Ledisia.com – Bagaimana perkembangan perencanaan kehamilan Anda? Sudahkah Anda menemui masa ovulasi atau bahkan terlambat menstruasi? Jika sudah, selamat buat Anda dan suami yang akan segera jadi orang tua. Tetap jaga kandungan, konsumsi makanan bernutrisi, dan hindari rokok serta alkohol.
Tapi, bagi Anda yang belum, tak usah berkecil hati. Masih banyak kesempatan bisa diraih demi mendapatkan buah hati. Barangkali saja, sebentar lagi atau Tuhan sedang menciptakan kejutan terbaik di masa yang tepat! Kesempatan itu pasti akan selalu ada selama Anda dan suami senantiasa berusaha dan berdoa.
Jangan Putus Asa Jika Momongan Tak Kunjung Hadir Dalam Keluarga, 4 Faktor Penyebab Inilah yang Perlu Dicermati Sekarang Juga!
Bagi Ledis yang tak kunjung mendapatkan kabar gembira tersebut, tak perlu khawatir. Yang perlu dilakukan adalah pahami dahulu ke 4 faktor penyebab seseorang tak kunjung hamil. Jika faktor-faktor berikut ini sudah dipahami, Anda pun akan lebih mudah dan tepat memutuskan solusi mewujudkan impian memiliki momongan yang lucu dan sehat.
1. Bukan berarti mengingatkan betapa tuanya Anda kini, tapi usia berpengaruh terhadap tingkat ovulasi.
Usia mempengaruhi tingkat kesuburan Anda via huffpost.com
Semakin tua usia Anda dan suami, maka akan semakin lama pula waktu yang diperlukan untuk mendapat kepastian mengandung. Ini dikarenakan tingkat kesuburan mulai menurun pada usia sekitar 30-an dan semakin turun lagi setelah usia 35 tahun.
Tak hanya pada wanita saja, tingkat kesuburan suami juga bisa menurun meskipun tidak secepat wanita. Tingkat kesuburan pria akan menurun secara bertahap dalam jangka waktu tertentu. Biasanya ini terjadi pada usia yang lebih tua dibandingkan wanita atau istrinya.
2. Memeriksakan dan mengetahui kondisi kesehatan Anda secara keseluruhan pun perlu. Sebab, calon jabang bayi butuh ibu yang sehat untuk bertumbuh.
Periksakan kondisi kesehatan anda via ww4.sinaimg.cn
Jika Anda memiliki berat badan yang berlebih atau berpola makan buruk, ada kemungkinan Anda akan lebih sulit untuk hamil. Hormon-hormon wanita yang penting dalam hubungan seksual nanti justru akan tersimpan dalam lemak. Padahal hormon tersebut akan sangat dibutuhkan demi proses pembuahan nantinya. Begitu pun dengan suami, berat badan berlebih pun bisa mempengaruhi hormon. Hormon tersebut bisa terkonversi menjadi hormon wanita karena adanya kelebihan lemak atau berat badan.
Begitu pun sebaliknya bila berat badan wanita terlalu rendah. Berat badan yang terlalu rendah atau kurus pada wanita rentan menyebabkan siklus menstruasi bulanan menjadi tidak teratur. Artinya, Anda akan sulit menentukan masa ovulasi atau masa subur. Siklus masa subur pun jelas akan menjadi rancu dan berantakan.
Meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan (bukan hanya pada kesehatan organ reproduksi saja) sangat dianjurkan dan akan meningkatkan peluang Anda untuk hamil. Pada prakteknya nanti, kondisi tubuh secara keseluruhan pun akan bekerja sama dengan kerja organ reproduksi. Jika kondisi tubuh baik, maka organ reproduksi pun tak akan sulit diajak bekerjasama dan yang pasti akan menjadi ramah untuk kehamilan.
3. Tak perlu takut mengunjungi dokter spesialis. Mungkin saja ada riwayat kesehatan reproduksi yang perlu dianalisis secara medis.
Jangan takut mengunjungi dokter via www.wellnesswildflower.com
Jika Anda memiliki riwayat masalah kesehatan reproduksi, entah itu dari keturunan orang tua atau tiba-tiba saja pernah mengalaminya di masa lampau, segera pergilah menemui dokter spesialis. Bisa jadi Anda akan lebih sulit hamil dan membutuhkan waktu lebih lama lagi untuk mengandung. Lamanya pun tak ada yang tahu.
Dokter spesialis akan memeriksa dan memberikan analisis, entah itu lewat pemeriksaan sekejap atau pemeriksaan laboratoris, tergantung dari bagaimana kasus Anda. Dokter pun akan memberikan konsultasi perencanaan kehamilan sesuai ranah medis. Apakah Anda bisa segera memulai perencanaan itu ataukah harus menunda karena mengingat adanya potensi-potensi penyakit tertentu yang dianggap krisis.
4. Memiliki momongan tanpa usaha keras itu mustahil. Seberapa sering Anda berhubungan seksual adalah salah satu kunci untuk berhasil.
Intensitas berhubungan seksual adalah salah satu kunci utama keberhasilan via cms.kienthuc.net.vn
Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa cara terbaik untuk hamil adalah sering berhubungan seksual. Semakin sering Anda berhubungan seksual bersama suami, kemungkinan hamil pun akan mendekati kata positif. Masa-masa subur dalam sebulan pun dapat dimaksimalkan karena akan tergempur habis-habisan.
Tentu saja, Anda juga mesti menanggalkan segalabentuk alat kontrasepsi. Beberapa alat kontrasepsi dapat dilepaskan atau dihentikan begitu saja. Ada pula yang harus melalui konsultasi atau pembedahan oleh dokter spesialis. Begitu perencanaan kehamilan sudah mantap, Anda dan suami dapat langsung berkonsultasi pada dokter untuk lepas dari alat-alat kontrasepsi selain kondom.
Bagaimana? Apakah Ledis kini sudah lebih memahami sebab musabab tak kunjung mendapatkan kehamilan? Jika banyak menemui kejanggalan atau merasa sangat kesulitan, segera konsultasikan dengan dokter spesialis. Tetap semangat dan semoga segera mendapatkan momongan!
Ledisia.com – Halo, Ledis! Kemarin kita sudah membahas penyebab dan tanda-tanda endometriosis. Kemudian kita juga memahami bagaimana diagnosa endometriosis dilakukan oleh dokter. Setelah dokter menerima hasil pelacakan gejala endometriosis, ia melakukan diskusi tentang riwayat kesehatan Anda. Jika ia meyakini endometriosis benar-benar tumbuh, dilakukanlah laparoskopi untuk melihat lokasi, jumlah, dan ukuran jaringan endometrial yang tumbuh.
Dari pengujian laparoskopi tersebut, dokter akan menggunakan sistem poin untuk mengklasifikasikan kasus endometriosis Anda. Apakah Anda masuk ke dalam klasifikasi minimal, mild, moderate, atau severe. Dari klasifikasi itulah, dokter baru bisa memberikan solusi dan perawatan yang sesuai untuk kehamilan Anda. Pilihan perawatannya sendiri tergantung pada apakah Anda sedang mencoba hamil atau tidak.
Dengan Perawatan Endometriosis yang Tepat, Kehamilan Tidak Akan Sulit Lagi Didapat!
Lalu, seperti apa ya perawatan endometriosis bagi wanita yang sedang merencanakan kehamilan? Nah! Khusus Anda yang ingin memiliki momongan, berikut ini adalah pilihan perawatan endometriosis yang akan Anda jalani sesuai dengan klasifikasi sistem poin endometriosis Anda!
Penderita endometriosis minimal dan mild boleh berlega hati. Setelah dibuangnya jaringan endometrial, Anda masih diberi kesempatan untuk merencanakan hamil secara normal.
Ilustrasi laparoskopi – via blogspot.com
Jika dokter menyatakan Anda adalah penderita endometriosis minimal dan mild, bersyukurlah karena perawatan endometriosis yang dilakukan tidak terlalu berat. Dokter akan membuang pertumbuhan jaringan abnormal Anda selama proses laparoskopi. Setelah jaringan ini dibuang dari rahim, seorang wanita punya sekitar 40% kesempatan hamil dalam 8-9 bulan setelah laparoskopi dilakukan.
Wanita yang usianya lebih muda dari 35 tahun dan tanpa masalah kesuburan selain endometriosis, dapat melewati atau melangkahi perawatan endometriosis selama 6 bulan. Lantas, langsung saja berhubungan seksual dan merencanakan kehamilan sebagaimana pasangan tanpa riwayat infertilitas lainnya. Jika dalam waktu 6 bulan tersebut rencana kehamilan Anda tidak berhasil, barulah dokter menyarankan penggunaan obat kesuburan dan rencana kehamilan dengan inseminasi intrauterin.
Sedangkan wanita berusia 35 tahun atau lebih, sangat disarankan untuk menerima tawaran obat kesuburan dengan inseminasi intrauterin atau bayi tabung (IVF) sebelum 6 bulan mencoba hamil secara natural. Ini karena tingkat kesuburan wanita berusia 35 tahun dan di atasnya sudah semakin menipis. Menggabungkan clomiphene citrate (klomid) dengan inseminasi intra uterin akan memberi peluang kehamilan sebanyak 9-10% per siklus pengobatan, sedangkan menggabungkan gonadotropin (obat suntik yang merangsang ovulasi dan pengembangan sel telur) dengan inseminasi intra uterin, sanggup menambah kesempatan hamil sebesar 9-15% di tiap siklus pengobatannya.
Jika Anda adalah penderita endometriosis moderate dan severe, kemungkinan besar dokter akan melakukan pembedahan. Prosedur yang dinamakan laparotomi ini, akan melibatkan sayatan perut yang lebih besar dibandingkan dengan laparoskopi.
Proses laparotomi – via www.hirtukor.hu
Penderita endometriosis moderate dan severe akan lebih diuntungkan dengan perawatan endometriosis yang bernama laparotomi (operasi laparoskopi yang melibatkan sayatan perut yang lebih besar), dibandingkan dengan metode yang dilakukan pada endometriosis minimal dan mild. Ini karena pertembuhan endometriosis sudah jauh lebih kompleks baik dari segi lokasi, ukuran, dan jumlahnya.
