Tag: klomid

  • Serba-Serbi Obat Kesuburan Wanita: Pulihkan Ovulasi Hingga Bayi Kembar

    Serba-Serbi Obat Kesuburan Wanita: Pulihkan Ovulasi Hingga Bayi Kembar

    Ledisia.comLedis, obat kesuburan wanita merupakan obat yang berharga bagi mereka yang mengalami kesulitan mendapatkan momongan. Untuk jutaan wanita yang memperjuangkan kehamilan, obat kesuburan menjadi langkah awalnya. Langkah ini akan diambil terlebih dahulu sebelum beranjak ke perawatan medis.

    Obat kesuburan sendiri punya macam-macam bentuk. Ada yang diinjeksikan, ada pula yang berwujud pil oral. Namun apapun bentuknya, tujuan utama obat kesuburan adalah merangsang ovulasi.

     

    Ada Beragam Obat Kesuburan Wanita Di Luar Sana. Inilah Serba-Serbi yang Patut Anda Ketahui Tentangnya!

    Sebelum Anda memutuskan mengambil obat kesuburan wanita, alangkah baiknya bekali diri dengan pengetahuan obat kesuburan. Setelah itu, barulah anda mendatangi dokter kesuburan untuk meminta sarannya. Sebab, obat kesuburan wanita berbeda-beda dan harus disesuaikan dengan kasus infertilitasnya.

     

    Berdasarkan standar medis, ada dua macam obat kesuburan wanita. Mereka adalah clomiphene dan gonadotropin yang bekerja dengan cara berbeda.

    Konsumsi klomid - via diaperchamp.com
    Konsumsi klomid – via diaperchamp.com

    Sebenarnya, ada macam-macam obat kesuburan wanita. Namun yang menjadi standar medis ada dua. Mereka adalah clomiphene citrate atau biasa disebut clomiphene, satunya lagi adalah gonadotropin. Keduanya punya cara kerja yang berbeda.

    Clomiphene merangsang hormon pada otak yang memicu sel telur. Selanjutnya, sel telur di dalam folikel akan dibuat berkembang dan melepaskan diri dari ovarium sehingga erjadilah ovulasi. Berbeda dengan clomiphene yang merangsang hormon, gonadotropin langsung merangsang ovarium. Rangsangan ini akan membuat ovarium memproduksi satu atau bahkan beberapa sel telur sekaligus.

    Beberapa wanita perlu mengkombinasikan obat tersebut dengan inseminasi intrauterin atau dengan teknologi reproduksi bantuan—sebut saja program bayi tabung. Wanita yang menjalani program bayi tabung bisa mengambil obat kesuburan lainnya. Tujuannya agar lapisan rahim bisa dipersiapkan sebelum dihuni bayi. Di samping itu, pengambilan obat kesuburan tersebut dapat mencegah ovarium dari pelepasan sel telur yang terlalu dini,

     

    Obat kesuburan wanita bisa berbeda-beda konsumsi dan kombinasinya. Perbedaan ini dilatarbelakangi oleh penyebab masalah kehamilan yang tak sama satu dengan lainnya.

    Obat kesuburan wanita harus disesuaikan penyebab dan gejalanya - via 3a2ilati.com
    Obat kesuburan wanita harus disesuaikan penyebab dan gejalanya – via 3a2ilati.com

    Setiap wanita bisa mengambil obat kesuburan yang berbeda-beda. Tak terkecuali dengan kombinasinya. Perbedaan ini tergantung pada pengidap masalah kesuburan dan penyebab masalah kehamilannya.

    Misalnya, pada wanita dengan sindrom ovarium polikistik. Dalam keadaan normal, ia akan merespon clomiphene dengan baik. Tapi ada juga yang tidak bisa meresponnya. Biasanya dokter akan memberikan obat metformin yang sensitif dengan insulin. Metformin ini akan membantu merangsang ovulasi supaya normal kembali.

