Tag: sindrom ovarium polikistik

  • Waspadai Gejala Sindrom Ovarium Polikistik yang Dapat Merusak Kesuburan Anda!

    Waspadai Gejala Sindrom Ovarium Polikistik yang Dapat Merusak Kesuburan Anda!

    Ledisia.comLedis, salah satu penyebab gagalnya memiliki momongan adalah adanya kista dalam ovarium Anda. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan sindrom ovarium polikistik (Polycystic Ovarium Syndrome atau PCOS). Wanita yang mengidap kondisi ini, mempunyai terlalu banyak hormon pria. Sebaliknya, ia tidak memiliki kecukupan hormon wanita yang dapat digunakan untuk memproduksi sel telur matang.

    Jika sindrom ovarium polikistik ini menghampiri, ovulasi Anda akan menjadi tidak teratur bahkan langka. Kalau dibiarkan saja dan tidak segera dirawat, ketidakseimbangan hormon ini akan mempengaruhi semua area tubuh dan menambah resiko adanya penyakit tertentu seperti diabetes, penyakit jantung, dan ketidaksuburan.

     

    Kenalilah Penyebab dan Gejala Sindrom Ovarium Polikistik. Jika Menstruasi Tak Teratur atau Tak Ada, Bisa Jadi Kesuburan Anda Sedang Terusik!

    Lalu, apa saja penyebab sindrom ovarium polikistik? Gejala apa saja yang akan dirasakan jika sindrom ini menghampiri? Apa pula yang seharusnya segera dilakukan? Untuk mengetahui lebih lengkapnya, mari kita simak poin-poin berikut dengan seksama!

     

    Sindrom ovarium polikistik bermula dari tidak dilepaskannya sel telur Anda. Karena ia tetap terjebak pada folikel yang penuh cairan, lama kelamaan terjadilah kista.

    Perbandingan ovarium yang normal dan dengan sindrom ovarium polikistik - via pinimg.com
    Perbandingan ovarium normal dan ovarium dengan kista – via pinimg.com

    Pada wanita yang normal, ovulasi akan selalu terjadi setiap bulan. Ovulasi dimulai ketika folikel ovarium (kantung berisi cairan yang mengandung sel telur) terbuka dan melepaskan sel telur yang sudah matang ke tuba falopi. Tapi jika Anda punya sindrom ovarium polikistik, kelebihan hormon pria akan mencegah sel telur tadi dari proses pematangan dan pelepasan.

    Pada akhirnya, sel telur tetap berada di dalam folikel yang penuh cairan. Sel telur yang terjebak dalam folikel inilah yang disebut kista. Banyak wanita dengan sindrom ovarium polikistik mengalami pembesaran ovarium, yang juga mengandung sekelompok kista kecil tadi.

    Dengan tidak adanya perkembangan folikel yang normal dan ovulasi, otomatis kadar hormon laki-laki tetap berada dalam level tinggi. Sedangkan itu, hormon wanita jumlahnya tidak seimbang. Siklus ini pun akan terus-menerus berulang sampai selama kista tadi masih ada.

     

    Sindrom ovarium polikistik juga ada hubungannya dengan kadar insulin. Kelebihan insulin dalam tubuh akan menimbulkan produksi hormon pria pada wanita sehingga kesuburan anda terganggu.

    Insulin berlebih membuat ingin makan terus - via boro.gr
    Insulin berlebih membuat ingin makan terus – via boro.gr

    Banyak wanita dengan sindrom ovarium polikistik memiliki resistensi insulin. Artinya, tubuh tidak bisa memproses zat glukosa (gula) secara efisien. Kemudian kelebihan hormon insulin inilah yang akan mendorong glukosa ke dalam sel agar zat ini bisa disimpan untuk menjadi energi. Namun, terlalu banyak insulin akan memberi dampak bertambahnya nafsu makan dan berujung pada kenaikan berat badan. Selain itu, produksi hormon pria Anda akan terus bertambah seiring waktu.

     

    Pada banyak kasus, sindrom ovarium polikistik disebabkan oleh faktor genetik, diet, dan lingkungan. Tapi, faktor genetik dan lingkunganlah yang menimbulkan risiko paling tinggi.

    Faktor lingkungan dan genetik jadi perpaduan yang kuat - via paperblog.com
    Faktor lingkungan dan genetik jadi perpaduan yang kuat – via paperblog.com

    Para ahli medis sesungguhnya tidak yakin dengan penyebab pasti sindrom ovarium polikistik. Namun pada banyak kasus, sindrom ini banyak sekali terjadi pada kelompok keluarga. Maksudnya, jika ada riwayat sindrom ovarium polikistik di keluarga, maka potensi Anda terkena juga besar. Oleh karenanya, peneliti percaya bahwa faktor genetika turut terlibat.

