Author: Revitasari

  • Gejala Awal Kehamilan Hingga Usia 8 Minggu yang Wajib Anda Tahu

    Gejala Awal Kehamilan Hingga Usia 8 Minggu yang Wajib Anda Tahu

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Sebelum mengalami kehamilan, biasanya wanita akan merasakan gejala kehamilan terlebih dahulu. Gejala-gejala awalnya bisa berbeda pada setiap orang. Ada wanita yang mengalami gejala ini ½ minggu setelah berhubungan seksual, tapi ada juga yang tidak merasakan gejala apapun.

    Dikutip dari laman babycenter.com, sebuah studi menyatakan bahwa 136 wanita yang merencanakan kehamilan membuat semacam diary kehamilan. Diary ini berisi tentang gejala apa saja yang mereka alami semenjak berhenti menggunakan kontrasepsi hingga 8 minggu hamil (dihitung dari hari pertama periode menstruasi terakhir). Hasilnya, sebanyak 50% wanita mengalami gejala kehamilan dimulai dari usia kehamilan 5 minggu.

     

    Kenalilah Gejala Kehamilan Sejak Dini. Dengan Begitu, Memiliki Momongan Bisa Diyakini dan Rasa Tidak Nyaman Dapat Segera Diantisipasi!

    Berdasarkan studi tersebut, didapatlah pula fase-fase gejala kehamilan yang mungkin Anda alami hingga usia kehamilan 8 minggu. Anda ingin tahu apa saja gejalanya dan kapan dia datang? Mari kita simak poin-poin berikut, supaya Anda tidak kaget dan bisa segera mengantisipi gejala kehamilan yang dirasa kurang nyaman!

     

    Pada 2 minggu pertama, masih sulit mengatakan kalau Anda tengah mengandung bayi. Sebab, belum banyak gejala kehamilan yang bisa mata Anda amati.

    2 minggu setelah rencana kehamilan, masih seputar siklus yang normal - via daliulian.net
    2 minggu setelah rencana kehamilan, masih seputar siklus yang normal via daliulian.net

    Yang dimaksud dua minggu pada poin ini adalah menstruasi terakhir Anda terjadi sekitar dua minggu yang lalu. Artinya, Anda baru saja mengalami ovulasi dan ada kemungkinan akan hamil. Apa yang akan Anda alami pada masa ini, kemungkinan besar lebih berhubungan pada siklus menstruasi.

     

    Gejala kehamilan pada usia 3 minggu barangkali sudah bisa dirasakan. Di masa ini, sel telur Anda telah dibuahi dan mulai muncul gejala tidak nafsu makan.

    3 minggu, penciuman sensitif - via pinimg.com
    3 minggu, penciuman sensitif dan membuat makan tak selera  via pinimg.com

    Jika sel telur telah sukses dibuahi, tepat pada minggu inilah terjadi proses pembelahan sel. Proses ini akan membuat sel telur yang dibuahi mencari jalan melalui tuba falopi menuju ke dalam rahim. Kemudian, ia tertanam pada lapisan rahim hingga sembilan bulan kehamilan nanti.

    Kebanyakan wanita tidak merasakan perbedaan signifikan pada 3 minggu ini. Namun sebagian wanita sudah ada yang peka dan menemukan sedikit bercak darah. Kadang, gejala awal kehamilan seperti kelelahan, payudara yang menjadi lebih lembut, mual, penciuman yang lebih sensitif, tidak nafsu makan, dan lebih sering buang air kecil juga mulai bisa dirasakan pada fase ini.

     

    Pada usia kehamilan 4 minggu, Anda tak melihat lagi menstruasi datang. Rasa lelah, sering buang air kecil, dan mual jadi lebih kerap bertandang.

    4 minggu, sering kelelahan - via imujer.com
    4 minggu, sering kelelahan via imujer.com

    Pada kondisi normal, Anda akan mendapatkan menstruasi kurang lebih 4 minggu setelah menstruasi berakhir. Namun, lain cerita kalau Anda mengalami gejala kehamilan. Sebab, Anda tidak akan bisa mengalami menstruasi ketika hamil. Menstruasi baru bisa terjadi lagi setelah proses kehamilan usai.

    Banyak wanita yang masih baik-baik saja ketika mengalami kehamilan empat minggu. Tapi tak sedikit juga yang merasakan payudaranya sakit. Seakan tidak cukup, gejala kehamilan lainnya seperti kelelahan, sering buang air kecil, dan mual pun terjadi. Bahkan sepertiga wanita yang hamil turut mengalami rasa mual pada minggu keempat kehamilan.

     

    Di usia 5 minggu, janin dalam rahim berkembang begitu pesat. Saat inilah Anda sadar tengah mengandung lewat gejala kehamilan yang terasa lebih hebat.

    Sering buang air kecil - via healthreport.gr
    Sering buang air kecil via healthreport.gr

    Pada kehamilan berusia lima minggu, bayi akan berkembang dengan sangat pesat. Maka, jangan kaget atau shock karenanya. Anda akan benar-benar sadar kalau ada bayi di dalam rahim Anda. Rasa ketidaknyamanan pun mulai bermunculan dengan intensitas yang lebih daripada minggu-minggu sebelumnya. Sebut saja rasa lelah, pegal pada tubuh dan kaki, payudara membengkak, mual, dan sering ke toilet untuk buang air kecil.

     

    Morning sickness lumrah dialami pada kehamilan usia 6 minggu. Bersamaan dengan itu, perubahan mood kerapkali mampir dan mengganggu.

    Sering tidak mood - via psychologytoday.com
    Sering tidak mood via psychologytoday.com

    Untuk kebanyakan wanita, gejala kehamilan morning sickness mulai datang pada usia kehamilan 6-8 minggu. Gejala ini diiringi dengan rasa kelelahan dan mood yang berubah-ubah akibat perubahan hormon. Sebanyak 25% wanita hamil, juga mulai menemui bercak pada fase ini. Jika hanya sekedar bercak darah dengan jumlah yang tidak banyak, Anda tak perlu khawatir. Bercak ini masih wajar dan tidak membahayakan. Tapi kalau perdarahan yang terjadi, itu artinya ada sejumlah darah yang keluar melalu vagina dalam jumlah besar. Anda patut waspada. Hubungilah dokter Anda untuk memastikan bahwa kehamilan Anda baik-baik saja.

     

    Setelah mencapai usia kehamilan 7 minggu, tubuh Anda terasa lebih besar daripada minggu-minggu yang lalu. Menggunakan celana atau rok yang biasanya saja, Anda tidak mau.

    Rahim mulai membesar - ytimg.com
    Rahim mulai membesar ytimg.com

    Pada usia ini, gejala kehamilan berupa morning sickness tetap berlangsung. Namun, barangkali Anda sudah jauh lebih terbiasa dengannya. Paling tidak Anda mulai memastikan kalau ke manapun berada, toilet tidak jauh dari posisi Anda. Tak sekedar untuk mual dan muntah, melainkan untuk membuang air kecil yang sudah makin sering. Keinginan buang air kecil ini disebabkan oleh tekanan yang semakin meningkat pada kandung kemih semenjak rahim tumbuh dan semakin membesar.

    Celana atau rok akan mulai terasa ketat dan kencang pada pinggangnya. Ini karena ukuran rahim Anda telah berubah dua kali lipat lebih besar dibandingkan dengan ukuran rahim Anda dua minggu sebelumnya. Darah yang mengalir pun lebih banyak disaring melalui ginjal.

     

    Di kehamilan yang usianya 8 minggu, semakin kompleks lagi gejala kehamilan yang dialami. Mulai dari perubahan payudara, sesak napas, hingga ngidam menjadi teman akrab sehari-hari.

    Susah makan. Maunya makanan yang sedang diidamkan - via livescience.com
    Maunya makanan yang sedang diidamkan via livescience.com

    Gejala kehamilan yang disebabkan oleh perubahan hormon, tetap berlanjut pada usia kehamilan delapan minggu. Sebut saja lesu, lelah, mual, muntah, dan energi yang lebih cepat terkuras. Kadar hormon yang semakin meningkat juga sedang mempersiapkan payudara Anda agar nanti bisa bekerja untuk menyusui bayi. Di malam hari, Anda bakal sulit tidur karena bolak-balik ingin buang air kecil.

    Kehamilan jadi semakin kompleks oleh gejala kehamilan lain, yang baru bisa dirasakan pada usia 8 minggu. Rasa tidak nyaman atau keram pada bagian rahim (namun tidak disertai perdarahan), perut kembung, sembelit, mulas, hidung tersumbat, sesak napas, enggan makan atau malah mengidam makanan tertentu, telapak tangan gatal, area kulit (wajah, perut, atau areolas) yang lebih gelap, beserta spider veins.

     

    Gejala kehamilan memang terasa tidak enak. Agar rasa tidak enaknya bisa sedikit diantisipasi, jagalah dari apapun yang bisa masuk ke dalam tubuh. Mulailah perubahan gaya hidup ke arah yang sehat dan positif dan mencari perawatan prenatal. Sugestikanlah bahwa diri Anda bisa hamil, maka tubuh Anda pun akan mengamininya. Jika ini semua dilakukan dengan intens sebelum positif hamil, tak cuma gejala kehamilan saja yang akan diringankan. Bayi dalam rahim Anda pun, kelak akan lahir sehat dan lucu. Semangat, ya Ledis!

  • Kenali 3 Macam Perdarahan Ini Agar Kehamilan Tidak Terganggu

    Kenali 3 Macam Perdarahan Ini Agar Kehamilan Tidak Terganggu

    Ledisia.comLedis, banyak wanita di dunia ini yang mengalami perdarahan selama kehamilan. Beberapa di antaranya, bahkan mengalami perdarahan intermiten yang begitu mirip dengan menstruasi. Karenanya, banyak yang merasa rancu dan mempertanyakan: kenapa saya mengalami menstruasi saat sedang hamil?

