Tag: konten kreator

  • Perangi Jerawat dari Dalam: Kurangi Gula, Terapkan Pola Makan yang tersebut Lebih Sehat!

    Perangi Jerawat dari Dalam: Kurangi Gula, Terapkan Pola Makan yang tersebut Lebih Sehat!

    Ledisia.com – Tetap Jerawatan Setelah Coba Berbagai Merek Skincare?
    Kamu mempunyai permasalahan jerawat? Sudah coba berbagai merek skincare tapi tetap memperlihatkan bukan ada perubahan? Bisa jadi masalahnya bukanlah dari luar tubuh, tapi dari dalam. Banyak orang yang dimaksud beropini mengonsumsi makanan manis secara berlebihan akan memicu timbulnya jerawat, tapi betul nggak sih pernyataan tersebut? Dalam pembahasan kali ini, dengan Agatha Suci juga Jeffry, juga Dr. Sonia Wibisono, kita akan mengupas bersama-sama dampak negatif mengonsumsi gula secara berlebihan juga makanan-makanan apa cuma yang dimaksud harus dihindari untuk menjaga kemampuan fisik tubuh. Simak sampai habis ya!

    Makanan Ber-Indeks Glikemik Tinggi Menyebabkan Jerawat
    Segala sesuatu yang tersebut berlebihan itu memang sebenarnya tiada baik, termasuk mengonsumsi gula. Setiap orang mempunyai reaksi berbeda-beda tethadap isi zat yang dimaksud masuk ke pada tubuh. Beberapa orang mempunyai tubuh yang tidaklah tahan terhadap gula berlebih. Mengonsumsi gula secara berlebihan akan merangsang insulin di tubuh kamu mengundurkan diri dari lebih tinggi banyak, ketika itu pula androgen akan meningkat aktif, androgen yang disebutkan yang digunakan kemudian menyebabkan lapisan kulit menjadi berminyak. Kalau telah begitu, kotoran akan semakin gampang menempel pada epidermis hingga akhirnya menyebabkan jerawat.

    Penyebab acne development yang tersebut muncul oleh sebab itu gula, itu lantaran Angka Glikemik dari gulanya lah yang digunakan menimbulkan inflamasi. Pola makan dengan makanan ber-Indeks Glikemik tinggi, kaya gula rafinasi serta karbohidrat olahan, dapat meningkatkan kadar insulin juga peradangan, yang digunakan bisa saja bikin jerawat jadi lebih banyak parah. Sebaliknya, makan makanan Low-GI bisa saja bantu jaga kadar gula darah tetap memperlihatkan stabil kemudian menghurangi keparahan jerawat.

    Efek Negatif Konsumsi Gula Berlebih
    Selain menyebabkan jerawat, konsumsi gula secara berlebihan dapat memberikan efek negatif, seperti :

    1. Tengkuk menghitam (Acanthosis Nigricans): tanda awal tahanan insulin akibat gula berlebih.
    2. Penuaan dini: gula dapat merusak kolagen dan juga elastin kulit, memproduksi epidermis lebih banyak cepat kendur lalu berkerut.

    Hindari Gula Tersembunyi Pada Makanan!
    Kamu perlu menghindari gula-gula tersembunyi yang dimaksud ada pada makanan serta minuman. Karena kebanyakan makanan atau minuman yang tersebut ada di tempat kafe tak menyantumkan seberapa sejumlah isi gulanya. Jangan sampai kamu terlalu enjoy makan juga minum yang mana manis-manis hingga lupa takaran gula yang wajar untuk dikonsumsi tubuh setiap harinya. Lebih aman jikalau kamu mengonsumsi makanan kemudian minuman yang ada kemasannya, dikarenakan biasanya terdapat label nutrisi yang mana menyantumkan zat gula, protein, karbohidrat, lalu sebagainya.

