Tag: turunkan gula darah

  • Waktu Terbaik Olahraga untuk Kendalikan Gula Darah, Penderita Diabetes Wajib Tahu!

    Waktu Terbaik Olahraga untuk Kendalikan Gula Darah, Penderita Diabetes Wajib Tahu!

    Ledisia.com – JAKARTA – Penelitian terbaru menunjukkan bahwa memilih waktu yang digunakan tepat untuk berolahraga dapat meningkatkan efektivitas pada mengendalikan kadar gula darah . Bagi penderita diabetes mellitus atau pradiabetes, langkah ini menjadi kunci penting untuk menjaga kemampuan fisik secara keseluruhan.

    Menurut data dari Organisasi Kesejahteraan Bumi (WHO), lebih tinggi dari 800 jt orang di tempat dunia menderita hiperglikemia . Selain diet juga obat-obatan, olahraga teratur memainkan peran besar di mengontrol kadar gula darah.

    Dilansir dari Times of India, Hari Minggu (19/1/2025), namun, waktu olahraga yang tersebut tepat dapat memberikan kegunaan yang tersebut lebih besar signifikan, seperti yang digunakan diungkapkan oleh penelitian terbaru pada 2023.

    Mengapa Waktu Olahraga Penting?

    Olahraga meningkatkan efisiensi tubuh pada menggunakan insulin, yang tersebut membantu menurunkan kadar gula darah. Penelitian menunjukkan bahwa ritme alami tubuh, atau siklus sirkadian, memengaruhi bagaimana tubuh merespons aktivitas fisik.

    Dengan memilih waktu olahraga yang digunakan optimal, Anda mampu mendapatkan kendali lebih tinggi baik terhadap kadar gula darah sepanjang hari.

    Kapan Waktu Terbaik Olahraga?

    1. Setelah Makan

    Waktu terbaik untuk olahraga adalah pasca makan, teristimewa sarapan atau makan siang. Saat kadar gula darah meningkat setelahnya makan, aktivitas fisik membantu otot mengakomodasi tambahan sejumlah glukosa dari aliran darah. Penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki selama 15-30 menit pasca makan dapat secara signifikan menurunkan lonjakan gula darah.

    2. Waktu Pagi sebelum Sarapan

    Bagi Anda yang tersebut tambahan suka berolahraga dalam pagi hari, olahraga sebelum sarapan atau olahraga puasa dapat meningkatkan sensitivitas insulin dari waktu ke waktu. Namun, konsultasikan dengan dokter apabila Anda sedang menjalani penyembuhan penyakit gula untuk menjaga dari risiko hipoglikemia (gula darah rendah).

  • 5 Pergerakan Yoga untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Mudah Dilakukan

    5 Pergerakan Yoga untuk Menurunkan Kadar Gula Darah Mudah Dilakukan

    Ledisia.com – JAKARTA – Sejumlah aksi yoga mampu membantu menurunkan kadar gula darah secara alami. Olahraga ini dapat menjadi pilihan yang digunakan baik untuk penderita penyakit gula atau mereka itu yang mana berisiko.

    Sejumlah penelitian menunjukkan beberapa pergerakan yoga dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sirkulasi, kemudian menurunkan stres. Semua komponen ini bermanfaat untuk menjalankan kadar gula darah .

    Berikut adalah pergerakan yoga simpel yang tersebut dapat ditambahkan ke rutinitas harian untuk menjaga kadar gula darah masih terkendali dilansir dari Times of India, Selasa (17/9/2024).

    5 Pergerakan Yoga untuk Menurunkan Kadar Gula Darah

    1. Surya Namaskar

    12 pergerakan yoga yang dimaksud dikenal sebagai surya namaskara membantu meningkatkan sirkulasi, merangsang pankreas, dan juga meningkatkan sensitivitas insulin. Perubahan ini berkontribusi pada pengaturan gula darah.

    Gerakan dinamis ini miliki tiga khasiat utama untuk mengatur diabetes mellitus dengan meningkatkan pencernaan, menurunkan stres, juga melibatkan seluruh tubuh. Dengan kedua tangan saling bertautan pada depan dada, mulailah di tempat berdiri.

    Tarik napas ketika mengangkat lengan di area melawan kepala kemudian lepaskan pada waktu membungkuk untuk menyentuh lantai. Tarik napas dalam-dalam pada waktu Anda maju perlahan melalui setiap gerakan, lalu ulangi selama enam hingga 10 siklus.

    2. Vrikshasana

    Vrikshasana merupakan cara yang digunakan bagus untuk menurunkan ketegangan serta meningkatkan fokus dan juga keseimbangan, yang digunakan keduanya dapat membantu mengatur kadar gula darah. Inisiatif ini meningkatkan sirkulasi serta menguatkan otot inti.

    Berdiri tegak lalu seimbangkan tubuh dengan satu kaki. Telapak kaki kedua harus berada di dalam paha bagian dalam, jangan letakkan dalam lutut. Angkat telapak tangan dalam berhadapan dengan kepala atau rapatkan di area dada. Tarik napas beberapa kali untuk menahannya, lalu balikkan tubuh.