Blog

  • 4 Fakta Latiao, Jajanan Viral jika China yang digunakan Izinnya Ditarik Sementara BPOM

    4 Fakta Latiao, Jajanan Viral jika China yang digunakan Izinnya Ditarik Sementara BPOM

    Ledisia.com – JAKARTA – Fakta latiao menyita perhatian rakyat usai menyebar oleh sebab itu dinilai bahaya pasca BPOM menemukan komposisi beracun di area dalamnya.

    Untuk melindungi masyarakat, BPOM telah mengamankan seluruh latiao dari peredaran. BPOM juga menghentikan sementara peredaran Latiao impor dari China.

    Fakta Latiao Makanan jika China

    1. Latiao Berasal dari China
    Latiao (Hanzi sederhana: Hanzi tradisional: harfiah: ‘tongkat pedas/potongan pedas’). Latiao merupakan makanan ringan populer di dalam China.

    Latiao terbuat dari tepung gandum (terutama gluten gandum) yang digunakan dibumbui cabai. Makanan ringan ini punya tekstur kenyal dengan rasa asam lalu pedas.

    Pada awalnya, latiao disebut mianjin yang secara harfiah berarti gluten gandum. Kemudian, orang Pingjiang menyebutnya Mala sebab rasanya pedas.

    Pingjiang mempunyai sejarah pembuatan saus pedas, saus kering dan juga tahu pedas yang mana merupakan bagian penting Industri di area pingjiang.

    2. Menyebabkan keracunan
    Latiao menyebabkan kejadian luar biasa keracunan pangan (KLBKP) di tempat tujuh tempat Indonesia. Wilayah – wilayah tersebut, yakni Tangerang Selatan, Sukabumi, Lampung, Wonosobo, Pamekasan, Riau juga Bandung Barat.

    Untuk mengurangi tindakan hukum seperti itu di area tempat lain, BPOM segera menarik Latiao dari pasaran dan juga menghapus item Latiao dari platform digital daring dengan melakukan kerja mirip dengan Kementerian Komunikasi Digital (Komdigu).

  • 5 Makanan Pengganti Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan secara Alami

    5 Makanan Pengganti Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan secara Alami

    Ledisia.com – JAKARTA – Makanan pengganti nasi putih untuk menurunkan berat badan secara alami sangat beragam. Nasi putih merupakan makanan pokok di tempat sejumlah negara. Salah satunya Indonesia.

    Sayangnya, nasi putih telah lama menyebabkan hambatan kemampuan fisik dikarenakan komposisi kalorinya yang digunakan tinggi serta kurangnya nutrisi penting. Nasi juga dikenal mengenyangkan, juga terjangkau.

    Namun, sebagian orang menghindari nasi untuk mengempiskan asupan karbohidrat, mengempiskan kalori, atau lantaran alergi. Pakar kondisi tubuh menyarankan untuk mengganti nasi putih dengan alternatif yang mana lebih tinggi sehat untuk menurunkan berat badan dan juga mengatur diabetes.

    Jika Anda mencari pilihan bergizi untuk menggantikan nasi, berikut beberapa dalam antaranya seperti dilansir dari Times of India, Hari Sabtu (2/11/2024).

    5 Makanan Pengganti Nasi Putih untuk Menurunkan Berat Badan secara Alami

    1. Gandum

    Dalia, yang tersebut juga dikenal sebagai bulgur atau gandum, menawarkan tekstur lalu rasa yang mana mirip dengan nasi tetapi hanya sekali mengandung 76 kalori per 91 gram, yang tersebut berarti 25 persen lebih banyak sedikit kalori daripada nasi putih.

    Gandum merupakan pilihan yang digunakan tepat untuk mengempiskan karbohidrat serta menurunkan berat badan.

    2. Quinoa

    Quinoa populer dalam kalangan penggemar kebugaran. Biji-bijian kecil ini bebas gluten kemudian mengandung lebih tinggi banyak protein daripada beras serta menjadikannya sumber protein lengkap dengan kesembilan asam amino esensial.