    Faktor diet dan lingkungan yang berbahaya/beracun juga dipercaya bisa menjadi faktor penyebab sindrom ovarium polikistik. Namun, para ahli lebih percaya bahwa penyebab sindrom ovarium polikistik yang paling mungkin adalah terjadinya perpaduan antara faktor genetika dan lingkungan sekaligus. Jika keduanya terjadi pada Anda, kemungkinan terkena sindrom akan lebih besar.

     

    Setiap wanita punya karakteristik masing-masing dalam gejala sindrom ovarium polikistik. Namun yang pasti, periode menstruasi Anda akan menjadi tidak teratur atau absen sama sekali.

    Periode tak teratur, bahkan absen - via nadlanu.com
    Periode tak teratur, bahkan absen – via nadlanu.com

    Setiap wanita dengan sindrom ovarium polikistik memiliki karakteristik dan keunikan kadar hormonnya masing-masing. Fluktuasi gejala yang terjadi pun bisa berbeda-beda pada masing-masing wanita. Seperti yang dilansir dari laman babycenter.com, hingga 80% wanita dengan sindrom ovarium polikistik mengalami obesitas. Mereka yang mengalami obesitas tersebut, biasanya membawa kelebihan berat badan pada area di sekitar pinggang.

    Sementara itu, lebih dari 70% wanita dengan sindrom ovarium polikistik memiliki pertumbuhan rambut yang berlebihan di sekitar wajah, dada, perut bagian bawah, punggung, dan paha. Yang lainnya lagi punya gejala-gejala umum sebagai berikut:

    • Periode yang tidak teratur, bahkan tidak ada
    • Perdarahan selama periode yang sangat ringan, sangat berat, atau tidak bisa diprediksi
    • Problem kulit seperti jerawat dan bercak hitam
    • Penipisan rambut pada kulit kepala
    • Apnea tidur (gangguan tidur dengan kesulitan napas yang terjadi berulang kali)
    • Sulit hamil

     

    Jika Anda punya gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas, jangan pernah buang waktu! Menstruasi yang tidak teratur saja sudah merupakan salah satu gejala ketidaksuburan. Apalagi kalau disertai gejala sindrom ovarium polikistik, bukan?

    Yuk, segera periksakan diri ke dokter, Ledis. Jika punya, bawalah grafik ovulasi dan lengkapi dengan riwayat keluarga dan kesehatan Anda. Dokter akan mendiagnosa dan berdiskusi dengan Anda, kemudian melakukan pemeriksaan fisik, tes darah, serta USG. Jangan tunda lagi! Jika tidak periksa sekarang, kapan lagi?

  • 5 Bahaya Kemungkinan Terjadi Jika Alami Menstruasi Tidak Teratur

    5 Bahaya Kemungkinan Terjadi Jika Alami Menstruasi Tidak Teratur

    Ledisia.comLedis, siklus menstruasi yang teratur amatlah penting bagi wanita. Lewat siklus yang teratur inilah, Anda dapat melacak datangnya ovulasi dan merencanakan kehamilan di saat-saat tersubur. Dengan datangnya siklus menstruasi pun, kita dapat membaca beragam pertanda yang menunjukkan fenomena-fenomena dalam tubuh (khususnya organ reproduksi).

    Lain halnya jika menstruasi tidak teratur. Kapan ovulasi datang, Anda tidak tahu dan tidak bisa melacaknya. Waktu berhubungan seksual yang tepat juga tak bisa dirancang. Di samping itu, menstruasi tidak teratur juga menjadi alarm bagi tubuh kalau sesuatu sedang tidak berjalan lancar pada organ reproduksi dan dapat mengancam kesuburan Anda.

     

    5 Bahaya Berikut Perlu Anda Waspadai Jika Menstruasi Tidak Teratur. Jika Ini Dilakukan Sejak Dini, Niscaya Anda Terhindar dari Penyakit yang Merugikan Masa Subur

    Wah, gawat juga ya kalau kesuburan Anda terganggu! Bisa-bisa, impian Anda dan suami memiliki momongan musnah seketika gara-gara mensturasi tidak teratur. Lalu, bahaya-bahaya apa saja yang bisa ditunjukkan dengan menstruasi yang tidak teratur? Yuk, kita simak kelima poin berikut ini agar Anda dapat mewaspadai dan mencegahnya sedini mungkin!

     

    1. Penyakit kista ovarium bisa membuat rahim mengalami gangguan. Konsultasi ke dokter sejak awal perlu dilakukan sebelum kista membesar dan mengganggu kesuburan.

    Konsultasikan perihal menstruasi tidak teratur agar terhindar dari kista ovarium - via brooklynabortionclinic.nyc
    Konsultasikan perihal menstruasi tidak teratur agar terhindar dari kista ovarium – via brooklynabortionclinic.nyc

    Kista adalah tumor jinak berisi cairan kental, yang biasanya ditemui pada organ reproduksi wanita. Ukurannya bermacam-macam. Ada yang seukuran kacang, bahkan sebesar buah kelapa. Pada dasarnya, kista ovarium jarang menyebabkan gangguan menstruasi. Tapi ada juga yang melaporkan menstruasi tidak teratur dan terlambat gara-gara bersarangnya kista di bagian folikel ini.

