Tag: pasutri

  • 7 Alasan Mengapa Sering Berhubungan Bikin Cepat Hamil

    7 Alasan Mengapa Sering Berhubungan Bikin Cepat Hamil

    Ledisia.com – Berhubungan seksual adalah rutinitas yang wajib dilakukan oleh pasangan suami istri  yang mendambakan kehadiran buah hati. Bagi sebagian orang ada yang langsung berhasil dan mendapatkan kehamilan setelah berhubungan seksual untuk pertama kali. Tapi ada juga yang harus terus-menerus mencoba hingga mendapatkan kabar kehamilan. Yang terakhir ini disebabkan oleh tingkat kesuburan yang kurang maksimal.

    Di masyarakat kita, sering muncul anggapan agar tidak membuang-buang sperma. Sebaiknya tunggu dulu sampai wanita mendapatkan masa subur atau ovulasi, barulah kemudian melakukan hubungan seksual. Dengan demikian, hubungan seksual tidak akan sia-sia. Tapi apakah itu benar?

     

    Kerap Berhubungan Seksual Itu Tidak Merugikan. Tetapi Justru Menambah Peluang Kehamilan.

    Untuk menjawab anggapan tersebut, Ledis perlu membaca tujuh alasan berikut. Kenapa sih kerap berhubungan seksual sesering mungkin sangat dianjurkan dan tidak akan merugikan? Apa sih alasannya? Langsung saja kita simak alasan berikut!

     

    1. Keseringan berhubungan seksual tidak akan memperburuk kesuburan. Bahkan bisa jadi solusi dari ketidaksuburan.

    Kesuburan lebih prima - via carmenhibbins.com
    Kesuburan lebih prima via carmenhibbins.com

    Sebagian orang percaya bahwa terlalu sering berhubungan seksual dapat membuat kesuburan berkurang, hal itu hanyalah mitos. Kebanyakan pasangan berasumsi bahwa hubungan seksual terbaik untuk kehamilan adalah pada saat masa subur saja. Sehingga, suami diminta untuk “menyimpan” spermanya hingga masa ovulasi istri tiba. Sedangkan, berhubungan seksual di luar masa subur dianggap akan membuang sel sperma yang berkualitas.

    Padahal, yang terjadi adalah sebaliknya. Mengurangi intensitas berhubungan seksual malah akan menurunkan peluang kehamilan Anda.

     

    2. Anda tidak perlu berkecil hati karena belum memomong bayi. Sering berhubungan seksual membuat kesempatan hamil lebih tinggi.

    Kesempatan hamil lebih luas - via heatherpearcephotography.com
    Kesempatan hamil lebih besar via heatherpearcephotography.com

    Peluang kehamilan dapat lebih tinggi jika Anda dan suami sering berhubungan seksual. Beberapa studi pun telah membuktikan fakta tersebut. Bahkan, melakukan hubungan seksual beberapa kali sehari pun sah-sah saja dilakukan, jika Anda mau.

     

    3. Sering berhubungan seksual membuat sperma lebih sehat, dibanding sperma yang disimpan hingga waktu dirasa tepat.

    Sperma sehat, hamil cepat - via theresamarie.com
    Sperma sehat, hamil cepat via theresamarie.com

    Ketika Anda meminta suami untuk menyimpan sel spermanya lebih lama dalam tubuh, bukan tidak mungkin kualitas sel sperma yang disimpannya jadi kurang berkualitas. Terlalu lama menyimpan sperma dalam tubuh pria dapat mengakibatkan motilitas (kecepatan renang sel sperma menuju rahim wanita) menurun.

    Untuk mengantisipasinya, lebih baik Anda dan suami jangan menunda hubungan seksual. Jangan pantang berhubungan seksual selama tujuh hari berturut-turut.

