Tag: motivasi diet

  • 8 Cara Praktis Meningkatkan Motivasi Diet Anda

    8 Cara Praktis Meningkatkan Motivasi Diet Anda

    Ini adalah artikel tamu Herman Yudiono dari TipsPengembanganDiri.com.

    Melakukan program diet menurut sebagian orang merupakan sebuah upaya dan kerja yang sangat keras. Butuh konsistensi dan keteguhan hati agar tetap setia menjalankan program yang sudah direncanakan dengan baik.

    Tapi pasti ada kalanya motivasi mengalami pasang surut. Itu menjadi hambatan bagi mereka yang tengah menjalankan program diet.

    Lalu bagaimana agar Anda bisa meningkatkan motivasi diet? Ada beberapa cara yang bisa dijalankan sehingga motivasi Anda dalam berdiet bisa terus terjaga dan ditingkatkan. Yuk simak sama-sama.

    1. Pahami Tujuan Anda Melakukan Diet

    Memahami Tujuan Diet via vipfitness.zone

    Memahami Tujuan Diet via vipfitness.zone

    Mengapa Anda melakukan diet? Apa alasan Anda melakukan diet? Dua pertanyaan yang harus bisa Anda jawab dengan benar.

    Tanpa mengetahui tujuan Anda melakukan diet, jangankan meningkatkan motivasi diet, mempertahankan motivasi saja akan sulit dilakukan.

    Ada banyak alasan kenapa orang melakukan diet. Seperti karena akan segera menikah dan tak ingin terlihat “besar” saat mengenakan gaun pengantin. Bisa juga karena ingin lolos tes masuk ke Akademi Militer. Bahkan karena ingin mendapatkan cinta dari pria atau wanita yang diincarnya juga bisa menjadi motivasi Anda melakukan diet.

    Pahami tujuan Anda melakukan diet dan pastikan goal tersebut menjadi target yang harus dicapai. Maka secara tidak langsung Anda bakal terdorong untuk terus meningkatkan motivasi diet demi tercapainya tujuan.

    2. Tulis dan Pasang Tujuan Anda di Dinding Ruangan

    Pasang Tujuan via DuniaDiet.com

    Pasang Tujuan via DuniaDiet.com

    Setelah mengetahui secara pasti dan tegas tujuan atau goal yang ingin Anda capai dalam menjalankan diet, tulislah dan pasang di dinding ruangan. Terutama di kamar tidur Anda dan ruang makan atau ruang keluarga. Pastikan tulisan dari tujuan Anda berdiet langsung terlihat dari tempat duduk atau tempat tidur Anda.

    Ini merupakan salah satu cara “mencuci otak” dan menciptakan alam bawah sadar bahwa Anda memang harus melakukan diet secara konsisten dan teguh. Dengan membaca tulisan dari tujuan Anda melakukan diet, motivasi Anda pun akan selalu terjaga.

    Oya, bisa juga tujuan melakukan diet tersebut dibuat dalam semacam gambar dan dijadikan wallpaper di smartphone atau laptop Anda. Jika perlu, tambahkan kata-kata motivasi yang menginspirasi di bawah tujuan diet Anda.

    3. Gantung Pakaian Favorit Anda Saat Tubuh Langsing

    Menurunkan bobot lebih banyak via www.yeahmag.com

    Menurunkan bobot lebih banyak via www.yeahmag.com

    Anda pasti punya pakaian favorit saat tubuh masih langsing bukan? Jadikan pakaian favorit tersebut menjadi pemicu Anda untuk meningkatkan motivasi diet.

    Gantung di tempat yang terlihat jelas setiap saat. Bisa juga diletakkan di samping cermin sehingga Anda bisa melihat langsung tujuan dan kondisi Anda saat ini.

    Tegaskan dalam diri Anda bahwa pakaian favorit itu harus bisa dipakai kembali. Teguhkan niat bahwa Anda ingin mengenakan kembali pakaian favorit itu. Masukkan ke dalam hati dan pikiran Anda setiap kali melihat pakaian itu digantung di dinding kamar.

    4. Buat Makanan Rutin Dalam Bentuk dan Tampilan yang Menarik

    Buat makanan menjadi menarik via thoughtcatalog.com

    Buat makanan menjadi menarik via thoughtcatalog.com

    Bagian dari program yang diet yang bisa mengancam motivasi diet Anda adalah rasa bosan karena menyantap makanan yang sama berulang-ulang. Namun untuk membuat variasi dari makanan rutin tersebut juga bukan sebuah perkara yang mudah. Bisa jadi malah akan merusak program diet Anda.

