Author: Gusun Fawaida

  • Atasi Penyakit Pernafasan, 17 Negara Bahas Solusi Terbaik

    Atasi Penyakit Pernafasan, 17 Negara Bahas Solusi Terbaik

    Ledisia.com – JAKARTA – GSK menyelenggarakan rapat RespiVerse tahunan ketiga pada 13 juga 14 Desember dalam Bangkok, Thailand. Pertemuan ini mempertemukan para pakar internasional ternama kemudian tenaga kebugaran dari 17 negara untuk mengeksplorasi tantangan global yang tersebut mendesak pada penyakit pernapasan, dengan fokus pada solusi inovatif serta strategi kolaboratif untuk memajukan kebugaran pernapasan di dalam seluruh dunia.

    GSK bekerja serupa dengan dokter spesialis kemudian ahli dari seluruh dunia untuk menciptakan inisiatif unggulan yang bertujuan meningkatkan kualitas perawatan klinis dan juga hasil terapi baru bagi jutaan pasien dengan penyakit pernapasan.

    Merea mencoba meneliti juga mengembangkan vaksin, item biologis, serta obat inhalasi untuk mengatasi penyakit pernafasan seperti asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), lalu Respiratory Syncytial Virus (RSV).

    “Kami coba memanfaatkan teknologi terbaru untuk mengatasi penyulut utama penyakit ini serta mengurangi perburukan, sehingga pasien mendapatkan hasil perawatan yang tersebut lebih besar baik kemudian kualitas hidup yang digunakan lebih lanjut sehat,” kata Dr. Gur Levy, Lokal Medical Lead of Biologics Emerging Market GSK pada rilisnya belum lama ini.

    Pertemuan RespiVerse tahun ini menghadirkan pembicara kemudian partisipan internasional terkemuka dari berbagai wilayah, termasuk Asia Tenggara, Amerika Latin, Amerika Tengah, dan juga lainnya. Acara ini mengintegrasikan sains, teknologi, kemudian keahlian untuk mengidentifikasi tantangan klinis utama pada bidang pernapasan.

    Tujuannya adalah untuk mengembangkan konten ilmiah di rangka memperluas pengetahuan dan juga meningkatkan praktik profesional dokter paru dalam Asia Tenggara, Timur Tengah, Afrika, juga Amerika Latin. Panel ahli akan mengeksplorasi empat patologi pernapasan utama yakni asma sedang, asma berat, PPOK, serta RSV.

    “Pencegahan adalah kunci di kondisi tubuh masyarakat, khususnya untuk mengatasi penyakit pernapasan seperti RSV, yang dimaksud lebih besar rutin terjadi dan juga berbahaya dibandingkan flu, “ucapnya.

    Di GSK, ucapnya juga berazam untuk mengembangkan perubahan vaksin guna melindungi kelompok rentan, khususnya lansia kemudian mereka itu yang digunakan memiliki kondisi medis seperti asma, PPOK, diabetes, kemudian penyakit jantung, dari risiko kebugaran penting akibat RSV.

    “Dengan memprioritaskan pencegahan, kami bertujuan untuk mengempiskan beban RSV kemudian membantu terciptanya komunitas yang mana lebih lanjut sehat dalam seluruh dunia, khususnya di menghadapi populasi global yang digunakan semakin menua,” ujar Dr. Arnas Berzanskis, VP & Wilayah Medical Affairs Head – Vaccines di area GSK.

    Para pakar kondisi tubuh warga menyatakan kegelisahan terhadap risiko penting RSV pada populasi lanjut usia (lansia) kemudian individu dengan penyakit penyerta. Di Indonesia, jumlah keseluruhan lansia terus meningkat seiring bertambahnya usia harapan hidup, dengan prediksi mencapai 14,6% dari total populasi pada tahun 2030.

  • Studi: Jalan Kaki 5.000 Langkah Sehari Kurangi Risiko Depresi

    Studi: Jalan Kaki 5.000 Langkah Sehari Kurangi Risiko Depresi

    Ledisia.com – JAKARTA – Studi terbaru menemukan bahwa jalan kaki 5.000 langkah sehari sanggup mengempiskan risiko depresi. Penelitian terbaru ini diterbitkan pada jurnal JAMA Network Open pada 16 Desember 2024.