    Sebenarnya, Anda tidak perlu bingung menghadapi perdarahan selama kehamilan. Selama mengandung, wanita tidak akan mungkin mengalami menstruasi lagi. Siklus menstruasi telah benar-benar berhenti semenjak Anda positif mengandung. Ia baru akan datang lagi ketika proses kehamilan Anda telah usai.

     

    Perdarahan Selama Mengandung Bukan Berarti Anda Menstruasi. Pahami 3 Hal Ini, Kehamilan Pasti Lancar dan Kesehatan Bayi Tak Sekedar Mimpi

    Agar memiliki pemahaman yang lebih komprehensif tentang perdarahan dan kehamilan, berikut ini Ledisia hadirkan tiga macam perdarahan wanita yang perlu Anda ketahui. Jika Anda memahami ketiganya, percayalah Anda akan jadi wanita yang lebih sigap menghadapi kehamilan. Kehamilan Anda pun pasti lancar dan kesehatan bayi tetap jadi prioritas utama.

     

    1. Menstruasi adalah perdarahan yang wajar terjadi pada setiap wanita. Setiap bulan, Anda akan merasakan selama kurang lebih seminggu lamanya.

    Menstruasi adalah perdarahan yang paling wajar tejadi - via awdnews.com
    Menstruasi adalah perdarahan yang paling wajar tejadi via awdnews.com

    Menstruasi hanya terjadi ketika wanita sedang tidak hamil. Setiap bulan, uterus atau rahim ditumbuhi lapisan tebal yang kaya darah. Lapisan ini terbangun sebagai persiapan untuk sel telur supaya bisa tertanam dengan baik pada rahim. Jika Anda tidak hamil, maka lapisan tebal ini akan luruh dan darah akan mengalir ke luar melalui vagina. Inilah yang disebut menstruasi.

    Seandainya saja ada sel telur yang berhasil dibuahi dalam rahim Anda, hormon akan memberitahu jaringan atau lapisan tebal kaya darah tadi supaya tetap utuh dan mendukung pertumbuhan janin. Sejak saat itulah, Anda tidak akan mengalami menstruasi lagi hingga kehamilan berakhir.

     

    2. Perdarahan kehamilan berbeda dengan menstruasi. Selain terjadi hanya pada masa kehamilan, Anda cuma akan mengalaminya selama 1-2 hari.

    Implantation bleeding - via baranews.co
    Implantation bleeding via baranews.co

    Perdarahan yang terjadi selama kehamilan bisa dikarenakan karena berbagai alasan. Ada yang serius, ada juga yang tidak. Perdarahan ringan atau bercak biasa terjadi di awal kehamilan dan mendekati periode menstruasi Anda. Jika hal ini terjadi pada Anda, hal ini sudah seharusnya menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak biasa pada periode Anda nanti.

    Menurut para ahli, perdarahan atau bercak ini bisa berarti perdarahan implantasi. Ini terjadi karena sel telur yang telah dibuahi, menggali lapisan yang kaya darah pada rahim. Akibatnya, lapisan darah meluruh dan mengalir menuju vagina. Tapi, tenang saja! Perdarahan yang diakibatnya tidaklah berat. Ia cenderung lebih ringan dibandingkan menstruasi dan berlangsung kurang lebih 1-2 hari saja.

     

    3. Tapi, waspadai juga perdarahan kehamilan yang serius. Perdarahan ini bisa disebabkan karena potensi kehamilan yang gawat dan harus segera diurus.

    Waspadai kalau disertai rasa sakit yang parah - via info-girl.ru
    Waspadai kalau disertai rasa sakit yang parah via info-girl.ru

    Selain karena perdarahan implantasi tadi, rupanya ada beberapa kasus perdarahan kehamilan yang menunjukkan adanya bahaya khusus dalam tubuh. Perdarahan kehamilan bisa terjadi karena ada infeksi, masalah plasenta, keguguran, atau kehamilan ektopik. Itu semua tentu saja dapat mengancam jiwa Anda. Bahkan pada kasus kehamilan ektopik, tuba falopi Anda bisa pecah jika tidak segera ditangani.

     

    Apabila Anda mengalami perdarahan saat hamil, hubungi dokter atau bidan sesegera mungkin. Bahkan ketika perdarahan berlangsung hanya sebentar, menemui keduanya adalah kewajiban yang jangan sampai Anda tunda. Bisa saja perdarahan yang dialami cuma sedikit dan tanpa komplikasi selama kehamilan. Tapi Anda tidak tahu kan kalau tiba-tiba ada hal potensi berbahaya di balik kehamilan Anda? Untuk itu, Anda perlu evaluasi dari dokter atau bidan demi menghindari masalah yang lebih serius.

    Jangan tunda-tunda lagi jika perdarahan ini tiba-tiba muncul saat hamil. Apalagi jika Anda cukup sering mendapati perdarahan yang disertai rasa sakit cukup parah, itulah alarmnya! Jika Anda tidak bisa langsung ke dokter, Ledisia sarankan agar langsung menelepon ambulans dan menuju UGD.

    Semoga kehamilan anda lancar hingga persalinan, Ledis!

  • 5 Fakta Unik Penggunaan Testpack Kehamilan Yang Perlu Anda Ketahui

    5 Fakta Unik Penggunaan Testpack Kehamilan Yang Perlu Anda Ketahui

    Ledisia.com – Hey, Ledis! Sudah baca artikel Ledisia.com yang terakhir tentang mudahnya tes kehamilan dari rumah dengan testpack? Di artikel tersebut, Anda akan memahami bahwa testpack merupakan alat tes kehamilan yang sangat murah, mudah, dan bisa dilakukan cukup dari rumah.

    Bagaimana, tidak? Hanya dengan meneteskan air seni pada alatnya, kehamilan bisa diprediksi. Bahkan alat ini efektif hingga 99% karena kemampuannya dalam mengukur tingkat hormon hCG dalam tubuh. Pantas saja kalau testpack kehamilan sangat dipercaya oleh jutaan pasangan suami istri di dunia.

     

    Dengan Mengetahui 5 Fakta Unik Seputar Penggunaan Testpack Ini, Kehamilan yang Positif Pasti Akan Menjadi Milik Anda. Memiliki Momongan yang Sehat Pun Bukan Lagi Sekedar Impian dan Rencana

    Tapi, tahukah Anda kalau di dunia ada banyak fakta-fakta unik terkait penggunaan testpack kehamilan ini? Jika Anda tidak percaya, yuk kita simak kelima fakta unik penggunaan testpack kehamilan berikut ini!

     

    1. Ketika mendapatkan hasil positif pada testpack, tidak semua wanita langsung percaya pada hasilnya. Uniknya, mereka menunggu waktu untuk menguji lagi atau menemui dokter pribadinya.

    Menguji kehamilan sampai tiga kali - via ibuhamil.com
    Menguji kehamilan sampai tiga kali via ibuhamil.com

    Menurut survei yang dilakukan oleh situs babycenter.com, sebanyak 62% wanita yang mendapatkan hasil positif dari testpack kehamilan pertamanya, tidak langsung percaya begitu saja dengan apa yang mereka lihat. Meskipun testpack ini telah diakui keefektifannya, nampaknya wanita-wanita tersebut ingin memastikannya benar-benar. Hingga kemudian, mereka baru percaya kalau positif hamil pada pengujian yang kedua. Yang lainnya lagi, lebih memilih pergi ke dokter untuk mengkonfirmasi kehamilannya.

    Sunaina Sehwan (ob-gyn Advanced Women’s Healthcare di Palm Springs, California) mengatakan kalau hal ini sesungguhnya tak perlu terjadi. Testpack kehamilan sangat bisa dipercaya. Apalagi kalau alat tes tersebut menunjukkan hasil positif. Testpack bekerja dengan cara mendeteksi hormon hCG yang dilepaskan oleh tubuh setelah sel telur yang dibuahi tertanam dalam uterus. Hormon hCG inilah yang hadir hanya saat kehamilan terjadi. Jika hasil testpack positif, maka Anda benar-benar dalam keadaan hamil.

     

    2. Begitu testpack kehamilan berkata positif, banyak wanita yang berpikir kreatif. Mereka memberitahukan hal tersebut pada suami dengan kejutan romantis nan komunikatif.

    Selamat, kamu akan jadi Ayah! - via motherblog.co.kr
    Selamat, kamu akan jadi Ayah! via motherblog.co.kr

    Kebanyakan wanita yang mendapat hasil positif pada testpack kehamilan, tidak mengalami kesulitan memberikan kabar tersebut pada suaminya. Ini karena sebanyak 46% wanita dalam survei babycenter.com, sedang bersama pasangannya saat mendapati hasil tersebut. Pendekatan langsung dengan kata-kata “Sayang, aku hamil!” atau mengirim sms kepada suami yang sedang di kantor adalah cara yang lumrah dilakukan.

    Tapi, tak sedikit juga wanita yang menggunakan cara-cara kreatif. Cara ini sengaja digunakan untuk memberi kejutan pada sang suami. Ada yang menulis puisi yang berisi pernyataan kehamilan, membungkus testpack kehamilan menjadi buket bertuliskan “Selamat! Anda akan menjadi ayah!”, hingga mengirim foto testpack via email atau ponsel.