Jika Anda tidak kunjung hamil dalam jangka waktu 3-6 bulan setelah laparotomi, dokter akan merekomendasikan program bayi tabung (In Vitro Fertilisation). Bayi tabung sangat disarankan terlebih jika Anda telah berusia di atas 35 tahun. Dengan bayi tabung, Anda yang berusia di bawah 35 tahun akan berpeluang memiliki bayi kurang lebih sekitar 41%. Sedangkan kesempatan sebesar 31% akan terjadi pada wanita berusia 35-37 tahun, 22% pada yang berumur 38-40 tahun, dan 12% untuk mereka yang 41-42 tahun.
Pada hakikatnya, semua perawatan endometriosis bersifat meringankan pertumbuhannya. Jika gejalanya muncul kembali, beberapa cara sederhana seperti istirahat dan mandi air hangat, bisa dijajali.
Istirahat di tempat yang nyaman agar gejalanya berkurang – via fairytaleprettypicture.co.uk
Sejatinya, semua perawatan endometriosis di atas menawarkan bantuan untuk meringankan endometriosis dan mengontrol pertumbuhan jaringan abnormalnya. Semuanya tidak bisa menyembuhkan endometriosis karena penyakit ini memang belum bisa disembuhkan. Bahkan jika Anda memilih terapi hormon atau operasi, endometriosis tetap dapat kembali dan gejalanya bisa bertambah buruk daripada yang sebelumnya.
Namun, Anda tenang saja. Ada beberapa cara sederhana yang bisa dijajal jika tanda-tanda atau gejalanya muncul kembali usai perawatan endometriosis. Untuk mengurangi rasa sakitnya, istirahat dan berbaringlah pada kasur dan sofa nyaman. Sembari berbaring, Anda bisa mengompres perut dengan botol berisi air panas atau bantal pemanas. Mandi air hangat juga sah-sah saja Anda lakukan agar tubuh terasa lebih rileks.
Karena endometriosis sering menyebabkan sembelit, cegahlah konstipasi dengan menambahkan serat (sereal, buah, sayur) pada makanan Anda. Jangan lupa biasakan pikiran rileks dengan mengambil napas dalam-dalam, yoga, dan meditasi. Jika diperlukan, Anda bisa meminta dokter resep obat yang bisa mengatasi gejala-gejala endometriosis.
Jika Anda mengalami gejala endometriosis, jangan takut untuk menjalankan perawatan endometriosis. Meski penyakit ini tidak serta merta bisa disembuhkan 100%, sudah banyak pasangan di dunia ini yang berhasil mendapatkan momongan berkat perawatannya. Banyak juga yang merasa lebih baik karena gejala-gejala tersebut tidak terlalu menjadi-jadi dalam tubuh.
Segera konsultasikanlah gejala endometriosis yang dialami ke dokter dan sampaikan kalau Anda sedang merencanakan kehamilan. Niscaya, solusi terbaiklah yang diterima dan Anda pun tidak perlu mengorbankan keinginan Anda untuk hamil. Tetap semangat, ya Ledis!
Ledisia.com – Hai, Ledis! Mengamati perkembangan lendir serviks merupakan salah satu syarat merencanakan kehamilan. Lewat pengamatan tersebut, Anda akan tahu lendir mana yang tepat untuk rencana kehamilan dan lendir mana yang tidak. Sebab, lendir serviks akan menentukan masa-masa subur dan waktu berhubungan yang tepat.
Sayangnya sepanjang siklus wanita, ada macam-macam lendir serviks yang muncul dan keluar dari vagina. Lendir yang keluar memiliki tekstur, kekentalan, dan warna yang berbeda-beda. Tak jarang, Anda bingung mengatasi perbedaan tersebut. Bahkan tidak tahu sama sekali perbedaannya. Akibatnya, Anda dan suami asal saja melakukan hubungan suami istri dan kehamilan jadi lebih sulit datangnya.
Dengan Mengetahui Perbedaan 4 Lendir Serviks Ini, Waktu Berhubungan Seksual Mudah Diketahui. Masa Subur Bisa Diprediksi, Kehamilan Pun Hadir Secara Pasti
Mulai sekarang, Anda tak usah ragu lagi. Berikut ini adalah empat perbedaan lendir serviks yang mungkin Anda alami selama satu siklus. Yuk, kita simak!
1. Jangan coba-coba spekulasi kalau lendir yang ditemui lengket seperti nasi. Sperma tidak akan bisa bergerak dan pembuahan lebih sulit terjadi dengan kondisi seperti ini.
Lendir serviks yang lengket via promum.ru
Jika di pagi hari, Anda menemui lendir serviks yang lengket dan bentuknya mirip seperti beras ketan atau nasi yang lengket, jangan coba-coba spekulasi! Anda dan suami bisa saja melakukan hubungan seksual pada masa itu. Namun hasilnya akan nihil. Ini karena lendir lengket tersebut merupakan kendir yang paling tidak subur.
Lendir ini bisa dikatakan paling tidak subur karena tekstur cairannya yang sangat tebal. Saking tebalnya, bahkan hampir menyerupai kekentalan pasta gigi atau lem. Tentu saja sperma tidak akan mudah berenang dalam cairan yang kekentalannya ekstrim seperti itu. Malahan, sperma akan terjebak di dalamnya dan ikut terbuang keluar saat lendir tersebut juga keluar dari vagina.
2. Kadang-kadang, lendir serviks seperti krim lotion saat disentuh. Kalau seperti ini, tidak melakukan hubungan seksual dengan suami adalah aturan yang perlu dipegang teguh.
Lendir serviks yang teksturnya seperti lotion saat digosok via mynfp.net
Pernah mengalami lendir serviks yang teksturnya seperti krim? Jika iya, tekstur inilah yang dianggap kurang subur untuk rencana kehamilan. Lendir ini sangat membatasi kerja sperma dengan tingkat kekentalan yang terlalu tinggi. Ciri-cirinya adalah warnanya putih mutiara atau bisa juga kuning krem. Jika dipegang, lendir terasa tebal dan seperti lotion saat digosokkan pada jari.
3. Tanpa sadar, celana dalam Anda basah seperti habis mengompol. Mungkin saja lendir serviks Anda berair dan mampu membuat kehamilan datang.
Rasanya basah seperti air via blogspot.com
Jika Anda menemui lendir ini keluar dari vagina, Anda boleh tersenyum lega. Lendir ini merupakan salah satu lendir yang dianggap cukup baik untuk pembuahan sel telur. Ia memungkinkan sperma bergerak tanpa hambatan menuju serviks, meskipun tidak serta merta langsung membuat kehamilan yang efektif.
Jika disentuh tangan, lendir ini hanya akan terasa berair, warnanya bening, basah, dan tidak kental. Saking tidak kentalnya, Anda bisa merasakan lendir ini menetes dan mengalir di sela-sela jari. Jika mengalaminya, Anda seakan-akan mengompol di celana dalam. Padahal itu bukan urin, melainkan lendir.
4. Inilah yang seharusnya Anda nanti-nantikan. Lendir yang mirip putih telur mentah!
Lendir seperti putih telur via diaryofmuhammad.com
Setelah sempat mengalami ketiga lendir serviks di atas, Anda pasti sudah pernah merasakan lendir yang ini pula! Ya, lendir serviks yang bentuknya mirip putih telur mentah. Lendir yang selama dikenal dunia medis dan masyarakat luas sebagai lendir paling subur untuk merencanakan kehamilan. Lendir ini memiliki kekentalan yang sempurna. Ia tidak terlalu tebal atau terlalu cair. Oleh karenanya, sperma mampu bergerak bebas dan berenang menuju serviks. Mirip seperti putih telur ayam mentah, lendir ini juga dapat meregang satu atau dua inchi tanpa putus di tengahnya.
Bagaimana, Ledis? Sekarang sudah tahu bukan perbedaan-perbedaan lendir serviks yang sering muncul pada siklus Anda? Jika kehamilan adalah prioritas utama Ledis dan suami, jangan lupakan kehadiran lendir serviks yang berwujud seperti putih telur mentah. Amati terus perkembangan siklus Ledis hingga menemukan lendir ini dan rencanakan hubungan seksual sesegera mungkin. Dijamin, kehamilan yang dinanti-nantikan tidak akan terlewati.
Selamat mencoba dan semoga berhasil mendapatkan momongan, ya!
Ledisia.com – Ledis, apakah Anda sering pergi ke gerai pijat atau refleksi? Pasti sangat menyenangkan sekali ya menikmati pijatan dari terapis, apalagi usai jam kantor. Rasa lelah karena menghadapi tugas dan deadline langsung hilang karena sentuhan tersebut. Belum lagi kalau tempat refleksi menyediakan aroma terapi yang menenangkan dan membuat kita terlelap.
Tapi, tahukah Anda kalau pijatan tersebut juga punya fungsi lain? Fungsi pijat untuk kehamilan, misalnya. Lho? memang apa hubungannya antara pijatan dan kehamilan?
Hanya Dengan 10 Menit Pijat, Kesuburan Anda Akan Meningkat Pesat. Stres Hilang, Kehamilan Pun Datang Lebih Cepat!
Sebelum Anda menebak-nebak, berikut ini adalah 5 alasan mengapa Anda harus menikmati pijatan untuk kehamilan. Simak, ya!
1. Pijatan dapat mengurangi rasa cemas. Ia juga akan membuang jauh-jauh rasa stres.
Senyum karena dipijat via coffscoasthc.com.au
Sentuhan tangan pada tubuh dikenal dapat menurunkan tingkat kecemasan. Apalagi jika sentuhan tersebut diiringi tekanan-tekanan lembut dan dilakukan secara teratur. Penggunaan bahan pelicin dengan wangi dan kandungan khusus (misalnya lulur bengkoang atau body lotion yang mengandung teh hijau) juga mampu mehilangkan stres dan membuat kulit lebih terawat dan lembap.