    Jika rasa nyeri sering dirasakan di setiap datangnya menstruasi, ada kemungkinan kista tersebut membesar. Artinya, Anda harus segera memeriksakannya ke dokter. Jika perlu, operasi akan dilakukan untuk membuang kista tersebut supaya tidak telanjur membesar dan mengganggu kesuburan.

     

    2. Sindrom ovarium polikistik tidak hanya mengganggu kesuburan Anda. Secara fisik, penampilan Anda bisa tak enak dilihat gara-gara tumbuhnya bulu lebat dan jerawat di muka.

    Tiba-tiba wajah berminyak dan berjerawat - via yasmina.com
    Tiba-tiba wajah berminyak dan berjerawat via yasmina.com

    Sindrom ovarium polikistik terdapat pada rahim dan mengurangi tingkat kesuburan. Selain menstruasi tidak teratur dan jumlah darahnya juga sedikit, gejala fisik seperti tumbuhnya bulu lebat, wajah berminyak, dan berjerawat juga terjadi. Ini karena meningkatnya hormon androgen (dikenal sebagai hormon perkembangan pria) dalam tubuh wanita.

    Sindrom ini dapat meningkatkan resiko kanker endometrium bila jarak antar periode menstruasi berlangsung lebih dari 60 hari. Pengobatan atas penyakit ini cukup banyak dan tergantung pada kondisinya. Mulai dari operasi hingga pengobatan jangka panjang adalah solusi penyembuhannya.

     

    3. Ada pula yang namanya polip rahim. Meskipun merupakan tumor yang jinak, Anda tetap perlu mewaspadainya sebelum berubah ganas.

    Ilustrasi polip rahim - via kanseroloji.com
    Ilustrasi polip rahim – via kanseroloji.com

    Polip adalah tumbuhnya jaringan dari lapisan organ tertentu ke dalam rongga tubuh. Tentu saja tumbuhnya polip ini menciptakan sebuah benjolan. Pada kasus polip rahim, arah pertumbuhan benjolan ada dalam rongga rahim. Tapi, polip juga bisa ditemui pada mulut rahim atau serviks dan menyebabkan perdarahan setelah berhubungan seksual.

    Meskipun polip merupakan tumor jinak, ada baiknya Anda mewaspadainya sebelum menjadi ganas. Tak cuma membuat siklus menstruasi Anda tak teratur, masalah kesuburan juga bisa dihadapi. Jika menstruasi datang di saat yang tidak pasti, akan sulit bagi Anda untuk mengetahui kapan ovulasi tiba.

     

    4. Kanker serviks dapat menimbulkan perdarahan usai berhubungan seksual. Dengan pemeriksaan pap smear setahun sekali saja, kanker ini bisa dicegah sebelum menghalangi kesuburan.

    Prosedur pap smear - via epimg.net
    Prosedur pap smear – via epimg.net

    Bila terjadi perdarahan usai hubungan seksual, usahakan secepat mungkin Anda mengunjungi dokter. Gejala ini bisa saja menunjukkan kalau Anda terkena kanker serviks. Oleh karenanya, cara terbaik untuk mendeteksi kanker serviks stadium awal adalah dengan pemeriksaan leher rahim atau pap smear. Lakukan sekali saja dalam setahun, sudah cukup untuk mendeteksi adanya potensi-potensi kanker serviks yang bisa mengganggu kesuburan Anda.

     

    5. Hindarilah gaya hidup yang tidak sehat. Jika ini dilanggar, menstruasi tidak teratur bisa datang dan menyebabkan potensi kanker rahim yang gawat.

    Hindari rokok, alkohol, dan berat badan yang tidak sehat agar terhindar dari kanker rahim - via wordpress.com
    Hindari rokok, alkohol, dan berat badan tak sehat – via wordpress.com

    Kanker rahim diawali dengan siklus menstruasi yang jarang. Ia sering ditemui pada wanita dengan faktor resiko infertilitas (usia yang sudah tak subur, sering merokok dan minum alkohol, serta berat badan dianggap tidak sehat) dan penderita diabetes melitus. Pada wanita yang belum mengalami menopause, kanker ini turut menyebabkan perdarahan di luar siklus menstruasi.

     

    Itulah kelima bahaya yang dapat diindikasikan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur. Sebelum terlambat dan kesuburan Anda terganggu karenanya, jangan ragu untuk mengunjungi dokter atau ahli kesuburan. Bawalah grafik lendir serviks dan suhu basal Anda. Selain berkonsultasi, Anda dapat meminta pemeriksaan yang terkait permasalahan Anda. Pap smear, misalnya.

    Jika kelima bahaya tadi dapat ditanggulangi sejak dini, niscaya Anda dan suamilah yang menuai manfaatnya. Kehamilan Anda dapat berjalan lancar dan sukses, masalah kesuburan pun ogah bersarang pada tubuh. Tetap semangat dan selamat merencanakan kehamilan, ya Ledis!