    Yang sudah memiliki anak dari kehamilan sebelumnya pun, tidak ketinggalan. Ada yang menyuruh anak pertama memegang testpack kehamilan lalu meminta suami menggantikan popok si anak pertama atau membeli kaus untuk anak sebelumnya yang bertuliskan “I’m the Big Sister/Brother!”. Menarik, bukan? Kenapa tidak mencobanya? Justru ini adalah langkah awal untuk kehamilan yang bahagia, lho!

     

    3. Jika testpack berkata negatif, bukan berarti Anda harus berkecil hati. Pengujian kedua kalinya bisa jadi membawa kabar yang lebih menggembirakan hati.

    Hasil negatif bukan masalah - via conceiveeasy.com
    Hasil negatif bukan masalah via conceiveeasy.com

    Banyak wanita yang mendapatkan hasil negatif dari testpack kehamilan pertamanya. Tapi ini adalah hal yang wajar dan bukan permasalahan besar yang seharusnya Anda pikirkan. Menurut Sunaina, hasil negatif pada testpack kurang bisa dipercaya dibandingkan dengan hasil positifnya. Hasil negatif bisa saja terjadi karena kadar hormon hCG belum cukup tinggi untuk dideteksi.

    Ada pula yang dikenal dengan hasil negatif palsu. Ini terjadi jika Anda melakukan tes kehamilan terlalu dini. Di lain sisi, beberapa wanita juga bisa mengalami kehamilan tanpa kenaikan kadar hCG yang tinggi. Untuk amannya, lakukan tes kehamilan seminggu (bahkan lebih) setelah menstruasi tidak kunjung datang. Menurut penelitian, ini adalah waktu terbaik penggunaan testpack kehamilan.

     

    4. Tidak ada salahnya menabung lebih sejak dini. Tes kehamilan nanti bisa jadi menuntut Anda untuk membeli lebih banyak testpack kehamilan lagi.

    Beli banyak untuk persediaan - via blogspot.com
    Beli banyak untuk persediaan via blogspot.com

    Beberapa wanita punya preferensi bermacam-macam untuk pembelian testpack kehamilan. Ada yang membeli testpack mahal dan bermerek karena menganggap yang murah kurang akurat. Ada juga yang membeli testpack dengan harga terjangkau dengan alasan hasilnya sama saja bila dibandingkan dengan yang mahal. Apapun itu, keduanya sepakat untuk membeli testpack dalam jumlah yang banyak. Selain lebih hemat, Anda pasti memerlukan lebih dari sekali tes untuk sekali kehamilan.

    Hal ini semakin diperkuat dengan survei yang mengatakan, sebanyak 34% wanita baru benar-benar hamil setelah minimal pengujian yang kedua. Bahkan, ada juga yang melakukan tes sebanyak lima kali dan baru percaya akan kehamilannya.

     

    5. Jika tak kunjung melihat hasil positif, hanya ada satu cara untuk mewujudkannya. Teruslah merencanakan kehamilan sambil berkonsultasi pada dokter jika ada potensi kehamilan yang dipunya.

    Usaha terus, pasti momongan segera datang - via doctoroz.com
    Usaha terus, pasti momongan segera datang via doctoroz.com

    Jika Anda terus-menerus menggunakan testpack kehamilan tanpa membuahkan hasil, Anda tidak sendiri kok! 2/3 wanita dalam survey pun mengalami hal yang sama. Mereka sadar kalau kehamilan perlu waktu sampai hasilnya benar-benar positif. Sebanyak 85% wanita malah perlu waktu satu tahun setelah terus-menerus mencoba berhubungan seksual dan menemui tanda positif pada testpack.

    Di antara wanita-wanita yang ikut dalam survei babycenter.com, beberapa di antaranya bahkan ada yang mengalami keguguran dan juga perawatan kesuburan. Oleh karenanya, konsultasi pada dokter juga diperlukan untuk mengetahui apakah ada potensi atau bahaya pada organ reproduksi Anda. Terlebih jika Anda sudah rajin berusaha dan tidak menggunakan alat kontrasepsi apapun.

     

    Demikianlah 5 fakta unik tentang penggunaan testpack kehamilan di dunia. Untuk Ledis, jika menginginkan hasil terbaik pada testpack, lakukanlah apapun yang terbaik untuk kehamilan. Misalnya mengkonsumsi vitamin prenatal, lebih sering berhubungan seksual, menandai waktu ovulasi, turunkan berat badan, hingga menjauhi alkohol, kafein, dan stres. Ini sah-sah saja untuk dilakukan, kok!

    Namun, pastikan jangan sampai usaha ini menyiksa fisik dan mental Anda serta pasangan. Rileks dan berbagilah dengan sahabat atau orangtua yang lebih berpengalaman agar dapat menyerap ilmunya. Jika perlu, jangan takut menemui dokter ya demi positifnya testpack kehamilan Anda. Selamat mencoba, Ledis!

  • Mudahnya Tes Kehamilan dari Rumah dengan Testpack

    Mudahnya Tes Kehamilan dari Rumah dengan Testpack

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Sudah pernah mendengar istilah testpack? Pasti pernah, ya! Selama bertahun-tahun, testpack telah menjadi andalan pasangan suami istri di seluruh dunia. Apalagi kalau bukan untuk tes kehamilan.

    Bayangkan! Hanya dengan air seni saja, kita dapat merasakan akuratnya testpack dalam memprediksi kehamilan. Alat ini pun mudah ditemukan di mana saja dan harganya tidak berat di kantong! Dengan cara ini, Anda dan suami tak perlu lagi jauh-jauh ke klinik untuk mengetahui apakah ada bayi yang sedang menghuni perut Anda.

     

    Tanpa Perlu Merogoh Kocek Lebih Dalam, Pakailah Tespack Untuk Tes Kehamilan. Selain Murah, Penggunaannya Mudah dan Bisa Dilakukan dari Rumah!

    Sebenarnya, bagaimana sih cara kerja testpack? Bagaimana alat tes kehamilan ini dapat begitu akurat, efektif, dan sensitif dalam memprediksi kehamilan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, yuk kita simak poin-poin berikut ini!

     

    Testpack bekerja untuk mendeteksi hormon human chorionic gonadotropin dalam urin. Hormon ini yang kelak akan tinggal di plasenta dan tertanam dalam rahim Anda.

    Banyak wanita tersenyum karena manfaat testpack - via wordpress.com
    Testpack yang mendeteksi hCG menunjukkan hasil positif via wordpress.com

    Testpack dapat memberi informasi kehamilan Anda dengan mendeteksi hormon yang disebut human chorionic gonadotropin (hCG) dalam urin wanita. hCG diproduksi oleh sel yang nantinya akan berkembang menjadi plasenta. Hormon tersebut akan masuk dalam aliran darah ketika sel telur yang telah dibuahi, mulai tertanam di lapisan rahim Anda. Masuknya hormon ke dalam darah terjadi paling cepat 6 hari setelah proses pembuahan.

    Jumlah hCG dalam tubuh kemudian meningkat dengan pesat selama beberapa minggu ke depan. Bahkan, jumlahnya bisa dua kali lipat per 2 hari atau lebih. Ketika hormon ini terdeteksi dalam urin, testpack akan menampilkan hasil positif. Pada testpack yang lebih canggih lagi, usia kandungan Anda malah bisa diperkirakan.

     

    Testpack bisa Anda gunakan lima hari sebelum menstruasi. Jika hasilnya masih negatif, tes kehamilan bisa dilakukan lagi saat siklus menstruasi belum juga ditemui.

    Jika hasil negatif, masih bisa mencoba lagi - via nemalababaklopoty.com
    Jika hasil negatif, masih bisa mencoba lagi via nemalababaklopoty.com

    Beberapa testpack mengklaim kalau mereka cukup sensitif dalam tes kehamilan dan sanggup memberikan hasil positif paling cepat lima hari sebelum perkiraan siklus Anda selanjutnya. Kenapa lima hari sebelum siklus selanjutnya? Ini karena beberapa wanita mulai menghasilkan hCG yang cukup untuk kehamilan di masa itu. Jika tes kehamilan dilakukan pada masa ini, dijamin Anda akan melihat testpack anda positif.

    Namun jika hasil testpack masih negatif, Anda tidak perlu khawatir. Masih ada waktu untuk menunggu dan melakukan tes kehamilan lagi saat menstruasi Anda tak muncul. Kebanyakan alat testpack memberi klaim sebesar 99% akurat, bahkan lebih ketika Anda menggunakan alat tersebut saat menstruasi tidak datang di saat yang seharusnya.

    Namun, Anda juga masih bisa menggunakan alat ini seminggu setelah menstruasi tidak datang pada waktunya. Para peneliti menyebutkan kalau melakukan tes kehamilan di masa ini, juga bisa memberi hasil yang akurat.

     

    Cara penggunaan testpack yang tepat akan memberikan hasil akurat. Jika langkah-langkah berikut yang diperbuat, yakinlah kehamilan sudah dekat!

    Pakai yang benar, hasilnya juga benar - via newbornbaby.com
    Pakai yang benar, hasilnya juga benar via newbornbaby.com

    Kini, banyak produk tes kehamilan yang beredar di pasar. Mereka hadir dengan fitur dan teknologi baru yang tidak kalah canggih. Agar Anda dapat mengetahui tingkat sensitivitas dari testpack, bacalah informasi dari kemasannya. Biasanya, kemasan testpack mencantumkan tingkat konsentrasi terendah hCG dalam satuan milli-International Units per milimeter (mIU/ml) yang bisa dideteksi. Misalnya, alat tes yang mengklaim dapat mendeteksi hCG pada 20 mIU/ml seharusnya lebih sensitif daripada yang 50 mIU/ml. Semakin kecil angka yang ditunjukkan, maka semakin sensitiflah ia dalam tes kehamilan.

