Author: Bahjah Jamilah

  • Perkuat Tempat di area Industri Farmasi, Unicelle Sodorkan Dua Barang Andalan

    Perkuat Tempat di area Industri Farmasi, Unicelle Sodorkan Dua Barang Andalan

    Ledisia.com – JAKARTA – PT Unicelle Medikarya Nusantara menguatkan reputasinya sebagai perusahaan farmasi di area Indonesia. Berkomitmen pada pembaharuan serta standar medis tertinggi, Unicelle menyediakan berbagai komoditas unggulan yang digunakan dirancang untuk mempercepat penyembuhan luka dan juga meningkatkan kenyamanan pasien.

    Dua barang andalan mereka, Opticelle™ Lite dan juga Algelle™ Ag Extra, menjadi bukti nyata dari pendekatan inovatif dia di dunia medis. Teknologi Inovatif untuk Penyembuhan Luka Optimal Opticelle™ Lite adalah dressing busa poliuretan yang mana lembut untuk melindungi area sekitar luka dari trauma selama penggantian dressing.

    Produk ini dirancang untuk mengangkat eksudat luka secara vertikal juga membantu retensi eksudat, sehingga menjaga dari risiko maserasi dan juga meminimalkan rasa sakit pada pasien. Sementara itu, Algelle™ Ag Extra mengandung calcium alginate dengan isi teknologi Silver yang digunakan tambahan tinggi, menawarkan aktivitas antimikroba. Dengan daya serap yang digunakan tinggi, item ini cocok untuk luka berisiko tinggi infeksi dan juga luka infeksi seperti ulkus diabetes, ulkus vena, lalu luka bedah pasca operasi.

    “Kami ingin memberikan solusi yang mana tidak ada belaka efektif secara klinis tetapi juga nyaman bagi pasien. Teknologi seperti vertical absorption dalam Opticelle Lite serta silver dalam Algelle Ag Extra dirancang untuk memberikan pengalaman perawatan luka yang tersebut optimal,” kata Product Executive PT Unicelle Medikarya Nusantara Maria Cornelia pada siaran pers, Hari Senin (6/1/2025).

    Sebagai bagian dari misinya, PT Unicelle Medikarya Nusantara juga fokus pada edukasi masyarakat. Dalam talkshow bertajuk Smooth Scars and Confident Skin after (Diabetic) Wounds, Maria menjelaskan pentingnya penanganan luka penyakit gula secara dini. Ia menekankan bahwa keterlambatan penanganan dapat menyebabkan pembentukan jaringan hipertrofik serta keloid yang mana berpotensi mengganggu kualitas hidup pasien.

    “Bekas luka yang dimaksud bukan ditangani dengan baik pada pasien penyakit gula tiada hanya saja berisiko menyebabkan komplikasi medis tetapi juga dapat menurunkan rasa percaya diri. Penanganan cepat dengan hasil yang mana tepat sangat penting untuk menjaga dari hal ini,” jelasnya.

    Ia juga menggarisbawahi pentingnya pendekatan holistik pada merawat luka. Termasuk melibatkan edukasi pasien tentang kebiasaan perawatan luka yang dimaksud benar.

    Berbasis dalam Jakarta, Unicelle sudah pernah menjadi mitra terpercaya bagi tenaga medis di tempat Indonesia. Dengan hasil yang mana didukung oleh penelitian mendalam kemudian teknologi mutakhir, perusahaan ini bukan hanya saja memenuhi keinginan lokal tetapi juga terus memperluas jangkauan pasarnya. Kombinasi antara kualitas hasil lalu fokus pada edukasi menjadikan Unicelle sebagai pelopor di perawatan luka dan juga solusi kebugaran kulit.

  • Awas! Stres Bisa Memicu Asam Urat, Dampaknya Tak Main-main

    Awas! Stres Bisa Memicu Asam Urat, Dampaknya Tak Main-main

    Ledisia.com – JAKARTA Stres bisa jadi memicu asam urat naik secara signifikan meskipun tidak berperan sebagai faktor utama. Asam urat sendiri salah satu hambatan kondisi tubuh yang digunakan banyak dialami masyarakat.

    Biasanya, kondisi ini disebabkan oleh pola makan yang dimaksud tidak ada sehat atau gangguan metabolisme di tubuh. Namun, stres juga dapat memicu kenaikan kadar asam urat , yang digunakan mana masih jarang diketahui.

    Stres, baik emosional maupun fisik, dapat memengaruhi kadar asam urat melalui beberapa mekanisme berikut seperti dilansir dari Medical News Today, Awal Minggu (16/12/2024).