     

    4. Tak perlu takut kehabisan sel sperma dari suami. Anda punya stok sperma yang memadai dalam tuba falopi.

    kiss baby
    Stok sperma dalam tuba falopi untuk hamil via picturess.co.za

    Keseringan melakukan ejakulasi membuat kepadatan sel sperma akan berkurang, namun hal ini sangatlah wajar. Yang terpenting dari seringnya Anda dan suami berhubungan seksual adalah ada sejumlah sperma yang bersemayam dalam tuba falopi wanita sebelum ovulasi. Apalagi sel sperma dikenal dapat bertahan hidup selama tiga hari dalam rahim wanita. Sehingga Anda patut merasa aman karena memiliki stok sperma yang mencukupi untuk pembuahan.

     

    5. Untuk Anda yang tidak teratur siklus menstruasinya, berhubungan seksual setiap hari adalah solusinya.

    Solusi untuk yang siklusnya tak rutin - via langeronline.de
    Solusi untuk yang siklusnya tak rutin via langeronline.de

    Apakah Anda adalah wanita yang siklus menstruasinya tidak pernah teratur atau tidak rutin? Jika iya, pasti akan sulit mengetahui kapan masanya berovulasi! Jika begitu, pasti akan sulit juga untuk menentukan kapan waktu yang tepat melakukan hubungan seksual? Nah, jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual setiap hari, kemungkinan peluang Anda melakukan hubungan seksual tepat pada hari ovulasi lebih besar lagi.

     

    6. Tak hanya meningkatkan peluang mengandung, sering berhubungan seksual pun membuat Anda dan suami saling dukung.

    Lebih kompak dengan suami - via upsocl.com
    Lebih kompak dengan suami via upsocl.com

    Berhubungan seksual tak hanya bermanfaat untuk meneruskan keturunan saja. Ada manfaat-manfaat lain yang bisa Anda petik dari berhubungan seksual. Setidaknya, ada lima belas manfaat berhubungan seksual yang berkaitan dengan kesehatan tubuh. Beberapa di antaranya adalah jantung lebih sehat, relaksasi, dan memperlambat penuaan.

    Di samping itu, sering berhubungan seksual akan membuat hubungan Anda dengan suami lebih dekat. Ikatan batin pun semakin kuat. Beberapa pasangan dapat merasakan hubungan yang semakin kompak dan mendukung karena seringnya berhubungan seksual.

     

    7. Anda tidak perlu lelah karena bercinta setiap hari. Cukup luangkan waktu saja 2-3 hari.

    Anda dan suami tidak lelah dan tetap bahagia - via kosova-sot.info
    Anda dan suami tidak lelah dan tetap bahagia via kosova-sot.info

    Mungkin Anda dan suami berpikir, terlalu sering bercinta akan menyebabkan cepat bosan dan lelah. Apalagi jika harus bolak-balik berhubungan seksual lebih dari sekali dalam sehari. Namun, tenang saja! Anda tidak perlu serajin dan selelah itu melakukan rutinitas ini.

    Meluangkan waktu dua atau tiga hari saja dalam seminggu pun sudah dianggap ideal untuk mendapatkan kehamilan. Intensitas sebanyak ini sudah dianggap cukup untuk meningkatkan peluang berhubungan tepat pada masa subur.

     

    Jadi, tunggu apalagi Ledis? Masihkah mau berpikir untuk menunda berhubungan seksual lebih rutin? Atau ingin segera melakukannya dengan suami agar segera mendapat momongan?

    Tetap semangat dan selamat berjuang, ya Ledis! Semoga segera mendapatkan kehamilan yang lancar dan sehat!

  • Pentingnya Pemeriksaan Pra Konsepsi Untuk Kesuburan

    Pentingnya Pemeriksaan Pra Konsepsi Untuk Kesuburan

    Dear, Ledisian! Apa kabar? Semoga Anda tetap sehat dan segera memperoleh kehamilan ya!

    Ledisia.com – Kali ini Ledisia.com akan membahas tentang Preconception Check Up atau pemeriksaan pra konsepsi. Apa itu pemeriksaan pra konsepsi?

    Dengan Mengikuti Pemeriksaan Pra Konsepsi, Kelahiran Sehat Akan Jadi Hadiah Pertama Bagi Sang Buah Hati

    Pemeriksaan pra konsepsi adalah pemeriksaan menyeluruh pada tubuh Anda, yang dilakukan sebelum Anda dan suami merencanakan kehamilan.

