Tag: pregnancy

  • Ternyata, Inilah Cara Hamil Bayi Laki-Laki / Perempuan! (5)

    Ternyata, Inilah Cara Hamil Bayi Laki-Laki / Perempuan! (5)

    Ledisia.com – Sebelumnya Ledisia telah memaparkan empat cara hamil bayi laki-laki atau perempuan baik dengan prosedur medis dan alamiah.

    Kini, sampailah kita pada cara yang terakhir. Cara ini tidak dapat dikatakan alamiah, namun juga bukan prosedur medis. Ini karena Anda dapat melakukan cara ini di rumah dengan bantuan alat khusus yang bisa dibeli.

    Cara atau metode ini disebut dengan Sex Selection Kit. Sesuai namanya, ada alat khusus yang digunakan untuk memilih jenis kelamin bayi Anda nanti.

     

    Demi Jenis Kelamin Buah Hati yang Diingini, Sex Selection Kit Menjadi Metode yang Layak Anda Jajali

    Anda sudah penasaran seperti apa dan bagaimana caranya? Yuk, simak poin-poin berikut!

     

    Sebenarnya, Sex Selection Kit mengacu pada metode Shettles. Bedanya, ada alat tambahan supaya lebih sukses!

    Minum ekstrak herbal agar lebih sukses - via pmo.ee
    Minum ekstrak herbal agar lebih sukses via pmo.ee

    Pada dasarnya, teori Sex Selection Kits ini mengacu pada metode Shettles. Hanya saja, ada beberapa alat tambahan pada metode ini. Untuk memisahkan sperma berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, Sex Selection Kits membutuhkan termometer, ovulation predictor test stick, vitamin, ekstrak herbal, dan douche (alat untuk membersihkan vagina yang serupa botol semprot dan memiliki selang kecil untuk menyalurkan cairan).

     

    Jika ingin bayi laki-laki, bercintalah sedekat mungkin dengan ovulasi. Jika ingin perempuan, 2-4 hari sebelum ovulasi.

    Simulasi metode Shettles - via pinimg.com
    Ikuti metode Shettles via pinimg.com

    Langkah pertama untuk melakukan metode yang tingkat keberhasilanya 96% ini, pun tak ubahnya metode Shettles. Anda harus melacak siklus bulanan lewat bantuan termometer. Dengan termometer ini, Anda dapat mencatat dan membuat grafik suhu basal tubuh. Kemudian, Anda juga disarankan untuk buang air kecil pada ovulation predictor test stick untuk memastikan keakuratannya.

    Setelah dua hal itu dikerjakan, kini Anda sudah tahu kapan ovulasi datang berdasarkan catatan grafik. Langsung saja ikuti metode Shettles selanjutnya, yaitu berhubungan seksual. Kalau Anda dan suami ingin anak perempuan, lakukanlah hubungan seksual 2 – 4 hari sebelum ovulasi tiba. Tapi kalau ingin anak laki-laki, berhubungan seksual pada waktu sedekat mungkin dengan ovulasi, sangat dianjurkan.

    Sedangkan penggunaan douche pada metode ini, bertujuan untuk mengkondisikan vagina supaya kromosom sperma (baik kromosom Y untuk bayi laki-laki dan kromosom X untuk bayi perempuan) berpeluang sukses dalam pembuahan sel telur. Penggunaan vitamin dan ekstrak herbal sendiri berfungsi untuk meningkatkan peluang kesuburan, sekaligus untuk mendapatkan anak sesuai jenis kelamin yang Anda ingini.

     

    Meski menggunakan alat, metode ini bukan termasuk invasif. Penggunaannya mudah dan diklaim lebih efektif.

    Beginilah wujud - via probecure.com
    Beginilah wujud Sex Selection Kit via probecure.com

    Metode Sex Selection Kit ini cenderung tidak invasif (tidak menggunakan proses melukai atau membedah tubuh) sehingga tidak menimbulkan rasa sakit serta tekanan emosional. Penggunaannya mudah. Biayanya pun lebih terjangkau dibandingkan dengan metode inseminasi buatan yang dilakukan oleh ahli medis, seperti inseminasi intrauterin atau program bayi tabung (In Vitro Fertilisation).

    Anda dan suami bisa melakukan metode ini di rumah dengan privasi yang lebih terjaga. Bahkan metode ini diklaim sebagai cara hamil bayi laki-laki atau perempuan yang efektif hingga 96%.

     

    Ledis, apakah Anda tertarik mencoba?  Tunggu apalagi? Segeralah memesan alat Sex Selection Kit pada website atau toko alat medis di sekitar Anda! Jika Anda ragu atau merasa bingung, berkonsultasilah pada dokter terpercaya! Dapatkan segera bayi lucu, sehat, dan sesuai jenis kelamin idaman Anda dari sekarang! Selamat mencoba!

  • Plus Minus Hamil Usia 20-an yang Perlu Anda Tahu!

    Plus Minus Hamil Usia 20-an yang Perlu Anda Tahu!

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Sudah bukan rahasia lagi jika usia ideal untuk memiliki anak adalah usia dua puluhan. Ya, di usia-usia tersebutlah kesuburan organ reproduksi wanita sedang berada di puncaknya.

    Selepas usia itu, kesuburan wanita akan semakin menurun setelah usia 35 tahun. Tak heran apabila banyak wanita yang mengejar “pernikahan” pada usia dua puluhan agar segera memiliki anak.

     

    Kehamilan Memang Ideal Pada Usia 20-an. Ketahui Plus Minus Ini Agar Tidak Minim Persiapan!

    Anda ingin menikah dan memiliki anak pada usia dua puluhan? Tunggu dulu! Sebaiknya, Anda mengetahui plus dan minus kehamilan pada usia dua puluhan. Meski inilah puncak kesuburan Anda, tapi ada faktor-faktor lain yang turut mengiringi keputusan hamil pada rentang usia seperlima abad ini. Mau tahu? Simak poin-poin berikut!

     

    Mereka dengan usia dua puluhan cenderung mengejar karir dan cita-cita. Dengan karir tinggi, Anda tidak perlu bergantung pada orang tua.

    Mengejar karir setinggi mungkin - via ayosebarkan.com
    Mengejar karir setinggi mungkin – via ayosebarkan.com

    Usia dua puluhan memang usia di mana seseorang sedang sehat-sehatnya. Kesehatan yang prima itulah yang dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas. Salah satunya dengan mengejar cita-cita dan karir yang lebih baik.

    Pada usia itu pula, seseorang dianggap telah dewasa dan sudah seharusnya tidak lagi bergantung dengan orang tua. Setelah lulus kuliah atau sekolah, Anda diharapkan segera mencari penghasilan sendiri dan memenuhi kebutuhan pribadi secara mandiri. Selain untuk mencapai cita-cita, Anda perlu pengalaman untuk aktualisasi diri di lingkungan masyarakat.

    Kemampuan finansial pun akan semakin baik sejalan dengan karir yang telah Anda mulai dari nol tersebut. Jika tidak, Anda tentu tidak bisa memenuhi kebutuhan hidup yang semakin bertambah dan mahal dari waktu ke waktu.

    Jika Anda hamil dan memiliki anak pada usia ini, bukan tak mungkin fokus karir anda bisa sedikit terganggu. Bayangkan, Anda mengalami morning sickness saat harus rapat dengan klien atau meninggalkan proyek kantor karena sebulan lagi akan melahirkan. Jelas fokus Anda akan terpecah belah!

     

    Masalah finansial akan dialami jika bayi datang sebelum mapan. Pasalnya, Anda baru saja menapaki dunia kerja dan menata masa depan!

    Kebutuhan anak yang banyak - via trademagazin.hu
    Kebutuhan anak yang banyak – via trademagazin.hu

    Setiap orang tahu bahwa memiliki seorang bayi akan menambah panjang daftar pengeluaran bulanan kita. Sebelumnya, Anda mungkin hanya punya pos pengeluaran untuk makan, sewa rumah tinggal, biaya listrik dan air, pulsa, kredit kendaraan, dan anggaran refreshing. Dengan kehadiran si kecil, mau tak mau harus ada pengeluaran khusus untuk sang bayi.

    Pengeluaran ini tidak bisa Anda anggap enteng. Jauh-jauh hari sebelum si bayi lahir ke dunia, Anda dituntut sudah harus siap karena biayanya pun tidak sedikit. Bila mau disebutkan satu-satu, ada biaya persalinan, rawat inap, operasi caesar (bila diperlukan), USG, dan kontrol kehamilan. Seakan tak cukup, masih ada kebutuhan boks bayi, baju bayi, dan juga susu bayi.  Bahkan, kebutuhan tersebut bisa saja membengkak karena adanya kebutuhan-kebutuhan baru yang tidak diprediksi sebelumnya.

    Daftar panjang kebutuhan tersebut agaknya sulit dipenuhi oleh mayoritas pasangan berusia dua puluhan, apalagi dua puluhan awal. Sebab pada usia ini, seseorang baru saja memulai karirnya. Sangat sulit mendapatkan gaji dengan nominal tinggi yang bisa memenuhi kebutuhan seluruh keluarga (pasangan dan anak), apalagi dengan pengalaman kerja yang masih minim.

     

    Karena selama hamil sempat menghentikan profesi, kemungkinan Anda sulit mendapatkan karir lagi.

    Mencoba melamar pekerjaan lagi - via graduateexcellence.com.au
    Mencoba melamar pekerjaan lagi – via graduateexcellence.com.au

    Sebagian wanita berusia dua puluhan memilih berhenti dari pekerjaan usai melahirkan anak. Biasanya, alasan yang mereka utarakan adalah ingin fokus mengawasi tumbuh kembang si kecil. Mereka tidak ingin melewatkan sedikit pun perkembangan sang buah hati. Mereka juga tidak bisa percaya begitu saja dengan jasa babysitter.

    Permasalahannya mulai muncul ketika si anak sudah cukup besar dan sang ibu merasa mulai bisa meninggalkan anaknya tersebut. Ya, si ibu ingin memulai karir kembali.

    Saat proses rekrutmen, sebagian perusahaan mungkin tidak akan memusingkan status “ibu” pada CV Anda. Tapi ada pula perusahaan yang lebih memilih status wanita lajang pada posisi tertentu.

     

    Anda pasti akan fokus mengurusi si bayi. Hati-hati, bisa jadi kecemburuan menghampiri sang suami!

    Awalnya senang, lama-lama cemburu - via magicmaman.com
    Awalnya senang, lama-lama cemburu – via magicmaman.com

    Di awal pernikahan, mungkin Anda dan suami sedang dalam kondisi hangat-hangatnya dan sangat mesra. Namun begitu Anda hamil, bukan tidak mungkin kehangatan dan kemesraan itu hilang. Apalagi jika sang anak nanti sudah lahir.

    Anda sebagai sang ibu, pasti akan lebih banyak mencurahkan waktu untuk mengurus si bayi. Mulai dari menyusui, mengganti popoknya di tengah malam, memandikan, dan mengajaknya bermain.

    Pun saat hamil, Anda akan disibukkan dengan morning sickness dan rasa lelah yang sering datang tiba-tiba. Anda akan lebih memilih tidur dibandingkan mengurusi suami. Jika suami tak cukup pengertian, ia akan mudah cemburu dengan bayi Anda.

     

    Jika Anda belum matang secara pikiran dan mental, tanggung jawab mengurus bayi bisa tidak total.