    Contoh Makanan dengan Ukuran Glikemik Tinggi
    Gula reguler cenderung memilki Angka Glikemik yang mana tinggi. Contoh beberapa makanan dengan Ukuran Glikemik tinggi yaitu nasi putih, roti, kue, tepung-tepungan, serta masih sejumlah lagi. Dibandingkan mengonsumsi gula dengan berlebihan, lebih lanjut baik kamu mengonsumsi makanan-makanan yang digunakan tinggi protein, seperti ikan, sayur, ayam, serta buah-buahan. Dalam mengonsumsi buah pun agak tricky akibat mengandung fruktosa. Apabila komposisi fruktosa pada tubuh kamu berlebihan, akan menyebabkan permasalahan-permasalahan kondisi tubuh yang serius.

    Selain itu, bagi kamu yang dimaksud suka minum alkohol terlalu kerap juga harus hati-hati loh, Happy Health! Karena mengonsumsinya secara berlebihan akan menyebabkan tubuh kita menjadi lunglai hingga bisa jadi menyebabkan penyakit diabetes.

    Solusi Menghindari Gula Reguler
    Solusi untuk menghindari jerawat dan juga penyakit berbahaya seperti penyakit gula adalah dengan menghurangi konsumsi gula reguler. Kamu dapat mulai mengonsumsi gula dengan Angka Glikemik yang tersebut rendah, salah satunya Gula Ramah. Gula Ramah terbuat dari bahan-bahan alami yang tentunya lebih lanjut sehat untuk tubuh kamu. Gula Ramah mampu menghindari kita dari lonjakan gula darah serta menyokong kondisi tubuh lapisan kulit juga tubuh. Contoh Gula Ramah yaitu gula lontar, gula aren gula kelapa, juga kurma.

    Ayo mulai terapkan hidup sehat dengan menurunkan makanan manis, pasti akan secara langsung kerasa loh efeknya buat kamu! Karena hidup sehat, dalam mulai dari diri kita sendiri. Sugar less, Happy more, Smile All Day!

    Untuk pembahasan tambahan lanjut, kamu mampu tonton full video podcastnya di area Channel Youtube Yava Bali, ya!

  • Glowing Tanpa Jerawat: Rahasia Perawatan Kulit dari Dalam yang dimaksud Harus Kamu Tahu

    Glowing Tanpa Jerawat: Rahasia Perawatan Kulit dari Dalam yang dimaksud Harus Kamu Tahu

    Ledisia.com – Jerawat Nggak Sembuh-Sembuh?
    Halo, Happy Health! Adakah di tempat antara kalian yang mana mengalami permasalahan jerawat pada wajah yang tidak ada kunjung sembuh? Sudah bolak-balik serta mencoba ke berbagai klinik kecantikan tapi masih nggak mempan? Bisa jadi permasalahannya bukanlah pada komoditas skincare yang kamu pakai, tetapi pola makan yang selama ini kamu terapkan. Benar nggak sih mengonsumsi gula berlebih bisa jadi menyebabkan jerawat?

    Pada artikel kali ini, dengan Agatha Suci serta Jeffry, juga dokter cantik Dr. Sonia Wibisono, mari kita cari tahu bersama-sama dampak negatif konsumsi gula berlebihan terhadap kondisi tubuh kulit, juga kaitannya dengan kemampuan fisik tubuh secara menyeluruh. Simak penjelasannya berikut ini!

    Perawatan Kulit dari Dalam Juga Penting!
    Untuk mempunyai lapisan kulit wajah yang mana glowing, tentunya kita harus merawat epidermis dari luar serta dalam. Perawatan dermis dari luar memang benar penting, yaitu seperti treatment ke klinik kecantikan dan juga menggunakan skincare. Perawatan epidermis dari pada juga nggak kalah penting, loh! Percuma cuma apabila kita sudah ada rela bayar mahal untuk treatment juga skincare tetapi pola makan yang kita lakukan selama ini ternyata salah besar serta malah memicu munculnya jerawat pada wajah.

    Berbagai Macam Efek Konsumsi Gula Berlerbihan
    Setiap orang mempunyai reaksi tubuh yang berbeda-beda ketika mengonsumsi gula. Ada beberapa orang yang digunakan memang sebenarnya tidaklah tahan dengan gula. Jika gula dikonsumsi berlebihan, akan merangsang insulin meninggalkan untuk bekerja lebih tinggi banyak guna memecah isi gula tersebut. Saat itu juga, androgen akan terangsang kemudian meningkat berpartisipasi pula oleh sebab itu insulin meningkat. Androgen yang dimaksud yang mana sanggup menyebabkan dermis kita berminyak. Jika telah begitu, kotoran akan lebih banyak gampang terperangkap pada wajah yang dimaksud akhirnya menyebabkan jerawat.

