Tag: hamil

  • Apakah Umur 30 Tahun Masih Bisa Hamil? Ini adalah Penjelasannya

    Apakah Umur 30 Tahun Masih Bisa Hamil? Ini adalah Penjelasannya

    Ledisia.com – JAKARTA – Memasuki umur 30 tahun , sejumlah wanita yang mana mulai khawatir mengenai kemungkinan untuk hamil kemudian miliki anak. Kesuburan sendiri cenderung turun seiring bertambahnya usia.

    Namun, penelitian menunjukkan bahwa wanita berumur 30-an masih mempunyai kesempatan yang digunakan baik untuk hamil . Secara biologis, wanita memiliki cadangan sel telur yang mana mengecil seiring bertambahnya usia.

    Sejak lahir, individu wanita memiliki sekitar satu jt sel telur, namun total ini berkurang setiap tahun. Di usia 20-an, kesempatan untuk hamil cukup tinggi sebab kualitas sel telur masih sangat baik.

    Dilansir dari Medical News Today, Selasa (29/10/2024), namun, memasuki umur 30-an, kualitas juga kuantitas sel telur mulai mengalami penurunan secara bertahap, khususnya pasca usia 35 tahun.

    Peluang Hamil di area Umur 30-an

    Secara umum, wanita umur 30 hingga 34 tahun masih miliki kesempatan hamil sekitar 20-25 persen per siklus menstruasi. Artinya, meskipun mungkin saja membutuhkan sedikit lebih tinggi banyak waktu daripada usia 20-an, prospek untuk hamil masih cukup besar.

    Bahkan dalam umur 35 hingga 39 tahun, berbagai wanita yang digunakan berhasil hamil secara alami, meskipun peluangnya sedikit mengecil menjadi sekitar 15-20 persen per siklus.

    Risiko yang Perlu Dipertimbangkan

    Seiring bertambahnya usia, wanita yang digunakan hamil dalam umur 30-an miliki beberapa risiko yang dimaksud tambahan tinggi dibandingkan dengan merek yang mana hamil di tempat usia lebih lanjut muda. Beberapa risiko yang disebutkan meliputi:

  • 7 Vitamin yang tersebut Bagus untuk Rencana Hamil, Asam Folat Cegah Keguguran

    7 Vitamin yang tersebut Bagus untuk Rencana Hamil, Asam Folat Cegah Keguguran

    Ledisia.com – JAKARTA – Ada beberapa jenis vitamin yang dimaksud bagus untuk inisiatif hamil (promil). Merencanakan kehamilan adalah langkah penting pada hidup seseorang wanita, serta persiapan nutrisi yang baik dapat meningkatkan kesempatan kehamilan yang dimaksud sehat.

    Salah satu aspek kunci pada persiapan ini adalah melakukan konfirmasi bahwa tubuh mendapatkan vitamin yang mana tepat. Asam folat, vitamin D, B6, E, C, zat besi, juga zinc adalah beberapa nutrisi kunci yang harus diperhatikan pada kegiatan hamil .

    Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin ini atau mempertimbangkan suplemen jikalau diperlukan, dapat meningkatkan potensi keberhasilan inisiatif hamil. Selain itu, vitamin juga bisa saja memperkuat kemampuan fisik ibu dan juga janin selama kehamilan.

    Berikut adalah vitamin yang mana bagus untuk acara hamil serta manfaatnya di membantu kesuburan juga kondisi tubuh kehamilan dilansir dari Web MD, Selasa (20/8/2024).

    7 Vitamin yang mana Bagus untuk Rencana Hamil

    1. Asam Folat (Vitamin B9)

    Asam folat adalah salah satu vitamin yang paling penting pada inisiatif hamil. Vitamin ini sangat penting untuk pembentukan sel-sel baru dan juga sangat diperlukan selama periode awal kehamilan untuk menjaga dari cacat tabung saraf pada janin, seperti spina bifida. Bahkan sebelum hamil, wanita disarankan untuk mengonsumsi asam folat untuk mempersiapkan tubuh dan juga menghurangi risiko cacat lahir.

    Vitamin ini mampu menjaga dari cacat tabung saraf pada janin, menyokong pembentukan sel darah merah, menurunkan risiko keguguran, juga meningkatkan kesuburan dengan menggalang ovulasi yang dimaksud sehat.

    Sumber asam folat terdiri dari sayuran berdaun hijau (bayam, kale), jeruk juga jus jeruk, kacang-kacangan, asparagus, lalu sereal yang diperkaya.

    2. Vitamin D

    Vitamin D berperan penting pada penyerapan kalsium kemudian fosfor, yang mana keduanya penting untuk kondisi tubuh tulang. Selama inisiatif hamil, vitamin D membantu kondisi tubuh tulang ibu lalu membantu perkembangan tulang janin. Selain itu, vitamin D juga berperan pada menjaga keseimbangan hormon, yang digunakan penting untuk kesuburan.

  • Tak Kunjung Hamil? Kenalilah 4 Faktor Ini Dulu!

    Tak Kunjung Hamil? Kenalilah 4 Faktor Ini Dulu!

    Ledisia.com – Bagaimana perkembangan perencanaan kehamilan Anda? Sudahkah Anda menemui masa ovulasi atau bahkan terlambat menstruasi? Jika sudah, selamat buat Anda dan suami yang akan segera jadi orang tua. Tetap jaga kandungan, konsumsi makanan bernutrisi, dan hindari rokok serta alkohol.

    Tapi, bagi Anda yang belum, tak usah berkecil hati. Masih banyak kesempatan bisa diraih demi mendapatkan buah hati. Barangkali saja, sebentar lagi atau Tuhan sedang menciptakan kejutan terbaik di masa yang tepat! Kesempatan itu pasti akan selalu ada selama Anda dan suami senantiasa berusaha dan berdoa.

     

    Jangan Putus Asa Jika Momongan Tak Kunjung Hadir Dalam Keluarga, 4 Faktor Penyebab Inilah yang Perlu Dicermati Sekarang Juga!

    Bagi Ledis yang tak kunjung mendapatkan kabar gembira tersebut, tak perlu khawatir. Yang perlu dilakukan adalah pahami dahulu ke 4 faktor penyebab seseorang tak kunjung hamil. Jika faktor-faktor berikut ini sudah dipahami, Anda pun akan lebih mudah dan tepat memutuskan solusi mewujudkan impian memiliki momongan yang lucu dan sehat.

     

    1. Bukan berarti mengingatkan betapa tuanya Anda kini, tapi usia berpengaruh terhadap tingkat ovulasi.

    Bukan berarti mengingatkan betapa tuanya Ledis kini, namun mengenali usia diri sendiri berfungsi pula untuk mengerti tingkat ovulasi.
    Usia mempengaruhi tingkat kesuburan Anda  via huffpost.com

    Semakin tua usia Anda dan suami, maka akan semakin lama pula waktu yang diperlukan untuk mendapat kepastian mengandung. Ini dikarenakan tingkat kesuburan mulai menurun pada usia sekitar 30-an dan semakin turun lagi setelah usia 35 tahun.

    Tak hanya pada wanita saja, tingkat kesuburan suami juga bisa menurun meskipun tidak secepat wanita. Tingkat kesuburan pria akan menurun secara bertahap dalam jangka waktu tertentu. Biasanya ini terjadi pada usia yang lebih tua dibandingkan wanita atau istrinya.

     

    2. Memeriksakan dan mengetahui kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan pun perlu. Sebab, calon jabang bayi butuh ibu yang sehat untuk bertumbuh.

    Memeriksakan dan mengetahui kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan pun dianggap perlu. Bukankah nanti juga akan ada calon jabang bayi yang bersemayam sehat di tubuh yang sehat itu?
    Periksakan kondisi kesehatan anda via ww4.sinaimg.cn

    Jika Anda memiliki berat badan yang berlebih atau berpola makan buruk, ada kemungkinan Anda akan lebih sulit untuk hamil. Hormon-hormon wanita yang penting dalam hubungan seksual nanti justru akan tersimpan dalam lemak. Padahal hormon tersebut akan sangat dibutuhkan demi proses pembuahan nantinya. Begitu pun dengan suami, berat badan berlebih pun bisa mempengaruhi hormon. Hormon tersebut bisa terkonversi menjadi hormon wanita karena adanya kelebihan lemak atau berat badan.

    Begitu pun sebaliknya bila berat badan wanita terlalu rendah. Berat badan yang terlalu rendah atau kurus pada wanita rentan menyebabkan siklus menstruasi bulanan menjadi tidak teratur. Artinya, Anda akan sulit menentukan masa ovulasi atau masa subur. Siklus masa subur pun jelas akan menjadi rancu dan berantakan.

    Meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan (bukan hanya pada kesehatan organ reproduksi saja) sangat dianjurkan dan akan meningkatkan peluang Anda untuk hamil. Pada prakteknya nanti, kondisi tubuh secara keseluruhan pun akan bekerja sama dengan kerja organ reproduksi. Jika kondisi tubuh baik, maka organ reproduksi pun tak akan sulit diajak bekerjasama dan yang pasti akan menjadi ramah untuk kehamilan.

     

    3. Tak perlu takut mengunjungi dokter spesialis. Mungkin saja ada riwayat kesehatan reproduksi yang perlu dianalisis secara medis.

    ak perlu takut lagi mengunjungi dokter spesialis. Ledis mungkin saja tidak menyadari bahwa ada riwayat kesehatan reproduksi yang perlu dianalisis secara medis.
    Jangan takut mengunjungi dokter via www.wellnesswildflower.com

    Jika Anda memiliki riwayat masalah kesehatan reproduksi, entah itu dari keturunan orang tua atau tiba-tiba saja pernah mengalaminya di masa lampau, segera pergilah menemui dokter spesialis. Bisa jadi Anda akan lebih sulit hamil dan membutuhkan waktu lebih lama lagi untuk mengandung. Lamanya pun tak ada yang tahu.

    Dokter spesialis akan memeriksa dan memberikan analisis, entah itu lewat pemeriksaan sekejap atau pemeriksaan laboratoris, tergantung dari bagaimana kasus Anda. Dokter pun akan memberikan konsultasi perencanaan kehamilan sesuai ranah medis. Apakah Anda bisa segera memulai perencanaan itu ataukah harus menunda karena mengingat adanya potensi-potensi penyakit tertentu yang dianggap krisis.

     

    4. Memiliki momongan tanpa usaha keras itu mustahil. Seberapa sering Anda berhubungan seksual adalah salah satu kunci untuk berhasil.

    Memiliki momongan tanpa ada usaha keras, niscaya merupakan kemustahilan. Seberapa sering Ledis sering berhubungan seksual adalah salah satu kunci utama keberhasilan.
    Intensitas berhubungan seksual adalah salah satu kunci utama keberhasilan via cms.kienthuc.net.vn

    Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa cara terbaik untuk hamil adalah sering berhubungan seksual. Semakin sering Anda berhubungan seksual bersama suami, kemungkinan hamil pun akan mendekati kata positif. Masa-masa subur dalam sebulan pun dapat dimaksimalkan karena akan tergempur habis-habisan.

    Tentu saja, Anda juga mesti menanggalkan segalabentuk alat kontrasepsi. Beberapa alat kontrasepsi dapat dilepaskan atau dihentikan begitu saja. Ada pula yang harus melalui konsultasi atau pembedahan oleh dokter spesialis. Begitu perencanaan kehamilan sudah mantap, Anda dan suami dapat langsung berkonsultasi pada dokter untuk lepas dari alat-alat kontrasepsi selain kondom.

     

    Bagaimana? Apakah Ledis kini sudah lebih memahami sebab musabab tak kunjung mendapatkan kehamilan? Jika banyak menemui kejanggalan atau merasa sangat kesulitan, segera konsultasikan dengan dokter spesialis. Tetap semangat dan semoga segera mendapatkan momongan!

  • 5 Mitos yang Menentukan Jenis Kelamin Bayi di Berbagai Belahan Bumi

    5 Mitos yang Menentukan Jenis Kelamin Bayi di Berbagai Belahan Bumi

    Jangan begini, nanti bayinya kenapa-kenapa…

    Ledisia.com –  Memang banyak mitos kehamilan yang beredar dan belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Tapi, anjuran tersebut tetap diwariskan turun temurun hingga anak cucu. Tak hanya di Nusantara, mitos-mitos yang mengiringi rencana kehamilan pun juga terdapat di berbagai belahan dunia.

    Salah satu yang menjadi favorit adalah tentang cara hamil bayi laki-laki atau perempuan di berbagai negara. Mereka yang sangat berharap memiliki anak laki-laki atau perempuan, tak akan pikir panjang lagi dan mau saja melakukannya. Anehnya, ada di antara mereka yang berhasil mewujudkan keinginan mendapatkan bayi dengan jenis kelamin yang diingini.

     

    Tak Hanya Di Nusantara, Mitos-Mitos Unik yang Dipercaya Dapat Mempengaruhi Jenis Kelamin Si Buah Hati Juga Terdapat di Berbagai Belahan Dunia.

    Nah, Anda tentu penasaran, mitos-mitos kehamilan seperti apa yang mempengaruhi jenis kelamin bayi di berbagai negara? Yuk, simak sama-sama!

     

    1. Makanan Anda adalah anak Anda. Apa yang dimakan sebelum mengandung bisa mempengaruhi jenis kelamin bayi ketika hamil nanti.

    Makan sayur supaya dapat anak perempuan - via lametropole.com
    Makan sayur supaya dapat anak perempuan – via lametropole.com

    Konon, apa yang Anda makan selama mencoba kehamilan bisa berpengaruh pada 9 bulan nanti. Misalnya, jika ingin bayi laki-laki banyaklah makan daging-dagingan. Semakin merah warna daging yang dimakan, semakin besar kesempatan bayi laki-laki tumbuh dalam rahim. Begitu pula bila Anda menggemari snack yang rasanya asin, seperti kue pretzel dan keripik. Khusus untuk si calon ayah, minuman bersoda kabarnya bisa mendukung hal ini.

    Kalau memimpikan bayi perempuan, baik Anda dan suami harus kompak mengkonsumsi banyak ikan dan sayur mayur. Hindari mengemil cokelat. Jika keinginan ini memang sudah tertahankan, cemilan coklat bisa diganti dengan permen.

     

    2. Katanya, jenis kelamin bayi dipengaruhi oleh cara berhubungan suami istri. Misalnya, tidur di samping kiri suami bisa memberi Anda anak lelaki.

    Posisi tidur seperti ini, konon anaknya laki-laki - via bitlanders.com
    Posisi tidur seperti ini, konon anaknya laki-laki – via bitlanders.com

    Cara hamil bayi laki-laki pada poin ini adalah si istri harus berbaring sejenak setelah berhubungan seksual. Tujuannya agar sperma laki-laki mengalir dan mendapatkan kesempatan untuk mengalahkan sperma perempuan dalam pembuahan. Cara lainnya, berhubungan seksuallah dengan posisi berdiri. Coba juga posisi rear entry, yaitu posisi berhubungan seksual dari belakang.

    Selama berhubungan tersebut, fokuslah pada kenikmatan suami. Jika suami lebih dulu mengalami klimaks, maka bayi yang akan lahir dari rahim Anda adalah laki-laki. Pun jika suami yang berinisiatif mengajak berhubungan seksual lebih dulu, Anda kemungkinan akan punya bayi laki-laki.

    Satu lagi. Posisi tidur wanita yang ada di sebelah kiri sang suami, konon katanya membuat Anda mendapatkan keturunan laki-laki.

    Jika istri dan suami sepakat ingin punya anak perempuan, lakukan posisi misionaris saat akan berhubungan seksual. Jika tidak, bisa juga dengan posisi “woman on top“. Kemudian fokuslah pada kenikmatan si istri. Jika istri lebih dulu mencapai orgasme, bayi yang akan dikandung adalah perempuan. Dan berkebalikan dengan suami, jika istri yang mengajak berhubungan seksual lebih dulu, Anda akan punya momongan perempuan.

     

    3. Timing atau direction juga mempengaruhi jenis kelamin si bayi. Contohnya, berhubungan saat bulan seperempat yang dipercaya memberi momongan lelaki.

    Berhubungan di sore hari agar anaknya perempuan - via framepool.com
    Berhubungan di sore hari agar anaknya perempuan – via framepool.com

    Konon jika Anda ingin momongan laki-laki, berhubungan seksuallah pada waktu bulan seperempat. Tentu saja, itu artinya Anda harus berhubungan seks di malam hari. Tandai juga kalender Anda dan berhubungan seksual pada tanggal yang ganjil. Supaya sempurna, gunakan kompas. Saat berhubungan seksual, arahkan kepala istri ke utara agar kesempatan mendapat bayi laki-laki lebih besar.

    Sebaliknya jika Anda dan suami mendamba bayi perempuan, berhubungan seksual pada waktu sore hari yang dicoba. Pastikan istri dan suami selalu bersama pada siang hari, selama sebulan. Lengkapi dengan melakukan baby dance (tarian bayi) saat bulan purnama tiba. Unik, ya?

     

    4. Mitos yang lain adalah dengan mendinginkan diri Anda. Maksudnya, dinginkan testis suami dan juga pikirannya.

    Tenang supaya anaknya cewek - via wordpress.com
    Tenang supaya anaknya cewek – via wordpress.com

    Ada dua penafsiran dari kata dingin di sini. Pertama, mendinginkan otak. Jika ingin anak perempuan, rilekskan pikiran Anda saat sedang hamil. Tapi kalau Anda selalu merasa cemas dan khawatir, dipercaya anak laki-laki yang akan hadir dalam keluarga Anda.