Maka tak mengherankan jika pijat atau refleksi yang kini marak di perkotaan, selalu dikunjungi oleh mereka-mereka yang ingin melepaskan tekanan dari pekerjaan atau tugas lainnya. Tak terkecuali Anda yang kadang merasa bosan, tertekan, dan cemas menunggu kehamilan tiba.
2. Siapa sangka pijatan menambah peluang kehamilan? Dengan perasaan rileks yang ditimbulkan, organ reproduksi Anda justru bekerja lebih baik.
Subur karena pijat via aktual.com
Sudah bukan rahasia lagi jika stres dan tertekan bisa mengganggu kehamilan. Oleh karenanya, stres harus dibuang jauh dari pikiran agar hormon dan sistem reproduksi yang mengirinya tidak bekerja kacau balau. Anda pasti tidak mau kan sel telur Anda (dan juga suami) berkurang kualitasnya karena merasa tidak bahagia bukan?
Dengan memijat, stres akan hilang dan peluang kehamilan makin tinggi. Bahkan rasa senang, segar, dan rileks yang diakibatkannya bisa membuat kualitas sel telur Anda meningkat, lho! Sel telur Anda juga lebih subur dan mampu bekerja maksimal untuk pembuahan.
Menurut studi yang dipublikasikan pada Januari 2004 oleh “International Journal of Neurosciences“, peneliti telah menguji sebanyak 36 orang dewasa untuk menikmati pemijatan. Hasilnya, orang-orang tersebut dapat menghilang rasa stresnya secara signifikan dalam waktu 10 menit saja!
Dari penelitian tersebut, Anda tidak perlu makan waktu lama lagi jika ingin kualitas sel telur Anda lebih baik. Cukup luangkan waktu selama sepuluh menit saja di antara rutinitas Anda. Tak perlu pergi ke gerai pijat atau refleksi, Anda bisa melakukannya di rumah secara sederhana. Bahkan Anda bisa bergantian memijat dengan suami. Simpel, bukan?
3. Apa lagi yang lebih menenangkan dan memanjakan daripada dipijat? Terlebih, jika Anda menikmatinya hingga tak sadar telah terlelap?
Terlelap karena dipijat via unica.ro
Bisakah Anda menggambarkan, apakah ada yang lebih menenangkan dan memanjakan dibanding berbaring dalam kain yang hangat, dengan iringan musik yang tenang, kemudian Anda memejamkan mata sambil menikmati pijatan dari ujung kepala hingga ujung kaki? Ya, cuma pijat jawabannya! Apalagi saat dipijat, tahu-tahu Anda tertidur. Waktu istirahat Anda pun semakin tercukupi untuk merencanakan kehamilan.
4. Pemijatan adalah perawatan kesuburan yang lebih aman dibanding perawatan medis. Biaya pijat pun cenderung lebih terjangkau.
Tidak perlu biaya tinggi via blogspot.com
Berpikirlah dua kali sebelum Anda membuang-buang uang demi perawatan kesuburan yang sangat mahal, apalagi yang tidak bisa secara langsung mempengaruhi kondisi dan kualitas sperma atau sel telur. Ditambah lagi, perawatan tersebut menyarankan Anda untuk melalui proses medis. Mungkin saja akan ada efek samping pada tubuh atau emosi Anda bisa terkuras akibat perawatan tersebut.
Memang pemijatan tidak serta merta mempengaruhi kualitas sel telur dan sperma. Namun, pemijatan lebih aman dan murah dibandingkan perawatan kesuburan yang juga tidak memberikan efek langsung pada organ reproduksi? Di samping itu, emosi Anda pun tak perlu terkuras karena usai dipijat, pikiran Anda kembali segar.
5. Untuk apa ragu lagi? Kini, sudah ada terapis pijat yang sudah ahli dan berlisensi!
Sudah ada yang berlisensi via larepublica.co
Jika masih meragukan kapabilitas tukang atau terapis pijat di sekitar Anda, silahkan meminta rekomendasi dari dokter atau perawat kepercayaan. Meskipun tidak memiliki latar belakang pada ilmu kedokteran atau medis, sekarang ini sudah ada terapis pijat yang memiliki lisensi. Beberapa dari mereka bahkan mendapatkan jadwal prakteknya pada puskesmas, klinik dokter, atau rumah sakit. Kenapa Anda masih saja ragu mencoba?
Tunggu apalagi, Ledis? Masih pikir-pikir dengan manfaat pijat untuk kehamilan? Yuk, coba sekarang supaya bebas stres dan kehamilan sukses!
Ledisia.com – Ledis, menurut ilmu pengetahuan, baik lendir serviks dan suhu basal merupakan pertanda yang bisa menunjukkan kapan tubuh wanita akan berovulasi. Jika masa ovulasi sudah diketahui, akan lebih mudah merencanakan hubungan seksual karena tahu waktu suburnya. Lantas, Anda tak perlu menduga-duga atau asal memprediksi.
Namun, sudahkah Anda tahu bagaimana cara hamil dengan berbekal pengetahuan tentang lendir serviks dan suhu basal tubuh?
Berbekal Pengetahuan Tentang Suhu Basal Tubuh dan Lendir Serviks, Kehamilan Anda Akan Jauh Lebih Pasti!
Apa sebenarnya suhu basal dan lendir serviks itu? Bagaimana bisa melacak keberadaan keduanya? Daripada terus bertanya-tanya, mari kita pahami poin-poin berikut!
Mencatat suhu basal tubuh membantu mendeteksi pola ovulasi. Di samping itu, ia juga menjadi catatan kalau ketidaksuburan terjadi.
Grafik suhu basal via wisegeek.com
Suhu basal tubuh adalah temperatur tubuh wanita yang terendah dalam jangka waktu 24 jam. Suhu basal ini dapat diketahui secara akurat segera setelah Anda membuka mata di pagi hari, namun sebelum Anda bangkit dan duduk di atas kasur. Artinya, Anda masih dalam kondisi rileks dan terbaring.
Anda perlu termometer khusus untuk melihat berapa angka pasti suhu Anda. Namanya termometer basal. Termometer ini cukup sensitif untuk mengukur perubahan suhu basal dalam hitungan menit. Mendapatkannya pun tak susah karena apotek telah menjualnya secara bebas. Pada umumnya, Anda juga akan mendapatkan grafik dalam pembelian termometer basal. Grafik inilah yang akan diisi dengan temperatur harian Anda.
Pada kondisi normal, suhu basal tubuh berkisar dari 97,2 derajat Fahrenheit hingga 97,7 derajat Fahrenheit. Dua hingga tiga hari menjelang ovulasi, perubahan hormon dapat mengakibatkan kenaikan suhu sekitar 0,4 derajat Fahrenheit hingga 1 derajat Fahrenheit yang berlangsung hingga siklus berikutnya.
Pencatatan suhu basal dalam grafik tidak cukup jika hanya dilakukan sebulan. Pencatatan sebulan ini dianggap kurang efektif karena tidak bisa melacak siklus Anda di bulan selanjutnya. Mungkin saja di bulan selanjutnya, siklus Anda tidak sama dengan bulan pertama bukan? Tapi jika Anda mencatat grafik untuk beberapa bulan, misalnya 3 bulan, Anda baru bisa melihat bagaimana pola siklus bulanan Anda. Dari pola tersebut, Anda dapat memprediksi kapan ovulasi selanjutnya dan kapan hari terbaik untuk melakukan hubungan seks.
Selain mencatat perubahan suhu, poin lain yang wajib dicatat dalam grafik adalah apakah dan kapan Anda sakit, serta kapan Anda luput mengukur suhu basal. Poin ini penting dicatat karena berhubungan dengan tingkat keakuratan grafik Anda.
Suhu basal tubuh juga biasa digunakan dokter atau spesialis kesuburan ketika memeriksa penyebab masalah kesuburan pada pasangan suami istri. Sebagai contoh, beberapa wanita yang memiliki fase siklus yang pendek, mengalami ketidakseimbangan hormon dalam tubuhnya. Makanya, mereka sulit segera mendapat keturunan karena tidak subur.
Lendir serviks adalah sahabat terbaik sperma. Melalui Bantuannya Sperma akan lebuh mudah membuahi sel telur.
Lendir serviks via pregnancytips.org
Ada macam-macam keputihan yang pernah dialami wanita. Salah satunya adalah lendir serviks (servical mucus). Selama siklus menstruasi, lendir serviks yang Anda alami akan senantiasa berubah jumlah, warna, dan teksturnya. Perubahan ini terjadi karena adanya fluktuasi hormon. Karenanya, penting untuk selalu cek lendir serviks dan melacak perubahannya demi mengetahui kapan tepatnya Anda berovulasi.
Kira-kira, begini bayangannya, selama siklus, Anda pasti akan mengalami haid. Selama haid, hanya darahlah yang keluar dari vagina. Usai haid, vagina akan bersih dan kering selama beberapa hari. Baru kemudian Anda mulai memiliki endapan lendir yang lengketnya seperti ketan. Jika mendapati tanda ini, janganlah berhubungan seksual terlebih dahulu. Ini karena Anda tidak mungkin hamil di masa-masa seperti ini.
Beberapa hari menjelang ovulasi, lendir akan segera berubah menjadi lebih jernih dan licin. Bentuknya sangat mirip dengan putih telur ayam dan jumlahnya banyak. Lendir inilah yang jadi alarm waktunya berhubungan seksual. Lendir ini juga yang membuat hamil lebih pasti karena kemampuannya membawa sperma menuju ke sel telur jauh lebih mudah.
Hari terakhir Anda melihat lendir serviks itu pun jadi hari yang paling subur untuk merencanakan kehamilan. Dengan kata lain, sehari sebelum memasuki masa ovulasi adalah masa paling subur dan menjadikan hamil lebih pasti, bukan sekedar kira-kira.
