Tag: penyebab diet gagal

  • 5 Faktor yang Menyebabkan Kamu Makan Berlebihan

    5 Faktor yang Menyebabkan Kamu Makan Berlebihan

    Ledisia.com –  Suatu kali kamu mungkin pernah mengingat sejumlah makanan yang kamu lahap dan bertanya pada diri sendiri, “Kok bisa saya makan sebanyak ini?” Makan berlebihan sesekali memang gak jadi masalah. Tapi, kalau terus-terusan dilakukan, ini jelas mengancam berat badanmu, Ledis.

     

    Impian Mendapatkan Tubuh Ideal Bisa Pupus Gara-Gara Makan Berlebihan. Inilah Sejumlah Penyebabnya yang Patut Kamu Perhatikan!

    Ada beragam penyebab kamu makan berlebihan, baik yang disadari maupun tidak. Nah, biar impianmu memperoleh bentuk tubuh ideal gak menguap begitu saja, kenali sejumlah faktornya berikut ini, yuk!

     

    1. Protein mampu membuatmu lebih kenyang. Kurangnya protein bisa menjadi salah satu penyebab makan berlebihan.

    Cukupi kebutuhan protein via rachelzwaltondotcom.wordpress.com
    Cukupi kebutuhan protein via rachelzwaltondotcom.wordpress.com

    Protein berperan penting bagi pembentukan sel-sel dalam tubuh. Menurut peneliti dari Universitas Sydney, nafsu makan seseorang terhadap protein itu sangat kuat dan instingtif, sehingga kamu bakal terus makan sampai kebutuhan proteinmu tercukupi, Makanya, bila pola makanmu minim protein, kamu akan cenderung makan berlebihan.

    Agar kamu bisa merasa kenyang lebih lama dan mencegah makan berlebihan, perkaya dietmu dengan makanan tinggi protein.

     

    2. Hindari makan sambil melakukan hal lain, karena kebiasaan semacam ini bisa memicu overeating.

    Terdistraksi saat makan via www.15min.lt
    Terdistraksi saat makan via www.15min.lt

    Apa kamu terbiasa makan sembari fokus melakukan hal lain, seperti nonton TV, internetan, membaca buku, atau mengerjakan sesuatu? Bila iya, cepat-cepat ubah kebiasaanmu ini karena bisa memicu makan berlebihan.

    Menurut ahli, orang-orang cenderung mengkonsumsi makanan 50 persen lebih banyak ketika makan mereka terdistraksi oleh TV, games, atau membaca, terutama bila dilakukan di penghujung hari. Kamu juga pasti setuju bila makan sambil melakukan hal lain malah membuatmu tak merasa makan sama sekali.

     

    3. Konsumsi gula juga berbahaya. Selain menimbulkan adiksi, rasa lapar juga selalu muncul kembali.

    Adiksi gula via nouw.com
    Adiksi gula via nouw.com

    Konsumsi makanan manis memang bikin nagih. Memang sulit menahan godaan untuk gak menyantap soda atau es krim yang dihidangkan di depan mata. Padahal, asupan gula yang tinggi sehari-hari bisa menjebakmu ke dalam lingkaran setan.

    Konsumsi gula menyebabkan kadar gula darah meningkat pesat untuk beberapa saat, memicu pelepasan insulin untuk menyimpan lemak serta dopamin yang “menyenangkan” otak. Ketika kadar gula darah kembali turun, kamu pun kembali merasakan lapar dan keinginan makan. Inilah yang membuatmu kembali mengkonsumsi gula dan siklus lingkaran setan pun terus berulang. Kamu pun menumpuk kalori secara berlebihan.

     

    4. Pikir dua kali sebelum melampiaskan emosi lewat makanan. Pengendalian diri adalah kunci mencegah makan berlebihan.

    Makan karena situasi emosional via wowreads.com
    Makan karena situasi emosional via wowreads.com

    Apa kamu terbiasa memberi makan emosimu? Lagi bosan, makan. Lagi sedih, makan. Wah, ini tentu bukanlah kebiasaan yang baik. Banyak yang terlambat menyadari bila kebiasaan semacam ini justru memicu overeating.

    Nyaris 75 persen kasus makan berlebihan disebabkan karena emosi. Makanya, penting bagimu buat mengelola emosi dan mencari pelampiasan yang lebih tepat. Lebih baik, alihkan perhatianmu dengan sesuatu yang gak berhubungan dengan makanan, misalnya olahraga atau jalan-jalan.

     

    5. Lingkungan juga mempengaruhi perilaku ini. Coba perhatikan dengan siapa kamu makan sehari-hari.

    Lingkungan mempengaruhi via 10lifestyle.com
    Lingkungan mempengaruhi via 10lifestyle.com

    Pola makan tak hanya datang dari diri sendiri, tapi juga dipengaruhi oleh lingkungan. Kalau kamu memang punya orang tua yang terbiasa makan berlebihan, kebiasaan ini bakal cenderung menular ke kamu. Atau, kamu mungkin punya seorang teman yang tetap kurus meski makannya banyak.

    Faktor lingkungan semacam ini yang membuat alam bawah sadarmu keliru mengambil keputusan, Untuk menghindari hal ini, kamu wajib melatih alam sadarmu untuk makan sesuai kebutuhanmu, tidak lebih dari itu. Bila perlu, lebih baik kamu melahap hidangan sendirian daripada makan sambil dikelilingi mereka yang hobinya makan.

     

    Dengan memahami sejumlah faktor di atas, mudah-mudahan kamu bisa menghindari makan berlebihan, ya Ledis!

