Tag: pregnant

  • Ternyata, Inilah Cara Hamil Bayi Laki-Laki / Perempuan! (5)

    Ternyata, Inilah Cara Hamil Bayi Laki-Laki / Perempuan! (5)

    Ledisia.com – Sebelumnya Ledisia telah memaparkan empat cara hamil bayi laki-laki atau perempuan baik dengan prosedur medis dan alamiah.

    Kini, sampailah kita pada cara yang terakhir. Cara ini tidak dapat dikatakan alamiah, namun juga bukan prosedur medis. Ini karena Anda dapat melakukan cara ini di rumah dengan bantuan alat khusus yang bisa dibeli.

    Cara atau metode ini disebut dengan Sex Selection Kit. Sesuai namanya, ada alat khusus yang digunakan untuk memilih jenis kelamin bayi Anda nanti.

     

    Demi Jenis Kelamin Buah Hati yang Diingini, Sex Selection Kit Menjadi Metode yang Layak Anda Jajali

    Anda sudah penasaran seperti apa dan bagaimana caranya? Yuk, simak poin-poin berikut!

     

    Sebenarnya, Sex Selection Kit mengacu pada metode Shettles. Bedanya, ada alat tambahan supaya lebih sukses!

    Minum ekstrak herbal agar lebih sukses - via pmo.ee
    Minum ekstrak herbal agar lebih sukses via pmo.ee

    Pada dasarnya, teori Sex Selection Kits ini mengacu pada metode Shettles. Hanya saja, ada beberapa alat tambahan pada metode ini. Untuk memisahkan sperma berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, Sex Selection Kits membutuhkan termometer, ovulation predictor test stick, vitamin, ekstrak herbal, dan douche (alat untuk membersihkan vagina yang serupa botol semprot dan memiliki selang kecil untuk menyalurkan cairan).

     

    Jika ingin bayi laki-laki, bercintalah sedekat mungkin dengan ovulasi. Jika ingin perempuan, 2-4 hari sebelum ovulasi.

    Simulasi metode Shettles - via pinimg.com
    Ikuti metode Shettles via pinimg.com

    Langkah pertama untuk melakukan metode yang tingkat keberhasilanya 96% ini, pun tak ubahnya metode Shettles. Anda harus melacak siklus bulanan lewat bantuan termometer. Dengan termometer ini, Anda dapat mencatat dan membuat grafik suhu basal tubuh. Kemudian, Anda juga disarankan untuk buang air kecil pada ovulation predictor test stick untuk memastikan keakuratannya.

    Setelah dua hal itu dikerjakan, kini Anda sudah tahu kapan ovulasi datang berdasarkan catatan grafik. Langsung saja ikuti metode Shettles selanjutnya, yaitu berhubungan seksual. Kalau Anda dan suami ingin anak perempuan, lakukanlah hubungan seksual 2 – 4 hari sebelum ovulasi tiba. Tapi kalau ingin anak laki-laki, berhubungan seksual pada waktu sedekat mungkin dengan ovulasi, sangat dianjurkan.

    Sedangkan penggunaan douche pada metode ini, bertujuan untuk mengkondisikan vagina supaya kromosom sperma (baik kromosom Y untuk bayi laki-laki dan kromosom X untuk bayi perempuan) berpeluang sukses dalam pembuahan sel telur. Penggunaan vitamin dan ekstrak herbal sendiri berfungsi untuk meningkatkan peluang kesuburan, sekaligus untuk mendapatkan anak sesuai jenis kelamin yang Anda ingini.

     

    Meski menggunakan alat, metode ini bukan termasuk invasif. Penggunaannya mudah dan diklaim lebih efektif.

    Beginilah wujud - via probecure.com
    Beginilah wujud Sex Selection Kit via probecure.com

    Metode Sex Selection Kit ini cenderung tidak invasif (tidak menggunakan proses melukai atau membedah tubuh) sehingga tidak menimbulkan rasa sakit serta tekanan emosional. Penggunaannya mudah. Biayanya pun lebih terjangkau dibandingkan dengan metode inseminasi buatan yang dilakukan oleh ahli medis, seperti inseminasi intrauterin atau program bayi tabung (In Vitro Fertilisation).

    Anda dan suami bisa melakukan metode ini di rumah dengan privasi yang lebih terjaga. Bahkan metode ini diklaim sebagai cara hamil bayi laki-laki atau perempuan yang efektif hingga 96%.

     

    Ledis, apakah Anda tertarik mencoba?  Tunggu apalagi? Segeralah memesan alat Sex Selection Kit pada website atau toko alat medis di sekitar Anda! Jika Anda ragu atau merasa bingung, berkonsultasilah pada dokter terpercaya! Dapatkan segera bayi lucu, sehat, dan sesuai jenis kelamin idaman Anda dari sekarang! Selamat mencoba!

  • Apa Saja Persiapan Menjadi Orang Tua yang Baik?

    Apa Saja Persiapan Menjadi Orang Tua yang Baik?

    “Apakah Anda dan suami sudah siap menjadi orangtua?”

    Ledisia.com – Hai, Ledis! Pernah mengalami dan mendapat pertanyaan serupa juga? Mayoritas pasangan suami istri pasti langsung mengamini pertanyaan tersebut. Bagi mereka, menikah dan memiliki anak adalah kodrat seorang manusia. Oleh karenanya, siap tidak siap, menjadi orang tua pasti dilakoni.