Sedangkan waktu terbaik untuk meninjau keadaan lendir serviks adalah saat pertama kali ke toilet, usai bangun tidur. Tapi jangan lupa! Pastikan dulu suhu basal tubuh sebelum Anda bangkit dari posisi tidur. Setelah suhu basal terdeteksi, barulah kemudian pergi ke toilet. Anda bisa menggunakan tisu toilet atau tangan Anda untuk mengambil contoh lendir serviks. Pastikan jangan sampai melukai vagina, ya!
Mengetahui suhu basal dan lendir serviks memberi banyak keuntungan. Tak terkecuali bagi Anda yang masa ovulasinya tidak tertatur.
Tanda untuk Anda yang ovulasi tak teratur via yimg.com
Membuat grafik suhu basal tubuh dan lendir serviks dapat memberikan Anda dua keuntungan. Anda dapat melihat kembali siklus Anda ke belakang, sekaligus mendapat pola ovulasi yang akan terjadi di masa selanjutnya. Pola ovulasi yang terjadi pada wanita normal, biasanya 2-3 hari sebelum kenaikan suhu dan di akhir waktunya, lendir serviks akan muncul.
Namun, ada juga sebagian wanita yang tetap sulit mengenali polanya. Ini disebabkan karena masa ovulasi mereka tidak konsisten. Sebagai contoh, pada bulan pertama, mereka ovulasi 14 hari usai haid. Selanjutnya 17 dan 12 hari. Jika ini terjadi pada Anda, coba lebih menekankan pada munculnya lendir dan kenaikan suhu basal saja. Kalau keduanya terjadi, segeralah berhubungan seks sebelum masuk hari ovulasi.
Ketika sudah tahu pola ovulasi, Anda tinggal berhubungan seksual mulai tiga hari menjelang ovulasi. Jika ingin dilakukan lebih awal pun, misalnya dari enam hari sebelum ovulasi, pun tak jadi masalah. Sperma bisa bertahan selama 5-6 hari dalam tubuh Anda. Makanya, berhubungan seksual setiap hari sebelum masa subur adalah kesempatan baik supaya hamil lebih pasti.
Nah, bagaimana Ledis? Mulailah mencatat suhu basal dan mengenali lendir serviks dari sekarang. Tetap semangat, ya!
Ledisia.com – Hai, Ledis! Kemarin, Ledisia sudah membahas metode pertama untuk merencanakan kehamilan bayi dengan jenis kelamin tertentu. Metode itu disebut dengan Preimplantation Genetic Testing (pengujian praimplantasi genetik), di mana program bayi tabung juga dijalankan secara bersamaan.
Hari ini, Ledisia kembali membagikan tips merencanakan kehamilan bayi dengan menyeleksi jenis kelamin. Dengan metode ini, Anda bebas menentukan pilihan, mau bayi laki-laki atau perempuan, silahkan saja!
Dengan Metode Ericsson, Ingin Bayi Laki-Laki atau Perempuan Bukan Masalah Lagi!
Yuk, langsung saja berkenalan dengan Metode Ericsson!
Dengan memisah sperma berdasarkan kecepatan renang, metode Ericsson menentukan jenis kelamin bayi yang akan ditimang.
Asyiknya punya bayi cowok via lepotaizdravlje.rs
Teknik yang ditemukan oleh Ronald Ericsson ini, bertujuan memisahkan sperma yang memiliki jenis kelamin tertentu. Teknik ini meyakini jika sperma yang berenang lebih cepat adalah laki-laki. Sedangkan sperma yang berenang lebih lambat adalah perempuan.
Teknik ini dapat bekerja apabila Anda menggunakan inseminasi buatan atau inseminasi intrauterin. Sperma yang sudah dipilih, akan ditempatkan langsung pada uterus dengan bantuan inseminasi tadi. Setelah pembuahan terjadi, muncullah bayi dengan jenis kelamin yang Anda ingini.
Metode Ericsson memiliki tingkat efektifitas yang beragam, tergantung dari jenis kelaminnya. Pada rencana kehamilan bayi laki-laki, tingkat efektifnya sebesar 78% – 85%. Untuk bayi perempuan, efektif dari 73% – 75%.
Sel sperma akan melalui simulasi. Dari situ, jenis kelamin bayi dapat diseleksi.
Yang paling cepat berenang adalah sperma lelaki via kinja-img.com
Metode Ericsson memerlukan semacam simulasi untuk mengetahui jenis kelamin sperma. Setelah dituang pada cairan lengket (yang teksturnya mirip dengan cairan vaginal wanita) dalam tabung reaksi, dokter akan melihat bagaimana pergerakan sperma di dalamnya. Secara alamiah, sperma tadi pasti akan berenang menuju bagian bawah tabung. Sperma yang berjenis kelamin laki-laki akan lebih cepat menyentuh dasar tabung. Sedangkan yang lebih lambat, akan sampai dasar tabung belakangan dan itulah sperma perempuan.
Setelah pergerakan terlihat, dokter memisahkan sperma laki-laki dan perempuan. Jika Anda ingin bayi laki-laki, sperma yang paling cepatlah yang diinseminasikan. Sebaliknya, jika ingin anak perempuan, sperma yang lebih lambat yang akan ditanam pada uterus.
Tidak perlu khawatir karena Metode Ericsson sangat aman. Tingkat keberhasilannya pun lumayan!
Menunggu diagnosis jenis kelamin bayi via abril.com.br
Metode Ericsson ini ditanggapi positif oleh pasangan suami istri di Amerika karena biayanya lebih terjangkau dibandingkan dengan teknologi inseminasi buatan lainnya. Prosesnya pun non invasif sehingga tidak memberikan rasa sakit. Anda pun tidak perlu khawatir karena prosedur yang akan dilalui relatif aman. Ericsson sendiri telah mengumumkan kalau tingkat kesuksesan metodenya berkisar pada angka 75% – 80%. Besar sekali, bukan? Jadi, kenapa tak Anda coba?
Itulah metode Ericsson, salah satu metode inseminasi buatan yang memungkinkan Anda menyeleksi jenis kelamin bayi. Metode tersebut banyak ditawarkan oleh klinik kesuburan yang ada di kota-kota besar di Amerika Serikat, seperti California, Florida, Maine, Michigan, New Jersey, dan New York. Jika Anda serius ingin mencoba, tak ada salahnya terbang ke sana. Atau berkonsultasilah pada dokter Anda untuk mencari klinik/rumah sakit rujukan yang lebih dekat!
Jangan lewatkan artikel lanjutan “Ternyata, Inilah Cara Hamil Bayi Laki-Laki/Perempuan! (3)”. Ternyata, ada seleksi jenis kelamin yang bisa Anda lakukan dari rumah, lholedis! So, stay tune terus di Ledisia.com ya!
Ledisia.com – Berhubungan seksual adalah rutinitas yang wajib dilakukan oleh pasangan suami istri yang mendambakan kehadiran buah hati. Bagi sebagian orang ada yang langsung berhasil dan mendapatkan kehamilan setelah berhubungan seksual untuk pertama kali. Tapi ada juga yang harus terus-menerus mencoba hingga mendapatkan kabar kehamilan. Yang terakhir ini disebabkan oleh tingkat kesuburan yang kurang maksimal.
Di masyarakat kita, sering muncul anggapan agar tidak membuang-buang sperma. Sebaiknya tunggu dulu sampai wanita mendapatkan masa subur atau ovulasi, barulah kemudian melakukan hubungan seksual. Dengan demikian, hubungan seksual tidak akan sia-sia. Tapi apakah itu benar?
Kerap Berhubungan Seksual Itu Tidak Merugikan. Tetapi Justru Menambah Peluang Kehamilan.
Untuk menjawab anggapan tersebut, Ledis perlu membaca tujuh alasan berikut. Kenapa sih kerap berhubungan seksual sesering mungkin sangat dianjurkan dan tidak akan merugikan? Apa sih alasannya? Langsung saja kita simak alasan berikut!
1. Keseringan berhubungan seksual tidak akan memperburuk kesuburan. Bahkan bisa jadi solusi dari ketidaksuburan.
Kesuburan lebih prima via carmenhibbins.com
Sebagian orang percaya bahwa terlalu sering berhubungan seksual dapat membuat kesuburan berkurang, hal itu hanyalah mitos. Kebanyakan pasangan berasumsi bahwa hubungan seksual terbaik untuk kehamilan adalah pada saat masa subur saja. Sehingga, suami diminta untuk “menyimpan” spermanya hingga masa ovulasi istri tiba. Sedangkan, berhubungan seksual di luar masa subur dianggap akan membuang sel sperma yang berkualitas.
Padahal, yang terjadi adalah sebaliknya. Mengurangi intensitas berhubungan seksual malah akan menurunkan peluang kehamilan Anda.
2. Anda tidak perlu berkecil hati karena belum memomong bayi. Sering berhubungan seksual membuat kesempatan hamil lebih tinggi.
Kesempatan hamil lebih besar via heatherpearcephotography.com
Peluang kehamilan dapat lebih tinggi jika Anda dan suami sering berhubungan seksual. Beberapa studi pun telah membuktikan fakta tersebut. Bahkan, melakukan hubungan seksual beberapa kali sehari pun sah-sah saja dilakukan, jika Anda mau.
3. Sering berhubungan seksual membuat sperma lebih sehat, dibanding sperma yang disimpan hingga waktu dirasa tepat.
Sperma sehat, hamil cepat via theresamarie.com
Ketika Anda meminta suami untuk menyimpan sel spermanya lebih lama dalam tubuh, bukan tidak mungkin kualitas sel sperma yang disimpannya jadi kurang berkualitas. Terlalu lama menyimpan sperma dalam tubuh pria dapat mengakibatkan motilitas (kecepatan renang sel sperma menuju rahim wanita) menurun.
Untuk mengantisipasinya, lebih baik Anda dan suami jangan menunda hubungan seksual. Jangan pantang berhubungan seksual selama tujuh hari berturut-turut.