    Yakin bisa menghadapi ini? - via ksl.com
    Yakin bisa menghadapi ini? – via ksl.com

    Di usia yang terbilang masih sangat muda, dua puluhan, bisa dikatakan masih cukup labil. Karena pengalaman dan aktualisasi yang mungkin masih minim, mereka terkadang lupa akan tanggung jawab yang sesungguhnya. Mereka lebih senang berpetualang di luar rumah.

    Sedangkan ketika berumah tangga dan memiliki anak, Anda dan suami dituntut menomorsatukan keluarga. Sepulang bekerja, Anda harus segera pulang dan bergantian mengasuh anak. Memastikan kalau si anak tidak kekurangan kasih sayang.

    Anda tentu tidak bisa egois meninggalkan anak di rumah demi kesenangan pribadi Anda, bukan?

     

    Puncak masa subur hanya terjadi di usia dua puluhan. Apa iya kesempatan ini mau dilewatkan?

    Usia paling subur untuk hamil - via thetimes.co.uk
    Usia paling subur untuk hamil – via thetimes.co.uk

    Para ahli mengatakan bahwa awal usia dua puluhan adalah puncak masa kesuburan wanita. Dari sudut pandang biologis, inilah waktu paling tepat untuk merencanakan kehamilan.

    Pada dasarnya, setiap wanita dilahirkan dengan satu sampai dua juta sel telur. Karena mengalami masa puber, jumlah telur yang Anda bawa ada sekitar 300.000 – 500.000. Namun, ovarium hanya akan melepaskan sel telur sebanyak 300 sel telur selama tahun reproduksi Anda.

    Dari data tersebut, kita dapat menyimpulkan kalau jumlah sel telur yang dibawa tubuh akan semakin sedikit seiring berjalannya waktu. Jika Anda telah merencanakan kehamilan dari usia dua puluhan, maka Anda tidak akan menyia-nyiakan stok sel telur yang masih tersisa dari organ reproduksi Anda.

     

    Hamil di usia dua puluhan akan mengurangi resiko kelahiran bayi cacat. Sebaliknya, Anda lebih berpeluang melahirkan bayi yang sehat!

    Bayi lahir sehat - via erdbeerlounge.de
    Bayi lahir sehat – via erdbeerlounge.de

    Kalau Anda bertambah tua, seluruh kemampuan tubuh otomatis juga akan menurun seiring waktu. Tak terkecuali dengan kemampuan organ reproduksi seperti ovarium. Semakin tua usia Anda, kualitas sel telur yang dihasilkan oleh ovarium juga akan semakin menurun.

    Hal inilah yang menyebabkan sel telur wanita berusia dua puluhan tidak sama dengan sel telur wanita berusia tiga puluhan. Kelainan genetik lebih rentan terjadi pada pembuahan sel telur wanita berusia tiga puluhan atau lebih. Akibatnya, kasus bayi dengan down syndrome dan cacat lebih banyak ditemukan pada kehamilan wanita berusia di atas dua puluhan.

     

    Menurut studi, keguguran bisa dihindari jika kehamilan direncanakan sejak dini!

    Kalau direncanakan, pasti lebih baik - via petrushki.net
    Kalau direncanakan, pasti lebih baik – via petrushki.net

    Wanita yang mengalami kehamilan pada usia dua puluhan memiliki resiko keguguran yang lebih kecil dibandingkan dengan wanita lain pada usia yang lebih tua. Menurut data yang dilansir dari laman babycenter.com, wanita berusia dua puluhan hanya memiliki resiko keguguran sebesar 10%.

    Persentase itu semakin bertambah pada wanita dengan usia tiga puluhan dan empat puluhan. Bagi mereka yang hamil pada awal tiga puluhan, ada kemungkinan sebesar 12% untuk keguguran, ketika wanita yang hamil pada akhir tiga puluhan mendapati persentasi keguguran sebesar 18%. Persentase keguguran pun melonjak sangat tinggi pada wanita dengan usia awal empat puluhan, yaitu sebesar 34%. Sedangkan mereka yang hamil pada usia 45 tahun akan mengalami peluang keguguran sebesar 53%. Angka yang fantastis, bukan?

     

    Hanya bagi mereka yang berusia dua puluhan, komplikasi penyakit tidak akan mengganggu sembilan bulan kehamilan.

    Tetap kuat sampai persalinan - via shaunabrandes.com
    Tetap kuat sampai persalinan – via shaunabrandes.com

    Masih menyoal kesehatan, kehamilan pada usia dua puluhan terbilang sangat mudah dan lebih lancar. Kenapa? Karena kehamilan di usia ini sangat rendah dengan resiko komplikasi kesehatan. Sebut saja tekanan darah tinggi dan diabetes.

    Bayangkan jika Anda sedang mengalami penyakit itu saat hamil! Tentu saja tidak enak dan membuat kehamilan terasa sangat rumit, bukan? Apalagi kalau membayangkan diabetes dapat menurun ke anak! Lebih baik, cepat-cepat menemui dokter agar masalah Anda tertangani.

     

    Masalah ginekologis tidak akan datang pada mereka yang lebih muda. Itu bedanya jika hamil saat usia telah menua.

    Kehamilan sehat - via unk.com.ua
    Kehamilan sehat – via unk.com.ua

    Masalah ginekologis kerap dialami oleh mereka yang sudah berusia 35 tahun lebih dan baru merencanakan kehamilan. Masalah seperti fibroid (uterine fibroid) sering ditemui dan akan semakin parah seiring berjalannya waktu.

    Fibroid sendiri adalah tumor jinak (non kanker) yang tumbuh di rahim. Tepatnya, bisa pada dinding otot rahim atau di dalam rahim itu sendiri. Masyarakat awam lebih mengenalnya dengan istilah miom atau mioma.

    Meskipun fibroid hanyalah tumor jinak, jika ia mulai menunjukkan gejala yang menyakiti diri Anda, fibroid ini tetap diharuskan dioperasi dan diangkat (dengan atau tanpa janin).

     

    Apapun yang Anda lakukan di usia dua puluhan, semua akan terasa mudah. Bekerja dan mengurus anak pun bisa dilakukan tanpa lelah.

    Kerja dan mengasuh anak? Pasti bisa! - via sindicomercio-pc.com.br
    Kerja dan mengasuh anak? Pasti bisa! – via sindicomercio-pc.com.br

    Percayalah! Hamil pada usia dua puluhan dan di atas dua puluhan rasanya sangat berbeda! Di usia dua puluhan, Anda masih bisa membagi waktu dan tenaga Anda dengan lebih baik. Sedangkan pada usia tiga puluhan atau lebih, mungkin Anda masih bisa membagi waktu. Namun, Anda akan cepat lelah mengurus segalanya.

    Anda pasti pernah melihat wanita berusia dua puluhan yang tangkas bekerja sambil mengurus anak. Delapan jam kerja dihabiskan untuk bekerja. Lantas bila waktu kerja sudah usai, ia akan cepat-cepat pulang demi mengobati rasa rindu pada si anak. Jika mereka bisa, tentu Anda juga bisa kan?

     

    Kini, Anda sudah tahu apa kurang dan lebihnya mengandung di usia dua puluhan. Meski sebagian terasa berat, jika Anda dan suami melakukan persiapan yang matang, memiliki anak tidak akan pernah merepotkan. Malahan, ini bisa menjadi sebuah rutinitas yang sangat Anda nikmati.

    Lalu, sudah siapkah Anda menjadi ayah dan ibu di usia ini?

  • Apa Saja Persiapan Menjadi Orang Tua yang Baik?

    Apa Saja Persiapan Menjadi Orang Tua yang Baik?

    “Apakah Anda dan suami sudah siap menjadi orangtua?”

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Pernah mengalami dan mendapat pertanyaan serupa juga? Mayoritas pasangan suami istri pasti langsung mengamini pertanyaan tersebut. Bagi mereka, menikah dan memiliki anak adalah kodrat seorang manusia. Oleh karenanya, siap tidak siap, menjadi orang tua pasti dilakoni.

    Di sisi lain, ada juga sebagian pasangan yang masih pikir-pikir. Menurutnya, menjadi orang tua memanglah kodrat. Hanya saja, perkara ini bisa menunggu waktu yang tepat. Pertanyaan soal siap dan tidak siap menjadi orang tua di atas, lantas punya banyak turunan yang dianggap menyulitkan seperti:

    “Apakah saya bisa menjadi orang tua yang baik? Apakah saya sudah siap menjalani semua keribetan yang diakibatkan oleh anak? Apakah sudah ada dana untuk membesarkan dan membiayai pendidikan mereka sampai tuntas?”

    Karena terlalu memikirkan hal tersebut, ada saja yang masih goyah pada keputusan memiliki anak. Perlu waktu bertahun-tahun lamanya untuk benar-benar siap memomong anak. Apalagi jika masih ada hal-hal yang ingin dikejar di luar fokus keluarga. Prestasi, posisi kerja, pengalaman, kematangan mental, atau bahkan finansial yang tinggi.

    Memiliki Anak Adalah “Proyek” Berkepanjangan. Perencanaan yang Matang Justru Akan Membuatnya Sedikit Lebih Ringan

    Di balik semua rasa mantap atau juga keraguan tersebut, yang penting yakinilah keputusan Anda dan suami dengan pemikiran matang dan rasional. Sesuaikan pula dengan situasi dan kondisi saat ini. Memiliki anak adalah “proyek” seumur hidup. Oleh karenanya, segala resiko tidak mungkin dihindari. Tanggung jawab pun harus selalu diemban. Di artikel Ledisia.com ini, semoga Ledis dan pasangan semakin menyadari perencanaan kehamilan yang matang sebagai solusinya.

     

    Apa yang seringkali membuat peran orang tua ternyata jadi sulit?

    Ada masanya nanti, anak sulit diberitahu - via lepotaizdravlje.rs
    Ada masanya nanti, anak sulit diberitahu – via lepotaizdravlje.rspersi

    Sebenarnya, menjadi orang tua itu benar-benar menyenangkan. Bayangkan ketika Anda dan suami menginginkan kehadirannya di rumah, namun perlu usaha yang cukup keras untuk mendapatkannya! Pada suatu hari yang tak diduga, Anda merasakan mual dan buru-buru mengambil testpack. Dua garis berwarna merah memberi kabar bahwa Anda sedang hamil saat itu juga. Usai mengandung sembilan bulan, Anda pun melahirkan seorang bayi yang lucu dan sehat.

    Menjadi ayah dan ibu baru terasa semakin sulit karena adanya tuntutan waktu dan tenaga berlebih untuk dicurahkan pada si bayi. Otomatis waktu istirahat dan bersenang-senang semakin sedikit. Tidak hanya waktu saja. Hampir semua orang tua mengalami masalah finansial, minimnya dukungan emosional dari lingkungan, pelatihan, atau persiapan untuk merawat anak yang tepat. Kadang ada rasa bersalah juga karena pengetahuan merawat dan menjaga anak belum cukup luas. Sementara mungkin saja Anda sendiri punya permasalahan lain yang sama pentingnya. Dilema, bukan?

    Memiliki anak memang benar  akan membawa perubahan besar dalam hidup. Khususnya pada wanita, tanggung jawab lebih banyak dibebankan padanya dibandingkan pada laki-laki. Sedangkan sang suami bertanggung jawab untuk mencukupi kebutuhan finansial keluarga. Oleh karenanya, tak sedikit wanita memilih mengalah dan meninggalkan profesi demi tumbuh kembang sang bayi. Profesi wanita karir rela dilepas dan berubah menjadi ibu rumah tangga, sebuah profesi yang tidak memerlukan gaji dan jenjang karir. Ya, pengorbanan semacam inilah yang sering ditemui pada sejumlah wanita.

