Tag: diet karbo

  • Menghilangkan Lemak Dengan Rotasi Karbohidrat

    Menghilangkan Lemak Dengan Rotasi Karbohidrat

    Ledisia.com – Karbohidrat merupakan salah satu makronutrien penting yang berperan sebagai penyedia cadangan energi serta menjaga fungsi tubuh. Tapi, sejumlah penelitian mengungkapkan bila konsumsi karbohidrat berlebih—terutama karbohidrat olahan—merupakan biang berbagai masalah kesehatan, mulai dari kelebihan berat badan, diabetes, sampai penyakit jantung.

    Meski demikian, bukan berarti kamu mesti menghindari karbohidrat sama sekali, Ledis. Kamu tetap butuh sumber karbohidrat sehat, lho. Tanpa karbohidrat yang cukup, tubuhmu juga bisa menuai persoalan, seperti lemas sampai gampang emosi.

     

    Lewat Rotasi Karbohidrat Setiap Minggu, Kamu Tetap Bisa Menikmati Makanan Favorit Sembari Menghilangkan Lemak yang Membandel di Pinggangmu!

    Nah, buat kamu yang hendak menurunkan berat badan maupun sedang menjaga bobot idealmu, tak ada salahnya untuk menjajal carbs cycle atau rotasi karbohidrat. Kayak gimana sih prosedurnya? Cari tahu, yuk!

     

    Rotasi karbohidrat dilakukan dengan membagi hari-harimu menjadi tiga: tanpa karbo, rendah karbo, dan tinggi karbo.

    Rotasi karbohidrat via www.nutritionsecrets.com
    Rotasi karbohidrat membagi hari menjadi tiga – via www.nutritionsecrets.com

    Rotasi karbohidrat memerlukan penghitungan asupan karbo serta disiplin yang cukup tinggi—tanpa dua hal ini, manfaat dari metode ini takkan optimal. Kamu diminta untuk membagi hari-harimu setiap minggunya menjadi tiga, yaitu hari tanpa karbo, hari rendah karbo, dan hari tinggi karbo.

    Hari Tanpa Karbo

    Pada hari-hari tanpa karbo, kamu bisa mencukupkan kebutuhan karbohidrat hanya dari sayur-sayuran tinggi serat, seperti sayuran hijau, brokoli, bawang putih, cabai, dan jamur. Bersamaan dengan itu, konsumsi juga daging rendah lemak yang kaya protein dan satu penyajian lemak sehat.

    Yang jelas, di hari ini kamu mesti menghindari karbohidrat dari pati seperti kentang, nasi, sereal, dan oat, termasuk juga sayuran polong-polongan. Total asupan karbohidrat pada hari tanpa karbo seharusnya di bawah 25 gram—semuanya berasal dari serat sayuran.

    Hari Rendah Karbo

    Pada hari yang ini, targetkan asupan karbohidrat tak lebih dari 75 gram sehari. Sayur-sayuran kaya serat bisa kamu nikmati dengan bebas, tapi tambahkan juga sumber karbohidrat kompleks seperti beras merah, ubi, oat, kacang-kacangan, dan buah. Untuk hasil terbaik, konsumsi karbo kompleks ini setelah berolahraga.

    Hari Tinggi Karbo

    Nah, di waktu ini, kamu boleh menikmati makanan kesukaanmu. Tentunya, tetap harus terkontrol, ya! Jumlah asupan karbo pada hari ini tergantung dari berat badan dan tingkat aktivitas kamu. Wanita umumnya mengkonsumsi 150-200 gram, sementara pria sampai 300 gram.

    Usahakan untuk mendapatkan asupan karbo dari sumber karbohidrat kompleks. Juga, akan lebih baik lagi jika hari-hari ini kamu isi dengan olahraga yang cukup intens. Jangan lupa, lengkapi gizimu dengan sumber protein serta lemak sehat secukupnya.

    asdas via www.mirror.co.uk
    Rotasi karbo membantu mengakali keadan hormonal – via www.mirror.co.uk

    Memanfaatkan pola makan seperti ini sehari-hari memungkinkanmu untuk mengubah keadaan hormonal tubuh demi memaksimalkan pengurangan lemak dan pertumbuhan otot sepanjang minggu.