    Stres Bisa Memicu Asam Urat

    1. Pembaruan Hormon Kortisol

    Saat seseorang mengalami stres, tubuh memproduksi lebih banyak banyak hormon kortisol. Hormon ini, meskipun berguna untuk menghadapi situasi darurat, dapat mengganggu proses metabolisme tubuh, termasuk metabolisme purin. Akibatnya, produksi asam urat meningkat.

    2. Peradangan Sistemik

    Stres kronis dapat memicu peradangan pada tubuh. Kondisi ini menyebabkan gangguan pada fungsi ginjal yang tersebut seharusnya membuang asam urat dari darah. Akibatnya, kadar asam urat cenderung meningkat.

    3. Perubahan Pola Makan serta Aktivitas Fisik

    Orang yang dimaksud mengalami stres seringkali mengubah pola makannya, misalnya mengonsumsi makanan tak sehat atau minuman beralkohol sebagai pelarian. Hal ini turut menyumbang kenaikan asam urat. Selain itu, stres juga mampu menyebabkan seseorang kurang bergerak, yang dimaksud memperburuk metabolisme tubuh.

    4. Gangguan Tidur

    Stres kerap kali menyebabkan gangguan tidur atau insomnia. Kurang tidur dapat mengganggu ritme tubuh, termasuk keseimbangan asam urat.

    Dampak Stres pada Pasien Asam Urat

  • Mengenal Penyakit Diskalkulia, Gangguan yang Dialami Drummer U2 terkait Hitung-hitungan

    Mengenal Penyakit Diskalkulia, Gangguan yang Dialami Drummer U2 terkait Hitung-hitungan

    Ledisia.com – JAKARTA – Larry Mullen Jr. didiagnosis mengalami gangguan diskalkulia setelahnya berjuang bertahun-tahun dengan penyakit itu. Drummer band U2 ini mengungkapnya pada sebuah wawancara dengan Times Radio pada pekan lalu.

    “Saya setiap saat tahu bahwa ada sesuatu yang tidaklah beres dengan cara saya menangani angka. Saya kurang sanggup berhitung,” katanya disitir people.

    “Dan baru-baru ini saya menyadari bahwa saya menderita diskalkulia, yang tersebut merupakan subversi dari disleksia. Jadi saya bukan bisa jadi berhitung [dan] tidak ada sanggup menjumlahkan,” tuturnya lagi.

    Faktanya, kondisi yang dimaksud menjadi alasan di area balik ekspresi wajah yang mana banyak ia buat ketika berada di tempat belakang perangkat drumnya.

    “Ketika orang-orang menonton saya bermain, mereka berkata, ‘Anda tampak kesakitan,’” kata Mullen.

    “Saya kesakitan sebab saya mencoba menghitung birama. Saya harus menemukan cara untuk melakukan ini dan juga menghitung birama seperti mendaki Gunung Everest,” ujar musisi 63 tahun itu.

    Apa Itu Diskalkulia?

    Diskalkulia adalah gangguan belajar yang dimaksud memengaruhi kemampuan seseorang di berhitung. Sama seperti disleksia yang tersebut mengganggu area otak yang berhubungan dengan membaca.

    Dikutip clevelandclinic, diskalkulia memengaruhi area otak yang digunakan menangani keterampilan dan juga pemahaman yang berhubungan dengan matematika serta angka. Orang yang mengalami diskalkulia kesulitan dengan hitungan kemudian matematika akibat otak mereka itu tak memproses konsep yang mana berhubungan dengan matematika seperti otak orang yang dimaksud tak mengalami gangguan ini.

    Gejala ini biasanya muncul di tempat masa kanak-kanak, tetapi orang dewasa mungkin saja mengalami diskalkulia tanpa menyadarinya. Namun, kesulitan itu tak berarti mereka itu kurang cerdas atau kurang cakap dibandingkan orang yang tersebut tidaklah mengalami diskalkulia.

    Orang yang mana mengalami diskalkulia rutin menghadapi hambatan kondisi tubuh mental ketika harus mengerjakan matematika, seperti kecemasan, depresi serta perasaan sulit lainnya.

  • Kegunaan Perawatan Tubuh untuk Membantu Bidang Kesehatan Holistik

    Kegunaan Perawatan Tubuh untuk Membantu Bidang Kesehatan Holistik

    Ledisia.com – JAKARTA – Dalam era modern yang tersebut penuh tekanan, tren self-care atau perawatan diri atau perawatan tubuh menjadi keinginan utama, tidak lagi sekadar kemewahan.