    Namun bukan berarti pria tidak banyak berkorban. Setelah memiliki bayi, biasanya pria lebih giat mencari uang. Sekaligus juga, tetap memiliki waktu untuk memperhatikan sang bayi. Kesadaran untuk giat mencari uang itu sendiri dikarenakan hadirnya anggota keluarga baru dan memungkinkan anggaran tambahan. Belum lagi dengan biaya listrik, sewa rumah, air, berbagai asuransi, hingga angsuran kredit keluarga yang belum terlunasi.

    Bagi yang telah menjalani kehidupan orang tua baru semacam itu, tentunya tidak akan memungkiri resiko dari memiliki anak. Perasaan susah dan tidak menyenangkan juga tidak mungkin tidak dialami.

    Tapi dengan kesadaran hati, inilah pengorbanan yang menurut mereka akan menyenangkan hati. Pengorbanan yang bermanfaat demi masa depan si kecil dan keluarga di masa depan.

     

    Memiliki anak adalah realitas yang harus disadari konsekuensinya. Dengan perencanaan matang, segala resiko bisa menjadi lebih ringan.

    Membuat rencana matang - via venusbuzz.com
    Membuat rencana matang – via venusbuzz.com

    Anda yang pernah membaca artikel ini, tentu sudah berpikir betul bahwa memiliki anak tidak sebatas kata “siap”. Ada banyak resiko, mulai dari mental, profesi, waktu, tenaga, hingga finansial. Tapi, tidak perlu takut terhadap semua itu. Semua yang perlu Anda dan suami lakukan adalah melakukan perencanaan sejak dini. Beruntunglah jika Anda dan suami baru saja menikah dan belum mempunyai anak. Karena perencanaan yang matang bisa segera dimulai sejak awal, sejak merencanakan kehamilan. Tapi bukan alasan juga untuk tidak membuat perencanaan bagi yang telah memiliki anak sebelumnya.

    Untuk memulai perencanaan ini, tidak usah fokus memikirkan susah dan ribetnya memiliki anak. Pertanyaan berikut ini dapat membantu agar perencanaan memiliki anak antara Anda dan suami bisa berjalan tetap dalam jangka panjang.

    • Apakah Anda dan suami akan sepakat menyisakan waktu untuk kepentingan keluarga? Misalnya, waktu untuk Anda dan suami meningkatkan hubungan dan merencanakan kehamilan. Ke depannya, waktu ini pulalah yang digunakan untuk memperhatikan sang buah hati.
    • Apa saja yang membuat Anda dan suami senang saat memiliki bayi? Apa pula yang membuat Anda tak senang memiliki bayi? Dengan mengetahui keduanya, Anda dan suami akan mencari cara yang adil untuk mengatasinya. Tak terkecuali, soal giliran waktu mengasuh bayi.
    • Bagaimana Anda dan suami mengapresiasi pengasuhan yang dulu pernah dirasakan? Apakah ada yang berjalan kurang baik? Jika ada, rencanakanlah hal lain agar tidak berujung negatif pada sang buah hati.
    • Pesan atau nasehat apa saja yang pernah diterima agar menjadi orang tua yang baik?
    • Yang terakhir, apa yang dirasakan saat menjawab semua pertanyaan tersebut? Antusias mencari solusinya atau berat hatikah?

    Selepas membaca artikel ini, Anda tak perlu gusar lagi mendengar pertanyaan orang tentang memiliki momongan. Lebih-lebih, kalau mereka datang dan menakuti dengan banyak pernyataan tentang susahnya memiliki anak.

    Katakan saja pada mereka bahwa Anda dan suami sudah memiliki perencanaan matang dan ini adalah rahasia berdua saja!

    Tetap Semangat!

  • 10 Tanda-Tanda Awal Kehamilan

    10 Tanda-Tanda Awal Kehamilan

    Ledisia.comHai Ledisian! Apa kabar? Masih tetap giat  dan semangat merencanakan kehamilan, bukan? Kali ini, Ledisia.com akan mengupas tema tentang tanda-tanda awal kehamilan.

    Mual, morning sickness, ngidam, dan berat badan meningkat barangkali sudah akrab di telinga Anda sebagai pertanda kehamilan. Ibu atau teman-teman kita juga pasti ada yang mengalaminya. Tapi apakah itu saja tandanya? Bagaimana jika memang sakit atau semakin gemuk karena hobi makan? Apa bedanya?

    10 Tanda Kehamilan Ini Patut Diketahui untuk Meyakinkan Bahwa Anda Kini Telah Mengandung

    Nah! Untuk semakin memperjelas tanda kehamilan tersebut, pastikan Anda juga menemukan 10 pertanda ini. Jika memang semuanya terjadi, bisa dipastikan Anda memang sedang  mengandung. Bukan sakit, apalagi bertambah gemuk. Yuk, kita hitung mundur apa saja poinnya!

     

    10. Di awal kehamilan, selera makan Anda mendadak hilang walau menu lezat dan istimewa yang terhidang.

    Tidak nafsu makan walau enak menunya - via rmncdn.com
    Tidak nafsu makan walau enak menunya – via rmncdn.com

    Seorang wanita yang baru saja mendapatkan kehamilan, biasanya akan merasa tidak nafsu menyantap makanan tertentu. Biar kata itu adalah menu favorit, tetap saja tidak menarik. Pun ketika mengalami ngidam, bisa saja keinginan makan makanan tertentu menggebu di awal. Namun setelah makanan tersebut ada di tangan, rasa kenyang sontak datang.  Padahal, Anda belum makan apa-apa.

    Tak cuma selera makan, wanita hamil juga sensitif terhadap bau makanan. Misalnya saja, wangi tumisan. Jika diteruskan, mual muntahlah yang terjadi. Jangan khawatir karena ini kejadian yang wajar. Meningkatnya jumlah estrogen yang pesat pada sistem Andalah yang mengakibatkan efek ini.

     

    9. Masih karena hormon, mood Anda turut cepat berganti meski PMS tak datang lagi.

    tidak mood dan cepat bosan tanpa alasan - via zdrowe-mysli.pl
    Tidak mood dan cepat bosan tanpa alasan – via zdrowe-mysli.pl

    Biasanya, wanita dikenal sangat sensitif perasaannya menjelang datang bulan atau PMS.  Ternyata, di awal kehamilan pun begitu lho! Mood semacam ini sangatlah wajar. Jika mood Anda sedih, maka neurotransmitter akan mengirim sinyal ke otak dan bisa berpengaruh pada kerja organ tubuh lainnya. Setiap wanita yang hamil, pasti mengalami perubahan mood ini dan punya respon bermacam-macam pula. Ada ibu hamil yang emosinya semakin meninggi (emosi baik maupun emosi buruk), ada juga yang merasa tertekan atau cemas. Ada yang bisa menangani dengan baik dan mengalihkannya pada kegiatan positif. Ada pula yang justru sangat dirugikan karenanya. Jika yang terakhir menimpa Anda, sekarang bukanlah waktu untuk bermain-main dan kunjungi dokter segera!

     

    8. Sama seperti menjelang siklus menstruasi, perut kembung juga dialami di awal hamil.

    Perut kembung bikin tak nyaman - via ilikebeauty.net
    Perut kembung bikin tak nyaman – via ilikebeauty.net

    Perubahan hormonal pada awal kehamilan, memang punya efek cukup besar. Selain pada mood dan selera makan, perut Anda juga jadi sasarannya. Ya, perut akan kembung dan ini mirip seperti masa ketika Anda akan mengalami periode menstruasi.

    Jika sudah seperti ini, waspadai saja karena efeknya Anda akan sering-sering kentut.

    7. Buang air kecil jadi sering sekali. Padahal, minum pun masih dalam batas normal sehari.

    Sering buang air kecil - via 24ur.com
    Sering buang air kecil – via 24ur.com

    Tak lama setelah Anda benar-benar hamil, perubahan hormon turut memicu dan meningkatkan laju aliran darah melalui ginjal. Laju aliran ini akan menyebabkan kandung kemih mengisi lebih cepat dibandingkan hari-hari normal sebelumnya. Karenanya, Anda akan sering-sering mengeluh ingin buang air kecil dalam rentang waktu berdekatan. Gejala ini akan terjadi paling cepat sejak usia kehamilan enam minggu sampai trimester pertama. Gejala buang air kecil ini akan terus berlanjut selama kehamilan. Terlebih volume darah Anda naik secara drastis. Pada proses selanjutnya, ini akan mengarah pada proses produksi cairan ekstra di mana cairan itu akan berakhir di kandung kemih Anda.

    Sayangnya, si jabang bayi akan terus tumbuh dan bergerak dalam janin. Tekanan dan gerakannya tersebut rentan menyenggol kandung kemih. Maka hasrat buang air kecil pun akan semakin sering. Bahkan tak jarang gerakan spontan si jabang bayi membuat Anda mengompol saat itu juga.

    6. Akibat perubahan hormon yang seketika, Anda juga kelelahan luar biasa. Sepertinya hanya tidurlah pilihannya.

    Paling enak ya tidur - via voice.fi
    Paling enak ya tidur – via voice.fi

    Penyebab rasa lelah pada awal kehamilan, barangkali masih absurd penyebabnya. Tapi, sering bolak-balik ke kamar mandi demi buang air kecil, siapa juga yang tidak merasa lelah? Belum lagi jika usia kehamilan semakin tua, maka semakin berat saja tubuh Anda. Kondisi ini memang menuntut Anda untuk tidak ngoyo bekerja dan memperbanyak istirahat. Bahkan, pesatnya kadar hormon progesteron di waktu hamil pun sudah diatur tubuh untuk membuat Ledis mengantuk dan segera rehat. Meski demikian, tidak ada alasan bermalas-malasan. Anda harus tetap enerjik, apalagi ketika trimester kedua datang. Saat itu, berat tubuh tentu saja sudah jauh mengembang dan membuat aktivitas tidak nyaman. Tidur pun mungkin tak akan nyenyak. Hanya dengan tetap enerjiklah, Anda dapat mengusir bosan dan rasa lelah.

     

    5. Tanda kehamilan yang satu ini mungkin membuat Anda semakin seksi: buah dada membengkak dengan cepat.

    Lebih pede dengan buah dada besar saat hamil - via g4.nh.ee
    Lebih pede dengan buah dada besar saat hamil – via g4.nh.ee

    Ketika Anda akan mengalami menstruasi, buah dada mungkin terasa sensitif dan pegal-pegal bila disentuh. Namun saat hamil, rasa sensitif dan pegal-pegal tersebut bisa jadi lebih ekstra. Ekstra sensitif. Ekstra pegal-pegal. Dari segi fisiknya, buah dada juga akan terasa lebih lembut serta lebih besar (jika tak mau disebut membengkak). Lagi-lagi, ini akibat meningkatnya kadar hormon.

    Tapi, tenang saja karena rasa tak enak itu akan segera menurun setelah trimester pertama. Usai masa-masa itu, tubuh telah cukup beradaptasi dengan perubahan hormonal yang terjadi.

     

    4. Mual atau disebut morning sickness bakal jadi sahabat setia. Saking setianya, dia datang dari pagi sampai malam.

    Morning sickness di malam hari - via xoay24h.com
    Morning sickness di malam hari – via xoay24h.com

    Untuk beberapa wanita, gejala morning sickness tidak perlu menunggu waktu sebulan setelah masa pembuahan. Beberapa wanita bahkan mendapatinya seminggu setelah hubungan seksual, bahkan lebih cepat lagi. Setengah dari wanita hamil baru bisa merasa lega dan lepas dari gejala ini sejak menginjak trimester kedua. Tapi ada lagi yang butuh waktu sebulan lebih lama, bahkan lebih.