    Kaya akan tembaga serta magnesium, quinoa merupakan pilihan yang dimaksud bergizi.

  • BPOM Temukan Bakteri Sangat Membahayakan pada Jajanan China Latiao, Picu Keracunan

    BPOM Temukan Bakteri Sangat Membahayakan pada Jajanan China Latiao, Picu Keracunan

    Ledisia.com – JAKARTA – Badan Pengawas Solusi lalu Makanan (BPOM) RI menemukan bakteri berbahaya bacillus cereus pada jajanan dengan syarat China, Latiao yang dimaksud memicu kejadian luar biasa keracunan pangan (KLBKP) di tempat tujuh wilayah di dalam Indonesia. Temuan ini berdasarkan hasil penelusuran dan juga pengujian sampel di area laboratorium.

    Produk berbahan dasar tepung ini diketahui mengakibatkan gejala keracunan seperti sakit perut, mual, dan juga muntah pada korban di area wilayah Lampung, Sukabumi, Wonosobo, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Pamekasan, kemudian Riau.

    “Bakteri ini menciptakan toksin yang tersebut menyebabkan gejala keracunan dalam bentuk sakit perut, pusing, mual, muntah, sesuai dengan laporan dari korban,” kata Kepala BPOM Taruna Ikrar disitir dari kanal YouTube BPOM, Hari Sabtu (2/11/2024).

    Bakteri bacillus cereus yang tersebut ditemukan pada jajanan Latiao, dijelaskan Ikrar kemungkinan berasal dari substansi yang dimaksud ada dalam di barang tersebut. Meski masuk kategori risiko rendah, bakteri tetap memperlihatkan berkembang, yang tersebut menunjukkan adanya peluang kontaminasi dari materi pangan pada di kemasan.

    Kondisi semakin diperparah dengan faktor lingkungan seperti suhu atau kurangnya sterilitas pada waktu pengemasan. Ikrar mengimbau penduduk untuk memperhatikan masa kedaluwarsa, kemasan, komposisi, kemudian izin edar pada produk-produk pangan.

    “Produk makanan itu ada dua, high risk dan juga low risk. Layanan ini (Latiao), masuk kategori low risk, biasanya kalau low risk belum kadaluwarsa belum berkembang (bakteri), tapi kenyataannya berkembang bakteri. Kalau berkembang bakteri sebetulnya berarti sanggup jadi dari substansi pangan yang ada pada di kemasan itu,” jelasnya.

    “Didukung dengan aspek suhu udara atau sterilitas waktu dikemas akhirnya tumbuh. Buktinya pada waktu kita ambil kemasan, kita mengakses kemasannya serta diambil (sampel) dari dalam, berarti sumbernya dari unsur itu,” sambungnya.

    Ia juga meminta-minta agar publik segera membuang stok hasil Latiao yang digunakan ada kemudian bukan mengonsumsinya guna mengurangi risiko keracunan seperti yang terjadi di tempat tujuh area di dalam Indonesia. “Dibuang aja hasil itu. Jangan dikonsumsi lagi, nanti akan menyebabkan risiko seperti tujuh lokasi pada Indonesia,” sarannya.

    BPOM segera menarik barang Latiao dari pasaran kemudian bekerja sebanding dengan Kementerian Komunikasi juga Digital (Komdigi) untuk menghapus produk-produk yang disebutkan dari wadah daring, guna mengurangi tindakan hukum sama pada area lain.

    “Kami meminta-minta terhadap importir untuk melaporkan pengunduran dan juga pemusnahan ini untuk Badan POM serta kami akan memantau kepatuhan mereka, sebagai langkah pencegahan,” tandasnya.

  • Aktif Beri Pendampingan, Lovepink Tak Ingin Pasien Kanker Payudara Termakan Mitos dan juga Hoaks

    Aktif Beri Pendampingan, Lovepink Tak Ingin Pasien Kanker Payudara Termakan Mitos dan juga Hoaks

    Ledisia.com – JAKARTA – Kanker susu menjadi momok menakutkan khususnya bagi kaum hawa lantaran berada di area urutan pertama terkait jumlah agregat karsinoma terbanyak di dalam Indonesia, dan juga menjadi salah satu penyumbang kematian pertama akibat kanker.

