Tag: ovulasi

  • Tak Kunjung Hamil? Kenalilah 4 Faktor Ini Dulu!

    Tak Kunjung Hamil? Kenalilah 4 Faktor Ini Dulu!

    Ledisia.com – Bagaimana perkembangan perencanaan kehamilan Anda? Sudahkah Anda menemui masa ovulasi atau bahkan terlambat menstruasi? Jika sudah, selamat buat Anda dan suami yang akan segera jadi orang tua. Tetap jaga kandungan, konsumsi makanan bernutrisi, dan hindari rokok serta alkohol.

    Tapi, bagi Anda yang belum, tak usah berkecil hati. Masih banyak kesempatan bisa diraih demi mendapatkan buah hati. Barangkali saja, sebentar lagi atau Tuhan sedang menciptakan kejutan terbaik di masa yang tepat! Kesempatan itu pasti akan selalu ada selama Anda dan suami senantiasa berusaha dan berdoa.

     

    Jangan Putus Asa Jika Momongan Tak Kunjung Hadir Dalam Keluarga, 4 Faktor Penyebab Inilah yang Perlu Dicermati Sekarang Juga!

    Bagi Ledis yang tak kunjung mendapatkan kabar gembira tersebut, tak perlu khawatir. Yang perlu dilakukan adalah pahami dahulu ke 4 faktor penyebab seseorang tak kunjung hamil. Jika faktor-faktor berikut ini sudah dipahami, Anda pun akan lebih mudah dan tepat memutuskan solusi mewujudkan impian memiliki momongan yang lucu dan sehat.

     

    1. Bukan berarti mengingatkan betapa tuanya Anda kini, tapi usia berpengaruh terhadap tingkat ovulasi.

    Bukan berarti mengingatkan betapa tuanya Ledis kini, namun mengenali usia diri sendiri berfungsi pula untuk mengerti tingkat ovulasi.
    Usia mempengaruhi tingkat kesuburan Anda  via huffpost.com

    Semakin tua usia Anda dan suami, maka akan semakin lama pula waktu yang diperlukan untuk mendapat kepastian mengandung. Ini dikarenakan tingkat kesuburan mulai menurun pada usia sekitar 30-an dan semakin turun lagi setelah usia 35 tahun.

    Tak hanya pada wanita saja, tingkat kesuburan suami juga bisa menurun meskipun tidak secepat wanita. Tingkat kesuburan pria akan menurun secara bertahap dalam jangka waktu tertentu. Biasanya ini terjadi pada usia yang lebih tua dibandingkan wanita atau istrinya.

     

    2. Memeriksakan dan mengetahui kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan pun perlu. Sebab, calon jabang bayi butuh ibu yang sehat untuk bertumbuh.

    Memeriksakan dan mengetahui kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan pun dianggap perlu. Bukankah nanti juga akan ada calon jabang bayi yang bersemayam sehat di tubuh yang sehat itu?
    Periksakan kondisi kesehatan anda via ww4.sinaimg.cn

    Jika Anda memiliki berat badan yang berlebih atau berpola makan buruk, ada kemungkinan Anda akan lebih sulit untuk hamil. Hormon-hormon wanita yang penting dalam hubungan seksual nanti justru akan tersimpan dalam lemak. Padahal hormon tersebut akan sangat dibutuhkan demi proses pembuahan nantinya. Begitu pun dengan suami, berat badan berlebih pun bisa mempengaruhi hormon. Hormon tersebut bisa terkonversi menjadi hormon wanita karena adanya kelebihan lemak atau berat badan.

    Begitu pun sebaliknya bila berat badan wanita terlalu rendah. Berat badan yang terlalu rendah atau kurus pada wanita rentan menyebabkan siklus menstruasi bulanan menjadi tidak teratur. Artinya, Anda akan sulit menentukan masa ovulasi atau masa subur. Siklus masa subur pun jelas akan menjadi rancu dan berantakan.

    Meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan (bukan hanya pada kesehatan organ reproduksi saja) sangat dianjurkan dan akan meningkatkan peluang Anda untuk hamil. Pada prakteknya nanti, kondisi tubuh secara keseluruhan pun akan bekerja sama dengan kerja organ reproduksi. Jika kondisi tubuh baik, maka organ reproduksi pun tak akan sulit diajak bekerjasama dan yang pasti akan menjadi ramah untuk kehamilan.

     

    3. Tak perlu takut mengunjungi dokter spesialis. Mungkin saja ada riwayat kesehatan reproduksi yang perlu dianalisis secara medis.

    ak perlu takut lagi mengunjungi dokter spesialis. Ledis mungkin saja tidak menyadari bahwa ada riwayat kesehatan reproduksi yang perlu dianalisis secara medis.
    Jangan takut mengunjungi dokter via www.wellnesswildflower.com

    Jika Anda memiliki riwayat masalah kesehatan reproduksi, entah itu dari keturunan orang tua atau tiba-tiba saja pernah mengalaminya di masa lampau, segera pergilah menemui dokter spesialis. Bisa jadi Anda akan lebih sulit hamil dan membutuhkan waktu lebih lama lagi untuk mengandung. Lamanya pun tak ada yang tahu.

    Dokter spesialis akan memeriksa dan memberikan analisis, entah itu lewat pemeriksaan sekejap atau pemeriksaan laboratoris, tergantung dari bagaimana kasus Anda. Dokter pun akan memberikan konsultasi perencanaan kehamilan sesuai ranah medis. Apakah Anda bisa segera memulai perencanaan itu ataukah harus menunda karena mengingat adanya potensi-potensi penyakit tertentu yang dianggap krisis.

     

    4. Memiliki momongan tanpa usaha keras itu mustahil. Seberapa sering Anda berhubungan seksual adalah salah satu kunci untuk berhasil.

    Memiliki momongan tanpa ada usaha keras, niscaya merupakan kemustahilan. Seberapa sering Ledis sering berhubungan seksual adalah salah satu kunci utama keberhasilan.
    Intensitas berhubungan seksual adalah salah satu kunci utama keberhasilan via cms.kienthuc.net.vn

    Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa cara terbaik untuk hamil adalah sering berhubungan seksual. Semakin sering Anda berhubungan seksual bersama suami, kemungkinan hamil pun akan mendekati kata positif. Masa-masa subur dalam sebulan pun dapat dimaksimalkan karena akan tergempur habis-habisan.

    Tentu saja, Anda juga mesti menanggalkan segalabentuk alat kontrasepsi. Beberapa alat kontrasepsi dapat dilepaskan atau dihentikan begitu saja. Ada pula yang harus melalui konsultasi atau pembedahan oleh dokter spesialis. Begitu perencanaan kehamilan sudah mantap, Anda dan suami dapat langsung berkonsultasi pada dokter untuk lepas dari alat-alat kontrasepsi selain kondom.

     

    Bagaimana? Apakah Ledis kini sudah lebih memahami sebab musabab tak kunjung mendapatkan kehamilan? Jika banyak menemui kejanggalan atau merasa sangat kesulitan, segera konsultasikan dengan dokter spesialis. Tetap semangat dan semoga segera mendapatkan momongan!

  • 4 Jenis Lendir Serviks yang Harus Anda Kenali Saat Merencanakan Kehamilan

    4 Jenis Lendir Serviks yang Harus Anda Kenali Saat Merencanakan Kehamilan

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Mengamati perkembangan lendir serviks merupakan salah satu syarat merencanakan kehamilan. Lewat pengamatan tersebut, Anda akan tahu lendir mana yang tepat untuk rencana kehamilan dan lendir mana yang tidak. Sebab, lendir serviks akan menentukan masa-masa subur dan waktu berhubungan yang tepat.

    Sayangnya sepanjang siklus wanita, ada macam-macam lendir serviks yang muncul dan keluar dari vagina. Lendir yang keluar memiliki tekstur, kekentalan, dan warna yang berbeda-beda. Tak jarang, Anda bingung mengatasi perbedaan tersebut. Bahkan tidak tahu sama sekali perbedaannya. Akibatnya, Anda dan suami asal saja melakukan hubungan suami istri dan kehamilan jadi lebih sulit datangnya.

     

    Dengan Mengetahui Perbedaan 4 Lendir Serviks Ini, Waktu Berhubungan Seksual Mudah Diketahui. Masa Subur Bisa Diprediksi, Kehamilan Pun Hadir Secara Pasti

    Mulai sekarang, Anda tak usah ragu lagi. Berikut ini adalah empat perbedaan lendir serviks yang mungkin Anda alami selama satu siklus. Yuk, kita simak!

     

    1. Jangan coba-coba spekulasi kalau lendir yang ditemui lengket seperti nasi. Sperma tidak akan bisa bergerak dan pembuahan lebih sulit terjadi dengan kondisi seperti ini.

    Lendir serviks yang lengket - via promum.ru
    Lendir serviks yang lengket via promum.ru

    Jika di pagi hari, Anda menemui lendir serviks yang lengket dan bentuknya mirip seperti beras ketan atau nasi yang lengket, jangan coba-coba spekulasi! Anda dan suami bisa saja melakukan hubungan seksual pada masa itu. Namun hasilnya akan nihil. Ini karena lendir lengket tersebut merupakan kendir yang paling tidak subur.

    Lendir ini bisa dikatakan paling tidak subur karena tekstur cairannya yang sangat tebal. Saking tebalnya, bahkan hampir menyerupai kekentalan pasta gigi atau lem. Tentu saja sperma tidak akan mudah berenang dalam cairan yang kekentalannya ekstrim seperti itu. Malahan, sperma akan terjebak di dalamnya dan ikut terbuang keluar saat lendir tersebut juga keluar dari vagina.