    Sebelum menggunakan testpack, pertama-tama cek dahulu tanggal kadaluarsa alat pada kemasan. Apalagi kalau Anda tidak menggunakan testpack yang baru dibeli. Testpack yang disimpan mungkin saja belum kadaluarsa, tapi ia bisa menjadi lembab dan terkena panas. Akibatnya, kualitasnya menurun dan kurang sensitif untuk mendeteksi kehamilan. Segera ganti testpack dan belilah yang baru!

    Setelah itu, mulailah melakukan tes kehamilan. Untuk hasil yang paling baik, gunakan testpack di pagi hari. Ini karena urin senantiasa terkonsentrasi di saat itu. Pastikan telah membaca petunjuk pemakaian pada kemasan secara seksama, sebab setiap merek punya panduan yang berbeda-beda. Ada merek yang menyarankan Anda untuk menampung urin dan meneteskan sedikit saja pada testpack. Ada pula yang memperbolehkan Anda untuk buang air kecil langsung di atas alatnya. Ada juga yang tidak melarang Anda untuk melakukan kedua cara tersebut.

    Masing-masing merek punya cara berbeda untuk menunjukkan hasil tes kehamilan. Ada yang menunjukkan garis berwarna biru atau pink, ada yang menggunakan simbol plus dan minus, bahkan yang paling canggih adalah dengan menggunakan audio/kata (biasanya testpack digital).

    Sedangkan untuk menunjukkan hasil tes valid, kebanyakan merek punya indikator kontrol berupa dua garis atau simbol. Anda perlu waktu selama 10 menit untuk melihat hasil tes kehamilan sekaligus indikator kontrolnya. Jika indikator tersebut tidak muncul dengan benar, ada kemungkinan testpack rusak. Anda bisa menghubungi produsen untuk melakukan komplain atau menghubungi nomor telepon bebas pulsa perusahaan testpack.

     

    Jika Anda sudah menggunakan testpack dan menemukan hasil negatif atau positif tapi garisnya samar-samar, tunggulah beberapa hari atau minggu. Anda dapat mencoba tes kehamilan lagi saat menstruasi tidak datang. Kasus seperti ini mungkin saja disebabkan karena ovulasi datang terlambat dari biasanya.

    Kalau mendapati satu kali hasil negatif, jangan menyerah begitu saja. Ini tidak selalu berarti tidak hamil. Jumlah hCG yang diproduksi setiap wanita berbeda-beda dan bervariasi pada setiap kehamilan. Jika Anda masih belum mendapatkan menstruasi dan alat tes tidak kunjung menunjukkan hasil positif, hubungi perusahaan testpack tersebut. Lebih baik lagi, jika Anda berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penjelasan jika ada potensi tertentu pada kehamilan. Selamat berusaha dan tetap semangat ya, Ledis!

  • Kehamilan Palsu, Penyebab dan Cara Mengatasinya!

    Kehamilan Palsu, Penyebab dan Cara Mengatasinya!

    Ledisia.comLedis, sudah pernah mendengar tentang kehamilan palsu? Banyak wanita yang merasakan mual dan lelah yang luar biasa, kemudian mengartikan itu sebagai pertanda kehamilan. Mereka telanjur senang dan memberitakan kabar gembira ke seluruh keluarga. Sayangnya, pertanda itu mendadak lenyap dan tak pernah muncul lagi. Inilah yang disebut dengan kehamilan palsu.

    Yang lain lagi merasakan gejala kehamilan yang sangat nyata dan bertahan sangat lama. Atas dasar tersebut, mereka sangat yakin kalau kehamilan telah datang. Mereka melalui waktu selama 9 bulan bahkan lebih. Faktanya, tidak ada bayi yang menghuni rahim mereka.

     

    Agar Kehamilan Palsu Tidak Menimpa, Tenangkan Pikiran Anda. Rasa Stres Bisa Hilang, Kesuburan Datang, dan Mendapat Momongan Tidak Akan Lama.

    Wah, jangan sampai hal ini terjadi pada Anda ya! Untuk itu, Anda harus tahu apa dan sebab musabab terjadinya kehamilan palsu sehingga kasus-kasus serupa tidak menimpa Anda. Berikut ini adalah ringkasan tentang kehamilan palsu yang berhasil Ledisia himpun untuk Anda.

     

    Kehamilan palsu dapat menyerupai gejala kehamilan yang nyata. Terhentinya menstruasi dan payudara yang membesar menjadi pertanda yang dapat dilihat oleh mata.

    Payudara membesar juga gejala kehamilan palsu - via staticflickr.com
    Payudara membesar juga gejala kehamilan palsu via staticflickr.com

    Pseudocyesis atau kehamilan palsu adalah fenomena yang saat ini sudah sangat jarang terjadi. Penderita gejala ini akan mendapati dirinya berhenti menstruasi di masa yang seharusnya. Selain itu, ia juga memiliki perut buncit layaknya ibu hamil. Sayangnya buncit di sini bukan karena bayi yang hidup di dalamnya, melainkan karena adanya sekumpulan gas yang berdiam dalam perut.

    Menurut Norman Duerbeck (dokter kandungan beresiko tinggi pada Sharp Mary Birch Hospital, San Diego), kehamilan palsu juga bisa ditandai dengan kenaikan level hormon dan payudara yang membesar (bahkan dapat melepaskan kolostrum). Yang lainnya lagi, mengalami komplikasi kesehatan yang berhubungan dengan kehamilan. Salah satunya, preeklampsia (sindrom tekanan darah tinggi yang biasa terjadi pada ibu hamil). Kontraksi pun bisa terjadi kalau kehamilan palsu datang.

     

    Kehamilan palsu bisa disebabkan karena tak stabilnya kondisi mental. Misalnya, trauma atas keguguran yang berulang dan kematian pasangan di masa lampau.

    Mental terganggu karena trauma - via tinybuddha.com
    Mental terganggu karena trauma via tinybuddha.com

    Dalam beberapa kasus, kondisi kesehatan mental dan fisik dapat menyebabkan kehamilan palsu. Mungkin kedengarannya aneh, apalagi jika kondisi tersebut tidak ada sangkut pautnya langsung dengan kerja organ reproduksi. Tapi, beberapa kasus telah membuktikan demikian. Contohnya, tumor ovarium dan depresi berat yang sanggup meningkatkan kadar hormon dan menyebabkan periode bulanan terhenti.

    Beberapa kasus lainnya lagi, menunjukkan kalau penyebab kehamilan palsu begitu psikosomatik. Psikosomatik adalah penyakit fisik yang dapat disebabkan oleh adanya gangguan-gangguan psikis. Dalam hal ini, keadaan mental juga dapat mempengaruhi hadirnya kehamilan palsu. Misalnya, seorang wanita ingin sekali hamil sehingga otaknya menciptakan perubahan pada tubuh. Sayangnya, keinginan tersebut didasari oleh trauma akan keguguran yang telah berulang kali datang atau karena kematian pasangan. Keadaan ini membuat wanita sulit menerima kenyataan kalau kehamilan tidaklah nyata.

     

    Untuk menghindari kehamilan palsu, pikiran tenang adalah kuncinya. Buatlah pikiran santai, maka tubuh pun akan mencapai tingkat terbaik kesuburannya.

    Rileks agar cepat hamil - via sayidaty.net
    Rileks agar cepat hamil via sayidaty.net

    Dari kasus kehamilan palsu, kita dapat mempelajari bahwa tubuh dan pikiran terhubung sangat kuat. Hubungan keduanya berbanding lurus. Jika otak kita selalu berpikiran positif, maka tubuh pun akan menerima sugesti positifnya juga. Maka, selalu berpikiran tenang dan positiflah selama merencanakan kehamilan. Buat tubuh Anda rileks sehingga Anda pun dapat menikmati setiap proses perencanaan kehamilan. Maka, kesuburan terbaik untuk kehamilan tidak akan pergi menjauh.

    Dengan pikiran positif dan tenang, percayalah kehamilan tinggal satu langkah lagi! Semangat, ya!

  • 8 Cara Agar Anda dan Suami Tak Malas Berhubungan Seksual Untuk Kehamilan

    8 Cara Agar Anda dan Suami Tak Malas Berhubungan Seksual Untuk Kehamilan

    Ledisia.com – Ledis, salah satu syarat agar Anda dan suami cepat mendapatkan momongan adalah rutin berhubungan. Hubungan seksual yang terbilang rajin akan memungkinkan Anda untuk menggempur seluruh masa subur dalam siklus bulanan. Peluang kehamilan pun bisa jadi lebih besar lagi jika hubungan seksual lebih sering dilakukan.

    Sayangnya, ada saja alasan yang kerap membuat pasangan suami istri malas berhubungan seksual untuk kehamilan. Mulai dari rasa bosan, tidak mengalami klimaks, tidak percaya diri, hingga hasrat seksual yang tidak ada. Jika sudah begini, bagaimana Anda bisa segera mendapatkan momongan?

     

    Dengan 8 Cara Sederhana Ini, Anda Tak Akan Malas Berhubungan Seksual Lagi!

    Namun, Anda tak perlu khawatir! Kini, Ledisia hadir membagikan 8 cara berikut supaya Anda dan suami tak malas lagi melakukan hubungan seksual untuk kehamilan. Apa saja itu dan bagaimana caranya? Yuk, kita simak baik-baik!

     

    1. Agar tak malas berhubungan, buatlah variasi posisi, waktu, dan tempat dengan pasangan. Hubungan yang telah dijadwalkan pun tidak akan pernah terasa membosankan.

