Tag: robot

  • Bisa Susun Barang, Ilmuwan Teliti Gerak-gerik Robot Berbentuk Orang

    Bisa Susun Barang, Ilmuwan Teliti Gerak-gerik Robot Berbentuk Orang

    Ledisia.com – LONDON – Boston Dynamics merupakan nama yang tiada asing lagi pada pembangunan robotik dan juga sudah pun memperlihatkan beberapa jumlah robot yang mana mampu melakukan pergerakan yang mana menyerupai hidupan sebenar.

    Terkini, Boston Dynamics memperlihatkan perkembangan terbaru robot berbentuk manusia mereka yang dimaksud boleh mengambil barangan juga menyusunnya.

    Melalui video demo yang dipertontonkan, ia memperlihatkan robot berkenaan mampu mengambil talam-talam yang tersebut nipis dari satu tempat, lalu seterusnya menghadirkan ia ke rak serta menyusunnya.

    Ini sekali gus memperlihatkan keupayaan robot yang tersebut boleh melakukan beberapa tugasan yang dimaksud mungkin saja memerlukan pergerakan spesifik di menyusun serta menguruskan barangan.

    Buat masa ini, ia lebih banyak terhadap mempertontonkan kebolehan teknologi. Tidak diketahui bilakah ia akan dipasarkan secara meluas untuk penyelenggaraan industri.

    Robot itu disebut sebagai wajah robotika masa depan juga sistem robot humanoid yang dimaksud sempurna untuk interaksi manusia-robot.

    Sebelumnya, mesin berwarna abu-abu itu menyerupai robot dari adaptasi film Hollywood 2004 berjudul ‘I, Robot’ karya Isaac Asimov.

    Ameca dikatakan menawarkan seluruh rentang emosi manusia, dengan dengan aksi mata dan juga wajah yang digunakan realistis.

    Berbagi klip di area YouTube, perusahaan robotika yang mana berbasis di area Cornwall mengatakan, “Ameca bereaksi ketika sesuatu memasuki ‘ruang pribadi mereka.’”

  • Dilengkapi Bermacam-macam Robot, Inilah Kecanggihan LG Smart Park di area Korsel

    Dilengkapi Bermacam-macam Robot, Inilah Kecanggihan LG Smart Park di area Korsel

    Ledisia.com – BUSAN LG Electronics mengoperasikan pabrik canggih, LG Smart Park, di area Changwon, Busan, Korea Selatan yang dimaksud menjadi pusat perhatian dunia berkat pemanfaatan teknologi robotik terdepan.

    Dilengkapi dengan beratus-ratus robot, pabrik ini menunjukkan bagaimana otomatisasi mutakhir mampu meningkatkan efisiensi juga presisi produksi perangkat elektronik.

    Seperti halnya mulai dari perakitan hingga pengemasan. Diresmikan sebagai Lighthouse Factory oleh Wadah Perekonomian Planet (WEF) pada 2022, LG Smart Park merupakan hasil dari metamorfosis digital besar-besaran yang dimulai sejak 2017. Hal ini menjadikannya salah satu pabrik paling canggih dalam dunia.

    LG Smart Park mengintegrasikan teknologi revolusi lapangan usaha keempat, seperti Dunia Maya of Things (IoT), data besar, kecerdasan buatan (AI), dan juga robot. Lighthouse Factory WEF dipilih dua kali setahun sejak 2018, dengan LG Smart Park juga pabrik LG pada Tennessee, AS, masing-masing mendapat penghargaan pada 2022 kemudian 2023.

    Sistem logistik tiga dimensi serta analitik berbasis komputasi tepi adalah pembaharuan penting yang digunakan diterapkan di dalam sarana ini. Dengan kemampuan untuk memprediksi cacat hasil atau komponen secara akurat, teknologi ini memungkinkan peningkatan efisiensi manufaktur serta fleksibilitas bagi LG untuk merespons inovasi permintaan konsumen secara proaktif.