    Ada pula orang-orang yang dimaksud jerawatan oleh sebab itu mengonsumsi kacang-kacangan atau coklat. Oleh oleh sebab itu itu, kita harus tahu betul isi apa yang mana memicu tubuh serta wajah kita alergi juga sensitif, jadi harus segera stop mengonsumsinya apabila dirasa memiliki dampak buruk untuk tubuh juga wajah kita. Selain itu, ada pula orang yang digunakan kalau mengonsumsi gula berlebihan akan menyebabkan inflamasi pada tubuhnya. Memang ada berbagai macam efek yang mana mampu terjadi apabila kita mengonsumsi gula secara berlebih. Itulah mengapa kita harus paham terhadap reaksi tubuh kita sendiri agar terhindar dari penyakit-penyakit berbahaya.

    Waspada Gula-Gula Tersembunyi Ini!
    Perlu kita ketahui bahwa mengonsumsi gula reguler dengan Ukuran Glikemik yang tersebut tinggi sanggup mempercepat penuaan dini. Maka dari itu, penting sekali untuk mencari alternatif gula reguler tersebut. Kita bisa jadi mulai beralih ke Gula Ramah. Gula Ramah adalah gula yang dimaksud terbuat dari bahan-bahan alami juga miliki Angka Glikemik yang digunakan rendah. Contoh Gula Ramah diantaranya gula lontar, gula aren, gula kelapa, dan juga kurma. Gula-gula yang disebutkan pastinya sudah ada terjamin aman dikonsumsi kemudian lebih besar sehat untuk tubuh.

    Kita perlu hati-hati terhadap gula-gula tersembunyi yang mana terkandung di area di minuman kemudian makanan yang kita konsumsi. Apa sih gula-gula tersembunyi itu? Contohnya seperti minuman yang tersebut kita beli di area coffee shop, hampir semuanya tak mencantumkan seberapa banyak zat gula dalam setiap gelasnya. Selain itu makanan seperti kue lalu es krim dengan manis yang mana berlebih juga kebanyakan tidaklah mencantumkan seberapa besar zat gulanya. Kalau kebablasan, sanggup memicu penyakit berbahaya seperti diabetes mellitus melitus, loh!

    Tips Mengurangi Konsumsi Gula Berlebih untuk Melindungi Kesehatan

    Simak beberapa tips berikut dari Dr. Sonia Wibisono:
    * Batasi konsumsi makanan atau minuman manis, termasuk yang mana mengandung gula tersembunyi.
    * Perbanyak makan makanan kaya serat, seperti buah, sayur, kemudian granola.
    * Rutin membaca label makanan untuk mengenali komposisi gula.
    * Pilih gula yang digunakan lebih lanjut ramah terhadap kesehatan, seperti Gula Lontar.

    Bagaimana, Happy Health? Jadi makin paham kan dampak dari mengonsumsi gula secara berlebihan? Mari mulai jaga kondisi tubuh tubuh dari mulai mengempiskan konsumsi makanan juga minuman manis agar kita selalu #SmileAllDay!

    Untuk informasi mirip mengenai artikel ini, kalian dapat dengan segera tonton video yang tersebut ada di dalam Channel Youtube Yava Bali, ya!

  • Jerawat hingga Penyakit Mematikan: Konsekuensi Konsumsi Gula Berlebih dan juga Cara Mengatasinya

    Jerawat hingga Penyakit Mematikan: Konsekuensi Konsumsi Gula Berlebih dan juga Cara Mengatasinya

    Ledisia.com – Gula Musuh Terbesar Tubuh
    Tahukah kamu jikalau gula adalah salah satu musuh terbesar tubuh? Mengonsumsi gula secara berlebihan bisa jadi memicu timbulnya jerawat serta penyakit-penyakit yang dimaksud berbahaya untuk tubuh baik secara segera maupun jangka panjang, loh! Pada pembahasan artikel kali ini, sama-sama Jeffry lalu Agatha Suci, juga dokter cantik Dr. Sonia Wibisono, mari bahas serta cari tahu bersama-sama terkait dampak negatif konsumsi gula secara berlebihan dan juga solusinya.