    Tertarik menaruh bunga pada ranjang untuk variasi? - via india-forums.com
    Tertarik menaruh bunga pada ranjang untuk variasi? via india-forums.com

    Ketika Anda dan suami sudah bertekad bulat untuk memiliki momongan, berbagai rencana telah dipersiapkan secara matang. Salah satunya adalah penjadwalan berhubungan seksual untuk kehamilan. Tapi saking seringnya hubungan seksual dilakukan, Anda atau suami mulai merasa bosan. Jadwal berhubungan seksual untuk kehamilan kemudian diabaikan.

    Menurut Beverly Whipple, Ph. D., R. N., FAAN, profesor Emerita di Rutgers University College of Nursing di Newark, New Jersey, kebosanan itu bisa terjadi karena kurangnya pengalaman baru selama berhubungan seksual untuk kehamilan. Maka yang Anda butuhkan adalah aksi-aksi spontan di luar kebiasaan. Misalnya mengganti tempat, waktu, dan posisi selama berhubungan seksual.

    Cobalah tinggalkan kamar tidur dan berganti ke kamar tamu, lantai dapur, atau meja. Berhubungan seksual untuk kehamilan juga bisa dilakukan di sana. Coba juga posisi seks dan waktu yang berbeda. Kadang, Anda sudah merasa lelah di malam hari karena bekerja. Berhubungan seksual untuk kehamilan di waktu pagi, sah-sah saja dilakukan. Bila perlu, tambahkan aromaterapi atau gunakan pijatan dengan minyak pada suami sebagai perangsang.

     

    2. Jika hasrat seksual sedang rendah-rendahnya, rehat saja sementara waktu. Ketika akan memulainya lagi, semangat kembali meningkat untuk diajak merencanakan kehamilan.

    Rehat sejenak agar gairah kembali - via newlovewallpapers.com
    Rehat sejenak agar gairah kembali via newlovewallpapers.com

    Turunnya hasrat berhubungan seksual untuk kehamilan, kerap sekali terjadi pada wanita. Pada awalnya, berhubungan seksual adalah kebutuhan yang ingin Anda lakukan. Lama-kelamaan, ini menjadi kewajiban yang semakin membebani pikiran. Anda tak lagi melakukannya dengan perasaan senang. Hal ini akan semakin parah lagi jika suami Anda mengalami kesulitan ereksi saat berhubungan seksual. Kalau kejadian ini selalu terjadi setiap konsepsi, pria mana yang tidak merasa malas, minder, dan berkurang semangatnya?

    Untuk mengatasinya, cobalah tidak berhubungan seksual sama sekali di masa subur. Rehatlah sejenak dari segala kegiatan berbau hubungan seksual. Biasanya setelah menahan hasrat seksual, Anda dan suami akan mulai berkeinginan untuk berhubungan seksual lagi. Semangat pun kembali berkembang.

    Cara lainnya adalah duduk saling berhadap-hadapan dengan suami. Ambil napas dalam-dalam dan samakan ritme napas Anda dengan suami. Anda dan suami akan merasakan rileks dan terhubung karena samanya ritme napas. Dalam beberapa menit, Anda dan suami pun memiliki keinginan berhubungan seksual.

     

    3. Buang saja rasa khawatir Anda bila tidak mengalami orgasme! Sesungguhnya, kehamilan yang sukses tak melulu membutuhkan kehadiran orgasme.

    Rileks saja - via blogspot.com
    Rileks saja via blogspot.com

    Sebenarnya, wanita tidak perlu mengalami klimaks supaya bisa hamil. Sebaliknya, berpikirlah santai dan rileks supaya bisa menikmati sensasi berhubungan seksual. Bila pikiran rileks, tubuh pun akan melepaskan bahan kimia yang baik untuk kehamilan.

    Jika tetap ingin orgasme, sampaikan saja pada suami tentang keinginan ini. Cari tahu cara mencapai orgasme lewat berbagai sumber dan bagilah infonya dengan suami di saat-saat santai. Bukan pada saat berhubungan seksual. Jangan gunakan pernyataan seperti “Kamu harus begini”, “Aku ingin kamu melakukan ini”, dan semacamnya ya! Tetap sampaikan permintaan secara netral agar suami Anda tidak kehilangan semangat dalam sekejap.

     

    4. Rasa stres harus bisa Anda jauhi dan kendalikan. Jika ini tidak dipatuhi, pelumas Anda bisa berkurang dan hubungan seksual tak lagi nyaman.

    Beralihlah dari antihistamin - via girlishh.com
    Beralihlah dari antihistamin via girlishh.com

    Jika Anda merasa stres, tertekan, atau tidak mood untuk melakukan hubungan seksual, vagina Anda akan mengering. Bila ini terjadi, pelumas yang berfungsi untuk hubungan seksual bisa hilang dan konsepsi pun akan terasa kurang nyaman. Di sisi lain, kurangnya pelumas bisa juga disebabkan karena faktor hormon. Mereka yang berusia 30 akhir dan 40 awal, biasanya akan berkurang kadar estrogennya. Akibatnya, vagina mengering. Juga, coba cek lagi apakah Anda sedang mengkonsumsi obat yang mengandung antihistamin. Penggunaan antihistamin dapat menekan produksi tubuh dari cairan, baik cairan pada hidung maupun vagina.

    Solusinya, lakukanlah hubungan seksual lebih sering lagi. Menurut Beverly Whipple, perempuan berusia 40 tahun yang berhubungan seks sebanyak 1-2 kali dalam seminggu akan memiliki estrogen yang beredar 2 kali banyak, dibandingkan mereka yang hanya sekali-kali berhubungan atau tidak sama sekali. Untuk yang masih mengkonsumsi antihistamin, beralihlah ke obat yang berbeda. Jika diperlukan, mengambil pelumas buatan sah-sah saja dilakukan selama pelumas tersebut ramah terhadap sperma.

     

    5. Tidak ada manusia yang memiliki tubuh sempurna di dunia. Jangan biarkan diri Anda minder di hadapan suami dan sugestikan kalau tubuh Anda merupakan karunia.

    Ikut yoga agar bentuk tubuh lebih ideal - via cdn.blog.hu
    Ikut yoga agar bentuk tubuh lebih ideal via cdn.blog.hu

    Pernahkah Anda merasa kurang percaya diri dengan bentuk tubuh Anda, apalagi jika harus telanjang di depan suami? Mungkin ada bagian yang menurut Anda terlalu kecil, besar, tidak proporsional, dan sebagainya? Lalu, apakah suami akan tertarik untuk berhubungan seksual jika kondisinya demikian?

    Mulai sekarang, buang jauh-jauh bayangan buruk tersebut! Sugestikan diri Anda dengan hal-hal yang positif. Misalnya, bayangkan saja kalau Anda adalah sosok wanita yang cantik dan bawalah imajinasi itu ke dalam hubungan seks. Setelah itu, Anda akan merasa peraya diri dan energi sempurna akan terpancar. Masih belum puas? Ikuti saja kelas-kelas yoga, fitnes, aerobik, body languange, atau olahraga lainnya!

     

    6. Terlalu mengedepankan waktu tepat untuk berhubungan, juga bisa jadi kendala. Alangkah baiknya jika Anda dan pasangan tetap bekerja serta menjernihkan pikiran bersama.

    Kehamilan perlu kerja sama suami istri - via cloudfront.net
    Kehamilan perlu kerja sama suami istri via cloudfront.net

    Kadang kala, Anda bisa dibikin sangat stres gara-gara memikirkan: “Apakah ini saat yang tepat untuk melakukan hubungan seksual?”, “Apakah jika saya melakukan hubungan seksual saat ini, kehamilan akan datang dengan sukses?”, dan pertanyaan-pertanyaan lainnya. Sebenarnya, pertanyaan tersebut tidak perlu mendominasi otak Anda. Tahukah Anda kalau organ seks yang paling penting dalam tubuh adalah otak? Ya. Otak memiliki peran untuk menstimulasi tubuh, termasuk dalam perihal kehamilan. Jika otak Anda berpikir positif untuk kehamilan, maka hasilnya akan berkata positif pula.

    Anda dan pasangan sejatinya dituntut kompak dan jangan saling menyalahkan jika kehamilan belum tiba. Ingat! Anda dan suami adalah satu tim yang harus bekerja sama. Salah satu wujud kerja samanya, ya tentu saja lewat hubungan seksual yang rutin. Lewat hubungan yang rutin inilah, masing-masing akan merasakan keintiman dan sentuhan yang dapat membuang jauh perasaan stres.

     

    7. Memang tidak enak rasanya jika pasangan tak mampu mencapai klimaks. Tapi jika Anda mampu menyiasati, berhubungan seksual untuk kehamilan tak akan menjadi beban lagi.

    Jauhi alkohol agar tidak bermasalah dalam klimaks - via dailymail.co.uk
    Jauhi alkohol agar tidak bermasalah dalam klimaks via dailymail.co.uk

    Beberapa pria mengalami kasus tak bisa mencapai klimaks karena sulitnya ejakulasi. Penyebabnya pun bermacam-macam. Ada yang karena memang menderita masalah seksual, efek masturbasi, atau karena penggunaan alkohol dan obat-obatan tertentu (termasuk antidepresan).

    Dennis P. Sugrue, Ph. D. (profesor klinis psikiatri University of Michigan Medical School) menyarankan agar pasangan Anda menunjukkan bagaimana caranya melakukan masturbasi. Maka Anda akan melihat apa yang suami suka. Cara lainnya, tekan jari Anda pada area di belakang dasar skrotum. Di sanalah letak kelenjar prostat yang mampu membangkitkan gairah berhubungan seksual. Dan yang paling penting adalah tetap santai dan rileks agar bisa menikmati hubungan.