     

    2. Kadang-kadang, lendir serviks seperti krim lotion saat disentuh. Kalau seperti ini, tidak melakukan hubungan seksual dengan suami adalah aturan yang perlu dipegang teguh.

    Lendir serviks yang teksturnya seperti lotion - via mynfp.net
    Lendir serviks yang teksturnya seperti lotion saat digosok via mynfp.net

    Pernah mengalami lendir serviks yang teksturnya seperti krim? Jika iya, tekstur inilah yang dianggap kurang subur untuk rencana kehamilan. Lendir ini sangat membatasi kerja sperma dengan tingkat kekentalan yang terlalu tinggi. Ciri-cirinya adalah warnanya putih mutiara atau bisa juga kuning krem. Jika dipegang, lendir terasa tebal dan seperti lotion saat digosokkan pada jari.

     

    3. Tanpa sadar, celana dalam Anda basah seperti habis mengompol. Mungkin saja lendir serviks Anda berair dan mampu membuat kehamilan datang.

    Rasanya basah seperti air - via blogspot.com
    Rasanya basah seperti air via blogspot.com

    Jika Anda menemui lendir ini keluar dari vagina, Anda boleh tersenyum lega. Lendir ini merupakan salah satu lendir yang dianggap cukup baik untuk pembuahan sel telur. Ia memungkinkan sperma bergerak tanpa hambatan menuju serviks, meskipun tidak serta merta langsung membuat kehamilan yang efektif.

    Jika disentuh tangan, lendir ini hanya akan terasa berair, warnanya bening, basah, dan tidak kental. Saking tidak kentalnya, Anda bisa merasakan lendir ini menetes dan mengalir di sela-sela jari. Jika mengalaminya, Anda seakan-akan mengompol di celana dalam. Padahal itu bukan urin, melainkan lendir.

     

    4. Inilah yang seharusnya Anda nanti-nantikan. Lendir yang mirip putih telur mentah!

    Lendir seperti putih telur - via diaryofmuhammad.com
    Lendir seperti putih telur via diaryofmuhammad.com

    Setelah sempat mengalami ketiga lendir serviks di atas, Anda pasti sudah pernah merasakan lendir yang ini pula! Ya, lendir serviks yang bentuknya mirip putih telur mentah. Lendir yang selama dikenal dunia medis dan masyarakat luas sebagai lendir paling subur untuk merencanakan kehamilan. Lendir ini memiliki kekentalan yang sempurna. Ia tidak terlalu tebal atau terlalu cair. Oleh karenanya, sperma mampu bergerak bebas dan berenang menuju serviks. Mirip seperti putih telur ayam mentah, lendir ini juga dapat meregang satu atau dua inchi tanpa putus di tengahnya.

     

    Bagaimana, Ledis? Sekarang sudah tahu bukan perbedaan-perbedaan lendir serviks yang sering muncul pada siklus Anda? Jika kehamilan adalah prioritas utama Ledis dan suami, jangan lupakan kehadiran lendir serviks yang berwujud seperti putih telur mentah. Amati terus perkembangan siklus Ledis hingga menemukan lendir ini dan rencanakan hubungan seksual sesegera mungkin. Dijamin, kehamilan yang dinanti-nantikan tidak akan terlewati.

    Selamat mencoba dan semoga berhasil mendapatkan momongan, ya!

  • 99% Efektif Rencakan Kehamilan dengan Alat Prediksi Ovulasi

    99% Efektif Rencakan Kehamilan dengan Alat Prediksi Ovulasi

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Bagaimana dengan rencana kehamilan Anda? Apakah masih sulit diwujudkan lantaran suami sering bepergian dalam jangka waktu lama? Atau apakah Anda selalu disibukkan dengan pekerjaan dan mengurus anak dari kehamilan terakhir? Pantas saja kalau rencana kehamilan belum jadi prioritas Anda.

    Kalau begitu, Anda tak perlu bersedih! Barangkali yang Anda butuhkan hanyalah alat prediksi ovulasi (ovulation predictor kits atau OPK). Konon katanya, alat ini 99% efektif mengidentifikasi masa subur. Artinya, Anda dan suami tidak perlu berhubungan seksual setiap hari. Dengan alat ini, masa ovulasi bisa diketahui seketika. Bila memang sudah dekat waktunya, bergegas saja melakukan hubungan suami istri!

     

    Dengan Menggunakan Alat Prediksi Ovulasi, Masa Subur Bisa Dideteksi. Kehamilan yang Dinanti Pasti Datang Sebentar Lagi!

    Anda sudah penasaran dengan alat prediksi ovulasi? Sudah tak sabar ingin mengetahui seluk beluknya? Yuk, simak poin-poin berikut ini!

     

    Di pasaran, tersedia dua macam alat prediksi ovulasi yang lazim dikenali. Yang satu berbasis urin, satunya lagi berbasis ludah.

    Alat prediksi urin yang original dan digital - via best3reviews.com
    Alat prediksi urin yang original dan digital via best3reviews.com

    Alat prediksi ovulasi tersedia dalam dua jenis. Pertama, adalah alat prediksi yang berbasis urin (Urine-based OPKs). Bentuk dan cara pakainya sangat mirip dengan test pack kehamilan. Ia terdeksi dalam bentuk stik atau digital. Kedua, alat prediksi berbasis ludah. Alat prediksi yang lebih canggih ini, akan mendeteksi ovulasi dari ludah dengan bantuan mikroskop portabel. Terkadang, mikroskop sudah disertakan dalam pembelian alat yang punya nama lain Salivary Ferning Kits ini.

     

    Cara kerja alat prediksi ovulasi sangat sederhana dan memudahkan Anda. Meskipun begitu, kemampuannya mendeteksi hormon tidak bisa dianggap sebelah mata.

    Alat prediksi berbasis ludah - via maerakluke.com
    Alat prediksi berbasis ludah via maerakluke.com

    Alat prediksi berbasis urin bekerja dengan menguji kenaikan hormon luteinizing lewat air seni. Kenaikan hormon biasanya terjadi 1-2 hari sebelum ovulasi tiba. Sebenarnya, hormon tersebut akan selalu ada dalam darah dan urin Anda. Hanya saja, kadarnya akan meningkat dua sampai lima kali lipat sebelum ovulasi. Karena itu, hasil positif baru akan didapat 12-48 jam sebelum sel telur dilepaskan dari folikel. Jadi, rencanakan hubungan seksual (atau inseminasi) selama jendela kesuburan tersebut supaya peluang hamil lebih maksimal.

    Sedangkan alat prediksi ovulasi berbasis ludah bekerja dengan melihat perubahan dalam air liur Anda. Jika Anda menempatkan ludah pada alat ini, liur tersebut akan mengering dan mengkristal dengan wujud pola pakis. Pola inilah yang akan dilihat lewat mikroskop portabel. Pola tersebut mengindikasikan bahwa Anda akan ovulasi dalam beberapa hari ke depan. Jadi, inilah waktu paling tepat untuk mencoba hamil.

     

    Supaya hasilnya akurat, pastikan Anda menggunakan alat prediksi dengan tepat. Misalnya, cara benar pemakaian alat dan waktu pengumpulan urin tak boleh telat.

    Juga, dilarang minum banyak air sebelum menguji - via weddingsutra.com
    Juga, dilarang minum banyak air sebelum menguji via weddingsutra.com

    Cara pakai alat prediksi ovulasi bisa bermacam-macam, tergantung dari mereknya. Ada yang meminta Anda untuk menampung air seni dalam wadah atau memegangnya langsung di bawah aliran air seni. Kemudian, garis berwarna akan muncul pada stik alat prediksi sebagai indikasi apakah hormon luteinizing pada tubuh tengah meningkat. Untuk alat prediksi ovulasi berbasis urin yang digital, Anda akan mendapatkan simbol wajah tersenyum yang menyatakan kalau sebentar lagi adalah masa paling subur.

    Supaya hasil prediksi tidak sia-sia, Anda harus mengumpulkan urin antara jam 10.00 – 20.00. Di antara jam tersebut, pukul 14.00 adalah waktu yang paling optimal. Selalu kumpulkan urin pada jam yang sama, setiap harinya. Jangan langsung menguji urin setelah bangun tidur dan kurangi jumlah cairan yang diminum sekitar dua jam sebelum menggunakan alat prediksi ovulasi. Kebanyakan cairan justru akan membuat urin menjadi encer dan kenaikan hormon semakin sulit dideteksi.

    Setelah menggunakan alat prediksi, bersabarlah hingga sepuluh menit. Ini karena pembacaan alat prediksi ovulasi yang paling akurat perlu waktu tunggu selama itu. Jika kurang atau lebih, hasilnya mungkin tak akurat. Membiarkan alat prediksi lebih dari sepuluh menit atau berhari-hari bahkan mampu memunculkan garis positif yang samar-samar terlihat. Padahal, hasil tersebut sudah kadaluarsa.

    Untuk alat prediksi berbasis ludah, bisa digunakan dengan menempatkan liur pada tutup yang bisa digeser. Anda bisa menggunakan jari untuk membubuhkan liur atau menjilat langsung. Lakukan hal ini di pagi hari, sebelum makan dan minum. Jangan terlalu banyak liur yang ditempatkan dan pastikan bebas gelembung udara. Setelahnya, tunggu sampai mengering. Ambil mikroskop portabel untuk melihat apakah ada pola pakis dari liur tadi. Bandingkan hasilnya dengan contoh pola dalam lembar instruksi pemakaian dan pastikan apakah Anda sedang dalam jendela kesuburan.