    N.B.: Morning sickness tidak hanya terjadi sewaktu pagi saja, karena kata ini hanyalah istilah.

     

    3. Tanda kehamilan lainnya yang tak perlu diragukan lagi adalah periode menstruasi yang terlewat.

    Kok lewat? - via h-cdn.co
    Kok lewat? – via h-cdn.co

    Ya. Jika hamil,  Anda akan mendapati siklus menstruasi yang tidak lagi tepat waktu. Dengan catatan, hal ini cuma berlaku untuk Anda yang punya siklus bulanan teratur.

    Tapi jika memang sering tidak teratur datang bulan, munculnya rasa mual, payudara nyeri, dan sering ke kamar mandi untuk buang air kecil masih bisa jadi patokan kehamilan. Untuk lebih akuratnya lagi, tes kehamilan lewat dokter atau via testpack juga bisa dijalani.

     

    2. Kehamilan akan membuat suhu basal tubuh semakin meningkat. Pencatatan yang rutin bisa jadi indikasi yang tepat.

    Mencatat perkembangan suhu tubuh basal - via poracaso.com
    Mencatat perkembangan suhu basal tubuh – via poracaso.com

    Pada artikel sebelumnya, Ledisia.com sempat membicarakan tentang suhu basal tubuh. Untuk mengetahui kehamilan lewat cara ini, Anda perlu melakukan pengukuran suhu dan mencatatnya untuk melihat grafiknya. Jika dalam 18 hari berturut-turut suhu basal tubuh Anda meningkat, Anda mungkin saja telah hamil.

     

    Dan tanda kehamilan yang terakhir adalah…

     

    1. Bukti yang tak mungkin Anda bantah lagi: hasil testpack kehamilan berkata positif dengan adanya dua strip.

    Yes, positif! - via rajanego.co.id
    Yes, positif! – via rajanego.co.id

    Testpack merupakan alat deteksi kehamilan yang selama ini telah dipercaya oleh jutaan pasangan suami istri. Testpack mudah ditemukan di apotek dan harganya pun terjangkau. Dengan mengetes urin saja, alat ini dapat menguji kadar hormon pada ibu hamil.

    Meskipun bisa saja hasilnya meleset, tapi dua strip merah yang Ledis temukan hampir mendekati akurat!

     

    10 tanda kehamilan di atas merupakan tanda kehamilan yang umum terjadi pada banyak pasangan suami istri di dunia. Jika Ledis telah mendapati semua atau mayoritas di antaranya (apalagi nomor satu), jangan ragu lagi! Bisa dipastikan Anda sudah hamil!

  • 24 Momen yang Cuma Bisa Dipahami Oleh Ibu-Ibu Hamil

    24 Momen yang Cuma Bisa Dipahami Oleh Ibu-Ibu Hamil

    Ledisia.com – Setiap wanita akan ditakdirkan menjadi ibu. Sebelum melakukan kodratnya itu, tentunya wanita akan melalui masa kehamilan selama 9 bulan. Lama sekali ya?

    Ya, memang lama. Tapi tak bisa dipungkiri kalau masa-masa kehamilan selama itu bukannya hadir tanpa arti. Mulai dari morning sickness, mual, ngidam, muntah, lemas, sampai mood yang mudah berubah. Mengesalkan memang. Tapi kalau diingat lagi, pasti manis sekali bukan?

     

    Di Balik Rasa Sakit Selama Mengandung, Ibu Hamil Adalah Orang Terhebat di Dunia

    Tanpa adanya duka seperti itu, niscaya Ledis kini tak mungkin mendapatkan sukanya menjadi ibu. Bahwa menjadi ibu adalah hal paling membahagiakan di dunia dan membuat seorang wanita mendadak jadi sempurna.

    Yuk, mari kita nostalgia lagi! Kita ingat-ingat kembali masa-masa menjengkelkan tapi juga manis yang dialami para ibu selama mengandung.

     

    1. Pertama kali kabar hamil datang, bagaimana mungkin cemas dan bahagia bisa terjadi berbarengan?

    Aaaaaa....
    Aaaaaa…. – via giphy.com

    Setelah menunggu sekian waktu, akhirnya inilah saat yang ditunggu! Anda dinyatakan hamil lewat testpack bergaris dua, pun oleh dokter juga. Bagaimana mungkin Anda tidak senang sepenuh hati? Sebentar lagi, rumah akan dihuni suara tangis bayi!

    Tapi…. Hamil kan sakit juga? Gimana ya caranya biar gak sakit?

     

    2. Selanjutnya, Anda akan mengenal morning sickness yang tak pernah sesuai dengan namanya. Pagi, siang, sore, malam, dia datang sesuka hati.

    Kondisi ini bisa terjadi pada semua wanita - via boredombash.com
    Kondisi ini bisa terjadi pada semua wanita – via boredombash.com

    Untuk yang masih newbie, jangan kira morning sickness adalah gangguan mual-mual dan muntah yang datang di pagi hari. Morning sickness bisa datang kapan saja sesuka hati dan tanpa permisi. Pagi, siang, sore, dan malam!
    Bayangkan saja seperti apa rasanya!

     

    3. Ada masanya di mana pantyliners ternyata gak cuma buat haid.

    Pantyliner untuk keputihan berlebih ibu hamil - via i.ytimg.com
    Pantyliner untuk keputihan berlebih ibu hamil – via i.ytimg.com

    Biasanya, pembalut pantyliners cuma dipakai oleh mereka-mereka yang haidnya tinggal sedikit. Ada juga yang memakainya saat sedang keputihan. Namun, lain halnya dengan ibu hamil. Meski tidak mengalami haid selama 9 bulan, mereka akan mengalami keputihan yang cukup hebat. Saking banyaknya, kadang celana dalam pun terasa lembab dan harus diganti jika sudah tak nyaman lagi.

    Di sinilah fungsi pantyliners. Dia akan setia digunakan oleh para ibu hamil untuk menampung cairan keputihan.

     

    4. Meski sudah dewasa dan tak pakai popok lagi, bisa-bisanya ruam popok menghampiri ibu hamil.

    Duh, gatal! - via cdn.acidcow.com
    Duh, gatal! – via cdn.acidcow.com

    Karena seringnya menggunakan pantyliners, ruam sering terjadi di sekitar area pantat. Ruam ini mirip sekali dengan ruam popok pada bayi. Selain karena gesekan antara kulit dan pantyliners tersebut, ruam juga bisa disebabkan karena perubahan hormon ibu hamil. Kadang, disertai dengan rasa gatal dan memerah.

    Tapi tak perlu khawatir karena ruam ini akan menghilang seiring kelahiran si buah hati dan tidak dikenakannya lagi pantyliners.

     

    5. Ibu hamil akan merasa seksi seketika. Paling tidak, seperti Pamela Anderson.

    Mirip dia deh! - via novostdon.ru
    Mirip dia deh! – via novostdon.ru

    Saaat hamil, bisa dikatakan tubuh wanita akan mengembang seketika. Tak terkecuali pada buah buah dada. Yah, lumayan! Anda bisa bangga dan merasa seksi seperti Dolly Parton atau Pamela Anderson. Hehe…

     

    6. Terkadang muncul rasa iri, ingin berlenggak-lenggok seperti penguin. Meski gemuk, gerakannya tetap lincah.

    Mau dong kayak kamu! - via giphy.com
    Mau dong kayak kamu! – via giphy.com

    Naiknya berat badan, khususnya pada bagian perut membuat Anda merasa cukup sulit berjalan. Alih-alih berlari, berjalan saja pelan-pelan dan hati-hati. Rasanya sungguh iri melihat penguin yang tubuhnya besar, jalannya sedikit-sedikit, tapi malah lebih cepat.

     

    7. Saking gerahnya saat hamil, dalam ruangan ber-AC sekalipun seperti ada di gurun Sahara.

    Panasnya - via zliving.com
    Panasnya – via zliving.com

    Perubahan hormonal dan peningkatan aliran darah ke kulit ibu hamil, dapat menyebabkan peningkatan suhu tubuh. Karena perubahan inilah, ibu hamil masih bisa berkeringat di tengah udara yang sejuk dan ber-AC.

     

    8. Buat yang belum hamil: bersyukurlah karena kamu tidak harus buang air kecil setiap 15 menit, bahkan saat larut malam!

    Bolak-balik ke kamar mandi - via y3.ifengimg.com
    Bolak-balik ke kamar mandi – via y3.ifengimg.com

    Asal tahu saja. Ketika hamil, terjadi penekanan pada kandung kemih yang membuat urin yang tersimpan jadi lebih sedikit. Lantas, inilah yang terjadi setelahnya: bolak-balik ke kamar mandi!

     

    9. Saat bayi “melakukan manuvernya”, lalu menyenggol kandung kemih Ledis itu…

    Aww - via media.vocativ.com
    Aww – via media.vocativ.com

    “Astaga, aku ingin pipis!”

     

    10. Ke manapun Ledis pergi, pokoknya harus ada toilet bersih!

    Aduh, ngompol gara-gara gak ada toilet! - via giphy.com
    Aduh, ngompol gara-gara gak ada toilet! – via giphy.com

    Kenapa? Karena morning sickness dan rasa ingin buang air kecil yang terus menerus. Ibu hamil tidak dapat menahan keinginan untuk buang air kecil, bahkan tak jarang sampai mengompol di celana.

     

    11. Perasaan selalu takut kalau sedang batuk atau bersin itu, pasti ada!

    Kebelet pipis - via giphy.com
    Kebelet pipis – via giphy.com

    Ini artinya:

    Waspada akan mengompol!

     

    12. Soal makanan, kadang air mata suka jatuh saat ada makanan enak, tapi Ledis sama sekali tak berselera.

    Hiksss... - via giphy.com
    Hiksss… – via giphy.com

    Sudah rahasia umum kalau kehamilan membuat wanita sering mual dan tidak punya nafsu makan. Di sisi lain, Anda pun harus tetap makan supaya si bayi sehat-sehat saja. *sad*

     

    13. Gak cuma nangis saja. Rasanya, ingin sekali menghajar orang yang mengomentari betapa gemuknya tubuh Anda yang kini hamil!

    Awassss kamu! via 3.bp.blogspot.com
    Awassss kamu! via 3.bp.blogspot.com

    Tidak hamil pun, wanita sensitif dengan komentar berat badan. Apalagi kalau hamil, yang notabene tidak mungkin tidak gemuk!

     

     

    14. Cuma mereka aja yang tahu, rasanya ditendang dari dalam perut…

    Si dedek nendang - via topsante.com
    Si dedek nendang – via topsante.com

    “Sakit, ya?”

     

    15. Daripada sakit dan capek, maunya tiduuuurrr terus!

    Tauk ah! Ngantuk! - via giphy.com
    Tauk ah! Ngantuk! – via giphy.com

    Mood ibu hamil bisa berubah setiap saat, apalagi ketika merasa lelah akibat kehamilannya. Tak heran, istirahat (baca: tidur) adalah kegiatan yang paling menyenangkan buat ibu hamil.

     

    16. Karena capek juga, kadang suka bilang: “Duh, lupa!”

    Oh iya! - via ru.golos.ua
    Oh iya! – via ru.golos.ua

    Jangan heran kalau nanti, si ibu hamil tak bisa membedakan mana gula dan garam. Lantas, kopi si suami jadi terasa asin. Maklumi saja karena konsentrasi ibu hamil bisa jadi buyar karena rasa lelah yang dialami.

