Tag: sinar matahari

  • 7 Cara Alami Mengatasi Kulit yang Terbakar Sinar Matahari

    7 Cara Alami Mengatasi Kulit yang Terbakar Sinar Matahari

    Ledisia.com – Masalah kulit terbakar sudah jadi hal biasa bagi kamu yang tinggal di Indonesia. Terletak pada iklim tropis menyebabkan Indonesia memperoleh pancaran sinar matahari maksimal. Itulah sebabnya, kenapa kita perlu lebih ekstra merawat kulit yang seringkali terpapar sinar matahari.

    Banyaknya kegiatan mengharuskan kamu untuk beraktivitas di luar ruangan. Bahkan pada saat liburan ke pantai atau mendaki gunung, risiko terbakarnya kulit oleh matahari sangatlah besar.

    Meskipun telah melakukan berbagai persiapan seperti menggunakan tabir surya, seringkali kita masih saja “kecolongan”. Tanpa disadari kulit sudah memerah dan pedih, yang pada akhirnya berubah menjadi gosong karena paparan sinar matahari tersebut.

     

    Jangan Diamkan Kulitmu yang Terluka Akibat Terbakar Sinar Matahari. Lakukan 7 Pertolongan Ini Pada Kulitmu Secepatnya!

    Kulit yang terbakar oleh sinar matahari memang sangat menyiksa. Rasanya seperti memar dan pedih. Namun bila tidak terlalu parah, kamu bisa melakukan pengobatan sendiri kok, Ledis! Yuk, simak caranya di bawah ini!

     

    1. Minumlah air putih, karena kulit yang terbakar sedang mengalami dehidrasi cukup serius.

    Minum banyak air putih
    Minum banyak air putih via youqueen.com

    Pertolongan pertama yang harus kamu lakukan adalah minum air putih yang banyak. Aktivitas di luar ruangan membuat tubuh mengalami dehidrasi. Air putih akan mengembalikan kelembaban kulit yang terbakar sinar matahari.

     

    2. Pakailah handuk basah untuk mengompres kulit yang sedang meradang akibat terbakar matahari.

    Kompres dengan handuk dingin
    Kompres dengan handuk dingin via fashion-360.net

    Kulit yang terbakar matahari pasti terasa panas dan pedih. Untuk mengatasinya, gunakan air dingin. Tapi jangan langsung disiram, karena dapat membuat luka kulit semakin parah.

    Gunakan handuk basah sebagai perantara untuk mengompresnya. Lakukan perlahan-lahan, ulangi beberapa kali selama 10-15 menit dalam sehari. Perawatan ini bertujuan untuk menormalkan kembali temperatur kulit kamu.

     

    3. Kulit yang terbakar kehilangan banyak kelembaban, oleh sebab itu secara teratur oleskan pelembab .

    Gunakan pelembab/ body lotion
    Gunakan pelembab/ body lotion via www.redbookmag.com

    Kulit yang terbakar sinar matahari mengalami kerusakan yang parah sehingga menyebabkan dehidrasi dan kehilangan elastisitas. Mengoleskan pelembab pada kulit sangat membantu mengembalikan kelembaban serta mempercepat proses regenerasi kulit.

    Perhatikan produk pelembab yang kamu pakai. Apakah aman atau tidak digunakan untuk merawat kulit yang rusak akibat sunburn. Perhatikan komposisinya, jangan gunakan pelembab yang mengandung petroleum dan benzocaine, karena bahan tersebut justru membuat panas pada kulit terperangkap.

     

    4. Gunakan lidah buaya untuk mengobati rasa pedih pada kulit yang terbakar.

    Obati dengan lidah buaya
    Obati dengan lidah buaya via www.livestrong.com

    Salah satu khasiat lidah buaya bagi kulit adalah untuk obat mengatasi rasa pedih akibat terbakar sinar matahari. Kompreslah luka pada kulit dengan menggunakan gel atau isi dari lidah buaya. Lidah buaya mengandung licodaine yang mampu meredakan rasa pedih yang timbul pada kulit akibat terbakar sinar matahari.

     

    5. Gunakan madu yang dicampur dengan perasan jeruk lemon untuk memulihkan kembali kulit.

    Madu dan lemon untuk memulihkan luka bakar
    Madu dan lemon untuk memulihkan luka bakar www.findhomeremedy.com

    Setelah kulitmu sudah mulai membaik dan berangsur-angsur normal, lakukan perawatan lebih lanjut agar kulit kembali pulih dengan normal seperti sebelumnya. Bila dibiarkan begitu saja, bekas sunburn akan sulit hilang dan mengganggu penampilan.

    Lakukan perawatan ramuan madu yang dicampur dengan perasan jeruk lemon. Oleskan ramuan tersebut pada kulit 2 kali dalam sehari selama beberapa hari. Perawatan ini bertujuan agar kulit bisa kembali normal.

     

    6. Oleskan campuran minyak zaitun dan perasan lemon pada kulit yang terbakar matahari agar kulit kembali lembab dan halus.