    Di sisi lain, ada juga sebagian pasangan yang masih pikir-pikir. Menurutnya, menjadi orang tua memanglah kodrat. Hanya saja, perkara ini bisa menunggu waktu yang tepat. Pertanyaan soal siap dan tidak siap menjadi orang tua di atas, lantas punya banyak turunan yang dianggap menyulitkan seperti:

    “Apakah saya bisa menjadi orang tua yang baik? Apakah saya sudah siap menjalani semua keribetan yang diakibatkan oleh anak? Apakah sudah ada dana untuk membesarkan dan membiayai pendidikan mereka sampai tuntas?”

    Karena terlalu memikirkan hal tersebut, ada saja yang masih goyah pada keputusan memiliki anak. Perlu waktu bertahun-tahun lamanya untuk benar-benar siap memomong anak. Apalagi jika masih ada hal-hal yang ingin dikejar di luar fokus keluarga. Prestasi, posisi kerja, pengalaman, kematangan mental, atau bahkan finansial yang tinggi.

    Memiliki Anak Adalah “Proyek” Berkepanjangan. Perencanaan yang Matang Justru Akan Membuatnya Sedikit Lebih Ringan

    Di balik semua rasa mantap atau juga keraguan tersebut, yang penting yakinilah keputusan Anda dan suami dengan pemikiran matang dan rasional. Sesuaikan pula dengan situasi dan kondisi saat ini. Memiliki anak adalah “proyek” seumur hidup. Oleh karenanya, segala resiko tidak mungkin dihindari. Tanggung jawab pun harus selalu diemban. Di artikel Ledisia.com ini, semoga Ledis dan pasangan semakin menyadari perencanaan kehamilan yang matang sebagai solusinya.

     

    Apa yang seringkali membuat peran orang tua ternyata jadi sulit?

    Ada masanya nanti, anak sulit diberitahu - via lepotaizdravlje.rs
    Ada masanya nanti, anak sulit diberitahu – via lepotaizdravlje.rspersi

    Sebenarnya, menjadi orang tua itu benar-benar menyenangkan. Bayangkan ketika Anda dan suami menginginkan kehadirannya di rumah, namun perlu usaha yang cukup keras untuk mendapatkannya! Pada suatu hari yang tak diduga, Anda merasakan mual dan buru-buru mengambil testpack. Dua garis berwarna merah memberi kabar bahwa Anda sedang hamil saat itu juga. Usai mengandung sembilan bulan, Anda pun melahirkan seorang bayi yang lucu dan sehat.

    Menjadi ayah dan ibu baru terasa semakin sulit karena adanya tuntutan waktu dan tenaga berlebih untuk dicurahkan pada si bayi. Otomatis waktu istirahat dan bersenang-senang semakin sedikit. Tidak hanya waktu saja. Hampir semua orang tua mengalami masalah finansial, minimnya dukungan emosional dari lingkungan, pelatihan, atau persiapan untuk merawat anak yang tepat. Kadang ada rasa bersalah juga karena pengetahuan merawat dan menjaga anak belum cukup luas. Sementara mungkin saja Anda sendiri punya permasalahan lain yang sama pentingnya. Dilema, bukan?

    Memiliki anak memang benar  akan membawa perubahan besar dalam hidup. Khususnya pada wanita, tanggung jawab lebih banyak dibebankan padanya dibandingkan pada laki-laki. Sedangkan sang suami bertanggung jawab untuk mencukupi kebutuhan finansial keluarga. Oleh karenanya, tak sedikit wanita memilih mengalah dan meninggalkan profesi demi tumbuh kembang sang bayi. Profesi wanita karir rela dilepas dan berubah menjadi ibu rumah tangga, sebuah profesi yang tidak memerlukan gaji dan jenjang karir. Ya, pengorbanan semacam inilah yang sering ditemui pada sejumlah wanita.

    Namun bukan berarti pria tidak banyak berkorban. Setelah memiliki bayi, biasanya pria lebih giat mencari uang. Sekaligus juga, tetap memiliki waktu untuk memperhatikan sang bayi. Kesadaran untuk giat mencari uang itu sendiri dikarenakan hadirnya anggota keluarga baru dan memungkinkan anggaran tambahan. Belum lagi dengan biaya listrik, sewa rumah, air, berbagai asuransi, hingga angsuran kredit keluarga yang belum terlunasi.

    Bagi yang telah menjalani kehidupan orang tua baru semacam itu, tentunya tidak akan memungkiri resiko dari memiliki anak. Perasaan susah dan tidak menyenangkan juga tidak mungkin tidak dialami.

    Tapi dengan kesadaran hati, inilah pengorbanan yang menurut mereka akan menyenangkan hati. Pengorbanan yang bermanfaat demi masa depan si kecil dan keluarga di masa depan.

     

    Memiliki anak adalah realitas yang harus disadari konsekuensinya. Dengan perencanaan matang, segala resiko bisa menjadi lebih ringan.

    Membuat rencana matang - via venusbuzz.com
    Membuat rencana matang – via venusbuzz.com

    Anda yang pernah membaca artikel ini, tentu sudah berpikir betul bahwa memiliki anak tidak sebatas kata “siap”. Ada banyak resiko, mulai dari mental, profesi, waktu, tenaga, hingga finansial. Tapi, tidak perlu takut terhadap semua itu. Semua yang perlu Anda dan suami lakukan adalah melakukan perencanaan sejak dini. Beruntunglah jika Anda dan suami baru saja menikah dan belum mempunyai anak. Karena perencanaan yang matang bisa segera dimulai sejak awal, sejak merencanakan kehamilan. Tapi bukan alasan juga untuk tidak membuat perencanaan bagi yang telah memiliki anak sebelumnya.