     

    17. Menjelang hari kelahiran yang semakin dekat, semuanya harus diatur sendiri. Ya, SEMUA!

    Mana dulu ya? - via sproutuni.com
    Mana dulu ya? – via sproutuni.com

    Sebut saja baju bayi dan setnya, kamar bayi, boks bayi, ember mandi bayi, alat mandi bayi dan bedaknya beserta kawan-kawannya, alat peras ASI, blablabla…

     

    Tapi, gak selamanya kehamilan itu bikin sakit. Ada momen-momen manis yang melengkapinya. Misalnya…

    18. Anda akan merasa takjub bahwa ada kehidupan besar di dalam perut kecil, yang menunjukkan gerakan pertamanya.

    Sehat selalu ya, nak! - via pinimg.com
    Sehat selalu ya, nak! – via pinimg.com

    Percayalah! Momen di mana Ledis akan merasakan tendangan perdana sang bayi, tidak bisa digambarkan dan tak akan pernah terlupakan! Itu artinya, Anda benar-benar bisa merasakan kehadirannya.

     

    19. Rasa toleransi dan menghargai Anda semakin tinggi pada orang gemuk. Ini lantaran tahu betul betapa tidak enaknya punya badan yang berat.

    Mereka juga berhak punya cinta, kok - via http://motherhoodinstyle.net/
    Mereka juga berhak punya cinta, kok – via motherhoodinstyle.net

    “Ternyata punya berat badan over itu gak mudah dan mereka sanggup menjalaninya dengan beragam resiko. Salut!”

     

    20. Sebelumnya, makan asal-asalan saja. Semenjak hamil, Anda harus bersahabat karib dengan sayur dan serat yang sehat.

    Makan sayur itu sehat - via promum.ru
    Makan sayur itu sehat – via promum.ru

    Karena sang bayi, Anda tak mau lagi asal makan gorengan, fast food, atau jajan sembarangan. Tak cuma perkara murah, mudah, atau enak. Yang penting sekarang adalah makanan sehat untuk perkembangan si calon buah hati.

     

    21. Kena diare biasanya ngeluh dan lemes. Ini bukannya sedih, tapi sabar dan seneeeeng banget!

    Senangnya tidak bisa dilukiskan - via treatmentcenterfinder.org
    Senangnya tidak bisa dilukiskan – via treatmentcenterfinder.org

    Katanya, ini pertanda akan segera melahirkan!

     

    22. Karena mulai keibuan, Anda gampang nangis kalau lihat apapun yang terlantar.

    Nangisnya keibuan - via nbcnews.com
    Nangisnya keibuan – via nbcnews.com

    Insting keibuan dan melindungi anak sudah mulai muncul ketika Anda hamil. Nonton TV dan ada bayi hewan terlantar, sedih. Lihat anak yatim piatu pun, nangis!

     

    23. Kelahiran memang menyakitkan. Tapi inilah rasa sakit yang dipilih wanita dengan rasa senang sepenuh hati!

    Rasa sakit yang kupilih - via babygaga.com
    Rasa sakit yang kupilih – via babygaga.com

     

    24. Sadarilah! Ini pertama kalinya Ledis jatuh cinta sebelum pernah bertemu dengan orangnya!

    I love you, nak! - via quimamme.it
    I love you, nak! – via quimamme.it

    Dan inilah cinta tanpa syarat dan paling tulus!

     

    Demikianlah momen-momen yang Ledis alami saat hamil, hingga akhirnya si bayi pun lahir ke dunia. Kehadiran sang buah hati mungkin akan menambah panjang momen suka dan duka di atas. Tapi bersama dengan si bayi nanti, pastilah Anda juga akan jadi wanita paling bahagia di dunia!

    Orang lain boleh saja punya harta atau tahta. Tapi, Andalah yang terhebat di dunia karena sanggup melewati itu semua!

    Karena hebat adalah bagaimana Ledis bisa menjaga supaya janin sekecil itu bisa berkembang menjadi bayi dan anak yang sehat. Semuanya dilewati penuh dengan pengorbanan dan rasa sakit, juga sarat cinta kasih.

  • 17 Langkah Agar Badan Sehat Sebelum Kehamilan

    17 Langkah Agar Badan Sehat Sebelum Kehamilan

    Agar Tubuh Sehat Bugar Sebelum Berencana Hamil, Diamlah Sejenak dan Lakukan 17 Langkah Ini!
    Agar Badan Sehat Sebelum Kehamilan via i4.babygaga.com

    Ledisia.com – Mungkin Anda dan suami adalah pasangan suami istri baru yang akan segera merencanakan kehamilan. Karena itu, tak ada hari yang Ledis lewatkan tanpa usaha dengan suami. Rajin berhubungan seksual pun selalu dijalani.

    Agar Tubuh Sehat Bugar Sebelum Berencana Hamil, Diamlah Sejenak dan Lakukan 17 Langkah Ini!

    Tapi, perkara mendapatkan kehamilan bukan sekedar seberapa sering Anda berhubungan seksual. Anda dan suami pun harus mempersiapkan tubuh dalam keadaan prima demi kerja hormon yang maksimal dan kondisi janin yang siap huni untuk si calon bayi. Lalu, dengan jalan apakah Anda bisa mendapatkan tubuh yang sehat? 17 cara ini telah Ledisia.com sajikan spesial untuk Anda.

     

    1. Sesibuk apapun Anda dan suami, sisakan waktu agar dokter spesialis bisa ditemui. Kunjungan dokter sebelum kehamilan nyatanya tak kalah penting dibandingkan dengan sewaktu kehamilan.

    Jangan segan tetap kontak dengan dokter langganan
    Jangan segan tetap kontak dengan dokter langganan

    Ketika Anda mengunjungi dokter jauh-jauh hari sebelum merencanakan kehamilan, dokter akan meninjau riwayat medis Anda dan keluarga. Itu juga mencakup bagaimana kondisi kesehatan Anda yang terkini dan obat/suplemen apa saja yang Anda gunakan. Obat-obatan dan suplemen tertentu bisa jadi yang aman selama kehamilan, namun beberapa yang lain juga bisa jadi sangat tidak aman untuk kehamilan nanti.

    Dokter kemungkinan juga akan mendiskusikan diet, berat badan, olahraga, dan kebiasaan tidak sehat yang kemungkinan Anda lakukan (seperti merokok, minum, dan mengonsumsi obat-obatan), dan merekomendasikan multivitamin. Dokter juga akan memastikan riwayat imunisasi Anda. Misalnya saja, menguji kekebalan tubuh anda terhadap penyakit anak seperti cacar air dan rubella.

    Bagi anda yang mengidap penyakit tertentu seperti asma, diabetes, atau tekanan darah tinggi, dokter akan berusaha mengendalikannya terlebih dahulu sebelum hamil. Tak perlu malu juga jika Anda punya banyak sekali pertanyaan. Pada kesempatan tersebut, Anda punya banyak waktu untuk berkonsultasi.

    Jika Anda sudah pernah melakukan kunjungan dokter atau medical checkup semacam ini dalam jangka waktu setahun lalu, Anda bisa meminta pemeriksaan panggul dan papsmear dan akan diuji untuk pemeriksaan penyakit menular jika memang Anda beresiko akan itu.

    2. Memilih ikut tes genetik adalah langkah yang apik. Jika Anda memiliki penyakit turunan atau genetik, semua bisa secara dini ditelisik.

    Coba ikut tes genetik untuk deteksi kesehatan terdini
    Coba ikut tes genetik untuk deteksi kesehatan terdini

    Setelah melihat latar belakang etnis dan sejarah/riwayat keluarga Anda dan suami, dokter mungkin akan mendorong Anda untuk mengikuti tes genetik atau screening pembawa genetik untuk sekedar melihat apakah Anda dan suami membawa penyakit turunan serius. Misalnya cystic fibrosis, penyakit sel sabit, dan lain-lain. Jika Anda atau pasangan membawa penyakit turunan tersebut, buah hati Anda mungkin saja akan memiliki satu dari 4 kesempatan memiliki penyakit.

    Anda dapat bertemu dengan konselor genetik yang dapat memberitahu lebih lanjut tentang kondisi Anda dan membantu memilah pilihan reproduksi Anda. Ini adalah hal yang paling penting untuk Anda lakukan demi memastikan bayi yang sehat. Cukup sediakan sampel air liur atau darah Anda dan suami saja, maka tes genetik ini bisa dilakukan.

     

    3. Mulailah mengkonsumsi asam folat, demi masa subur yang sehat dan janin yang tak kalah sehat.

    Suplemen asam folat kini mudah dicari di setiap tempat
    Suplemen asam folat kini mudah dicari di setiap tempat

    Mengambil suplemen asam folat sangatlah penting. Hanya dengan mengkonsumsi 400 mikrogram (mcg) asam folat setiap hari, selama setidaknya satu bulan sebelum hamil dan selama trimester pertama, dapat memotong kesempatan Anda memiliki bayi dengan cacat tabung saraf sebesar 50-70%. Tak hanya itu, asam folat juga dapat menghindarkan bayi Anda dari beberapa kecacatan lahir lainnya juga.

    Selain pada makanan, Anda juga disarankan mengkonsumsi suplemen asam folat. Sebab kandungan asam folat sangat mudah larut dengan air ketika makanan dicuci. Tidak susah untuk mendapatkan suplemen ini. Anda dapat membelinya di apotek. Sewaktu memebeli, periksalah label pada multivitamin untuk memastikan ada kandungan 400 mcg asam folat yang dibutuhkan.

    Juga periksa untuk memastikan bahwa multivitamin yang dibeli tidak mengandung vitamin A melebihi batas yang direkomendasikan, yaitu 770 mikrogram RAE (2.565 IU), kecuali sebagiannya sudah dalam bentuk yang disebut beta karoten. Terlalu banyak vitamin A dengan bentuk dan jenis yang berbeda-beda dapat menyebabkan cacat lahir. Namun jika Anda merasa bingung karenanya, mintalah rekomendasi kepada penyedia layanan kesehatan yang sesuai kondisi Anda.

     

    4. Menyerahlah pada rokok, minuman keras, dan obat-obatan. Jika terasa susah, jangan ragu meminta pertolongan.

    Katakan tidak pada alkohol dan sengkokolnya
    Katakan tidak pada alkohol dan sengkokolnya

    Banyak penelitian menunjukkan bahwa merokok atau mengkonsumsi obat-obatan dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, dan bayi lahir dengan berat badan yang rendah. Perlu diingat bahwa beberapa kandungan obat dapat tertinggal di sistem, bahkan setelah fungsi obat tersebut telah terasa (misalnya, setelah penyakit sudah sembuh).

    Para ahli turut merekomendasikan bahwa Anda dan suami harus berhenti minum alkohol dan minuman keras sama sekali karena tidak ada yang tahu persis apa efek berbahayanya. Bahkan jumlah terkecil alkohol pun memiliki efek pada bayi yang sedang berkembang.

    Menghentikan kebiasaan yang tidak sehat bisa sangat sulit. Namun, jangan ragu meminta pertolongan dan berbicara dengan dokter. Dokter bisa membicarakan tentang alat untuk membantu berhenti merokok atau merujuk Anda dan suami ke sebuah program untuk membantu berhenti minum obat, misalnya. Departemen kesehatan setempat juga mungkin dapat membantu dengan menempatkan Anda dan suami menghubungi konselor, program kelompok, dan bantuan lainnya.

     

    5. Segeralah ke pasar tradisional atau supermarket. Sayur, buah, dan makanan sehat selama beberapa bulan ke depan akan menjadi sahabat lengket.