    Salah satu faktor tingginya bilangan bulat kematian pada tumor ganas susu adalah kurangnya perhatikan untuk melakukan deteksi dini. Padahal, penyembuhan mampu diadakan jikalau penyakit sudah ada diketahui sejak awal. Bahkan, deteksi dini dapat menyelamatkan nyawa dikarenakan masih berada di dalam stadium awal sehingga dapat diadakan penyembuhan secara optimal.

    Menyadari hal tersebut, komunitas warriors juga survivors karsinoma payudara, Lovepink, ingin mengingatkan pentingnya deteksi dini untuk para perempuan.

    Bersama Park Hyatt, Lovepink mengadakan talkshow untuk mengingatkan pentingnya SADARI (periksa susu sendiri) serta SADANIS (perisa kelenjar susu secara klinis) juga deteksi dini melalui mamografi, yakni proses pemeriksaan susu menggunakan sinar-X berenergi rendah.

    Fertina Tarasari, manusia survivor dari Lovepink, berbagi pengalamannya ketika terdeteksi mengidap neoplasma payudara. Sebelumnya, ia setiap saat rutin melakukan pap smear, metode pemeriksaan yang digunakan untuk mendeteksi karsinoma pada leher rahim (serviks) pada wanita. Tapi, tidak ada pernah melakukan mamografi. Sehingga beliau pun tak menyangka bahwa akan mengidap penyakit neoplasma payudara.

    Kini dengan Lovepink, Sari ingin terus menggandeng para perempuan Indonesia untuk mewujudkan visi menurunkan bilangan pasien neoplasma susu stadium lanjut dalam 2030.

    Sari menjelaskan, selama ini yang diadakan Lovepink tidak semata-mata memberikan edukasi, melainkan melakukan pendampingan terhadap para pasien kanker. Bahkan, Lovepink juga memberikan dukungan terhadap keluarga pasien yang tersebut mendampingi pasien selama proses penyembuhan.

    “Kita memberikan support moral tidak semata-mata untuk para pasien yang mana didiangosis, tapi juga support system di tempat sekitar pasien seperti keluarganya,” ujar Fertina Tarasari di area Park Hyatt Jakarta, Rabu (30/10/2024).

    Aneeta Dee selaku Vice Chairwoman Lovepink menjelaskan, para penyintas dari Lovepink sesekali mengunjungi pasien untuk berbagi pengalaman, baik ke pasien maupun keluarganya agar tak merasa takut untuk berjuang melawan kanker. Sebab, rutin kali muncul mitos-mitos di area luar sana. Tugas Lovepink-lah untuk memberikan edukasi agar tak termakan mitos dan juga hoaks tentang karsinoma kelenjar susu yang mana kerap menakutkan itu.

    “Kita ada acara visit ke pasien. Kita pernah melalui treatment tersebut, kita tahu bagaimana rasanya pasca kemoterapi seperti apa. Ke keluarganya kita ngobrol, bahwa harus bagaimana mensupport,” ujar Aneeta Dee.

  • Kapan Waktu Terbaik Mengurangi Kafein? Waspadai Efek Negatif Jangka Panjang

    Kapan Waktu Terbaik Mengurangi Kafein? Waspadai Efek Negatif Jangka Panjang

    Ledisia.com – JAKARTA – Kafein merupakan salah satu zat yang paling berbagai dikonsumsi pada dunia. Biasanya, kafein ditemukan pada kopi, teh, minuman ringan, minuman berenergi, makanan dan juga bahkan obat-obatan tertentu.

    Uniknya, kafein menjadi semakin banyak dikomsumsi tanpa disadari. Hal ini yang digunakan harus menjadi perhatian, meskai para ahli mengakui berapa berbagai jumlah keseluruhan kafein yang digunakan harus dikonsumsi, hal itu tergantung pada beberapa faktor, seperti kebugaran pribadi, efek jangka panjang kafein juga kebiasaan individu.