    Untuk memulai perencanaan ini, tidak usah fokus memikirkan susah dan ribetnya memiliki anak. Pertanyaan berikut ini dapat membantu agar perencanaan memiliki anak antara Anda dan suami bisa berjalan tetap dalam jangka panjang.

    • Apakah Anda dan suami akan sepakat menyisakan waktu untuk kepentingan keluarga? Misalnya, waktu untuk Anda dan suami meningkatkan hubungan dan merencanakan kehamilan. Ke depannya, waktu ini pulalah yang digunakan untuk memperhatikan sang buah hati.
    • Apa saja yang membuat Anda dan suami senang saat memiliki bayi? Apa pula yang membuat Anda tak senang memiliki bayi? Dengan mengetahui keduanya, Anda dan suami akan mencari cara yang adil untuk mengatasinya. Tak terkecuali, soal giliran waktu mengasuh bayi.
    • Bagaimana Anda dan suami mengapresiasi pengasuhan yang dulu pernah dirasakan? Apakah ada yang berjalan kurang baik? Jika ada, rencanakanlah hal lain agar tidak berujung negatif pada sang buah hati.
    • Pesan atau nasehat apa saja yang pernah diterima agar menjadi orang tua yang baik?
    • Yang terakhir, apa yang dirasakan saat menjawab semua pertanyaan tersebut? Antusias mencari solusinya atau berat hatikah?

    Selepas membaca artikel ini, Anda tak perlu gusar lagi mendengar pertanyaan orang tentang memiliki momongan. Lebih-lebih, kalau mereka datang dan menakuti dengan banyak pernyataan tentang susahnya memiliki anak.

    Katakan saja pada mereka bahwa Anda dan suami sudah memiliki perencanaan matang dan ini adalah rahasia berdua saja!

    Tetap Semangat!

  • 24 Momen yang Cuma Bisa Dipahami Oleh Ibu-Ibu Hamil

    24 Momen yang Cuma Bisa Dipahami Oleh Ibu-Ibu Hamil

    Ledisia.com – Setiap wanita akan ditakdirkan menjadi ibu. Sebelum melakukan kodratnya itu, tentunya wanita akan melalui masa kehamilan selama 9 bulan. Lama sekali ya?

    Ya, memang lama. Tapi tak bisa dipungkiri kalau masa-masa kehamilan selama itu bukannya hadir tanpa arti. Mulai dari morning sickness, mual, ngidam, muntah, lemas, sampai mood yang mudah berubah. Mengesalkan memang. Tapi kalau diingat lagi, pasti manis sekali bukan?

     

    Di Balik Rasa Sakit Selama Mengandung, Ibu Hamil Adalah Orang Terhebat di Dunia

    Tanpa adanya duka seperti itu, niscaya Ledis kini tak mungkin mendapatkan sukanya menjadi ibu. Bahwa menjadi ibu adalah hal paling membahagiakan di dunia dan membuat seorang wanita mendadak jadi sempurna.

    Yuk, mari kita nostalgia lagi! Kita ingat-ingat kembali masa-masa menjengkelkan tapi juga manis yang dialami para ibu selama mengandung.

     

    1. Pertama kali kabar hamil datang, bagaimana mungkin cemas dan bahagia bisa terjadi berbarengan?

    Aaaaaa....
    Aaaaaa…. – via giphy.com

    Setelah menunggu sekian waktu, akhirnya inilah saat yang ditunggu! Anda dinyatakan hamil lewat testpack bergaris dua, pun oleh dokter juga. Bagaimana mungkin Anda tidak senang sepenuh hati? Sebentar lagi, rumah akan dihuni suara tangis bayi!

    Tapi…. Hamil kan sakit juga? Gimana ya caranya biar gak sakit?

     

    2. Selanjutnya, Anda akan mengenal morning sickness yang tak pernah sesuai dengan namanya. Pagi, siang, sore, malam, dia datang sesuka hati.

    Kondisi ini bisa terjadi pada semua wanita - via boredombash.com
    Kondisi ini bisa terjadi pada semua wanita – via boredombash.com

    Untuk yang masih newbie, jangan kira morning sickness adalah gangguan mual-mual dan muntah yang datang di pagi hari. Morning sickness bisa datang kapan saja sesuka hati dan tanpa permisi. Pagi, siang, sore, dan malam!
    Bayangkan saja seperti apa rasanya!

     

    3. Ada masanya di mana pantyliners ternyata gak cuma buat haid.

    Pantyliner untuk keputihan berlebih ibu hamil - via i.ytimg.com
    Pantyliner untuk keputihan berlebih ibu hamil – via i.ytimg.com

    Biasanya, pembalut pantyliners cuma dipakai oleh mereka-mereka yang haidnya tinggal sedikit. Ada juga yang memakainya saat sedang keputihan. Namun, lain halnya dengan ibu hamil. Meski tidak mengalami haid selama 9 bulan, mereka akan mengalami keputihan yang cukup hebat. Saking banyaknya, kadang celana dalam pun terasa lembab dan harus diganti jika sudah tak nyaman lagi.

    Di sinilah fungsi pantyliners. Dia akan setia digunakan oleh para ibu hamil untuk menampung cairan keputihan.

     

    4. Meski sudah dewasa dan tak pakai popok lagi, bisa-bisanya ruam popok menghampiri ibu hamil.

    Duh, gatal! - via cdn.acidcow.com
    Duh, gatal! – via cdn.acidcow.com

    Karena seringnya menggunakan pantyliners, ruam sering terjadi di sekitar area pantat. Ruam ini mirip sekali dengan ruam popok pada bayi. Selain karena gesekan antara kulit dan pantyliners tersebut, ruam juga bisa disebabkan karena perubahan hormon ibu hamil. Kadang, disertai dengan rasa gatal dan memerah.