    Karena itu untuk meningkatkan motivasi diet yang tengah Anda lakoni, coba buat makanan rutin tersebut terlihat berbeda. Cara yang paling mudah adalah dengan menyajikan makanan dan minuman tersebut secara lebih menarik dan cantik. Misalnya saja menyajikan yoghurt rendah lemak dalam sebuah gelas tinggi dengan hiasan buah-buahan.

    Bisa juga menggunakan sebuah mangkok cantik untuk makan oatmeal. Mangkok ini ditata dalam sebuah piring besar yang berisi beberapa potong buah-buahan seperti kiwi yang cocok disantap bersama oatmeal.

    5. Makan dan Tersenyumlah

    Makan dan tersenyumlah via PasanganBahagia.com

    Makan dan tersenyumlah via PasanganBahagia.com

    Sekilas, untuk tersenyum saat makan agak sulit dilakukan. Pasalnya, keduanya dilakukan oleh satu organ yang sama: mulut. Butuh koordinasi yang baik saat kita makan dan harus tersenyum. Karena itu senyumlah saat Anda akan menyuapkan makanan atau setelah makan ditelan. Mudah bukan?

    Kenapa harus tersenyum saat makan? Ada beberapa riset yang menunjukkan bahwa tersenyum merupakan sebuah tindakan yang akan membuat seseorang merasa bahagia. Senyum memang sebuah sinyal atau simbol dari kebahagiaan.

    Karena itu, ketika makan sayuran, tersenyumlah. Sambil tersenyum Anda mengingat bahwa Anda sedang mengisi tubuh dengan makanan sehat dan bisa membuat umur Anda lebih panjang. Tersenyum bisa meningkatkan motivasi diet Anda.

    6. Catat dan Ingat Setiap Perubahan Positif

    Kendalikan porsi makanmu via www.precisionnutrition.com

    Catat dan ingat perubahan positif via www.precisionnutrition.com

    Setiap orang yang tengah menjalani program diet pasti ingin melihat perubahan yang terjadi pada dirinya. Catat setiap perubahan yang terjadi secara teratur. Pastikan, Anda selalu mengingat dan bergembira setiap melihat catatan bahwa Anda mengalami perubahan yang postif.

    Dengan mencatat dan melihat setiap perubahan sekecil apa pun, maka pikiran Anda akan termotivasi secara otomatis. Gunakan catatan tersebut untuk terus memotivasi program diet Anda.

    Terutama ketika Anda tengah mengalami masa-masa sulit penurunan motivasi dan semangat untuk terus menjalankan program. Hal positif, sekecil apapun, pasti akan berguna bagi mental dan semangat Anda.

    7. Foto Diri Sebelum, Sesudah, dan Sepanjang Menjalankan Program

    Catat sebelum dan sesuadah program via medvesti.com

    Catat sebelum dan sesuadah program via medvesti.com

    Selain mencatat setiap perubahan, mengambil foto selama melakukan program diet juga akan membantu Anda dalam menjaga motivasi. Kalau perlu buat dalam sebuah karton besar deretan foto selama Anda menjalani program diet.

    Di ujung atau bagian akhir dari rangkaian foto yang masih Anda lakukan pasanglah sebuah foto yang menunjukkan bentuk tubuh ideal yang Anda idam-idamkan.

    Foto di akhir rangkaian tak perlu foto Anda di masa lalu, bisa juga dengan memasang foto selebriti yang tubuhnya Anda kagumi. Tapi kalau memang tujuan akhir dari program diet Anda adalah bentuk tubuh di masa lalu, tidak ada salahnya juga memasang foto tersebut di akhir rangkaian. Setidaknya Anda akan tahu bahwa itulah tujuan dari semua program diet yang Anda jalankan ini.

    8. Dapatkan Pendukung Setia atau Teman Senasib

    cari teman senasib seperjuangan via www.poaeglitter.com

    cari teman senasib seperjuangan via www.poaeglitter.com

    Ketika motivasi Anda tengah drop sementara program diet harus tetap berjalan, saat itulah Anda butuh kehadiran seorang teman. Dalam setiap usaha Anda mencapai tujuan dari program diet yang dijalankan pasti akan menemukan hambatan dan cobaan. Agar Anda tidak menghadapi hambatan itu sendirian, bergabunglah dengan orang lain yang memiliki tujuan yang sama.