    Dikutip marca, tidaklah semua orang perlu menghentikan kafein dari keberadaan mereka. Faktanya, penelitian telah terjadi menunjukkan banyak faedah dari konsumsi kafein pada jumlah total sedang, seperti peningkatan konsentrasi kemudian suasana hati, juga kemungkinan pengurangan risiko penyakit neurodegeneratif pada orang dewasa yang mana lebih banyak tua.

    Namun, konsumsi berlebihan atau ketergantungan dapat memiliki efek negatif jangka panjang. Hanya saja, apabila Anda sudah pernah memutuskan untuk mengempiskan atau berhenti mengonsumsi kafein, berikut beberapa kiat yang dimaksud direkomendasikan para ahli:

    Tips Mengurangi Konsumsi Kafein

    1. Kurangi secara bertahap

    Kafein bersifat adiktif. Jadi, pengurangan mendadak dapat menyebabkan gejala putus zat, seperti sakit kepala, kelelahan dan juga mudah tersinggung. Mengurangi jumlah agregat harian secara bertahap membantu meminimalkan gejala-gejala ini.

    2. Ganti dengan alternatif alami

    Minuman seperti teh tanpa kafein, air buah, atau infus herbal dapat menjadi pilihan yang digunakan baik untuk menggantikan kopi tanpa menghilangkan kebiasaan mengonsumsi minuman panas.

    3. Kapan Anda harus menghurangi kafein?

    Usia pada waktu kita harus menghindari kafein adalah pada anak-anak serta remaja. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), kafein perlu dihindari pada anak-anak kemudian remaja.

    Penelitian menunjukkan bahwa sistem saraf orang muda sangat sensitif terhadap kafein, yang mana dapat menyebabkan insomnia, kecemasan dan juga hambatan perilaku lainnya.

    Baca Juga: Waspada Efek Samping Minum Kopi setelahnya Konsumsi Obat

    Pada orang dewasa yang dimaksud tambahan tua, umumnya sejak usia 60 tahun ke atas, efek kafein pada tubuh mampu lebih tinggi terasa. Orang pada tahap ini mungkin saja lebih lanjut rentan terhadap kesulitan tidur juga metabolisme yang digunakan tambahan lambat.

    Karena alasan ini, berbagai dokter menyarankan agar orang dewasa yang mana lebih banyak tua membatasi asupan kafein mereka, teristimewa pada sore kemudian waktu malam hari. Dalam beberapa kasus, bahkan kemungkinan besar disarankan untuk berhenti mirip sekali.

  • Cara Cegah Sugar Craving dengan Mulai Mengonsumsi Gula Ramahi

    Cara Cegah Sugar Craving dengan Mulai Mengonsumsi Gula Ramahi

    Ledisia.com – Halo, Happy Health! Adakah di area antara kalian yang digunakan sangat suka makan makanan manis? Padahal menerapkan pola makan sehat lalu memperhatikan makanan yang dimaksud masuk pada tubuh kita sangat penting, loh! Salah satunya adalah dengan menerapkan mindful eating, apa itu mindful eating?

    Pada episode podcast kali ini, dengan Agatha Suci dan juga Jeffry, Sang Ahli Gizi Audy Aprilliya, dan juga tentunya Brand Ambassador Yava Bali yaitu Nana Mirdad, akan sharing mengenai cara menerapkan mindful eating serta menjaga dari sugar craving pada tubuh.

    Apa Itu Mindful Eating?
    Mindful eating adalah praktik makan penuh kesadaran terhadap jenis makanan yang tersebut kita konsumsi. Dengan menerapkan mindful eating, kita akan sadar pada waktu konsumsi gula harian apakah gula yang dimaksud telah cukup atau justru berlebih, atau gula yang digunakan dikonsumsi ini termasuk Gula Ramah untuk tubuh atau tidak. Bukan hanya saja dengan syarat makan untuk isi perut, tapi kamu juga merasakan makanan di area setiap gigitannya kemudian menikmati setiap rasa.

