Tag: kesehatan gigi dan mulut

  • 3 Jenis Behel Terbaik 2025 untuk Gigi Rapi juga Nyaman

    3 Jenis Behel Terbaik 2025 untuk Gigi Rapi juga Nyaman

    Ledisia.com – JAKARTA – Tahun 2025 menghadirkan berbagai pengembangan pada dunia ortodontik, termasuk pilihan behel yang dimaksud lebih lanjut variatif. Setiap jenis behel miliki kelebihan masing-masing.

    Hal yang dimaksud dapat disesuaikan dengan keinginan kemudian preferensi individu. Sehingga memberikan solusi terbaik untuk memperbaiki struktur gigi dengan nyaman juga efisien.

    Berikut rekomendasi jenis behel terbaik 2025 berdasarkan keterangan resmi yang mana diterima SindoNews, Rabu (8/1/2025).

    1. Behel Metal Colorpop

    Behel Metal Colorpop 2 in 1 populer berkat desain penuh warna kemudian tarif yang mana terjangkau mulai dari Rp2,5 juta. Behel ini memungkinkan kombinasi dua warna pada satu karet, menciptakan efek gradasi unik yang memberikan kesan fashionable.

    Cocok untuk mengatasi permasalahan gigi ringan, behel ini ideal bagi Anda yang dimaksud ingin tampil percaya diri dengan gaya unik dan juga menjadi trendsetter.

    2. Behel Metal USA

    Behel Metal USA adalah pilihan berkualitas tinggi yang digunakan direkomendasikan untuk hambatan gigi kompleks. Terbuat dari stainless steel premium, behel ini menawarkan desain presisi untuk kenyamanan maksimal, daya tahan tinggi, juga efektif pada merapikan gigi tidaklah sejajar.

    Dengan nilai tukar mulai Rp4,5 juta, behel ini merupakan pembangunan ekonomi jangka panjang yang tersebut menggabungkan kekuatan, kenyamanan, juga estetika.

  • Apakah Membiarkan Gigi Ompong Bahaya untuk Kesehatan?

    Apakah Membiarkan Gigi Ompong Bahaya untuk Kesehatan?

    Ledisia.com – JAKARTA – Membiarkan gigi ompong berkepanjangan tanpa bantuan tenaga medis ternyata dapat mempengaruhi kebugaran mulut maupun kondisi tubuh secara keseluruhan. Bagaimana hal itu dapat terjadi?

    Masalah kondisi tubuh gigi umum terjadi di tempat Indonesia. Tantangan pada gigi pun beragam, mulai gigi berlubang hingga gigi yang tersebut tanggal atau ompong.

    Berdasarkan data Kementerian Aspek Kesehatan tahun 2023, proporsi gigi yang dimaksud hilang, dicabut, tanggal, atau ompong di tempat Indonesia mencapai 21%. Penyebaran tertinggi terjadi pada individu berusia 65 tahun ke atas, yaitu sebesar 46,5%.

    Penyebaran tertinggi selanjutnya terjadi pada kelompok usia 55-64 tahun sebesar 37,2%, usia 45-54 tahun sebesar 26,4%, lalu usia 35-44 tahun sebesar 18%, menunjukkan bahwa kehilangan gigi memengaruhi individu di dalam semua kelompok usia, termasuk merek yang berada pada usia produktif.

    Kerap diabaikan, ternyata gigi ompong berkepanjangan tanpa bantuan tenaga medis justru dapat memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan, ataupun kebugaran mulut secara khusus.

    Ketua Departemen Prostodonsia Fakultas Kesehatan Gigi Universitas Gadjah Mada (FKG UGM) drg. Murti Indrastuti M.Kes., Sp. Pros (K) menjelaskan, kehilangan gigi itu bisa jadi menimpa individu pada semua rentang usia dengan berbagai penyebab. Mulai dari perilaku kemampuan fisik gigi yang digunakan buruk maupun diet tinggi gula yang digunakan mengakibatkan gigi berlubang serta harus dicabut, trauma pada gigi akibat kecelakaan, gum disease, kebiasaan merokok yang memperburuk kondisi gigi, hingga kondisi lainnya.

    “Jika kehilangan gigi ini dibiarkan pada waktu lama, dampaknya akan mempengaruhi kemampuan fisik juga estetika wajah,” ujar dr Murti, Rabu (23/10/2024).

    Lantas apa belaka bahaya membiarkan gigi ompong terlalu lama? Berikut ulasannya.

    1. Pengaruh Kehilangan Gigi terhadap Kemampuan Bicara

    Kehilangan gigi dapat memengaruhi kemampuan seseorang di berbicara. Saat kehilangan satu atau beberapa gigi, cara pelafalan ketika berbicara bisa jadi berubah lalu pengucapan menjadi kurang jelas, sehingga mengganggu komunikasi sehari-hari.