    Sebagai contoh, kamu bisa menerapkan rotasi karbohidrat dengan pola berikut ini:

    • Hari 1: tanpa karbo
    • Hari 2: rendah karbo
    • Hari 3: tinggi karbo
    • Hari 4: tanpa karbo
    • hari 5: tanpa karbo
    • Hari 6: rendah karbo
    • Hari 7: tinggi karbo

    Karena memiliki hari tinggi karbo, rotasi karbohidrat membantumu merasa puas secara psikologis, sehingga dapat menekan keinginan makan dan lebih gampang untuk terus dilakukan.

    Tapi, bila kita menerapkan dua hari tinggi karbo secara berturut-turut, momentum penyimpanan lemak bisa terbentuk, Itulah mengapa hari tinggi karbo selalu diikuti oleh hari tanpa karbo. Hal ini meminimalkan potensi penyimpanan lemak serta menjaga tubuhmu tetap sensitif terhadap insulin.

     

    Rotasi karbohidrat menjadi strategi jitu untuk mengakali kadar hormonmu.

    adas via authoritynutrition.com
    ROtasi karbo menjadi strategi jitu – via authoritynutrition.com

    Rotasi karbohidrat lebih dari sekadar mengatur asupan karbo sehari-hari—strategi ini juga berperan mempengaruhi beberapa hormon yang dapat menentukan komposisi tubuhmu secara keseluruhan. Ini dia beberapa hormon yang dipengaruhi berikut perannya.

    1. Insulin: hormon yang mengatur penyimpanan lemak dan pembentukan otot.

    Ketika kita mengkonsumsi karbo, insulin dilepaskan ke aliran darah untuk membantu mekanisme metabolik membawa karbo ke hati untuk digunakan sebagai energi, atau ke sel otot untuk penyimpanan. Bila konsumsinya berlebihan, karbo akan disimpan sebagai lemak.

    Insulin dilepaskan berdasarkan tipe dan jumlah karbo yang dikonsumsi. Rotasi karbohidrat memanipulasi insulin untuk meminimalkan penyimpanan lemak dan memaksimalkan sintesa otot.  Hari tanpa/rendah karbo membantu tubuh tetap sensitif terhadap insulin, sementara hari tinggi karbo memaksimalkan pembentukan otot dan mengisi ulang cadangan glikogen.

    2. Leptin: hormon yang mengatur rasa lapar.

    Leptin berperan mengatur perasaan lapar dan kenyang. Semakin tinggi asupan karbo, makin tinggi juga tingkat leptin-mu. Tapi, terus-menerus melakukan diet tinggi karbo dapat membuatmu mengalami resistensi leptin, di mana hipothalamus tidak bisa lagi mendengarkan sinyal dari leptin—akibatnya, kamu takkan pernah merasa kenyang.

    Sebaliknya, kadar leptin yang rendah akibat asupan karbo terlalu sedikit membuat metabolismemu melambat. Dengan rotasi karbo, tubuhmu bisa tetap sensitif terhadap leptin.

    3. Serotonin: hormon yang mempengaruhi perasaanmu

    Serotonin merupakan senyawa kinia otak yang meningkatkan suasana hati. Karbo membantu menaikkan produksi serotonin, sehingga konsumsi karbo bisa memperbaiki mood-mu. Lewat rotasi karbo, kamu gak usah kuatir mengalami suasana hati yang buruk akibat konsumsi karbo terlalu rendah.

    4. Kortisol: hormon katabolik yang membantu memecah lemak

    Kortisol berperan memecahkan molekul dalam tubuh untuk diubah menjadi energi, baik itu lemak maupun otot. Rotasi karbohidrat membantu mencegah kelebihan produksi kortisol dan katabolisme otot akibat asupan karbo yang terlalu rendah.

     

    Jadi, tertarik melakukan rotasi karbohidrat, Ledis? Selamat mencoba!

  • Ini Akibatnya Bila Kamu Kekurangan Karbohidrat Saat Diet!

    Ini Akibatnya Bila Kamu Kekurangan Karbohidrat Saat Diet!

    Ledisia.com – Bila ingin tubuh lebih langsing, mengurangi asupan kalori harian adalah kunci yang penting, Ledis! Salah satu caranya yaitu dengan mengurangi konsumsi karbohidrat  sederhana dan memperbanyak serat dalam hidanganmu. Tapi, ada pula beberapa pola diet yang menganjurkan pelakunya untuk menghindari karbohidrat demi menurunkan berat badan.