    Minyak zaitun dan lemon menghaluskan bekas luka
    Minyak zaitun dan lemon menghaluskan bekas luka via pravdanews.info

    Kulitmu masih butuh pertolongan untuk mengembalikan kelembabannya. Gunakan minyak zaitun dan air perasan jeruk lemon untuk mengembalikan kelembaban pada kulit. Selain itu, minyak zaitun dicampur lemon juga berfungsi untuk menghaluskan kembali luka bekas terbakar.

    Oleskan campuran minyak zaitun dan lemon pada kulit minimal dua kali sehari agar kulit bisa kembali normal dengan maksimal. Setelah pulih kembali, kamu masih bisa meneruskan ritual ini sebagai perawatan kulit.

     

    7. Untuk mengembalikan warna kulit yang sempat gosong, balurlah kulit Kamu dengan menggunakan jus pepaya.

    Jus pepaya mengembalikan warna kulit
    Jus pepaya mengembalikan warna kulit via www.diyhealthremedy.com

    Meskipun sudah pulih dan normal, warna kulit yang sempat terbakar masih terlihat gosong dari yang lainnya. Untuk mengembalikan warna kulit seperti semula, kamu bisa menggunakan jus pepaya. Balurkan jus pepaya ke kulitmu yang warnanya masih gelap akibat terbakar matahari.

     

    Cukup mudahkan, ledis? perlu untuk selalu diingat apabila hendak beraktivitas outdoor selalu lindungi tubuh kamu dari sengatan matahari. Namun apabila sunburn tak bisa dihindari, lakukan saja cara-cara di atas untuk menyembuhkan kulitmu yang terbakar oleh sinar matahari. Semoga bermanfaat!

  • Konsumsi 7 Makanan Ini Agar Kulit Tetap Sehat Secara Alami!

    Konsumsi 7 Makanan Ini Agar Kulit Tetap Sehat Secara Alami!

    Ledisia.com – Ledis, tahukah kamu jika paparan sinar matahari ternyata berbahaya bagi kesehatan kulit kita? Memang sih, sinar matahari kaya akan vitamin D yang baik bagi kesehatan kulit, namun itu hanya terkandung dalam sinar matahari di pagi hari, yaitu sekitar pukul 07:00 – 09:00. Sedangkan selebihnya, paparan sinar matahari justru bisa merusak jaringan kulit kita dan berbahaya bagi kesehatan kulit.

    Hal ini disebabkan sinar matahari pada pukul 10:00 – 14:00 mengandung sinar ultraviolet (UV) yang bisa menyebabkan berbagai macam kerusakan pada kulit kita. Radiasi sinar UV ini tak hanya bisa menembus lapisan dermis dan merusak sel-sel kulit, tapi juga bisa memicu tumbuhnya sel kanker.

    Saat ini memang sudah banyak tersedia lotion tabir surya (sunblock) yang bisa melindungi kulitmu dari radiasi sinar UV, tapi itu saja belum cukup ledis! Perlindungan kulit dari sinar UV tak hanya dari luar saja, tapi kamu juga perlu melakukan perlindungan dari dalam juga.

    Jangan Biarkan Kulitmu Rusak Akibat Radiasi Sinar UV. Konsumsilah 7 Makanan Ini Agar Kulit Tetap Sehat Secara Alami!

    Bagaimana caranya? Cukup dengan mengkonsumsi makanan-makanan sehat berikut ini!

    1. Ikan Salmon memiliki kandungan Omega 3 yang cukup untuk melawan radikal bebas dari sinar matahari.

    Ikan salmon mengandung lemak omega 3
    Salmon mengandung lemak omega 3 via www.webmd.com

    Ikan Salmon adalah salah satu ikan yang mengandung banyak antioksidan yang berfungsi untuk menangkal radiasi sinar ultraviolet yang jahat. Kandungan omega 3 nya terbilang cukup tinggi dan tentu saja sangat baik untuk  dikonsumsi.

    Lemak yang terkandung dalam daging ikan salmon termasuk jenis lemak yang baik untuk kesehatan tubuh dan juga kulit manusia. Rutinlah mengkonsumsi ikan salmon, setidakya 2x dalam seminggu. Kulitmu yang terbiasa terpapar oleh sinar matahari akan terjaga dan terlindungi dari dalam.

    Efeknya, kulitmu jadi semakin halus meski terkena sinar matahari langsung. Kulitmu pun akan terlihat awet muda dan terhindar dari risiko penuaan dini seperti keriput dan timbulnya flek-flek hitam.

    2. Wortel, sayuran yang kaya nutrisi dan juga betakaroten yang bagus untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV.

    Wortel mengandung beta-karoten
    Wortel mengandung beta-karoten via www.babygaga.com

    Mungkin selama ini kamu hanya menyangka jika wortel itu bagus untuk penglihatan mata. Benar sekali! Tapi siapa sangka kalau ternyata wortel adalah salah satu sayuran yang mengandung beta-karoten yang tinggi.