    Kedua, kata dingin bisa merujuk pada testis pria. Mendinginkan suhu testis sebelum berhubungan seksual dikenal dapat meningkatkan kesuburan. Namun dalam mitos kehamilan, testis yang dingin sebelum berhubungan seksual dapat mengaruniai anak perempuan. Sebaliknya, bayi laki-laki akan didapat kalau suami menghangatkan testis dahulu sebelum berhubungan seksual.

    Karena adanya mitos mendinginkan atau menghangatkan testis, muncul juga mitos yang berkaitan tentang penggunaan celana dalam pria sebelum berhubungan seksual. Pakailah celana dalam yang ketat untuk bayi laki-laki atau celana dalam yang longgar untuk anak perempuan.

     

    5. Berbagai pertanda fisik dari anak pertama juga diamini sebagai petunjuk jenis kelamin bayi berikutnya.

    Menyisir sambil melihat pangkal rambut - via fimela.com
    Menyisir sambil melihat garis rambut – via fimela.com

    Jika Anda sudah memiliki anak sebelumnya, melihat fisik anak tersebut juga bisa jadi pertanda jenis kelamin bayi yang selanjutnya. Caranya, lihatlah garis rambut di pangkal leher anak tersebut. Jika bentuknya seperti ekor bebek, bayi yang akan Anda kandung selanjutnya kemungkinan perempuan. Tapi kalau rambut di pangkal leher berbentuk lurus, maka anak selanjutnya adalah laki-laki.

    Selain dari rambut anak sebelumnya, jenis kelamin bayi juga bisa ditentukan oleh siapa yang paling dominan saat berhubungan seksual. Jika suami yang dominan, bisa jadi anak yang akan dikandung adalah laki-laki. Jika malah Anda yang dominan, mungkin saja bayi Anda kelak perempuan.

     

    Bagaimana, Ledis? Unik bukan mitos-mitos di dunia yang berkaitan dengan cara hamil bayi laki-laki atau perempuan? Apakah Anda juga pernah dinasehati, mendengar, atau bahkan melakukan mitos lainnya di sekitar lingkungan Anda? Jangan takut berbagi, Ledis! Isi di kolom komentar, ya!

  • 5 Bahaya Kemungkinan Terjadi Jika Alami Menstruasi Tidak Teratur

    5 Bahaya Kemungkinan Terjadi Jika Alami Menstruasi Tidak Teratur

    Ledisia.comLedis, siklus menstruasi yang teratur amatlah penting bagi wanita. Lewat siklus yang teratur inilah, Anda dapat melacak datangnya ovulasi dan merencanakan kehamilan di saat-saat tersubur. Dengan datangnya siklus menstruasi pun, kita dapat membaca beragam pertanda yang menunjukkan fenomena-fenomena dalam tubuh (khususnya organ reproduksi).

    Lain halnya jika menstruasi tidak teratur. Kapan ovulasi datang, Anda tidak tahu dan tidak bisa melacaknya. Waktu berhubungan seksual yang tepat juga tak bisa dirancang. Di samping itu, menstruasi tidak teratur juga menjadi alarm bagi tubuh kalau sesuatu sedang tidak berjalan lancar pada organ reproduksi dan dapat mengancam kesuburan Anda.

     

    5 Bahaya Berikut Perlu Anda Waspadai Jika Menstruasi Tidak Teratur. Jika Ini Dilakukan Sejak Dini, Niscaya Anda Terhindar dari Penyakit yang Merugikan Masa Subur

    Wah, gawat juga ya kalau kesuburan Anda terganggu! Bisa-bisa, impian Anda dan suami memiliki momongan musnah seketika gara-gara mensturasi tidak teratur. Lalu, bahaya-bahaya apa saja yang bisa ditunjukkan dengan menstruasi yang tidak teratur? Yuk, kita simak kelima poin berikut ini agar Anda dapat mewaspadai dan mencegahnya sedini mungkin!

     

    1. Penyakit kista ovarium bisa membuat rahim mengalami gangguan. Konsultasi ke dokter sejak awal perlu dilakukan sebelum kista membesar dan mengganggu kesuburan.

    Konsultasikan perihal menstruasi tidak teratur agar terhindar dari kista ovarium - via brooklynabortionclinic.nyc
    Konsultasikan perihal menstruasi tidak teratur agar terhindar dari kista ovarium – via brooklynabortionclinic.nyc

    Kista adalah tumor jinak berisi cairan kental, yang biasanya ditemui pada organ reproduksi wanita. Ukurannya bermacam-macam. Ada yang seukuran kacang, bahkan sebesar buah kelapa. Pada dasarnya, kista ovarium jarang menyebabkan gangguan menstruasi. Tapi ada juga yang melaporkan menstruasi tidak teratur dan terlambat gara-gara bersarangnya kista di bagian folikel ini.

    Jika rasa nyeri sering dirasakan di setiap datangnya menstruasi, ada kemungkinan kista tersebut membesar. Artinya, Anda harus segera memeriksakannya ke dokter. Jika perlu, operasi akan dilakukan untuk membuang kista tersebut supaya tidak telanjur membesar dan mengganggu kesuburan.

     

    2. Sindrom ovarium polikistik tidak hanya mengganggu kesuburan Anda. Secara fisik, penampilan Anda bisa tak enak dilihat gara-gara tumbuhnya bulu lebat dan jerawat di muka.

    Tiba-tiba wajah berminyak dan berjerawat - via yasmina.com
    Tiba-tiba wajah berminyak dan berjerawat via yasmina.com

    Sindrom ovarium polikistik terdapat pada rahim dan mengurangi tingkat kesuburan. Selain menstruasi tidak teratur dan jumlah darahnya juga sedikit, gejala fisik seperti tumbuhnya bulu lebat, wajah berminyak, dan berjerawat juga terjadi. Ini karena meningkatnya hormon androgen (dikenal sebagai hormon perkembangan pria) dalam tubuh wanita.

    Sindrom ini dapat meningkatkan resiko kanker endometrium bila jarak antar periode menstruasi berlangsung lebih dari 60 hari. Pengobatan atas penyakit ini cukup banyak dan tergantung pada kondisinya. Mulai dari operasi hingga pengobatan jangka panjang adalah solusi penyembuhannya.

     

    3. Ada pula yang namanya polip rahim. Meskipun merupakan tumor yang jinak, Anda tetap perlu mewaspadainya sebelum berubah ganas.

    Ilustrasi polip rahim - via kanseroloji.com
    Ilustrasi polip rahim – via kanseroloji.com

    Polip adalah tumbuhnya jaringan dari lapisan organ tertentu ke dalam rongga tubuh. Tentu saja tumbuhnya polip ini menciptakan sebuah benjolan. Pada kasus polip rahim, arah pertumbuhan benjolan ada dalam rongga rahim. Tapi, polip juga bisa ditemui pada mulut rahim atau serviks dan menyebabkan perdarahan setelah berhubungan seksual.

    Meskipun polip merupakan tumor jinak, ada baiknya Anda mewaspadainya sebelum menjadi ganas. Tak cuma membuat siklus menstruasi Anda tak teratur, masalah kesuburan juga bisa dihadapi. Jika menstruasi datang di saat yang tidak pasti, akan sulit bagi Anda untuk mengetahui kapan ovulasi tiba.

     

    4. Kanker serviks dapat menimbulkan perdarahan usai berhubungan seksual. Dengan pemeriksaan pap smear setahun sekali saja, kanker ini bisa dicegah sebelum menghalangi kesuburan.

    Prosedur pap smear - via epimg.net
    Prosedur pap smear – via epimg.net

    Bila terjadi perdarahan usai hubungan seksual, usahakan secepat mungkin Anda mengunjungi dokter. Gejala ini bisa saja menunjukkan kalau Anda terkena kanker serviks. Oleh karenanya, cara terbaik untuk mendeteksi kanker serviks stadium awal adalah dengan pemeriksaan leher rahim atau pap smear. Lakukan sekali saja dalam setahun, sudah cukup untuk mendeteksi adanya potensi-potensi kanker serviks yang bisa mengganggu kesuburan Anda.

     

    5. Hindarilah gaya hidup yang tidak sehat. Jika ini dilanggar, menstruasi tidak teratur bisa datang dan menyebabkan potensi kanker rahim yang gawat.

    Hindari rokok, alkohol, dan berat badan yang tidak sehat agar terhindar dari kanker rahim - via wordpress.com
    Hindari rokok, alkohol, dan berat badan tak sehat – via wordpress.com

    Kanker rahim diawali dengan siklus menstruasi yang jarang. Ia sering ditemui pada wanita dengan faktor resiko infertilitas (usia yang sudah tak subur, sering merokok dan minum alkohol, serta berat badan dianggap tidak sehat) dan penderita diabetes melitus. Pada wanita yang belum mengalami menopause, kanker ini turut menyebabkan perdarahan di luar siklus menstruasi.