    Dr. Sonia Wibisono: Androgen Memicu Timbulnya Jerawat
    Menurut Dr. Sonia Wibisono, konsumsi gula berlebih akan merangsang peningkatan insulin pada tubuh, yang tersebut kemudian memicu aktivitas androgen. Androgen ini menyebabkan epidermis menjadi tambahan berminyak, sehingga kotoran lebih lanjut mudah terperangkap dalam pori-pori kemudian memicu timbulnya jerawat. Selain itu, gula dengan Ukuran Glikemik tinggi juga dapat mempercepat penuaan dermis sebab mengganggu regenerasi sel serta elastisitas kulit.

    Dr. Sonia juga menjelaskan sejumlah makanan kemudian minuman mengandung gula tersembunyi, seperti minuman kopi yang digunakan mengandung gula, makanan yang dimaksud mengandung tepung, hingga makanan kaleng. Misalnya, kue nastar yang tersebut tampak kecil ternyata mengandung kalori tinggi setara dengan seporsi nasi padang. Karena itu, penting untuk membaca label nutrisi pada kemasan serta memilih alternatif yang digunakan tambahan sehat.

    Penyakit Sangat Berbahaya akibat Konsumsi Gula
    Selain jerawat, penyakit-penyakit berbahaya berikut ini juga bisa jadi timbul jikalau kamu mengonsumsi gula secara berlebihan :
    * Diabetes melitus: Kelebihan gula menyebabkan kerja pankreas lebih tinggi berat pada memproduksi insulin.
    * Penyakit jantung: Gula dapat meningkatkan kadar trigliserida di darah, yang tersebut berkontribusi pada penyakit kardiovaskular.
    * Kolesterol tinggi: Gula tersembunyi di makanan olahan kerap kali menjadi pemicu peningkatan kadar lipid di tubuh.
    * Kanker: Sel tumor ganas menggunakan gula sebagai sumber energi. Untuk kamu yang dimaksud miliki kecenderungan genetik, konsumsi gula berlebih dapat memicu perkembangan sel tumor ganas lebih lanjut cepat.

    Mari Beralih ke Gula Low-GI
    Tenang saja, kamu bukan perlu khawatir kemudian was-was lagi ketika mengonsumsi gula reguler. Sekarang kamu bisa jadi mulai beralih mengonsumsi Gula Ramah yang tersebut ber-Indeks Glikemik rendah atau Low-GI. Gula Ramah ini terbuat dari bahan-bahan alami jadi sangat aman untuk dikonsumsi. Contoh Gula Ramah ialah gula lontar, gula aren, gula kelapa lalu kurma. Gula Ramah dapat menjadi pilihan tambahan sehat, mampu menghindari kita dari lonjakan gula darah kemudian menyokong kebugaran lapisan kulit dan juga tubuh. Gula Ramah seperti gula lontar ini termasuk Gula yang tersebut menimbulkan gula darah lebih tinggi stabil, sehingga membantu menghindari penambahan berat badan lalu menghindari penyakit seperti hiperglikemia lalu jantung. Dan yang tersebut pasti Gula Ramah ini rasanya juga lebih banyak enak!

    Tips Mengurangi Konsumsi Gula
    Berikut beberapa tips dari Dr. Sonia Wibisono untuk menguragi konsumsi gula reguler :
    1. Pilih pemanis plami: Gunakan gula lontar atau pemanis alami lainnya yang mana memiliki indeks glikemik rendah.
    2. Batasi konsumsi minuman manis: Kurangi minuman seperti kopi dengan krim lalu gula tambahan, atau soda.
    3. Periksa label nutrisi: Perhatikan dengan saksama zat nutrisi pada makanan kemasan. Banyak barang olahan mengandung gula tersembunyi, seperti saus, makanan kalengan, atau camilan manis.
    4. Konsumsi protein kemudian serat tinggi: Makanan tinggi protein lalu serat dapat memberikan energi tanpa memengaruhi kadar gula darah secara signifikan.