4. Tak perlu takut kehabisan sel sperma dari suami. Anda punya stok sperma yang memadai dalam tuba falopi.
Stok sperma dalam tuba falopi untuk hamil via picturess.co.za
Keseringan melakukan ejakulasi membuat kepadatan sel sperma akan berkurang, namun hal ini sangatlah wajar. Yang terpenting dari seringnya Anda dan suami berhubungan seksual adalah ada sejumlah sperma yang bersemayam dalam tuba falopi wanita sebelum ovulasi. Apalagi sel sperma dikenal dapat bertahan hidup selama tiga hari dalam rahim wanita. Sehingga Anda patut merasa aman karena memiliki stok sperma yang mencukupi untuk pembuahan.
5. Untuk Anda yang tidak teratur siklus menstruasinya, berhubungan seksual setiap hari adalah solusinya.
Solusi untuk yang siklusnya tak rutin via langeronline.de
Apakah Anda adalah wanita yang siklus menstruasinya tidak pernah teratur atau tidak rutin? Jika iya, pasti akan sulit mengetahui kapan masanya berovulasi! Jika begitu, pasti akan sulit juga untuk menentukan kapan waktu yang tepat melakukan hubungan seksual? Nah, jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual setiap hari, kemungkinan peluang Anda melakukan hubungan seksual tepat pada hari ovulasi lebih besar lagi.
6. Tak hanya meningkatkan peluang mengandung, sering berhubungan seksual pun membuat Anda dan suami saling dukung.
Lebih kompak dengan suami via upsocl.com
Berhubungan seksual tak hanya bermanfaat untuk meneruskan keturunan saja. Ada manfaat-manfaat lain yang bisa Anda petik dari berhubungan seksual. Setidaknya, ada lima belas manfaat berhubungan seksual yang berkaitan dengan kesehatan tubuh. Beberapa di antaranya adalah jantung lebih sehat, relaksasi, dan memperlambat penuaan.
Di samping itu, sering berhubungan seksual akan membuat hubungan Anda dengan suami lebih dekat. Ikatan batin pun semakin kuat. Beberapa pasangan dapat merasakan hubungan yang semakin kompak dan mendukung karena seringnya berhubungan seksual.
7. Anda tidak perlu lelah karena bercinta setiap hari. Cukup luangkan waktu saja 2-3 hari.
Anda dan suami tidak lelah dan tetap bahagia via kosova-sot.info
Mungkin Anda dan suami berpikir, terlalu sering bercinta akan menyebabkan cepat bosan dan lelah. Apalagi jika harus bolak-balik berhubungan seksual lebih dari sekali dalam sehari. Namun, tenang saja! Anda tidak perlu serajin dan selelah itu melakukan rutinitas ini.
Meluangkan waktu dua atau tiga hari saja dalam seminggu pun sudah dianggap ideal untuk mendapatkan kehamilan. Intensitas sebanyak ini sudah dianggap cukup untuk meningkatkan peluang berhubungan tepat pada masa subur.
Jadi, tunggu apalagi Ledis? Masihkah mau berpikir untuk menunda berhubungan seksual lebih rutin? Atau ingin segera melakukannya dengan suami agar segera mendapat momongan?
Tetap semangat dan selamat berjuang, ya Ledis! Semoga segera mendapatkan kehamilan yang lancar dan sehat!
Dear, Ledisian! Apa kabar? Semoga Anda tetap sehat dan segera memperoleh kehamilan ya!
Ledisia.com – Kali ini Ledisia.com akan membahas tentang Preconception Check Up atau pemeriksaan pra konsepsi. Apa itu pemeriksaan pra konsepsi?
Dengan Mengikuti Pemeriksaan Pra Konsepsi, Kelahiran Sehat Akan Jadi Hadiah Pertama Bagi Sang Buah Hati
Pemeriksaan pra konsepsi adalah pemeriksaan menyeluruh pada tubuh Anda, yang dilakukan sebelum Anda dan suami merencanakan kehamilan.
Mungkin Ledis akan bertanya,
Mengapa harus melakukan pemeriksaan? Hamil saja belum, kok sudah periksa ke dokter?
Nah, pemahaman inilah yang perlu diluruskan. Bahwa pemeriksaan pra konsepsi juga memiliki fungsi yang tak kalah penting dengan pemeriksaan saat hamil. Jika saja pemeriksaan pada saat hamil berfungsi untuk memantau perkembangan bayi dan memastikan si bayi sehat, maka pemeriksaan pra konsepsi akan memastikan bahwa “rumah” si calon jabang bayi sehat dan nyaman.
1. Pemeriksaan pra konsepsi perlu dilakukan sejak dini agar rahim benar-benar siap huni
Apakah rahim saya siap huni, Dok? – via dailybest.it
Ketika Ledis hamil, maka otomatis akan ada bayi yang akan berdiam dalam rahim di perut Anda. Bagi si calon bayi, rahim adalah rumah. Agar hidupnya terasa nyaman dan sehat, tentunya rumahnya juga harus senantiasa dijaga. Sayangnya, si jabang bayi tidak bisa melakukannya sendiri. Ini adalah tugas Anda untuk menciptakan rumah yang aman dan nyaman baginya.
Untuk melaksanakan tugas tersebut, tidak bisa dilakukan secara mendadak. Anda harus mempersiapkannya dari jauh-jauh hari sebelum Anda dinyatakan hamil oleh dokter. Caranya pun bermacam-macam. Misalnya menghindari alkohol, narkoba, dan rokok, serta hanya mengkonsumsi makanan bernutrisi. Di samping itu, Anda harus tahu pasti kalau tubuh Anda dalam keadaan sehat dan tidak membawa penyakit bawaan tertentu.
Untuk itu, yang akan dilakukan dokter ketika Anda mengikuti pemeriksaan pra konsepsi adalah menanyakan riwayat kesehatan dengan benar-benar detil dan lengkap. Karenanya, pastikan Anda tidak lupa mengenai riwayat ginekologis, riwayat obstetri, riwayat medis, obat-obatan yang dikonsumsi, apakah pernah mengalami alergi, riwayat vaksinasi, dan gaya hidup.
Menurut riwayat ginekologisnya, Anda akan ditanyai tentang siklus bulanan, apakah pernah menggunakan alat pengendali kehamilan seperti pil KB, kumparan, dan sebagainya. Keterangan mengenai infeksi seksual yang menular pun akan dibutuhkan karena beberapa infeksi mungkin hadir tanpa disadari, namun berdampak nyata pada kehamilan.
Sedangkan riwayat obstetri membuat Anda mengetahui pengaruh kehamilan sebelumnya dengan ketidaksuburan yang sekarang. Tentu saja hal ini hanya berlaku bagi Anda yang sebelumnya sudah pernah mengalami kehamilan. Sejarah kehamilan seperti aborsi, keguguran, atau kehamilan di luar rahim pun turut dipertanyakan di sini. Masalah kehamilan yang pernah dialami sebelumnya bisa saja turut mempengaruhi tingkat kesuburan saat ini.
Riwayat penyakit medis seperti asma, diabetes, tekanan darah tinggi jangan sampai sekali pun terlupakan. Penyakit semacam itu mampu mempengaruhi kondisi kehamilan Anda nanti. Penggunaan obat dari penyakit tersebut mungkin saja perlu direvisi dosis atau penggunaannya. Selain penyakit semacam itu, jangan malu mengatakan jika Anda pernah mengalami operasi atau pembedahan untuk mengetahui apakah memiliki masalah dalam hal anestesia.
Jika ada alergi yang kerap menyerang, menuliskannya dalam secarik kertas atau buku sebelum pergi ke dokter juga baik dilakukan. Entah itu alergi obat, alergi makanan, alergi zat kimia, dan lain-lain. Sertakan juga vitamin-vitamin apa saja yang belakangan ini Anda konsumsi agar dokter tahu kalau tidak ada obat atau vitamin yang melebihi dosis dan tidak aman dikonsumsi.
Bawa pula catatan vaksin Anda. Dokter akan menganalisis apakah vaksin tersebut masih berfungsi atau sudah hilang efeknya dari tubuh. Ini penting karena vaksin yang sudah “kadaluarsa” efeknya bisa menjadi pemicu tertularnya penyakit tertentu pada saat kehamilan. Bukan tidak mungkin bayi Anda juga berpotensi terkena dampak buruknya.
Untuk memastikannya secara akurat, dokter juga akan melakukan serangkaian tes. Tes itu meliputi tes urin dan tes darah. Tak perlu takut dan ngeri menghadapi serangkaian tes dan pemeriksaan tersebut karena ini demi kebaikan Anda dan si calon bayi.
2. Pemeriksaan pra konsepsi juga akan memberikan panduan lengkap bagi dokter mengenai kondisi keseluruhan tubuh. Dengan demikian, langkah yang selanjutnya dituju tak akan rancu
Memastikan langkah selanjutnya – via allergo.com.br
Setelah Anda memberikan banyak keterangan pada dokter melalui konsultasi, formulir, dan serangkaian tes, semua yang dilalui tidak akan menguap begitu saja. Data lengkap dan menyeluruh tentang kesehatan Anda akan dijadikan panduan bagi dokter. Dokter tentu saja akan mengetahui, apakah kondisi Anda sudah cukup siap dan sehat untuk dijadikan rumah bagi si bayi.
Namun jika memang ditemukan masalah ketidaksuburan, dokter pun tidak akan tinggal diam. Dari data tersebut, dokter akan memberikan saran yang sesuai dengan permasalahan Anda. Misalnya, saran perawatan atau terapi, mengkonsumsi asam folat, mengurangi kebiasaan merokok, alkohol, dan narkoba, dan sebagainya lagi.
3. Menyiapkan psikis yang sehat dan bebas dari stres harus dilakukan sebelum hamil. Pemeriksaan pra konsepsi bahkan mampu membantu Anda menyelesaikan masalah ini.
Hati senang juga kunci kesuburan – via women-online.nl
Selain pemeriksaan yang bersifat fisik, dokter juga akan melihat riwayat emosi dan sosial Anda. Bagian ini pun tak akan kalah penting dibandingkan dengan riwayat kesehatan yang berkaitan dengan fisik Anda. Ya, pemeriksaan terkait psikis. Dokter akan menanyai apakah Anda memiliki sejarah kekerasan. Baik itu kekerasan seksual, verbal, atau kekerasan fisik seperti dipukul atau dicelakai. Apakah itu pernah terjadi di lingkungan hubungan rumah tangga atau pada masyarakat umum.