    Tapi tak perlu khawatir karena ruam ini akan menghilang seiring kelahiran si buah hati dan tidak dikenakannya lagi pantyliners.

     

    5. Ibu hamil akan merasa seksi seketika. Paling tidak, seperti Pamela Anderson.

    Mirip dia deh! - via novostdon.ru
    Mirip dia deh! – via novostdon.ru

    Saaat hamil, bisa dikatakan tubuh wanita akan mengembang seketika. Tak terkecuali pada buah buah dada. Yah, lumayan! Anda bisa bangga dan merasa seksi seperti Dolly Parton atau Pamela Anderson. Hehe…

     

    6. Terkadang muncul rasa iri, ingin berlenggak-lenggok seperti penguin. Meski gemuk, gerakannya tetap lincah.

    Mau dong kayak kamu! - via giphy.com
    Mau dong kayak kamu! – via giphy.com

    Naiknya berat badan, khususnya pada bagian perut membuat Anda merasa cukup sulit berjalan. Alih-alih berlari, berjalan saja pelan-pelan dan hati-hati. Rasanya sungguh iri melihat penguin yang tubuhnya besar, jalannya sedikit-sedikit, tapi malah lebih cepat.

     

    7. Saking gerahnya saat hamil, dalam ruangan ber-AC sekalipun seperti ada di gurun Sahara.

    Panasnya - via zliving.com
    Panasnya – via zliving.com

    Perubahan hormonal dan peningkatan aliran darah ke kulit ibu hamil, dapat menyebabkan peningkatan suhu tubuh. Karena perubahan inilah, ibu hamil masih bisa berkeringat di tengah udara yang sejuk dan ber-AC.

     

    8. Buat yang belum hamil: bersyukurlah karena kamu tidak harus buang air kecil setiap 15 menit, bahkan saat larut malam!

    Bolak-balik ke kamar mandi - via y3.ifengimg.com
    Bolak-balik ke kamar mandi – via y3.ifengimg.com

    Asal tahu saja. Ketika hamil, terjadi penekanan pada kandung kemih yang membuat urin yang tersimpan jadi lebih sedikit. Lantas, inilah yang terjadi setelahnya: bolak-balik ke kamar mandi!

     

    9. Saat bayi “melakukan manuvernya”, lalu menyenggol kandung kemih Ledis itu…

    Aww - via media.vocativ.com
    Aww – via media.vocativ.com

    “Astaga, aku ingin pipis!”

     

    10. Ke manapun Ledis pergi, pokoknya harus ada toilet bersih!

    Aduh, ngompol gara-gara gak ada toilet! - via giphy.com
    Aduh, ngompol gara-gara gak ada toilet! – via giphy.com

    Kenapa? Karena morning sickness dan rasa ingin buang air kecil yang terus menerus. Ibu hamil tidak dapat menahan keinginan untuk buang air kecil, bahkan tak jarang sampai mengompol di celana.

     

    11. Perasaan selalu takut kalau sedang batuk atau bersin itu, pasti ada!

    Kebelet pipis - via giphy.com
    Kebelet pipis – via giphy.com

    Ini artinya:

    Waspada akan mengompol!

     

    12. Soal makanan, kadang air mata suka jatuh saat ada makanan enak, tapi Ledis sama sekali tak berselera.

    Hiksss... - via giphy.com
    Hiksss… – via giphy.com

    Sudah rahasia umum kalau kehamilan membuat wanita sering mual dan tidak punya nafsu makan. Di sisi lain, Anda pun harus tetap makan supaya si bayi sehat-sehat saja. *sad*

     

    13. Gak cuma nangis saja. Rasanya, ingin sekali menghajar orang yang mengomentari betapa gemuknya tubuh Anda yang kini hamil!

    Awassss kamu! via 3.bp.blogspot.com
    Awassss kamu! via 3.bp.blogspot.com

    Tidak hamil pun, wanita sensitif dengan komentar berat badan. Apalagi kalau hamil, yang notabene tidak mungkin tidak gemuk!

     

     

    14. Cuma mereka aja yang tahu, rasanya ditendang dari dalam perut…

    Si dedek nendang - via topsante.com
    Si dedek nendang – via topsante.com

    “Sakit, ya?”

     

    15. Daripada sakit dan capek, maunya tiduuuurrr terus!

    Tauk ah! Ngantuk! - via giphy.com
    Tauk ah! Ngantuk! – via giphy.com

    Mood ibu hamil bisa berubah setiap saat, apalagi ketika merasa lelah akibat kehamilannya. Tak heran, istirahat (baca: tidur) adalah kegiatan yang paling menyenangkan buat ibu hamil.

     

    16. Karena capek juga, kadang suka bilang: “Duh, lupa!”

    Oh iya! - via ru.golos.ua
    Oh iya! – via ru.golos.ua

    Jangan heran kalau nanti, si ibu hamil tak bisa membedakan mana gula dan garam. Lantas, kopi si suami jadi terasa asin. Maklumi saja karena konsentrasi ibu hamil bisa jadi buyar karena rasa lelah yang dialami.