    Dalam penelitian ini, para peneliti menemukan bahwa semakin banyak langkah yang tersebut dijalankan seseorang, semakin rendah risiko gejala depresi . Bahkan, merek yang dimaksud berjalan hingga 7.500 langkah per hari mengalami penurunan gejala depresi hingga 42 persen.

    Dilansir dari Health Line, Hari Minggu (22/12/2024), selain itu, setiap tambahan 1.000 langkah per hari memberikan penurunan risiko depresi yang tersebut signifikan.

    David Merrill, MD, PhD, orang psikiater geriatrik dalam Providence Saint John’s Health Center, menyatakan bahwa peningkatan aktivitas fisik dapat secara signifikan menurunkan risiko depresi.

    “Berjalan kaki adalah bentuk aktivitas fisik mudah yang digunakan dapat memberikan faedah besar bagi kemampuan fisik mental,” kata David.

    Penelitian ini merupakan meta-analisis dari 33 studi yang tersebut melibatkan tambahan dari 96.000 orang dewasa. Para peneliti menggunakan data jumlah total langkah harian yang mana dicatat dengan telepon pintar, pedometer, atau perangkat lain selama beberapa hari hingga satu tahun.

    Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang tersebut berjalan lebih banyak dari 7.000 langkah sehari memiliki risiko depresi lebih tinggi rendah dibandingkan dia yang berjalan lebih tinggi sedikit. Namun, para peneliti mengingatkan bahwa hubungan ini tidaklah membuktikan sebab-akibat secara langsung.

    Di sisi lain, studi ini miliki beberapa keterbatasan. Salah satunya adalah kemungkinan bahwa orang dengan gejala depresi lebih lanjut ringan cenderung lebih lanjut bergerak berjalan akibat mereka merasa lebih tinggi baik.

  • Sulit Membagi Waktu untuk Berolahraga? Simak Tips dari Aktris Fanny Ghassani

    Sulit Membagi Waktu untuk Berolahraga? Simak Tips dari Aktris Fanny Ghassani

    Ledisia.com – JAKARTA – Mengonsumsi makanan manis itu memang benar sangat tricky akibat apabila salah langkah akan menyebabkan adiksi dan juga tentunya tidak ada baik untuk tubuh. Kali ini, bersatu Host Agatha Suci juga Jeffry, sang ahli gizi Mikayla, juga aktris cantik juga fitness enthusiast Fanny Ghassani , kita akan mengkaji kemudian mengedukasi sama-sama tentang cara agar balance di mengonsumsi gula lalu kita tetap saja bisa jadi konsumsi makanan manis tetapi tubuh tetap saja sehat. Simak penjelasannya pada bawah ini!

    Snack Favorit Fanny Ghassani

    Siapa yang dimaksud bukan kenal Fanny Ghassani? Aktris cantik yang mempunyai body goals ini dikenal adalah orang fitness enthusiast. Untuk menjaga tubuhnya tetap memperlihatkan sehat, tentunya Fanny termasuk orang yang mana menjaga pola makannya. Ia mengaku adalah tipe orang yang rutin tidaklah makan ketika ingin berolahraga, terlebih lagi jikalau pada pagi hari.

    Meski begitu, aktris cantik yang dimaksud berusia 33 tahun ini termasuk orang yang mana makannya banyak. Karena faktanya, jikalau kita berolahraga dengan rutin, tubuh kita perlu menyimpan cadangan makanan pada tubuh agar kalori yang dimaksud terbakar ketika olahraga juga banyak. Snack Yava Bali adalah salah satu pilihan Fanny untuk ngemil. Bentuk kemasannya yang digunakan kecil memudahkan snack ini dibawa pada kantong ketika kita sedang berolahraga atau melakukan aktivitas sehari-hari. Snack ini juga telah mengandung gula ramah dan juga ber-Indeks Glikemik Rendah, jadi tentunya sangat aman untuk dikonsumsi.

    Apa Itu Skala Glikemik?

    Mikayla sang ahli gizi berkata Ukuran Glikemik itu seperti riding a roller coaster. Jika kita terus menerus mengonsumsi gula reguler serta tak memperhatikan takarannya, akan menyebabkan kadar gula kita naik besar juga Angka Glikemiknya tentunya akan sangat tinggi. Itulah mengapa kita perlu mengganti gula reguler dengan gula ramah.