Salah satu syarat agar organ reproduksi subur dan dapat mencapai kehamilan adalah tidak mengalami stres. Jika kondisi psikologis saja masih terguncang dengan masalah-masalah semacam itu, bukan tidak mungkin tingkat kesuburan Anda juga akan berkurang sedikit demi sedikit. Padahal, ibu hamil pun dituntut untuk selalu merasa senang agar seluruh kerja organ tubuh bekerja maksimal dan baik.
Bagaimana ledis? Sudah cukup memahami apa gunanya pemeriksaan pra konsepsi? Ternyata, pemeriksaan pra konsepsi tak kalah penting dengan pemeriksaan saat kehamilan bukan? So, segeralah bersiap diri mulai sekarang. Siapkan segenap pertanyaan yang ingin ledis konsultasikan dengan dokter. Jika perlu, ajak pula suami!
Jangan pernah menyimpan pertanyaan karena merasa pertanyaan tersebut memalukan. Tidak akan ada pertanyaan yang memalukan karena sesi konsultasi toh merupakan sesi yang cukup privat. Dokter pun telah cukup berpengalaman menghadapi semua pasangan yang masih sangat awam dengan masalah-masalah tertentu.
Ledisia.com – Beberapa waktu terakhir, Ledisia telah menyajikan artikel perencanaan kehamilan khusunya untuk kaum wanita. Nah, kini saatnya giliran suami yang turut bekerja sama demi kesuksesan perencanaan kehamilan. Lewat artikel yang spesial ditujukan untuk sang calon ayah ini, para suami-suami di luar sana akan memahami bahwa perencanaan kehamilan harus dilakukan secara kompak antara suami dan istri.
Jika Suami Mau Bekerja Sama dengan Cara Ini, Memiliki Anak Bukanlah Mimpi Lagi
Lalu, bagaimana caranya agar bisa kompak dan bekerja sama dengan istri agar sukses mendapatkan kehamilan? Sulitkah?
Tidak! Sederhana saja! 9 cara ini akan menuntun para calon ayah dan ibu supaya menunggu momongan tak perlu berlama-lama lagi. Mari kita simak!
1. Jika Anda punya riwayat penyakit, bertemu dengan dokter perlu dijadwalkan secara khusus. Anda dan istri akan tahu bagaimana pengaruhnya penyakit itu pada kesuburan
Menanyakan kesehatan pada dokter – via agoramedia.com
Membuat janji pertemuan dengan dokter itu perlu. Apalagi jika sebelumnya Anda ditengarai punya riwayat penyakit kronis, sedang/pernah menjalani pengobatan tertentu, atau memiliki masalah pada gagalnya ereksi, susahnya ejakulasi, dan hilangnya libido.
Langkah pertama ini akan semakin bagus lagi jika dilakukan dengan pemeriksaan fisik yang menyeluruh, sehingga dokter bisa mendeteksi langsung kondisi-kondisi seperti apa yang bisa membuat Anda tidak subur. Kondisi tersebut biasanya berkisar seputar:
Varikokel
Ini adalah penyakit pembesaran pembuluh darah pada kulit yang menutupi testikel atau skrotum. Varikokel akan mencegah suhu testikel turun secara normal. Pada artikel-artikel sebelumnya, kita sempat membahas bahwa suhu testikel harus lebih rendah dibandingkan suhu tubuh agar kualitas sel sperma tidak rusak. Meski varikokel ini tidak berbahaya, namun 40% pria yang memiliki masalah kesuburan juga memiliki varikokel. Jika ingin segera mengobatinya, menemui dokter adalah jalan yang tepat.
Infeksi menular seksual
Kondisi ini dapat menyebabkan ketidaksuburan pada pria. Dokter Anda dapat menguji dan memberikan perawatan terbaik jika memang Anda diharuskan mendapatkannya.
Prostatitis (radang prostat) atau gondok (yang dapat menyebabkan testis membengkak)
Dokter mungkin akan merujuk Anda pada ahli urologi dan spesialis kesuburan pria jika membutuhkan pengujian tambahan atau perawatan khusus.
Biarkan dokter tahu tentang obat apapun yang Anda konsumsi
Baik itu obat resep maupun obat umum. Beberapa obat bisa mempengaruhi kualitas dan kuantitas sperma dan menjadi penyebab ketidaksuburan. Misalnya obat steroid atau hormon terutama testosteron, obat tekanan darah tinggi, antibiotik, dan obat untuk infeksi jamur, tukak lambung, dan kejang.
Lingkungan tempat tinggal
Tanyakan pada dokter jika Anda bekerja atau tinggal di lingkungan yang terpapar bahaya semacam pestisida, logam berat, dan pelarut organik. Ketiganya juga punya pengaruh pada kualitas dan kuantitas sperma.
2. Menyelidiki riwayat kesehatan keluarga juga perlu ditanyakan sekalian agar si kecil tak perlu mewarisi penyakit dan kecacatan
Menyelidiki riwayat kesehatn keluarga besar – via wordpress.com
Ketahui apakah anggota keluarga Anda memiliki kelainan genetika atau kromosom. Misalnya down syndrome, sickle cell anemia, cystic fibrosis, atau gangguan perdarahan. Selidiki apakah dari keluarga masing-masing, baik Anda atau istri, memiliki anggota keluarga dengan riwayat cacat intelektual, keterlambatan perkembangan, atau lahir dengan cacat anatomi.
Jika hal semacam itu memang ada dalam riwayat keluarga Anda atau istri, sampaikanlah pada kunjungan pertama prenatal. Mungkin Anda akan disarankan untuk mengikuti konseling dan screening genetik agar mengetahui apakah resiko tadi juga akan menimpa kehamilan istri Anda nanti.
3. Sedia stok makanan sehat harus jadi kebiasaan. Kalau suami juga ikut makan buah dan sayuran, sel sperma akan selalu terjaga kesehatannya
Menikmati makan sayur yang sehat – via pinimg.com
Jangan pernah berpikir jika makan buah-buahan dan sayur hanya wajib untuk sang istri. Tetap saja Anda tidak disarankan untuk makan fastfood. Dalam merencanakan kehamilan, Anda pun dituntut untuk menjalankan ritual yang sama: memperbanyak makanan sehat seperti sayur dan buah demi mendapatkan kuantitas dan kualitas sperma yang prima.
Memiliki berat badan yang berlebihan dapat menurunkan hormon testosteron, memperburuk kualitas sperma, dan mengurangi kesuburan. Bahkan studi menemukan bahwa peluang infertilitas akan meningkat sebesar 10% setiap kenaikan berat badan sebanyak 20 pon. Lalu, bagaimana mungkin Anda masih tidak berpikir untuk tidak ikut makan makanan sehat?
American Society for Reproductive Medicine mengatakan bahwa diet sehat kaya buah-buahan dan sayuran, disertai konsumsi multivitamin dapat meningkatkan kualitas sperma. Protein, biji-bijian, dan susu rendah lemak juga dapat membantu meningkatkan kesehatan sperma. Beberapa studi turut menunjukkan bahwa antioksidan tertentu, seperti vitamin C dan E, dapat meningkatkan jumlah dan motilitas sperma. Tapi jika Anda ingin mendapatkan vitamin tersebut dari suplemen, berbincanglah dahulu dengan dokter Anda untuk mengetahui kadar vitamin yang dibutuhkan. Terlalu banyak vitamin C dan E malah dapat merusak DNA sel sperma Anda.
4. Hentikan rasa candu pada alkohol, rokok, dan obat-obatan, kecuali ingin menuai efek negatifnya pada kesuburan
Say no to smoking – via mensholos.com
Sama halnya dengan makan makanan sehat, menghentikan kebiasaan merokok, minum alkohol, dan obat-obatan juga wajib dilakukan oleh kedua pasangan. Alasannya juga tak jauh beda, baik alkohol, rokok, dan obat-obatan memiliki efek negatif pada kualitas sel sperma dan sel telur.
Pada pria, konsumsi ketiganya mampu membuat jumlah sperma berkurang drastis dan kemampuan sperma untuk bermobilitas/berenang semakin lambat. Hal yang sama terjadi pula pada penggunaan ganja dan kokain. Hindarilah semuanya segera sebelum Anda dan istri merencanakan kehamilan.
Syukur-syukur jika kebiasaan ini benar-benar bisa berhenti selamanya, tidak hanya selama merencanakan kehamilan. Anda merokok selama kehamilan saja, asap negatifnya pun bisa berpengaruh pada kehamilan. Apalagi ketika nanti si bayi sudah lahir, maka ia akan menjadi perokok pasif.
5. Cek lingkungan kerja dan rumah dari bahaya. Secara tak disadari, bisa saja Anda terpapar zat kimiawi tak berguna
Perhatikan lingkungan kerja – via spgauto1.com
Bahaya tersembunyi lainnya untuk sperma seringkali bersembunyi di lingkungan sekitar Anda bekerja. Sebut saja paparan pestisida dan bahan kimia, seperti pelarut organik yang sering ditemukan dalam dry cleaning dan toko otomotif. Jika Anda sering sekali terpapar zat-zat tersebut, maka potensi untuk sulit hamil bisa saja ada. Mereka dapat mengubah komposisi sperma, yang menyebabkan cacat lahir dan kelahiran prematur.
Hobi tertentu juga memungkinkan Anda terkena paparan bahan kimia. Refinishing furniture, memperbaiki mobil atau motor, atau aktivitas lain yang menggunakan pelumas atau cat dan lem yang basisnya bukan air adalah sekian aktivitas yang perlu dihindari sementara waktu. Membuat tembikar, jendela kaca patri, menembak, dan membersihkan senjata juga turut memungkinkan Anda terekspos pada logam berat.