     

    Dengan kedua tipe alat prediksi tadi, Anda akan sangat terbantu untuk melihat kapan masa subur akan segera dimulai. Biasanya, masa subur terjadi tujuh belas hari sebelum siklus dimulai lagi. Ambil contoh, siklus Anda berlangsung selama 28 hari. Maka mulailah menguji pada hari ke 11 setelah hari pertama menstruasi Anda. Tetaplah menguji selama enam hari atau hingga alat prediksi menunjukkan hasil positif. Bila perlu, kenakan juga kalkulator ovulasi agar lebih yakin.

    Perlu Anda ketahui kalau alat prediksi ovulasi, khususnya yang berbasis urin akurat hingga 99%. Bisa dibilang alat ini merupakan metode rumahan terbaik, selama Anda tidak menggunakan obat kesuburan (seperti klomid) yang memicu produksi sel telur, dapat membuat tingkat keakuratan alat ini rancu. Segera konsultasikanlah hal ini pada dokter jika ingin menghentikan obat.

    Bagaimana, Ledis? Tertarik mencoba? Yuk, langsung menuju ke apotek untuk membelinya!

  • 7 Langkah Cermat dan Cerdas Mengisi Grafik Ovulasi

    7 Langkah Cermat dan Cerdas Mengisi Grafik Ovulasi

    Ledisia.com –  Hai, Ledis! Sudah membaca artikel Ledisia.com yang berjudul “Ingin Hamil Lebih Pasti? Kenali Lendir Serviks & Suhu Basal” ? Jika sudah, Anda pasti paham kalau lendir serviks dan suhu basal merupakan tanda pengenal waktu ovulasi. Jika ovulasi sudah diketahui waktunya, masa subur bisa langsung ditebak. Dengan begitu, hubungan seksual demi kehamilan dapat segera dilakukan.

    Untuk lebih afdolnya lagi, Anda wajib merekam waktu lendir serviks muncul dan kapan suhu basal Anda naik secara drastis. Caranya dengan membuat grafik ovulasi. Dengan grafik ini, pola siklus bisa dilacak dan dijadikan panduan untuk masa subur selanjutnya.

     

    Jangan Asal Mencatat Siklus Bulanan. Dengan Grafik Ovulasi Ini, Menentukan Hari Subur Anda Akan Lebih Akurat!

    Lalu, bagaimana sebenarnya wujud grafik ovulasi? Informasi apa saja yang perlu dibubuhkan ke dalamnya? Jika kedua pertanyaan ini ada dalam benak Anda, yuk kita saksikan contoh dan panduan berikut ini!

    Contoh grafik lendir serviks dan suhu basal - via babycenter.com
    Contoh grafik ovulasi via babycenter.com

     

    1. Sebelum memulai pencatatan, gandakanlah grafik ovulasi yang masih kosong. Setelah itu, Anda bisa mengisi detil tanggal pada bagian atas grafik.

    Melakukan pencatatan dengan grafik ovulasi memang tidak cukup hanya sekali. Anda perlu mencatat siklus paling tidak hingga tiga bulan lamanya. Pencatatan selama ini dilakukan demi memastikan kalau siklus Anda berjalan secara teratur dan rutin. Oleh karenanya, Anda perlu lebih dari satu lembar grafik ovulasi.

    Mulailah dengan mengisi bagian “dates covered” yaitu masa pencatatan grafik ovulasi dalam lembar tersebut. Biasanya, satu lembar grafik cukup digunakan untuk sebulan pencatatan. Jika ini adalah bulan pertama pencatatan, tulis angka 1 pada “cycle number“. Namun jika ini bukan yang pertama kalinya, tuliskan sesuai jumlah bulan Anda melakukan pencatatan.

    Di awal kolom, Anda akan menemui “cycle day” yang telah terisi angka. “Cycle day” ini dimulai dari hari pertama Anda mengalami menstruasi. Maka tanggal menstruasi pun bisa dituliskan di bawahnya, yaitu pada bagian “date” atau tanggal. Kemudian isilah “day of week” dengan hari terjadinya siklus Anda.

     

    2. Jika menemui tulisan “time“, isi saja dengan jam pengukuran suhu basal. Pastikan saat mengukur, Anda belum bangkit dari posisi tidur.

    Biasanya, di bawah tanggal siklus akan tertera kolom waktu. Waktu yang dimaksud pada grafik ovulasi adalah jam Anda melakukan pengukuran suhu basal dengan termometer basal. Tentunya, pengukuran ini harus dilakukan di pagi hari dan sebelum Anda bangkit dari posisi tidur/berbaring. Anda bahkan dilarang mengukur suhu basal pada posisi duduk di kasur demi keakuratan.

     

    3. Setelah mengisi kolom waktu, saatnya Anda membuat grafik. Caranya, sesuaikan suhu basal dan tanggal dengan membubuhkan tanda titik.

    Sekarang, Anda bisa mengisi bagian grafik ovulasinya. Gampang saja! Buatlah titik pada kolom yang bersesuaian dengan suhu (dalam satuan derajat Fahrenheit) dan tanggal pengukuran dilakukan. Setiap titik akan menunjukkan betapa tinggi atau rendahnya suhu basal. Semakin tinggi letak titiknya, semakin tinggi pula suhu basal tubuh Anda. Namun jika posisinya rendah, suhu basal juga sama rendahnya.

    Setelah pencatatan dilakukan selama berhari-hari, Anda bisa menghubungkan tanda titik tadi dengan garis. Dengan begitu, fluktuasi suhu basal selama siklus akan terlihat lebih jelas.

     

    4. Bila Anda menemukan gelombang yang cukup tinggi, di sekitar itulah terjadi ovulasi. Masa subur Anda pun telah dimulai 2-3 hari sebelum gelombang itu terjadi.

    Bila semua titik telah dihubungkan dan ditemui gelombang yang sangat tinggi, itu artinya ada kenaikan suhu basal yang sangat drastis pada tubuh. Inilah tanda kalau organ reproduksi Anda memasuki masa ovulasi. Maka, masa subur Anda terjadi pada dua atau tiga hari sebelum kenaikan suhu tersebut. Sangat disayangkan bila masa ini tidak digunakan untuk berhubungan seksual karena peluang hamil amat besar!

     

    5. Setelah Anda menemukan waktu ovulasi, hari sekitar gelombang tinggi harus diwarnai. Tujuannya agar Anda lebih peduli pada masa subur ini.

    Setelah Anda bisa membaca datangnya ovulasi dari grafik, jangan lupa warnai masa subur Anda. Minimal warnai dua hari, yaitu pada hari pertama ovulasi (suhu basal mulai naik tajam) dan sehari sebelumnya. Anda pun bisa menandai 2-3 hari sebelum ovulasi dengan warna lainnya, di mana masa itu juga dikenal subur untuk merencanakan kehamilan.

     

    6. Setelah paham cara membuat dan membaca grafik, jangan lupa beri keterangan lendir serviks. Cukup isikan kode untuk menggambarkan kondisi lendir pada kolom “CM type“.

    Kotak “CM type” (kepanjangan dari cervical mucus type atau tipe lendir serviks) merupakan bagian di mana Anda bisa menggambarkan kondisi lendir serviks yang Anda lihat. Idealnya lendir serviks dilihat di pagi hari, saat Anda buang air kecil di toilet. Tentunya, setelah mengukur suhu basal terlebih dahulu.

    Bagian ini cukup diisi dengan singkatan atau kode. Misalnya, P atau period. Kode ini menunjukkan kalau Anda sedang mengalami menstruasi, sehingga hanya darah yang keluar dari vagina Anda. Tapi kalau Anda isi dengan kode D atau dry, berarti vagina Anda bersih dan kering. Kondisi vagina yang kering memang wajar terjadi setelah menstruasi usai. Kalau ada menemui lendir yang serupa sticky rice (nasi lengket atau beras ketan), isi saja dengn kode S. Dan bila suatu hari Anda keputihan dengan cairan seperti putih telur mentah, ini artinya masa subur akan segera datang. Tuliskan kode E (egg white) sesegera mungkin!

     

    7. Inilah bagian terakhir dari grafiks ovulasi. Kolom “sex” yang akan memberi informasi kapan dilakukannya hubungan suami istri.

    Pada kolom ini, Anda tak perlu mengisi tanggal lagi. Cukup beri tanda silang atau centang pada hari dilakukannya hubungan seksual. Ini karena tanggal sudah tertera sebelum grafik dan Anda tinggal menyesuaikannya saja. Grafik ovulasi Anda pun selesai.

     

    Bagaimana, Ledis? Mudah sekali bukan mengisi dan membaca grafik ovulasi? Grafik ovulasi yang masih kosong ini bisa Anda dapatkan dari sejumlah sumber di internet dan gratis! Beberapa sumber mungkin memiliki format yang sedikit berbeda dengan contoh grafik ovulasi di atas. Namun informasi yang diisikan ke dalamnya, sama saja.

    Jadi kalau bukan sekarang, kapan lagi Ledis membuat grafik ovulasi? Tetap semangat untuk memiliki momongan ya, Ledis! Semoga berhasil!

  • Ingin Hamil Lebih Pasti? Kenali Lendir Serviks & Suhu Basal

    Ingin Hamil Lebih Pasti? Kenali Lendir Serviks & Suhu Basal

    Ledisia.com – Ledis, menurut ilmu pengetahuan, baik lendir serviks dan suhu basal merupakan pertanda yang bisa menunjukkan kapan tubuh wanita akan berovulasi. Jika masa ovulasi sudah diketahui, akan lebih mudah merencanakan hubungan seksual karena tahu waktu suburnya. Lantas, Anda tak perlu menduga-duga atau asal memprediksi.