    Gula ramah adalah gula yang mana mengandung bahan-bahan alami. Contoh dari gula ramah yaitu gula aren, gula lontar, gula kelapa, serta kurma. Gula ramah diketahui mengandung Ukuran Glikemik rendah juga mampu menimbulkan kita kenyang lebih tinggi lama. Dengan begitu, Angka Glikemik pada tubuh kita tidak ada akan naik mendadak secara drastis.

    Mikayla juga menyatakan nge-snack itu dapat menjadi game changer untuk badan kita, terlebih lagi yang mana sibuk beraktivitas seharian.

    Tips Berolahraga untuk Para Ibu yang mana Sulit Membagi Waktu

  • Waspada! Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebihan dan juga Cara Memelihara Kadar Gula Tubuh

    Waspada! Penyakit Akibat Konsumsi Gula Berlebihan dan juga Cara Memelihara Kadar Gula Tubuh

    Ledisia.com – JAKARTA – Halo Happy Health! Kita semua pasti tahu apabila mengonsumsi gula secara berlebihan bukanlah hal yang tersebut bagus. Karena dampak dari hal yang dimaksud sangat mengandung risiko, pada antaranya menyebabkan penyakit penyakit gula tipe 2 ataupun gagal ginjal. Lalu, bagaimana cara agar kadar gula di tubuh tetap saja balance?

    Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi dengan Agatha Suci, Jeffry Thung, sang ahli gizi Mikayla, serta aktris cantik yang tersebut pastinya sudah ada bukan asing lagi Fanny Ghassani, akan mengedukasi kemudian sharing terkait cara menjaga kadar gula masih balance dengan olahraga juga makan makanan yang mana sehat.

    Awal Mula Fanny Ghassani Rutin Berolahraga

    Dengan profesinya sebagai aktris, Fanny Ghassani miliki jadwal yang mana padat lalu sibuk. Tetapi hal ini tidaklah menghalanginya untuk rutin berolahraga. Tentunya, sebagai manusia ia terkadang pernah merasa kurang tidur dikarenakan kesibukannya. Jika hal itu terjadi, ia tak akan memforsir dirinya untuk berolahraga.

    Fanny Ghassani mengaku mulai rutin berolahraga sekitar tahun 2014 sampai 2015. Awalnya ia berolahraga Muay Thai. Ia berkata jikalau ada waktu kosong akan mengisinya dengan berolahraga. Sampai ketika ia menikah, ia tetap saja rutin berolahraga sampai akhirnya pandemi. Mulailah ia berolahraga dengan bodyweight training, selain itu push up dan juga squat. Hingga akhirnya ia punya squat bar kemudian dumbbell dalam rumah agar olahraganya lebih lanjut bervariatif. Sejak pada waktu itu ia rutin mengunggah konten-konten berolahraga dalam Instagram.

    Fanny percaya energi itu mampu kita create seperti mindset. Misal ketika dalam pagi hari kita berolahraga, 15 jam kedepannya kita akan merasa semangat sepanjang hari lalu produktif. Menurut Fanny hal terpenting dari olahraga adalah sebuah konsistensi. Karena konsistensi merupakan hal yang tersebut sulit dijalankan ketika ingin rutin berolahraga.

    Fanny Ghassani Menghindari Daftar Makanan Ini

    Fanny Ghassani mengaku sangat menghindari mengonsumsi gula berlebihan, kopi-kopi yang tersebut manis, kemudian tepung-tepungan. Hal ini ia lakukan demi menjaga pola hidup yang tersebut lebih lanjut sehat. Makanan simpel yang digunakan sehat kemudian menjadi pilihan Fanny adalah Snack Yava Bali. Snack ini terbuat dari bahan-bahan alami seperti gula lontar, gula aren, gula kelapa, lalu kurma.

    Gula-gula yang dimaksud mengandung Skala Glikemik yang digunakan rendah. Apa sih Skala Glikemik itu? Skala Glikemik adalah ukuran yang menunjukkan seberapa cepat makanan dapat meningkatkan kadar gula darah di tubuh.

  • Apakah Penderita Asam Lambung Boleh Minum Susu? Hal ini Penjelasannya

    Apakah Penderita Asam Lambung Boleh Minum Susu? Hal ini Penjelasannya

    Ledisia.com – JAKARTA – Penderita asam lambung kerap kali mempertanyakan apakah merek boleh minum susu, mengingat makanan dan juga minuman tertentu dapat memicu gejala. Mulai dari mulas, perut kembung, serta rasa panas di dalam dada (heartburn).