    Berdasarkan data LinkedIn, Februari 2024, tren ini menjadi prioritas pada healthcare, seiring meningkatnya pencarian daring untuk self-care hingga 200 persen di lima tahun terakhir.

    Psikolog Dra. Astrid Regina Sapiie, M.Psi.T. mengungkapkan bahwa self-care adalah langkah holistik untuk menjaga kemampuan fisik fisik dan juga mental, menjaga dari stres, kecemasan, juga meningkatkan kualitas hidup.

    “Self-care merupakan proses holistik yang kita perlukan untuk menumbuhkan kehadiran, keterlibatan, kesejahteraan, serta self-love. Mengabaikan keperluan pribadi dapat menyebabkan penurunan kondisi tubuh serta self-love,” kata Dra. Astrid melalui siaran resminya dikutipkan Rabu (4/12/2024).

    “Hingga kemudian kemungkinan terjadinya kecemasan, kesulitan untuk bisa saja fokus, kelelahan, serta menurunnya kualitas tidur sanggup terus meningkat. Penerapan self-care dijalankan bukanlah untuk melarikan diri dari kesulitan tetapi untuk bisa jadi hadir sepenuhnya dan juga mengamati kondisi yang berjalan ketika ini dengan tenang,” sambungnya.

    Sadar akan pentingnya perawatan tubuh, Dr Teal’s dari PT. Interbat hadir sebagai salah satu solusi praktis. Layanan ini mengandalkan isi Epsom Salt serta essential oil untuk relaksasi, meningkatkan sirkulasi darah, juga menghurangi stres.

    “Kondisi dalam era modern ini sangat lekat dengan stres. Dalam upaya mengatur stres lalu meningkatkan kesejahteraan diri, beberapa rutinitas dapat diadakan seperti berolahraga, menulis jurnal dan juga aktivitas lainnya yang dapat meningkatkan rasa nyaman,” jelasnya.

    Data dari Exactitude Consultancy menunjukkan pertumbuhan signifikan pada bursa Epsom Salt global hingga 2030, menggarisbawahi tingginya minat terhadap item alami lalu ramah lingkungan.

    “Contohnya lainnya juga dapat sesederhana mandi atau merawat diri menggunakan produk-produk yang tersebut dapat memberikan sensasi menenangkan. Tidak hanya sekali untuk menciptakan rasa nyaman namun juga memungkinkan individu untuk dapat lebih lanjut terhubung serta menikmati momen pada waktu ini,” ujarnya.

    “Di mana pada umumnya, kondisi stres kerap menciptakan pikiran kita tiada fokus,” lanjutnya.

    Dr Teal’s menawarkan berbagai pilihan produk, mulai dari Epsom Salt Soaking Solution, Body Wash, hingga Foot Soak, yang dimaksud dirancang untuk memberikan pengalaman relaksasi maksimal.

  • 10 Negara Paling Bugar pada Dunia, Nomor 2 Harapan Hidup Warganya Tinggi

    10 Negara Paling Bugar pada Dunia, Nomor 2 Harapan Hidup Warganya Tinggi

    Ledisia.com – JAKARTA – Daftar negara paling bugar di area dunia sudah dirilis oleh World Population Review. Daftar ini dibuat berdasarkan berbagai indikator kebugaran seperti pola hidup aktif, akses layanan medis berkualitas, serta tingkat harapan hidup.

    Menariknya, negara pada daftar ini tidaklah hanya sekali dikenal akan masyarakatnya yang digunakan bugar , tetapi juga mempunyai harapan hidup yang tersebut luar biasa tinggi. Hal yang disebutkan bisa saja menjadi contoh global pada kondisi tubuh masyarakat.

    Di sisi lain, warga suatu negara dapat menjaga kebugaran dia dan juga hidup tambahan lama juga lebih lanjut sehat jikalau negara yang dimaksud miliki kebijakan masyarakat yang mana mendukung, layanan kebugaran yang mudah diakses, serta infrastruktur yang tersebut menyokong mobilitas.

    Berikut daftar negara paling bugar di dalam dunia dilansir dari Times of India, Mulai Pekan (11/11/2024).

    10 Negara Paling Bugar di tempat Dunia

    1. Singapura

    Dengan skor kebugaran yang mengesankan sebesar 95,3, Singapura berada di area puncak daftar. Singapura terkenal oleh sebab itu memiliki sistem perawatan kemampuan fisik yang digunakan efektif yang memprioritaskan acara kebugaran berbasis publik kemudian perawatan pencegahan.

    Olahraga teratur juga dianjurkan, dengan penekanan pada perencanaan kota serta area rakyat yang dimaksud kondusif untuk kebugaran. Dengan inisiatif seperti Healthier SG lalu National Steps Challenge, pemerintah memacu gaya hidup aktif, lalu banyak warga Singapura terlibat di kegiatan kebugaran yang digunakan terorganisasi.

