Tag: seleksi jenis kelamin

  • Ternyata, Inilah Cara Hamil Bayi Laki-Laki / Perempuan! (3)

    Ternyata, Inilah Cara Hamil Bayi Laki-Laki / Perempuan! (3)

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Setelah mengenal dua metode seleksi jenis kelamin bayi dengan bantuan medis (Preimplantation Generic Testing dan metode Ericsson), kini saatnya Anda mengenal metode seleksi yang lebih alami. Ya! Ada cara alamiah untuk merencanakan kelahiran bayi berjenis kelamin idaman Anda.

    Metode ini memang tidak secanggih metode Ericsson dan Preimplantation Generic Testing. Namun, ada banyak sekali keuntungan yang bisa dipetik dari metode ini. Salah satunya, metode ini cukup dilakukan oleh Anda dan suami dari rumah saja! Apa iya Anda mau melewatkannya begitu saja?

     

    Dengan Metode Shettles yang Sederhana, Ingin Bayi Laki-Laki atau Perempuan Bukan Lagi Sekedar Rencana!

    Anda penasaran dengan metode alamiah ini? Yuk, segera berkenalan dengan metode Shettles!

     

    Metode Shettles ini mudah dilakukan. Cukup atur waktu berhubungan, dapatkan bayi berjenis kelamin sesuai idaman.

    Atur saja waktu berhubungan seksual - via bbend.net
    Atur saja waktu berhubungan seksual via bbend.net

    Metode Shettles adalah metode seleksi jenis kelamin bayi yang ditemukan oleh Dr. Landrum Shettles, yang sekaligus juga penulis buku berjudul “How to Choose the Sex of Your Baby”. Metode ini bekerja dengan memperkirakan waktu berhubungan seksual pada hari atau waktu tertentu, selama siklus bulanan Anda. Metode yang mengabadikan nama belakang penemunya ini punya persentase kesuksesan yang berbeda antara bayi perempuan dan bayi laki-laki. Untuk perempuan, metode ini efektif hingga 75%. Sedangkan untuk bayi laki-laki, tingkat keefektifannya lebih tinggi, yaitu 80%.

     

    Menurut metode ini, kromosom X dan Y tak sama. Dengan tahu bedanya, kapan waktu berhubungan seksual menentukan jenis kelamin bayi yang diinginkan.

    Simulasi metode Shettles - via pinimg.com
    Simulasi metode Shettles via pinimg.com

    Secara teori, sperma yang membawa kromosom Y (sperma untuk bayi laki-laki) akan bergerak lebih cepat. Namun sperma ini tidak bisa bertahan hidup lebih lama dibandingkan dengan sperma yang membawa kromosom X (sperma untuk bayi perempuan).

    Dari teori tersebut, didapatlah panduan waktu berhubungan seksualnya. Jika ingin anak laki-laki, maka berhubungan seksual lah di waktu yang sedekat mungkin dengan ovulasi. Jika bayi perempuan yang didamba, berhubunganlah dua hingga empat hari sebelum ovulasi.

     

    Metode Shettles sungguh aman dan mudah dipraktekkan. Anda tak perlu obat, apalagi operasi pembedahan.

    Akhirnya, sukses juga! - via mojakobiecosc.pl
    Akhirnya, sukses juga! via mojakobiecosc.pl

    Metode alamiah ini dapat menjadi harapan bagi banyak pasangan suami istri. Anda tidak perlu mengkonsumsi obat khusus kesuburan sebelum memulainya. Tidak ada prosedur invasif atau pembedahan, yang mana bisa melukai tubuh. Oleh karenanya, metode ini diklaim sangat aman baik secara fisik maupun emosional.

    Keuntungan lainnya, biaya yang diperlukan tidak terlalu dalam merogoh kocek. Paling, Anda cukup membeli alat prediksi ovulasi dan termometer suhu tubuh saja untuk mengetahui kapan sel telur akan lepas dari rahim dan siap dibuahi. Energi Anda pun tak akan terkuras habis karena mencatat naik turunnya suhu basal tubuh ke dalam grafik. Pasangan suami istri di mana saja, bisa melakukan metode ini cukup dari rumah atau kamarnya masing-masing.

     

    Bagaimana, Ledis? Apakah metode ini menarik dan sudah digadang-gadang menjadi metode favorit Anda? Jika iya, segera saja Anda membeli alat prediksi ovulasi dan termometer. Kemudian mulailah mencatat suhu basal tubuh Anda setiap hari dan ketahui kapan Anda berovulasi. Jika sudah ketemu hasilnya, jangan lupakan aturan waktu berhubungan seksual! Dua sampai empat hari sebelum ovulasi untuk bayi perempuan, sedekat mungkin dengan masa ovulasi untuk bayi laki-laki.

    Jika Anda rajin mencatat grafik dan melakukan tes suhu basal tubuh, yakinlah cara hamil bayi laki-laki atau perempuan ini akan berhasil mewujudkan impian Anda! Tetap semangat dan semoga berhasil ya, Ledis!