     

    8. Klimaks yang datang terlalu cepat pun akan terasa tidak menyenangkan. Ajak saja si suami untuk mengambil napas dan rileks sementara waktu.

    Untuk suami, ambillah napas sementara waktu - via shoppingdelpaseo.com.b
    Untuk suami, ambillah napas sementara waktu via shoppingdelpaseo.com

    Kadang-kadang, klimaks pada suami datang terlalu cepat. Meskipun ini tidak akan membuat Anda terluka, tapi datangnya klimaks terlalu dini bisa kurang menyenangkan bagi Anda maupun suami. Karenanya, praktekkanlah metode start and stop. Ketika klimaks terjadi, suruhlah suami tahan sebentar dengan mengambil napas yang rileks.

     

    Setelah membaca artikel ini, apakah Anda masih saja malas berhubungan seksual untuk kehamilan? Ayolah, segera bergegas! Daripada masa subur Anda hanya dibuang sia-sia, ajak suami lebih rutin berhubungan seksual. Dengan demikian, masa subur dapat digempur dan peluang kehamilan Anda pun semakin tinggi. Selamat mencoba!

  • 4 Jenis Lendir Serviks yang Harus Anda Kenali Saat Merencanakan Kehamilan

    4 Jenis Lendir Serviks yang Harus Anda Kenali Saat Merencanakan Kehamilan

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Mengamati perkembangan lendir serviks merupakan salah satu syarat merencanakan kehamilan. Lewat pengamatan tersebut, Anda akan tahu lendir mana yang tepat untuk rencana kehamilan dan lendir mana yang tidak. Sebab, lendir serviks akan menentukan masa-masa subur dan waktu berhubungan yang tepat.

    Sayangnya sepanjang siklus wanita, ada macam-macam lendir serviks yang muncul dan keluar dari vagina. Lendir yang keluar memiliki tekstur, kekentalan, dan warna yang berbeda-beda. Tak jarang, Anda bingung mengatasi perbedaan tersebut. Bahkan tidak tahu sama sekali perbedaannya. Akibatnya, Anda dan suami asal saja melakukan hubungan suami istri dan kehamilan jadi lebih sulit datangnya.

     

    Dengan Mengetahui Perbedaan 4 Lendir Serviks Ini, Waktu Berhubungan Seksual Mudah Diketahui. Masa Subur Bisa Diprediksi, Kehamilan Pun Hadir Secara Pasti

    Mulai sekarang, Anda tak usah ragu lagi. Berikut ini adalah empat perbedaan lendir serviks yang mungkin Anda alami selama satu siklus. Yuk, kita simak!

     

    1. Jangan coba-coba spekulasi kalau lendir yang ditemui lengket seperti nasi. Sperma tidak akan bisa bergerak dan pembuahan lebih sulit terjadi dengan kondisi seperti ini.

    Lendir serviks yang lengket - via promum.ru
    Lendir serviks yang lengket via promum.ru

    Jika di pagi hari, Anda menemui lendir serviks yang lengket dan bentuknya mirip seperti beras ketan atau nasi yang lengket, jangan coba-coba spekulasi! Anda dan suami bisa saja melakukan hubungan seksual pada masa itu. Namun hasilnya akan nihil. Ini karena lendir lengket tersebut merupakan kendir yang paling tidak subur.

    Lendir ini bisa dikatakan paling tidak subur karena tekstur cairannya yang sangat tebal. Saking tebalnya, bahkan hampir menyerupai kekentalan pasta gigi atau lem. Tentu saja sperma tidak akan mudah berenang dalam cairan yang kekentalannya ekstrim seperti itu. Malahan, sperma akan terjebak di dalamnya dan ikut terbuang keluar saat lendir tersebut juga keluar dari vagina.

     

    2. Kadang-kadang, lendir serviks seperti krim lotion saat disentuh. Kalau seperti ini, tidak melakukan hubungan seksual dengan suami adalah aturan yang perlu dipegang teguh.

    Lendir serviks yang teksturnya seperti lotion - via mynfp.net
    Lendir serviks yang teksturnya seperti lotion saat digosok via mynfp.net

    Pernah mengalami lendir serviks yang teksturnya seperti krim? Jika iya, tekstur inilah yang dianggap kurang subur untuk rencana kehamilan. Lendir ini sangat membatasi kerja sperma dengan tingkat kekentalan yang terlalu tinggi. Ciri-cirinya adalah warnanya putih mutiara atau bisa juga kuning krem. Jika dipegang, lendir terasa tebal dan seperti lotion saat digosokkan pada jari.

     

    3. Tanpa sadar, celana dalam Anda basah seperti habis mengompol. Mungkin saja lendir serviks Anda berair dan mampu membuat kehamilan datang.

    Rasanya basah seperti air - via blogspot.com
    Rasanya basah seperti air via blogspot.com

    Jika Anda menemui lendir ini keluar dari vagina, Anda boleh tersenyum lega. Lendir ini merupakan salah satu lendir yang dianggap cukup baik untuk pembuahan sel telur. Ia memungkinkan sperma bergerak tanpa hambatan menuju serviks, meskipun tidak serta merta langsung membuat kehamilan yang efektif.

    Jika disentuh tangan, lendir ini hanya akan terasa berair, warnanya bening, basah, dan tidak kental. Saking tidak kentalnya, Anda bisa merasakan lendir ini menetes dan mengalir di sela-sela jari. Jika mengalaminya, Anda seakan-akan mengompol di celana dalam. Padahal itu bukan urin, melainkan lendir.

     

    4. Inilah yang seharusnya Anda nanti-nantikan. Lendir yang mirip putih telur mentah!

    Lendir seperti putih telur - via diaryofmuhammad.com
    Lendir seperti putih telur via diaryofmuhammad.com

    Setelah sempat mengalami ketiga lendir serviks di atas, Anda pasti sudah pernah merasakan lendir yang ini pula! Ya, lendir serviks yang bentuknya mirip putih telur mentah. Lendir yang selama dikenal dunia medis dan masyarakat luas sebagai lendir paling subur untuk merencanakan kehamilan. Lendir ini memiliki kekentalan yang sempurna. Ia tidak terlalu tebal atau terlalu cair. Oleh karenanya, sperma mampu bergerak bebas dan berenang menuju serviks. Mirip seperti putih telur ayam mentah, lendir ini juga dapat meregang satu atau dua inchi tanpa putus di tengahnya.

     

    Bagaimana, Ledis? Sekarang sudah tahu bukan perbedaan-perbedaan lendir serviks yang sering muncul pada siklus Anda? Jika kehamilan adalah prioritas utama Ledis dan suami, jangan lupakan kehadiran lendir serviks yang berwujud seperti putih telur mentah. Amati terus perkembangan siklus Ledis hingga menemukan lendir ini dan rencanakan hubungan seksual sesegera mungkin. Dijamin, kehamilan yang dinanti-nantikan tidak akan terlewati.

    Selamat mencoba dan semoga berhasil mendapatkan momongan, ya!

  • 99% Efektif Rencakan Kehamilan dengan Alat Prediksi Ovulasi

    99% Efektif Rencakan Kehamilan dengan Alat Prediksi Ovulasi

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Bagaimana dengan rencana kehamilan Anda? Apakah masih sulit diwujudkan lantaran suami sering bepergian dalam jangka waktu lama? Atau apakah Anda selalu disibukkan dengan pekerjaan dan mengurus anak dari kehamilan terakhir? Pantas saja kalau rencana kehamilan belum jadi prioritas Anda.

    Kalau begitu, Anda tak perlu bersedih! Barangkali yang Anda butuhkan hanyalah alat prediksi ovulasi (ovulation predictor kits atau OPK). Konon katanya, alat ini 99% efektif mengidentifikasi masa subur. Artinya, Anda dan suami tidak perlu berhubungan seksual setiap hari. Dengan alat ini, masa ovulasi bisa diketahui seketika. Bila memang sudah dekat waktunya, bergegas saja melakukan hubungan suami istri!

     

    Dengan Menggunakan Alat Prediksi Ovulasi, Masa Subur Bisa Dideteksi. Kehamilan yang Dinanti Pasti Datang Sebentar Lagi!

    Anda sudah penasaran dengan alat prediksi ovulasi? Sudah tak sabar ingin mengetahui seluk beluknya? Yuk, simak poin-poin berikut ini!

     

    Di pasaran, tersedia dua macam alat prediksi ovulasi yang lazim dikenali. Yang satu berbasis urin, satunya lagi berbasis ludah.

    Alat prediksi urin yang original dan digital - via best3reviews.com
    Alat prediksi urin yang original dan digital via best3reviews.com

    Alat prediksi ovulasi tersedia dalam dua jenis. Pertama, adalah alat prediksi yang berbasis urin (Urine-based OPKs). Bentuk dan cara pakainya sangat mirip dengan test pack kehamilan. Ia terdeksi dalam bentuk stik atau digital. Kedua, alat prediksi berbasis ludah. Alat prediksi yang lebih canggih ini, akan mendeteksi ovulasi dari ludah dengan bantuan mikroskop portabel. Terkadang, mikroskop sudah disertakan dalam pembelian alat yang punya nama lain Salivary Ferning Kits ini.

     

    Cara kerja alat prediksi ovulasi sangat sederhana dan memudahkan Anda. Meskipun begitu, kemampuannya mendeteksi hormon tidak bisa dianggap sebelah mata.