    Teman senasib di sini bisa kelompok pendukung yang tengah sama-sama berjuang untuk menurunkan berat badan mereka. Bisa juga berupa mentor yang sudah mengetahui program diet Anda dari sejak awal.

    Keberadaan mereka akan sangat membantu Anda tetap berada di arah yang benar dan bisa mengatasi masa-masa sulit dalam program diet yang dijalankan. Motivasi dalam berdiet akan lebih terjaga dibanding jika Anda menghadapi semua hambatan dan tantangan seorang diri.

    Meningkatkan motivasi diet adalah salah satu kunci sukses menjalankan program diet yang Anda rencanakan. Tanpa motivasi, sebagus apa pun program yang dirancang tak akan bisa mencapai hasil yang diinginkan. Perkuat motivasi Anda dengan cara-cara di atas, dan jadilah bagian dari mereka yang sukses dengan dietnya.

    Tentang Penulis:

    Herman Yudiono adalah blogger yang memiliki passion di bidang pengembangan diri dan founder TipsPengembanganDiri.com. Di blog tersebut, ia berbagi motivasi dan kiat pengembangan diri untuk membantu Anda menjalani hidup yang lebih baik.

  • 7 Dalih Tentang Diet Untuk Membohongi Dirimu Sendiri

    7 Dalih Tentang Diet Untuk Membohongi Dirimu Sendiri

    Ledisia.com – Biar dietmu sukses, sekadar pengen saja tidaklah cukup, Ledis, Kamu harus punya kemauan yang kuat dan mental yang siap untuk memulai diet. Sayangnya, kita seringkali hanya memiliki niat yang setengah hati. Sisanya, kita memilih untuk mencari dalih untuk pembenaran dan membohongi diri sendiri.

     

    Jika Ingin Tujuan Dietmu Tercapai, Hindari Menggunakan Dalih-Dalih Ini Untuk Menipu Diri Sendiri!

    Oke, kamu bisa saja berbohong pada orang lain soal berapa berat badanmu saat ini, tapi angka yang kamu lihat pada timbangan gak pernah bohong. Agar tubuh langsing gak hanya sekadar angan, kamu harus memulainya dengan jujur pada diri sendiri dan menghindari dalih-dalih tentang diet berikut ini.

     

    1. “Aku tak punya anggaran untuk membeli makanan yang lebih sehat bagi dietku.”

    Makanan sehat harusnya jadi prioritas via healthy100tips.com
    Makanan sehat harusnya jadi prioritas via healthy100tips.com

    Kalau kamu terbiasa mengkonsumsi makanan yang sekadar kenyang, mungkin ini adalah salah satu dalih yang akan kamu ucapkan. Memang, setiap orang punya kebutuhan dan prioritas masing-masing. Tapi, bila menurunkan berat badan menjadi salah satu tujuan yang kamu anggap penting, bukankah seharusnya makanan sehat juga menjadi prioritasmu?

    Lagipula, memilih makanan yang sehat itu gak semahal yang kamu kira, kok. Kamu bisa memperbanyak mengkonsumsi sayuran yang kamu beli di pasar lokal dan memanfaatkan makanan seperti tahu dan tempe sebagai sumber protein. Lagipula, memasak sendiri makananmu jelas lebih irit dibanding selalu membeli makanan jadi di luar. Terlebih lagi, kamu bisa mengelola sendiri nutrisi dari menumu.

     

    2. “Rasa makanan sehat itu gak enak.”

    Kombinasikan makanan sehat dengan makanan favoritmu via rebatefitness.com
    Kombinasikan makanan sehat dengan makanan favoritmu via rebatefitness.com

    Beberapa orang menyatakan bahwa mereka gak suka “makanan sehat” karena rasanya, padahal mereka mungkin baru sekali atau bahkan belum pernah mencoba mencicipinya. Sebelum memutuskan suatu makanan enak atau tidak, setidaknya cicipi dulu beberapa kali. Siapa tahu makananmu hanya salah olah atau salah bumbu, ‘kan?