    Pada intinya, mindful eating adalah momen untuk menghargai makanan dan juga tubuh kita sendiri.

    Rahasia Nana Mirdad Mulai Menerapkan Mindful Eating
    Sebagai Brand Ambassador Yava Bali, tentunya Nana Mirdad sendiri sangat menerapkan pola hidup sehat, salah satunya mindful eating. Nana mengaku, mulai menerapkan mindful eating pasca menikah dengan suaminya, Andrew White. Nana mengungkapkan dulu Ia bukan menerapkan mindful eating serta malah kebalikannya alias agak bar-bar ketika memilih makanan.

    Setelah menikah, dikarenakan sang suami juga telah menerapkan pola sehat terlebih dahulu, Nana Mirdad pun bergabung menerapkan lalu Ia merasa tubuhnya menjadi lebih lanjut ringan untuk kegiatan sehari-hari. Ia juga merasa hal yang disebutkan juga berpengaruh pada kemampuan fisik mental.

    Pentingnya Menerapkan Mindful Eating
    Menurut Audy Sang Ahli Gizi, mindful eating adalah kesadaran penuh terhadap suatu makanan dimulai dari ketika kita memilih makanan itu makanannya bagus atau tidak ada untuk tubuh kita, ada benefitnya atau tidak, kemudian hingga menentukan berapa banyak porsi makanan kita, sampai kita mencerna makanan tersebut.

    Jika kita menerapkan mindful eating, tubuh kita pun akan merespon dengan bagus juga menjalankan fungsinya dengan optimal sehingga kita dapat mengontrol nafsu makan, berat badan, juga akan menghasilkan happy secara hormonal, dapat menjaga dari penyakit diabetes, bahkan penyakit jantung.

    Cara Mengatasi Sugar Craving
    Tahukah kamu? Kalau kita mengonsumsi gula secara berlebihan ternyata dapat memproduksi kita adiksi atau ketergantungan. Karena pada dasarnya, semua yang masuk ke di tubuh itu bisa jadi jadi adiksi. Terkadang kita tanpa sadar mengonsumsi makanan manis secara berlebihan. Terlebih pada zaman sekarang, makanan manis sangat mudah ditemukan dimana-mana.

    Menurut Nana, kita perlu cari tahu sebetulnya makanan apa yang bagus untuk tubuh kita. Nana mengaku dulu Ia pun pernah pada fase makan makanan yang sembarangan. Ia merasa seperti setiap saat membutuhkan gula, jikalau tidaklah terpenuhi badannya akan merasa drop. Saat kita mengonsumsi makanan manis, tubuh kita akan menciptakan atau memproduksi hormon dopamin lalu serotonin, yang dimana efeknya itu neurological reward juga kita akan merasa happy sehingga menghasilkan tubuh kita ketagihan.

    Gula Lontar dapat menjadi pilihan yang dimaksud tepat untuk mengatasi sugar craving. Gula Lontar sendiri termasuk Gula Ramah atau makanan yang mana ber-Indeks Glikemik rendah jadi tentunya sangat aman untuk tubuh kita. Gula Lontar terbuat dari dari material alami sari buah pohon lontar.

    Yuk, mulai terapkan mindful eating untuk pembangunan ekonomi kemampuan fisik jangka panjang kita. Untuk yang mana masih penasaran tentang pembahasan mengatasi sugar craving kemudian menerapkan mindful eating secara langsung tonton video podcast-nya dalam Channel Youtube Yava Bali, ya!

  • Langkah Optimal Nana Mirdad untuk Cegah Ketergantungan Gula

    Langkah Optimal Nana Mirdad untuk Cegah Ketergantungan Gula

    Ledisia.com – Mengendalikan Harapan Konsumsi Gula di Tubuh
    Halo, Happy Health! Apakah kamu termasuk penyuka makanan manis? Padahal menjaga pola makan sehat dengan memperhatikan setiap makanan yang tersebut masuk ke tubuh sangat penting, loh! Salah satu metode adalah dengan menerapkan mindful eating. Lalu, apa sebenarnya mindful eating itu?