    2. Jepang

    Jepang, dengan skor 95,1, berada di tempat sikap kedua. Orang dalam negara ini sangat menghargai keseimbangan, mengonsumsi makanan yang tersebut kaya sayur dan juga makanan laut dan juga rendah makanan olahan. Selain itu, berjalan kaki lalu bersepeda merupakan bagian penting dari hidup sehari-hari orang Jepang.

    Faktor penting lain yang tersebut berkontribusi terhadap harapan hidup tinggi serta rendahnya tingkat obesitas dalam Negeri Sakura adalah sekolah kebugaran rakyat serta perawatan pencegahan dini.

  • Mengenal Apa itu Dermatitis Atopik? Ini adalah Penerangan dari Mustela serta Solusinya

    Mengenal Apa itu Dermatitis Atopik? Ini adalah Penerangan dari Mustela serta Solusinya

    Ledisia.com – JAKARTA – Banyak orang tua khawatir bayi dia menderita Dermatitis Atopik. Ketika seseorang memiliki gen Dermatitis Atopik, penyakit ini dapat menjadi bergerak ketika terpicu oleh alergi atau faktor kondisi lingkungan.

    Atopic Dermatitis atau dikenal luas sebagai eczema ( eksim ) merupakan kondisi epidermis kronis yang mana ditandai dengan dermis yang mana kering, bersisik, merah, juga gatal. Kondisi ini seringkali bersifat genetik serta dapat muncul di tempat segala usia.

    Gejala yang tersebut paling umum adalah munculnya ruam merah yang dimaksud sangat gatal, khususnya pada lipatan epidermis seperti siku, lutut lalu pergelangan tangan. Rasa gatal yang dimaksud intens dapat mengganggu aktivitas sehari-hari lalu menyebabkan lapisan kulit terluka akibat garukan.

    Diperkirakan bahwa 15-20% anak-anak menderita Dermatitis Atopik. Walaupun umumnya gejala akan berkurang pada waktu dewasa seiring dengan meningkatnya daya tahan tubuh, namun kemungkinan untuk kambuh bisa saja terjadi khususnya ketika terpicu oleh faktor kondisi lingkungan.

    Angka kejadian ini meningkat hingga tiga kali lipat pada beberapa dekade terakhir khususnya di dalam negara-negara yang tersebut memiliki area industri. Rasio penderita Dermatitis Atopik antara perempuan juga laki-laki adalah 14:1 dan juga sebanyak 85% anak-anak menderita Dermatitis Atopik sebelum menginjak usia lima tahun.

    Dermatitis Atopik paling berbagai ditemukan pada bayi. Di mana 45% di tempat antaranya mengalami gejala awal Dermatitis Atopik di tempat enam bulan pertama setelahnya lahir, 60% pada bawah usia satu tahun serta 85% di area bawah usia lima tahun.

    Dermatitis Atopik dianggap sebagai tahapan awal dari ‘pawai atopik’ (atopic march). Pawai atopik atau yang digunakan juga biasa disebut dengan pawai alergi merupakan tahapan perkembangan dari Dermatitis Atopik yang diawali pada masa anak usia dini kemudian selanjutnya dapat tumbuh menjadi gangguan alergi lain pada kemudian hari.

    Kemunculan penyakit Dermatitis Atopik pada anak-anak seringkali dijadikan acuan indikasi adanya perkembangan asma kemudian atau rinitis alergi pada usia anak yang digunakan lebih lanjut tua. Untuk keluarga (orangtua kemudian anak) yang digunakan menderita Dermatitis Atopik, untuk dapat miliki satu solusi yang digunakan mampu merawat dermis seluruh keluarga, sangat efisien dan juga berarti.

    Salah satu faktor Dermatitis Atopik adalah kurangnya lapisan lemak pada epidermis luar dan juga kondisi abnormal lapisan pelindung kulit. Hal menyebabkan alergen dapat masuk ke di celah-celah lapisan kulit lalu memicu munculnya gejala seperti rasa gatal, kemerahan, juga peradangan.

    Indira Natalia, Brand Manager Mustela Indonesia menjelaskan, melalui penelitian ditemukan bahwa orang dengan Dermatitis Atopik miliki banyak besar bakteri Staphylococcus Aureus yang digunakan hidup pada epidermis mereka. Bakteri ini tidaklah belaka dapat menyebabkan infeksi, tetapi juga memicu respon imun yang mana memicu gejala kemerahan.