    Namun, sudahkah Anda tahu bagaimana cara hamil dengan berbekal pengetahuan tentang lendir serviks dan suhu basal tubuh?

     

    Berbekal Pengetahuan Tentang Suhu Basal Tubuh dan Lendir Serviks, Kehamilan Anda Akan Jauh Lebih Pasti!

    Apa sebenarnya suhu basal dan lendir serviks itu? Bagaimana bisa melacak keberadaan keduanya? Daripada terus bertanya-tanya, mari kita pahami poin-poin berikut!

     

    Mencatat suhu basal tubuh membantu mendeteksi pola ovulasi. Di samping itu, ia juga menjadi catatan kalau ketidaksuburan terjadi.

    Grafik suhu basal - via wisegeek.com
    Grafik suhu basal via wisegeek.com

    Suhu basal tubuh adalah temperatur tubuh wanita yang terendah dalam jangka waktu 24 jam. Suhu basal ini dapat diketahui secara akurat segera setelah Anda membuka mata di pagi hari, namun sebelum Anda bangkit dan duduk di atas kasur. Artinya, Anda masih dalam kondisi rileks dan terbaring.

    Anda perlu termometer khusus untuk melihat berapa angka pasti suhu Anda. Namanya termometer basal. Termometer ini cukup sensitif untuk mengukur perubahan suhu basal dalam hitungan menit. Mendapatkannya pun tak susah karena apotek telah menjualnya secara bebas. Pada umumnya, Anda juga akan mendapatkan grafik dalam pembelian termometer basal. Grafik inilah yang akan diisi dengan temperatur harian Anda.

    Pada kondisi normal, suhu basal tubuh berkisar dari 97,2 derajat Fahrenheit hingga 97,7 derajat Fahrenheit. Dua hingga tiga hari menjelang ovulasi, perubahan hormon dapat mengakibatkan kenaikan suhu sekitar 0,4 derajat Fahrenheit hingga 1 derajat Fahrenheit yang berlangsung hingga siklus berikutnya.

    Pencatatan suhu basal dalam grafik tidak cukup jika hanya dilakukan sebulan. Pencatatan sebulan ini dianggap kurang efektif karena tidak bisa melacak siklus Anda di bulan selanjutnya. Mungkin saja di bulan selanjutnya, siklus Anda tidak sama dengan bulan pertama bukan? Tapi jika Anda mencatat grafik untuk beberapa bulan, misalnya 3 bulan, Anda baru bisa melihat bagaimana pola siklus bulanan Anda. Dari pola tersebut, Anda dapat memprediksi kapan ovulasi selanjutnya dan kapan hari terbaik untuk melakukan hubungan seks.

    Selain mencatat perubahan suhu, poin lain yang wajib dicatat dalam grafik adalah apakah dan kapan Anda sakit, serta kapan Anda luput mengukur suhu basal. Poin ini penting dicatat karena berhubungan dengan tingkat keakuratan grafik Anda.

    Suhu basal tubuh juga biasa digunakan dokter atau spesialis kesuburan ketika memeriksa penyebab masalah kesuburan pada pasangan suami istri. Sebagai contoh, beberapa wanita yang memiliki fase siklus yang pendek, mengalami ketidakseimbangan hormon dalam tubuhnya. Makanya, mereka sulit segera mendapat keturunan karena tidak subur.

     

    Lendir serviks adalah sahabat terbaik sperma. Melalui Bantuannya Sperma akan lebuh mudah membuahi sel telur.

    Lendir serviks - via pregnancytips.org
    Lendir serviks via pregnancytips.org

    Ada macam-macam keputihan yang pernah dialami wanita. Salah satunya adalah lendir serviks (servical mucus). Selama siklus menstruasi, lendir serviks yang Anda alami akan senantiasa berubah jumlah, warna, dan teksturnya. Perubahan ini terjadi karena adanya fluktuasi hormon. Karenanya, penting untuk selalu cek lendir serviks dan melacak perubahannya demi mengetahui kapan tepatnya Anda berovulasi.

    Kira-kira, begini bayangannya, selama siklus, Anda pasti akan mengalami haid. Selama haid, hanya darahlah yang keluar dari vagina. Usai haid, vagina akan bersih dan kering selama beberapa hari. Baru kemudian Anda mulai memiliki endapan lendir yang lengketnya seperti ketan. Jika mendapati tanda ini, janganlah berhubungan seksual terlebih dahulu. Ini karena Anda tidak mungkin hamil di masa-masa seperti ini.

    Beberapa hari menjelang ovulasi, lendir akan segera berubah menjadi lebih jernih dan licin. Bentuknya sangat mirip dengan putih telur ayam dan jumlahnya banyak. Lendir inilah yang jadi alarm waktunya berhubungan seksual. Lendir ini juga yang membuat hamil lebih pasti karena kemampuannya membawa sperma menuju ke sel telur jauh lebih mudah.

    Hari terakhir Anda melihat lendir serviks itu pun jadi hari yang paling subur untuk merencanakan kehamilan. Dengan kata lain, sehari sebelum memasuki masa ovulasi adalah masa paling subur dan menjadikan hamil lebih pasti, bukan sekedar kira-kira.

    Sedangkan waktu terbaik untuk meninjau keadaan lendir serviks adalah saat pertama kali ke toilet, usai bangun tidur. Tapi jangan lupa! Pastikan dulu suhu basal tubuh sebelum Anda bangkit dari posisi tidur. Setelah suhu basal terdeteksi, barulah kemudian pergi ke toilet. Anda bisa menggunakan tisu toilet atau tangan Anda untuk mengambil contoh lendir serviks. Pastikan jangan sampai melukai vagina, ya!

     

    Mengetahui suhu basal dan lendir serviks memberi banyak keuntungan. Tak terkecuali bagi Anda yang masa ovulasinya tidak tertatur.

    Tanda untuk Anda yang ovulasi tak teratur - via yimg.com
    Tanda untuk Anda yang ovulasi tak teratur via yimg.com

    Membuat grafik suhu basal tubuh dan lendir serviks dapat memberikan Anda dua keuntungan. Anda dapat melihat kembali siklus Anda ke belakang, sekaligus mendapat pola ovulasi yang akan terjadi di masa selanjutnya. Pola ovulasi yang terjadi pada wanita normal, biasanya 2-3 hari sebelum kenaikan suhu dan di akhir waktunya, lendir serviks akan muncul.

    Namun, ada juga sebagian wanita yang tetap sulit mengenali polanya. Ini disebabkan karena masa ovulasi mereka tidak konsisten. Sebagai contoh, pada bulan pertama, mereka ovulasi 14 hari usai haid. Selanjutnya 17 dan 12 hari. Jika ini terjadi pada Anda, coba lebih menekankan pada munculnya lendir dan kenaikan suhu basal saja. Kalau keduanya terjadi, segeralah berhubungan seks sebelum masuk hari ovulasi.

     

    Ketika sudah tahu pola ovulasi, Anda tinggal berhubungan seksual mulai tiga hari menjelang ovulasi. Jika ingin dilakukan lebih awal pun, misalnya dari enam hari sebelum ovulasi, pun tak jadi masalah. Sperma bisa bertahan selama 5-6 hari dalam tubuh Anda. Makanya, berhubungan seksual setiap hari sebelum masa subur adalah kesempatan baik supaya hamil lebih pasti.

    Nah, bagaimana Ledis? Mulailah mencatat suhu basal dan mengenali lendir serviks dari sekarang. Tetap semangat, ya!

  • Calon Ayah, Inilah 9 Tips Agar Istri Cepat Hamil

    Calon Ayah, Inilah 9 Tips Agar Istri Cepat Hamil

    Ledisia.com – Beberapa waktu terakhir, Ledisia telah menyajikan artikel perencanaan kehamilan khusunya untuk kaum wanita. Nah, kini saatnya giliran suami  yang turut bekerja sama demi kesuksesan perencanaan kehamilan. Lewat artikel yang spesial ditujukan untuk sang calon ayah ini, para suami-suami di luar sana akan memahami bahwa perencanaan kehamilan harus dilakukan secara kompak antara suami dan istri.

    Jika Suami Mau Bekerja Sama dengan Cara Ini, Memiliki Anak Bukanlah Mimpi Lagi

    Lalu, bagaimana caranya agar bisa kompak dan bekerja sama dengan istri agar sukses mendapatkan kehamilan? Sulitkah?

    Tidak! Sederhana saja! 9 cara ini akan menuntun para calon ayah dan ibu supaya menunggu momongan tak perlu berlama-lama lagi. Mari kita simak!

    1. Jika Anda punya riwayat penyakit, bertemu dengan dokter perlu dijadwalkan secara khusus. Anda dan istri akan tahu bagaimana pengaruhnya penyakit itu pada kesuburan

    Menanyakan kesehatan pada dokter - via agoramedia.com
    Menanyakan kesehatan pada dokter – via agoramedia.com

    Membuat janji pertemuan dengan dokter itu perlu. Apalagi jika sebelumnya Anda ditengarai punya riwayat penyakit kronis, sedang/pernah menjalani pengobatan tertentu, atau memiliki masalah pada gagalnya ereksi, susahnya ejakulasi, dan hilangnya libido.