     

    Hati-Hati Terhadap Pola Diet yang Menghilangkan Karbohidrat Dari Menu. Salah-Salah, Gejala Berikut Ini Bisa Menyerangmu!

    Sayangnya, kekurangan karbohidrat saat diet semacam ini justru bisa berakibat kurang baik bagi tubuhmu, lho! Sebelum kamu memandang karbohidrat sebagai musuh utama, yuk cari tahu apa yang akan terjadi pada tubuhmu kalau kamu melenyapkan karbohidrat dari menu harianmu!

     

    1. Berat badanmu mungkin memang bisa turun dengan cepat. Tapi harap diingat: itu bukanlah lemak!

    Berat yagn hilang itu cuma air via sites.psu.edu
    Berat yang hilang itu cuma air via sites.psu.edu

    Ketika kamu mengurangi asupan karbohidrat, berat badanmu memang bisa turun dengan segera. Tapi, tubuhmu bukan sedang kehilangan lemaknya, melainkan kandungan air di dalam tubuh. Ini karena ketika karbohidrat disimpan pada tubuh dalam bentuk glikogen, setiap gramnya mengikat air antara tiga sampai empat kali lipat beratnya.

    Jadi, ketika tubuhmu tak memperoleh karbohidrat dan menggunakan glikogen yang tersimpan, kamu hanya mengurangi berat air di dalam tubuh. Berat ini bisa dengan mudah kembali lagi, bahkan lebih cepat dibandingkan hilangnya, terutama saat kamu melewatkan dietmu. Dengan mengkonsumsi karbohidrat secukupnya, tubuhmu tidak terlalu terkena dampak ketika kamu “tak sengaja” mengabaikan dietmu.

     

    2. Kekurangan karbohidrat juga bisa bikin kamu kurang sehat, lho. Rasanya seperti terserang flu!

    Kekurangan karbohidrat saat diet bikin kamu merasa gak sehat via wisegeek.org
    Kekurangan karbohidrat saat diet bikin kamu merasa gak sehat via wisegeek.org

    Otak memanfaatkan karbohidrat sebagai sumber energi utamanya. Jadi, bila kamu menyingkirkan karbo dari menumu, otakmu jadi sukar untuk berfungsi optimal. Ketika kehabisan glikogen, tubuhmu akan memecah lemak dan mengalirkan senyawa pecahan karbon yang disebut keton. Hasilnya, kamu mengalami bau mulut, mulut kering, merasa lemah, pusing, dan sulit berkonsentrasi, mirip gejala flu.

    Memang, tubuhmu akan beradaptasi terhadap keton, sehingga gejalanya akan membaik. Tapi, keton bukanlah sumber energi yang diharapkan oleh tubuhmu, sehingga rasa pusing bisa berlanjut bila aktivitasmu tinggi.

     

    3. Menghindari karbohidrat takkan membuatmu jadi produktif di kantor. Alih-alih, kamu justru jadi malas dan ngantuk.

    Kamu jadi gak produktif di kantor via stylist.co.uk
    Kamu jadi gak produktif di kantor via stylist.co.uk

    Sumber karbohidrat kompleks berupa sereal utuh seperti gandum utuh dan beras merah juga kaya akan kandungan besi, magnesium, dan vitamin B. Kesemuanya memiliki peran penting dalam menjaga tingkat energimu untuk beraktivitas sehari-hari.

    Ditambah lagi, karena karbo adalah sumber energi utama bagi tubuhmu, kerja sel di dalam tubuhmu akan terhambat tanpa suplai energi yang sehat dan cukup. Ini akan membuat kamu menjadi kurang produktif di kantor dan menjadi malas untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

     

    4. Tak hanya itu, bersiapkah dijauhi teman karena kamu jadi mudah emosi!

    Kamu jadi gampang ngambek via ask.com
    Kamu jadi gampang ngambek via ask.com

    Karbohidrat membantu otakmu untuk memproduksi serotonin, neurotransmiter yang membuat suasana hatimu menjadi baik. Jadi, bila kamu menghindari sumber karbohidrat yang sehat, tak cuma fisikmu yang menderita, kesehatan mentalmu juga bisa terganggu. Kamu jadi lebih mudah tersinggung dan emosional. Selain kamu merasa kurang baik, orang-orang di sekitarmu juga bisa terkena imbasnya.