    Dalam episode terbaru podcast ini, Agatha Suci dan juga Jeffry berbincang dengan Ahli Gizi Audy Aprilia juga Brand Ambassador Yava Bali, Nana Mirdad, mengenai bagaimana menerapkan mindful eating lalu mengatasi keinginan konsumsi gula yang tersebut berlebihan.

    Apa Itu Mindful Eating?
    Mindful eating adalah praktik makan dengan kesadaran penuh terhadap apa yang dimaksud kita konsumsi. Dengan cara ini, kita dapat lebih besar peka terhadap asupan gula harian kita, apakah sudah ada mencukupi atau justru berlebihan, juga apakah gula yang digunakan dikonsumsi termasuk “Gula Ramah” bagi tubuh atau tidak. Selain sekadar makan untuk kenyang, kamu juga diajak merasakan kemudian menikmati setiap rasa di setiap gigitan.

    Secara sederhana, mindful eating adalah momen menghargai makanan juga tubuh kita.

    Rahasia Nana Mirdad di Mempraktikkan Mindful Eating
    Sebagai Brand Ambassador Yava Bali, Nana Mirdad mengutamakan gaya hidup sehat, termasuk mindful eating. Nana mengakui bahwa ia mulai menjalani mindful eating setelahnya menikah dengan Andrew White. Dulu, Nana cenderung kurang memperhatikan pilihan makanannya, tapi pasca suaminya yang dimaksud lebih besar dulu menerapkan pola hidup sehat, Nana pun mengambil bagian melakukannya. Hasilnya, ia merasa tubuhnya tambahan bertenaga lalu dampak positifnya juga dirasakan pada kebugaran mental.

    Mengapa Mindful Eating Itu Penting?
    Menurut Audy, mindful eating adalah kesadaran penuh ketika memilih makanan, dari melakukan konfirmasi bahwa makanan yang mana dipilih bermanfaat bagi tubuh hingga mengatur porsinya. Dengan mindful eating, tubuh merespons lebih tinggi baik, membantu mengontrol nafsu makan juga berat badan, dan juga menjaga dari penyakit seperti diabetes mellitus lalu penyakit jantung.

    Cara Mengatasi Hasrat Konsumsi Gula Berlebihan
    Tahukah kamu bahwa konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan ketergantungan? Tubuh kita bisa saja dengan cepat menjadi adiktif terhadap gula, teristimewa pada zaman sekarang ketika makanan manis mudah ditemukan.

    Nana menyarankan untuk mengenali makanan yang tersebut bermanfaat bagi tubuh. Ia berbagi pengalaman bahwa dulu banyak kali sembarangan memilih makanan, yang digunakan memproduksi tubuhnya seperti ketergantungan pada gula. Saat kita mengonsumsi makanan manis, tubuh memunculkan hormon dopamin juga serotonin yang tersebut memicu rasa senang, sehingga kita ingin terus mengonsumsinya.

    Gula Lontar dapat menjadi alternatif untuk mengatasi keinginan konsumsi gula. Dengan Angka Glikemik yang tersebut rendah, Gula Lontar adalah pilihan “Gula Ramah” yang mana aman bagi tubuh. Gula ini berasal dari sari alami buah lontar.

    Ayo mulai terapkan mindful eating sebagai pembangunan ekonomi kondisi tubuh jangka panjang. Untuk tambahan lengkapnya, tonton podcast-nya di area Channel YouTube Yava Bali!

  • Apa Penyebab Gondongan? Kenali Ciri lalu Pengobatannya

    Apa Penyebab Gondongan? Kenali Ciri lalu Pengobatannya

    Ledisia.com – JAKARTA – Penyebab gondongan penting untuk diketahui mengingat penyakit ini kerap menyerang anak-anak maupun orang dewasa yang tersebut belum miliki kekebalan terhadap virus gondongan. Gondongan di istilah medis disebut parotitis.