    Langkah pertama ini akan semakin bagus lagi jika dilakukan dengan pemeriksaan fisik yang menyeluruh, sehingga dokter bisa mendeteksi langsung kondisi-kondisi seperti apa yang bisa membuat Anda tidak subur. Kondisi tersebut biasanya berkisar seputar:

    • Varikokel
      Ini adalah penyakit pembesaran pembuluh darah pada kulit yang menutupi testikel atau skrotum. Varikokel akan mencegah suhu testikel turun secara normal. Pada artikel-artikel sebelumnya, kita sempat membahas bahwa suhu testikel harus lebih rendah dibandingkan suhu tubuh agar kualitas sel sperma tidak rusak. Meski varikokel ini tidak berbahaya, namun 40% pria yang memiliki masalah kesuburan juga memiliki varikokel. Jika ingin segera mengobatinya, menemui dokter adalah jalan yang tepat.
    • Infeksi menular seksual
      Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaksuburan pada pria. Dokter Anda dapat menguji dan memberikan perawatan terbaik jika memang Anda diharuskan mendapatkannya.
    • Prostatitis (radang prostat) atau gondok (yang dapat menyebabkan testis membengkak)
      Dokter mungkin akan merujuk Anda pada ahli urologi dan spesialis kesuburan pria jika membutuhkan pengujian tambahan atau perawatan khusus.
    • Biarkan dokter tahu tentang obat apapun yang Anda konsumsi
      Baik itu obat resep maupun obat umum. Beberapa obat bisa mempengaruhi kualitas dan kuantitas sperma dan menjadi penyebab ketidaksuburan. Misalnya obat steroid atau hormon terutama testosteron, obat tekanan darah tinggi, antibiotik, dan obat untuk infeksi jamur, tukak lambung, dan kejang.
    • Lingkungan tempat tinggal
      Tanyakan pada dokter jika Anda bekerja atau tinggal di lingkungan yang terpapar bahaya semacam pestisida, logam berat, dan pelarut organik. Ketiganya juga punya pengaruh pada kualitas dan kuantitas sperma.

    2. Menyelidiki riwayat kesehatan keluarga juga perlu ditanyakan sekalian agar si kecil tak perlu mewarisi penyakit dan kecacatan

    Menyelidiki riwayat kesehatn keluarga besar - via wordpress.com
    Menyelidiki riwayat kesehatn keluarga besar – via wordpress.com

    Ketahui apakah anggota keluarga Anda memiliki kelainan genetika atau kromosom. Misalnya down syndrome, sickle cell anemiacystic fibrosis, atau gangguan perdarahan. Selidiki apakah dari keluarga masing-masing, baik Anda atau istri, memiliki anggota keluarga dengan riwayat cacat intelektual, keterlambatan perkembangan, atau lahir dengan cacat anatomi.

    Jika hal semacam itu memang ada dalam riwayat keluarga Anda atau istri, sampaikanlah pada kunjungan pertama prenatal. Mungkin Anda akan disarankan untuk mengikuti konseling dan screening genetik agar mengetahui apakah resiko tadi juga akan menimpa kehamilan istri Anda nanti.

     

    3. Sedia stok makanan sehat harus jadi kebiasaan. Kalau suami juga ikut makan buah dan sayuran, sel sperma akan selalu terjaga kesehatannya

    Menikmati makan sayur yang sehat - via pinimg.com
    Menikmati makan sayur yang sehat – via pinimg.com

    Jangan pernah berpikir jika makan buah-buahan dan sayur hanya wajib untuk sang istri. Tetap saja Anda tidak disarankan untuk makan fastfood. Dalam merencanakan kehamilan, Anda pun dituntut untuk menjalankan ritual yang sama: memperbanyak makanan sehat seperti sayur dan buah demi mendapatkan kuantitas dan kualitas sperma yang prima.

    Memiliki berat badan yang berlebihan dapat menurunkan hormon testosteron, memperburuk kualitas sperma, dan mengurangi kesuburan. Bahkan studi menemukan bahwa peluang infertilitas akan meningkat sebesar 10% setiap kenaikan berat badan sebanyak 20 pon. Lalu, bagaimana mungkin Anda masih tidak berpikir untuk tidak ikut makan makanan sehat?

    American Society for Reproductive Medicine mengatakan bahwa diet sehat kaya buah-buahan dan sayuran, disertai konsumsi multivitamin dapat meningkatkan kualitas sperma. Protein, biji-bijian, dan susu rendah lemak juga dapat membantu meningkatkan kesehatan sperma. Beberapa studi turut menunjukkan bahwa antioksidan tertentu, seperti vitamin C dan E, dapat meningkatkan jumlah dan motilitas sperma. Tapi jika Anda ingin mendapatkan vitamin tersebut dari suplemen, berbincanglah dahulu dengan dokter Anda untuk mengetahui kadar vitamin yang dibutuhkan. Terlalu banyak vitamin C dan E malah dapat merusak DNA sel sperma Anda.

     

    4. Hentikan rasa candu pada alkohol, rokok, dan obat-obatan, kecuali ingin menuai efek negatifnya pada kesuburan

    Say no to smoking - via mensholos.com
    Say no to smoking – via mensholos.com

    Sama halnya dengan makan makanan sehat, menghentikan kebiasaan merokok, minum alkohol, dan obat-obatan juga wajib dilakukan oleh kedua pasangan. Alasannya juga tak jauh beda, baik alkohol, rokok, dan obat-obatan memiliki efek negatif pada kualitas sel sperma dan sel telur.

    Pada pria, konsumsi ketiganya mampu membuat jumlah sperma berkurang drastis dan kemampuan sperma untuk bermobilitas/berenang semakin lambat. Hal yang sama terjadi pula pada penggunaan ganja dan kokain. Hindarilah semuanya segera sebelum Anda dan istri merencanakan kehamilan.

    Syukur-syukur jika kebiasaan ini benar-benar bisa berhenti selamanya, tidak hanya selama merencanakan kehamilan. Anda merokok selama kehamilan saja, asap negatifnya pun bisa berpengaruh pada kehamilan. Apalagi ketika nanti si bayi sudah lahir, maka ia akan menjadi perokok pasif.

     

    5. Cek lingkungan kerja dan rumah dari bahaya. Secara tak disadari, bisa saja Anda terpapar zat kimiawi tak berguna

    Hati-hati dengan pelumasnya - via spgauto1.com
    Perhatikan lingkungan kerja – via spgauto1.com

    Bahaya tersembunyi lainnya untuk sperma seringkali bersembunyi di lingkungan sekitar Anda bekerja. Sebut saja paparan pestisida dan bahan kimia, seperti pelarut organik yang sering ditemukan dalam dry cleaning dan toko otomotif. Jika Anda sering sekali terpapar zat-zat tersebut, maka potensi untuk sulit hamil bisa saja ada. Mereka dapat mengubah komposisi sperma, yang menyebabkan cacat lahir dan kelahiran prematur.

    Hobi tertentu juga memungkinkan Anda terkena paparan bahan kimia. Refinishing furniture, memperbaiki mobil atau motor, atau aktivitas lain yang menggunakan pelumas atau cat dan lem yang basisnya bukan air adalah sekian aktivitas yang perlu dihindari sementara waktu. Membuat tembikar, jendela kaca patri, menembak, dan membersihkan senjata juga turut memungkinkan Anda terekspos pada logam berat.

    Karena perlu waktu tiga bulan bagi sperma untuk berkembang dan benar-benar matang, batasi diri Anda dari paparan zat-zat tersebut paling tidak tiga bulan sebelum Anda dan pasangan merencanakan kehamilan.

     

    6. Belilah boxer, celana pendek nan nyaman dan aman bagi kesuburan Anda

    Memakai boxer lebih nyaman - via alicdn.com
    Memakai boxer lebih nyaman – via alicdn.com

    Beberapa orang mengatakan bahwa celana dalam pria bermodel brief dapat membuat testis terlalu kepanasan. Oleh karena itu, lebih disarankan mengenakan celana dalam model boxer yang nyaman, tidak terlalu ketat, dan memungkinkan sirkulasi udara masuk ke dalamnya.

    Jika memang menggunakan boxer dapat memberikan keuntungan berlebih dibandingkan brief, kenapa tidak membeli beberapa dan menggunakannya selama beberapa bulan? Sepertinya, inilah cara sederhana untuk cepat-cepat mewujudkan keinginan cepat memomong anak.

     

    7. Jauhi berendam dalam air panas, meski menyenangkan. Mengusahakan testis tetap bersuhu rendah jauh lebih aman

    Pakai air dingin saja - via sportujeme.sk
    Pakai air dingin saja – via sportujeme.sk

    Berendam dalam bath tub berisi air panas, mandi dengan shower berair panas, serta sauna nampaknya harus dihindari sementara waktu. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, testis harus selalu dalam keadaan bersuhu lebih rendah dibandingkan suhu tubuh. Kondisi testis yang bersuhu lebih dingin itu akan membuat kondisi sperma ada pada kualitas terbaiknya.

    Jika saja suhu testis tinggi, sperma akan mati. Padahal regenerasi testis sendiri terbilang lama. Misalnya Anda sauna pada bulan Januari, Anda bisa jadi baru mendapatkan sel sperma yang berkualitas lagi pada bulan April. Jika tidak ingin ini terjadi, hindari air panas setidaknya tiga bulan sebelum merencanakan kehamilan.