    Bersahabat erat dengan makanan sehat
    Bersahabat erat dengan makanan sehat

    Mulai sekarang, Anda harus mulai membuat pilihan makanan yang bergizi sehingga tubuh akan dipenuhi dengan nutrisi yang dibutuhkan untuk kehamilan yang sehat. Cobalah untuk mendapatkan minimal takaran dua cangkir buah dan 2,5 cangkir sayuran setiap hari, serta banyak biji-bijian dan makanan yang tinggi kalsium, seperti susu, jus jeruk yang diperkaya kalsium, dan yoghurt. Makan berbagai sumber protein seperti kacang-kacangan, biji-bijian, produk kedelai, unggas, dan daging juga perlu agar mencapai syarat 4 sehat 5 sempurna.

     

    6. Asupan kafein yang masuk dalam tubuh perlu dipertanyakan lagi. Sebab konsumsi kopi pun boleh, namun sebaiknya memperhatikan porsi.

    Menikmati kopi sesuai porsi
    Menikmati kopi sesuai porsi

    Meskipun tidak ada kesepakatan yang persis tentang berapa banyak kafein yang aman dikonsumsi selama kehamilan, para ahli sepakat bahwa wanita hamil dan mereka yang mencoba untuk hamil harus menghindari mengkonsumsi kafein dalam jumlah besar. Terlalu banyak kafein telah dikaitkan dengan risiko keguguran pada sejumlah studi, meskipun tidak semua kasus demikian.

    March of Dimes, sebuah organisasi nonprofit di Amerika Serikat yang peduli pada kesehatan ibu dan anak, menyarankan wanita hamil untuk membatasi konsumsi kafein. 200 miligram per hari atau sekitar satu cangkir kopi adalah jumlah yang masih diperbolehkan. Itu pun tergantung pada jenis minuman itu sendiri. Untuk lebih jelasnya, Anda bisa mengetahui kadar kafein pada setiap makanan atau minuman yang kini banyak tersedia infonya di internet.

     

    7. Berat badan yang sehat pun tak luput jadi prasyarat kehamilan. Makanya, diet ramah kehamilan pun boleh sekali dilakukan.

    Diet agar kerja hormon yang maksimal
    Diet agar kerja hormon yang maksimal

    Anda mungkin saja akan lebih cepat dan mudah hamil jika memiliki berat badan yang sehat. Memiliki indeks massa tubuh yang rendah atau tinggi malah membuat Anda lebih sulit untuk hamil.

    Wanita dengan indeks massa tubuh yang tinggi, lebih rentan memiliki komplikasi kehamilan atau persalinan komplikasi. Sementara wanita yang memulai perencanaan kehamilan dengan indeks massa tubuh yang rendah dan sulit mendapatkan berat badan yang cukup, punya potensi melahirkan bayi di bawah berat badan normal bayi yang baru lahir. Berbicaralah dengan dokter Anda tentang cara terbaik untuk mencapai berat badan yang sehat dan ramah untuk kehamilan.

     

    8. Konsumsi ikan yang mengandung omega 3 juga wajib demi meraih kesuburan. Sekali lagi, pastikan ikan yang dikonsumsi baik kondisinya saat pembelian.

    Ikan memang baik untuk kesehatan. Membeli di tempat terpercaya tak akan merugi
    Ikan memang baik untuk kesehatan. Membeli di tempat terpercaya tak akan merugi

    Kalau Anda senang sekali menyantap ikan-ikanan, mulai dari sekarang cermati ikan atau hasil laut yang jadi kesukaan. Memang ikan merupakan sumber asam lemak omega-3 (yang sangat penting bagi otak bayi dan pengembangan mata), protein, vitamin D, dan nutrisi lainnya. Tapi kalau ikan yang biasa Anda konsumsi mengandung merkuri, Apakah masih mau lahap menyantapnya?

    Ya. Merkuri memang berbahaya bagi kesehatan. Bagi yang masih ingat Tragedi Minamata di Jepang pada tahun 50-an, merkuri yang terkandung dalam ikan telah terbukti membuat bayi terlahir cacat. Orang yang terpapar langsung dengan limbah merkuri di laut itu sendiri, bahkan terkena sindrom penyakit berbahaya dan dilarikan ke rumah sakit. Beberapa bahkan mengalami kematian.

    Oleh karenanya, pastikan Anda tahu dari mana asal ikan yang dikonsumsi. Anda harus betul-betul yakin kalau ikan tersebut ditangkap dari perairan yang jauh dari tempat pembuangan limbah industri. Bahkan bila Anda mau sedikit bersusah payah, memancing ikan sendiri pun lebih menjamin keaslian dan kebaikan ikan yang akan diolah.

     

    9. Barangkali, inilah pertama kalinya Anda merencanakan kehamilan. Membuat atau mengikuti program kehamilan tertentu, malah membuat Anda sarat akan informasi dan keterangan.

    Parenting class akan membekali diri Ledis agar jadi orang tua berwawasan luas
    Parenting class akan membekali diri Anda agar jadi orang tua berwawasan luas

    Mulailah rencana fitnes atau olahraga dari sekarang dan mulai pegang teguh jadwal latihan tersebut. Melalui latihan tersebut, Anda akan mendapati tubuh sehat yang cocok untuk kehamilan. Sebuah program latihan yang sehat meliputi 30 menit atau lebih olahraga ringan, seperti berjalan, bersepeda, dan latihan beban layak dilakoni hampir setiap hari dalam seminggu.

    Untuk meningkatkan fleksibilitas saat proses kelahiran kelak, cobalah peregangan atau yoga. Setelah Anda mendapati kehamilan, tidak apa-apa (bahkan dianjurkan) untuk melanjutkan berolahraga lagi. Namun olahraga ini perkecualian untuk Anda yang memiliki komplikasi kehamilan dan telah diberitahu untuk tidak berolahraga oleh dokter.

    Jika berolahraga belum menjadi prioritas, Anda pun bisa mengambil langkah-langkah kecil sebagai pengganti olahraga. Contohnya, berjalan 10-20 menit sehari. Tambahkan lebih banyak aktivitas dalam rutinitas harian Anda dengan menggunakan tangga (bukan lift) atau parkir mobil beberapa blok dari kantor.

     

    10. Merencanakan kehamilan tak lantas membuat Anda hanya fokus pada organ reproduksi. Senantiasa merawat kesehatan gigi juga perlu dijadikan rutinitas sehari-hari.

    Pergi ke dokter gigi tak cuma untuk diri sendiri, juga perkembangan bayi
    Pergi ke dokter gigi tak cuma untuk diri sendiri, juga perkembangan bayi

    Ketika mempersiapkan kehamilan, jangan sampai alpa dengan kesehatan mulut Anda. Pergeseran hormon selama kehamilan dapat membuat Anda lebih rentan terhadap penyakit gusi. Tingkat progesteron dan estrogen yang lebih tinggi dapat menyebabkan gusi menciptakan reaksi yang berbeda terhadap bakteri dalam plak. Gusi bengkak, merah, dan berdarah ketika disikat bukan tidak mustahil terjadi.

    Kabar baiknya, wanita yang menjaga kesehatan gusi dan gigi sebelum hamil, dapat mengurangi kemungkinan mengalami komplikasi gusi pada masa kehamilan. Untuk ini, dokter gigi Anda akan memeriksa dan melakukan pembersihan seperti scaling (pembersihan karang gigi) jika Anda belum melakukannya dalam enam bulan terakhir.

     

    11. Suatu saat nanti, akan ada biaya perawatan kehamilan dan persalinan yang tinggi. Pastikan Anda dan suami memprioritaskan keuangan yang terpenting sejak kini.

    Menabung dan membuat skala prioritas
    Menabung dan membuat skala prioritas

    Menurut laporan Departemen Pertanian AS pada tahun 2009, keluarga berpenghasilan menengah akan menghabiskan 286.050 dolar untuk membesarkan anak sejak lahir sampai usia 17 tahun. Angka yang bombastis bukan?

    Untuk masa depan yang lebih mendesak, Anda dan suami pasti ingin mempertimbangkan biaya kehamilan dan persalinan. Tanpa asuransi, biaya persalinan tanpa operasi sudah cukup dirasa tinggi. Itupun belum dihitung jika Anda nanti memerlukan operasi Caesar dan perawatan pra dan pasca kelahiran.

    Jika Anda sudah memiliki asuransi kesehatan, mencari tahu jenis cakupan perawatan pra dan pasca kehamilan yang ditawarkan adalah kewajiban. Survey biaya pada teman yang sudah berpengalaman pun tidak ada salahnya dilakoni. Bukankah lebih baik mengetahuinya sekarang daripada tiba-tiba shock mendapatkan tagihan selangit?

    Pun jika Anda tidak memiliki asuransi kesehatan, menghubungi departemen kesehatan setempat untuk melihat program dan sumber daya yang tersedia untuk membantu ibu hamil dan bayi agar mendapatkan perawatan medis dan layanan lain yang dibutuhkan juga sah-sah saja ditanyakan.

     

    12. Kesehatan mental jangan lantas disepelekan. Asal Anda tahu, stres adalah musuh besar kehamilan.

    Traveling adalah salah satu cara agar stres enggan ada di sekeliling
    Traveling adalah salah satu cara agar stres enggan ada di sekeliling

    Wanita yang menderita depresi dua kali lebih mungkin bermasalah dengan kesuburan. Jika seseorang wanita mengalami depresi klinis, dia bisa saja tidak mampu mengurus dirinya sendiri, apalagi bayinya. Dari sudut pandang evolusi, masuk akal bahwa sulit untuk hamil ketika wanita tertekan.

    Menurut para ahli, wanita yang memiliki riwayat pribadi atau keluarga depresi, melakukan pemeriksaan kesehatan mentalnya sebelum hamil. Beberapa diantaranya menunjukkan tanda-tanda depresi, seperti kehilangan minat pada hal-hal yang digemari, perubahan nafsu makan atau pola tidur, kehilangan energi, atau perasaan putus asa dan tidak berharga. Jika hal tersebut telah terdeteksi secara dini pada Anda, meminta dokter untuk rujukan ke terapis atau psikiater untuk konsultasi harus cepat-cepat dijalani.

    Dua perawatan paling efektif untuk depresi adalah psikoterapi dan obat-obatan, dan banyak pasien melakukan yang terbaik dengan kombinasi keduanya. Seorang psikiater dapat membantu menemukan antidepresan yang aman saat Anda sedang mencoba hamil.

    Yoga dan meditasi adalah cara lainnya yang bisa dicoba untuk menerapkan teknik memanajemen stres. Menurut penelitian, keduanya membantu wanita hamil yang mengalami depresi.

     

    13. Waspadalah pada lingkungan sekitar. Infeksi bisa datang kapan saja dan harus dijauhi meski sumbernya tak selalu dari luar.

    Selalu kenakan sarung tangan agar bahaya-bahaya kecil tidak mengganggu kesehatan
    Selalu kenakan sarung tangan agar bahaya-bahaya kecil tidak mengganggu kesehatan

    Sangat penting untuk menghindari infeksi ketika Anda mencoba untuk hamil, terutama yang bisa membahayakan si calon bayi. Keju, susu, daging, ikan yang kurang steril dan tidak matang perlu dijauhi karena bisa menjadi sarang bakteri berbahaya yang menyebabkan listeriosis. Listeriosis adalah sebuah penyakit karena makanan yang dapat menyebabkan keguguran atau bayi lahir mati. Makanan yang mengandung bakteri jahat seperti salmonella atau E. Coli pun jangan sampai ikut termakan. Oleh karenanya, kebersihan patut dijaga maksimal.