    Gondangan merupakan infeksi yang menyerang kelenjar parotis, kelenjar air liur pada area pipi dan juga dekat telinga. Penyakit ini disebabkan oleh virus lalu mampu mengakibatkan gejala yang cukup mengganggu, bahkan berpotensi menyebabkan komplikasi kritis apabila tidak ada ditangani dengan tepat.

    Berikut penjelasan lengkap mengenai penyebab, gejala, dan juga cara terapi gondongan dilansir dari Health Line, Hari Senin (28/10/2024).

    Apa Penyebab Gondongan?

    Penyebab Gondongan

    Penyebab utama gondongan adalah infeksi virus paramyxovirus, yang digunakan menyebar melalui droplet atau percikan air liur dari orang yang digunakan terinfeksi. Penyebaran virus ini cukup mudah terjadi melalui:

    1. Kontak Langsung

    Virus bisa jadi menular melalui kontak langsung, misalnya bersentuhan dengan orang yang terinfeksi atau menggunakan barang-barang pribadi yang mana sama, seperti peralatan makan, handuk, atau sikat gigi.

    2. Paparan Percikan Air Liur

    Gondongan juga dapat menular melalui udara, teristimewa pada waktu orang yang dimaksud terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Virus dapat terhirup oleh orang pada sekitarnya serta menyebabkan infeksi.

    3. Kekebalan Tubuh yang digunakan Rendah

    Orang yang digunakan belum pernah terinfeksi gondongan atau belum mendapatkan vaksinasi gondongan berisiko lebih besar tinggi untuk tertular virus ini.

  • Tingkatkan Keahlian Bidang kedokteran Nuklir di area ASEAN, Siemens Healthineers serta RAD-AID International Latih para Nakes

    Tingkatkan Keahlian Bidang kedokteran Nuklir di area ASEAN, Siemens Healthineers serta RAD-AID International Latih para Nakes

    Ledisia.com – JAKARTA – Siemens Healthineers bermitra dengan RAD-AID International menghadirkan pelatihan khusus di bidang kedokteran nuklir di area Asia Tenggara. Hal ini dijalankan sebagai bagian dari misi berkelanjutan kedua belah pihak untuk meningkatkan layanan kebugaran pada wilayah-wilayah yang digunakan miliki keterbatasan akses ke sumber daya medis canggih.

    Kolaborasi ini menjadi tonggak penting, ditandai dengan selesainya kunjungan pelatihan pertama dalam Indonesia untuk memberikan lembaga pendidikan dan juga dukungan dengan segera terhadap para tenaga kemampuan fisik setempat pada bidang kedokteran nuklir. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kemampuan lokal pada teknik diagnostik yang tersebut paling mutakhir, khususnya pada pencitraan PET/CT, SPECT/CT, kemudian teranostik guna meningkatkan standar perawatan pasien bidang onkologi juga bidang klinis lainnya.

    Selama kegiatan berlangsung, pasukan ahli RAD-AID yang mana didukung oleh Siemens Healthineers, menyelenggarakan sesi pelatihan on-site juga online di dalam berbagai institusi medis terkemuka, termasuk RSCM/FKUI DKI Jakarta lalu RSHS/FK Unpad Bandung.

    “Kolaborasi dengan RAD-AID mencerminkan komitmen kami untuk menyediakan layanan kebugaran berkualitas tinggi pada Indonesia. Dengan berinvestasi di institusi belajar lalu kedokteran nuklir, kami memperkuat para tenaga medis juga membantu membentuk masa depan perawatan pasien di area negara ini. Kemitraan ini akan memberikan dampak berkelanjutan pada sistem layanan kondisi tubuh Indonesia, dan juga meningkatkan kemampuan diagnosis serta perawatan karsinoma ataupun penyakit lain,” kata Country Head of Siemens Healthineers Indonesia Alfred Fahringer pada siaran pers.

    Kedua kunjungan yang dimaksud memungkinkan pasukan RAD-AID untuk mendalami pembukaan hands-on tentang cara mengoptimalkan pemeriksaan Medis Nuklir lalu mendiagnosis kasus-kasus yang mana kompleks. Di RSCM/FKUI Jakarta, tempat diinstalnya pemindai PET/CT Siemens Healthineers Biograph Vision, fokusnya adalah pada pengintegrasian teknologi PET/CT ke pada praktik onkologi.