    Susu , yang dikenal mempunyai sifat menenangkan, kerap dianggap sebagai solusi cepat untuk meredakan asam lambung. Namun, apakah ini benar-benar aman lalu efektif untuk penderita asam lambung?

    Dilansir dari Times of India, Selasa (24/12/2024), susu mengandung nutrisi penting seperti protein, kalsium, juga vitamin D yang bermanfaat untuk kesehatan. Namun, komposisi lemak pada susu bisa jadi menjadi perhatian bagi penderita asam lambung.

    Susu full cream atau penuh lemak misalnya, dapat memperlambat pengosongan lambung. Hal ini berpotensi meningkatkan tekanan pada otot sfingter esofagus bagian bawah (LES), sehingga asam lambung lebih lanjut mudah naik ke kerongkongan.

    Sedangkan susu rendah lemak atau tanpa lemak umumnya lebih lanjut aman bagi penderita asam lambung dikarenakan zat lemaknya rendah dan juga tiada terlalu memengaruhi LES.

    Pada awalnya, susu dapat memberikan efek menenangkan pada lambung sebab sifatnya yang mana sedikit alkali. Hal ini dapat membantu menetralkan asam lambung untuk sementara waktu.

    Namun, pasca beberapa saat, susu dapat merangsang produksi asam lambung tambahan banyak, khususnya jikalau diminum di jumlah keseluruhan besar. Namun, respons tubuh terhadap susu dapat berbeda-beda pada setiap orang.

    Beberapa penderita asam lambung kemungkinan besar merasa gejalanya membaik setelahnya minum susu, sementara yang mana lain justru mengalami peningkatan gejala.

  • Terungkap, 34 Persen Pelajar SMA di tempat Ibukota Alami Mental Health

    Terungkap, 34 Persen Pelajar SMA di tempat Ibukota Alami Mental Health

    Ledisia.com – JAKARTA – Penelitian terbaru yang dilaksanakan oleh Health Collaborative Center (HCC) dan juga Fokus Aspek Kesehatan Indonesia (FKI) sama-sama Yayasan BUMN melalui inisiatif Mendengar Jiwa Institute mengungkapkan fakta memprihatinkan tentang kondisi tubuh mental remaja pada Jakarta.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa 34% pelajar SMA di tempat Ibukota miliki indikasi permasalahan kondisi tubuh mental, dengan 3 dari 10 pelajar kerap menunjukkan perilaku marah serta cenderung berkelahi akibat gangguan mental emosional.

    Penelitian ini melibatkan pelajar SMA di tempat Jakarta, dengan pasukan peneliti yang tersebut dipimpin oleh Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, Peneliti Utama HCC, Bunga Pelangi, SKM, MKM, Direktur Inisiatif HCC, lalu Prof. Nila F. Moeloek, Direktur Eksekutif FKI.

    Menariknya, salah satu temuan penting adalah 10% pelajar SMA merasa rentan terhadap kondisi kebugaran mental mereka. Angka ini mencerminkan rendahnya kesadaran diri (self-awareness) remaja terhadap kebugaran mental, meskipun informasi terkait telah semakin meluas.

    Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi menegaskan, “Data temuan 34% risiko gangguan mental emosional ini merupakan indikasi serius tentang kondisi tubuh jiwa remaja di tempat kota besar seperti Jakarta.

    Angka ini dapat dijadikan prevalensi, tetapi yang tersebut lebih banyak penting adalah bagaimana hasil skrining ini menggambarkan indikasi gangguan emosional serta mental pelajar SMA di dalam Jakarta.

    Temuan ini lebih besar tinggi dibandingkan data atau hipotesis kajian-kajian sebelumnya. Kondisi ini perlu dianalisis lebih besar mendalam untuk memahami akar masalahnya,” terangnya,

    Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa self-awareness remaja terhadap risiko gangguan kondisi tubuh mental masih sangat rendah, meskipun informasi tentang kondisi tubuh mental semakin mudah diakses. Hal ini menjadi tanda awas bagi pihak terkait untuk meningkatkan edukasi lalu dukungan pada lingkungan sekolah.

    Hasil penelitian ini menjadi dasar pengembangan Inisiatif Zona Mendengar Jiwa, yang dirancang untuk memulai pembangunan sistem dukungan (support system), meningkatkan kesadaran, memberikan edukasi, juga menyediakan intervensi berbasis data.