    Kemajuan lainnya adalah implementasi teknologi Digital Twin, yang tersebut menciptakan lingkungan produksi virtual untuk simulasi skenario secara real-time. Digital Twin menganalisis data setiap 30 detik kemudian mampu mendeteksi prospek masalah, seperti kekurangan bahan, hingga 10 menit lebih lanjut awal, membantu staf untuk bertindak sebelum permasalahan muncul.

    Teknologi ini telah dilakukan berhasil menurunkan pengembalian produk-produk cacat sebesar 70 persen antara 2020 hingga 2021, sambil meningkatkan kualitas hasil dan juga efisiensi produksi secara keseluruhan.

    “LG Smart Park menjadi deskripsi nyata komitmen kuat kami di mengadopsi berbagai teknologi revolusioner sebagai pemimpin global pada lingkungan ekonomi perangkat elektronik rumah tangga,” kata Leader of H&A Smart Park exhibition Operation Part Jeongyon Kim ketika LG Press Tour di tempat LG Smart Park, Changwon, Busan, Korea Selatan pada Rabu, 6 November 2024.

    LG Smart Park juga dilengkapi dengan sistem konveyor overhead yang mana mengoptimalkan pengaplikasian ruang pabrik kemudian menghurangi keinginan gudang hingga 30 persen dibandingkan sistem logistik konvensional. Kendaraan Terpandu Otomatis (AGV) berteknologi 5G mampu mengangkut material berat hingga 600 kg dengan efisien, sementara konveyor overhead menangani bagian yang tersebut lebih besar kecil hingga 30 kg.

  • China Berhasil Kendalikan Robot Anjing ketika Cuaca Ekstrem

    China Berhasil Kendalikan Robot Anjing ketika Cuaca Ekstrem

    Ledisia.com – BEIJING – Anjing robot yang mana diproduksi perusahaan China ini dapat melakukan berbagai tugas lalu terbukti anjing robot ini tetap saja dapat digunakan di kondisi cuaca ekstrem.

    Dalam video yang dimaksud menghasilkan netizen terbelah. Sebagian orang menyatakan kegembiraan melawan perkembangan teknologi ini, namun sebagian lagi menyatakan perasaan khawatir mengenai fasilitas canggih dari robot anjing.

    Dalam rekaman video, robot Lynx berkaki empat terlihat bergerak menanjak lalu merosot dengan mulus pada waktu melintasi rintangan dengan hati-hati mulai dari bebatuan hingga dinding rendah.

    Robot itu terlihat mengubah posisinya, terkadang berdiri dengan empat kaki dan juga terkadang dengan dua kaki. Ia juga melakukan salto ke belakang kemudian berbelok tajam dengan cepat.

    Robot ini miliki roda segala medan kemudian tidak hanya sekali kaki, yang tersebut kabarnya berbeda dari pendahulunya.

    Sebagaimana dilaporkan oleh Sun, mesin yang disebutkan dapat bekerja pada suhu ekstrem antara -20°C hingga 55°C. Hal ini berarti bahwa robot yang disebutkan juga kedap air sehingga memungkinkan untuk digunakan pada hujan deras.

    “Penerapan teknologi ini untuk keperluan militer sungguh mengerikan,” tulis individu pengguna YouTube.

    “Itu luar biasa. Saya suka bagaimana ia beradaptasi ketika meluncur menuruni bukit lalu memperlambat kecepatannya dengan memiringkan seluruh badan ke samping. Kemampuan manuver yang sempurna,” tambah pengguna lain.

    “Oh sial, itu benar-benar mematikan,” komentar pengguna ketiga.

    “Ketika Anda mengira itu adalah anjing robot, ia berdiri sambil bersepatu roda ke arah Anda serta hendak meninju dengan roda depannya,” canda pengguna keempat.

    “Ini gila. Orang-orang tak punya deskripsi apa yang mana akan terjadi,” tulis pengguna kelima.

    “Dengan persepsi terintegrasi yang dimaksud unik pada X30, perangkat ini dapat bernavigasi lalu beroperasi secara otonom di area lingkungan ekstrem seperti kegelapan, cahaya yang tersebut kuat, kedipan, juga bahkan tanpa sumber cahaya apa pun,” tulis perusahaan itu dalam situs webnya.

