Author: Faridah Hasna

  • Kegunaan Zat Besi untuk Anak, Rencana Edukasi kemudian Pemeriksaan Digelar

    Kegunaan Zat Besi untuk Anak, Rencana Edukasi kemudian Pemeriksaan Digelar

    Ledisia.com – JAKARTA – Alfamidi bekerja sejenis dengan SGM Eksplor menyelenggarakan kegiatan corporate social responsibility (CSR) Keluarga Seimbang Alfamidi pada acara Edukasi Kesejahteraan Anak bertajuk “Cegah Kekurangan Zat Besi pada si Kecil”. Acara berlangsung beberapa hari lalu di tempat gerai Alfamidi Super Teluk Naga, Tangerang.

    Kegiatan sosial ini bertujuan untuk mengedukasi mengenai pentingnya pencegahan kekurangan Zat Besi pada anak dan juga cara menjaga kemampuan fisik anak sejak dini. Selain edukasi, berbagai aktivitas juga Alfamidi hadirkan pada kegiatan ini, dalam antaranya cek kebugaran dan juga pemantauan meningkat kembang anak. Menariknya, salah satu metode pengecekan menggunakan Kalkulator Zat Besi yang mana diinisiasi oleh SGM Eksplor.

    Siti Hanifah selaku Ahli Gizi menjelaskan, “Saat ini berbagai orang tua yang mana masih belum memahami dan juga menganggap kondisi kekurangan zat besi bukanlah hal yang penting bagi anak, padahal dampaknya sangat berpengaruh pada kognitif anak kedepannya. Jika dibiarkan, kekurangan zat besi pada anak dapat menghambat perkembangan daya pikir anak seperti fokus lalu berpartisipasi belajar yang mana nantinya berpengaruh pada menurunnya kualitas hidup anak. Faktanya, pada waktu ini 1 dari 3 anak Indonesia masih mengalami kekurangan zat besi. Beberapa faktor menjadi pemicu kondisi kekurangan zat besi seperti kurangnya konsumsi makanan yang dimaksud mengandung zat besi lalu penyerapan zat besi yang mana buruk. Untuk itu penting menegaskan anak-anak mendapatkan asupan zat besi yang tersebut cukup melalui makanan yang mana kaya akan zat besi seperti daging, ikan, telur, atau sayuran hijau. Jika diperlukan atau disarankan oleh dokter anak, susu perkembangan dapat menjadi salah satu sumber tambahan gizi untuk menghindari kekurangan zat besi pada anak-anak. Di sisi lain, orang tua juga perlu melakukan skrining kekurangan zat besi atau konsultasi ke tenaga ahli sebagai salah satu pencegahan kekurangan zat besi pada anak”.

    Retriantina Marhendra, Corporate Communication Manager Alfamidi mengatakan, kegiatan edukasi mengenai pencegahan kekurangan zat besi pada anak ini adalah bentuk komitmen Alfamidi pada membantu kemampuan fisik keluarga Indonesia.

    “Alfamidi secara terlibat ingin berkontribusi pada mengupayakan pemerintah untuk ciptakan Generasi Emas 2045. Kami percaya bahwa hal ini perlu dijalankan dengan kolaborasi multipihak pada memberikan edukasi seputar nutrisi juga kondisi tubuh sehingga jangkauan orang yang mana terdampak semakin besar. Melalui kolaborasi bersatu SGM Eksplor di kegiatan ini, kami berharap acara ini memberikan dampak positif bagi para orang tua di mengatur gizi anak-anak mereka,” ucap Retriantina.

    Anggi Septie Morika, Head of Brand SGM Eksplor menjelaskan bahwa “Kami menyambut baik kolaborasi bersatu Alfamidi untuk terus memenuhi kecukupan zat besi anak Indonesia. SGM Eksplor terus berjanji untuk mendukung generasi progresif Indonesia sejak 1954 dengan menyediakan barang nutrisi berkualitas juga inovatif. SGM Eksplor, satu-satunya susu

    pertumbuhan dengan IronC, kombinasi unik zat besi serta vitamin c yang mana tebukti bantu penyerapan zat besi 2X lipat. SGM Eksplor juga menghadirkan Kalkulator Zat Besi, alat interaktif digital yang digunakan dirancang untuk memberi indikasi non-medis terkait kecukupan zat besi si Kecil. Harapannya orang tua dapat melakukan cek mandiri kecukupan zat besi si Kecil secara berkala lalu sedini mungkin.”