  • Ternyata, Inilah Cara Hamil Bayi Laki-Laki/Perempuan! (2)

    Ternyata, Inilah Cara Hamil Bayi Laki-Laki/Perempuan! (2)

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Kemarin, Ledisia sudah membahas metode pertama untuk merencanakan kehamilan bayi dengan jenis kelamin tertentu. Metode itu disebut dengan Preimplantation Genetic Testing (pengujian praimplantasi genetik), di mana program bayi tabung juga dijalankan secara bersamaan.

    Hari ini, Ledisia kembali membagikan tips merencanakan kehamilan bayi dengan menyeleksi jenis kelamin. Dengan metode ini, Anda bebas menentukan pilihan, mau bayi laki-laki atau perempuan, silahkan saja!

     

    Dengan Metode Ericsson, Ingin Bayi Laki-Laki atau Perempuan Bukan Masalah Lagi!

    Yuk, langsung saja berkenalan dengan Metode Ericsson!

     

    Dengan memisah sperma berdasarkan kecepatan renang, metode Ericsson menentukan jenis kelamin bayi yang akan ditimang.

    Asyiknya punya bayi cowok - via lepotaizdravlje.rs
    Asyiknya punya bayi cowok via lepotaizdravlje.rs

    Teknik yang ditemukan oleh Ronald Ericsson ini, bertujuan memisahkan sperma yang memiliki jenis kelamin tertentu. Teknik ini meyakini jika sperma yang berenang lebih cepat adalah laki-laki. Sedangkan sperma yang berenang lebih lambat adalah perempuan.

    Teknik ini dapat bekerja apabila Anda menggunakan inseminasi buatan atau inseminasi intrauterin. Sperma yang sudah dipilih, akan ditempatkan langsung pada uterus dengan bantuan inseminasi tadi. Setelah pembuahan terjadi, muncullah bayi dengan jenis kelamin yang Anda ingini.

    Metode Ericsson memiliki tingkat efektifitas yang beragam, tergantung dari jenis kelaminnya. Pada rencana kehamilan bayi laki-laki, tingkat efektifnya sebesar 78% – 85%. Untuk bayi perempuan, efektif dari 73% – 75%.

     

    Sel sperma akan melalui simulasi. Dari situ, jenis kelamin bayi dapat diseleksi.

    Yang paling cepat berenang adalah sperma lelaki - via kinja-img.com
    Yang paling cepat berenang adalah sperma lelaki via kinja-img.com

    Metode Ericsson memerlukan semacam simulasi untuk mengetahui jenis kelamin sperma. Setelah dituang pada cairan lengket (yang teksturnya mirip dengan cairan vaginal wanita) dalam tabung reaksi, dokter akan melihat bagaimana pergerakan sperma di dalamnya. Secara alamiah, sperma tadi pasti akan berenang menuju bagian bawah tabung. Sperma yang berjenis kelamin laki-laki akan lebih cepat menyentuh dasar tabung. Sedangkan yang lebih lambat, akan sampai dasar tabung belakangan dan itulah sperma perempuan.

    Setelah pergerakan terlihat, dokter memisahkan sperma laki-laki dan perempuan. Jika Anda ingin bayi laki-laki, sperma yang paling cepatlah yang diinseminasikan. Sebaliknya, jika ingin anak perempuan, sperma yang lebih lambat yang akan ditanam pada uterus.

     

    Tidak perlu khawatir karena Metode Ericsson sangat aman. Tingkat keberhasilannya pun lumayan!

    Belum tentu sukses - via abril.com.br
    Menunggu diagnosis jenis kelamin bayi via abril.com.br

    Metode Ericsson ini ditanggapi positif oleh pasangan suami istri di Amerika karena biayanya lebih terjangkau dibandingkan dengan teknologi inseminasi buatan lainnya. Prosesnya pun non invasif sehingga tidak memberikan rasa sakit. Anda pun tidak perlu khawatir karena prosedur yang akan dilalui relatif aman. Ericsson sendiri telah mengumumkan kalau tingkat kesuksesan metodenya berkisar pada angka 75% – 80%. Besar sekali, bukan? Jadi, kenapa tak Anda coba?

     

    Itulah metode Ericsson, salah satu metode inseminasi buatan yang memungkinkan Anda menyeleksi jenis kelamin bayi. Metode tersebut banyak ditawarkan oleh klinik kesuburan yang ada di kota-kota besar di Amerika Serikat, seperti California, Florida, Maine, Michigan, New Jersey, dan New York. Jika Anda serius ingin mencoba, tak ada salahnya terbang ke sana. Atau berkonsultasilah pada dokter Anda untuk mencari klinik/rumah sakit rujukan yang lebih dekat!

    Jangan lewatkan artikel lanjutan “Ternyata, Inilah Cara Hamil Bayi Laki-Laki/Perempuan! (3)”. Ternyata, ada seleksi jenis kelamin yang bisa Anda lakukan dari rumah, lho ledisSo, stay tune terus di Ledisia.com ya!