     

    17. Menjelang hari kelahiran yang semakin dekat, semuanya harus diatur sendiri. Ya, SEMUA!

    Mana dulu ya? - via sproutuni.com
    Mana dulu ya? – via sproutuni.com

    Sebut saja baju bayi dan setnya, kamar bayi, boks bayi, ember mandi bayi, alat mandi bayi dan bedaknya beserta kawan-kawannya, alat peras ASI, blablabla…

     

    Tapi, gak selamanya kehamilan itu bikin sakit. Ada momen-momen manis yang melengkapinya. Misalnya…

    18. Anda akan merasa takjub bahwa ada kehidupan besar di dalam perut kecil, yang menunjukkan gerakan pertamanya.

    Sehat selalu ya, nak! - via pinimg.com
    Sehat selalu ya, nak! – via pinimg.com

    Percayalah! Momen di mana Ledis akan merasakan tendangan perdana sang bayi, tidak bisa digambarkan dan tak akan pernah terlupakan! Itu artinya, Anda benar-benar bisa merasakan kehadirannya.

     

    19. Rasa toleransi dan menghargai Anda semakin tinggi pada orang gemuk. Ini lantaran tahu betul betapa tidak enaknya punya badan yang berat.

    Mereka juga berhak punya cinta, kok - via http://motherhoodinstyle.net/
    Mereka juga berhak punya cinta, kok – via motherhoodinstyle.net

    “Ternyata punya berat badan over itu gak mudah dan mereka sanggup menjalaninya dengan beragam resiko. Salut!”

     

    20. Sebelumnya, makan asal-asalan saja. Semenjak hamil, Anda harus bersahabat karib dengan sayur dan serat yang sehat.

    Makan sayur itu sehat - via promum.ru
    Makan sayur itu sehat – via promum.ru

    Karena sang bayi, Anda tak mau lagi asal makan gorengan, fast food, atau jajan sembarangan. Tak cuma perkara murah, mudah, atau enak. Yang penting sekarang adalah makanan sehat untuk perkembangan si calon buah hati.

     

    21. Kena diare biasanya ngeluh dan lemes. Ini bukannya sedih, tapi sabar dan seneeeeng banget!

    Senangnya tidak bisa dilukiskan - via treatmentcenterfinder.org
    Senangnya tidak bisa dilukiskan – via treatmentcenterfinder.org

    Katanya, ini pertanda akan segera melahirkan!

     

    22. Karena mulai keibuan, Anda gampang nangis kalau lihat apapun yang terlantar.

    Nangisnya keibuan - via nbcnews.com
    Nangisnya keibuan – via nbcnews.com

    Insting keibuan dan melindungi anak sudah mulai muncul ketika Anda hamil. Nonton TV dan ada bayi hewan terlantar, sedih. Lihat anak yatim piatu pun, nangis!

     

    23. Kelahiran memang menyakitkan. Tapi inilah rasa sakit yang dipilih wanita dengan rasa senang sepenuh hati!

    Rasa sakit yang kupilih - via babygaga.com
    Rasa sakit yang kupilih – via babygaga.com

     

    24. Sadarilah! Ini pertama kalinya Ledis jatuh cinta sebelum pernah bertemu dengan orangnya!

    I love you, nak! - via quimamme.it
    I love you, nak! – via quimamme.it

    Dan inilah cinta tanpa syarat dan paling tulus!

     

    Demikianlah momen-momen yang Ledis alami saat hamil, hingga akhirnya si bayi pun lahir ke dunia. Kehadiran sang buah hati mungkin akan menambah panjang momen suka dan duka di atas. Tapi bersama dengan si bayi nanti, pastilah Anda juga akan jadi wanita paling bahagia di dunia!

    Orang lain boleh saja punya harta atau tahta. Tapi, Andalah yang terhebat di dunia karena sanggup melewati itu semua!

    Karena hebat adalah bagaimana Ledis bisa menjaga supaya janin sekecil itu bisa berkembang menjadi bayi dan anak yang sehat. Semuanya dilewati penuh dengan pengorbanan dan rasa sakit, juga sarat cinta kasih.

  • 10 Hal yang Harus Dihindari Saat Merencanakan Kehamilan

    10 Hal yang Harus Dihindari Saat Merencanakan Kehamilan

    Ledisia.com -Halo, Ledisian! Masih mencoba mendapatkan momongan kah hingga saat ini? Apapun yang Ledisian lakukan untuk mencapainya, tim Ledisia.com mendoakan agar Ledisian cepat mendapatkan kesuburan dan segera menemukan garis positif pada test pack. Amin.

    Setelah kemarin membahas tentang cara mengetahui kapan berovulasi, kini Ledisia.com menyajikan topik terkini mengenai hal-hal apa saja yang perlu dihindari selama merencanakan kehamilan. Oleh karenanya, agar tingkat kesuburan mencapai titik optimal dan membuahkan hasil, jangan lupa untuk menghapal dan menghindari 10 hal berikut!

    Biar Kehamilan Tidak Lagi Gagal, Menghindari 10 Hal Inilah yang Harus Benar-Benar Dihapal

    1. Berhati-hati memilih pelumas adalah wajib hukumnya. Sebab si pelumas ini sangat bisa menghambat perjalanan sang sperma menuju rahim wanita.

    Berhati-hati memilih pelumas adalah wajib hukumnya. Sebab si pelumas ini sangat bisa menghambat perjalanan sang sperma menuju rahim wanita
    Berhati-hati memilih pelumas via file.answcdn.com

    Barangkali, kini banyak sekali toko-toko (baik offline maupun online) berlomba-lomba untuk menawari Ledis pelumas vagina. Pelumas tersebut berfungsi agar vagina Anda tidak kering dan terasa licin. Sekilas, tawaran tersebut nampaknya menggiurkan. Selain menghindarkan rasa lecet karena vagina kering, barangkali pelumas tersebut juga mampu memberikan sensasi tersendiri saat Ledis berhubungan seksual. Bahkan katanya, pelumas ini akan membantu untuk cepat merasakan orgasme.