    Alfamidi kemudian SGM Eksplor berikrar untuk terus menyelenggarakan kegiatan mirip yang dimaksud bermanfaat bagi keluarga Indonesia, khususnya di memperkuat berkembang kembang anak Indonesia. Rencana Edukasi Keluarga Optimal juga akan diselenggarakan dengan beragam tema berbeda setiap bulannya sepanjang 2025 di dalam 11 cabang Alfamidi seluruhIndonesia.

  • Manfaat Air Murni ketika Puasa, Bersihkan Tubuh serta Jaga Aspek Kesehatan

    Manfaat Air Murni ketika Puasa, Bersihkan Tubuh serta Jaga Aspek Kesehatan

    Ledisia.com – JAKARTA – Puasa dalam bulan Ramadan tidak ada hanya sekali sebagai ibadah, tetapi juga bermanfaat untuk detoksifikasi tubuh. Selama berpuasa, tubuh memerlukan hidrasi yang mana cukup untuk membantu proses penyaringan darah kemudian pembuangan racun oleh ginjal. Salah satu cara terbaik untuk menjaga kemampuan fisik tubuh adalah dengan rutin mengonsumsi air murni pada waktu sahur lalu berbuka.

    Air murni seperti Amidis, yang mana memiliki Total Dissolved Solids (TDS) 0 ppm lalu dihasilkan melalui proses multifiltrasi dan juga pemanasan di area menghadapi 100 derajat Celsius, dapat menjadi pilihan yang tersebut baik. Proses pemurnian ini membantu menghilangkan mineral, bakteri, partikel berbahaya, kemudian virus dari air.

    Commercial Director PT Amidis Tirta Mulia Susilo Gunadi menekankan pentingnya konsumsi air murni selama Ramadan untuk menjaga kemampuan fisik tubuh.

    Ia menyarankan agar warga mengonsumsi 2 hingga 2,5 gelas air murni ketika sahur serta berbuka untuk menjaga hidrasi. Selain itu, konsumsi makanan sehat yang tersebut kaya serat lalu vitamin juga penting selama berpuasa.

    “Selama bulan puasa kita bukan cuma memperbaiki diri, membersihkan hati dari hal-hal negatif tetapi juga detoksifikasi tubuh dengan memberikan asupan air yang digunakan sudah ada dimasak yang tersebut baik bagi kesehatan,” kata Susilo di keterangan persnya.

    Amidis sekarang tersedia di tempat Alfamidi dalam berbagai kota di tempat Indonesia, serta informasi tambahan lanjut dapat diakses melalui akun Instagram @amidisIndonesia.

  • Perut Buncit Bukan Tanda Kesuksesan, Waspadai Penuaan Otak

    Perut Buncit Bukan Tanda Kesuksesan, Waspadai Penuaan Otak

    Ledisia.com – JAKARTA – Perut buncit tidaklah semata-mata sekadar lemak berlebih di dalam sekitar perut, tetapi rentan terhadap permasalahan kondisi tubuh terkait obesitas lalu sebuah studi baru menunjukkan bahwa perut buncit juga dapat menjadi tanda penuaan otak.

    Dikutip Newsweek, salah satu peneliti Dr. Yoshinori Takei mengungkap bahwa perut buncit dengan jenis lemak perut tertentu, yang tersebut disebut lemak visceral, memainkan peran yang dimaksud mengejutkan di kemampuan fisik otak.

    Lemak ini melegakan protein yang mana disebut CX3CL1, yang digunakan pada gilirannya membantu memunculkan faktor neurotropik yang mana berasal dari otak (BDNF)—protein yang dimaksud membantu sel-sel saraf bertahan hidup juga tumbuh.

    Waspadai Perut Buncit

    Ahli gastroenterologi Dr. Shawn Khodadadian, menjelaskan bahwa perut buncit mengalami perkembangan ketika lemak berlebih menumpuk pada area perut, yang mana menyebabkan perut menonjol. Ia berbagi alasan utama pada balik hal ini juga bagaimana hal itu dapat dikurangi.

    “Kortisol tinggi dari stres kronis dapat meningkatkan penyimpanan lemak, dan juga testosteron rendah pada pria lalu inovasi estrogen terkait menopause pada wanita. Gas, sembelit, lalu retensi cairan juga dapat menyebabkan perut tampak lebih banyak besar kemudian berkontribusi pada penampilan perut buncit,” tuturnya.