    Kesimpulan
    Ayo mulai praktekkan tips-tips di tempat melawan untuk pola hidup yang tersebut lebih besar sehat. Jika kamu menerapkan polahidup sehat dengan mengempiskan makanan manis, pasti akan dengan segera kerasa loh efeknya, baik sekarang maupun pada jangka panjang. Mulai batasi konsumsi makanan manis lalu perbanyak makan makanan rendah gula atau yang pakai gula lontar, seperti Snack Yava Bali!

    Untuk tips dan juga pemabahasan informatif lainnya terkait faedah gula Low-GI, kamu bisa jadi secara langsung tonton video-video yang mana ada di dalam Channel Youtube Yava Bali, ya!

  • Bahaya Konsumsi Gula High-GI: Bisa Membuat Kadar Gula seperti Roller Coaster!

    Bahaya Konsumsi Gula High-GI: Bisa Membuat Kadar Gula seperti Roller Coaster!

    Ledisia.com – Penyebab Habis Olahraga Malah Jadi Loyo
    Apakah kamu pernah merasakan setelahnya berolahraga malah jadi loyo? Kemungkinan besar oleh sebab itu sebelum berolahraga, kamu mengonsumsi makanan manis, nih, Happy Health. Maka dari itu, penting untuk menjaga pola makan kita agar kegunaan dari olahraga yang digunakan selama ini sudah pernah dilaksanakan bukan sia-sia. Pada pembahasan kali ini, Nana Mirdad sama-sama Audy Aprilliya Sang Ahli Gizi akan mendiskusikan bersama-sama cara sukses pada berolahraga. Simak penjelasannya berikut ini!

    Apa yang mana Terjalin jikalau Kamu Konsumsi Gula Reguler atau Gula Ramah?
    Memang nggak gampang untuk menemukan pilihan yang mana tepat agar tubuh kita tetap saja bertenaga dan juga pulih dengan baik setelahnya berolahraga, tapi bisa saja jadi lantaran kamu belum sadar serta nggak menjaga Angka Glikemik pada ketika kamu konsumsi makanan sebelum dan juga pasca berolahraga. Yang perlu diketahui adalah tidak hanya sekali kalori yang mana harus kamu perhatikan, tetapi kamu juga perlu mengonsumsi gula yang mana Low GI.

    Apa Itu Gula Low-GI serta Apa Perbedaannya dengan Gula High-GI?
    Gula Low GI adalah gula yang mempunyai Angka Glikemik rendah. Sedangkan, gula High-GI adalah gula yang dimaksud miliki Skala Glikemik tinggi, yang tersebut tentunya sangat bahaya untuk kondisi tubuh tubuh. Lalu apa perbedaan antara kedua gula tersebut? Gula Low-GI sanggup menimbulkan kadar gula darah pada tubuh kamu tetap saja stabil, gula ini biasa disebut dengan Gula Ramah. Sedangkan, gula High-GI bisa jadi memproduksi kadar gula darah pada tubuh kamu naik turun seperti roller coaster, loh!

    Gula reguler justru termasuk gula yang digunakan High-GI, loh, Happy Health. Maka dari itu, sangat penting bagi kamu untuk menurunkan konsumsi gula reguler lantaran sanggup menyebabkan energi pada tubuh cepat habis. Kamu perlu mengganti gula reguler yang digunakan kamu konsumsi sehari-hari dengan Gula Ramah. Karena bisa saja menjaga kestabilan energi kita selama berolahraga serta juga menyokong kondisi tubuh tubuh kita secara keseluruhan.

    Manfaat Gula Low-GI Sebelum dan juga Setelah Berolahraga
    Banyak sekali khasiat yang dimaksud kita dapatkan apabila mengonsumsi gula yang Low-GI, diantaranya sanggup memberikan energi ketika kamu pre-work out, akibat Gula Ramah atau gula Low-GI itu bisa jadi melegakan energi secara bertahap. Jadi, kamu nggak akan mengalami yang dimaksud namanya sugar spike atau kenaikan gula darah secara drastis. Yang kedua, dapat meningkatkan daya tahan energi selama berolahraga. Selain itu, dapat mempercepat pemulihan otot pasca latihan dan juga pembakaran lemak.