    Tapi, tunggu dulu! Jangan buru-buru terbujuk oleh bahasa iklan yang mengiming-imingi. Belum tentu pelumas tersebut memberikan fungsi sesuai yang Anda dambakan. Seperti dikutip dari laman babycenter.com, sejumlah studi menemukan bahwa pelumas vagina dapat merusak sperma dan mengganggu kemampuan mereka untuk melakukan perjalanan/berenang bebas ke rahim untuk membuahi sel telur. Hal ini ternyata berlaku untuk pelumas yang bisa dibeli di toko dan pelumas buatan sendiri, misalnya yang terbuat dari minyak zaitun. Padahal lendir serviks alami yang wanita hasilkan sebelum masa ovulasi sendiri, sudah sangat ampuh lo untuk menghantarkan sperma menuju rahim. Sedangkan itu, pelumas vagina baik yang dibeli di toko maupun bikinan sendiri memiliki kadar keasaman yang mungkin merusak sperma. Kekentalan pelumas pun turut mempengaruhi mobilitas sel sperma saat berenang. Semakin ia kental, semakin sulitlah sperma bergerak bebas dan senang.

    Pelumas tersebut bisa Ledis ganti dengan air hangat. Air hangat cenderung ramah terhadap sperma. Air hangat tidak akan membunuh sperma dan tidak memiliki kekentalan yang dapat menghambat gerakan sperma menuju rahim. Namun jika Ledis memang terpaksa menggunakan pelumas karena kondisi tertentu, carilah pelumas yang ramah terhadap sperma. Biasanya, keterangan ini dapat dilihat pada kemasannya.

    2. Jika Ledis sedang dalam pengobatan tertentu, lebih mantap jika konsultasikan rencana kehamilan dengan dokter terpercaya. Pengobatan tertentu justru harus dihindari saat merencakan kehamilan.

    Jika Ledis sedang dalam pengobatan tertentu, lebih mantap jika konsultasikan rencana kehamilan dengan dokter terpercaya. Pengobatan tertentu justru harus dihindari saat merencakan kehamilan
    Jika sedang dalam pengobatan tertentu, konsultasikan rencana kehamilan anda via rebenok16.ru

    Kenapa Ledisia.com menganjurkan Ledis untuk berkonsultasi? Sebab, pilihan jawabannya di sini adalah menghentikan semua pengobatan yang sedang berjalan atau menjalankan pengobatan tersebut hingga tuntas dan baru merencanakan kehamilan. Dalam kondisi tertentu, bisa juga dokter menyarankan untuk menghentikan beberapa penggunaan obat saja dan Ledis bisa langsung merencanakan kehamilan. Semua saran itu, tentunya bisa didapatkan dari dokter yang lebih mengenali rekam medis dan riwayat penyakit Ledis bukan?

    Namun, ada beberapa obat yang paling tidak harus Ledis ketahui untuk dihindari jika rencana kehamilan sudah matang ingin disegerakan. Obat itu adalah obat-obat yang mampu membahayakan janin, seperti:

    • Isotretinoin, yang lebih dikenal sebagai Accutane (untuk jerawat),
    • Coumadin (antikoagulan digunakan untuk mencegah pembekuan darah),
    • Tetracycline (untuk jerawat atau infeksi),
    • Asam valproik (untuk epilepsi),
    • ACE inhibitor (hipertensi),
    • Obat suntik atau pencegahan seperti Imitrex dan propranolol (untuk migrain),
    • Obat anti malaria seperti Plaquenil, atau
    • Dosis tinggi steroid seperti kortison dan prednison (untuk lupus).

    3. Kopi memang surganya inspirasi. Namun, lain halnya dengan kafein yang bisa membuat angka kesuburan menjadi mini

    Kopi memang surganya inspirasi. Namun, lain halnya dengan kafein yang bisa membuat angka kesuburan menjadi mini
    Kafein mengganggu kesuburan via 3.bp.blogspot.com

    Meski pengaruh kopi pada kehamilan masih belum bisa disepakati semua ilmuwan dan peneliti, namun sudah ada studi yang menyatakan di mana kopi bisa berpengaruh pada kehamilan. Oleh karenanya, ada batasan yang disepakati tentang jumlah kopi yang normal dikonsumsi oleh wanita yang sedang merencanakan kehamilan. Mengkonsumsi 200-300 mg kafein setiap hari ketika mencoba untuk hamil, masih bisa dianggap wajar. Namun jika Ledis adalah penggemar kopi tingkat berat dan bisa meminum lebih dari takaran tersebut per harinya, alangkah baiknya untuk memotong porsi harian Ledis minum kopi.

    Selain kopi, masih ada lagi yang mengandung kafein. Sebutlah produk herbal, sejumlah obat-obatan (seperti obat sakit kepala, flu, dan alergi). Bahkan minuman cola dan penambah energi pun turut menambah daftar panjang produk konsumsi harian manusia yang mengandung kafein. Solusinya, cobalah untuk secara perlahan-lahan saja melepas adiksi Ledis terhadap kopi. Gantikan dengan minuman alternatif seperti susu, teh, atau jus yang jauh lebih aman dan menyehatkan.

    4. Tragedi Minamata bertahun-tahun yang lampau mengingatkan kita agar tidak mengkonsumsi ikan dan hasil laut yang terkena limbah merkuri. Bahayanya, ia dapat membuat sang bayi terlahir cacat.