    Beda lagi dengan wanita yang mengidap hiperprolaktinemia. Karena banyaknya kadar hormon prolaktin dalam darah, ovulasi bisa terhambat. Menstruasi bukan cuma tak teratur, tetapi juga bisa absen. Karena itu, dokter memberikan obat kesuburan wanita bernama bromocriptine atau cabergoline. Dengan obat tersebut, ovulasi akan kembali normal seperti semula. Gejala dan dampak hiperprolaktinemia, seperti tumor pituitari, juga diperkecil karena peran kedua obat tadi.

     

    Berdasarkan pengalaman berpuluh-puluh tahun, obat kesuburan wanita sukses dan aman. Bahkan, memiliki bayi kembar pun tak jadi sekadar impian.

    Kembar tiga - via newsplus.co
    Kembar tiga – via newsplus.co

    Banyak sekali obat kesuburan wanita yang berakhir aman dan sukses. Bahkan keamanan dan kesuksesannya telah didasari pengalaman selama 40 tahun. Namun seperti perawatan kesuburan lainnya, obat kesuburan wanita dapat meningkatkan peluang kehamilan berganda. Orang awam biasa menyebut kehamilan berganda ini dengan kehamilan kembar.

    Kehamilan berganda terjadi karena obat kesuburan wanita merangsang produksi telur lebih dari satu. Karena itu, proses pembuahannya pun bisa melibatkan lebih dari satu sel telur. Anda pasti sangat bahagia mendapat kabar kehamilan kembar ini. Namun yang harus dipahami adalah semakin banyak bayi yang dikandung, semakin besar peluang kehamilan beresiko. Resiko itu adalah komplikasi, keguguran, dan kelahiran bayi prematur.

    Mengutip laman babycenter.com, sekitar 10% wanita yang menggunakan clomiphene mengalami kehamilan berganda. Kebanyakan di antara mereka adalah kehamilan kembar dua. Sedangkan kurang lebih 30% wanita yang mengambil gonadotropin mendapatkan kehamilan berganda. Sama seperti clomiphene, mayoritas mendapatkan bayi kembar dua.

     

    Ledis, pastikan obat kesuburan wanita yang akan digunakan berasal dari rekomendasi dokter. Jangan asal membelinya, apalagi tanpa saran dari ahlinya. Sebagaimana obat pada umumnya, obat kesuburan wanita harus dikonsumsi dengan dosis yang tepat. Pun konsumsinya harus disesuaikan dengan penyebab masalah kesuburan.

    Pastikan juga Anda tahu merek obat yang akan dibeli. Jika Anda ingin membeli clomiphene, ada klomid atau serophene. Sedangkan gonadotropin biasa dikenali dengan merek repronex, menopur, bravelle, follistim, dan Gonal-F. Seluruh obat tersebut adalah merek-merek umum yang biasanya disarankan oleh dokter untuk masalah kesuburan Anda. Tetap semangat, ya!

  • 6 Tes Kesuburan yang Dijalani Untuk Menentukan Infertilitas Wanita

    6 Tes Kesuburan yang Dijalani Untuk Menentukan Infertilitas Wanita

    Ledisia.comLedis, sudah seharusnya pasangan suami istri yang tak kunjung mendapatkan momongan, memeriksakan diri dokter spesialis kesuburan sesegera mungkin. Selain untuk tes kesuburan, resiko yang lebih mengancam bisa diketahui dan dicegah sebelum benar-benar terjadi.

    Untuk tes kesuburan, baik pria maupun wanita punya langkah yang berbeda. Tes pada wanita umumnya lebih rumit karena organ reproduksi wanita itu sangat kompleks. Ada banyak tahapan dan melibatkan sejumlah peralatan medis. Meskipun kelihatannya rumit dan melelahkan, hal ini tetap perlu dilakukan agar anda tak berlarut-larut dengan masalah kesuburan yagn menghinggapi.

     

    Jika Anda Sulit Mendapatkan Momongan, Cobalah Melakukan Tes Kesuburan. Lewat 6 Jenis Tes Berikut Ini, Akar Permasalahannya Niscaya Bisa Ditemukan.