    Perhatikan Kandungan Makanan Terutama Gula
    Buat kamu yang mana rutin fitness, gula itu memang sebenarnya penting untuk tubuh. Jangan sembarangan pada mengonsumsi makanan ya, Happy Health. Kamu harus perhatikan komposisi setiap makanan yang digunakan masuk ke di tubuh. Kuncinya ada pada makanan yang digunakan kamu konsumsi, dengan menjaga kadar gula darah tetap saja stabil demi kondisi tubuh jangka panjang.

    Dan yang perlu kamu garis bawahi lagi, kamu harus beralih dari gula reguler ke Gula Ramah atau Low-GI. Jadi kamu sanggup latihan berolahraga dengan stabil dan juga lebih tinggi lama tanpa gampang capek. Selain itu, makanan dengan Low-GI sanggup bantu otot kamu pulih dengan cepat, loh. Sehingga kamu mampu tambahan rutin work out.

    Untuk info menarik lainnya, kamu bisa jadi dengan segera tonton full video podcastnya di tempat Channel Youtube Yava Bali.

  • Cara Cegah Sugar Craving dengan Mulai Mengonsumsi Gula Ramahi

    Cara Cegah Sugar Craving dengan Mulai Mengonsumsi Gula Ramahi

    Ledisia.com – Halo, Happy Health! Adakah di area antara kalian yang digunakan sangat suka makan makanan manis? Padahal menerapkan pola makan sehat lalu memperhatikan makanan yang dimaksud masuk pada tubuh kita sangat penting, loh! Salah satunya adalah dengan menerapkan mindful eating, apa itu mindful eating?

    Pada episode podcast kali ini, dengan Agatha Suci dan juga Jeffry, Sang Ahli Gizi Audy Aprilliya, dan juga tentunya Brand Ambassador Yava Bali yaitu Nana Mirdad, akan sharing mengenai cara menerapkan mindful eating serta menjaga dari sugar craving pada tubuh.

    Apa Itu Mindful Eating?
    Mindful eating adalah praktik makan penuh kesadaran terhadap jenis makanan yang tersebut kita konsumsi. Dengan menerapkan mindful eating, kita akan sadar pada waktu konsumsi gula harian apakah gula yang dimaksud telah cukup atau justru berlebih, atau gula yang digunakan dikonsumsi ini termasuk Gula Ramah untuk tubuh atau tidak. Bukan hanya saja dengan syarat makan untuk isi perut, tapi kamu juga merasakan makanan di area setiap gigitannya kemudian menikmati setiap rasa.

    Pada intinya, mindful eating adalah momen untuk menghargai makanan dan juga tubuh kita sendiri.

    Rahasia Nana Mirdad Mulai Menerapkan Mindful Eating
    Sebagai Brand Ambassador Yava Bali, tentunya Nana Mirdad sendiri sangat menerapkan pola hidup sehat, salah satunya mindful eating. Nana mengaku, mulai menerapkan mindful eating pasca menikah dengan suaminya, Andrew White. Nana mengungkapkan dulu Ia bukan menerapkan mindful eating serta malah kebalikannya alias agak bar-bar ketika memilih makanan.

    Setelah menikah, dikarenakan sang suami juga telah menerapkan pola sehat terlebih dahulu, Nana Mirdad pun bergabung menerapkan lalu Ia merasa tubuhnya menjadi lebih lanjut ringan untuk kegiatan sehari-hari. Ia juga merasa hal yang disebutkan juga berpengaruh pada kemampuan fisik mental.

    Pentingnya Menerapkan Mindful Eating
    Menurut Audy Sang Ahli Gizi, mindful eating adalah kesadaran penuh terhadap suatu makanan dimulai dari ketika kita memilih makanan itu makanannya bagus atau tidak ada untuk tubuh kita, ada benefitnya atau tidak, kemudian hingga menentukan berapa banyak porsi makanan kita, sampai kita mencerna makanan tersebut.