     

    Itulah kelima bahaya yang dapat diindikasikan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur. Sebelum terlambat dan kesuburan Anda terganggu karenanya, jangan ragu untuk mengunjungi dokter atau ahli kesuburan. Bawalah grafik lendir serviks dan suhu basal Anda. Selain berkonsultasi, Anda dapat meminta pemeriksaan yang terkait permasalahan Anda. Pap smear, misalnya.

    Jika kelima bahaya tadi dapat ditanggulangi sejak dini, niscaya Anda dan suamilah yang menuai manfaatnya. Kehamilan Anda dapat berjalan lancar dan sukses, masalah kesuburan pun ogah bersarang pada tubuh. Tetap semangat dan selamat merencanakan kehamilan, ya Ledis!

  • Bagaimana Perawatan Endometriosis yang Tepat?

    Bagaimana Perawatan Endometriosis yang Tepat?

    Ledisia.com – Halo, Ledis! Kemarin kita sudah membahas penyebab dan tanda-tanda endometriosis. Kemudian kita juga memahami bagaimana diagnosa endometriosis dilakukan oleh dokter. Setelah dokter menerima hasil pelacakan gejala endometriosis, ia melakukan diskusi tentang riwayat kesehatan Anda. Jika ia meyakini endometriosis benar-benar tumbuh, dilakukanlah laparoskopi untuk melihat lokasi, jumlah, dan ukuran jaringan endometrial yang tumbuh.

    Dari pengujian laparoskopi tersebut, dokter akan menggunakan sistem poin untuk mengklasifikasikan kasus endometriosis Anda. Apakah Anda masuk ke dalam klasifikasi minimal, mild, moderate, atau severe. Dari klasifikasi itulah, dokter baru bisa memberikan solusi dan perawatan yang sesuai untuk kehamilan Anda. Pilihan perawatannya sendiri tergantung pada apakah Anda sedang mencoba hamil atau tidak.

     

    Dengan Perawatan Endometriosis yang Tepat, Kehamilan Tidak Akan Sulit Lagi Didapat!

    Lalu, seperti apa ya perawatan endometriosis bagi wanita yang sedang merencanakan kehamilan? Nah! Khusus Anda yang ingin memiliki momongan, berikut ini adalah pilihan perawatan endometriosis yang akan Anda jalani sesuai dengan klasifikasi sistem poin endometriosis Anda!

     

    Penderita endometriosis minimal dan mild boleh berlega hati. Setelah dibuangnya jaringan endometrial, Anda masih diberi kesempatan untuk merencanakan hamil secara normal.

    Ilustrasi laparoskopi - via blogspot.com
    Ilustrasi laparoskopi – via blogspot.com

    Jika dokter menyatakan Anda adalah penderita endometriosis minimal dan mild, bersyukurlah karena perawatan endometriosis yang dilakukan tidak terlalu berat. Dokter akan membuang pertumbuhan jaringan abnormal Anda selama proses laparoskopi. Setelah jaringan ini dibuang dari rahim, seorang wanita punya sekitar 40% kesempatan hamil dalam 8-9 bulan setelah laparoskopi dilakukan.

    Wanita yang usianya lebih muda dari 35 tahun dan tanpa masalah kesuburan selain endometriosis, dapat melewati atau melangkahi perawatan endometriosis selama 6 bulan. Lantas, langsung saja berhubungan seksual dan merencanakan kehamilan sebagaimana pasangan tanpa riwayat infertilitas lainnya. Jika dalam waktu 6 bulan tersebut rencana kehamilan Anda tidak berhasil, barulah dokter menyarankan penggunaan obat kesuburan dan rencana kehamilan dengan inseminasi intrauterin.

    Sedangkan wanita berusia 35 tahun atau lebih, sangat disarankan untuk menerima tawaran obat kesuburan dengan inseminasi intrauterin atau bayi tabung (IVF) sebelum 6 bulan mencoba hamil secara natural. Ini karena tingkat kesuburan wanita berusia 35 tahun dan di atasnya sudah semakin menipis. Menggabungkan clomiphene citrate (klomid) dengan inseminasi intra uterin akan memberi peluang kehamilan sebanyak 9-10% per siklus pengobatan, sedangkan menggabungkan gonadotropin (obat suntik yang merangsang ovulasi dan pengembangan sel telur) dengan inseminasi intra uterin, sanggup menambah kesempatan hamil sebesar 9-15% di tiap siklus pengobatannya.

     

    Jika Anda adalah penderita endometriosis moderate dan severe, kemungkinan besar dokter akan melakukan pembedahan. Prosedur yang dinamakan laparotomi ini, akan melibatkan sayatan perut yang lebih besar dibandingkan dengan laparoskopi.

    Proses laparotomi - via www.hirtukor.hu
    Proses laparotomi – via www.hirtukor.hu

    Penderita endometriosis moderate dan severe akan lebih diuntungkan dengan perawatan endometriosis yang bernama laparotomi (operasi laparoskopi yang melibatkan sayatan perut yang lebih besar), dibandingkan dengan metode yang dilakukan pada endometriosis minimal dan mild. Ini karena pertembuhan endometriosis sudah jauh lebih kompleks baik dari segi lokasi, ukuran, dan jumlahnya.

    Jika Anda tidak kunjung hamil dalam jangka waktu 3-6 bulan setelah laparotomi, dokter akan merekomendasikan program bayi tabung (In Vitro Fertilisation). Bayi tabung sangat disarankan terlebih jika Anda telah berusia di atas 35 tahun. Dengan bayi tabung, Anda yang berusia di bawah 35 tahun akan berpeluang memiliki bayi kurang lebih sekitar 41%. Sedangkan kesempatan sebesar 31% akan terjadi pada wanita berusia 35-37 tahun, 22% pada yang berumur 38-40 tahun, dan 12% untuk mereka yang 41-42 tahun.

     

    Pada hakikatnya, semua perawatan endometriosis bersifat meringankan pertumbuhannya. Jika gejalanya muncul kembali, beberapa cara sederhana seperti istirahat dan mandi air hangat, bisa dijajali.

    Istirahat di tempat yang nyaman agar gejalanya berkurang - via fairytaleprettypicture.co.uk
    Istirahat di tempat yang nyaman agar gejalanya berkurang – via fairytaleprettypicture.co.uk

    Sejatinya, semua perawatan endometriosis di atas menawarkan bantuan untuk meringankan endometriosis dan mengontrol pertumbuhan jaringan abnormalnya. Semuanya tidak bisa menyembuhkan endometriosis karena penyakit ini memang belum bisa disembuhkan. Bahkan jika Anda memilih terapi hormon atau operasi, endometriosis tetap dapat kembali dan gejalanya bisa bertambah buruk daripada yang sebelumnya.

    Namun, Anda tenang saja. Ada beberapa cara sederhana yang bisa dijajal jika tanda-tanda atau gejalanya muncul kembali usai perawatan endometriosis. Untuk mengurangi rasa sakitnya, istirahat dan berbaringlah pada kasur dan sofa nyaman. Sembari berbaring, Anda bisa mengompres perut dengan botol berisi air panas atau bantal pemanas. Mandi air hangat juga sah-sah saja Anda lakukan agar tubuh terasa lebih rileks.

    Karena endometriosis sering menyebabkan sembelit, cegahlah konstipasi dengan menambahkan serat (sereal, buah, sayur) pada makanan Anda. Jangan lupa biasakan pikiran rileks dengan mengambil napas dalam-dalam, yoga, dan meditasi. Jika diperlukan, Anda bisa meminta dokter resep obat yang bisa mengatasi gejala-gejala endometriosis.

     

    Jika Anda mengalami gejala endometriosis, jangan takut untuk menjalankan perawatan endometriosis. Meski penyakit ini tidak serta merta bisa disembuhkan 100%, sudah banyak pasangan di dunia ini yang berhasil mendapatkan momongan berkat perawatannya. Banyak juga yang merasa lebih baik karena gejala-gejala tersebut tidak terlalu menjadi-jadi dalam tubuh.

    Segera konsultasikanlah gejala endometriosis yang dialami ke dokter dan sampaikan kalau Anda sedang merencanakan kehamilan. Niscaya, solusi terbaiklah yang diterima dan Anda pun tidak perlu mengorbankan keinginan Anda untuk hamil. Tetap semangat, ya Ledis!

  • 5 Pertanyaan yang Harus Dijawab Saat Konsultasi Kesuburan

    5 Pertanyaan yang Harus Dijawab Saat Konsultasi Kesuburan

    Ledisia.comLedis, kemarin kita sudah sama-sama membahas pertanyaan apa saja yang mungkin diajukan pada suami saat konsultasi kesuburan. Tak ketinggalan dengan pria, kini Ledisia juga hadirkan pertanyaan apa saja yang diajukan dokter saat Anda menjalani konsultasi kesuburan.