    Kalau memang kamu kurang suka, kamu bisa menggabungkannya dengan makanan yang kamu suka, kok. Lalu, secara bertahap, tingkatkan porsi makanan sehat itu menjadi lebih banyak di piringmu. Lama-lama, kamu akan terbiasa.

     

    3. “Pakaianku mulai mengecil.”

    Pakaianmu bukan mengecil, kamu yang membesar via jeans.about.com
    Pakaianmu bukan mengecil, kamu yang membesar via jeans.about.com

    Pakaian memang bisa menciut bila proses mencucinya keliru. Tapi, kalau kamu bukan remaja tanggung yang sedang dalam masa pertumbuhan dan pakaianmu dicuci dengan cara yang tepat, sebenarnya bukan pakaianmu yang mengecil, melainkan berat badanmu yang bertambah. Makanya, kamu wajib waspada terhadap berat badan bila pakaian favoritmu mulai gak cukup, sebab pakaianmu gak pernah berkata bohong.

     

    4. “Aku sudah olahraga hari ini. Jadi boleh, dong, makan semangkuk es krim?”

    aaav via food52.com
    Hati-hati dengan asupan kalori yang tak terkendali via food52.com

    Sudah berolahraga bukan berarti kamu boleh mengabaikan dietmu, lho. Sebab, olahraga yang kamu lakukan mungkin gak membakar kalori sebanyak yang kamu kira. Jalan dengan tempo yang cepat selama sejam kira-kira hanya membakar 360 kalori. Padahal, semangkuk es krim yang kamu makan bisa mengandung sampai 400 kalori, lho.

    Tentu, memanjakan diri sesekali tak ada salahnya, tapi perhatikan juga porsinya, ya!

     

    5. “Menurunkan berat badan itu mustahil karena aku selalu lapar.”

    Susah die karena selalu lapar via mirror.co.uk
    Susah die karena selalu lapar via mirror.co.uk

    Merasa selalu lapar? Bisa jadi itu disebabkan oleh pemilihan makanan yang keliru untuk mengisi perutmu. Konsumsi makanan yang tinggi karbohidrat dan rendah protein membuat kadar gula darahmu meroket. Akibatnya, rasa lapar muncul lagi setelah kadar gula darahmu kembali normal. Selain konsumsi karbohidrat yang tinggi, dehidrasi, stres, dan obat-obatan tertentu juga bikin nafsu makanmu tak terkendali.

     

    6. “Orangtuaku gemuk, jadi mau diet kayak apa juga aku tetap bakal gemuk.”

    Ortumu gemuk, kamu gak harus ikutan gemuk via healthyway.com
    Ortumu gemuk, kamu gak harus ikutan gemuk via healthyway.com

    Beberapa studi memang menunjukkan bahwa genetik memang ada hubungannya terhadap obesitas. Tapi, pada kebanyakan kasus, gaya hiduplah yang lebih menentukan. Alasan utama mengapa keluarga tertentu mengalami kelebihan berat badan sementara yang lainnya tidak adalah karena sebagian orangtua memiliki gaya hidup yang kurang sehat dan menularkannya ke anak mereka.

    Nah, meski kedua orangtuamu gemuk, kamu masih punya kesempatan untuk langsing dengan mengubah gaya hidup, kok!

     

    7. “Aku lebih menawan ketika tubuhku gemuk.”

    Obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit via returnofkings.com
    Obesitas bisa meningkatkan risiko penyakit via returnofkings.com

    Bisa menerima bentuk tubuhmu dan merasa nyaman dengan dirimu sendiri memang hal penting. Tapi, bila indeks massa tubuhmu menunjukkan kecenderungan kelebihan berat badan atau obesitas, kamu sebaiknya berpikir ulang untuk mulai menurunkan berat badan atau setidaknya mengkonsumsi makanan yang lebih sehat dan berolahraga.

    Faktanya, mereka yang mengalami obesitas mengalami peningkatan risiko terhadap penyakit serius seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker. Mengurangi berat badan setidaknya 10 persen, memilih makanan yang lebih sehat, serta berolahraga teratur dapat mengurangi risiko penyakit di atas.

     

    Nah, sebelum kamu mengutarakan dalih di atas pada dirimu sendiri, sebaiknya pikir dua kali, Ledis. Bagaimanapun, jujur pada diri sendiri itu lebih baik, ‘kan?