    Jika kita menerapkan mindful eating, tubuh kita pun akan merespon dengan bagus juga menjalankan fungsinya dengan optimal sehingga kita dapat mengontrol nafsu makan, berat badan, juga akan menghasilkan happy secara hormonal, dapat menjaga dari penyakit diabetes, bahkan penyakit jantung.

    Cara Mengatasi Sugar Craving
    Tahukah kamu? Kalau kita mengonsumsi gula secara berlebihan ternyata dapat memproduksi kita adiksi atau ketergantungan. Karena pada dasarnya, semua yang masuk ke di tubuh itu bisa jadi jadi adiksi. Terkadang kita tanpa sadar mengonsumsi makanan manis secara berlebihan. Terlebih pada zaman sekarang, makanan manis sangat mudah ditemukan dimana-mana.

    Menurut Nana, kita perlu cari tahu sebetulnya makanan apa yang bagus untuk tubuh kita. Nana mengaku dulu Ia pun pernah pada fase makan makanan yang sembarangan. Ia merasa seperti setiap saat membutuhkan gula, jikalau tidaklah terpenuhi badannya akan merasa drop. Saat kita mengonsumsi makanan manis, tubuh kita akan menciptakan atau memproduksi hormon dopamin lalu serotonin, yang dimana efeknya itu neurological reward juga kita akan merasa happy sehingga menghasilkan tubuh kita ketagihan.

    Gula Lontar dapat menjadi pilihan yang dimaksud tepat untuk mengatasi sugar craving. Gula Lontar sendiri termasuk Gula Ramah atau makanan yang mana ber-Indeks Glikemik rendah jadi tentunya sangat aman untuk tubuh kita. Gula Lontar terbuat dari dari material alami sari buah pohon lontar.

    Yuk, mulai terapkan mindful eating untuk pembangunan ekonomi kemampuan fisik jangka panjang kita. Untuk yang mana masih penasaran tentang pembahasan mengatasi sugar craving kemudian menerapkan mindful eating secara langsung tonton video podcast-nya dalam Channel Youtube Yava Bali, ya!

  • Langkah Optimal Nana Mirdad untuk Cegah Ketergantungan Gula

    Langkah Optimal Nana Mirdad untuk Cegah Ketergantungan Gula

    Ledisia.com – Mengendalikan Harapan Konsumsi Gula di Tubuh
    Halo, Happy Health! Apakah kamu termasuk penyuka makanan manis? Padahal menjaga pola makan sehat dengan memperhatikan setiap makanan yang tersebut masuk ke tubuh sangat penting, loh! Salah satu metode adalah dengan menerapkan mindful eating. Lalu, apa sebenarnya mindful eating itu?

    Dalam episode terbaru podcast ini, Agatha Suci dan juga Jeffry berbincang dengan Ahli Gizi Audy Aprilia juga Brand Ambassador Yava Bali, Nana Mirdad, mengenai bagaimana menerapkan mindful eating lalu mengatasi keinginan konsumsi gula yang tersebut berlebihan.

    Apa Itu Mindful Eating?
    Mindful eating adalah praktik makan dengan kesadaran penuh terhadap apa yang dimaksud kita konsumsi. Dengan cara ini, kita dapat lebih besar peka terhadap asupan gula harian kita, apakah sudah ada mencukupi atau justru berlebihan, juga apakah gula yang digunakan dikonsumsi termasuk “Gula Ramah” bagi tubuh atau tidak. Selain sekadar makan untuk kenyang, kamu juga diajak merasakan kemudian menikmati setiap rasa di setiap gigitan.

    Secara sederhana, mindful eating adalah momen menghargai makanan juga tubuh kita.

    Rahasia Nana Mirdad di Mempraktikkan Mindful Eating
    Sebagai Brand Ambassador Yava Bali, Nana Mirdad mengutamakan gaya hidup sehat, termasuk mindful eating. Nana mengakui bahwa ia mulai menjalani mindful eating setelahnya menikah dengan Andrew White. Dulu, Nana cenderung kurang memperhatikan pilihan makanannya, tapi pasca suaminya yang dimaksud lebih besar dulu menerapkan pola hidup sehat, Nana pun mengambil bagian melakukannya. Hasilnya, ia merasa tubuhnya tambahan bertenaga lalu dampak positifnya juga dirasakan pada kebugaran mental.