     

    8. Gunakan sepeda secara cerdas. Batasi waktu dan gunakan properti yang ramah untuk kesuburan

    Bersepeda harus dibatasi waktunya - via independent.co.uk
    Bersepeda harus dibatasi waktunya – via independent.co.uk

    Pengendara sepeda yang sekedar hobi saja, tidak perlu stres dengan studi yang menyebutkan bahwa bersepeda dapat menyebabkan volume air mani semakin rendah, mengurangi jumlah dan motilitas sperma. Namun pengendara sepeda dengan intensitas berlebih (dua jam lebih dalam sehari, selama enam hari dalam seminggu) harus mulai memperhatikan porsinya. Sebab, hal itu dapat melukai skrotum dan testis serta menyebabkan masalah kesuburan.

    Ditambah lagi, mengenakan bike shorts (celana pendek khusus bersepeda) yang ketat selama berjam-jam dapat membunuh sperma dengan kekuatan yang sama seperti berendam dalam air panas. Daerah skrotum menjadi lebih panas dan berkeringat karena sadel sepeda, lalu dapat menyebabkan jumlah sperma rendah. Jika Anda berencana menaiki sepeda, lebih bijak untuk membatasi waktu secukupnya, kenakan celana pendek yang longgar, dan pilih sadel yang lembut dan nyaman diduduki.

     

    9. Rileks dan jangan biarkan stres menimpa Anda dan istri. Mengambil cuti demi liburan juga seru diikuti

    Menghabiskan waktu berdua saja - via darmolot.pl
    Menghabiskan waktu berdua saja – via darmolot.pl

    Terkadang, menunggu hasil perencanaan kehamilan tidak selamanya menyenangkan dan penuh semangat. Ada kalanya stres datang melanda, apalagi kalau Anda harus menunggu cukup lama. Meluangkan waktu untuk berlibur, bersantai di pantai, berenang, atau sekedar jalan-jalan adalah solusi yang baik. Mungkin ini tidak ada hubungannya dengan tingkat kesuburan Anda. Namun bukankah selama berencana hamil, Anda dan istri tidak boleh merasa stres?

     

    Bagaimana ledis? Sulit tidak kesembilan cara tersebut? mudah bukan? Hanya saja, dibutuhkan ketelatenan dan sedikit pengorbanan demi suksesnya memomong bayi. Yakinlah! Jika sembilan cara tadi Anda lakukan dengan seksama, memiliki momongan tak akan lama lagi. Selamat mencoba!

  • 10 Hal yang Harus Dihindari Saat Merencanakan Kehamilan

    10 Hal yang Harus Dihindari Saat Merencanakan Kehamilan

    Ledisia.com -Halo, Ledisian! Masih mencoba mendapatkan momongan kah hingga saat ini? Apapun yang Ledisian lakukan untuk mencapainya, tim Ledisia.com mendoakan agar Ledisian cepat mendapatkan kesuburan dan segera menemukan garis positif pada test pack. Amin.

    Setelah kemarin membahas tentang cara mengetahui kapan berovulasi, kini Ledisia.com menyajikan topik terkini mengenai hal-hal apa saja yang perlu dihindari selama merencanakan kehamilan. Oleh karenanya, agar tingkat kesuburan mencapai titik optimal dan membuahkan hasil, jangan lupa untuk menghapal dan menghindari 10 hal berikut!

    Biar Kehamilan Tidak Lagi Gagal, Menghindari 10 Hal Inilah yang Harus Benar-Benar Dihapal

    1. Berhati-hati memilih pelumas adalah wajib hukumnya. Sebab si pelumas ini sangat bisa menghambat perjalanan sang sperma menuju rahim wanita.

    Berhati-hati memilih pelumas adalah wajib hukumnya. Sebab si pelumas ini sangat bisa menghambat perjalanan sang sperma menuju rahim wanita
    Berhati-hati memilih pelumas via file.answcdn.com

    Barangkali, kini banyak sekali toko-toko (baik offline maupun online) berlomba-lomba untuk menawari Ledis pelumas vagina. Pelumas tersebut berfungsi agar vagina Anda tidak kering dan terasa licin. Sekilas, tawaran tersebut nampaknya menggiurkan. Selain menghindarkan rasa lecet karena vagina kering, barangkali pelumas tersebut juga mampu memberikan sensasi tersendiri saat Ledis berhubungan seksual. Bahkan katanya, pelumas ini akan membantu untuk cepat merasakan orgasme.

    Tapi, tunggu dulu! Jangan buru-buru terbujuk oleh bahasa iklan yang mengiming-imingi. Belum tentu pelumas tersebut memberikan fungsi sesuai yang Anda dambakan. Seperti dikutip dari laman babycenter.com, sejumlah studi menemukan bahwa pelumas vagina dapat merusak sperma dan mengganggu kemampuan mereka untuk melakukan perjalanan/berenang bebas ke rahim untuk membuahi sel telur. Hal ini ternyata berlaku untuk pelumas yang bisa dibeli di toko dan pelumas buatan sendiri, misalnya yang terbuat dari minyak zaitun. Padahal lendir serviks alami yang wanita hasilkan sebelum masa ovulasi sendiri, sudah sangat ampuh lo untuk menghantarkan sperma menuju rahim. Sedangkan itu, pelumas vagina baik yang dibeli di toko maupun bikinan sendiri memiliki kadar keasaman yang mungkin merusak sperma. Kekentalan pelumas pun turut mempengaruhi mobilitas sel sperma saat berenang. Semakin ia kental, semakin sulitlah sperma bergerak bebas dan senang.

    Pelumas tersebut bisa Ledis ganti dengan air hangat. Air hangat cenderung ramah terhadap sperma. Air hangat tidak akan membunuh sperma dan tidak memiliki kekentalan yang dapat menghambat gerakan sperma menuju rahim. Namun jika Ledis memang terpaksa menggunakan pelumas karena kondisi tertentu, carilah pelumas yang ramah terhadap sperma. Biasanya, keterangan ini dapat dilihat pada kemasannya.

    2. Jika Ledis sedang dalam pengobatan tertentu, lebih mantap jika konsultasikan rencana kehamilan dengan dokter terpercaya. Pengobatan tertentu justru harus dihindari saat merencakan kehamilan.

    Jika Ledis sedang dalam pengobatan tertentu, lebih mantap jika konsultasikan rencana kehamilan dengan dokter terpercaya. Pengobatan tertentu justru harus dihindari saat merencakan kehamilan
    Jika sedang dalam pengobatan tertentu, konsultasikan rencana kehamilan anda via rebenok16.ru

    Kenapa Ledisia.com menganjurkan Ledis untuk berkonsultasi? Sebab, pilihan jawabannya di sini adalah menghentikan semua pengobatan yang sedang berjalan atau menjalankan pengobatan tersebut hingga tuntas dan baru merencanakan kehamilan. Dalam kondisi tertentu, bisa juga dokter menyarankan untuk menghentikan beberapa penggunaan obat saja dan Ledis bisa langsung merencanakan kehamilan. Semua saran itu, tentunya bisa didapatkan dari dokter yang lebih mengenali rekam medis dan riwayat penyakit Ledis bukan?

    Namun, ada beberapa obat yang paling tidak harus Ledis ketahui untuk dihindari jika rencana kehamilan sudah matang ingin disegerakan. Obat itu adalah obat-obat yang mampu membahayakan janin, seperti:

    • Isotretinoin, yang lebih dikenal sebagai Accutane (untuk jerawat),
    • Coumadin (antikoagulan digunakan untuk mencegah pembekuan darah),
    • Tetracycline (untuk jerawat atau infeksi),
    • Asam valproik (untuk epilepsi),
    • ACE inhibitor (hipertensi),
    • Obat suntik atau pencegahan seperti Imitrex dan propranolol (untuk migrain),
    • Obat anti malaria seperti Plaquenil, atau
    • Dosis tinggi steroid seperti kortison dan prednison (untuk lupus).

    3. Kopi memang surganya inspirasi. Namun, lain halnya dengan kafein yang bisa membuat angka kesuburan menjadi mini

    Kopi memang surganya inspirasi. Namun, lain halnya dengan kafein yang bisa membuat angka kesuburan menjadi mini
    Kafein mengganggu kesuburan via 3.bp.blogspot.com

    Meski pengaruh kopi pada kehamilan masih belum bisa disepakati semua ilmuwan dan peneliti, namun sudah ada studi yang menyatakan di mana kopi bisa berpengaruh pada kehamilan. Oleh karenanya, ada batasan yang disepakati tentang jumlah kopi yang normal dikonsumsi oleh wanita yang sedang merencanakan kehamilan. Mengkonsumsi 200-300 mg kafein setiap hari ketika mencoba untuk hamil, masih bisa dianggap wajar. Namun jika Ledis adalah penggemar kopi tingkat berat dan bisa meminum lebih dari takaran tersebut per harinya, alangkah baiknya untuk memotong porsi harian Ledis minum kopi.

    Selain kopi, masih ada lagi yang mengandung kafein. Sebutlah produk herbal, sejumlah obat-obatan (seperti obat sakit kepala, flu, dan alergi). Bahkan minuman cola dan penambah energi pun turut menambah daftar panjang produk konsumsi harian manusia yang mengandung kafein. Solusinya, cobalah untuk secara perlahan-lahan saja melepas adiksi Ledis terhadap kopi. Gantikan dengan minuman alternatif seperti susu, teh, atau jus yang jauh lebih aman dan menyehatkan.

    4. Tragedi Minamata bertahun-tahun yang lampau mengingatkan kita agar tidak mengkonsumsi ikan dan hasil laut yang terkena limbah merkuri. Bahayanya, ia dapat membuat sang bayi terlahir cacat.

    Tragedi Minamata bertahun-tahun yang lampau mengingatkan kita agar tidak mengkonsumsi ikan dan hasil laut yang terkena limbah merkuri. Bahayanya, ia dapat membuat sang bayi terlahir cacat.
    Hati-hati mengkonsumsi ikan via medicaldaily.com

    Pada tahun 1950-an, dunia khususnya negara Jepang digemparkan oleh adanya tregedi Minamata. Pada waktu itu, limbah merkuri dari industri banyak yang dibuang secara besar-besaran di Teluk Minamata. Sedangkan itu, masyarakat Jepang sendiri memiliki kecenderungan makan ikan atau sushi yang sangat tinggi. Apalagi untuk ibu hamil, memakan ikan dapat memberikan nutrisi yang baik untuk sang jabang bayi. Sayangnya, limbah merkuri yang dibuang ke laut tersebut turut mencemari ikan yang dikonsumsi para ibu hamil sehingga bayi-bayi yang lahir pada masa itu terlahir cacat.

    Tak hanya berpengaruh pada janin atau bayi yang dilahirkan, kandungan merkuri pada ikan juga dapat berpengaruh pada kesehatan Ledis sendiri. Resiko kanker adalah yang paling mungkin terjadi. Bahkan nyawa Ledis pun bisa terancam bila merkuri masuk ke dalam tubuh. Jadi, pastikan ikan yang Ledis konsumsi adalah ikan dan hasil laut yang segar ya! Yakinkan Ledis untuk membelinya pada tempat dan penjual yang terpercaya kualitas dan kebersihannya.

    Menghindari kosmetika yang bermerkuri pun wajib hukumnya. Misalnya, untuk produk-produk pemutih yang menjanjikan hasil instan. Beberapa kasus mengajari kita bahwa calon ibu yang tetap menggunakan produk pemutih saat mengandung, mengalami keguguran karena kandungan merkuri berbahaya pada kosmetik tak terpercaya dan tidak terdaftar/legal tersebut.

    5. Konsumsi alkohol juga layak dikurangi demi tingkat kesuburan yang memberi hasil. Apalagi jika Ledis tidak tahu kalau sedang mengandung, sudah pasti si janin turut meneguk sari-sari alkohol.

    Konsumsi alkohol juga layak dikurangi demi tingkat kesuburan yang memberi hasil. Apalagi jika Ledies tidak tahu kalau sedang mengandung, sudah pasti si janin turut meneguk sari-sarinya. Tentu saja, alkohol sangat dilarang untuk kehamilan. Janin akan berkembang pesat selama minggu-minggu pertama kehamilan, bahkan sebelum Ledis tahu sedang mengandung. Beberapa penelitian malah menunjukkan bahwa alkohol dapat meningkatkan kesempatan keguguran sejak masa-masa seperti itu
    Stop konsumsi alkohol via www.gezondheidsnet.nl

    Tentu saja, alkohol sangat dilarang untuk kehamilan. Janin akan berkembang pesat selama minggu-minggu pertama kehamilan, bahkan sebelum Ledis tahu sedang mengandung. Beberapa penelitian malah menunjukkan bahwa alkohol dapat meningkatkan kesempatan keguguran sejak masa-masa seperti itu.

    Sampai saat ini, para ahli dan peneliti belum memegang definisi pasti batas alkohol yang aman untuk ibu hamil atau bagaimana tingkat kepekaan bayi terhadap alkohol yang dikonsumsi ibunya. Namun karena alkohol telah dikenal luas sangat berbahaya untuk kehamilan, paling tidak alkohol harus dihindari saat itu juga.

    Jika Ledis sedang mencoba untuk hamil, yang paling penting adalah tidak minum selama paruh kedua siklus bulanan, setelah berovulasi. Ini karena saat itulah waktunya Ledis mungkin hamil. Tapi jika Ledis menstruasi pada saat itu, tidak apa-apa minum beberapa gelas anggur selama paruh pertama siklus, saat sedang menunggu ovulasi lagi.

    6. Merokok beresiko menyebabkan impotensi. Sebelum itu terjadi, meninggalkannya adalah solusi yang tak bikin rugi.

    Merokok beresiko menyebabkan impotensi. Sebelum itu terjadi, meninggalkannya adalah jawaban yang tidak bikin rugi
    Merokok menyebabkan impotensi via www.bk-brest.by

    Mungkin Ledis tidak banyak yang merokok. Namun, jangan lupakan si suami. Suami pun harus dihindarkan dari rokok sementara waktu, demi mencapai tingkat kesuburan yang maksimal.

    Studi menunjukkan bahwa merokok berpotensi menurunkan jumlah sperma. Ketika merencanakan kehamilan pun, pasangan suami istri dituntut untuk memiliki kesehatan yang prima dan tubuh yang bugar. Oleh karenanya, saran menghentikan rokok sebelum merencanakan kehamilan tidak akan ada sia-sianya. Selain meningkatkan peluang hamil, seluruh keluarga akan terhindar dari bahaya asap rokok bukan?

    7. Zat kimia memiliki macam-macam versi dan fungsi. Ada baiknya mengurangi kontak dengan zat-zat kimia tertentu agar si calon jabang bayi tak terkena efeknya sejak dini.

    Zat kimia memiliki macam-macam versi dan fungsi. Ada baiknya mengurangi kontak dengan zat-zat kimia tertentu agar si calon jabang bayi tak terkena efeknya sejak dini
    Kurangi kontak dengan zat-zat kimia via cdn.dmx.vn

    Mungkin Ledis memutuskan untuk tinggal di rumah saja selama merencanakan kehamilan. Lantas, Ledis menyangka kalau bebas dari bahaya paparan zat kimia. Belum tentu! Beberapa zat kimia yang mungkin berpengaruh pada kesuburan bisa bersumber dari barang-barang di sekitar dan lumrah digunakan sehari-hari. Sebut saja bahan-bahan pembersih alat rumah tangga, seperti deterjen, obat pel lantai, dan lain-lain. Sebagai wanita, tentunya Ledis sangat akrab dengan itu semua bukan?

    Saat merencanakan kehamilan, Ledis bisa meminimalisir efek kimianya dengan cara menggunakan sarung tangan atau masker untuk menghindari efeknya pada kulit langsung dan sistem pernapasan. Jika mau, Ledis bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk menggantikan bahan-bahan kimia tersebut. Untuk mengepel lantai misalnya, bisa digunakan ampas kelapa. Untuk membersihkan panci dan perabot dapur, baking soda masih dikenal sebagai jawaranya menghilangkan noda membandel.

    8. Usahakan Ledis selalu berpikir positif dan berhati riang. Stres yang berlebih bisa mengganti-ganti kadar kesuburan tanpa permisi.

    Usahakan Ledis selalu berpikir positif dan berhati riang. Stres yang berlebih bisa mengganti-ganti kadar kesuburan tanpa permisi
    Keep positif via giftlife.today

    Stres bisa menimpa wanita dan pria. Maka dari itu, hindarilah tekanan dan rasa stres pada Ledis dan suami. Stres dapat memacu ketidaksuburan pada wanita dan pria. Bahkan ketika pikiran sedang stres, bukan tak mungkin Ledis atau suami kehilangan nafsu untuk melakukan hubungan seksual.

    Secara ilmiah, stres bisa mempengaruhi fungsi hipotalamus. Hipotalamus adalah kelenjar di otak yang mengatur nafsu makan dan emosi, serta hormon yang memberitahu kapan saatnya ovarium untuk melepaskan telur. Jika stres melanda, ada kemungkinan ovulasi pun tidak terjadi sama sekali.

    Cukup buat rileks pikiran dan tubuh Ledis. Jika perlu, ikutkan pula suami! Misalnya, berjalan-jalan, belanja, spa, menonton film, dan memasak bersama suami. Jika perasaan senang, mood pun akan berubah positif. Begitu pula dengan mood saat berhubungan seksual. Bukankah perasaan bahagia adalah hal utama yang menjamin kesehatan tubuh dan psikis manusia? Dan bukankah bahagia itu bisa diwujudkan dengan cara-cara sederhana pula?

    9. Mandi dalam baik air panas memang menyenangkan dan menghapus lelah. Tapi siapa sangka kegiatan seru ini perlu dihindari agar memiliki anak tak sekedar mimpi?

    Mandi dalam baik air panas memang menyenangkan dan menghapus lelah. Tapi siapa sangka kegiatan seru ini perlu dihindari agar memiliki anak tak sekedar mimpi?
    Hindari mandi di dalam bak air panas via www.spascenter.ch

    Poin ini mungkin terlihat sepele. Tapi percayalah, testis sangat sensitif pada suhu panas. Padahal agar bisa memproduksi sperma yang sehat dan sempurna, testis harus berada di lingkungan yang dingin agar suhunya pun mendingin.

    Kerap bersepeda, sauna, dan menggunakan celana ketat juga bisa membuat suhu testis menjadi lebih tinggi. Untuk pria yang memang pernah didiagnosis tidak subur, mungkin perlu menghilangkan kebiasaan ini. Cukup hindari hal tersebut selama merencanakan kehamilan saja, bukan untuk sepanjang hidup.

    Untuk menciptakan sperma yang matang, diperlukan waktu yang lama yaitu selama tiga bulan. Jika waktu lama tersebut rusak karena suhu testis selalu memanas, bukankah suami dan istri sama-sama merasa lelah dan sia-sia?

    10. Ganja dan segala jenis narkoba selalu dilarang untuk dikonsumsi. Selain menumbuhkan rasa candu, kesuburan Anda pun jadi rancu.