    Dr. Yoshinori Takei lalu rekan-rekannya menemukan bahwa, pada tikus muda, hubungan lemak-otak ini bekerja dengan lancar, membantu menjaga kemampuan fisik kognitif yang digunakan baik. Namun seiring bertambahnya usia tikus, jaringan lemak merekan memunculkan lebih tinggi sedikit protein yang mana membantu sistem kekebalan tubuh melawan infeksi dan juga peradangan (CX3CL1), yang digunakan menyebabkan kadar BDNF yang lebih tinggi rendah, protein dalam otak yang membantu sel-sel saraf bertahan hidup juga tumbuh.

    Karena BDNF dikaitkan dengan daya ingat lalu keterampilan berpikir pada orang dewasa yang lebih lanjut tua, penurunan ini dapat menyebabkan penurunan kognitif seiring bertambahnya usia. Yang menggembirakan, memulihkan kadar CX3CL1 telah terjadi terbukti meningkatkan fungsi otak pada tikus yang menua.

    “Karena hipokampus adalah bagian otak yang bertanggung jawab untuk pembentukan daya ingat kemudian kebugaran mental, kekurangannya dapat diamati pada pasien dengan penyakit Alzheimer lalu pada pasien dengan gangguan depresi mayor. Selain itu, sudah dilaporkan bahwa ekspresi BDNF otak yang tersebut lebih tinggi tinggi dikaitkan dengan penurunan kognitif yang dimaksud lebih banyak lambat pada orang dewasa yang mana tambahan tua,” tuturnya.

    Bagaimana Perut Buncit Dikaitkan Penuaan Otak?

    Jaringan adiposa visceral berperan di mempertahankan kadar faktor neurotropik yang dimaksud berasal dari otak (BDNF), yang digunakan penting untuk fungsi otak serta kelangsungan hidup neuron. Namun, kemampuan lemak visceral untuk memengaruhi ekspresi BDNF berkurang seiring bertambahnya usia. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun lemak visceral mungkin saja miliki efek pemeliharaan pada kemampuan fisik otak, efek ini melemah seiring waktu, yang tersebut berpotensi berkontribusi pada penurunan kognitif terkait usia.

    “Kelebihan lemak perut, khususnya lemak visceral (lemak yang mana disimpan jarak jauh pada pada perut di area sekitar organ), sangat terkait dengan penuaan otak melalui berbagai mekanisme biologis. Lemak visceral mengurangi substansi kimia pro-inflamasi (sitokin, dll.) yang dimaksud dapat merusak sel-sel otak. Lebih jauh, penelitian sudah menunjukkan bahwa orang dengan lebih banyak berbagai lemak perut memiliki besar otak yang digunakan lebih lanjut kecil teristimewa di dalam area yang tersebut terkait dengan memori serta pengambilan keputusan,” kata Dr. Shawn Khodadadian.

    Cara Mengecilkan Perut Buncit

    Untuk mengecilkan perut buncit, seseorang harus memperbaiki pola makannya dengan mengempiskan gula kemudian karbohidrat olahan, seperti roti putih lalu nasi. Dr. Shawn Khodadadian menyarankan untuk meningkatkan asupan protein lalu minum berbagai air untuk menurunkan kembung serta meningkatkan metabolisme.

  • Tips Berpuasa bagi Penderita Diabetes, Pastikan Gula Darah Terkontrol

    Tips Berpuasa bagi Penderita Diabetes, Pastikan Gula Darah Terkontrol

    Ledisia.com – JAKARTA – Berpuasa di dalam bulan Ramadan merupakan hal yang mana wajib diadakan oleh umat Muslim. Meski harus dilakukan, ada beberapa kondisi tertentu yang mana memperbolehkan seseorang untuk tidak ada berpuasa.

    Di antaranya merek yang tersebut mengalami beberapa penyakit, termasuk diabetes mellitus . Tapi, apakah penderita diabetes mellitus benar-benar tiada boleh menjalankan ibadah puasa?

    Wakil Menteri Bidang Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, mengungkap ada beberapa kondisi hiperglikemia yang dimaksud perlu dipahami apakah dia boleh berpuasa atau tidak.

    “Penderita hiperglikemia itu dibagi menjadi tiga golongan, dia yang digunakan boleh berpuasa seperti orang yang tidaklah kena diabetes, mereka itu yang tersebut harus berkonsultasi dan juga disesuaikan jenis lalu pemakaian obatnya dan juga merekan yang tidak ada boleh berpuasa,” ungkap Wamen Dante pada akun Instagram miliknya, @dante.herbuwono, disitir Hari Sabtu (8/3/2025).