Karena perlu waktu tiga bulan bagi sperma untuk berkembang dan benar-benar matang, batasi diri Anda dari paparan zat-zat tersebut paling tidak tiga bulan sebelum Anda dan pasangan merencanakan kehamilan.
6. Belilah boxer, celana pendek nan nyaman dan aman bagi kesuburan Anda
Memakai boxer lebih nyaman – via alicdn.com
Beberapa orang mengatakan bahwa celana dalam pria bermodel brief dapat membuat testis terlalu kepanasan. Oleh karena itu, lebih disarankan mengenakan celana dalam model boxer yang nyaman, tidak terlalu ketat, dan memungkinkan sirkulasi udara masuk ke dalamnya.
Jika memang menggunakan boxer dapat memberikan keuntungan berlebih dibandingkan brief, kenapa tidak membeli beberapa dan menggunakannya selama beberapa bulan? Sepertinya, inilah cara sederhana untuk cepat-cepat mewujudkan keinginan cepat memomong anak.
7. Jauhi berendam dalam air panas, meski menyenangkan. Mengusahakan testis tetap bersuhu rendah jauh lebih aman
Pakai air dingin saja – via sportujeme.sk
Berendam dalam bath tub berisi air panas, mandi dengan shower berair panas, serta sauna nampaknya harus dihindari sementara waktu. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, testis harus selalu dalam keadaan bersuhu lebih rendah dibandingkan suhu tubuh. Kondisi testis yang bersuhu lebih dingin itu akan membuat kondisi sperma ada pada kualitas terbaiknya.
Jika saja suhu testis tinggi, sperma akan mati. Padahal regenerasi testis sendiri terbilang lama. Misalnya Anda sauna pada bulan Januari, Anda bisa jadi baru mendapatkan sel sperma yang berkualitas lagi pada bulan April. Jika tidak ingin ini terjadi, hindari air panas setidaknya tiga bulan sebelum merencanakan kehamilan.
8. Gunakan sepeda secara cerdas. Batasi waktu dan gunakan properti yang ramah untuk kesuburan
Bersepeda harus dibatasi waktunya – via independent.co.uk
Pengendara sepeda yang sekedar hobi saja, tidak perlu stres dengan studi yang menyebutkan bahwa bersepeda dapat menyebabkan volume air mani semakin rendah, mengurangi jumlah dan motilitas sperma. Namun pengendara sepeda dengan intensitas berlebih (dua jam lebih dalam sehari, selama enam hari dalam seminggu) harus mulai memperhatikan porsinya. Sebab, hal itu dapat melukai skrotum dan testis serta menyebabkan masalah kesuburan.
Ditambah lagi, mengenakan bike shorts (celana pendek khusus bersepeda) yang ketat selama berjam-jam dapat membunuh sperma dengan kekuatan yang sama seperti berendam dalam air panas. Daerah skrotum menjadi lebih panas dan berkeringat karena sadel sepeda, lalu dapat menyebabkan jumlah sperma rendah. Jika Anda berencana menaiki sepeda, lebih bijak untuk membatasi waktu secukupnya, kenakan celana pendek yang longgar, dan pilih sadel yang lembut dan nyaman diduduki.
9. Rileks dan jangan biarkan stres menimpa Anda dan istri. Mengambil cuti demi liburan juga seru diikuti
Menghabiskan waktu berdua saja – via darmolot.pl
Terkadang, menunggu hasil perencanaan kehamilan tidak selamanya menyenangkan dan penuh semangat. Ada kalanya stres datang melanda, apalagi kalau Anda harus menunggu cukup lama. Meluangkan waktu untuk berlibur, bersantai di pantai, berenang, atau sekedar jalan-jalan adalah solusi yang baik. Mungkin ini tidak ada hubungannya dengan tingkat kesuburan Anda. Namun bukankah selama berencana hamil, Anda dan istri tidak boleh merasa stres?
Bagaimana ledis? Sulit tidak kesembilan cara tersebut? mudah bukan? Hanya saja, dibutuhkan ketelatenan dan sedikit pengorbanan demi suksesnya memomong bayi. Yakinlah! Jika sembilan cara tadi Anda lakukan dengan seksama, memiliki momongan tak akan lama lagi. Selamat mencoba!
Ledisia.com -Halo, Ledisian! Masih mencoba mendapatkan momongan kah hingga saat ini? Apapun yang Ledisian lakukan untuk mencapainya, tim Ledisia.com mendoakan agar Ledisian cepat mendapatkan kesuburan dan segera menemukan garis positif pada test pack. Amin.
Setelah kemarin membahas tentang cara mengetahui kapan berovulasi, kini Ledisia.com menyajikan topik terkini mengenai hal-hal apa saja yang perlu dihindari selama merencanakan kehamilan. Oleh karenanya, agar tingkat kesuburan mencapai titik optimal dan membuahkan hasil, jangan lupa untuk menghapal dan menghindari 10 hal berikut!
Biar Kehamilan Tidak Lagi Gagal, Menghindari 10 Hal Inilah yang Harus Benar-Benar Dihapal
1. Berhati-hati memilih pelumas adalah wajib hukumnya. Sebab si pelumas ini sangat bisa menghambat perjalanan sang sperma menuju rahim wanita.
Berhati-hati memilih pelumas via file.answcdn.com
Barangkali, kini banyak sekali toko-toko (baik offline maupun online) berlomba-lomba untuk menawari Ledis pelumas vagina. Pelumas tersebut berfungsi agar vagina Anda tidak kering dan terasa licin. Sekilas, tawaran tersebut nampaknya menggiurkan. Selain menghindarkan rasa lecet karena vagina kering, barangkali pelumas tersebut juga mampu memberikan sensasi tersendiri saat Ledis berhubungan seksual. Bahkan katanya, pelumas ini akan membantu untuk cepat merasakan orgasme.
Tapi, tunggu dulu! Jangan buru-buru terbujuk oleh bahasa iklan yang mengiming-imingi. Belum tentu pelumas tersebut memberikan fungsi sesuai yang Anda dambakan. Seperti dikutip dari laman babycenter.com, sejumlah studi menemukan bahwa pelumas vagina dapat merusak sperma dan mengganggu kemampuan mereka untuk melakukan perjalanan/berenang bebas ke rahim untuk membuahi sel telur. Hal ini ternyata berlaku untuk pelumas yang bisa dibeli di toko dan pelumas buatan sendiri, misalnya yang terbuat dari minyak zaitun. Padahal lendir serviks alami yang wanita hasilkan sebelum masa ovulasi sendiri, sudah sangat ampuh lo untuk menghantarkan sperma menuju rahim. Sedangkan itu, pelumas vagina baik yang dibeli di toko maupun bikinan sendiri memiliki kadar keasaman yang mungkin merusak sperma. Kekentalan pelumas pun turut mempengaruhi mobilitas sel sperma saat berenang. Semakin ia kental, semakin sulitlah sperma bergerak bebas dan senang.
Pelumas tersebut bisa Ledis ganti dengan air hangat. Air hangat cenderung ramah terhadap sperma. Air hangat tidak akan membunuh sperma dan tidak memiliki kekentalan yang dapat menghambat gerakan sperma menuju rahim. Namun jika Ledis memang terpaksa menggunakan pelumas karena kondisi tertentu, carilah pelumas yang ramah terhadap sperma. Biasanya, keterangan ini dapat dilihat pada kemasannya.
2. Jika Ledis sedang dalam pengobatan tertentu, lebih mantap jika konsultasikan rencana kehamilan dengan dokter terpercaya. Pengobatan tertentu justru harus dihindari saat merencakan kehamilan.
Jika sedang dalam pengobatan tertentu, konsultasikan rencana kehamilan anda via rebenok16.ru
Kenapa Ledisia.com menganjurkan Ledis untuk berkonsultasi? Sebab, pilihan jawabannya di sini adalah menghentikan semua pengobatan yang sedang berjalan atau menjalankan pengobatan tersebut hingga tuntas dan baru merencanakan kehamilan. Dalam kondisi tertentu, bisa juga dokter menyarankan untuk menghentikan beberapa penggunaan obat saja dan Ledis bisa langsung merencanakan kehamilan. Semua saran itu, tentunya bisa didapatkan dari dokter yang lebih mengenali rekam medis dan riwayat penyakit Ledis bukan?
Namun, ada beberapa obat yang paling tidak harus Ledis ketahui untuk dihindari jika rencana kehamilan sudah matang ingin disegerakan. Obat itu adalah obat-obat yang mampu membahayakan janin, seperti:
Isotretinoin, yang lebih dikenal sebagai Accutane (untuk jerawat),
Coumadin (antikoagulan digunakan untuk mencegah pembekuan darah),
Tetracycline (untuk jerawat atau infeksi),
Asam valproik (untuk epilepsi),
ACE inhibitor (hipertensi),
Obat suntik atau pencegahan seperti Imitrex dan propranolol (untuk migrain),
Obat anti malaria seperti Plaquenil, atau
Dosis tinggi steroid seperti kortison dan prednison (untuk lupus).
3. Kopi memang surganya inspirasi. Namun, lain halnya dengan kafein yang bisa membuat angka kesuburan menjadi mini
Kafein mengganggu kesuburan via 3.bp.blogspot.com
Meski pengaruh kopi pada kehamilan masih belum bisa disepakati semua ilmuwan dan peneliti, namun sudah ada studi yang menyatakan di mana kopi bisa berpengaruh pada kehamilan. Oleh karenanya, ada batasan yang disepakati tentang jumlah kopi yang normal dikonsumsi oleh wanita yang sedang merencanakan kehamilan. Mengkonsumsi 200-300 mg kafein setiap hari ketika mencoba untuk hamil, masih bisa dianggap wajar. Namun jika Ledis adalah penggemar kopi tingkat berat dan bisa meminum lebih dari takaran tersebut per harinya, alangkah baiknya untuk memotong porsi harian Ledis minum kopi.