    Tragedi Minamata bertahun-tahun yang lampau mengingatkan kita agar tidak mengkonsumsi ikan dan hasil laut yang terkena limbah merkuri. Bahayanya, ia dapat membuat sang bayi terlahir cacat.
    Hati-hati mengkonsumsi ikan via medicaldaily.com

    Pada tahun 1950-an, dunia khususnya negara Jepang digemparkan oleh adanya tregedi Minamata. Pada waktu itu, limbah merkuri dari industri banyak yang dibuang secara besar-besaran di Teluk Minamata. Sedangkan itu, masyarakat Jepang sendiri memiliki kecenderungan makan ikan atau sushi yang sangat tinggi. Apalagi untuk ibu hamil, memakan ikan dapat memberikan nutrisi yang baik untuk sang jabang bayi. Sayangnya, limbah merkuri yang dibuang ke laut tersebut turut mencemari ikan yang dikonsumsi para ibu hamil sehingga bayi-bayi yang lahir pada masa itu terlahir cacat.

    Tak hanya berpengaruh pada janin atau bayi yang dilahirkan, kandungan merkuri pada ikan juga dapat berpengaruh pada kesehatan Ledis sendiri. Resiko kanker adalah yang paling mungkin terjadi. Bahkan nyawa Ledis pun bisa terancam bila merkuri masuk ke dalam tubuh. Jadi, pastikan ikan yang Ledis konsumsi adalah ikan dan hasil laut yang segar ya! Yakinkan Ledis untuk membelinya pada tempat dan penjual yang terpercaya kualitas dan kebersihannya.

    Menghindari kosmetika yang bermerkuri pun wajib hukumnya. Misalnya, untuk produk-produk pemutih yang menjanjikan hasil instan. Beberapa kasus mengajari kita bahwa calon ibu yang tetap menggunakan produk pemutih saat mengandung, mengalami keguguran karena kandungan merkuri berbahaya pada kosmetik tak terpercaya dan tidak terdaftar/legal tersebut.

    5. Konsumsi alkohol juga layak dikurangi demi tingkat kesuburan yang memberi hasil. Apalagi jika Ledis tidak tahu kalau sedang mengandung, sudah pasti si janin turut meneguk sari-sari alkohol.

    Konsumsi alkohol juga layak dikurangi demi tingkat kesuburan yang memberi hasil. Apalagi jika Ledies tidak tahu kalau sedang mengandung, sudah pasti si janin turut meneguk sari-sarinya. Tentu saja, alkohol sangat dilarang untuk kehamilan. Janin akan berkembang pesat selama minggu-minggu pertama kehamilan, bahkan sebelum Ledis tahu sedang mengandung. Beberapa penelitian malah menunjukkan bahwa alkohol dapat meningkatkan kesempatan keguguran sejak masa-masa seperti itu
    Stop konsumsi alkohol via www.gezondheidsnet.nl

    Tentu saja, alkohol sangat dilarang untuk kehamilan. Janin akan berkembang pesat selama minggu-minggu pertama kehamilan, bahkan sebelum Ledis tahu sedang mengandung. Beberapa penelitian malah menunjukkan bahwa alkohol dapat meningkatkan kesempatan keguguran sejak masa-masa seperti itu.

    Sampai saat ini, para ahli dan peneliti belum memegang definisi pasti batas alkohol yang aman untuk ibu hamil atau bagaimana tingkat kepekaan bayi terhadap alkohol yang dikonsumsi ibunya. Namun karena alkohol telah dikenal luas sangat berbahaya untuk kehamilan, paling tidak alkohol harus dihindari saat itu juga.

    Jika Ledis sedang mencoba untuk hamil, yang paling penting adalah tidak minum selama paruh kedua siklus bulanan, setelah berovulasi. Ini karena saat itulah waktunya Ledis mungkin hamil. Tapi jika Ledis menstruasi pada saat itu, tidak apa-apa minum beberapa gelas anggur selama paruh pertama siklus, saat sedang menunggu ovulasi lagi.

    6. Merokok beresiko menyebabkan impotensi. Sebelum itu terjadi, meninggalkannya adalah solusi yang tak bikin rugi.

    Merokok beresiko menyebabkan impotensi. Sebelum itu terjadi, meninggalkannya adalah jawaban yang tidak bikin rugi
    Merokok menyebabkan impotensi via www.bk-brest.by

    Mungkin Ledis tidak banyak yang merokok. Namun, jangan lupakan si suami. Suami pun harus dihindarkan dari rokok sementara waktu, demi mencapai tingkat kesuburan yang maksimal.

    Studi menunjukkan bahwa merokok berpotensi menurunkan jumlah sperma. Ketika merencanakan kehamilan pun, pasangan suami istri dituntut untuk memiliki kesehatan yang prima dan tubuh yang bugar. Oleh karenanya, saran menghentikan rokok sebelum merencanakan kehamilan tidak akan ada sia-sianya. Selain meningkatkan peluang hamil, seluruh keluarga akan terhindar dari bahaya asap rokok bukan?

    7. Zat kimia memiliki macam-macam versi dan fungsi. Ada baiknya mengurangi kontak dengan zat-zat kimia tertentu agar si calon jabang bayi tak terkena efeknya sejak dini.

    Zat kimia memiliki macam-macam versi dan fungsi. Ada baiknya mengurangi kontak dengan zat-zat kimia tertentu agar si calon jabang bayi tak terkena efeknya sejak dini
    Kurangi kontak dengan zat-zat kimia via cdn.dmx.vn

    Mungkin Ledis memutuskan untuk tinggal di rumah saja selama merencanakan kehamilan. Lantas, Ledis menyangka kalau bebas dari bahaya paparan zat kimia. Belum tentu! Beberapa zat kimia yang mungkin berpengaruh pada kesuburan bisa bersumber dari barang-barang di sekitar dan lumrah digunakan sehari-hari. Sebut saja bahan-bahan pembersih alat rumah tangga, seperti deterjen, obat pel lantai, dan lain-lain. Sebagai wanita, tentunya Ledis sangat akrab dengan itu semua bukan?