    Wamen Dante menyatakan tidak ada semua kondisi penyakit gula tidak ada diperbolehkan puasa. Ada beberapa ketentuan pasien hiperglikemia boleh berpuasa di area bulan Ramadan.

    Salah satu syaratnya ialah kondisi gula darahnya yang tersebut terkontrol tanpa pemakaian obat ataupun dengan dosis yang rendah.

    “Yang (boleh berpuasa) terkontrol gula darahnya, tanpa menggunakan obat. Jadi gula darahnya bagus dengan diet lalu olahraga,” ucap Wamenkes Dante.

    “Tipsnya adalah tetap saja golongan sulfonilurea diminum ketika beebuka puasa, jadi tidak ada ketika sahur supaya bukan terjadi gula darahnya turun,” tambahnya.

  • Cegah Migrain ketika Puasa, Begini 5 Cara Menjalani Ramadan dengan Nyaman

    Cegah Migrain ketika Puasa, Begini 5 Cara Menjalani Ramadan dengan Nyaman

    Ledisia.com – JAKARTA – Puasa di area bulan Ramadan merupakan ibadah yang penuh berkah, namun bagi sebagian orang, inovasi pola makan serta tidur dapat memicu migrain. Kondisi ini mengganggu kenyamanan ketika menjalankan puasa.

    Meskipun praktik ini memiliki nilai spiritual yang mana tinggi, menjaga kemampuan fisik fisik selama berpuasa juga merupakan hal yang tersebut penting agar ibadah tetap memperlihatkan dapat dijalani dengan baik juga tanpa gangguan kesehatan. Termasuk risiko migrain.

    Beberapa faktor seperti dehidrasi, gula darah rendah, penghentian konsumsi kafein, gangguan pola tidur, juga stres dapat menjadi pemicu utama munculnya migrain pada waktu berpuasa. Oleh dikarenakan itu, diperlukan strategi yang dimaksud tepat agar puasa tetap saja nyaman serta bukan menyebabkan gangguan kesehatan.

    Berikut cara menjalani puasa Ramadan dengan nyaman tanpa migrain dilansir dari Times of India, Mingguan (9/3/2025).

    Cegah Migrain pada waktu Puasa, Begini 5 Cara Menjalani Ramadan dengan Nyaman

    1. Dehidrasi

    Salah satu faktor utama migrain pada waktu berpuasa adalah dehidrasi, yang terjadi akibat kurangnya asupan cairan selama periode puasa. Kurangnya air pada tubuh dapat memicu sakit kepala hebat, khususnya apabila seseorang bukan mengonsumsi cukup cairan ketika sahur kemudian berbuka.

    Oleh dikarenakan itu, penting untuk menegaskan tubuh tetap saja terhidrasi dengan meminum air pada jumlah total yang cukup selama waktu berbuka hingga sahur. Hindari konsumsi minuman manis berlebihan atau berkafein akibat dapat menyebabkan efek diuretik yang tersebut justru mempercepat kehilangan cairan tubuh.

    2. Kadar Gula Darah Rendah

    Selain dehidrasi, penurunan kadar gula darah juga menjadi faktor utama pemicu migrain ketika berpuasa. Saat tubuh bukan mendapatkan asupan makanan pada waktu yang lama, kadar gula darah dapat turun drastis, yang dimaksud kemudian memicu sakit kepala juga kelelahan.

    Untuk mengatasi hal ini, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang tersebut dapat menjaga kadar gula darah tetap saja stabil, seperti karbohidrat kompleks, protein, juga lemak sehat. Makanan dengan indeks glikemik rendah seperti oat, nasi merah, ubi, sayuran hijau, lalu kacang-kacangan dapat membantu menjaga energi lebih lanjut lama kemudian menurunkan risiko migrain akibat gula darah rendah.

  • Ternyata Ambil Darah untuk Pemeriksaan Kesejahteraan Tidak Membatalkan Puasa Ramadan

    Ternyata Ambil Darah untuk Pemeriksaan Kesejahteraan Tidak Membatalkan Puasa Ramadan

    Ledisia.com – KOTABARU – Puasa Ramadan mengakibatkan sejumlah kegunaan bagi kesehatan, termasuk detoksifikasi tubuh kemudian meningkatkan kontrol gula darah. Namun, bagi mereka yang dimaksud mempunyai riwayat kesulitan ginjal, berpuasa bisa saja menjadi tantangan tersendiri. Ginjal berperan penting pada menyaring racun serta menjaga keseimbangan cairan tubuh, sehingga inovasi pola makan juga hidrasi selama puasa dapat memengaruhi fungsi ginjal.