    Mengapa Mindful Eating Itu Penting?
    Menurut Audy, mindful eating adalah kesadaran penuh ketika memilih makanan, dari melakukan konfirmasi bahwa makanan yang mana dipilih bermanfaat bagi tubuh hingga mengatur porsinya. Dengan mindful eating, tubuh merespons lebih tinggi baik, membantu mengontrol nafsu makan juga berat badan, dan juga menjaga dari penyakit seperti diabetes mellitus lalu penyakit jantung.

    Cara Mengatasi Hasrat Konsumsi Gula Berlebihan
    Tahukah kamu bahwa konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan ketergantungan? Tubuh kita bisa saja dengan cepat menjadi adiktif terhadap gula, teristimewa pada zaman sekarang ketika makanan manis mudah ditemukan.

    Nana menyarankan untuk mengenali makanan yang tersebut bermanfaat bagi tubuh. Ia berbagi pengalaman bahwa dulu banyak kali sembarangan memilih makanan, yang digunakan memproduksi tubuhnya seperti ketergantungan pada gula. Saat kita mengonsumsi makanan manis, tubuh memunculkan hormon dopamin juga serotonin yang tersebut memicu rasa senang, sehingga kita ingin terus mengonsumsinya.

    Gula Lontar dapat menjadi alternatif untuk mengatasi keinginan konsumsi gula. Dengan Angka Glikemik yang tersebut rendah, Gula Lontar adalah pilihan “Gula Ramah” yang mana aman bagi tubuh. Gula ini berasal dari sari alami buah lontar.

    Ayo mulai terapkan mindful eating sebagai pembangunan ekonomi kondisi tubuh jangka panjang. Untuk tambahan lengkapnya, tonton podcast-nya di area Channel YouTube Yava Bali!

  • Dr Tirta Berbagi Tips Penanganan Luka Bakar Jangan Gunakan Es Batu dan Odol

    Dr Tirta Berbagi Tips Penanganan Luka Bakar Jangan Gunakan Es Batu dan Odol

    Ledisia.com – Dr. Tirta, seorang dokter yang dikenal luas di media sosial karena aktif membagikan edukasi seputar kesehatan melalui konten-konten kreatif. Dengan gaya penyampaian yang santai namun informatif, Dr. Tirta berhasil mengemas isu-isu kesehatan yang sering disalahartikan oleh masyarakat menjadi sesuatu yang menarik dan bermanfaat.

    Salah satu konten edukatif yang baru saja dibahas oleh Dr. Tirta adalah tentang penanganan luka bakar. Ia menegaskan bahwa luka bakar tidak boleh diolesi dengan kecap, odol, atau es batu. Sebaliknya, luka bakar sebaiknya segera dibilas dengan air mengalir. Penggunaan es batu malah dapat memperparah kerusakan kulit, terutama jika luka bakar disebabkan oleh bahan kimia.

    Selain itu, Dr. Tirta juga membahas mitos terkait kentut yang sering dianggap dapat menyebabkan bau napas jika ditahan. Namun, menahan kentut tidak berhubungan dengan bau napas namun dapat menimbulkan masalah serius pada usus seperti ileus obstruktif yang dapat menyebabkan pembengkakan dan pecahnya usus.

    Konten menarik lainnya adalah pembahasan tentang jerawat. Banyak yang percaya bahwa memencet jerawat adalah solusi terbaik namun Dr. Tirta mengingatkan bahwa tindakan tersebut justru dapat memperparah infeksi.

    Dr. Tirta juga menepis mitos yang mengatakan bahwa masturbasi dapat mencegah serangan jantung, menekankan bahwa tidak ada hubungan langsung antara kedua hal tersebut.

    Dengan pengetahuan yang mendalam di bidang kesehatan dan penyampaian yang mudah dipahami, akun Dr. Tirta di media sosial menjadi sumber informasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Jangan lupa untuk mengikuti akun YouTube @tirtapengpengpeng agar tidak ketinggalan informasi kesehatan terkini!