    Ganja dan segala jenis narkoba selalu dilarang untuk dikonsumsi. Selain menumbuhkan rasa candu, kesuburan Anda pun jadi rancu
    Stay away from drugs via www.paranoia-blog.de

    Ganja, narkoba, dan segala macam-macam obat-obatan terlarang dapat memberikan efek besar bagi tubuh. Jika penggunaannya ilegal, pengaruh negatiflah yang lebih banyak menimpa tubuh dan segala sistem dan organ di dalamnya.

    Tak ubahnya merokok, konsumsi ganja dan narkoba yang berlebihan dapat menurunkan kadar hormon testosteron (hormon pria) dan progesteron (wanita). Jika kadar keduanya menurun, tentu saja sel sperma dan sel telur yang dihasilkan pasangan suami istri akan ikut menurun juga.

    Menurut studi, penggunaan ganja secara terus-menerus dan rutin bisa mengakibatkan bayi lahir prematur dan berat badannya berkurang. Penelitian lainnya menyebutkan, bahwa anak yang lahir dan sempat terpapar ganja memiliki kemampuan otak yang berbeda dan perilakunya pun bermasalah ke depannya. Lalu, masih mau mengorbankan anak demi kesenangan mencandu narkoba?

    Kini, Ledis sudah paham betul bukan apa saja yang perlu dihindari selama masa perencanaan kehamilan? Lalu, tunggu apalagi? Segera jauhkan mereka dari lingkungan Ledis dan biasakan gaya hidup sehat dan bahagia demi kesehatan pasangan suami istri, sel telur dan sel sperma, beserta calon jabang bayi Ledis nanti!

  • 3 Hal Remeh yang Akan Menunjukkan Kapan Masa Ovulasi Anda

    3 Hal Remeh yang Akan Menunjukkan Kapan Masa Ovulasi Anda

    Ledisia.com – Ketika wanita sedang berovulasi (masa subur di mana sel telur lepas dari ovarium wanita), sel telur memiliki kesempatan untuk dibuahi oleh sperma. Ketika sel telur tersebut berhasil dibuahi, maka Anda sudah bisa dikatakan hamil!

    Ngomong-ngomong soal masa subur, setiap orang yang merencanakan kehamilan selalu bertanya-tanya.

    Kapankah saya akan memasuki masa subur?

    atau

    Adakah cara akurat untuk menentukan kapan saya mengalami masa subur?

    Sebenarnya, Anda akan mengalami masa paling subur semenjak dua hingga tiga hari sebelum berovulasi dalam jangka waktu atau periode ovulasi Anda. Jika Anda tahu kapan akan berovulasi, tentunya tidak sulit untuk menentukan kapan waktunya Anda paling subur dan waktu terbaik untuk melakukan hubungan seksual dengan suami. Dengan begitu, peluang Anda untuk hamil pun semakin tinggi.

    Jangan khawatir! Ledisia.com akan berbagi 3 cara sederhana yang dapat memberikan petunjuk tentang kapan sesungguhnya waktu ovulasi Anda sebagai berikut:

    1. Menghitung mundur hari periode menstruasi Anda selanjutnya, merupakan langkah pertama yang paling simpel dilakoni

    Menghitung mundur hari periode menstruasi Anda selanjutnya merupakan langkah pertama yang paling simpel dilakoni.
    Menghitung mundur hari periode menstruasi Anda selanjutnya merupakan langkah pertama yang paling simpel dilakoni via media.bonnint.net

    Cara termudah untuk memperkirakan waktu Anda berovulasi, tentu saja dengan menghitung mundur hari. Caranya adalah cari tahu kapan periode menstruasi Anda selanjutnya terjadi. Setelah diketahui kapan periode Anda selanjutnya, hitung mundur 12 hari dan tambahkan dengan empat hari setelahnya. Lima hari itulah masa ovulasi Anda kemungkinan besar terjadi.

    Berdasarkan hitungan seperti itu, berarti jika siklus menstruasi Anda setiap 28 hari, ada kesempatan di mana Anda akan berovulasi pada hari ke-14 (hari 1 adalah hari pertama periode Anda, sedangkan hari 28 adalah hari terakhir sebelum hari sebelum hari 1 untuk periode berikutnya Anda.

    Namun, ada satu catatan untuk cara yang satu ini. Jika periode menstruasi Anda sering tidak teratur, metode ini tidak akan bisa bekerja untuk Anda.

    2. Lacak dan buatlah grafik sinyal tubuh Anda berdasarkan suhu basal tubuh dan kapan Anda mengalami keputihan.

    Lacak dan buatlah grafik sinyal tubuh Anda berdasarkan suhu tubuh basal dan kapan Anda mengalami keputihan.
    Lacak dan buatlah grafik sinyal tubuh Anda berdasarkan suhu basal tubuh dan kapan Anda mengalami keputihan via pinimg.com

    Selain mengetahui waktu ovulasi dengan cara menghitung mundur hari, ada cara yang lebih akurat untuk mengetahui kapan Anda akan berovulasi. Cara yang dimaksud adalah melacak pola suhu tubuh dan keputihan Anda untuk satu atau dua siklus. Ini adalah cara yang sangat alami dan tentu saja gratis. Namun Anda perlu bersabar saat menggunakan cara ini karena membutuhkan waktu dan usaha khusus.

    Jika kedua hal tadi senantiasa Anda pehatikan, bahkan Anda catat setiap hari, niscaya Anda bisa melihat pola tertentu yang dapat membantu Anda memprediksi waktu ovulasi selanjutnya.

    Agar Segera Menimang Bayi, 3 Cara Remeh Nan Mudah Ini Layak Anda Lakukan Untuk Mengetahui Masa Ovulasi

    1. Suhu tubuh

    Suhu basal tubuh meningkat beberapa hari setelah ovulasi
    Suhu basal tubuh meningkat beberapa hari setelah ovulasi via parenting.com

    Anda mungkin tidak begitu merasakan perubahan berarti pada tubuh Anda. Namun beberapa hari setelah Anda berovulasi, suhu basal tubuh Anda akan meningkat. Suhu basal tubuh adalah suhu tubuh terendah Anda yang dicapai oleh tubuh selama istirahat atau dalam keadaan istirahat (tidur). Pengukuran suhu basal dilakukan pada pagi hari segera setelah bangun tidur dan sebelum melakukan aktivitas lainnya.

    Suhu normal tubuh sebelum ovulasi berkisar pada angka 35,5-36 derajat Celcius. Pada waktu ovulasi, suhu akan turun terlebih dahulu dan kemudian naik menjadi 37-38 derajat Celcius. Setelah itu, ia tidak akan kembali turun lagi pada suhu 35 derajat Celcius. Pada saat itulah terjadi masa subur atau ovulasi.

    Meskipun begitu, kondisi kenaikan suhu tubuh ini akan terjadi sekitar 3-4 hari saja. Setelahnya, suhu akan turun kembali sekitar 2 derajat Celcius dan kembali pada suhu tubuh normal semula sebelum menstruasi. Ini karena produksi progesteron telah menurun dibanding sebelumnya.

    Anda dapat mendeteksi suhu basal tubuh Anda dengan termometer khusus bernama termometer basal. Termometer ini dapat ditemukan di apotek-apotek terdekat. Termometer basal ini dapat digunakan secara oral, per vagina, atau melalui dubur dan ditempatkan pada lokasi serta waktu yang sama selama 5 menit saja.

    2. Keputihan

    Anda akan melihat lebih banyak lendir serviks
    Anda akan melihat lebih banyak lendir serviks via 4.bp.blogspot.com

    Keputihan yang akan Anda lacak adalah lendir serviks, yang mana lendir ini dapat berubah secara substansial selama siklus Anda. Dari banyaknya hari dalam sebulan, Anda mungkin akan mendapati keputihan dengan lendir yang sangat sedikit dan terasa kering. Namun mendekati waktu ovulasi, Anda akan melihat lebih banyak lendir serviks. Kenampakannya pun sangat jelas, licin, dan elastis. Bentuknya pun mirip seperti putih telur pada telur ayam mentah.

    3. Tes level atau kadar hormon Anda dengan alat prediktor ovulasi yang singkat digunakan.

    Tes level atau kadar hormon Anda dengan alat prediktor ovulasi
    Tes level atau kadar hormon Anda dengan alat prediktor ovulasi via foxnews.com

    Metode yang lebih akurat lagi untuk memprediksi ovulasi adalah menguji kadar hormon Anda dengan alat prediksi ovulasi. Alat ini berbentuk mirip alat tes kehamilan. Anda hanya tinggal mengecek urine Anda menggunakan alat ini dan kemudian alat ini akan memberi tahu hasilnya lewat garis indikator.

    Alat ini akan memberikan hasil positif sebelum Anda berovulasi dan dapat menunjukkan Anda perkiraan waktu yang tepat untuk merencanakan kehamilan. Cara kerja alat ini dengan menguji tingkat hormon luteinizing (LH). Jika kadarnya sudah naik, maka salah satu dari beberapa ovarium Anda akan segera melepaskan sel telur.

    Ternyata, begitu mudah dan sederhana bukan untuk mengetahui kapan Anda akan berovulasi? Setelah ini, pilihan kembali lagi ke Anda. Ingin mencoba salah satu atau ketiganya pun, sah-sah saja. Yang penting, jangan pernah berhenti berusaha demi mendapatkan momongan dan hindari stres. Niscaya, Anda akan mendapati masa kesuburan yang efektif untuk mewujudkan mimpi menggendong momongan.