    Pertanyaan yang diajukan oleh dokter kemungkinan tidak jauh berbeda dengan pertanyaan pada suami Anda. Namun konsultasi kesuburan pada wanita tidak boleh melupakan salah satu riwayat penting, yang tidak ada dalam konsultasi pria. Ialah riwayat menstruasi.

     

    Pastikan Anda Memahami 5 Pertanyaan Ini Sebelum Konsultasi Kesuburan. Dengan Pengumpulan Data yang Akurat, Solusi Kesuburan Terbaiklah yang Senantiasa Didapat

    Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang perlu Anda persiapkan jawabannya, sebelum mengunjungi dokter untuk melaksanakan konsultasi kesuburan. Dengan mempersiapkan jawaban yang baik, data yang diperlukan tidak akan terlupa. Hasil analisis yang diperoleh pun tepat sehingga solusi kesuburan terbaik akan didapat!

     

    1. Riwayat menstruasi senantiasa menemani wanita selama hidupnya. Oleh karenanya, coba catatlah yang Anda rasakan selama periode apa adanya.

    Mencatat dan mengingat kembali riwayat menstruasi - via gananci.com
    Mencatat dan mengingat kembali riwayat menstruasi via gananci.com
    • Pertanyaan pertama biasanya berkisar tentang: Bagaimana siklus menstruasi Anda? Jika periodenya tidak rutin, apakah itu kurang atau lebih dari sebulan? Jika dokter menanyakan ini saat konsultasi kesuburan, sebenarnya ia ingin tahu bagaimana ovulasi Anda berlangsung. Siklus yang tidak rutin itu sendiri dapat berarti ovulasi berlangsung tidak rutin. Di samping itu, bisa juga pertanda kalau ada permasalahan pada tiroid, problem prolaktin, dan sindrom ovarium polikistik. Bagi yang berusia 40 tahun ke atas, siklus yang demikian malah mengindikasikan menopause dini. Maka carilah bantuan secepatnya sebelum rencana kehamilan normal dan alamiah tidak gagal ditengah jalan.
    • Bagaimana rasanya saat menstruasi? Sangat berat atau kebalikannya, sangat ringan? Kalau merasakan menstruasi yang sangat ringan atau sangat berat secara konsisten, artinya ada problem ovulasi pada tubuh. Apalagi jika turut disertai perdarahan yang datangnya sangat tiba-tiba. Kemungkinan, fibroid tengah bersemayam.
    • Berapa lama siklus menstruasi Anda berlangsung? Jika Anda tidak mengetahuinya, gampang saja! Hitunglah dari hari pertama menstruasi hingga awal menstruasi selanjutnya. Siklus yang normal biasanya akan berlangsung selama 24-35 hari.
    • Adakah bercak darah di antara periode siklus Anda? Atau mungkin ada perdarahan yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya? Sampaikan pada dokter!
    • Selama menstruasi, apakah merasakan nyeri atau keram pada panggul? Jika rasa tersebut terlalu berlebihan, bisa jadi inilah tanda-tanda endometriosis atau adhesi panggul.
    • Apakah Anda mendapatkan menstruasi pertama setelah usia 18 tahun? Dalam konsultasi kesuburan, dokter menanyakan ini untuk memastikan kalau Anda tak mengalami ketidakseimbangan hormon dan gangguan endokrin reproduksi.

     

    2. Sama seperti konsultasi kesuburan pria, riwayat kesehatan wanita penting untuk dikulik. Kalau Anda punya penyakit serius yang mempengaruhi kesuburan, paling tidak dokter bisa menganalisis sebelum permasalahannya makin pelik.

    Hati-hati dengan sakit panggul yang menyebabkan ketidaksuburan - via bellezayarmonia.com
    Hati-hati dengan sakit panggul yang menyebabkan ketidaksuburan via bellezayarmonia.com
    • Pernahkah Anda mengalami rasa tidak enak pada panggul, seolah-olah rasanya sangat berat? Para dokter menyadari gejala ini sebagai pertanda awal gejala fibroid.
    • Apakah Anda mempunyai diagnosa medis yang menyatakan mengidap endometriosis? Karena selama ini, endometriosis dikenal sebagai penyebab masalah kesuburan wanita.
    • Bagaimana dengan diagnosa sindrom ovarium polikistik? Jika Anda terdiagnosa sindrom ini, kemungkinan ovulasi Anda terganggu lebih tinggi.
    • Di masa lalu, pernah mengalami operasi pada daerah panggul atau perut? Misalnya, operasi usus buntu? Prosedur operasi tersebut berkemungkinan meninggalkan jaringan parut. Jaringan inilah dapat mempengaruhi tingkat kesuburan Anda.
    • Adakah catatan Pap Smear abnormal yang pernah Anda miliki? Perlu Anda ketahui kalau hasil pap smear yang abnormal dapat menyebabkan prosedur diagnostik, seperti cryotherapy atau biopsi kerucut yang mempengaruhi kualitas lendir serviks.
    • Selama konsultasi kesuburan, dokter juga akan menanyakan: apakah Anda punya riwayat sterilisasi dengan cara mengikat tuba falopi? Kalau jawabannya iya, apakah sekarang Anda sedang berusaha membalikkan efeknya? Karena, prosedur pembalikan efek sterilisasi tidaklah mudah dan mampu menyisakan jaringan parut yang bisa mencegah kehamilan. Gawatnya, kehamilan ektopik juga bisa terjadi gara-gara pembalikan tersebut.
    • Anda mewarisi penyakit yang cukup kronis seperti diabetes, tiroid, atau hipertensi? Sampai sekarang, penyakit berikut perawatan penyakit tersebut masih sangat dilekatkan dengan problem kesuburan dan kehamilan beresiko tinggi.
    • Apakah Anda sampai saat ini, masih mengkonsumsi obat-obatan untuk penyakit tertentu? Ketahuilah kalau steroid dan obat-obatan semacamnya (termasuk yang herbal sekalipun), dapat mempengaruhi kesuburan.
    • Jika sebelumnya Anda pernah hamil, bagaimana jalannya kehamilan tersebut? Apakah kehamilan atau kelahirannya diselingi komplikasi? Kasus-kasus komplikasi ini, meskipun jarang kasusnya, mungkin menimbulkan jaringan parut atau menyebabkan kondisi yang lebih buruk pada kesuburan.
    • Atau, pernahkah Anda keguguran dan berapa kali itu terjadi? Apakah Anda dan dokter menemukan kesimpulan tentang penyebabnya? Bilamanakah keguguran itu terjadi? Pada minggu ke-12 atau ke-24? Keguguran berulang sendiri sudah menunjukkan salah satu bentuk masalah kesuburan. Ini berarti, tubuh Anda perlu bantuan khusus agar bisa membawa kehamilan dalam jangka waktu yang lebih lama lagi.

     

    3. Riwayat seksual tak luput dari pertanyaan dokter. Kalau Anda pernah menggunakan alat kontrol kehamilan dan punya infeksi menular seksual, wajar saja dokter akan menjadikannya soal.

    Dokter turut mempertanyakan riwayat seksual - via wp.com
    Dokter turut mempertanyakan riwayat seksual saat konsultasi kesuburan via wp.com
    • Pernah menggunakan alat intrauterin untuk mengontrol kelahiran? Dokter menanyakan ini pada konsultasi kesuburan agar tahu apakah Anda punya penyakit radang panggul yang diakibatkan oleh penggunaan alat tersebut.
    • Jika Anda pernah mendapat hasil positif untuk infeksi menular seksual, Anda juga perlu waspada. Chlamydia dan gonorrhea yang merupakan beberapa contoh infeksi tersebut, selalu dikait-kaitkan dengan masalah tuba falopi dan penyakit radang panggul.
    • Dokter juga akan turut menanyakan apakah Anda merasa sakit selama berhubungan seksual. Jika sakit yang dialami sangat berlebihan, pertanda endometriosis atau adhesi panggul karena penyakit radang panggul, mungkin saja tengah menjangkiti.
    • Jika menemui bercak-bercak setelah berhubungan seksual, jangan lunturkan kecurigaan Anda. Perdarahan setelah seks bisa berarti banyak hal. Ia bisa menjadi indikasi infeksi menular seksual, bisa berarti ada masalah pada rahim, hingga masalah serviks seperti servisitis, polip, atau displasia.

     

    4. Sebelum bertandang ke klinik dokter, tanyailah anggota keluarga. Barangkali, masalah kesuburan Anda bersifat genetik dan hadir dari riwayat keluarga.