Selain kopi, masih ada lagi yang mengandung kafein. Sebutlah produk herbal, sejumlah obat-obatan (seperti obat sakit kepala, flu, dan alergi). Bahkan minuman cola dan penambah energi pun turut menambah daftar panjang produk konsumsi harian manusia yang mengandung kafein. Solusinya, cobalah untuk secara perlahan-lahan saja melepas adiksi Ledis terhadap kopi. Gantikan dengan minuman alternatif seperti susu, teh, atau jus yang jauh lebih aman dan menyehatkan.
4. Tragedi Minamata bertahun-tahun yang lampau mengingatkan kita agar tidak mengkonsumsi ikan dan hasil laut yang terkena limbah merkuri. Bahayanya, ia dapat membuat sang bayi terlahir cacat.
Hati-hati mengkonsumsi ikan via medicaldaily.com
Pada tahun 1950-an, dunia khususnya negara Jepang digemparkan oleh adanya tregedi Minamata. Pada waktu itu, limbah merkuri dari industri banyak yang dibuang secara besar-besaran di Teluk Minamata. Sedangkan itu, masyarakat Jepang sendiri memiliki kecenderungan makan ikan atau sushi yang sangat tinggi. Apalagi untuk ibu hamil, memakan ikan dapat memberikan nutrisi yang baik untuk sang jabang bayi. Sayangnya, limbah merkuri yang dibuang ke laut tersebut turut mencemari ikan yang dikonsumsi para ibu hamil sehingga bayi-bayi yang lahir pada masa itu terlahir cacat.
Tak hanya berpengaruh pada janin atau bayi yang dilahirkan, kandungan merkuri pada ikan juga dapat berpengaruh pada kesehatan Ledis sendiri. Resiko kanker adalah yang paling mungkin terjadi. Bahkan nyawa Ledis pun bisa terancam bila merkuri masuk ke dalam tubuh. Jadi, pastikan ikan yang Ledis konsumsi adalah ikan dan hasil laut yang segar ya! Yakinkan Ledis untuk membelinya pada tempat dan penjual yang terpercaya kualitas dan kebersihannya.
Menghindari kosmetika yang bermerkuri pun wajib hukumnya. Misalnya, untuk produk-produk pemutih yang menjanjikan hasil instan. Beberapa kasus mengajari kita bahwa calon ibu yang tetap menggunakan produk pemutih saat mengandung, mengalami keguguran karena kandungan merkuri berbahaya pada kosmetik tak terpercaya dan tidak terdaftar/legal tersebut.
5. Konsumsi alkohol juga layak dikurangi demi tingkat kesuburan yang memberi hasil. Apalagi jika Ledis tidak tahu kalau sedang mengandung, sudah pasti si janin turut meneguk sari-sari alkohol.
Stop konsumsi alkohol via www.gezondheidsnet.nl
Tentu saja, alkohol sangat dilarang untuk kehamilan. Janin akan berkembang pesat selama minggu-minggu pertama kehamilan, bahkan sebelum Ledis tahu sedang mengandung. Beberapa penelitian malah menunjukkan bahwa alkohol dapat meningkatkan kesempatan keguguran sejak masa-masa seperti itu.
Sampai saat ini, para ahli dan peneliti belum memegang definisi pasti batas alkohol yang aman untuk ibu hamil atau bagaimana tingkat kepekaan bayi terhadap alkohol yang dikonsumsi ibunya. Namun karena alkohol telah dikenal luas sangat berbahaya untuk kehamilan, paling tidak alkohol harus dihindari saat itu juga.
Jika Ledis sedang mencoba untuk hamil, yang paling penting adalah tidak minum selama paruh kedua siklus bulanan, setelah berovulasi. Ini karena saat itulah waktunya Ledis mungkin hamil. Tapi jika Ledis menstruasi pada saat itu, tidak apa-apa minum beberapa gelas anggur selama paruh pertama siklus, saat sedang menunggu ovulasi lagi.
6. Merokok beresiko menyebabkan impotensi. Sebelum itu terjadi, meninggalkannya adalah solusi yang tak bikin rugi.
Merokok menyebabkan impotensi via www.bk-brest.by
Mungkin Ledis tidak banyak yang merokok. Namun, jangan lupakan si suami. Suami pun harus dihindarkan dari rokok sementara waktu, demi mencapai tingkat kesuburan yang maksimal.
Studi menunjukkan bahwa merokok berpotensi menurunkan jumlah sperma. Ketika merencanakan kehamilan pun, pasangan suami istri dituntut untuk memiliki kesehatan yang prima dan tubuh yang bugar. Oleh karenanya, saran menghentikan rokok sebelum merencanakan kehamilan tidak akan ada sia-sianya. Selain meningkatkan peluang hamil, seluruh keluarga akan terhindar dari bahaya asap rokok bukan?
7. Zat kimia memiliki macam-macam versi dan fungsi. Ada baiknya mengurangi kontak dengan zat-zat kimia tertentu agar si calon jabang bayi tak terkena efeknya sejak dini.
Kurangi kontak dengan zat-zat kimia via cdn.dmx.vn
Mungkin Ledis memutuskan untuk tinggal di rumah saja selama merencanakan kehamilan. Lantas, Ledis menyangka kalau bebas dari bahaya paparan zat kimia. Belum tentu! Beberapa zat kimia yang mungkin berpengaruh pada kesuburan bisa bersumber dari barang-barang di sekitar dan lumrah digunakan sehari-hari. Sebut saja bahan-bahan pembersih alat rumah tangga, seperti deterjen, obat pel lantai, dan lain-lain. Sebagai wanita, tentunya Ledis sangat akrab dengan itu semua bukan?
Saat merencanakan kehamilan, Ledis bisa meminimalisir efek kimianya dengan cara menggunakan sarung tangan atau masker untuk menghindari efeknya pada kulit langsung dan sistem pernapasan. Jika mau, Ledis bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk menggantikan bahan-bahan kimia tersebut. Untuk mengepel lantai misalnya, bisa digunakan ampas kelapa. Untuk membersihkan panci dan perabot dapur, baking soda masih dikenal sebagai jawaranya menghilangkan noda membandel.
8. Usahakan Ledis selalu berpikir positif dan berhati riang. Stres yang berlebih bisa mengganti-ganti kadar kesuburan tanpa permisi.
Keep positif via giftlife.today
Stres bisa menimpa wanita dan pria. Maka dari itu, hindarilah tekanan dan rasa stres pada Ledis dan suami. Stres dapat memacu ketidaksuburan pada wanita dan pria. Bahkan ketika pikiran sedang stres, bukan tak mungkin Ledis atau suami kehilangan nafsu untuk melakukan hubungan seksual.
Secara ilmiah, stres bisa mempengaruhi fungsi hipotalamus. Hipotalamus adalah kelenjar di otak yang mengatur nafsu makan dan emosi, serta hormon yang memberitahu kapan saatnya ovarium untuk melepaskan telur. Jika stres melanda, ada kemungkinan ovulasi pun tidak terjadi sama sekali.
Cukup buat rileks pikiran dan tubuh Ledis. Jika perlu, ikutkan pula suami! Misalnya, berjalan-jalan, belanja, spa, menonton film, dan memasak bersama suami. Jika perasaan senang, mood pun akan berubah positif. Begitu pula dengan mood saat berhubungan seksual. Bukankah perasaan bahagia adalah hal utama yang menjamin kesehatan tubuh dan psikis manusia? Dan bukankah bahagia itu bisa diwujudkan dengan cara-cara sederhana pula?
9. Mandi dalam baik air panas memang menyenangkan dan menghapus lelah. Tapi siapa sangka kegiatan seru ini perlu dihindari agar memiliki anak tak sekedar mimpi?
Hindari mandi di dalam bak air panas via www.spascenter.ch
Poin ini mungkin terlihat sepele. Tapi percayalah, testis sangat sensitif pada suhu panas. Padahal agar bisa memproduksi sperma yang sehat dan sempurna, testis harus berada di lingkungan yang dingin agar suhunya pun mendingin.
Kerap bersepeda, sauna, dan menggunakan celana ketat juga bisa membuat suhu testis menjadi lebih tinggi. Untuk pria yang memang pernah didiagnosis tidak subur, mungkin perlu menghilangkan kebiasaan ini. Cukup hindari hal tersebut selama merencanakan kehamilan saja, bukan untuk sepanjang hidup.
Untuk menciptakan sperma yang matang, diperlukan waktu yang lama yaitu selama tiga bulan. Jika waktu lama tersebut rusak karena suhu testis selalu memanas, bukankah suami dan istri sama-sama merasa lelah dan sia-sia?
10. Ganja dan segala jenis narkoba selalu dilarang untuk dikonsumsi. Selain menumbuhkan rasa candu, kesuburan Anda pun jadi rancu.
Stay away from drugs via www.paranoia-blog.de
Ganja, narkoba, dan segala macam-macam obat-obatan terlarang dapat memberikan efek besar bagi tubuh. Jika penggunaannya ilegal, pengaruh negatiflah yang lebih banyak menimpa tubuh dan segala sistem dan organ di dalamnya.
Tak ubahnya merokok, konsumsi ganja dan narkoba yang berlebihan dapat menurunkan kadar hormon testosteron (hormon pria) dan progesteron (wanita). Jika kadar keduanya menurun, tentu saja sel sperma dan sel telur yang dihasilkan pasangan suami istri akan ikut menurun juga.
Menurut studi, penggunaan ganja secara terus-menerus dan rutin bisa mengakibatkan bayi lahir prematur dan berat badannya berkurang. Penelitian lainnya menyebutkan, bahwa anak yang lahir dan sempat terpapar ganja memiliki kemampuan otak yang berbeda dan perilakunya pun bermasalah ke depannya. Lalu, masih mau mengorbankan anak demi kesenangan mencandu narkoba?
Kini, Ledis sudah paham betul bukan apa saja yang perlu dihindari selama masa perencanaan kehamilan? Lalu, tunggu apalagi? Segera jauhkan mereka dari lingkungan Ledis dan biasakan gaya hidup sehat dan bahagia demi kesehatan pasangan suami istri, sel telur dan sel sperma, beserta calon jabang bayi Ledis nanti!