     

    Alih-alih menghindari karbohidrat sama sekali, gantilah asupan karbohidratmu dengan karbohidrat kompleks yang sehat dan sarat gizi!

    Cukupkan diri dengan karbohidrat kompleks via huffingtonpost.com
    Cukupkan diri dengan karbohidrat kompleks via huffingtonpost.com

    Sebelum kamu jadi gak produktif di kantor gara-gara kekurangan karbohidrat, dapatkanlah asupan karbohidrat kompleks dari sumber-sumber yang lebih sehat. Makanan sumber karbohidrat kompleks seperti sereal utuh, buah, sayur, dan kacang-kacangan tak cuma menyediakan sumber energi yang cukup, tapi juga kaya akan nutrisi lain yang diperlukan tubuhmu.

    Karbohidrat kompleks juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2 serta sejumlah penyakit lainnya, lho. Terlebih lagi, karbo kompleks lebih lambat dicerna, sehingga membuat tubuhmu membakar lebih banyak kalori. Pacarmu pun tak perlu khawatir kena semprot gara-gara kamu kekurangan karbohidrat.

    Jadi, sudah jelas bahwa yang seharusnya kamu lakukan saat diet bukanlah menghindari karbohidrat sama sekali, melainkan menggantinya dengan karbohidrat kompleks yang lebih sehat.

    Semoga bermanfaat, Ledis!

  • Begini Cara Diet Rendah Karbohidrat Yang Benar

    Begini Cara Diet Rendah Karbohidrat Yang Benar

    Ledisia.com – Menurunkan berat badan memang butuh proses, tak semata-mata karena ingin praktis malah membuat kita tidak menikmati proses berdiet. Ada 4 unsur nutrisi yang harus dipenuhi di dalam tubuh. Ialah karbohidrat, protein, lemak dan mineral.

    Belakangan sedang marak diet karbohidrat, pasti pernah dengar ‘kan? Beberapa orang berpendapat beragam tentang diet ini, tapi intinya asal kita pandai memilih makanan dan tahu triknya diet ini bisa jadi solusi menurunkan berat badan yang sesuai.

    Trik Mengikuti Diet Karbo Agar Tetap Sehat Plus Berat Badan Berkurang

    Apakah diet karbohidrat itu tidak makan karbohidrat? Apakah sehat?

    Kita tidak sepenuhnya meninggalkan karbohidrat kok. Kita hanya menguranginya saja. Jika kita tidak mengkonsmsinya sama sekali, maka justru akan membuat metabolisme kita terganggu. Nah, diet karbo ini hanya akan mengurangi porsi karbohidrat agar tidak berlebihan. Kamu juga tak perlu khawatir tentang dampak atau efek sampingnya. Diet karbo ini sehat dan aman kok untuk dijalankan. Apa alasannya? Ledisia.com kali ini akan membahas 3 trik diet karbo! Yuk dibaca!

    Katakan “Bye-bye nasi putih” meski mengenyangkan tapi kadar gulamu terlalu banyak untukku

    Untuk kelancaran diet yang satu ini sebisa mungkin kurangi mengkonsumsi nasi putih ya via http://www.lifesambrosia.com/2009/12/garlic-rice-recipe.html
    Untuk kelancaran diet yang satu ini sebisa mungkin kurangi mengkonsumsi nasi putih ya via www.lifesambrosia.com

    Seringkan kalau punya niat diet terus orang tua bilang “Kok makan nasinya Cuma dikit? Tambah sana!” Aduh kalau nolak nggak enak, nggak dimakan sayang. Tapi benar dari jaman dulu, banyak orang yang bilang “Orang Indonesia itu belum makan kalau belum makan nasi putih” seperti yang kita tahu sumber karbohidrat paling popular di negeri ini adalah beras. Padahal ledis, tahukah kamu jika mengkonsumsi 150 gram beras lebih dari 5 kali seminggu itu dapat meningkatkan resiko terkena diabetes sebesar 17%? Pasalnya, kandungan gula pada nasi putih itu tinggi. Tak hanya itu, dengan kadar gula yang tinggi justru akan menstimulus tubuh untuk ketagihan mengkonsumsi gula. Gawat ‘kan?

    Kadar gula yang tinggi juga tak bisa dilepaskan begitu saja dari resiko kegemukan atau obesitas. Maka dari itu para ahli kesehatan menyarankan untuk melakukan diet karbo untuk mengatur dan mengurangi konsumsi karbohidrat yang mengandung banyak kadar gula.