    Cuci tangan Anda ketika menyiapkan makanan dan pastikan kulkas diatur antara 35-40 derajat Fahrenheit (setara 2-4 derajat Celcius). Freezer pun harus berada pada atau di bawah 0 derajat F (-18 derajat C) untuk menjaga kualitas makanan.

    Memakai sarung tangan saat berkebun dan untuk meminta bantuan orang lain untuk membuang sampah juga akan menghindarkan Anda dari toksoplasmosis. Akhirnya, pastikan Anda mendapat vaksin flu untuk menghindari flu sedang hamil. Terkena flu saat hamil dapat menyebabkan komplikasi serius, seperti pneumonia dan persalinan prematur.

     

    14. Mengurangi risiko lingkungan, seperti dampak bahan-bahan kimia juga perlu jadi pertimbangan.

    Detergen dan pewangi adalah barang yang dipakai sehari-hari. Tak perlu sampai menghindari, namun gunakan dengan hati-hati
    Detergen dan pewangi adalah barang yang dipakai sehari-hari. Tak perlu sampai menghindari, namun gunakan dengan hati-hati

    Sepertinya memang terdengar mustahil untuk menghindarkan diri dari segala macam bahaya lingkungan. Tetapi Anda dapat melakukan yang terbaik untuk menjaga diri dari bahaya-bahaya tersebut. Jika Anda rutin terkena bahan kimia atau radiasi, Anda harus membuat beberapa perubahan sebelum hamil.

    Beberapa produk pembersih, pestisida, dan pelarut bisa berbahaya untuk perkembangan bayi. Bicara dengan dokter atau bidan tentang rutinitas sehari-hari Anda dan melihat apakah ada cara untuk menghindari atau menghilangkan bahaya di rumah dan tempat kerja.

     

    15. Pikirkan betul-betul keputusan Anda memiliki momongan sekarang. Bahwasanya, memiliki anak adalah komitmen seumur hidup dan tak mungkin lagi mundur ke belakang.

    Termasuk pula, siapkan mental Ledis untuk hal seperti ini
    Termasuk pula, siapkan mental Anda untuk hal-hal seperti ini

    Memiliki anak adalah komitmen seumur hidup. Sebelum mencoba hamil, pertimbangkan apakah Anda siap mengambil tanggung jawab ini. Beberapa pertanyaan kunci seperti “Bagaimana akan menangani tanggung jawab menyeimbangkan pekerjaan, keluarga, dan anak?”, “Apakah siap untuk menjadi orangtua dari anak berkebutuhan khusus jika nanti harus memilikinya?”, “Apakah Anda dan suami sama-sama berkomitmen untuk menjadi orang tua?”, dan “Jika Anda dan pasangan memiliki perbedaan agama, bagaimana cara membesarkan anak nanti?”.

    Mungkin pertanyaan itu cukup bikin rumit dan sulit, bahkan menusuk. Tapi percayalah, lebih baik Anda pusing sekarang dibandingkan pusing nanti! Masalah-masalah semacam itu pastilah ada dan tinggal bagaimana cara menanganinya.

     

    16. Temukan waktu tepat kapan Anda berovulasi. Demi mendapatkan bayi, tak dipungkiri lagi masa ini selalu dinanti pasangan suami istri.

    Sekarang adalah waktu yang tepat!
    Sekarang adalah waktu yang tepat!

    Ada banyak cara untuk mengetahui kapan Anda bisa berovulasi. Cara alaminya, bisa dengan mengetahui kapan siklus Anda selanjutnya lalu dikurangi dengan tiga hari. Dari situ, didapatlah masa terbaik untuk berhubungan seksual. Yang kedua, dengan mencatat grafik suhu basal tubuh Anda. Bisa juga dengan membeli alat prediksi ovulasi di apotek. Alat ini akan mendeteksi masa subur melalui urin atau air liur.

     

    17. Sekarang ini, buang jauh-jauh semua alat kontrasepsi. Jangan setengah-setengah lagi jika memiliki bayi sudah mantap di hati.

    Buang jauh kontrasepsi dan mulailah saatnya kini!
    Buang jauh kontrasepsi dan mulailah saatnya kini!

    Jika suami Anda terbiasa menggunakan kondom, maka tak sulit lagi untuk segera menghentikan kontrasepsi tersebut. Namun jika suntikan, pil, atau koil/kumparan merupakan alat kontrasepsi yang selama ini dipakai, berkomunikasi dengan dokter jangan segan dijalani. Karena ada beberapa prosedur yang dilalui harus dengan persetujuan dan bantuan dokter spesialis.

     

    Melihat banyaknya poin di atas, barangkali dahi Ledis langsung mengernyit. Namun, bukankah memiliki momongan memang perlu pengorbanan? Percayalah, dari tubuh yang sehat pun akan lahir bayi yang sehat nan menggemaskan!

  • 10 Hal yang Harus Dihindari Saat Merencanakan Kehamilan

    10 Hal yang Harus Dihindari Saat Merencanakan Kehamilan

    Ledisia.com -Halo, Ledisian! Masih mencoba mendapatkan momongan kah hingga saat ini? Apapun yang Ledisian lakukan untuk mencapainya, tim Ledisia.com mendoakan agar Ledisian cepat mendapatkan kesuburan dan segera menemukan garis positif pada test pack. Amin.

    Setelah kemarin membahas tentang cara mengetahui kapan berovulasi, kini Ledisia.com menyajikan topik terkini mengenai hal-hal apa saja yang perlu dihindari selama merencanakan kehamilan. Oleh karenanya, agar tingkat kesuburan mencapai titik optimal dan membuahkan hasil, jangan lupa untuk menghapal dan menghindari 10 hal berikut!

    Biar Kehamilan Tidak Lagi Gagal, Menghindari 10 Hal Inilah yang Harus Benar-Benar Dihapal

    1. Berhati-hati memilih pelumas adalah wajib hukumnya. Sebab si pelumas ini sangat bisa menghambat perjalanan sang sperma menuju rahim wanita.

    Berhati-hati memilih pelumas adalah wajib hukumnya. Sebab si pelumas ini sangat bisa menghambat perjalanan sang sperma menuju rahim wanita
    Berhati-hati memilih pelumas via file.answcdn.com

    Barangkali, kini banyak sekali toko-toko (baik offline maupun online) berlomba-lomba untuk menawari Ledis pelumas vagina. Pelumas tersebut berfungsi agar vagina Anda tidak kering dan terasa licin. Sekilas, tawaran tersebut nampaknya menggiurkan. Selain menghindarkan rasa lecet karena vagina kering, barangkali pelumas tersebut juga mampu memberikan sensasi tersendiri saat Ledis berhubungan seksual. Bahkan katanya, pelumas ini akan membantu untuk cepat merasakan orgasme.

    Tapi, tunggu dulu! Jangan buru-buru terbujuk oleh bahasa iklan yang mengiming-imingi. Belum tentu pelumas tersebut memberikan fungsi sesuai yang Anda dambakan. Seperti dikutip dari laman babycenter.com, sejumlah studi menemukan bahwa pelumas vagina dapat merusak sperma dan mengganggu kemampuan mereka untuk melakukan perjalanan/berenang bebas ke rahim untuk membuahi sel telur. Hal ini ternyata berlaku untuk pelumas yang bisa dibeli di toko dan pelumas buatan sendiri, misalnya yang terbuat dari minyak zaitun. Padahal lendir serviks alami yang wanita hasilkan sebelum masa ovulasi sendiri, sudah sangat ampuh lo untuk menghantarkan sperma menuju rahim. Sedangkan itu, pelumas vagina baik yang dibeli di toko maupun bikinan sendiri memiliki kadar keasaman yang mungkin merusak sperma. Kekentalan pelumas pun turut mempengaruhi mobilitas sel sperma saat berenang. Semakin ia kental, semakin sulitlah sperma bergerak bebas dan senang.

    Pelumas tersebut bisa Ledis ganti dengan air hangat. Air hangat cenderung ramah terhadap sperma. Air hangat tidak akan membunuh sperma dan tidak memiliki kekentalan yang dapat menghambat gerakan sperma menuju rahim. Namun jika Ledis memang terpaksa menggunakan pelumas karena kondisi tertentu, carilah pelumas yang ramah terhadap sperma. Biasanya, keterangan ini dapat dilihat pada kemasannya.

    2. Jika Ledis sedang dalam pengobatan tertentu, lebih mantap jika konsultasikan rencana kehamilan dengan dokter terpercaya. Pengobatan tertentu justru harus dihindari saat merencakan kehamilan.

    Jika Ledis sedang dalam pengobatan tertentu, lebih mantap jika konsultasikan rencana kehamilan dengan dokter terpercaya. Pengobatan tertentu justru harus dihindari saat merencakan kehamilan
    Jika sedang dalam pengobatan tertentu, konsultasikan rencana kehamilan anda via rebenok16.ru

    Kenapa Ledisia.com menganjurkan Ledis untuk berkonsultasi? Sebab, pilihan jawabannya di sini adalah menghentikan semua pengobatan yang sedang berjalan atau menjalankan pengobatan tersebut hingga tuntas dan baru merencanakan kehamilan. Dalam kondisi tertentu, bisa juga dokter menyarankan untuk menghentikan beberapa penggunaan obat saja dan Ledis bisa langsung merencanakan kehamilan. Semua saran itu, tentunya bisa didapatkan dari dokter yang lebih mengenali rekam medis dan riwayat penyakit Ledis bukan?

    Namun, ada beberapa obat yang paling tidak harus Ledis ketahui untuk dihindari jika rencana kehamilan sudah matang ingin disegerakan. Obat itu adalah obat-obat yang mampu membahayakan janin, seperti:

    • Isotretinoin, yang lebih dikenal sebagai Accutane (untuk jerawat),
    • Coumadin (antikoagulan digunakan untuk mencegah pembekuan darah),
    • Tetracycline (untuk jerawat atau infeksi),
    • Asam valproik (untuk epilepsi),
    • ACE inhibitor (hipertensi),
    • Obat suntik atau pencegahan seperti Imitrex dan propranolol (untuk migrain),
    • Obat anti malaria seperti Plaquenil, atau
    • Dosis tinggi steroid seperti kortison dan prednison (untuk lupus).

    3. Kopi memang surganya inspirasi. Namun, lain halnya dengan kafein yang bisa membuat angka kesuburan menjadi mini

    Kopi memang surganya inspirasi. Namun, lain halnya dengan kafein yang bisa membuat angka kesuburan menjadi mini
    Kafein mengganggu kesuburan via 3.bp.blogspot.com

    Meski pengaruh kopi pada kehamilan masih belum bisa disepakati semua ilmuwan dan peneliti, namun sudah ada studi yang menyatakan di mana kopi bisa berpengaruh pada kehamilan. Oleh karenanya, ada batasan yang disepakati tentang jumlah kopi yang normal dikonsumsi oleh wanita yang sedang merencanakan kehamilan. Mengkonsumsi 200-300 mg kafein setiap hari ketika mencoba untuk hamil, masih bisa dianggap wajar. Namun jika Ledis adalah penggemar kopi tingkat berat dan bisa meminum lebih dari takaran tersebut per harinya, alangkah baiknya untuk memotong porsi harian Ledis minum kopi.

    Selain kopi, masih ada lagi yang mengandung kafein. Sebutlah produk herbal, sejumlah obat-obatan (seperti obat sakit kepala, flu, dan alergi). Bahkan minuman cola dan penambah energi pun turut menambah daftar panjang produk konsumsi harian manusia yang mengandung kafein. Solusinya, cobalah untuk secara perlahan-lahan saja melepas adiksi Ledis terhadap kopi. Gantikan dengan minuman alternatif seperti susu, teh, atau jus yang jauh lebih aman dan menyehatkan.