  • Robot Bakal Gantikan Manusia? Bezos, Musk serta Gates Ramai-ramai Penanaman Modal Robot!

    Robot Bakal Gantikan Manusia? Bezos, Musk serta Gates Ramai-ramai Penanaman Modal Robot!

    Ledisia.com – AMERIKA – Jeff Bezos, pendiri Amazon, baru-baru ini berinvestasi di tempat startup robotika Physical Intelligence. Ternyata, ia bukanlah satu-satunya miliarder yang tersebut menaruh harapan pada masa depan robotika.

    Para miliarder ini meninjau prospek besar di robotika untuk mengubah berbagai sektor serta aspek kehidupan. Penanaman Modal mereka itu mengupayakan perkembangan teknologi robotika yang tambahan canggih juga dapat diandalkan.

    Robot diharapkan dapat memainkan peran yang dimaksud semakin penting pada hidup manusia, membantu menyelesaikan berbagai tugas, meningkatkan efisiensi, dan juga bahkan menciptakan prospek baru.

    Berikut beberapa pengusaha perusahaan kaya yang digunakan juga bergabung menanamkan modal di tempat sektor ini:

    1. Jeff Bezos

    Bezos sudah berinvestasi di area Physical Intelligence, startup yang digunakan mengembangkan perangkat lunak untuk memungkinkan robot melakukan tugas-tugas seperti melipat pakaian, mengemas belanjaan, juga membersihkan meja. Startup ini mengumumkan pendanaan awal sebesar USD400 jt (Rp6,2 triliun) dari Bezos, OpenAI, lalu perusahaan modal ventura Thrive Capital kemudian Lux Capital, dengan valuasi lebih lanjut dari USD2 miliar (Rp31 triliun).

    2. Elon Musk

    Elon Musk sudah pernah bertahun-tahun mengembangkan robot humanoid Optimus. Pada acara Robotaxi Tesla bulan lalu, robot ini mendemonstrasikan kemampuannya menuangkan minuman juga bermain batu-gunting-kertas dengan tamu (meskipun dikendalikan dari jarak sangat oleh manusia).

    Musk mengungkapkan bahwa Tesla akan miliki “robot humanoid yang mana benar-benar berguna ” untuk pengaplikasian internal perusahaan pada 2025 juga produksi yang mana lebih besar tinggi untuk dijual ke perusahaan lain pada tahun berikutnya.

    Di luar Tesla, Musk secara pribadi berinvestasi di dalam Vicarious, sebuah startup Kecerdasan Buatan yang dimaksud mengembangkan kecerdasan umum untuk robot. Vicarious kemudian diakuisisi oleh Intrinsic, perusahaan robot Kecerdasan Buatan di dalam Alphabet, perusahaan induk Google.

    3. Bill Gates

    Pendiri Microsoft, Bill Gates, telah terjadi berinvestasi di dalam Opentrons, startup yang tersebut berfokus pada robotika di tempat lapangan usaha perawatan kesehatan. Gates optimis dengan kemungkinan robot untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.

    4. Vinod Khosla

    Khosla Ventures, perusahaan modal ventura yang tersebut didirikan oleh entrepreneur Vinod Khosla, mengawasi putaran pendanaan awal sebesar USD10 jt (Rp155 miliar) untuk perusahaan robotik Opentrons pada 2018.

    5. Mark Zuckerberg dan juga Dustin Moskovitz

    Bersama dengan Elon Musk, Zuckerberg juga menjadi penanam modal utama di putaran pembangunan ekonomi USD40 jt (Rp620 miliar) pada Vicarious pada 2014.

    Vicarious juga mendapatkan pendanaan Seri A sebesar USD15 jt (Rp232 miliar) pada tahun 2012 yang mana dipimpin oleh Good Ventures, yang dibuat oleh pendiri Facebook dan juga direktur utama Asana, Dustin Moskovitz, lalu istrinya, Cari Tuna.

    6. Peter Thiel

    Founders Fund milik Peter Thiel adalah salah satu pendukung awal Vicarious. Thiel juga telah lama berinvestasi pada Quantum Systems, startup robot droneasalJerman.