    Mungkin Ledis akan bertanya,

    Mengapa harus melakukan pemeriksaan? Hamil saja belum, kok sudah periksa ke dokter?

    Nah, pemahaman inilah yang perlu diluruskan. Bahwa pemeriksaan pra konsepsi juga memiliki fungsi yang tak kalah penting dengan pemeriksaan saat hamil. Jika saja pemeriksaan pada saat hamil berfungsi untuk memantau perkembangan bayi dan memastikan si bayi sehat, maka pemeriksaan pra konsepsi akan memastikan bahwa “rumah” si calon jabang bayi sehat dan nyaman.

    1. Pemeriksaan pra konsepsi perlu dilakukan sejak dini agar rahim benar-benar siap huni

    Apakah rahim saya siap huni, Dok? - via dailybest.it
    Apakah rahim saya siap huni, Dok? – via dailybest.it

    Ketika Ledis hamil, maka otomatis akan ada bayi yang akan berdiam dalam rahim di perut Anda. Bagi si calon bayi, rahim adalah rumah. Agar hidupnya terasa nyaman dan sehat, tentunya rumahnya juga harus senantiasa dijaga. Sayangnya, si jabang bayi tidak bisa melakukannya sendiri. Ini adalah tugas Anda untuk menciptakan rumah yang aman dan nyaman baginya.

    Untuk melaksanakan tugas tersebut, tidak bisa dilakukan secara mendadak. Anda harus mempersiapkannya dari jauh-jauh hari sebelum Anda dinyatakan hamil oleh dokter. Caranya pun bermacam-macam. Misalnya menghindari alkohol, narkoba, dan rokok, serta hanya mengkonsumsi makanan bernutrisi. Di samping itu, Anda harus tahu pasti kalau tubuh Anda dalam keadaan sehat dan tidak membawa penyakit bawaan tertentu.

    Untuk itu, yang akan dilakukan dokter ketika Anda mengikuti pemeriksaan pra konsepsi adalah menanyakan riwayat kesehatan dengan benar-benar detil dan lengkap. Karenanya, pastikan Anda tidak lupa mengenai riwayat ginekologis, riwayat obstetri, riwayat medis, obat-obatan yang dikonsumsi, apakah pernah mengalami alergi, riwayat vaksinasi, dan gaya hidup.

    Menurut riwayat ginekologisnya, Anda akan ditanyai tentang siklus bulanan, apakah pernah menggunakan alat pengendali kehamilan seperti pil KB, kumparan, dan sebagainya. Keterangan mengenai infeksi seksual yang menular pun akan dibutuhkan karena beberapa infeksi mungkin hadir tanpa disadari, namun berdampak nyata pada kehamilan.

    Sedangkan riwayat obstetri membuat Anda mengetahui pengaruh kehamilan sebelumnya dengan ketidaksuburan yang sekarang. Tentu saja hal ini hanya berlaku bagi Anda yang sebelumnya sudah pernah mengalami kehamilan. Sejarah kehamilan seperti aborsi, keguguran, atau kehamilan di luar rahim pun turut dipertanyakan di sini. Masalah kehamilan yang pernah dialami sebelumnya bisa saja turut mempengaruhi tingkat kesuburan saat ini.

    Riwayat penyakit medis seperti asma, diabetes, tekanan darah tinggi jangan sampai sekali pun terlupakan. Penyakit semacam itu mampu mempengaruhi kondisi kehamilan Anda nanti. Penggunaan obat dari penyakit tersebut mungkin saja perlu direvisi dosis atau penggunaannya. Selain penyakit semacam itu, jangan malu mengatakan jika Anda pernah mengalami operasi atau pembedahan untuk mengetahui apakah memiliki masalah dalam hal anestesia.

    Jika ada alergi yang kerap menyerang, menuliskannya dalam secarik kertas atau buku sebelum pergi ke dokter juga baik dilakukan. Entah itu alergi obat, alergi makanan, alergi zat kimia, dan lain-lain. Sertakan juga vitamin-vitamin apa saja yang belakangan ini Anda konsumsi agar dokter tahu kalau tidak ada obat atau vitamin yang melebihi dosis dan tidak aman dikonsumsi.