    Ketika tubuh bukan mendapatkan asupan cairan selama lebih besar dari 12 jam, ginjal harus bekerja lebih tinggi keras untuk mempertahankan keseimbangan elektrolit. Kondisi ini dapat berisiko bagi penderita penyakit ginjal kronis, hipertensi, atau diabetes.

    Bagi Anda yang tersebut tetap saja ingin menjalankan ibadah puasa dengan aman, berikut beberapa tips yang sanggup diterapkan:

    ♦ Konsumsi cukup cairan ketika sahur juga berbuka untuk menjaga dari dehidrasi.

    ♦ Kurangi asupan garam kemudian makanan tinggi protein agar ginjal tak bekerja terlalu berat.

    ♦ Hindari konsumsi minuman berkafein yang mana dapat meningkatkan produksi urine.

    ♦ Jika mengalami tanda-tanda gangguan ginjal, segera konsultasikan dengan dokter.

    Agar puasa masih berjalan lancar tanpa membahayakan kemampuan fisik ginjal, sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan fungsi ginjal terlebih dahulu untuk memverifikasi kondisi kebugaran secara menyeluruh. Perlu diketahui bahwa pengambilan darah untuk pemeriksaan bukan membatalkan puasa, sehingga Anda masih dapat menjalani ibadah dengan tenang sambil menjaga kemampuan fisik ginjal.

    Untuk melakukan konfirmasi kondisi tubuh ginjal Anda selama Ramadan, Prodia menyediakan nilai tukar khusus paket pemeriksaan ginjal lengkap berbentuk ProHealthy Kidney 1, 2, juga 3, juga Cystatin-C yang dapat membantu Anda mengetahui kondisi ginjal secara akurat. Dengan teknologi laboratorium terkini kemudian tenaga medis profesional, Prodia berikrar membantu Anda menjalani puasa dengan lebih banyak sehat dan juga aman.

    Jangan tunggu hingga muncul gejala! Jadwalkan pemeriksaan ginjal kemudian medical check-up Anda sekarang melalui aplikasi mobile U by Prodia kemudian Kontak Prodia melalui layanan WhatsApp 0855 1500 830 atau call center 1500 830. Jalani Ramadan dengan tenang juga penuh berkah.

  • Kenapa Orang Jepun Tidak Pernah Gemuk? Hal ini 5 Kebiasaan Gaya Hidup yang mana Bisa Ditiru

    Kenapa Orang Jepun Tidak Pernah Gemuk? Hal ini 5 Kebiasaan Gaya Hidup yang mana Bisa Ditiru

    Ledisia.com – JAKARTA – Orang Negeri Matahari Terbit dikagumi akibat bentuk tubuh mereka itu yang ramping juga semua itu berkat kebiasaan gaya hidup merekan yang tersebut penuh perhatian yang digunakan memungkinkan dia tak pernah gemuk lalu mempertahankan tubuh yang mana bugar.

    Tingkat kebugaran mereka merupakan hasil secara langsung dari pendekatan yang sehat lalu disiplin terhadap hidup sehari-hari. Orang Negeri Matahari Terbit jarang berjuang melawan kenaikan berat badan lalu bentuk tubuh langsing dia dikagumi dari seluruh dunia.

    Dikutip Jagran, penampilan fisik dia yang tersebut menarik bukanlah cuma permasalahan genetika, juga merupakan cerminan dari kemampuan luar biasa merek untuk menjaga keseimbangan yang sehat antara bekerja, beristirahat serta bermain.

    Hasilnya, dia memancarkan kesan vitalitas, energi, lalu kesejahteraan secara keseluruhan, yang mana menjadikan mereka inspirasi bagi sejumlah orang. Jika Anda juga ingin tahu tentang rahasia kebugaran mereka, kami akan membantu Anda. Berikut adalah beberapa kebiasaan menakjubkan orang Jepun yang mana harus Anda tiru dari dia untuk mendapatkan tubuh langsing.

    5 Gaya Hidup Orang Negeri Sakura agar Tetap Bugar

    1. Kontrol Porsi

    Kontrol porsi adalah kebiasaan penting di budaya Jepang, yang digunakan memungkinkan mereka itu untuk menjaga berat badan yang tersebut sehat. Dengan menyeimbangkan karbohidrat, protein kemudian sayuran di porsi sedang, merekan menghindari makan berlebihan juga membina hubungan yang dimaksud harmonis dengan makanan, yang mana meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan lalu bentuk tubuh yang digunakan ramping.