    Dari keluarga besar, apakah ada yang menurunkan genetika tertentu? - via itvnet.lv
    Dari keluarga besar, apakah ada yang menurunkan genetika tertentu? via itvnet.lv
    • Apakah Ibu Anda pernah menggunakan dietilstilbestrol? Dietilstilbestrol ini dikenal sebagai estrogen sintetis yang diberikan pada wanita di tahun 1941-1971 untuk mencegah keguguran. Namun setelah tahun tersebut, obat ini diketahui dapat menyebabkan kelainan organ reproduksi pada beberapa perempuan.
    • Apakah ada anggota keluarga yang punya masalah dengan cacat genetik atau melahirkan bayi yang sudah mati? Coba cari tahu faktanya lewat keluarga Anda dan suami, terutama pada pasangan tanpa anak atau anak tunggal. Lantas, kuliklah informasi berkaitan riwayat kesuburan mereka.

     

    5. Kenalilah pula riwayat gaya hidup Anda. Merokok dan minum alkohol adalah kebiasaan buruk yang paling tidak harus ditunda sementara saja.

    Merokok berdampak untuk kehamilan - via tlife.gr
    Merokok berdampak untuk kehamilan via tlife.gr
    • Menikmati kopi memang surganya inspirasi. Tapi berapa banyak cangkir kafeinkah yang Anda konsumsi per hari? Sebab ada satu studi yang mengatakan, semakin banyak wanita minum, semakin berkuranglah pula kesempatannya untuk hamil.
    • Anda juga penikmat alkohol? Berapa banyak dalam seminggu Anda menikmatinya? Tapi studi mengatakan, sejumlah apapun Anda minum alkohol, peluang Anda untuk hamil bisa menurun drastis.
    • Dalam seminggu, berapa kali Anda merokok? Karena ada bukti yang menguatkan kalau nikotin dalam rokok menurunkan kadar estrogen wanita.
    • Kalau berat badan Anda sendiri, bagaimana? Bisa dibilang ideal atau sehatkah? Untuk diketahui, memiliki berat badan yang terlalu kurang atau sangat berlebihan, sangat nyata perannya dalam mengganggu siklus ovulasi.

     

    Bagaimana, Ledis? Sudah siap mencari tahu dan melakukan pencatatan akan kelima pertanyaan tersebut?

    Percayalah kalau tidak ada ruginya mempersiapkan pertanyaan ini terlebih dahulu sebelum berangkat konsultasi. Ketika Anda sudah siap nanti, bekal catatan riwayat Anda sudah cukup komprehensif apalagi yang berkaitan dengan riwayat keluarga. Dokter pun mampu menganalisis kasus ketidaksuburan Anda lebih akurat dan solusi kesuburan terbaiklah yang akhirnya didapat!

  • Gejala Awal Kehamilan Hingga Usia 8 Minggu yang Wajib Anda Tahu

    Gejala Awal Kehamilan Hingga Usia 8 Minggu yang Wajib Anda Tahu

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Sebelum mengalami kehamilan, biasanya wanita akan merasakan gejala kehamilan terlebih dahulu. Gejala-gejala awalnya bisa berbeda pada setiap orang. Ada wanita yang mengalami gejala ini ½ minggu setelah berhubungan seksual, tapi ada juga yang tidak merasakan gejala apapun.

    Dikutip dari laman babycenter.com, sebuah studi menyatakan bahwa 136 wanita yang merencanakan kehamilan membuat semacam diary kehamilan. Diary ini berisi tentang gejala apa saja yang mereka alami semenjak berhenti menggunakan kontrasepsi hingga 8 minggu hamil (dihitung dari hari pertama periode menstruasi terakhir). Hasilnya, sebanyak 50% wanita mengalami gejala kehamilan dimulai dari usia kehamilan 5 minggu.

     

    Kenalilah Gejala Kehamilan Sejak Dini. Dengan Begitu, Memiliki Momongan Bisa Diyakini dan Rasa Tidak Nyaman Dapat Segera Diantisipasi!

    Berdasarkan studi tersebut, didapatlah pula fase-fase gejala kehamilan yang mungkin Anda alami hingga usia kehamilan 8 minggu. Anda ingin tahu apa saja gejalanya dan kapan dia datang? Mari kita simak poin-poin berikut, supaya Anda tidak kaget dan bisa segera mengantisipi gejala kehamilan yang dirasa kurang nyaman!

     

    Pada 2 minggu pertama, masih sulit mengatakan kalau Anda tengah mengandung bayi. Sebab, belum banyak gejala kehamilan yang bisa mata Anda amati.

    2 minggu setelah rencana kehamilan, masih seputar siklus yang normal - via daliulian.net
    2 minggu setelah rencana kehamilan, masih seputar siklus yang normal via daliulian.net

    Yang dimaksud dua minggu pada poin ini adalah menstruasi terakhir Anda terjadi sekitar dua minggu yang lalu. Artinya, Anda baru saja mengalami ovulasi dan ada kemungkinan akan hamil. Apa yang akan Anda alami pada masa ini, kemungkinan besar lebih berhubungan pada siklus menstruasi.

     

    Gejala kehamilan pada usia 3 minggu barangkali sudah bisa dirasakan. Di masa ini, sel telur Anda telah dibuahi dan mulai muncul gejala tidak nafsu makan.

    3 minggu, penciuman sensitif - via pinimg.com
    3 minggu, penciuman sensitif dan membuat makan tak selera  via pinimg.com

    Jika sel telur telah sukses dibuahi, tepat pada minggu inilah terjadi proses pembelahan sel. Proses ini akan membuat sel telur yang dibuahi mencari jalan melalui tuba falopi menuju ke dalam rahim. Kemudian, ia tertanam pada lapisan rahim hingga sembilan bulan kehamilan nanti.

    Kebanyakan wanita tidak merasakan perbedaan signifikan pada 3 minggu ini. Namun sebagian wanita sudah ada yang peka dan menemukan sedikit bercak darah. Kadang, gejala awal kehamilan seperti kelelahan, payudara yang menjadi lebih lembut, mual, penciuman yang lebih sensitif, tidak nafsu makan, dan lebih sering buang air kecil juga mulai bisa dirasakan pada fase ini.

     

    Pada usia kehamilan 4 minggu, Anda tak melihat lagi menstruasi datang. Rasa lelah, sering buang air kecil, dan mual jadi lebih kerap bertandang.

    4 minggu, sering kelelahan - via imujer.com
    4 minggu, sering kelelahan via imujer.com

    Pada kondisi normal, Anda akan mendapatkan menstruasi kurang lebih 4 minggu setelah menstruasi berakhir. Namun, lain cerita kalau Anda mengalami gejala kehamilan. Sebab, Anda tidak akan bisa mengalami menstruasi ketika hamil. Menstruasi baru bisa terjadi lagi setelah proses kehamilan usai.

    Banyak wanita yang masih baik-baik saja ketika mengalami kehamilan empat minggu. Tapi tak sedikit juga yang merasakan payudaranya sakit. Seakan tidak cukup, gejala kehamilan lainnya seperti kelelahan, sering buang air kecil, dan mual pun terjadi. Bahkan sepertiga wanita yang hamil turut mengalami rasa mual pada minggu keempat kehamilan.

     

    Di usia 5 minggu, janin dalam rahim berkembang begitu pesat. Saat inilah Anda sadar tengah mengandung lewat gejala kehamilan yang terasa lebih hebat.

    Sering buang air kecil - via healthreport.gr
    Sering buang air kecil via healthreport.gr

    Pada kehamilan berusia lima minggu, bayi akan berkembang dengan sangat pesat. Maka, jangan kaget atau shock karenanya. Anda akan benar-benar sadar kalau ada bayi di dalam rahim Anda. Rasa ketidaknyamanan pun mulai bermunculan dengan intensitas yang lebih daripada minggu-minggu sebelumnya. Sebut saja rasa lelah, pegal pada tubuh dan kaki, payudara membengkak, mual, dan sering ke toilet untuk buang air kecil.

     

    Morning sickness lumrah dialami pada kehamilan usia 6 minggu. Bersamaan dengan itu, perubahan mood kerapkali mampir dan mengganggu.

    Sering tidak mood - via psychologytoday.com
    Sering tidak mood via psychologytoday.com

    Untuk kebanyakan wanita, gejala kehamilan morning sickness mulai datang pada usia kehamilan 6-8 minggu. Gejala ini diiringi dengan rasa kelelahan dan mood yang berubah-ubah akibat perubahan hormon. Sebanyak 25% wanita hamil, juga mulai menemui bercak pada fase ini. Jika hanya sekedar bercak darah dengan jumlah yang tidak banyak, Anda tak perlu khawatir. Bercak ini masih wajar dan tidak membahayakan. Tapi kalau perdarahan yang terjadi, itu artinya ada sejumlah darah yang keluar melalu vagina dalam jumlah besar. Anda patut waspada. Hubungilah dokter Anda untuk memastikan bahwa kehamilan Anda baik-baik saja.