    Alat prediksi berbasis ludah - via maerakluke.com
    Alat prediksi berbasis ludah via maerakluke.com

    Alat prediksi berbasis urin bekerja dengan menguji kenaikan hormon luteinizing lewat air seni. Kenaikan hormon biasanya terjadi 1-2 hari sebelum ovulasi tiba. Sebenarnya, hormon tersebut akan selalu ada dalam darah dan urin Anda. Hanya saja, kadarnya akan meningkat dua sampai lima kali lipat sebelum ovulasi. Karena itu, hasil positif baru akan didapat 12-48 jam sebelum sel telur dilepaskan dari folikel. Jadi, rencanakan hubungan seksual (atau inseminasi) selama jendela kesuburan tersebut supaya peluang hamil lebih maksimal.

    Sedangkan alat prediksi ovulasi berbasis ludah bekerja dengan melihat perubahan dalam air liur Anda. Jika Anda menempatkan ludah pada alat ini, liur tersebut akan mengering dan mengkristal dengan wujud pola pakis. Pola inilah yang akan dilihat lewat mikroskop portabel. Pola tersebut mengindikasikan bahwa Anda akan ovulasi dalam beberapa hari ke depan. Jadi, inilah waktu paling tepat untuk mencoba hamil.

     

    Supaya hasilnya akurat, pastikan Anda menggunakan alat prediksi dengan tepat. Misalnya, cara benar pemakaian alat dan waktu pengumpulan urin tak boleh telat.

    Juga, dilarang minum banyak air sebelum menguji - via weddingsutra.com
    Juga, dilarang minum banyak air sebelum menguji via weddingsutra.com

    Cara pakai alat prediksi ovulasi bisa bermacam-macam, tergantung dari mereknya. Ada yang meminta Anda untuk menampung air seni dalam wadah atau memegangnya langsung di bawah aliran air seni. Kemudian, garis berwarna akan muncul pada stik alat prediksi sebagai indikasi apakah hormon luteinizing pada tubuh tengah meningkat. Untuk alat prediksi ovulasi berbasis urin yang digital, Anda akan mendapatkan simbol wajah tersenyum yang menyatakan kalau sebentar lagi adalah masa paling subur.

    Supaya hasil prediksi tidak sia-sia, Anda harus mengumpulkan urin antara jam 10.00 – 20.00. Di antara jam tersebut, pukul 14.00 adalah waktu yang paling optimal. Selalu kumpulkan urin pada jam yang sama, setiap harinya. Jangan langsung menguji urin setelah bangun tidur dan kurangi jumlah cairan yang diminum sekitar dua jam sebelum menggunakan alat prediksi ovulasi. Kebanyakan cairan justru akan membuat urin menjadi encer dan kenaikan hormon semakin sulit dideteksi.

    Setelah menggunakan alat prediksi, bersabarlah hingga sepuluh menit. Ini karena pembacaan alat prediksi ovulasi yang paling akurat perlu waktu tunggu selama itu. Jika kurang atau lebih, hasilnya mungkin tak akurat. Membiarkan alat prediksi lebih dari sepuluh menit atau berhari-hari bahkan mampu memunculkan garis positif yang samar-samar terlihat. Padahal, hasil tersebut sudah kadaluarsa.

    Untuk alat prediksi berbasis ludah, bisa digunakan dengan menempatkan liur pada tutup yang bisa digeser. Anda bisa menggunakan jari untuk membubuhkan liur atau menjilat langsung. Lakukan hal ini di pagi hari, sebelum makan dan minum. Jangan terlalu banyak liur yang ditempatkan dan pastikan bebas gelembung udara. Setelahnya, tunggu sampai mengering. Ambil mikroskop portabel untuk melihat apakah ada pola pakis dari liur tadi. Bandingkan hasilnya dengan contoh pola dalam lembar instruksi pemakaian dan pastikan apakah Anda sedang dalam jendela kesuburan.

     

    Dengan kedua tipe alat prediksi tadi, Anda akan sangat terbantu untuk melihat kapan masa subur akan segera dimulai. Biasanya, masa subur terjadi tujuh belas hari sebelum siklus dimulai lagi. Ambil contoh, siklus Anda berlangsung selama 28 hari. Maka mulailah menguji pada hari ke 11 setelah hari pertama menstruasi Anda. Tetaplah menguji selama enam hari atau hingga alat prediksi menunjukkan hasil positif. Bila perlu, kenakan juga kalkulator ovulasi agar lebih yakin.

    Perlu Anda ketahui kalau alat prediksi ovulasi, khususnya yang berbasis urin akurat hingga 99%. Bisa dibilang alat ini merupakan metode rumahan terbaik, selama Anda tidak menggunakan obat kesuburan (seperti klomid) yang memicu produksi sel telur, dapat membuat tingkat keakuratan alat ini rancu. Segera konsultasikanlah hal ini pada dokter jika ingin menghentikan obat.

    Bagaimana, Ledis? Tertarik mencoba? Yuk, langsung menuju ke apotek untuk membelinya!

  • 5 Alasan Kenapa Perlu Menikmati Pijat untuk Kehamilan

    5 Alasan Kenapa Perlu Menikmati Pijat untuk Kehamilan

    Ledisia.comLedis, apakah Anda sering pergi ke gerai pijat atau refleksi? Pasti sangat menyenangkan sekali ya menikmati pijatan dari terapis, apalagi usai jam kantor. Rasa lelah karena menghadapi tugas dan deadline langsung hilang karena sentuhan tersebut. Belum lagi kalau tempat refleksi menyediakan aroma terapi yang menenangkan dan membuat kita terlelap.

    Tapi, tahukah Anda kalau pijatan tersebut juga punya fungsi lain? Fungsi pijat untuk kehamilan, misalnya. Lho? memang apa hubungannya antara pijatan dan kehamilan?

     

    Hanya Dengan 10 Menit Pijat, Kesuburan Anda Akan Meningkat Pesat. Stres Hilang, Kehamilan Pun Datang Lebih Cepat!

    Sebelum Anda menebak-nebak, berikut ini adalah 5 alasan mengapa Anda harus menikmati pijatan untuk kehamilan. Simak, ya!

     

    1. Pijatan dapat mengurangi rasa cemas. Ia juga akan membuang jauh-jauh rasa stres.

    Senyum karena dipijat - via coffscoasthc.com.au
    Senyum karena dipijat via coffscoasthc.com.au

    Sentuhan tangan pada tubuh dikenal dapat menurunkan tingkat kecemasan. Apalagi jika sentuhan tersebut diiringi tekanan-tekanan lembut dan dilakukan secara teratur. Penggunaan bahan pelicin dengan wangi dan kandungan khusus (misalnya lulur bengkoang atau body lotion yang mengandung teh hijau) juga mampu mehilangkan stres dan membuat kulit lebih terawat dan lembap.

    Maka tak mengherankan jika pijat atau refleksi yang kini marak di perkotaan, selalu dikunjungi oleh mereka-mereka yang ingin melepaskan tekanan dari pekerjaan atau tugas lainnya. Tak terkecuali Anda yang kadang merasa bosan, tertekan, dan cemas menunggu kehamilan tiba.

     

    2. Siapa sangka pijatan menambah peluang kehamilan? Dengan perasaan rileks yang ditimbulkan, organ reproduksi Anda justru bekerja lebih baik.

    Subur karena pijat - via aktual.com
    Subur karena pijat via aktual.com

    Sudah bukan rahasia lagi jika stres dan tertekan bisa mengganggu kehamilan. Oleh karenanya, stres harus dibuang jauh dari pikiran agar hormon dan sistem reproduksi yang mengirinya tidak bekerja kacau balau. Anda pasti tidak mau kan sel telur Anda (dan juga suami) berkurang kualitasnya karena merasa tidak bahagia bukan?

    Dengan memijat, stres akan hilang dan peluang kehamilan makin tinggi. Bahkan rasa senang, segar, dan rileks yang diakibatkannya bisa membuat kualitas sel telur Anda meningkat, lho! Sel telur Anda juga lebih subur dan mampu bekerja maksimal untuk pembuahan.

    Menurut studi yang dipublikasikan pada Januari 2004 oleh “International Journal of Neurosciences“, peneliti telah menguji sebanyak 36 orang dewasa untuk menikmati pemijatan. Hasilnya, orang-orang tersebut dapat menghilang rasa stresnya secara signifikan dalam waktu 10 menit saja!

    Dari penelitian tersebut, Anda tidak perlu makan waktu lama lagi jika ingin kualitas sel telur Anda lebih baik. Cukup luangkan waktu selama sepuluh menit saja di antara rutinitas Anda. Tak perlu pergi ke gerai pijat atau refleksi, Anda bisa melakukannya di rumah secara sederhana. Bahkan Anda bisa bergantian memijat dengan suami. Simpel, bukan?

     

    3. Apa lagi yang lebih menenangkan dan memanjakan daripada dipijat? Terlebih, jika Anda menikmatinya hingga tak sadar telah terlelap?

    Terlelap karena dipijat - via unica.ro
    Terlelap karena dipijat via unica.ro

    Bisakah Anda menggambarkan, apakah ada yang lebih menenangkan dan memanjakan dibanding berbaring dalam kain yang hangat, dengan iringan musik yang tenang, kemudian Anda memejamkan mata sambil menikmati pijatan dari ujung kepala hingga ujung kaki? Ya, cuma pijat jawabannya! Apalagi saat dipijat, tahu-tahu Anda tertidur. Waktu istirahat Anda pun semakin tercukupi untuk merencanakan kehamilan.

     

    4. Pemijatan adalah perawatan kesuburan yang lebih aman dibanding perawatan medis. Biaya pijat pun cenderung lebih terjangkau.