    2. Makan Lambat

    Di Jepang, makan lambat sangat mengakar pada budaya, yang mana memacu orang untuk menikmati setiap gigitan. Pendekatan makan yang mana penuh perhatian ini memungkinkan orang untuk menikmati rasa dan juga tekstur sekaligus memberi waktu bagi tubuh mereka untuk merasakan kenyang, menghindari makan berlebihan lalu meningkatkan hubungan yang dimaksud tambahan sehat dengan makanan.

    3. Minuman Sehat

    Minuman sehat merupakan makanan pokok bagi orang Negeri Matahari Terbit lalu teh hijau merupakan minuman favorit yang disukai berbagai orang. Dikonsumsi sepanjang hari, teh hijau menawarkan sejumlah manfaat, termasuk kadar penangkal radikal yang dimaksud tinggi, metabolisme yang lebih tinggi baik, kemudian pembakaran lemak yang mana lebih besar baik. Teh hijau juga membantu menurunkan peradangan, meningkatkan kondisi tubuh jantung, juga menggalang kesejahteraan secara keseluruhan.

    4. Makanan Segar lalu Tidak Diolah

    Orang Jepun juga mengutamakan makanan segar lalu tidaklah diolah untuk menjaga kebugaran tubuh. Pola makan dia terdiri dari makanan utuh seperti sayur-sayuran, buah-buahan, protein rendah lemak, serta biji-bijian utuh yang tersebut menyediakan nutrisi serta serat penting. Dengan menghindari makanan olahan juga berkalori tinggi, merek berhasil menjaga berat badan kemudian tetap memperlihatkan bugar.

    5. Lebih Banyak Aktivitas Fisik

    Di Jepang, aktivitas fisik terjalin erat di keberadaan sehari-hari. Berjalan kaki, bersepeda kemudian menggunakan transportasi umum merupakan bentuk latihan rutin yang digunakan membantu gaya hidup sehat. Dengan memasukkan aksi ke di rutinitas harian mereka, orang Jepun mempertahankan gaya hidup berpartisipasi yang digunakan membantu merek tetap memperlihatkan bugar.

  • Penuhi Kebutuhan Kolagen untuk Kulit Optimal lalu Awet Muda

    Penuhi Kebutuhan Kolagen untuk Kulit Optimal lalu Awet Muda

    Ledisia.com – JAKARTA – Penelitian menunjukkan bahwa 60% perempuan di area Indonesia mempunyai usia dermis lebih banyak tua dibandingkan usia biologis mereka. Selain dari paparan polusi, sinar UV, stres, juga konsumsi gula, kekurangan kolagen menjadi penyulut utama yang mana menyebabkan epidermis kehilangan elastisitas kemudian mempercepat proses penuaan.

    Masalahnya, pasca usia 25 tahun, produksi alami kolagen di tubuh mengalami penurunan sekitar 1-1,5% setiap tahunnya. Untuk membantu wanita Indonesia masih memiliki lapisan kulit yang muda, Collagena hadir sebagai brand susu steril pertama dengan 1000 mg kolagen. Dengan komposisi kolagennya, Collagena dapat membantu memenuhi keperluan kolagen harian tubuh.

    Peluncuran Collagena ini ditandai dengan kampanye “Semua Bisa Awet Muda” yang digunakan diadakan di tempat Mall Kelapa Gading 3, Jakarta, dari tanggal 13 Desember 2024 hingga 15 Desember 2024. Kampanye ini dirancang untuk menginspirasi sekaligus mengedukasi penduduk tentang pentingnya kolagen pada menjaga kebugaran tubuh kemudian awet muda di dalam sedang kesibukan gaya hidup modern.

    Mulai usia 25 tahun, tubuh kita kehilangan sekitar 1-1.5% kolagen setiap tahunnya . Tak ayal, 60% wanita mengalami usia dermis yang dimaksud di tempat melawan usia biologisnya, yang mana biasanya dikenal sebagai penuaan dini. Ahli dermatologi, dr. Widjaya Chandra, Sp.DVE menyatakan bahwa, “Pengurangan kolagen secara alami pada tubuh terus akan terjadi. Dan bila terus diakumulasi, pada usia 50 tahun, jumlah agregat kolagen bisa jadi berkurang hingga 25%.”