    Sejauh ini, telah dikenal enam macam tes kesuburan yang ditujukan bagi wanita. Mulai dari tes darah hingga laparoskopi dapat Anda jajal sesuai dengan kondisi anda dan saran dokter. Lalu, bagaimanakah tes kesuburan tersebut bekerja? Sekompleks apa prosedurnya? Yuk, kita cari tahu bersama.

     

    1. Grafik basal tubuh adalah salah satu tes kesuburan yang paling sederhana. Tapi, jika Anda tak pernah melakukannya, ada cara lain agar ovulasi Anda tetap bisa diketahui.

    Cek suhu basal segera sebelum Anda bangkit - via wonderpediamagazine.co.uk
    Cek suhu basal segera sebelum Anda bangkit – via wonderpediamagazine.co.uk

    Jika sampai sekarang Anda masih melakukan pelacakan terhadap suhu basal tubuh (dan lendir serviks) atau menggunakan alat prediksi ovulasi, bawalah informasi tersebut pada dokter spesialis. Jika Anda tak pernah melakukannya, tak perlu khawatir! Dokter akan menjalankan tes lain untuk mengetahui apakah Anda ovulasi.

    Untuk melacak suhu basal tubuh, Anda perlu melakukan pengukuran suhu basal setiap pagi. Lakukan secepat mungkin Anda bangun dan sebelum tubuh bangkit. Ukurlah suhunya selama sebulan dan catat datanya ke dalam grafik. Ketika tubuh melepaskan progesteron yang diikuti ovulasi, suhu basal Anda akan naik secara tajam. Anda juga bisa memakai alat prediksi ovulasi dengan membelinya via apotek. Ia akan bekerja mendeteksi lonjakan hormon luteinizing (LH) dalam urin sebelum ovulasi.

     

    2. Tes darah adalah tes kesuburan yang cukup terarah. Ini karena kemampuannya yang sanggup mengkaji kadar macam-macam hormon di dalam darah.

    Tes darah - via phunukieuviet.com
    Tes darah – via phunukieuviet.com

    Lewat tes darah, Anda akan menjalankan sejumlah pemeriksaan darah. Dokter akan menguji kadar LH, hormon stimulasi tiroid, hormon stimulasi folikel, hormon Anti-Mullerian, estrogen, dan prolaktin. Kadang-kadang, kadar androgen atau progesteron pun ikut menjadi salah satu tahapan tesnya.

     

    3. Ada pula tes kesuburan yang melibatkan X-ray yang disebut histerosalpingogram. Melaluinya, dokter bisa melihat kondisi tuba falopi dan abnormalitas yang terpendam.

    X-ray via americanpregnancy.org
    Prosedur x-ray pada histerosalpingogram via americanpregnancy.org

    Prosedur X-ray ini, akan membuat dokter melihat apakah tuba falopi Anda terblokir atau tidak. Selain itu, prosedur ini juga bisa menunjukkan apakah struktur uterus masih normal atau ada gangguan seperti polip, fibroid, jaringan parut, atau abnormalitas uterus lain yang mungkin mempengaruhi kesuburan. Dokter akan menyuntikkan pewarna khusus lewat leher rahim ke dalam rahim dan tuba falopi. Kemudian barulah dilakukan pelacakan lewat X-ray.

     

    4. Pada tes laparoskopi, dokter akan melibatkan anestesi. Baru kemudian panggul diteliti dari potensi penyakit tertentu agar ia bisa segera diobati.

    Laparoskopi via geniuspharm.com
    Laparoskopi membantu mendeteksi penyakit yang mengganggu kesuburan via geniuspharm.com

    Laparoskopi adalah salah satu tindakan bedah rawat jalan. Pembedahan ini dilakukan dengan anestesi umum dan akan membuat dokter memeriksa organ panggul. Tujuannya memeriksa adanya potensi jaringan parut atau endometriosis, serta mengobati kelainan panggul tersebut.