    Di Bandung, tepatnya di dalam RSHS/FK Unpad, kegiatan kunjungan ini berbentuk kuliah khusus tentang PET/CT non-FDG pada onkologi diagnostik, yang mana mencakup area-area kritis seperti neoplasma kepala, leher, paru-paru, kemudian gastrointestinal. Sesi-sesi ini memungkinkan para tenaga medis untuk menerapkan pengetahuan baru mereka itu secara langsung, menjembatani kesenjangan pengetahuan, serta meningkatkan hasil pasien di tempat seluruh Indonesia.

    “Keberhasilan inisiatif ini di area Indonesia menunjukkan kekuatan kolaborasi global di mengatasi kritisnya kesenjangan di layanan kesehatan. Kami sangat bangga sanggup berkolaborasi dengan Siemens Healthineers untuk menghadirkan teknologi dan juga keterampilan kedokteran nuklir canggih ke wilayah-wilayah yang mana paling membutuhkan layanan kemampuan fisik tersebut. Hal ini adalah langkah awal, kemudian kami berharap dapat melanjutkan misi kami untuk memulai pembangunan infrastruktur layanan kemampuan fisik yang dimaksud berkelanjutan,” kata Dr. Daniel J. Mollura, pimpinan of RAD-AID International.

    Kolaborasi antara Siemens Healthineers dan juga RAD-AID International miliki kemungkinan besar bagi masa depan kualitas pelayanan medis pada Indonesia. Seiring dengan terus berkembangnya kegiatan ini, fokusnya akan meluas ke wilayah ASEAN lain, yang mana pada akhirnya menyokong keberlanjutan di bidang pelayanan kondisi tubuh dan juga meningkatkan kapasitas kedokteran nuklir di area seluruh Asia Tenggara.

  • Apakah Umur 30 Tahun Masih Bisa Hamil? Ini adalah Penjelasannya

    Apakah Umur 30 Tahun Masih Bisa Hamil? Ini adalah Penjelasannya

    Ledisia.com – JAKARTA – Memasuki umur 30 tahun , sejumlah wanita yang mana mulai khawatir mengenai kemungkinan untuk hamil kemudian miliki anak. Kesuburan sendiri cenderung turun seiring bertambahnya usia.

    Namun, penelitian menunjukkan bahwa wanita berumur 30-an masih mempunyai kesempatan yang digunakan baik untuk hamil . Secara biologis, wanita memiliki cadangan sel telur yang mana mengecil seiring bertambahnya usia.

    Sejak lahir, individu wanita memiliki sekitar satu jt sel telur, namun total ini berkurang setiap tahun. Di usia 20-an, kesempatan untuk hamil cukup tinggi sebab kualitas sel telur masih sangat baik.

    Dilansir dari Medical News Today, Selasa (29/10/2024), namun, memasuki umur 30-an, kualitas juga kuantitas sel telur mulai mengalami penurunan secara bertahap, khususnya pasca usia 35 tahun.

    Peluang Hamil di area Umur 30-an

    Secara umum, wanita umur 30 hingga 34 tahun masih miliki kesempatan hamil sekitar 20-25 persen per siklus menstruasi. Artinya, meskipun mungkin saja membutuhkan sedikit lebih tinggi banyak waktu daripada usia 20-an, prospek untuk hamil masih cukup besar.

    Bahkan dalam umur 35 hingga 39 tahun, berbagai wanita yang digunakan berhasil hamil secara alami, meskipun peluangnya sedikit mengecil menjadi sekitar 15-20 persen per siklus.

    Risiko yang Perlu Dipertimbangkan

    Seiring bertambahnya usia, wanita yang digunakan hamil dalam umur 30-an miliki beberapa risiko yang dimaksud tambahan tinggi dibandingkan dengan merek yang mana hamil di tempat usia lebih lanjut muda. Beberapa risiko yang disebutkan meliputi: