Tag: kesehatan

  • Mencuci buah di area mesin pencuci piring belum tentu aman

    Mencuci buah di area mesin pencuci piring belum tentu aman

    Ledisia.com – Jika anda miliki mesin pencuci piring otomatis pada rumah, sebaiknya berpikir lagi untuk mencuci buah atau hasil bumi di area mesin yang tersebut sama.

    Ditulis laman Popsugar, Hari Sabtu (5/10), individu asisten profesor bidang keamanan pangan kemudian mikrobiologi pada Divisi Sistem Pertanian Universitas Arkansas Jennifer C. Acuff menyatakan mencuci buah serta sayur atau komoditas hasil bumi lainnya pada satu mesin pencuci piring, akan menyebabkan panas lalu tekanan tinggi yang digunakan akan memasak komoditas tersebut.
    “Salah satu hal yang digunakan menghasilkan mesin pencuci piring sangat baik pada membersihkan lalu mendisinfeksi piring kita adalah tekanan tinggi juga panas tinggi,” jelasnya. Namun, fasilitas yang tersebut serupa — panas kemudian tekanan tinggi — pada dasarnya akan memasak hasil bumi Anda ketika mesin yang disebutkan membersihkannya,” kata Acuff.
    Ia mengungkapkan hal itu kemungkinan besar bukanlah efek samping yang tersebut rela dikorbankan kebanyakan orang demi kenyamanannya.Acuff mengungkapkan mencuci hasil bumi sebelum memakannya tentu penting.

    Buah lalu sayur ditanam di area lingkungan terbuka tempat patogen dari satwa liar lalu ternak dibawa oleh angin, tanah, lalu metode lainnya. Itu berarti buah dan juga sayur yang dimaksud dibawa pulang dari toko atau kios pertanian berpotensi tidak ada belaka kotor, tetapi juga terkontaminasi patogen bawaan makanan, seperti salmonella atau E. coli patogen, yang dapat menyebabkan penyakit.
    Meskipun dapat menghemat sedikit waktu, ada risiko residu deterjen atau bahkan kuman di dalam di mesin yang dapat berpindah ke buah serta sayuran Anda, menurut Washington Post.
    Atau patogen yang tersebut disebutkan Dr. Acuff dapat berpindah dari satu potong barang ke yang tersebut lain. Dan apabila bukan menggunakan pengaturan panas tinggi, produk-produk tak mendapatkan faedah disinfektan yang digunakan ditawarkannya.
    Meski begitu, beberapa mesin pencuci piring mempunyai siklus bilas dingin yang bukan menggunakan panas tinggi. Bahkan ada beberapa mesin pencuci piring pilihan yang memiliki pengaturan “produk”. Mesin pencuci piring ini biasanya beroperasi pada siklus pendek (15 menit atau lebih) kemudian belaka menggunakan air dingin.
    Sementara itu, studi tahun 2006 pada Journal of food Protection menunjukkan pencucian manual dengan cuka putih juga bukan lebih tinggi efektif menghilangkan bakteri. Departemen Pertanian Amerika Serikat menyatakan bahwa air mengalir adalah satu-satunya yang tersebut dibutuhkan untuk mencuci hasil bumi.
    “Tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk ‘mensterilkan’ hasil bumi Anda di tempat rumah, kecuali mengolahnya lebih banyak lanjut melalui pemasakan atau pengalengan, tetapi hal itu menggagalkan tujuan banyak konsumen yang tersebut mengonsumsi hasil bumi mentah,” kata Dr. Acuff.
    Cara paling efektif untuk membersihkan buah-buahan lalu sayur-sayuran dari kotoran, serpihan, serta bakteri sebenarnya yang digunakan termudah adalah embilas lalu menggosok dengan air biasa, disertai dengan mengeringkannya dengan tisu.
  • 7 Perubahan Kulit yang Menandakan Kanker Payudara Salah Satunya Keluar Cairan dari Puting

    7 Perubahan Kulit yang Menandakan Kanker Payudara Salah Satunya Keluar Cairan dari Puting

    Ledisia.com – JAKARTA – Perubahan pada dermis kelenjar susu kerap kali menjadi salah satu tanda awal karsinoma kelenjar susu yang tersebut diabaikan. Meskipun tidak ada semua pembaharuan dermis menandakan kanker, penting untuk waspada juga segera memeriksakan diri ke dokter apabila Anda menemukan gejala.

    Kanker susu adalah salah satu jenis neoplasma yang tersebut paling umum dalam dunia, khususnya pada wanita. Salah satu tanda awal dari tumor ganas susu adalah pembaharuan pada lapisan kulit di area sekitar payudara. Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini dari usia, riwayat keluarga, mutasi gen, obesitas, hormon, hingga riwayat menstruasi.

    Mengenali pembaharuan dermis ini sejak dini dapat membantu pada diagnosis lalu penyembuhan yang mana lebih banyak efektif. Jika Anda menemukan pembaharuan pada payudara, segera konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan dini sangat penting untuk meningkatkan prospek kesembuhan.

    Berikut adalah pembaharuan dermis yang menandakan neoplasma kelenjar susu dilansir dari Medical News Today, Hari Sabtu (14/9/2024).

    7 Perubahan Kulit yang dimaksud Menandakan Kanker Payudara

    1. Kulit Berlesung atau Tampak Seperti Kulit Jeruk

    Salah satu inovasi epidermis yang tersebut paling banyak terlihat pada karsinoma dada adalah epidermis yang tersebut berlesung atau tampak seperti dermis jeruk, yang di istilah medis disebut peau d’orange. Kulit pada sekitar dada atau puting dapat tampak lebih lanjut kasar, seperti tekstur epidermis jeruk, kemudian dapat disebabkan oleh adanya cairan limfatik yang tersebut tersumbat akibat peningkatan tumor di tempat di payudara. Kondisi ini banyak kali menandakan jenis neoplasma dada yang tersebut lebih tinggi agresif, seperti neoplasma susu inflamatori.

    2. Perubahan Warna Kulit

    Perubahan warna pada lapisan kulit di dalam area kelenjar susu bisa jadi menjadi tanda awal kanker. Kulit dapat tampak kemerahan, keunguan, atau bahkan lebih tinggi gelap dari biasanya. Peradangan di area jaringan kelenjar susu yang dimaksud disebabkan oleh pertumbuhan sel karsinoma dapat memicu kemerahan juga pembengkakan di area sekitar area tersebut. Jika inovasi warna ini tidaklah disertai dengan cedera atau faktor lain yang mana jelas, penting untuk segera memeriksakannya.

    3. Pembengkakan atau Penebalan Kulit

    Kanker dada juga dapat menyebabkan pembengkakan atau penebalan pada lapisan kulit payudara. Hal ini sanggup menciptakan susu terlihat lebih besar besar, asimetris, atau tampak tambahan berat. Penebalan lapisan kulit ini banyak disertai dengan rasa nyeri atau ketidaknyamanan, meskipun ada pula perkara di tempat mana gejala ini tidaklah menyebabkan rasa sakit. Pembengkakan terjadi sebab penyumbatan pembuluh darah lalu limfa yang dimaksud terpengaruh oleh sel kanker.

  • Aritmia Mengenal Kondisi Gangguan Irama Jantung dan Cara Menghindarinya

    Aritmia Mengenal Kondisi Gangguan Irama Jantung dan Cara Menghindarinya

    Ledisia.com – JAKARTA – Detak jantung yang tidak teratur dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan dan kualitas hidup seseorang. Kondisi medis ini dikenal sebagai aritmia jantung atau gangguan ritme jantung. Aritmia jantung mencakup ketidaknormalan dalam ritme detak jantung, baik terlalu cepat (takikardia) maupun terlalu lambat (bradikardia). Menurut Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K), dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari RS Siloam TB Simatupang, detak jantung yang tidak teratur memiliki risiko masing-masing.

    “Pada takikardia, detak jantung melebihi 100 detak per menit dan dapat menyebabkan gejala seperti palpitasi, sesak napas, dan nyeri dada,” ungkap Prof. Dr. dr. Yoga Yuniadi, Sp.JP(K) di Jakarta. Sebaliknya, bradikardia adalah kondisi saat detak jantung lebih rendah dari 60 detak per menit dan dapat menyebabkan gejala seperti pusing, kelelahan, bahkan pingsan.

    Faktor penyebab dan pemicu aritmia jantung bermacam-macam. Penyakit jantung koroner, kelainan struktural jantung, gangguan elektrolit, serta penggunaan obat-obatan tertentu dan konsumsi alkohol atau kafein yang berlebihan dapat memicu aritmia. Untuk mengurangi risiko, disarankan untuk menerapkan gaya hidup sehat dan mempertimbangkan metode perawatan terbaru seperti cryoablation.

    Cryoablation adalah teknik perawatan yang menggunakan suhu sangat rendah untuk membekukan jaringan jantung yang menyebabkan gangguan ritme. Meski efektif dan memiliki waktu pemulihan yang lebih singkat, tidak semua pasien cocok untuk prosedur ini. Pemilihan metode perawatan harus didasarkan pada penilaian medis yang cermat. Namun, cryoablation juga memiliki risiko komplikasi dan efektivitas yang bervariasi, sehingga mungkin memerlukan terapi tambahan.

  • Peran Ibu dalam Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Tidak Boleh Diabaikan

    Peran Ibu dalam Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Anak Tidak Boleh Diabaikan

    Ledisia.com – Peran orang tua terutama ibu sangatlah penting dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anak. Ibu sebagai role model atau panutan dalam keluarga, memiliki pengaruh yang besar terhadap pembentukan perilaku anak terkait kesehatan gigi dan mulut.

    Staf Pengajar FKG Universitas Trisakti, Dr. drg. Sri Ratna Laksmiastuti Octavian, Sp.KGA, mengatakan bahwa literatur telah membuktikan bahwa ibu yang memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku yang baik terkait dengan kesehatan gigi dan mulut, akan memberikan dampak positif bagi kesehatan gigi dan mulut anaknya. Sebaliknya, ibu yang kurang memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku yang baik, akan berdampak buruk pada kesehatan gigi dan mulut anaknya. Bahkan, beberapa studi menunjukkan bahwa kesehatan gigi dan mulut ibu dan anak merupakan kesatuan yang saling terkait.

    “Ibu yang memiliki status kebersihan gigi yang baik, biasanya akan mencerminkan kondisi kebersihan gigi anaknya. Sebagai contoh, seorang ibu dengan indeks karies yang tinggi, biasanya anaknya juga akan mengalami banyak gigi berlubang,” ujar Dr. drg. Sri Ratna Laksmiastuti Octavian, Sp.KGA, pada Rabu (11/9/2024).

    Dokter Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak ini juga menjelaskan bahwa gigi berlubang atau karies merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Literatur juga telah membuktikan bahwa ibu merupakan sumber utama transmisi bakteri penyebab gigi berlubang. Bakteri tersebut umumnya tinggal di daerah kavitas atau lubang gigi dan pada plak gigi. Transmisi bakteri dapat terjadi secara vertikal atau horizontal.

    “Transmisi secara vertikal dapat terjadi dari ibu ke anak atau pengasuh ke anak, misalnya melalui penggunaan alat makan bersama atau sikat gigi bergantian. Bakteri akan ikut berpindah ke rongga mulut anak,” jelasnya.

    Oleh karena itu, Dr. drg. Sri Ratna Laksmiastuti Octavian, Sp.KGA, menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan rongga mulut ibu, untuk mencegah terjadinya transmisi bakteri tersebut. Selain itu, transmisi secara horizontal juga dapat terjadi dari teman-teman anak melalui penggunaan alat makan atau sikat gigi bersama. Untuk itu, ia menekankan pentingnya peningkatan pengetahuan, pembentukan sikap, dan perilaku yang positif terkait kesehatan gigi dan mulut pada ibu, untuk menurunkan angka penyakit gigi dan mulut pada anak.

    Dr. drg. Sri Ratna Laksmiastuti Octavian, Sp.KGA, juga menekankan bahwa menjaga kesehatan gigi dan mulut ibu merupakan prioritas yang tidak kalah penting dari menjaga kesehatan gigi dan mulut anak. Tanpa perawatan yang sama pada ibu, perawatan kesehatan gigi dan mulut anak tidak akan memberikan dampak positif yang signifikan.

  • Paus Fransiskus, dari Lutut yang Terluka Hingga Kursi Roda yang Menjadi Sahabat Setia

    Paus Fransiskus, dari Lutut yang Terluka Hingga Kursi Roda yang Menjadi Sahabat Setia

    Ledisia.com – Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi Gereja Katolik sedunia, tampak menggunakan kursi roda selama kunjungannya di Indonesia dari tanggal 3 hingga 6 September 2024. Meski mengalami masalah kesehatan, hal ini tidak menghalanginya untuk mendekatkan diri kepada masyarakat dalam misi kunjungannya.

    Penggunaan kursi roda bukanlah hal baru bagi Paus Fransiskus yang berusia 87 tahun. Beliau telah beberapa kali mengalami masalah kesehatan, termasuk nyeri lutut kronis yang mengharuskannya mengurangi aktivitas fisik. Namun, hal ini tidak mengubah rencana kunjungannya di Indonesia.

    Dilansir oleh The Guardian pada Kamis (5/9/2024), Paus Fransiskus telah lama menderita masalah lutut dan linu panggul, kondisi saraf kronis yang menyebabkan nyeri pada punggung, pinggul, dan kaki. Hal ini membuatnya sempat absen dari beberapa agenda besar, seperti kebaktian malam tahun baru dan tahun baru pada bulan Desember 2020.

    Pada tahun 2022, Paus juga terpaksa membatalkan perjalanan ke Lebanon, Republik Demokratik Kongo, dan Sudan Selatan karena kesulitan berjalan. Namun, hal ini tidak menyurutkan niatnya untuk terus melakukan perjalanan dan mendekatkan diri kepada masyarakat. Bahkan, di awal tahun 2023, beliau berhasil menjadwalkan ulang perjalanan ke Afrika dan mengunjungi kedua negara tersebut.

    “Saya akan terus berusaha untuk melakukan perjalanan dan mendekatkan diri kepada masyarakat karena bagi saya, itu adalah salah satu cara untuk mengabdi,” ujar Paus Fransiskus. Dengan semangatnya yang tak pernah padam, beliau tetap menjalankan tugasnya sebagai pemimpin umat Katolik di seluruh dunia.

  • Kolesterol Tinggi di Dada Bukan Hanya Mirip, tapi Bisa Jadi Serangan Jantung Nomor 2

    Kolesterol Tinggi di Dada Bukan Hanya Mirip, tapi Bisa Jadi Serangan Jantung Nomor 2

    Ledisia.com – JAKARTA – Kolesterol tinggi adalah kondisi yang terjadi ketika kadar kolesterol dalam darah melebihi batas normal. Banyak orang tidak menyadari bahwa mereka memiliki kolesterol tinggi karena sering tidak menimbulkan gejala yang jelas pada awalnya. Namun, ada beberapa gejala kolesterol tinggi di dada yang harus diwaspadai.

    Gejala awal yang muncul sangat penting untuk dikenali guna mencegah komplikasi lebih lanjut. Berikut daftar gejala kolesterol tinggi di dada seperti dilansir dari Medical News Today, Rabu (4/9/2024).

    5 Gejala Kolesterol Tinggi di Dada

    1. Rasa Terbakar di Dada

    Selain nyeri dada, beberapa orang dengan kolesterol tinggi juga melaporkan rasa terbakar di dada. Rasa terbakar ini sering kali dikira sebagai gejala asam lambung atau gangguan pencernaan, namun bisa juga merupakan tanda dari angina. Jika rasa terbakar di dada terjadi terutama saat beraktivitas fisik dan mereda saat istirahat, ini bisa menjadi indikasi bahwa gejala tersebut berhubungan dengan masalah jantung akibat kolesterol tinggi.

    2. Nyeri Dada (Angina)

    Nyeri dada atau angina adalah salah satu gejala utama yang dapat muncul akibat kolesterol tinggi. Angina terjadi ketika arteri koroner yang memasok darah ke jantung mengalami penyempitan akibat penumpukan plak kolesterol. Penyempitan ini mengurangi aliran darah yang kaya oksigen ke jantung, menyebabkan rasa sakit atau tekanan di dada. Nyeri dada ini biasanya terasa seperti ditindih benda berat dan dapat menjalar ke lengan, leher, rahang, atau punggung.

  • Tahukah Kamu? Gejala Maag dan Serangan Jantung Mirip-mirip Saja

    Tahukah Kamu? Gejala Maag dan Serangan Jantung Mirip-mirip Saja

    Ledisia.com –

    Ledisia.com – Jakarta, Serangan jantung dan sakit maag sering kali disalahartikan karena memiliki gejala yang hampir sama. Kedua kondisi ini menyebabkan penderitanya mengalami nyeri dada yang membuatnya sulit untuk membedakan mana yang benar-benar terjadi.

    Menurut Dr. Rajeev Jayadevan, seorang ahli gastroenterologi yang dilansir dari Times of India pada Jumat (30/8/2024), sakit maag ditandai dengan sensasi terbakar di belakang tulang dada bagian tengah. Hal ini biasanya disebabkan oleh refluks asam dari lambung yang kembali ke saluran pencernaan.

    Di sisi lain, serangan jantung terjadi akibat kerusakan pada otot jantung yang disebabkan oleh penyumbatan pada suplai darah jantung. Gejala ini lebih intens dan sering disertai dengan keringat dan muntah. Nyeri dada juga dapat menjalar ke leher, bahu, atau lengan.

    Meskipun gejalanya hampir sama, nyeri dada akibat serangan jantung lebih sering terjadi pada orang yang memiliki faktor risiko seperti merokok, diabetes, dan hipertensi. Jika tidak segera ditangani, komplikasi serius dapat terjadi.

    Untuk itu, penting bagi seseorang yang mengalami nyeri dada untuk segera mencari pertolongan medis dan menyingkirkan kemungkinan masalah jantung terlebih dahulu. Perubahan gaya hidup juga dapat membantu mengatasi refluks asam lambung, seperti menghindari makan tidak teratur atau tidak tepat waktu, makanan berminyak, kopi, dan alkohol, serta menjaga berat badan dan mengonsumsi makanan yang seimbang.

  • Mengatasi Bau Ketiak yang Jadi Sorotan di Media Sosial, Simak Penyebab dan Tips Mencegahnya

    Mengatasi Bau Ketiak yang Jadi Sorotan di Media Sosial, Simak Penyebab dan Tips Mencegahnya

    Ledisia.com –

    JAKARTABau ketiak selalu menjadi perbincangan di media sosial (Medsos). Masalah ini menyebabkan penurunan rasa percaya diri dan ketidaknyamanan saat berinteraksi dengan orang lain.

    Meskipun terlihat sepele, bau ketiak dapat menjadi pertanda adanya masalah kesehatan atau kebiasaan yang perlu diperbaiki. Bau ketiak dapat berbau seperti bawang pada wanita dan keju pada pria.

    Wanita cenderung berbau seperti bawang karena keringat mereka tidak mengandung sulfur, sedangkan pria cenderung berbau seperti keju karena keringat mereka mengandung asam lemak yang lebih tinggi.

    Kondisi ini dapat dipicu oleh berbagai faktor dan dapat diatasi. Berikut adalah penyebab dan cara mencegah bau ketiak seperti dilansir oleh Ledisia.com, Jumat (23/8/2024).

    Penyebab dan Cara Mencegah Bau Ketiak

    Penyebab Bau Ketiak

    1. Keringat dan Bakteri

    Penyebab utama bau ketiak adalah kombinasi antara keringat dan bakteri. Kelenjar apokrin di ketiak mengeluarkan keringat yang mengandung protein dan lemak. Ketika bakteri di kulit memecah protein ini, mereka menghasilkan asam yang menyebabkan bau tidak sedap.

    2. Makanan Tertentu

    Bau ketiak dapat disebabkan oleh beberapa jenis makanan seperti bawang putih, bawang merah, dan rempah-rempah kuat lainnya. Zat-zat dalam makanan ini dapat diekskresikan melalui keringat dan menyebabkan bau yang tajam.

    3. Kondisi Medis

    Ledisia.com melaporkan bahwa hiperhidrosis (produksi keringat berlebih) dan bromhidrosis (produksi bau badan berlebih) adalah kondisi medis yang dapat memperparah bau ketiak. Selain itu, masalah metabolisme tertentu juga dapat menyebabkan bau badan yang kuat.

    4. Kebersihan Diri yang Buruk

    Kebiasaan tidak mandi secara teratur atau tidak membersihkan ketiak dengan baik dapat menyebabkan penumpukan bakteri dan sel kulit mati, yang akhirnya menyebabkan bau ketiak.

  • 7 Vitamin yang tersebut Bagus untuk Rencana Hamil, Asam Folat Cegah Keguguran

    7 Vitamin yang tersebut Bagus untuk Rencana Hamil, Asam Folat Cegah Keguguran

    Ledisia.com – JAKARTA – Ada beberapa jenis vitamin yang dimaksud bagus untuk inisiatif hamil (promil). Merencanakan kehamilan adalah langkah penting pada hidup seseorang wanita, serta persiapan nutrisi yang baik dapat meningkatkan kesempatan kehamilan yang dimaksud sehat.

    Salah satu aspek kunci pada persiapan ini adalah melakukan konfirmasi bahwa tubuh mendapatkan vitamin yang mana tepat. Asam folat, vitamin D, B6, E, C, zat besi, juga zinc adalah beberapa nutrisi kunci yang harus diperhatikan pada kegiatan hamil .

    Mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin ini atau mempertimbangkan suplemen jikalau diperlukan, dapat meningkatkan potensi keberhasilan inisiatif hamil. Selain itu, vitamin juga bisa saja memperkuat kemampuan fisik ibu dan juga janin selama kehamilan.

    Berikut adalah vitamin yang mana bagus untuk acara hamil serta manfaatnya di membantu kesuburan juga kondisi tubuh kehamilan dilansir dari Web MD, Selasa (20/8/2024).

    7 Vitamin yang mana Bagus untuk Rencana Hamil

    1. Asam Folat (Vitamin B9)

    Asam folat adalah salah satu vitamin yang paling penting pada inisiatif hamil. Vitamin ini sangat penting untuk pembentukan sel-sel baru dan juga sangat diperlukan selama periode awal kehamilan untuk menjaga dari cacat tabung saraf pada janin, seperti spina bifida. Bahkan sebelum hamil, wanita disarankan untuk mengonsumsi asam folat untuk mempersiapkan tubuh dan juga menghurangi risiko cacat lahir.

    Vitamin ini mampu menjaga dari cacat tabung saraf pada janin, menyokong pembentukan sel darah merah, menurunkan risiko keguguran, juga meningkatkan kesuburan dengan menggalang ovulasi yang dimaksud sehat.

    Sumber asam folat terdiri dari sayuran berdaun hijau (bayam, kale), jeruk juga jus jeruk, kacang-kacangan, asparagus, lalu sereal yang diperkaya.

    2. Vitamin D

    Vitamin D berperan penting pada penyerapan kalsium kemudian fosfor, yang mana keduanya penting untuk kondisi tubuh tulang. Selama inisiatif hamil, vitamin D membantu kondisi tubuh tulang ibu lalu membantu perkembangan tulang janin. Selain itu, vitamin D juga berperan pada menjaga keseimbangan hormon, yang digunakan penting untuk kesuburan.

  • Pentingnya Mengetahui Silsilah Keluarga Sebelum Hamil

    Pentingnya Mengetahui Silsilah Keluarga Sebelum Hamil

    Ledisia.com – Ketika sedang merencanakan kehamilan, tiba-tiba saja pikiran Anda tertuju pada kesehatan calon jabang bayi nanti. Pasalnya, ada sejumlah penyakit genetik atau penyakit turunan yang bisa menjangkiti. Lantas, Anda khawatir jika penyakit yang pernah dialami oleh orang tua bisa menurun pada diri Anda dan juga calon buah hati. Anda mungkin takut jika kehamilan nantinya akan terganggu akibat potensi tersebut.

    Memang benar, jika ada penyakit turunan yang bisa menurun ke Anda dan calon buah hati yang ada dalam kandungan. Untuk memastikannya, cara terbaik adalah dengan bertanya kepada keluarga Anda tentang riwayat kesehatan apa saja yang pernah dialami oleh keluarga besar Anda. Ya, keluarga besar, bukan hanya hubungan antara orang tua dan anak saja yang dilihat, melainkan riwayat silsilah keluarga secara keseluruhan.

    Dengan Memahami Silsilah Keluarga, Harapan Melahirkan Bayi yang Sehat Tetap Terjaga

    Tanyakan kepada orang tua, apakah ada yang memiliki riwayat penyakit yang dikenal sering diturunkan lewat hubungan darah atau garis keturunan. Misalnya diabetes, stroke, penyakit jantung, dan lain sebagainya. Dalam perencanaan kehamilan ini, maka Anda akan mengerti betapa pentingnya mengetahui silsilah keluarga besar di luar kepentingan menjaga silaturahmi. Ya, mengetahui silsilah kesehatan anak Anda kelak.

     

    Jangan buru-buru panik jika anggota keluarga memiliki penyakit genetik tertentu. Riwayat tersebut bisa datang karena faktor pembuahan atau kondisi lingkungan yang tak menentu

    Down syndrome bukan karena keturunan - via polki.pl
    Down syndrome bukan karena keturunan – via polki.pl

    Ada banyak penyakit di dunia ini yang bisa ditularkan/diwariskan oleh orang tua ke anaknya, bahkan ke cucunya hingga berpuluh-puluh tahun kemudian. Hal seperti ini bisa diakibatkan karena tidak adanya gen atau cacatnya gen tertentu. Tapi penyakit tersebut tidak begitu saja diwariskan langsung ke anak cucu. Pada kasus tertentu, cacat gen bisa terjadi bukan karena warisan generasi sebelumnya. Ada juga cacat gen karena dampak lingkungan yang negatif.

    Jika Anda menemukan salahsatu anggota keluarga mengidap penyakit genetik tertentu, tenang dulu! Belum tentu Anda dan bayi Anda akan terkena dampaknya. Misalnya, cacat down syndrome. Gejala ini memang dipengaruhi oleh genetik. Namun, down syndrome bukanlah penyakit turunan dari orang tua. Ada banyak pasangan suami istri yang dilahirkan dari keluarga normal. Mereka akhirnya memiliki anak dengan down syndrome. Jika anak dengan down syndrome ini nanti berumah tangga, belum tentu pula anaknya nanti memiliki down syndrome, bisa jadi hal ini karena adanya kromosom ekstra. Down syndrome dan sejumlah cacat lainnya terjadi karena faktor pembuahan. Ini bukanlah sesuatu yang diteruskan lewat garis keturunan.

    Berdasarkan sejarah keluarga tersebut, dokter, ahli ginekologis, atau konselor genetik akan membantu dan mengantisipasi segala kemungkinan sebelum kehamilan membawa resiko penyakit tertentu. Tes darah sederhana adalah salah satu caranya. Tes darah dapat menentukan apakah seseorang adalah pembawa penyakit genetik tertentu atau tidak.

     

    Adakan arisan keluarga besar, tujuannya agar tahu kemungkinan penyakit apa yang bisa tersebar

    Arisan keluarga besar - via monark.org
    Arisan keluarga besar – via monark.org

    Meski Anda sudah bertanya kepada keluarga tentang riwayat penyakit genetik mereka, terkadang ada saja yang merasa malu atau segan menceritakannya. Bertanya kepada anggota keluarga yang sudah lanjut usia pun, mereka mungkin sudah lupa atau pikun. Problema lain adalah beberapa anggota dalam silsilah juga tidak diketahui keberadaannya karena jarak (baik jarak fisik maupun psikologis) sudah terlalu jauh.

    Ternyata, masih ada cara lho untuk mengatasi kekurangan data karena permasalahan seperti itu. Adakan saja acara keluarga besar. Di Indonesia, biasanya keluarga besar akan berkumpul dalam arisan keluarga, silaturahmi selama hari raya, pernikahan keluarga, atau pesta syukuran lainnya. Ada beberapa teknik sederhana yang bisa membuat Anda mengetahui fakta-fakta tentang riwayat penyakit keluarga dan bisa ditanyakan lewat kesempatan itu.

    Acara-acara yang melibatkan keluarga besar seperti itu, mampu membangkitkan kembali kenangan yang terjadi di masa lalu. Anda bahkan tidak perlu banyak bertanya, terkadang informasi seperti itu bisa datang dengan sendiri atau seiring lajunya arah pembicaraan. Jika keluarga Anda terpisah negara dan tidak bisa bergabung dalam perkumpulan tersebut, mengirim email dan menjelaskan tentang informasi yang dibutuhkan sah-sah saja dilakukan. Bukankah anggota keluarga yang terpisah nun jauh di sana, juga akan mendapatkan manfaatnya?

    Dengan mengemukakan alasan mengapa Anda membutuhkan informasi tersebut, anggota keluarga pasti akan terbuka dan mulai menceritakan riwayat penyakit keluarga dan dirinya sendiri. Katakan bahwa Anda ingin mengetahui jika ada potensi penyakit yang bisa mempengaruhi diri Anda atau kelahiran anak nanti. Mulailah dengan riwayat orang tua, kemudian kakek dan nenek, paman dan bibi, sepupu, hingga teman-teman lama keluarga jika ada. Tanyakan pertanyaan spesifik seperti: “Apa penyebab nenek meninggal? Apakah beliau sempat memeriksakan diri ke dokter dan apa diagnosanya?”. Semakin spesifik pertanyaan yang Anda lontarkan, semakin spesifik pula jawabannya, dan semakin pula Anda terbantu.

    Dengan informasi spesifik yang dikumpulkan, Anda akan lebih pro aktif dalam menangani kesehatan diri sendiri. Tapi jangan lupa! Suami Anda juga perlu menangani kesehatannya dengan turut mengetahui riwayat kesehatan keluarganya. Riwayat kesehatan keluarga suami juga turut mempengaruhi pada si anak nanti.