    Program ini mengintegrasikan pendekatan ilmiah serta perubahan sosial untuk menciptakan dampak nyata bagi kebugaran mental remaja, teristimewa pada institusi pendidikan.

  • Aurora Saffron Collagen serta Komunitas Lari Kampanyekan Kegunaan Hidup Seimbang

    Aurora Saffron Collagen serta Komunitas Lari Kampanyekan Kegunaan Hidup Seimbang

    Ledisia.com – JAKARTA – Dalam rangka menghentikan akhir tahun 2024, Aurora Saffron Collagen kembali berkolaborasi dengan salah satu komunitas olahraga terbesar pada Indonesia yaitu 910 Runners.

    Kegiatan Aurora Saffron Collagen dengan 910 Runners Ibukota diadakan dalam FX Sudirman untuk Start lalu Finish dengan rute CFD atau Car Free Day area GBK, Semanggi, Senayan serta kembali ke FX Sudirman pada Minggu,15 Desember 2024 lalu.

    Acara ini mempunyai antusiasme tinggi dari komunitas 910 Runners dengan sekitar 100 orang tambahan yang dimaksud bergabung berpartisipasi.

    Tujuan kolaborasi Aurora Saffron Collagen dengan 910 Runners Ibukota Indonesia adalah memulai pembangunan kesadaran akan pentingnya menjaga kondisi tubuh mulai dini juga menjadikan kebugaran sebagai prioritas utama pada hidup.

    Aurora Saffron Collagen juga memperkenalkan terobosan baru yakni Guava Energy Booster, minuman safron collagen bebas gula dan juga tinggi protein. Asupan nutrisi yang tersebut tepat untuk menunjang energi lalu stamina selama beraktivitas atau olahraga fisik.

    Koordinator acara 910 Runners Jakarta, Diki Prayoga mengatakan, “Lari memang sebenarnya olahraga yang digunakan baik untuk menjaga tubuh. Tapi lari juga menghasilkan kita banyak mengeluarkan cairan dan juga detox lewat keringat. Untuk menjaga tubuh tetap memperlihatkan terhidrasi kemudian ternutrisi Aurora Saffron Collagen Guava ini sangat pas. Cocok,” jelas Diki.

    Aurora Saffron Collagen – Guava Energy Booster sendiri adalah terobosan terbaru dari Aurora Saffron Collagen pasca Aurora Saffron Collagen – Mix Berries Anti Aging.

    “Aurora Saffron Collagen tak hanya sekali membantu memulihkan energi yang mana terkuras, tetapi juga mengandung kolagen dan juga saffron yang tersebut bermanfaat untuk kulit, otot lalu segar juga, jadi minumnya enjoy lalu mengempiskan stres dari olahraga yang tersebut cukup intens” lanjut Diki.

    Diki menambahkan, “Minum Aurora Saffron Collagen ini sebelum atau setelahnya lari sudah ada menjadi bagian dari rutinitas saya, ya. Biasanya saya selalu minum pasca lari. Kehadiran Aurora Saffron Collagen pada kegiatan lari ini pastinya buat partisipan happy lalu makin seru apalagi setiap partisipan juga ada kesempatan untuk dapat goodie bag dari Aurora Saffron Collagen. Semuanya suka sejenis rasanya yang digunakan no sugar tapi tetap memperlihatkan fresh guava. Ditambah manfaatnya yang dimaksud bagus juga,” ujar dia.

  • 5 Kebiasaan yang dimaksud Bisa Menyebabkan Gagal Ginjal, Belajar dari Kasus Alvin Lim

    5 Kebiasaan yang dimaksud Bisa Menyebabkan Gagal Ginjal, Belajar dari Kasus Alvin Lim

    Ledisia.com – JAKARTA – Beberapa kebiasaan dapat menyebabkan gagal ginjal seperti yang digunakan dialami Alvin Lim. Meninggalnya sang pengacara akibat gagal ginjal kronis menjadi pengingat penting tentang betapa berbahayanya penyakit ini.

    Alvin Lim meninggal dunia pada Minggu, 5 Januari 2025 di tempat Rumah Sakit Mayapada, Ibukota Indonesia pasca berjuang melawan penyakit gagal ginjal kronis. Pengacara Agus Salim itu mengembuskan napas terakhirnya pada usia 47 tahun.