    Beta-karoten sendiri adalah nutrisi yang ampuh melindungi kulit dari paparan sinar dan radikal bebas dari sinar UV. Selain mengandung vitamin A dan beta-karoten, Wortel juga mengandung vitamin C dan berbagai mutrisi yang baik bagi kesehatan kulit.

    Konsumsilah wortel yang memiliki warna oranye yang tua, karena biasanya wortel yang berwarna oranye lebih tua mengandung beta-karoten lebih banyak 3 dari yang lainnya.

    3. Minyak zaitun (Olive oil) , kaya akan vitamin E dan berguna untuk mengurangi dampak radiasi sinra UV-B.

    Minyak zaitun mengurangi radiasi sinar UV
    Minyak zaitun mengurangi radiasi sinar UV via www.huffingtonpost.com

    Konsumsilah olive oil yang tidak dipanaskan secara rutin, ini akan sangat membantu melindungi kulitmu secara alami dari dalam tubuh. Kandungan akan vitamin E yang banyak berguna untuk melawan stres oksidatif dan melindungi kulitmu dari radiasi sinar UV-B.

    Tambahkan minyak zaitun sebanyak satu sendok makan di atas salad favoritmu, atau juga kamu bisa menaburkannya pada sayuran matang yang sudah kamu masak.

    4. Dark Chocolate, mengandung antioksidan tinggi yang ampuh untuk menangkal radikal bebas.

    Dark chocolate baik untuk kulit
    Dark chocolate baik untuk kulit via www.myspicyrecipes.com

    Apakah kamu suka makan cokelat? Atau mungkin kamu pernah menggunakan masker atau lulur cokelat? Ya, cokelat memang terbukti baik untuk kesehatan kulit. Tapi tidak semua cokelat lho, hanya cokelat hitam atau dark chocolate yang ternyata memiliki kandungan kakao sebanyak 70 %.

    Dark chocolate ini sangat baik untuk menjaga kesehatan dan kehalusan kulit. kandungan antioksida dan polifenolnya yang tinggi berkhasiat untuk menangkis radikal bebas dari sinar ultraviolet.

    5. Lycopene pada tomat berkhasiat tinggi untuk menetralisir kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari.

    Lycopene dalam tomat ampuh melawan sinar UV
    Lycopene dalam tomat ampuh melawan sinar UV via naturalsociety.com

    Tomat memang terkenal kaya nutrisi yang berguna untuk melindungi dan merawat kulit. Kandungan lycopene dalam tomat memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, salah satunya adalah dapat menetralisir kembali kulit yang rusak akibat paparan sinar UV.

    Mengkonsumsi tomat yang sudah diolah, seperti jus tomat, sup tomat, atau pasta tomat jauh lebih baik ketimbang mengkonsumsinya masih dalam keadaan mentah, karena tubuh akan lebih mudah menyerap lycopene . Ajaibnya juga, ternyata lycopene mengandung beta-karoten yang juga bermanfaat bagi kulit.

    Perlu diingat, tomat juga mengandung vitamin C, lho! Jadi, bila mengkonsumsi tomat, kamu sudah bisa mendapatkan lycopene, beta-karoten dan juga vitamin C sekaligus.

    6. Apel, membantu mengatur dan merawat kulit dari peradangan akibat sinar UV.

    Apel membantu menjaga kulit dari peradangan
    Apel membantu menjaga kulit dari peradangan via www.simplyrealmoms.com

    Apel adalah buah yang mengandung polifenol (polyphenol) paling banyak di antara buah lainnya. Polifenol sendiri adalah senyawa kimia yang terkandung dalam buah dan sayuran yang memiliki sifat antioksidan yang kuat.

    Polifenol juga berperan melindungi sel kulit dari kerusakan atau peradangan akibat radikal bebas, mengurangi stres oksidatif. Mengkonsumsi buah apel secara rutin setiap hari sangatlah membantu menjaga kesehatan kulit dan membantu memperkuat sistem imun dalam tubuhmu.

    7. Brokoli, mengandung polifenol dan sulforaphane tinggi dan berkhasiat untuk memperkuat sel kulit.

    Brokoli dapat memperkuat sel kulit
    Brokoli dapat memperkuat sel kulit via tiphero.com

    Sama seperti buah apel. Brokoli juga mengandung polifenol paling tinggi dibandingkan sayur-mayur lainnya. Brokoli juga dinilai sangat tangguh dalam melawan peradangan kulit akibat paparan sinar UV. Selain itu, senyawa yang terkandung dalam brokoli, yaitu sulforaphane telah dibuktikan mampu mengaktifkan sistem pertahanan kulit pada saat kita terpapar sianr UV.

     

    Nah, Itulah tadi beberapa makanan yang bisa membantu melindungi kulitmu dari paparan sinar ultraviolet, Ledis. Perlu untuk selalu  diingat, perawatan dan perlindungan terhadap kulit tak selalu dari luar saja lho! Kamu juga butuh perlindungan secara alami dari dalam tubuh, karena selain sehat untuk kulit, makanan-makanan sehat seperti di atas juga punya manfaat yang baik bagi kesehatan tubuhmu! Terus jaga kesehatan kulit dan tubuhmu ya, Ledis!