dari keduanya. Baik mandi dan berendam dalam air panas punya potensi menghalangi produksi sperma. Dokter akan lebih menyarankan air yang hangat, ketimbang yang panas.
    • Hobi suami bersepeda? Seberapa sering sih ini dilakukan? Tahukah Anda kalau ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa tekanan pada pangkal paha (karena sangat lama duduk di sadel) dan panas di sekitar skrotum (akibat gesekan saat mengayuh dan penggunaan celana yang ketat) dapat membahayakan produksi sperma? Karena itu, dokter perlu tahu data tentang ini saat konsultasi kesuburan.
    • Apakah profesi pasangan mengharuskan terpapar bahan kimia, radiasi, atau suhu yang sangat tinggi? Terpapar dengan elemen-elemen tersebut sejatinya dapat merugikan dan mempengaruhi produksi sperma juga, lho!

     

    Ledis, jangan lupa sampaikan tentang keempat hal di atas pada suami sebelum melakukan konsultasi kesuburan ya! Pastikan jangan sampai ada data yang terlupa. Semakin lengkap data yang suami Anda ketahui, semakin akurat analisis yang dilakukan oleh dokter. Semakin tepat pula solusi yang diberikan dokter untuk masalah kesuburan Anda dan suami. Niscaya, memiliki momongan tidak cuma angan-angan. Tetap semangat, ya Ledis!