    Saat merencanakan kehamilan, Ledis bisa meminimalisir efek kimianya dengan cara menggunakan sarung tangan atau masker untuk menghindari efeknya pada kulit langsung dan sistem pernapasan. Jika mau, Ledis bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk menggantikan bahan-bahan kimia tersebut. Untuk mengepel lantai misalnya, bisa digunakan ampas kelapa. Untuk membersihkan panci dan perabot dapur, baking soda masih dikenal sebagai jawaranya menghilangkan noda membandel.

    8. Usahakan Ledis selalu berpikir positif dan berhati riang. Stres yang berlebih bisa mengganti-ganti kadar kesuburan tanpa permisi.

    Usahakan Ledis selalu berpikir positif dan berhati riang. Stres yang berlebih bisa mengganti-ganti kadar kesuburan tanpa permisi
    Keep positif via giftlife.today

    Stres bisa menimpa wanita dan pria. Maka dari itu, hindarilah tekanan dan rasa stres pada Ledis dan suami. Stres dapat memacu ketidaksuburan pada wanita dan pria. Bahkan ketika pikiran sedang stres, bukan tak mungkin Ledis atau suami kehilangan nafsu untuk melakukan hubungan seksual.

    Secara ilmiah, stres bisa mempengaruhi fungsi hipotalamus. Hipotalamus adalah kelenjar di otak yang mengatur nafsu makan dan emosi, serta hormon yang memberitahu kapan saatnya ovarium untuk melepaskan telur. Jika stres melanda, ada kemungkinan ovulasi pun tidak terjadi sama sekali.

    Cukup buat rileks pikiran dan tubuh Ledis. Jika perlu, ikutkan pula suami! Misalnya, berjalan-jalan, belanja, spa, menonton film, dan memasak bersama suami. Jika perasaan senang, mood pun akan berubah positif. Begitu pula dengan mood saat berhubungan seksual. Bukankah perasaan bahagia adalah hal utama yang menjamin kesehatan tubuh dan psikis manusia? Dan bukankah bahagia itu bisa diwujudkan dengan cara-cara sederhana pula?

    9. Mandi dalam baik air panas memang menyenangkan dan menghapus lelah. Tapi siapa sangka kegiatan seru ini perlu dihindari agar memiliki anak tak sekedar mimpi?

    Mandi dalam baik air panas memang menyenangkan dan menghapus lelah. Tapi siapa sangka kegiatan seru ini perlu dihindari agar memiliki anak tak sekedar mimpi?
    Hindari mandi di dalam bak air panas via www.spascenter.ch

    Poin ini mungkin terlihat sepele. Tapi percayalah, testis sangat sensitif pada suhu panas. Padahal agar bisa memproduksi sperma yang sehat dan sempurna, testis harus berada di lingkungan yang dingin agar suhunya pun mendingin.

    Kerap bersepeda, sauna, dan menggunakan celana ketat juga bisa membuat suhu testis menjadi lebih tinggi. Untuk pria yang memang pernah didiagnosis tidak subur, mungkin perlu menghilangkan kebiasaan ini. Cukup hindari hal tersebut selama merencanakan kehamilan saja, bukan untuk sepanjang hidup.

    Untuk menciptakan sperma yang matang, diperlukan waktu yang lama yaitu selama tiga bulan. Jika waktu lama tersebut rusak karena suhu testis selalu memanas, bukankah suami dan istri sama-sama merasa lelah dan sia-sia?

    10. Ganja dan segala jenis narkoba selalu dilarang untuk dikonsumsi. Selain menumbuhkan rasa candu, kesuburan Anda pun jadi rancu.

    Ganja dan segala jenis narkoba selalu dilarang untuk dikonsumsi. Selain menumbuhkan rasa candu, kesuburan Anda pun jadi rancu
    Stay away from drugs via www.paranoia-blog.de

    Ganja, narkoba, dan segala macam-macam obat-obatan terlarang dapat memberikan efek besar bagi tubuh. Jika penggunaannya ilegal, pengaruh negatiflah yang lebih banyak menimpa tubuh dan segala sistem dan organ di dalamnya.

    Tak ubahnya merokok, konsumsi ganja dan narkoba yang berlebihan dapat menurunkan kadar hormon testosteron (hormon pria) dan progesteron (wanita). Jika kadar keduanya menurun, tentu saja sel sperma dan sel telur yang dihasilkan pasangan suami istri akan ikut menurun juga.

    Menurut studi, penggunaan ganja secara terus-menerus dan rutin bisa mengakibatkan bayi lahir prematur dan berat badannya berkurang. Penelitian lainnya menyebutkan, bahwa anak yang lahir dan sempat terpapar ganja memiliki kemampuan otak yang berbeda dan perilakunya pun bermasalah ke depannya. Lalu, masih mau mengorbankan anak demi kesenangan mencandu narkoba?

    Kini, Ledis sudah paham betul bukan apa saja yang perlu dihindari selama masa perencanaan kehamilan? Lalu, tunggu apalagi? Segera jauhkan mereka dari lingkungan Ledis dan biasakan gaya hidup sehat dan bahagia demi kesehatan pasangan suami istri, sel telur dan sel sperma, beserta calon jabang bayi Ledis nanti!