  • 5 Alasan Mengapa Diet yang Kamu Ikuti Bakal Gagal di Tengah Jalan

    5 Alasan Mengapa Diet yang Kamu Ikuti Bakal Gagal di Tengah Jalan

    Ledisia.com – Ada begitu banyak metode diet di luar sana. Saking banyaknya, kamu seringkali dibuat bingung untuk mencoba yang mana, ‘kan? Mungkin saja kamu sudah mencoba beberapa di antaranya, tapi belum ada yang membuahkan hasil atau memang tak sesuai denganmu.

    Memang, mengikuti suatu program diet tertentu itu butuh komitmen, Ledis. Tapi, seperti halnya pacaran, jangan sembarangan berkomitmen pada program diet tertentu. Sayang, ‘kan, kalau kamu sudah menghabiskan waktu, tenaga, dan uang bila ujungnya sia-sia? Untuk mengetahuinya, pastikan alasan-alasan penyebab diet gagal ini tidak ada pada program diet barumu!

     

    1. Diet itu tak didesain untuk bertahan lama. Padahal, diet yang baik seharusnya bisa kamu jadikan gaya hidup untuk seterusnya.

    aaa via globaltrendnews.com
    Pola dietmu tidak bisa dijadikan gaya hidup untuk seterusnya via globaltrendnews.com

    Apakah kamu pernah mengenal orang yang melakukan fad diet yang ketat sampai berbulan-bulan lamannya? Sejumlah program diet memaksamu untuk mengubah pola makan alamimu secara drastis dalam waktu singkat. Diet semacam ini tentu takkan bisa kamu ikuti terlalu lama. Selain kurang baik bagi jangka panjang, kamu sendiri juga bakal tersiksa.

    Sebaiknya, kamu memilih pola diet yang membantu menyingkirkan kebiasaan buruk dan membuatmu melakukan kebiasaan hidup yang baik, sehingga pada akhirnya pola ini bisa kamu jadikan gaya hidupmu untuk seterusnya.

     

    2. Jika tak ada variasi yang menyenangkan dalam menumu, bisa dipastikan betapa membosankannya dietmu itu.

    Tanpa variasi, dietmu bakal membosankan via medicaldaily.com
    Tanpa variasi, dietmu bakal membosankan via medicaldaily.com

    Pola diet yang kamu ikuti memintamu untuk terus-terusan minum jus sayuran, menghindari makanan kesukaan sama sekali, atau memakan makanan yang itu-itu saja? Lantas, apakah kamu siap melakukan itu untuk seterusnya? Bisa dipastikan dietmu bakal terhenti di tengah jalan, karena pola diet yang membosankan.

    Makanan merupakan hadiah bagi indera pengecapmu. Secara alami, inderamu ini akan membutuhkan rasa tertentu yang harus kamu penuhi. Bila rasa tersebut absen terlalu lama, siap-siap saja karena cepat atau lambat kamu akan mencurangi dietmu sendiri.

     

    3. Kamu hanya memandang diet sebagai pengorbanan untuk menurunkan berat badan.

    aaa via doorwaysarizona.com
    Diet hanya dianggap sebagai pengorbanan via doorwaysarizona.com

    Banyak yang berpikir bahwa diet adalah pengorbanan untuk mendapatkan tubuh yang lebih langsing dan menawan. Ada juga yang melakukan diet beberapa waktu agar dia bisa kembali menikmati makan seperti biasa alias kembali ke gaya hidup yang lama.

    Hal ini tentu keliru. Bila kamu hanya menganggap diet sebagai sarana temporer tapi ogah mengubah apa yang kurang baik pada pola hidupmu, ini bisa membawamu pada pusaran siklus seperti permainan yo-yo: turun dan kembali naik.

     

    4. Diet tersebut mengabaikan nutrisi penting bagi tubuh, sehingga membuat energi dan kesehatanmu semakin menjauh.

    Mengabaikan nutrisi penting bikin tingkat energimu berkurang via foxnews.com
    Mengabaikan nutrisi penting bikin tingkat energimu berkurang via foxnews.com

    Salah satu alasan yang membuat dietmu gagal adalah karena diet tersebut memaksa kamu untuk mengabaikan kebutuhan nutrisi penting bagik tubuhmu. Ada sejumlah diet yang mengeliminasi nutrien tertentu, misalnya karbohidrat atau lemak. Padahal, nutrisi semacam ini tetap dibutuhkan tubuh.

    Akibatnya, kamu gak cuma mengalami defisiensi nutrisi gara-gara diet, tapi juga tampak pucat dan tidak berenergi. Kalau sudah begini, gak yakin deh bila dietmu masih bisa diteruskan.

     

    5. Diet tersebut mungkin berhasil bagi orang lain, tapi kamu lupa bahwa kondisi tubuh setiap orang berbeda.

    Kondisi tubuh tiap orang berbeda-beda via womansday.com
    Kondisi tubuh tiap orang berbeda-beda via womansday.com

    Manusia tidak dilahirkan di pabrik, makanya kita memiliki kondisi tubuh yang berbeda-beda. Kecepatan metabolisme tubuhmu tak sama dengan temanmu. Tingkat aktivitas dan usia juga mempengaruhi seberapa banyak kamu membakar kalori.

    Padahal, diet pada umumnya mengasumsikan bahwa kita semua memiliki kondisi fisik yang sama. Oleh karena itu, sebelum memulai diet, kamu memerlukan pemeriksaan yang layak dari ahlinya plus sedikit bereksperimen dengan pola dietnya. Tanpa itu, bisa dipastikan dietmu gak akan bertahan lama.

     

    Nah, memilih program diet yang pas memang susah-susah gampang, Ledis. Yang penting, jangan putus asa bila kamu belum berhasil, karena memang tak semua diet cocok bagi semua orang. Selamat mencoba!