    Tidak perlu biaya tinggi - via blogspot.com
    Tidak perlu biaya tinggi via blogspot.com

    Berpikirlah dua kali sebelum Anda membuang-buang uang demi perawatan kesuburan yang sangat mahal, apalagi yang tidak bisa secara langsung mempengaruhi kondisi dan kualitas sperma atau sel telur. Ditambah lagi, perawatan tersebut menyarankan Anda untuk melalui proses medis. Mungkin saja akan ada efek samping pada tubuh atau emosi Anda bisa terkuras akibat perawatan tersebut.

    Memang pemijatan tidak serta merta mempengaruhi kualitas sel telur dan sperma. Namun, pemijatan lebih aman dan murah dibandingkan perawatan kesuburan yang juga tidak memberikan efek langsung pada organ reproduksi? Di samping itu, emosi Anda pun tak perlu terkuras karena usai dipijat, pikiran Anda kembali segar.

     

    5. Untuk apa ragu lagi? Kini, sudah ada terapis pijat yang sudah ahli dan berlisensi!

    Sudah ada yang berlisensi - via larepublica.co
    Sudah ada yang berlisensi via larepublica.co

    Jika masih meragukan kapabilitas tukang atau terapis pijat di sekitar Anda, silahkan meminta rekomendasi dari dokter atau perawat kepercayaan. Meskipun tidak memiliki latar belakang pada ilmu kedokteran atau medis, sekarang ini sudah ada terapis pijat yang memiliki lisensi. Beberapa dari mereka bahkan mendapatkan jadwal prakteknya pada puskesmas, klinik dokter, atau rumah sakit. Kenapa Anda masih saja ragu mencoba?

     

    Tunggu apalagi, Ledis? Masih pikir-pikir dengan manfaat pijat untuk kehamilan? Yuk, coba sekarang supaya bebas stres dan kehamilan sukses!

  • 7 Langkah Cermat dan Cerdas Mengisi Grafik Ovulasi

    7 Langkah Cermat dan Cerdas Mengisi Grafik Ovulasi

    Ledisia.com –  Hai, Ledis! Sudah membaca artikel Ledisia.com yang berjudul “Ingin Hamil Lebih Pasti? Kenali Lendir Serviks & Suhu Basal” ? Jika sudah, Anda pasti paham kalau lendir serviks dan suhu basal merupakan tanda pengenal waktu ovulasi. Jika ovulasi sudah diketahui waktunya, masa subur bisa langsung ditebak. Dengan begitu, hubungan seksual demi kehamilan dapat segera dilakukan.

    Untuk lebih afdolnya lagi, Anda wajib merekam waktu lendir serviks muncul dan kapan suhu basal Anda naik secara drastis. Caranya dengan membuat grafik ovulasi. Dengan grafik ini, pola siklus bisa dilacak dan dijadikan panduan untuk masa subur selanjutnya.

     

    Jangan Asal Mencatat Siklus Bulanan. Dengan Grafik Ovulasi Ini, Menentukan Hari Subur Anda Akan Lebih Akurat!

    Lalu, bagaimana sebenarnya wujud grafik ovulasi? Informasi apa saja yang perlu dibubuhkan ke dalamnya? Jika kedua pertanyaan ini ada dalam benak Anda, yuk kita saksikan contoh dan panduan berikut ini!

    Contoh grafik lendir serviks dan suhu basal - via babycenter.com
    Contoh grafik ovulasi via babycenter.com

     

    1. Sebelum memulai pencatatan, gandakanlah grafik ovulasi yang masih kosong. Setelah itu, Anda bisa mengisi detil tanggal pada bagian atas grafik.

    Melakukan pencatatan dengan grafik ovulasi memang tidak cukup hanya sekali. Anda perlu mencatat siklus paling tidak hingga tiga bulan lamanya. Pencatatan selama ini dilakukan demi memastikan kalau siklus Anda berjalan secara teratur dan rutin. Oleh karenanya, Anda perlu lebih dari satu lembar grafik ovulasi.

    Mulailah dengan mengisi bagian “dates covered” yaitu masa pencatatan grafik ovulasi dalam lembar tersebut. Biasanya, satu lembar grafik cukup digunakan untuk sebulan pencatatan. Jika ini adalah bulan pertama pencatatan, tulis angka 1 pada “cycle number“. Namun jika ini bukan yang pertama kalinya, tuliskan sesuai jumlah bulan Anda melakukan pencatatan.

    Di awal kolom, Anda akan menemui “cycle day” yang telah terisi angka. “Cycle day” ini dimulai dari hari pertama Anda mengalami menstruasi. Maka tanggal menstruasi pun bisa dituliskan di bawahnya, yaitu pada bagian “date” atau tanggal. Kemudian isilah “day of week” dengan hari terjadinya siklus Anda.

     

    2. Jika menemui tulisan “time“, isi saja dengan jam pengukuran suhu basal. Pastikan saat mengukur, Anda belum bangkit dari posisi tidur.

    Biasanya, di bawah tanggal siklus akan tertera kolom waktu. Waktu yang dimaksud pada grafik ovulasi adalah jam Anda melakukan pengukuran suhu basal dengan termometer basal. Tentunya, pengukuran ini harus dilakukan di pagi hari dan sebelum Anda bangkit dari posisi tidur/berbaring. Anda bahkan dilarang mengukur suhu basal pada posisi duduk di kasur demi keakuratan.

     

    3. Setelah mengisi kolom waktu, saatnya Anda membuat grafik. Caranya, sesuaikan suhu basal dan tanggal dengan membubuhkan tanda titik.

    Sekarang, Anda bisa mengisi bagian grafik ovulasinya. Gampang saja! Buatlah titik pada kolom yang bersesuaian dengan suhu (dalam satuan derajat Fahrenheit) dan tanggal pengukuran dilakukan. Setiap titik akan menunjukkan betapa tinggi atau rendahnya suhu basal. Semakin tinggi letak titiknya, semakin tinggi pula suhu basal tubuh Anda. Namun jika posisinya rendah, suhu basal juga sama rendahnya.

    Setelah pencatatan dilakukan selama berhari-hari, Anda bisa menghubungkan tanda titik tadi dengan garis. Dengan begitu, fluktuasi suhu basal selama siklus akan terlihat lebih jelas.

     

    4. Bila Anda menemukan gelombang yang cukup tinggi, di sekitar itulah terjadi ovulasi. Masa subur Anda pun telah dimulai 2-3 hari sebelum gelombang itu terjadi.

    Bila semua titik telah dihubungkan dan ditemui gelombang yang sangat tinggi, itu artinya ada kenaikan suhu basal yang sangat drastis pada tubuh. Inilah tanda kalau organ reproduksi Anda memasuki masa ovulasi. Maka, masa subur Anda terjadi pada dua atau tiga hari sebelum kenaikan suhu tersebut. Sangat disayangkan bila masa ini tidak digunakan untuk berhubungan seksual karena peluang hamil amat besar!

     

    5. Setelah Anda menemukan waktu ovulasi, hari sekitar gelombang tinggi harus diwarnai. Tujuannya agar Anda lebih peduli pada masa subur ini.

    Setelah Anda bisa membaca datangnya ovulasi dari grafik, jangan lupa warnai masa subur Anda. Minimal warnai dua hari, yaitu pada hari pertama ovulasi (suhu basal mulai naik tajam) dan sehari sebelumnya. Anda pun bisa menandai 2-3 hari sebelum ovulasi dengan warna lainnya, di mana masa itu juga dikenal subur untuk merencanakan kehamilan.

     

    6. Setelah paham cara membuat dan membaca grafik, jangan lupa beri keterangan lendir serviks. Cukup isikan kode untuk menggambarkan kondisi lendir pada kolom “CM type“.

    Kotak “CM type” (kepanjangan dari cervical mucus type atau tipe lendir serviks) merupakan bagian di mana Anda bisa menggambarkan kondisi lendir serviks yang Anda lihat. Idealnya lendir serviks dilihat di pagi hari, saat Anda buang air kecil di toilet. Tentunya, setelah mengukur suhu basal terlebih dahulu.

    Bagian ini cukup diisi dengan singkatan atau kode. Misalnya, P atau period. Kode ini menunjukkan kalau Anda sedang mengalami menstruasi, sehingga hanya darah yang keluar dari vagina Anda. Tapi kalau Anda isi dengan kode D atau dry, berarti vagina Anda bersih dan kering. Kondisi vagina yang kering memang wajar terjadi setelah menstruasi usai. Kalau ada menemui lendir yang serupa sticky rice (nasi lengket atau beras ketan), isi saja dengn kode S. Dan bila suatu hari Anda keputihan dengan cairan seperti putih telur mentah, ini artinya masa subur akan segera datang. Tuliskan kode E (egg white) sesegera mungkin!

     

    7. Inilah bagian terakhir dari grafiks ovulasi. Kolom “sex” yang akan memberi informasi kapan dilakukannya hubungan suami istri.

    Pada kolom ini, Anda tak perlu mengisi tanggal lagi. Cukup beri tanda silang atau centang pada hari dilakukannya hubungan seksual. Ini karena tanggal sudah tertera sebelum grafik dan Anda tinggal menyesuaikannya saja. Grafik ovulasi Anda pun selesai.

     

    Bagaimana, Ledis? Mudah sekali bukan mengisi dan membaca grafik ovulasi? Grafik ovulasi yang masih kosong ini bisa Anda dapatkan dari sejumlah sumber di internet dan gratis! Beberapa sumber mungkin memiliki format yang sedikit berbeda dengan contoh grafik ovulasi di atas. Namun informasi yang diisikan ke dalamnya, sama saja.

    Jadi kalau bukan sekarang, kapan lagi Ledis membuat grafik ovulasi? Tetap semangat untuk memiliki momongan ya, Ledis! Semoga berhasil!