    Sumber-sumber lain yang tidak terduga, terkadang juga bisa membantu. Kitab suci keluarga (biasanya sering terselip catatan atau foto di sana), buku bayi, catatan imunisasi, atau album foto keluarga adalah beberapa di antaranya. Tanyakan juga, apakah ada silsilah keluarga yang masih disimpan atau adakah daftar anggota keluarga (kartu keluarga, misalnya). Jika tidak ada, beberapa sumber online dapat membantu Anda melacaknya. Anda juga bisa meminta bantuan pemerintah untuk mencari dokumen-dokumen terkait kelahiran, kematian, dan sertifikat pernikahan keluarga. Hubungi pejabat pemerintah terkait dan tanyakan tentang kapan kejadian tersebut, di mana lokasinya, dan detil-detil lainnya yang diperlukan untuk pelacakan. Bila ada permasalahan medis yang tercatat, seperti kanker, serangan jantung, diabetes, stroke, cacat lahir, catatlah. Pastikan waktu dan umur ketika itu terjadi juga diketahui.

    Setelah data yang terkumpul dirasa banyak dan cukup, ceritakan informasi yang Anda dapatkan pada dokter terpercaya. Biasanya, Anda akan diminta mengisi data tentang riwayat keluarga. Setelah itu, mereka akan membawa Anda pada subyek tertentu dan membicarakan tentang langkah apa yang harus diambil jika ada potensi-potensi tertentu. Kadang, dokter merekomendasikan Anda dan suami untuk menemui konselor genetik untuk pengujian dan nasehat lebih lanjut. Dokter atau konselor genetik akan membantu Anda menginterpretasikan kompleksnya jaringan keluarga tersebut, sekaligus memahami apa dampaknya bagi Anda dan calon buah hati Anda nanti.

     

    Jika memang diperlukan, temui dokter atau ahli genetik. Lewat bantuannya, Anda akan menemukan solusi terbaik

    Mendengarkan penjelasan konselor genetik - via ladyguides.com
    Mendengarkan penjelasan konselor genetik – via ladyguides.com

    Paling sering, dokter akan merujuk sepasang suami istri kepada konselor genetik setelah menemukan potensi resiko pada latar belakang atau riwayat penyakit keluarga. Jika bukan karena itu, Anda bisa juga dirujuk karena hasil tes darah menunjukkan Anda, suami, atau keduanya positif membawa penyakit genetik tertentu.

    Tugas utama konselor genetik sendiri adalah memberikan informasi kepada pasangan suami istri yang akan membantu dan membuat mereka mengambil keputusan sesuai kesepakatan mereka (pasangan suami dan istri itu sendiri). Konselor genetik tidak akan pernah berkata, “Kamu harus begini,” atau “Kalian harus begitu.” Semua pilihan akan diserahkan kembali kepada pasangan dan konselor genetik hanya berlaku sebagai sumber yang suportif.

    Kecanggihan teknologi di dunia kedokteran bisa memberikan banyak pilihan pada pasangan suami istri dan juga memberikan banyak peluang keputusan. Maka ketika sang istri hamil, akan ada screening dan tes diagnosa yang akan mencari tahu apakah janin terkena resiko penyakit ketika dilahirkan. Jika Anda dan suami memilih mengikuti program bayi tabung, ada pilihan untuk menguji embrio dengan teknik yang disebut PGD (pre-implantation genetic diagnosis) atau diagnosa genetik sebelum implantasi. Teknik tersebut dapat menyeleksi embrio mana yang bebas penyakit genetik dan dapat ditanamkan pada rahim.

     

    Mulai dari sekarang, jangan ragu dan segan mencari keterangan tentang silsilah keluarga dan informasi apapun yang terkait dengannya. Walaupun dokter telah menjamin bahwa riwayat penyakit keluarga Ledis tidak memberikan pengaruh apapun pada kehamilan, tidak ada salahnya Anda membagi informasi yang telah didapatkan dengan susah payah tersebut pada keluarga. Bahkan, informasi tersebut dapat Anda wariskan kepada anak, cucu, dan generasi selanjutnya.

    Jika mereka membutuhkannya, mereka tidak akan merasa kesulitan lagi. Informasi itu pun membuat mereka mengenal siapa-siapa saja keluarga mereka. Putus hubungan keluarga pun tidak akan mungkin terjadi jika mereka bisa dapat melacak dari data yang telah Anda peroleh. Selamat melacak!