     

    Setelah mencapai usia kehamilan 7 minggu, tubuh Anda terasa lebih besar daripada minggu-minggu yang lalu. Menggunakan celana atau rok yang biasanya saja, Anda tidak mau.

    Rahim mulai membesar - ytimg.com
    Rahim mulai membesar ytimg.com

    Pada usia ini, gejala kehamilan berupa morning sickness tetap berlangsung. Namun, barangkali Anda sudah jauh lebih terbiasa dengannya. Paling tidak Anda mulai memastikan kalau ke manapun berada, toilet tidak jauh dari posisi Anda. Tak sekedar untuk mual dan muntah, melainkan untuk membuang air kecil yang sudah makin sering. Keinginan buang air kecil ini disebabkan oleh tekanan yang semakin meningkat pada kandung kemih semenjak rahim tumbuh dan semakin membesar.

    Celana atau rok akan mulai terasa ketat dan kencang pada pinggangnya. Ini karena ukuran rahim Anda telah berubah dua kali lipat lebih besar dibandingkan dengan ukuran rahim Anda dua minggu sebelumnya. Darah yang mengalir pun lebih banyak disaring melalui ginjal.

     

    Di kehamilan yang usianya 8 minggu, semakin kompleks lagi gejala kehamilan yang dialami. Mulai dari perubahan payudara, sesak napas, hingga ngidam menjadi teman akrab sehari-hari.

    Susah makan. Maunya makanan yang sedang diidamkan - via livescience.com
    Maunya makanan yang sedang diidamkan via livescience.com

    Gejala kehamilan yang disebabkan oleh perubahan hormon, tetap berlanjut pada usia kehamilan delapan minggu. Sebut saja lesu, lelah, mual, muntah, dan energi yang lebih cepat terkuras. Kadar hormon yang semakin meningkat juga sedang mempersiapkan payudara Anda agar nanti bisa bekerja untuk menyusui bayi. Di malam hari, Anda bakal sulit tidur karena bolak-balik ingin buang air kecil.

    Kehamilan jadi semakin kompleks oleh gejala kehamilan lain, yang baru bisa dirasakan pada usia 8 minggu. Rasa tidak nyaman atau keram pada bagian rahim (namun tidak disertai perdarahan), perut kembung, sembelit, mulas, hidung tersumbat, sesak napas, enggan makan atau malah mengidam makanan tertentu, telapak tangan gatal, area kulit (wajah, perut, atau areolas) yang lebih gelap, beserta spider veins.

     

    Gejala kehamilan memang terasa tidak enak. Agar rasa tidak enaknya bisa sedikit diantisipasi, jagalah dari apapun yang bisa masuk ke dalam tubuh. Mulailah perubahan gaya hidup ke arah yang sehat dan positif dan mencari perawatan prenatal. Sugestikanlah bahwa diri Anda bisa hamil, maka tubuh Anda pun akan mengamininya. Jika ini semua dilakukan dengan intens sebelum positif hamil, tak cuma gejala kehamilan saja yang akan diringankan. Bayi dalam rahim Anda pun, kelak akan lahir sehat dan lucu. Semangat, ya Ledis!

  • Kenali 3 Macam Perdarahan Ini Agar Kehamilan Tidak Terganggu

    Kenali 3 Macam Perdarahan Ini Agar Kehamilan Tidak Terganggu

    Ledisia.comLedis, banyak wanita di dunia ini yang mengalami perdarahan selama kehamilan. Beberapa di antaranya, bahkan mengalami perdarahan intermiten yang begitu mirip dengan menstruasi. Karenanya, banyak yang merasa rancu dan mempertanyakan: kenapa saya mengalami menstruasi saat sedang hamil?

    Sebenarnya, Anda tidak perlu bingung menghadapi perdarahan selama kehamilan. Selama mengandung, wanita tidak akan mungkin mengalami menstruasi lagi. Siklus menstruasi telah benar-benar berhenti semenjak Anda positif mengandung. Ia baru akan datang lagi ketika proses kehamilan Anda telah usai.

     

    Perdarahan Selama Mengandung Bukan Berarti Anda Menstruasi. Pahami 3 Hal Ini, Kehamilan Pasti Lancar dan Kesehatan Bayi Tak Sekedar Mimpi

    Agar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif tentang perdarahan dan kehamilan, berikut ini Ledisia hadirkan tiga macam perdarahan wanita yang perlu Anda ketahui. Jika Anda memahami ketiganya, percayalah Anda akan jadi wanita yang lebih sigap menghadapi kehamilan. Kehamilan Anda pun pasti lancar dan kesehatan bayi tetap jadi prioritas utama.

     

    1. Menstruasi adalah perdarahan yang wajar terjadi pada setiap wanita. Setiap bulan, Anda akan merasakan selama kurang lebih seminggu lamanya.

    Menstruasi adalah perdarahan yang paling wajar tejadi - via awdnews.com
    Menstruasi adalah perdarahan yang paling wajar tejadi via awdnews.com

    Menstruasi hanya terjadi ketika wanita sedang tidak hamil. Setiap bulan, uterus atau rahim ditumbuhi lapisan tebal yang kaya darah. Lapisan ini terbangun sebagai persiapan untuk sel telur supaya bisa tertanam dengan baik pada rahim. Jika Anda tidak hamil, maka lapisan tebal ini akan luruh dan darah akan mengalir ke luar melalui vagina. Inilah yang disebut menstruasi.

    Seandainya saja ada sel telur yang berhasil dibuahi dalam rahim Anda, hormon akan memberitahu jaringan atau lapisan tebal kaya darah tadi supaya tetap utuh dan mendukung pertumbuhan janin. Sejak saat itulah, Anda tidak akan mengalami menstruasi lagi hingga kehamilan berakhir.

     

    2. Perdarahan kehamilan berbeda dengan menstruasi. Selain terjadi hanya pada masa kehamilan, Anda cuma akan mengalaminya selama 1-2 hari.

    Implantation bleeding - via baranews.co
    Implantation bleeding via baranews.co

    Perdarahan yang terjadi selama kehamilan bisa dikarenakan karena berbagai alasan. Ada yang serius, ada juga yang tidak. Perdarahan ringan atau bercak biasa terjadi di awal kehamilan dan mendekati periode menstruasi Anda. Jika hal ini terjadi pada Anda, hal ini sudah seharusnya menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak biasa pada periode Anda nanti.

    Menurut para ahli, perdarahan atau bercak ini bisa berarti perdarahan implantasi. Ini terjadi karena sel telur yang telah dibuahi, menggali lapisan yang kaya darah pada rahim. Akibatnya, lapisan darah meluruh dan mengalir menuju vagina. Tapi, tenang saja! Perdarahan yang diakibatnya tidaklah berat. Ia cenderung lebih ringan dibandingkan menstruasi dan berlangsung kurang lebih 1-2 hari saja.

     

    3. Tapi, waspadai juga perdarahan kehamilan yang serius. Perdarahan ini bisa disebabkan karena potensi kehamilan yang gawat dan harus segera diurus.

    Waspadai kalau disertai rasa sakit yang parah - via info-girl.ru
    Waspadai kalau disertai rasa sakit yang parah via info-girl.ru

    Selain karena perdarahan implantasi tadi, rupanya ada beberapa kasus perdarahan kehamilan yang menunjukkan adanya bahaya khusus dalam tubuh. Perdarahan kehamilan bisa terjadi karena ada infeksi, masalah plasenta, keguguran, atau kehamilan ektopik. Itu semua tentu saja dapat mengancam jiwa Anda. Bahkan pada kasus kehamilan ektopik, tuba falopi Anda bisa pecah jika tidak segera ditangani.

     

    Apabila Anda mengalami perdarahan saat hamil, hubungi dokter atau bidan sesegera mungkin. Bahkan ketika perdarahan berlangsung hanya sebentar, menemui keduanya adalah kewajiban yang jangan sampai Anda tunda. Bisa saja perdarahan yang dialami cuma sedikit dan tanpa komplikasi selama kehamilan. Tapi Anda tidak tahu kan kalau tiba-tiba ada hal potensi berbahaya di balik kehamilan Anda? Untuk itu, Anda perlu evaluasi dari dokter atau bidan demi menghindari masalah yang lebih serius.

    Jangan tunda-tunda lagi jika perdarahan ini tiba-tiba muncul saat hamil. Apalagi jika Anda cukup sering mendapati perdarahan yang disertai rasa sakit cukup parah, itulah alarmnya! Jika Anda tidak bisa langsung ke dokter, Ledisia sarankan agar langsung menelepon ambulans dan menuju UGD.

    Semoga kehamilan anda lancar hingga persalinan, Ledis!