    Laparoskopi biasanya diperuntukkan bagi wanita dengan kadar HSG abnormal, nyeri panggul, atau mempunyai faktor resiko untuk penyakit panggul (infeksi panggul atau pernah operasi sebelumnya). Dokter mungkin akan merekomendasikan prosedur ini jika Anda tidak hamil bersamaan dengan perawatan kesuburan awal, sebelum akhirnya mencoba program bayi tabung.

     

    5. USG transvaginal biasa digunakan untuk mendeteksi adanya folikel yang berkembang. Ia juga dipakai untuk mengidentifikasi problem pada panggul.

    Melakukan USG transvaginal didampingi suami - via sanitas.es
    Melakukan USG transvaginal didampingi suami – via sanitas.es

    Pada jenis USG yang satu ini, dokter akan menempatkan alat bernama probe ultrasound pada vagina. Fungsinya untuk menentukan apakah ada folikel yang berkembang. Sekaligus itu, ia juga akan menghitung banyaknya folikel dalam ovarium dan mengidentifikasi problem pada panggul serta ovarium (seperti kista ovarium atau fibroid rahim).

     

    6. Setelah sempat melakukan histerosalpingogram, dokter akan melanjutkan dengan tes histeroskopi. Biasanya ini terjadi kalau problem potensial berhasil dideteksi.

    Prosedur histeroskopi akan dilakukan bila perlu via www.laobgyns.com
    Prosedur histeroskopi akan dilakukan bila perlu via www.laobgyns.com

    Dokter akan menggunakan tes ini jika HSG menunjukkan beberapa potensi masalah. Selama prosedur dijalankan, sebuah histeroskop kecil (tabung tipis dengan kamera di ujungnya) akan ditempatkan ke dalam uterus melalui serviks. Tujuannya untuk melihat apakah Anda punya fibroid, polip, atau ketidaknormalan lainnya yang berefek pada kesuburan.

    Prosedur ini tidak memperbolehkan dokter untuk mengevaluasi tuba falopi. Namun histeroskop yang dimasukkan tadi, akan menyediakan gambar yang sangat jelas dari uterus.

     

    7. Sesuai namanya, clomiphene challenge test turut melibatkan obat kesuburan klomid. Dari sinilah, dokter akan memahami fungsi ovarium Anda seberapa baik.

    Konsumsi klomid untuk tes kesuburan - via newkidscenter.com
    Konsumsi klomid untuk tes kesuburan – via newkidscenter.com

    Anda mungkin akan menjalani tes ini agar mendapatkan informasi menyeluruh tentang seberapa baik fungsi ovarium. Di samping itu, tes ini juga akan mengukur respon ovarium pada pengobatan kesuburan. Prosesnya sendiri dimulai dengan tes darah pada hari ketiga, setelah periode Anda dimulai. Tes darah ini ditujukan untuk mengetahui kadar hormon stimulasi folikel dan estradiol (hormon wanita).

    Kemudian, pada hari kelima setelah periode dimulai, barulah Anda mengambil obat kesuburan clomiphene citrate (klomid) untuk dikonsumsi selama 5 hari. Dokter akan mengetes kembali kadar hormon pada hari kesepuluh dari siklus menstruasi. Hasil dari tes akan memberikan beberapa pencerahan pada seberapa baik terapi kesuburan akan bekerja untuk Anda.

     

    Itulah 6 macam tes kesuburan yang akan dijalani oleh wanita dengan masalah kesuburan. Biasanya, proses ini akan diawali dengan meninjau riwayat kesehatan, riwayat seksual, riwayat genetik, gaya hidup, dan lainnya lagi. Barulah dokter melakukan pemeriksaan. Pemeriksaan ini bisa mencakup beberapa atau bahkan semua tes yang dijelaskan di atas.

    Yang tidak boleh Anda lupakan, akan ada banyak tes dan prosedur dilakukan di bagian awal. Maka dari itu, Anda dan suami dituntut kompak agar bisa mengatur ulang jadwal untuk menjalankan seluruh prosedurnya. Apalagi prosedur ini tidak bisa dilakukan dalam sekali pertemuan. Tetap semangat merencanakan kehamilan, Ledis!