    Kolagen adalah protein utama yang tersebut membentuk 75% struktur epidermis manusia, 30% dari total protein tubuh, kemudian bahkan 80% dari struktur organik tulang. “Kolagen itu seperti ‘lem’ tubuh yang menjaga struktur kulit, tulang, otot, lalu sendi. Penurunan kolagen ini menyebabkan lapisan kulit kehilangan kelembapan dan juga elastisitas, sehingga tampak lebih besar tua dengan tanda-tanda seperti kerutan, kekeringan, kusam, hingga penyembuhan luka yang dimaksud lebih tinggi lama juga meninggalkan bekas,” jelasnya.

    Selain terhadap kulit, dampak dari kekurangan kolagen ini meluas ke sendi lalu otot, yang mengakibatkan kekakuan, serta nyeri, dan juga hambatan pada saluran cerna juga pembuluh darah seperti hipertensi. “Secara psikologis, kondisi ini kerap kali memproduksi seseorang kehilangan rasa percaya diri,” tambah dr. Wijaya.

    Kebutuhan kolagen dapat dipenuhi dengan mengombinasikan konsumsi kolagen dari unsur makanan, olahraga serta melindungi epidermis dari sinar UV berlebih. “Sebenarnya banyak material makanan yang tersebut merupakan sumber asam amino pembentuk kolagen, seperti misalnya daging, ikan, susu, telur, jamur, asparagus, kacang-kacangan, gandum. Namun, gaya hidup modern masa saat ini yang mana serba cepat dan juga praktis, biasanya menjadi kendala terpenuhinya permintaan kolagen,” jelasnya lagi.

    Untuk mengatasi hal tersebut, dr. Widjaya juga menegaskan, “Oleh karenanya dibutuhkan asupan kolagen tambahan seperti misalnya dengan mengonsumsi susu steril dengan kolagen secara rutin untuk membantu memulihkan kelembapan kulit, dermis masih kenyal, dan juga tampak tambahan muda. Dengan kualitas kemudian kuantitas kolagen yang dimaksud baik, bahkan perubahannya sanggup jadi terlihat semata-mata di beberapa minggu,” tuturnya.

    Melihat pada keinginan ini, sebagai solusi praktis maka diluncurkanlah Collagena. Marketing Manager PT. Mayora Indah Tbk, Pikko Wijaya, menjelaskan, “Collagena adalah susu steril dengan 1000 mg kolagen yang tersebut terbukti mampu dapat membantu menjaga kelembaban kulit, menurunkan kerutan, juga memperbaiki elastisitas kulit, lalu menjaga kondisi tubuh tulang lalu sendi dari dalam, bila dikonsumsi secara rutin.”

  • Mengenal Self-Harm, Permasalahan Kesejahteraan Mental yang dimaksud Membuat Seseorang Menyakiti Diri Sendiri

    Mengenal Self-Harm, Permasalahan Kesejahteraan Mental yang dimaksud Membuat Seseorang Menyakiti Diri Sendiri

    Ledisia.com – JAKARTA – Bidang Kesehatan mental, khususnya dilakangan remaja adalah isu yang mana semakin penting. Kesulitan ini bukan belaka berdampak pada kondisi emosional mereka, juga dapat memengaruhi keberadaan sehari-hari kemudian masa depan mereka.

    Kesehatan mental juga dapat terjadi lantaran adanya tekanan dari keluarga yang digunakan tidaklah memahami mereka itu dan juga mempunyai ekspektasi yang tinggi sehingga menjadi pemicu utama seseorang melakukan self-harm.

    Apa itu Self-Harm?
    Self-harm adalah tindakan fisik yang mana diadakan seseorang untuk menyakiti diri sendiri, seperti menyayat tangan (yang juga dikenal dengan istilah cutting), memukul tubuh, menarik rambut dengan paksa kemudian sebagainya.

    Tindakan ini banyak kali menjadi cara bagi seseorang untuk mengalihkan rasa sakit emosional yang tersebut mendalam, memberikan rasa “lega sementara” dari perasaan cemas atau tertekan. Bagia sebagian orang, melukai diri sendiri merupakan pelarian dari permasalahan kemudian beban emosional yang dimaksud dia alami.

    Meski tindakan ini dapat memberikan keringanan juga mengalihkan perhatian, self-harm sebenarnya semata-mata memperburuk kondisi emosional maupun fisik. Hal ini dapat mengakibatkan rasa bersalah, meninggalkan bekas luka, juga ketergantungan.