    Ginjal sendiri merupakan organ tubuh yang tersebut miliki peran krusial, seperti membuang limbah, menjaga keseimbangan cairan, juga mengatur tekanan darah. Namun, tanpa disadari, beberapa kebiasaan buruk dapat merusak ginjal serta meningkatkan risiko gagal ginjal.

    Berikut kebiasaan yang dimaksud harus dihindari untuk menjaga kondisi tubuh ginjal dilansir dari Kidney, Selasa (7/1/2025).

    5 Kebiasaan yang digunakan Bisa Menyebabkan Gagal Ginjal

    1. Kebiasaan Mengonsumsi Gula Tinggi

    Konsumsi makanan dan juga minuman tinggi gula menjadi salah satu pemicu utama kerusakan ginjal. Gula berlebihan dapat memicu diabetes, yang merupakan faktor risiko utama gagal ginjal.

    Diabetes menyebabkan komplikasi serius, termasuk kecacatan pada pembuluh darah kecil dalam ginjal. Kurangi konsumsi gula dan juga pilih makanan yang mana lebih lanjut sehat untuk mengempiskan risiko penyakit ginjal.

    2. Kurang Minum Air Putih

    Dehidrasi akibat kurang minum air putih dapat menghurangi aliran darah ke ginjal, yang berisiko merusak fungsinya. Ginjal membutuhkan cukup cairan untuk membuang limbah dan juga menjaga tubuh tetap memperlihatkan seimbang.

    Minumlah setidaknya 2 liter air putih per hari untuk menjaga hidrasi tubuh kemudian kemampuan fisik ginjal.

  • Virus HMPV Terdeteksi di dalam Indonesia, Hal ini 5 Cara Mencegahnya

    Virus HMPV Terdeteksi di dalam Indonesia, Hal ini 5 Cara Mencegahnya

    Ledisia.com – JAKARTA – Virus Human Metapneumovirus (HMPV) telah terjadi terdeteksi pada Indonesia, mengancam kemampuan fisik saluran pernapasan anak-anak hingga dewasa. Kabar ini dikonfirmasi segera oleh Kementerian Bidang Kesehatan (Kemenkes).

    Dalam laporannya, Menteri Aspek Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan beberapa anak dilaporkan terinfeksi virus HMPV . Namun, penduduk diminta untuk tidak ada panik, sebab bukanlah virus baru dan juga telah dikenal di dunia medis.

    “HMPV telah lama ditemukan dalam Indonesia, kalau dicek apakah ada, itu ada. Saya sendiri kemarin mengawasi data di tempat beberapa lab, ternyata beberapa anak ada yang tersebut terkena HMPV,” kata Budi pada Ibukota Indonesia pada Senin, 6 Januari 2025.

    HMPV adalah virus pernapasan yang digunakan menyebabkan infeksi saluran pernapasan berhadapan dengan juga bawah. Virus ini merupakan pemicu umum gangguan pernapasan pada semua usia serta miliki kemiripan dengan respiratory syncytial virus (RSV).

    Gejala HMPV bervariasi, mulai dari flu ringan seperti batuk, hidung tersumbat, lalu demam, hingga kondisi serius seperti bronkitis kemudian pneumonia. Virus ini menular melalui droplet pernapasan, kontak dengan segera dengan permukaan yang terkontaminasi, atau interaksi dekat dengan orang yang dimaksud terinfeksi.

    Meskipun demikian, pencegahan tetap saja menjadi langkah penting untuk mengempiskan risiko penularan. Berikut adalah lima cara efektif untuk menghindari penyebaran HMPV dilansir dari NDTV, Selasa (7/1/2025).

    5 Cara Pencegahan Virus HMPV

    1. Cuci Tangan Secara Teratur

    Mencuci tangan adalah langkah utama untuk mengurangi penyebaran virus. Bersihkan tangan menggunakan sabun lalu air selama minimal 20 detik, khususnya pasca beraktivitas di dalam luar rumah. Jika tidak ada ada sabun, gunakan hand sanitizer berbasis alkohol dengan kadar minimal 60 persen.

    2. Hindari Menyentuh Wajah dengan Tangan Kotor

    Virus dapat masuk ke di tubuh melalui mata, hidung, atau mulut yang disentuh dengan tangan yang kotor. Oleh sebab itu, hindari menyentuh area wajah sebelum mencuci tangan dengan bersih.