  • 5 Fakta Unik Penggunaan Testpack Kehamilan Yang Perlu Anda Ketahui

    5 Fakta Unik Penggunaan Testpack Kehamilan Yang Perlu Anda Ketahui

    Ledisia.com – Hey, Ledis! Sudah baca artikel Ledisia.com yang terakhir tentang mudahnya tes kehamilan dari rumah dengan testpack? Di artikel tersebut, Anda akan memahami bahwa testpack merupakan alat tes kehamilan yang sangat murah, mudah, dan bisa dilakukan cukup dari rumah.

    Bagaimana, tidak? Hanya dengan meneteskan air seni pada alatnya, kehamilan bisa diprediksi. Bahkan alat ini efektif hingga 99% karena kemampuannya dalam mengukur tingkat hormon hCG dalam tubuh. Pantas saja kalau testpack kehamilan sangat dipercaya oleh jutaan pasangan suami istri di dunia.

     

    Dengan Mengetahui 5 Fakta Unik Seputar Penggunaan Testpack Ini, Kehamilan yang Positif Pasti Akan Menjadi Milik Anda. Memiliki Momongan yang Sehat Pun Bukan Lagi Sekedar Impian dan Rencana

    Tapi, tahukah Anda kalau di dunia ada banyak fakta-fakta unik terkait penggunaan testpack kehamilan ini? Jika Anda tidak percaya, yuk kita simak kelima fakta unik penggunaan testpack kehamilan berikut ini!

     

    1. Ketika mendapatkan hasil positif pada testpack, tidak semua wanita langsung percaya pada hasilnya. Uniknya, mereka menunggu waktu untuk menguji lagi atau menemui dokter pribadinya.

    Menguji kehamilan sampai tiga kali - via ibuhamil.com
    Menguji kehamilan sampai tiga kali via ibuhamil.com

    Menurut survei yang dilakukan oleh situs babycenter.com, sebanyak 62% wanita yang mendapatkan hasil positif dari testpack kehamilan pertamanya, tidak langsung percaya begitu saja dengan apa yang mereka lihat. Meskipun testpack ini telah diakui keefektifannya, nampaknya wanita-wanita tersebut ingin memastikannya benar-benar. Hingga kemudian, mereka baru percaya kalau positif hamil pada pengujian yang kedua. Yang lainnya lagi, lebih memilih pergi ke dokter untuk mengkonfirmasi kehamilannya.

    Sunaina Sehwan (ob-gyn Advanced Women’s Healthcare di Palm Springs, California) mengatakan kalau hal ini sesungguhnya tak perlu terjadi. Testpack kehamilan sangat bisa dipercaya. Apalagi kalau alat tes tersebut menunjukkan hasil positif. Testpack bekerja dengan cara mendeteksi hormon hCG yang dilepaskan oleh tubuh setelah sel telur yang dibuahi tertanam dalam uterus. Hormon hCG inilah yang hadir hanya saat kehamilan terjadi. Jika hasil testpack positif, maka Anda benar-benar dalam keadaan hamil.

     

    2. Begitu testpack kehamilan berkata positif, banyak wanita yang berpikir kreatif. Mereka memberitahukan hal tersebut pada suami dengan kejutan romantis nan komunikatif.

    Selamat, kamu akan jadi Ayah! - via motherblog.co.kr
    Selamat, kamu akan jadi Ayah! via motherblog.co.kr

    Kebanyakan wanita yang mendapat hasil positif pada testpack kehamilan, tidak mengalami kesulitan memberikan kabar tersebut pada suaminya. Ini karena sebanyak 46% wanita dalam survei babycenter.com, sedang bersama pasangannya saat mendapati hasil tersebut. Pendekatan langsung dengan kata-kata “Sayang, aku hamil!” atau mengirim sms kepada suami yang sedang di kantor adalah cara yang lumrah dilakukan.

    Tapi, tak sedikit juga wanita yang menggunakan cara-cara kreatif. Cara ini sengaja digunakan untuk memberi kejutan pada sang suami. Ada yang menulis puisi yang berisi pernyataan kehamilan, membungkus testpack kehamilan menjadi buket bertuliskan “Selamat! Anda akan menjadi ayah!”, hingga mengirim foto testpack via email atau ponsel.

    Yang sudah memiliki anak dari kehamilan sebelumnya pun, tidak ketinggalan. Ada yang menyuruh anak pertama memegang testpack kehamilan lalu meminta suami menggantikan popok si anak pertama atau membeli kaus untuk anak sebelumnya yang bertuliskan “I’m the Big Sister/Brother!”. Menarik, bukan? Kenapa tidak mencobanya? Justru ini adalah langkah awal untuk kehamilan yang bahagia, lho!

     

    3. Jika testpack berkata negatif, bukan berarti Anda harus berkecil hati. Pengujian kedua kalinya bisa jadi membawa kabar yang lebih menggembirakan hati.

    Hasil negatif bukan masalah - via conceiveeasy.com
    Hasil negatif bukan masalah via conceiveeasy.com

    Banyak wanita yang mendapatkan hasil negatif dari testpack kehamilan pertamanya. Tapi ini adalah hal yang wajar dan bukan permasalahan besar yang seharusnya Anda pikirkan. Menurut Sunaina, hasil negatif pada testpack kurang bisa dipercaya dibandingkan dengan hasil positifnya. Hasil negatif bisa saja terjadi karena kadar hormon hCG belum cukup tinggi untuk dideteksi.

    Ada pula yang dikenal dengan hasil negatif palsu. Ini terjadi jika Anda melakukan tes kehamilan terlalu dini. Di lain sisi, beberapa wanita juga bisa mengalami kehamilan tanpa kenaikan kadar hCG yang tinggi. Untuk amannya, lakukan tes kehamilan seminggu (bahkan lebih) setelah menstruasi tidak kunjung datang. Menurut penelitian, ini adalah waktu terbaik penggunaan testpack kehamilan.

     

    4. Tidak ada salahnya menabung lebih sejak dini. Tes kehamilan nanti bisa jadi menuntut Anda untuk membeli lebih banyak testpack kehamilan lagi.

    Beli banyak untuk persediaan - via blogspot.com
    Beli banyak untuk persediaan via blogspot.com

    Beberapa wanita punya preferensi bermacam-macam untuk pembelian testpack kehamilan. Ada yang membeli testpack mahal dan bermerek karena menganggap yang murah kurang akurat. Ada juga yang membeli testpack dengan harga terjangkau dengan alasan hasilnya sama saja bila dibandingkan dengan yang mahal. Apapun itu, keduanya sepakat untuk membeli testpack dalam jumlah yang banyak. Selain lebih hemat, Anda pasti memerlukan lebih dari sekali tes untuk sekali kehamilan.

    Hal ini semakin diperkuat dengan survei yang mengatakan, sebanyak 34% wanita baru benar-benar hamil setelah minimal pengujian yang kedua. Bahkan, ada juga yang melakukan tes sebanyak lima kali dan baru percaya akan kehamilannya.

     

    5. Jika tak kunjung melihat hasil positif, hanya ada satu cara untuk mewujudkannya. Teruslah merencanakan kehamilan sambil berkonsultasi pada dokter jika ada potensi kehamilan yang dipunya.

    Usaha terus, pasti momongan segera datang - via doctoroz.com
    Usaha terus, pasti momongan segera datang via doctoroz.com

    Jika Anda terus-menerus menggunakan testpack kehamilan tanpa membuahkan hasil, Anda tidak sendiri kok! 2/3 wanita dalam survey pun mengalami hal yang sama. Mereka sadar kalau kehamilan perlu waktu sampai hasilnya benar-benar positif. Sebanyak 85% wanita malah perlu waktu satu tahun setelah terus-menerus mencoba berhubungan seksual dan menemui tanda positif pada testpack.

    Di antara wanita-wanita yang ikut dalam survei babycenter.com, beberapa di antaranya bahkan ada yang mengalami keguguran dan juga perawatan kesuburan. Oleh karenanya, konsultasi pada dokter juga diperlukan untuk mengetahui apakah ada potensi atau bahaya pada organ reproduksi Anda. Terlebih jika Anda sudah rajin berusaha dan tidak menggunakan alat kontrasepsi apapun.

     

    Demikianlah 5 fakta unik tentang penggunaan testpack kehamilan di dunia. Untuk Ledis, jika menginginkan hasil terbaik pada testpack, lakukanlah apapun yang terbaik untuk kehamilan. Misalnya mengkonsumsi vitamin prenatal, lebih sering berhubungan seksual, menandai waktu ovulasi, turunkan berat badan, hingga menjauhi alkohol, kafein, dan stres. Ini sah-sah saja untuk dilakukan, kok!

    Namun, pastikan jangan sampai usaha ini menyiksa fisik dan mental Anda serta pasangan. Rileks dan berbagilah dengan sahabat atau orangtua yang lebih berpengalaman agar dapat menyerap ilmunya. Jika perlu, jangan takut menemui dokter ya demi positifnya testpack kehamilan Anda. Selamat mencoba, Ledis!