    4. Tragedi Minamata bertahun-tahun yang lampau mengingatkan kita agar tidak mengkonsumsi ikan dan hasil laut yang terkena limbah merkuri. Bahayanya, ia dapat membuat sang bayi terlahir cacat.

    Tragedi Minamata bertahun-tahun yang lampau mengingatkan kita agar tidak mengkonsumsi ikan dan hasil laut yang terkena limbah merkuri. Bahayanya, ia dapat membuat sang bayi terlahir cacat.
    Hati-hati mengkonsumsi ikan via medicaldaily.com

    Pada tahun 1950-an, dunia khususnya negara Jepang digemparkan oleh adanya tregedi Minamata. Pada waktu itu, limbah merkuri dari industri banyak yang dibuang secara besar-besaran di Teluk Minamata. Sedangkan itu, masyarakat Jepang sendiri memiliki kecenderungan makan ikan atau sushi yang sangat tinggi. Apalagi untuk ibu hamil, memakan ikan dapat memberikan nutrisi yang baik untuk sang jabang bayi. Sayangnya, limbah merkuri yang dibuang ke laut tersebut turut mencemari ikan yang dikonsumsi para ibu hamil sehingga bayi-bayi yang lahir pada masa itu terlahir cacat.

    Tak hanya berpengaruh pada janin atau bayi yang dilahirkan, kandungan merkuri pada ikan juga dapat berpengaruh pada kesehatan Ledis sendiri. Resiko kanker adalah yang paling mungkin terjadi. Bahkan nyawa Ledis pun bisa terancam bila merkuri masuk ke dalam tubuh. Jadi, pastikan ikan yang Ledis konsumsi adalah ikan dan hasil laut yang segar ya! Yakinkan Ledis untuk membelinya pada tempat dan penjual yang terpercaya kualitas dan kebersihannya.

    Menghindari kosmetika yang bermerkuri pun wajib hukumnya. Misalnya, untuk produk-produk pemutih yang menjanjikan hasil instan. Beberapa kasus mengajari kita bahwa calon ibu yang tetap menggunakan produk pemutih saat mengandung, mengalami keguguran karena kandungan merkuri berbahaya pada kosmetik tak terpercaya dan tidak terdaftar/legal tersebut.

    5. Konsumsi alkohol juga layak dikurangi demi tingkat kesuburan yang memberi hasil. Apalagi jika Ledis tidak tahu kalau sedang mengandung, sudah pasti si janin turut meneguk sari-sari alkohol.

    Konsumsi alkohol juga layak dikurangi demi tingkat kesuburan yang memberi hasil. Apalagi jika Ledies tidak tahu kalau sedang mengandung, sudah pasti si janin turut meneguk sari-sarinya. Tentu saja, alkohol sangat dilarang untuk kehamilan. Janin akan berkembang pesat selama minggu-minggu pertama kehamilan, bahkan sebelum Ledis tahu sedang mengandung. Beberapa penelitian malah menunjukkan bahwa alkohol dapat meningkatkan kesempatan keguguran sejak masa-masa seperti itu
    Stop konsumsi alkohol via www.gezondheidsnet.nl

    Tentu saja, alkohol sangat dilarang untuk kehamilan. Janin akan berkembang pesat selama minggu-minggu pertama kehamilan, bahkan sebelum Ledis tahu sedang mengandung. Beberapa penelitian malah menunjukkan bahwa alkohol dapat meningkatkan kesempatan keguguran sejak masa-masa seperti itu.

    Sampai saat ini, para ahli dan peneliti belum memegang definisi pasti batas alkohol yang aman untuk ibu hamil atau bagaimana tingkat kepekaan bayi terhadap alkohol yang dikonsumsi ibunya. Namun karena alkohol telah dikenal luas sangat berbahaya untuk kehamilan, paling tidak alkohol harus dihindari saat itu juga.

    Jika Ledis sedang mencoba untuk hamil, yang paling penting adalah tidak minum selama paruh kedua siklus bulanan, setelah berovulasi. Ini karena saat itulah waktunya Ledis mungkin hamil. Tapi jika Ledis menstruasi pada saat itu, tidak apa-apa minum beberapa gelas anggur selama paruh pertama siklus, saat sedang menunggu ovulasi lagi.

    6. Merokok beresiko menyebabkan impotensi. Sebelum itu terjadi, meninggalkannya adalah solusi yang tak bikin rugi.

    Merokok beresiko menyebabkan impotensi. Sebelum itu terjadi, meninggalkannya adalah jawaban yang tidak bikin rugi
    Merokok menyebabkan impotensi via www.bk-brest.by

    Mungkin Ledis tidak banyak yang merokok. Namun, jangan lupakan si suami. Suami pun harus dihindarkan dari rokok sementara waktu, demi mencapai tingkat kesuburan yang maksimal.

    Studi menunjukkan bahwa merokok berpotensi menurunkan jumlah sperma. Ketika merencanakan kehamilan pun, pasangan suami istri dituntut untuk memiliki kesehatan yang prima dan tubuh yang bugar. Oleh karenanya, saran menghentikan rokok sebelum merencanakan kehamilan tidak akan ada sia-sianya. Selain meningkatkan peluang hamil, seluruh keluarga akan terhindar dari bahaya asap rokok bukan?

    7. Zat kimia memiliki macam-macam versi dan fungsi. Ada baiknya mengurangi kontak dengan zat-zat kimia tertentu agar si calon jabang bayi tak terkena efeknya sejak dini.

    Zat kimia memiliki macam-macam versi dan fungsi. Ada baiknya mengurangi kontak dengan zat-zat kimia tertentu agar si calon jabang bayi tak terkena efeknya sejak dini
    Kurangi kontak dengan zat-zat kimia via cdn.dmx.vn

    Mungkin Ledis memutuskan untuk tinggal di rumah saja selama merencanakan kehamilan. Lantas, Ledis menyangka kalau bebas dari bahaya paparan zat kimia. Belum tentu! Beberapa zat kimia yang mungkin berpengaruh pada kesuburan bisa bersumber dari barang-barang di sekitar dan lumrah digunakan sehari-hari. Sebut saja bahan-bahan pembersih alat rumah tangga, seperti deterjen, obat pel lantai, dan lain-lain. Sebagai wanita, tentunya Ledis sangat akrab dengan itu semua bukan?

    Saat merencanakan kehamilan, Ledis bisa meminimalisir efek kimianya dengan cara menggunakan sarung tangan atau masker untuk menghindari efeknya pada kulit langsung dan sistem pernapasan. Jika mau, Ledis bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk menggantikan bahan-bahan kimia tersebut. Untuk mengepel lantai misalnya, bisa digunakan ampas kelapa. Untuk membersihkan panci dan perabot dapur, baking soda masih dikenal sebagai jawaranya menghilangkan noda membandel.

    8. Usahakan Ledis selalu berpikir positif dan berhati riang. Stres yang berlebih bisa mengganti-ganti kadar kesuburan tanpa permisi.

    Usahakan Ledis selalu berpikir positif dan berhati riang. Stres yang berlebih bisa mengganti-ganti kadar kesuburan tanpa permisi
    Keep positif via giftlife.today

    Stres bisa menimpa wanita dan pria. Maka dari itu, hindarilah tekanan dan rasa stres pada Ledis dan suami. Stres dapat memacu ketidaksuburan pada wanita dan pria. Bahkan ketika pikiran sedang stres, bukan tak mungkin Ledis atau suami kehilangan nafsu untuk melakukan hubungan seksual.

    Secara ilmiah, stres bisa mempengaruhi fungsi hipotalamus. Hipotalamus adalah kelenjar di otak yang mengatur nafsu makan dan emosi, serta hormon yang memberitahu kapan saatnya ovarium untuk melepaskan telur. Jika stres melanda, ada kemungkinan ovulasi pun tidak terjadi sama sekali.

    Cukup buat rileks pikiran dan tubuh Ledis. Jika perlu, ikutkan pula suami! Misalnya, berjalan-jalan, belanja, spa, menonton film, dan memasak bersama suami. Jika perasaan senang, mood pun akan berubah positif. Begitu pula dengan mood saat berhubungan seksual. Bukankah perasaan bahagia adalah hal utama yang menjamin kesehatan tubuh dan psikis manusia? Dan bukankah bahagia itu bisa diwujudkan dengan cara-cara sederhana pula?

    9. Mandi dalam baik air panas memang menyenangkan dan menghapus lelah. Tapi siapa sangka kegiatan seru ini perlu dihindari agar memiliki anak tak sekedar mimpi?

    Mandi dalam baik air panas memang menyenangkan dan menghapus lelah. Tapi siapa sangka kegiatan seru ini perlu dihindari agar memiliki anak tak sekedar mimpi?
    Hindari mandi di dalam bak air panas via www.spascenter.ch

    Poin ini mungkin terlihat sepele. Tapi percayalah, testis sangat sensitif pada suhu panas. Padahal agar bisa memproduksi sperma yang sehat dan sempurna, testis harus berada di lingkungan yang dingin agar suhunya pun mendingin.

    Kerap bersepeda, sauna, dan menggunakan celana ketat juga bisa membuat suhu testis menjadi lebih tinggi. Untuk pria yang memang pernah didiagnosis tidak subur, mungkin perlu menghilangkan kebiasaan ini. Cukup hindari hal tersebut selama merencanakan kehamilan saja, bukan untuk sepanjang hidup.

    Untuk menciptakan sperma yang matang, diperlukan waktu yang lama yaitu selama tiga bulan. Jika waktu lama tersebut rusak karena suhu testis selalu memanas, bukankah suami dan istri sama-sama merasa lelah dan sia-sia?

    10. Ganja dan segala jenis narkoba selalu dilarang untuk dikonsumsi. Selain menumbuhkan rasa candu, kesuburan Anda pun jadi rancu.

    Ganja dan segala jenis narkoba selalu dilarang untuk dikonsumsi. Selain menumbuhkan rasa candu, kesuburan Anda pun jadi rancu
    Stay away from drugs via www.paranoia-blog.de

    Ganja, narkoba, dan segala macam-macam obat-obatan terlarang dapat memberikan efek besar bagi tubuh. Jika penggunaannya ilegal, pengaruh negatiflah yang lebih banyak menimpa tubuh dan segala sistem dan organ di dalamnya.

    Tak ubahnya merokok, konsumsi ganja dan narkoba yang berlebihan dapat menurunkan kadar hormon testosteron (hormon pria) dan progesteron (wanita). Jika kadar keduanya menurun, tentu saja sel sperma dan sel telur yang dihasilkan pasangan suami istri akan ikut menurun juga.

    Menurut studi, penggunaan ganja secara terus-menerus dan rutin bisa mengakibatkan bayi lahir prematur dan berat badannya berkurang. Penelitian lainnya menyebutkan, bahwa anak yang lahir dan sempat terpapar ganja memiliki kemampuan otak yang berbeda dan perilakunya pun bermasalah ke depannya. Lalu, masih mau mengorbankan anak demi kesenangan mencandu narkoba?

    Kini, Ledis sudah paham betul bukan apa saja yang perlu dihindari selama masa perencanaan kehamilan? Lalu, tunggu apalagi? Segera jauhkan mereka dari lingkungan Ledis dan biasakan gaya hidup sehat dan bahagia demi kesehatan pasangan suami istri, sel telur dan sel sperma, beserta calon jabang bayi Ledis nanti!