    3. Jaga Kebersihan Barang Pribadi

    Bersihkan barang-barang yang mana rutin disentuh, seperti ponsel, laptop, gagang pintu, kemudian botol minum, dengan cairan desinfektan. Langkah ini membantu mengempiskan risiko virus menempel pada permukaan benda.

    4. Jaga Jarak dengan Orang yang dimaksud Sakit

    Jika ada orang terdekat yang menunjukkan gejala penyakit pernapasan seperti batuk atau bersin, hindari kontak dengan segera kemudian jaga jarak setidaknya satu meter. Bila Anda merasa sakit, tetap saja dalam rumah untuk menghindari penularan untuk orang lain.

    5. Pola Hidup Optimal untuk Mengembangkan Imunitas

    Pola hidup sehat sangat penting untuk melawan infeksi virus. Konsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, juga tidur yang tersebut cukup dapat menguatkan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, gunakan masker pada waktu berada di tempat tempat sibuk atau berventilasi buruk untuk menghurangi risiko terpapardroplet.

  • Sudah Terdeteksi dalam Indonesia, Apakah HMPV Ada Obatnya?

    Sudah Terdeteksi dalam Indonesia, Apakah HMPV Ada Obatnya?

    Ledisia.com – JAKARTA – Human Metapneumovirus (HMPV ) adalah virus lama yang digunakan terkenal dengan paparan signifikan sebelumnya pada populasi. Virus yang mana ditemukan di area China ini menjadi perhatian dunia.

    HMPV ini pun sudah ada masuk Indonesia. Hal itu diungkap Kementerian Bidang Kesehatan RI, di tempat mana beberapa anak dilaporkan sudah pernah terpapar virus tersebut. Menteri Kesejahteraan Budi Gunadi Sadikin memohonkan rakyat untuk bukan panik akibat HMPV bukanlah virus baru serta sudah ada dikenal pada dunia medis.

    “HMPV sudah ada lama ditemukan di area Indonesia, kalau dicek apakah ada, itu ada. Saya sendiri kemarin mengamati data dalam beberapa lab, ternyata beberapa anak ada yang dimaksud terkena HMPV,” kata Menkes pada Jakarta, Mulai Pekan (6/1).

    Sebelumnya, HMPV juga terdeteksi di dalam India, Dikutip Hindustan Times, orang bayi perempuan berusia tiga bulan dengan riwayat bronkopneumonia didiagnosis dengan HMPV setelahnya dirawat di tempat Rumah Sakit Baptis di dalam Bengaluru. Namun, telah dilakukan dipulangkan di kondisi pemulihan.

    Pusat Pengendalian Penyakit Nasional (NCDC) dalam bawah Kementerian Kesejahteraan Union memantau dengan saksama persoalan hukum influenza pernapasan kemudian musiman di dalam negara tersebut, lalu berhubungan dengan lembaga internasional.

    “Kami akan terus memantau situasi dengan saksama, memvalidasi informasi, dan juga memperbaruinya sebagaimana mestinya,” kata sumber resmi, sebagaimana dilaporkan kantor berita ANI.

    Diketahui, HMPV adalah virus lama yang terkenal dengan paparan signifikan sebelumnya pada populasi. Lonjakan tindakan hukum terkini sebagian besar disebabkan oleh peningkatan pengujian NAAT pada sedang meningkatnya kewaspadaan, tidak lonjakan infeksi yang tersebut tiba-tiba.

    “Data dari 16-22 Desember, menunjukkan peningkatan terkini pada infeksi pernapasan akut, termasuk influenza musiman, rhinovirus, respiratory syncytial virus (RSV), serta human metapneumovirus (hMPV), namun, skala juga intensitas keseluruhan penyakit infeksi pernapasan di tempat China tahun ini lebih banyak rendah dari tahun lalu. Pembaruan musiman patogen pernapasan diperkirakan terjadi di tempat belahan bumi utara, khususnya selama periode musim dingin,” kata sumber pasca pembaruan dari WPRO.

    Dr Arjun Dang, CEO, Dr Dangs Lab, menyatakan bahwa wabah HMPV di tempat China menyoroti perlunya peningkatan pengawasan juga mekanisme deteksi dini untuk membendung penyebarannya.