    Bawa pula catatan vaksin Anda. Dokter akan menganalisis apakah vaksin tersebut masih berfungsi atau sudah hilang efeknya dari tubuh. Ini penting karena vaksin yang sudah “kadaluarsa” efeknya bisa menjadi pemicu tertularnya penyakit tertentu pada saat kehamilan. Bukan tidak mungkin bayi Anda juga berpotensi terkena dampak buruknya.

    Untuk memastikannya secara akurat, dokter juga akan melakukan serangkaian tes. Tes itu meliputi tes urin dan tes darah. Tak perlu takut dan ngeri menghadapi serangkaian tes dan pemeriksaan tersebut karena ini demi kebaikan Anda dan si calon bayi.

     

    2. Pemeriksaan pra konsepsi juga akan memberikan panduan lengkap bagi dokter mengenai kondisi keseluruhan tubuh. Dengan demikian, langkah yang selanjutnya dituju tak akan rancu

    Memastikan langkah selanjutnya - via allergo.com.br
    Memastikan langkah selanjutnya – via allergo.com.br

    Setelah Anda memberikan banyak keterangan pada dokter melalui konsultasi, formulir, dan serangkaian tes, semua yang dilalui tidak akan menguap begitu saja. Data lengkap dan menyeluruh tentang kesehatan Anda akan dijadikan panduan bagi dokter. Dokter tentu saja akan mengetahui, apakah kondisi Anda sudah cukup siap dan sehat untuk dijadikan rumah bagi si bayi.

    Namun jika memang ditemukan masalah ketidaksuburan, dokter pun tidak akan tinggal diam. Dari data tersebut, dokter akan memberikan saran yang sesuai dengan permasalahan Anda. Misalnya, saran perawatan atau terapi, mengkonsumsi asam folat, mengurangi kebiasaan merokok, alkohol, dan narkoba, dan sebagainya lagi.

     

    3. Menyiapkan psikis yang sehat dan bebas dari stres harus dilakukan sebelum hamil. Pemeriksaan pra konsepsi bahkan mampu membantu Anda menyelesaikan masalah ini.

    Hati senang juga kunci kesuburan - via women-online.nl
    Hati senang juga kunci kesuburan – via women-online.nl

    Selain pemeriksaan yang bersifat fisik, dokter juga akan melihat riwayat emosi dan sosial Anda. Bagian ini pun tak akan kalah penting dibandingkan dengan riwayat kesehatan yang berkaitan dengan fisik Anda. Ya, pemeriksaan terkait psikis. Dokter akan menanyai apakah Anda memiliki sejarah kekerasan. Baik itu kekerasan seksual, verbal, atau kekerasan fisik seperti dipukul atau dicelakai. Apakah itu pernah terjadi di lingkungan hubungan rumah tangga atau pada masyarakat umum.

    Salah satu syarat agar organ reproduksi subur dan dapat mencapai kehamilan adalah tidak mengalami stres. Jika kondisi psikologis saja masih terguncang dengan masalah-masalah semacam itu, bukan tidak mungkin tingkat kesuburan Anda juga akan berkurang sedikit demi sedikit. Padahal, ibu hamil pun dituntut untuk selalu merasa senang agar seluruh kerja organ tubuh bekerja maksimal dan baik.

     

    Bagaimana ledis? Sudah cukup memahami apa gunanya pemeriksaan pra konsepsi? Ternyata, pemeriksaan pra konsepsi tak kalah penting dengan pemeriksaan saat kehamilan bukan? So, segeralah bersiap diri mulai sekarang. Siapkan segenap pertanyaan yang ingin ledis konsultasikan dengan dokter. Jika perlu, ajak pula suami!

    Jangan pernah menyimpan pertanyaan karena merasa pertanyaan tersebut memalukan. Tidak akan ada pertanyaan yang memalukan karena sesi konsultasi toh merupakan sesi yang cukup privat. Dokter pun telah cukup berpengalaman menghadapi semua pasangan yang masih sangat awam dengan masalah-masalah tertentu.

    Selamat mencoba Ledis! Semoga berhasil!