    Alternatif yang bisa menggantikan nasi sebagai sumber karbohidrat kita adalah nasi merah, olahan gandum (roti gandum, oatmeal, barley), kentang, singkong, umbi-umbian dan pisang.

    Mengurangi porsi karbo bukan berarti menambah porsi protein dan lemak ya

    Menkonsumsi protein dan lemak yang sewajarnya saja tak perlu ditambah hanya karena kita mengurangi karbo via http://carryingcompany.com/tag/is-low-carb-diet-healthy/
    Menkonsumsi protein dan lemak yang sewajarnya saja tak perlu ditambah hanya karena kita mengurangi karbo via carryingcompany.com

    Saat menjalankan program diet ini, kita memang berusaha keras untuk mengurangi karbohidrat yang mengandung banyak kadar gula. Namun, bukan berarti kita harus menambah porsi protein dan lemak. Protein nabati boleh-boleh saja karena memiliki kalori yang cukup ringan dan tidak mempercepat penggemukan jika diolah dengan benar. Tapi, lemak cukup berbahaya lho ledis jika dikonsumsi berlebihan. Salah satu manfaat yang kita dapat dari mengurangi karbohidrat adalah terhindar dari resiko kanker dan sakit jantung. Ketika lemak dikonsumsi terlalu banyak, maka kolesterol akan naik. Bukan tidak mungkin resiko kanker dan jantung justru menghantui.

    Pilih dengan baik makanan yang akan dikonsumsi selama mengikuti program diet ini agar terhindar dari resiko-resiko lain.

    Pada dasarnya, menu yang sesuai untuk diet ini sama seperti diet lainnya. Kita disarankan untuk tetap memperbanyak buah dan sayuran. Tak dapat dipungkiri memang jika sayuran dan buah berperan penting. Bukan berarti meremehkan khasiat protein dan lemak, tapi keduanya realtif lebih aman dari efek samping. Meski demikian, kombinasi yang seimbang tentu sangat berpengaruh untuk kesuksesan diet ini.

    Jangan lupa untuk mengatur waktu makan dengan baik. Di diet ini kamu tetap akan makan tiga kali sehari ditambah dengan snack yang bebas dipilih asalkan tidak mengandung kalori yang tinggi. Disarankan tinggi protein dan rendah lemak. Minum susu juga boleh saja dilakukan tapi tentu susu yang rendah lemak ya.Ingatlah sebisa mungkin untuk mengurangi porsi nasi putih. Atau hasilnya akan lebih maksimal jika kita menggantinya dengan karbohidrat lain seperti diatas tadi.

    Mengurangi karbohidrat memang salah satu caranya, meski begitu olahraga juga harus dilakukan. Karena tak cukup jika hanya mengandalkan pengurangan kadar gula.

    Olahraga tak akan pernah dipisahkan dari diet, jadi dangan sampai lupa olah raga ya saat berdiet via picjumbo.imgix.net
    Olahraga tak akan pernah dipisahkan dari diet, jadi dangan sampai lupa olahraga ya saat berdiet via picjumbo.imgix.net

    Konsumsi gula yang berkurang memang mampu menurunkan jumlah kalori yang diserap tubuh. Dengan begitu kita bisa terhindar dari resiko diabetes dan obesitas. Tapi tentu tak hanya itu, kita juga butuh olahraga agar pembakaran lemak bisa lebih cepat. Karbohidrat adalah sumber energi utama. Itulah mengapa jika kekurangan karbohidrat, kita akan merasa lemas. Seperti yang sudah disebut diatas, diet karbo bukan berarti tidak makan karbohidrat sama sekali. Kita hanya menggantinya dengan karbohidrat yang lebih ramah dengan tubuh, yaitu karbohidrat yang sedikit mengandung kadar gula.  Dengan begitu, badan tidak akan terasa lemas saat melakukan aktivitas dan olahraga.

    Gimana Ledis? Diet ini cenderung lebih mudah kan? Dalam setiap program diet tentu harus selalu dilengkapi dengan program olahraga yang rutin. Agar hasilnya lebih maksimal, seminggu saja melakoni hal-hal diatas, kita akan merasakan perbedaannya. Jangan lupa juga konsultasikan menu makan diet kita dan waspadai makanan yang sekiranya dapat menimbulkan alergi. Selamat mencoba!