    Oleh sebab itu, kita harus menyadari bahwasanya self-harm bukanlah solusi yang mana tepat, melainkan bentuk pelampiasan sementara dari suatu kesulitan yang mana seharusnya dapat ditangani tanpa harus menyakiti diri sendiri.

    Masalah kebugaran mental sendiri umumnya disebabkan depresi, kecemasan yang terlalu berlebihan (anxiety), trauma masa lalu, pengalaman negatif seperti perundungan, kehilangan orang yang disayangi, atau tekanan lingkungan serta keluarga yang mana mendalam.

    Bagi mereka yang tersebut mengalami depresi berat atau gangguan kecemasan, kerap kali kesusahan pada mengatasi kondisi mental mereka. Ketidakmampuan dia untuk mengungkapkan perasaan juga minimnya bantuan menjadikan self-harm jalan pergi dari yang tersebut dia pilih untung menenangkan jiwa.

    Faktor Self-Harm
    Self-harm rutin kali berasal dari kalangan remaja berusia 15–18 tahun, namun tidak ada menghentikan kemungkinan tindakan ini dapat terjadi pada individu yang tersebut tambahan dewasa, bahkan seseorang yang tersebut berusia tambahan dari 18 tahun.

    Menurut World Health Organization (WHO) pada 10 Oktober 2024, ada sekira 10-20% remaja dalam dunia mengalami permasalahan kemampuan fisik mental. Angka ini menunjukkan bahwa kesulitan kondisi tubuh mental pada kalangan remaja merupakan isu yang digunakan sangat kritis juga perlu perhatian lebih.

  • Peran Penting Perawatan Aspek Kesehatan Ibu setelahnya Melahirkan bagi Masa Depan Si Kecil

    Peran Penting Perawatan Aspek Kesehatan Ibu setelahnya Melahirkan bagi Masa Depan Si Kecil

    Ledisia.com – JAKARTA – Merawat kondisi tubuh Ibu pasca kelahiran sangat penting sebagai fondasi dasar bagi kebugaran bayi, khususnya bagi ibu yang digunakan mengalami persalinan sesar. Sebab, persalinan sesar dapat menyebabkan ibu menderita nyeri fisik pasca melahirkan juga mengalami pemulihan yang mana tambahan lama lalu lebih besar sulit.

    Kondisi pasca melahirkan melalui sesar dapat memengaruhi psikologis ibu. Karena itu, pasca cesar, Ibu kemungkinan akan lebih besar fokus untuk pemulihan kesehatannya. Dokter spesialis anak dr Reza Abdussalam, Sp.A mengatakan, baik kelahiran pervaginam maupun kelahiran Sectio-Caesarea, harus memperhatikan nutrisi yang mana penting untuk kebugaran serta daya tahan tubuh si kecil.

    “Nutrisi dari ASI merupakan yang digunakan paling lengkap, mulai dari komposisi Laktosa sebagai sumber Karbohidrat, Lemak, Protein, Prebiotik, Probiotik, Vitamin lalu Mineral,” kata dr Reza, Hari Senin (16/12/2024).

    ASI, lanjut dr Reza, mengandung oligosakarida (yang berperan sebagai prebiotik) dan juga berbagai bakteri baik seperti bifidobacteria (yang berperan sebagai probiotik) yang tergabung disebut sinbiotik dapat meningkatkan kekuatan sistem imun pada anak.

    “Sinbiotik merupakan kombinasi prebiotik lalu probiotik yang dimaksud terbukti secara klinis meningkatkan kinerja sistem imun, seperti membantu menurunkan kejadian ISPA, mengurangi alergi makanan dan juga meninggal toleransi pada asma,” urainya,

    Selain itu, sinbiotik juga bermanfaat bagi kondisi tubuh bayi. Sinbiotik, merupakan kombinasi prebiotik (serat) serta probiotik (bakteri baik) yang bermanfaat baik bagi kondisi tubuh Si Kecil.

    “Penelitian membuktikan Sinbiotik memiliki peran khusus untuk memulihkan bakteri baik pada anak yang tersebut lahir secara cesar. Sinbiotik memulihkan kondisi saluran cerna pasca operasi caesar sejak hari-hari pertama kehidupan,” terangnya.

    Kandungan sinbiotik juga terdapat pada ASI juga dapat membantu meningkatkan total bakteri baik, mengurangi permasalahan kemampuan fisik pencernaan seperti terjadinya disbiosis usus.